Demo di Tengah Pandemi, Massa Kesal Tak Ditemui Anggota DPRD NTB

Selain meminta pencabutan RUU HIP dari Prolegnas, mereka juga menghimbau anggota DPR fokus laksanakan tugas dan fungsi melayani rakyat sebagaimana amanat Undang-Undang

MATARAM.lombokJournal.com — Di Tengah Pandemi virus Corona, beberapa mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi NTB Menolak Rancangan Undang-Undang Ideologi Pancasila  (RUU HIP), melangsungkan aksi demonstrasi di depan kantor DPRD NTB tanpa ditemui satu pun anggota parlemen Udayana. Senin, (13/07/20).

Merekapun menyesalkan sikap anggota dewan, dengan menyebutnya tak menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat seperti yang diamanatkan undang-undang.

“Sering kami melaksanakan aksi di sini, kami tidak pernah yang namanya ketemu sama anggota DPRD itu. Sedangkan tuntutan kami harus didengar oleh pihak DPR itu,” ujar Koordinator Lapangan (Korlap), Raden Riko Agustian.

Dijelaskan, anggota DPRD selaku wakil rakyat harusnya menjembatani semua lapisan masyarakat menyuarakan aspirasinya ke pemerintah.

Tetapi selama ini, Riko menyebut DPRD tidak peduli dengan hal itu. Hal tersebut semakin terbukti dengan tak hadirnya satu pun dari anggota parlemen untuk menemui mereka.

Padahal menurutnya, tujuan utama digelarnya aksi agar bisa menyampaikan tuntutan secara langsung ke anggota DPRD NTB.

“Sedihnya, kan tujuan kita Ketua DPR,” terangnya.

Dalam tuntutan aksi yang diserahkan perwakilan aksi ke Sekretaris DPRD NTB H. Mahdi, SH., MH disebutkan, selain meminta pencabutan RUU HIP dari Prolegnas, mereka juga menghimbau anggota DPR fokus laksanakan tugas dan fungsi melayani rakyat sebagaimana amanat Undang-Undang.

Menanggapi hal itu, Sekretaris DPRD NTB H. Mahdi, SH., MH selaku perwakilan DPRD NTB menyampaikan bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sekretariat DPRD NTB tidak memiliki tugas dan fungsi lain, selain melayani kepentingan anggota DPRD NTB.

Pihaknya menyatakan akan menjembatani para mahasiswa dalam menyampaikan tuntutan mereka ke Ketua DPRD NTB.

“Menyambung lidah adek-adek semua kepada pimpinan dan anggota dewan,” kata Mahdi.

Mahdi juga menjelaskan bahwa apa pun yang menjadi aspirasi mahasiswa akan tetap didengar oleh Ketua DPRD NTB.

Untuk diketahui, dari pantauan lombokjournal.com di gedung DPRD NTB jalan Udayana, tak satu pun terlihat kendaraan anggota dewan terparkir.

Selain itu, hingga aksi demonstrasi berakhir tak satu pun dari anggota DPRD NTB terlihat memasuki kawasan gedung parlemen NTB tersebut.

Ast