Hari Kartini, Momentum Bangkitkan Semangat Perempuan

MATARAM.lombokjournal.com

Momentum peringatan hari kartini merupakan pelecut semangat seluruh perempuan Indonesia.

Perempuan sesungguhnya memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki untuk berkiprah  sesuai kompetensi yang dimiliki.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikannya, saat memperingati Hari Kartini ke-143 bertajuk “Kepemimpinan Perempuan  Mendorong Perubahan Sosial di NTB” secara virtual,  yang diikuti oleh OPD terkait dan LSM, Rabu (21/04/21).

BACA JUGA: Perempuan Berdaya, Bangsa Berdaya

Menurutnya, di masa sekarang PR-nya tidak hanya merayakan Kartini saja. Boleh jadi pada Hari Kartini kita merayakannya dengan menggunakan kebaya, mengingat jasa ibu kartini.

“Tapi yang terpenting,  bagaimana semangat ibu kartini dapat tertular kepada seluruh perempuan Indonesia, ” tutur Ummi Rohm.

Ummi Rohmi mengajak seluruh perempuan membuktikan, bila diberi kesempatan, perempuan juga bisa menunjukkan kinerja terbaiknya dalam berbagai bidang. Ia meminta kepada seluruh perempuan untuk bisa saling mendukung.

“Sudah saatnya sesama perempuan saling support. Insya Allah kekuatan – kekuatan baik diseluruh perempuan NTB dan Indonesia akan menjadi energi yang luar biasa,” sebutnya optimis.

Di lain sisi, peringatan Hari Kartini erat kaitannya dengan masalah perempuan. Berbagai masalah perempuan yang terjadi di NTB, tidak luput menjadi perhatian Pemerintah. Di antaran tingginya kekerasan terhadap perempuan dan anak, perkawinan anak dan sebagainya.

Pemerintah terus berupaya menyelesaikan berbagai permasalahan perempuan, dengan terus memberikan edukasi yang masif.

Menurut Wagub, kebanyakan masalah yang dihadapi perempuan diawali karena ketidaktahuan, sehingga diharapkan dengan adanya Posyandu keluarga bisa menjadi solusi mengedukasi perempuan.

BACA JUGA: 30 Kata-kata Inspiratif RA Kartini

“Tidak mungkin kita mengatasinya secara parsial. Caranya adalah dengan mengedukasi perempuan, bagaimana peran dan hak sebagai perempuan harus dapat dipahami. Selain sekolah, masyarakat juga dapat memanfaatkan Posyandu menjadi tempat yang strategis dalam mengisi ibu – ibu didusun, dan pastinya mendapat edukasi,” kata Wagub.

 Ser

@Diskominfotik




Kesempatan Perempuan NTB Terbuka Lebar, Wagub Support untuk Terus Berkarya

Sudah tidak ada lagi dikotomi bagi perempuan di NTB, jadi perempuan harus mengambil kesempatam ini untuk bergerak

MATARAM.lombokjournal.com

Provinsi Nusa Tenggara Barat membuka kesempatan yang selebar-lebarnya bagi perempuan untuk berkarier dan berkarya. Tak ada lagi dikotomi yang menghambat perempuan untuk bergerak. Buktinya banyak posisi strategis di Provinsi NTB yang ditempati oleh perempuan. Seperti Wakil Gubernur, Ketua DPRD, Kepala Dinas, Ketua LSM, dan masih banyak lagi.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur perempuan pertama NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menjadi Keynote Speaker dalam Dialog Daring Lombok TV bertema “Subangsih Kartini NTB Menuju NTB Gemilang”, Rabu, (21 April 2021).

“Sekarang sudah tidak ada lagi dikotomi bagi perempuan di NTB, jadi perempuan harus mengambil kesempatan ini untuk bergerak,” jelasnya.

Ummi Rohmi juga menjelaskan, permasalahan perempuan saat ini memang masih menyisakan banyak pekerjaan rumah. Dari masalah kekerasaan, kasus kematian ibu melahirkan dan balita, stunting, dan masalah perempuan lainnya.

Meski begitu, kelonggaran untuk bergerak, disarankan Ummi Rohmi harus dimanfaatkan perempuan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan tersebut.

“Kita memiliki banyak masalah tapi satu hal yang harus kita syukuri, kondisi sekarang terbuka lebar untuk kita berjuang,” Tegas Ummi Rohmi.

BACA JUGA:Gubernur Zul : Kebijakan Daerah Tetap Mematuhi Kebijakan Pusat Tentang Larangan Mudik

Wagub kembali menekankan bahwa akar dari permasalahan perempuan di Provinsi NTB terletak pada edukasi. Namun, Pemprov NTB memiliki program unggulan “Revitalisasi Posyandu” yang dapat menjadi solusi atas permasalahan tersebut.

Dengan adanya Posyandu Keluarga di seluruh Dusun di NTB dapat menjadi center of education atau pusat edukasi bagi masyarakat di tingkat dusun. Tentunya hal tersebut sejalan dengan semangat memperingati Hari Kartini di tahun 2021 ini.

“2021 ini, kita dorong posyandu keluarga di NTB menjadi 100%!” tandasnya.

novita@diskominfotikntb




Kata-kata RA Kartini yang Penuh Makna

10 kata kata mutiara raden ajeng kartini tak lekang oleh zaman

MATARAM.lombokjurnal.com

  1. Orang kebanyakan meniru kebiasaan orang baik-baik; orang baik-baik itu meniru perbuatan orang yang lebih tinggi lagi, dan mereka itu meniru yang tertinggi pula ialah orang Eropa.
  2. Segenap cita-citanya kita hendaklah menjaga sedapat-dapat yang kita usahakan, supaya semasa mahkluk itu terhindar dari penderitaan, dan dengan jalan demikian menolong memperbagus hidupnya: dan lagi ada pula suatu kewajiban yang tinggi murni, yaitu “terima kasih” namanya.
  3. Tak peduli seberapa keras kamu mencoba, kamu tak akan pernah bisa menyangkal apa yang kamu rasa. Jika kamu memang berharga di mata seseorang, tak ada alasan baginya tuk mencari seorang yang lebih baik darimu.
  4. Dan biarpun saya tiada beruntung sampai ke ujung jalan itu, meskipun patah di tengah jalan, saya akan mati dengan rasa berbahagia, karena jalannya sudah terbuka dan saya ada turut membantu mengadakan jalan yang menuju ke tempat perempuan Bumiputra merdeka dan berdiri sendiri.
  5. Agama memang menjauhkan kita dari dosa, tapi berapa banyak dosa yang kita lakukan atas nama agama.
  6. Tetapi sekarang ini, kami tiada mencari penglipur hati pada manusia, kami berpegangan teguh-teguh pada tangan-Nya. Maka hari gelap gulita pun menjadi terang, dan angin ribut pun menjadi sepoi-sepoi.
  7. Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi tuk menang.
  8. Saat membicarakan orang lain Anda boleh saja menambahkan bumbu, tapi pastikan bumbu yang baik.
  9. Adakah yang lebih hina, daripada bergantung kepada orang lain?
  10. Aku mau meneruskan pendidikanku ke Holland, karena Holland akan menyiapkan aku lebih baik untuk tugas besar yang telah kupilih.

1 / 2 / 3 / 4 / Kata-kata yang inspiratif…

jen

Merdeka.com




Kata-kata RA Kartini tentang Perjuangan

lombokjournal.com

  1. Vegetarisme itu doa tanpa kata kepada Yang Maha Tinggi.
  2. Saat membicarakan orang lain Anda boleh saja menambahkan bumbu, tapi pastikan bumbu yang baik.
  3. Tak peduli seberapa keras kamu mencoba, kamu tak akan pernah bisa menyangkal apa yang kamu rasa. Jika kamu memang berharga di mata seseorang, tak ada alasan baginya untuk mencari seorang yang lebih baik darimu.
  4. Tiada awan di langit yang tetap selamanya. Tiada mungkin akan terus-menerus terang cuaca. Sehabis malam gelap gulita lahir pagi membawa keindahan. Kehidupan manusia serupa alam.
  5. Terkadang, kesulitan harus kamu rasakan terlebih dulu sebelum kebahagiaan yang sempurna datang kepadamu.
  6. Alangkah besar bedanya bagi masyarakat Indonesia bila kaum perempuan dididik baik-baik. Dan untuk keperluan perempuan itu sendiri, berharaplah kami dengan harapan yang sangat supaya disediakan pelajaran dan pendidikan, karena inilah yang akan membawa behagia baginya.
  7. Tidak ada sesuatu yang lebih menyenangkan, selain menimbulkan senyum di wajah orang lain, terutama wajah yang kita cintai.
  8. Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.
  9. Karena ada bunga mati, maka banyaklah buah yang tumbuh, demikianlah pula dalam hidup manusia bukan? Karena ada angan-angan muda mati, kadang-kadang timbullah angan-angan lain, yang lebih sempurna, yang boleh menjadikan buah.
  10. Tapi sekarang mulai dengan aku, antara kami (Kartini, Roekmini, dan Kardinah) tidak ada tata cara lagi. Perasaan kami sendiri yang akan menentukan sampai batas-batas mana cara liberal itu boleh dijalankan.

1 / 2 / 3 / 4 / Kata-kata inspiratif




Kata-kata RA Kartini yang Inspiratif

lombokjournal.com — 

  1. Ikhtiar! Berjuanglah membebaskan diri. Jika engkau sudah bebas karena ikhtiarmu itu, barulah dapat engkau tolong orang lain.
  2. Jangan mengeluhkan hal-hal buruk yang datang dalam hidupmu. Tuhan tak pernah memberikannya, kamulah yang membiarkannya datang.
  3. Dengan menolong diri sendiri, akan dapat menolong orang lain dengan lebih sempurna.
  4. Sepanjang hemat kami, agama yang paling indah dan paling suci ialah Kasih Sayang. Dan untuk dapat hidup menurut perintah luhur ini, haruskah seorang mutlak menjadi Kristen? Orang Buddha, Brahma, Yahudi, Islam, bahkan orang kafir pun dapat hidup dengan kasih sayang yang murni.
  5. Jangan pernah menyerah jika kamu masih ingin mencoba. Jangan biarkan penyesalan datang karena kamu selangkah lagi untuk menang.
  6. Lebih banyak kita maklum, lebih kurang rasa dendam dalam hati kita, semakin adil pertimbangan kita dan semakin kokoh dasar rasa kasih sayang. Tiada mendendam, itulah bahagia.
  7. Gadis yang pikirannya sudah dicerdaskan, pemandangannya sudah diperluas, tidak akan sanggup lagi hidup di dalam dunia nenek moyangnya.
  8. Banyak hal yang bisa menjatuhkanmu. Tapi satu-satunya hal yang benar-benar dapat menjatuhkanmu adalah sikapmu sendiri.
  9. Teruslah bermimpi, teruslah bermimpi, bermimpilah selama engkau dapat bermimpi! Bila tiada bermimpi, apakah jadinya hidup! Kehidupan yang sebenarnya kejam.
  10. Peduli apa aku dengan segala tata cara itu. Segala peraturan, semua itu bikinan manusia, dan menyiksa diriku saja. Kau tidak dapat membayangkan bagaimana rumitnya etiket di dunia keningratan Jawa itu.

1 / 2 / 3 / 4 /   Kata-kata Inspiratif …




30 Kata-kata Inspiratif RA Kartini

MATARAM.lombokjournal.com

Tiap tanggal 21 April kita merayakan Hari Kartini, tokoh emansipasi Indonnesia yang berpikiran sangat maju.

Raden Adjeng Kartini merupakan Pahlawan Nasional Indonesia yang dikenal sebagai pelopor emansipasi wanita.

Tokoh yang lahir pada 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah ini, dibesarkan oleh keluarga bangsawan Jawa. Hal tersebut menjadi alasan mengapa beliau mendapat gelar RA yang merupakan singkatan dari Raden Adjeng.

Gagasan dan pemikiran RA Kartini banyak mengubah pola pikir masyarakat Belanda terhadap wanita pribumi. Ia juga mampu menggerakkan dan mengilhami perjuangan kaumnya dari kebodohan yang tidak disadari pada masa lalu.

Bahkan, tulisan-tulisannya juga menjadi inspirasi tokoh-tokoh Indonesia seperti W.R Soepratman yang menciptakan lagu dengan judul “Ibu Kita Kartini.

BACA JUGA:

Sumbangsih RA Kartini bagi bangsa Indonesia tentu sudah tidak bisa diragukan lagi. Melalui tulisan-tulisannya, beliau banyak memberikan kata-kata bijak yang mampu menginspirasi kaum wanita Indonesia.

Berikut kata-kata RA Kartini tentang perjuangan yang dilansir dari Jagokata:

1 / 2 / 3 / 4Kata-kata yang inspiratif




Buka Lombok Food Festival, Bunda Niken Dorong Semangat Enterpreneur Perempuan

MATARAM.lombokjournal.com

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Selasa (20/4/2021), membuka kegiatan Lombok Food Festival 2021, di Epicentrum Mall Lt 2 Function Hall Mataram.

Kegiatan yang digagas oleh Lombok Womenpreneur Club (LWC) ini merupakan upaya mempromosikan sekaligus memperkenalkan berbagai produk UMKM lokal buatan dan kreasi wanita-wanita enterpreneur agar dapat bersaing dan diserap oleh pasar lokal dan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP. PKK Provinsi NTB mengingatkan tentang pentingnya semua pihak mendorong kemajuan UMKM lokal. Sebab menurut ibu yang akrab disapa Bunda Niken, ini, kini UMKM menjadi salah satu sektor yang sangat diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di NTB, terlebih dimasa pandemi Covid-19.

“Maka peran dan penguatan pelaku usaha untuk memperkenalkan dan menghasilkan produknya harus terus diberdayakan,” pesan Bunda Niken.

Demikian juga dengan peran perempuan, Ia yakin dengan keberadaan LWC sebagai wadah para pengusaha lokal yang terdiri dari wanita muda yang inovatif dan kreatif dapat mengangkat citra UMKM lokal agar mampu berdaya saing.

Bunda Niken yang juga merupakan Ketua Dekranasda NTB yakin, kelompok ibu muda yang tergabung dalam LCW ini dapat menciptakan produk seperti kuliner yang disukai konsumen sebab memiliki cita rasa yang khas NTB.

“Kami akan terus mendukung langkah dan upaya yang dilakukan oleh UMKM lokal untuk mengangkat nama NTB,” tutupnya.

BACA JUGA:

Sementara, Pimpinan LWC, Indah Purwati menjelaskan bahwa LWC merupakan komunitas bisnis yang anggotanya terdiri dari perempuan se-NTB.

LWC fokus belajar tentang bisnis, mulai dari belajar menghasilkan produk usaha, sosialisasi hingga cara memasarkan produk.

Salah satu program yang menarik adalah member for member (MM). Kita saling berinteraksi di sosial media, terutama instagram sebagai wadah untuk berjualan dan saling mempromosikan usaha. Demikian juga di Whatsapp Group.

“Jadi WA grup maupun IG kita isinya promosi produk dan usaha para anggota,” ucapnya.

Kegiatan hari ini, lanjutnya, merupakan bazar produk kuliner anggota yang terdiri dari UMKM. Mulai dari kuliner tradisional hingga kuliner modern hasil olahan dan inovasi serta kreatifitas para UMKM.

Kegiatan yang dikemas dengan acara bazar atau pameran hasil usaha anggota, ini, dan berbagai kegiatan lainnya akan digelar mulai 21 April hingga 3 Mei 2021, jam 16.00 – 22.00 wita.

“Insya Allah setiap tahun kita adakan acara yang sama, mengingat 70 persen anggota usahanya kuliner, 15 persen fashion, sisanya umum, seperti; craft, kecantikan dan lain-lain,” tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Ketua TPP. Kota Mataram, Ketua TP.PKK Kabupaten Lombok Barat, Ketua TP. PKK Lombok Tengah, Ketua Persit Dandim Lombok Barat dan para pengusaha perempuan yang tergabung dalam LWC.

edy@diskominfotik_ntb




“Semua Kelahiran Selamat, Semua Bayi dan Anak sehat”

Tahun 2017, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, rata-rata 810 wanita meninggal dunia setiap harinya akibat komplikasi yang berhubungan dengan kehamilan maupun persalinan

MATARAM.lombokjournal.com

Di Indonesia, angka kematian ibu secara umum mengalami penurunan, selama periode 1991-2015.

Semula 390 AKI (angka kematian ibu) menjadi 305 per 1.000.000 kelahiran hidup. Namun, angka tersebut masih belum mencapai target MDGs Indonesia, yaitu 102 per 100.000 kelahiran hidup.

Masih tingginya angka kematian ibu akibat melahirkan menjadi keprihatinan Pita Putih Indonesia yang didirikan pada tahun 1999  dan bergerak dalam Layanan kesehatan ibu dan anak.

Pita Putih Indonesia (PPI) merupakan organisasi kemasyarakatan anggota The White Ribbon Alliance for Safe Motherhood (global alliance dengan 152 negara sebagai anggota), yang berdiri tahun 1999, direvitalisasi tahun 2002, saat ini sudah ada di 28 provinsi namun hanya 14 provinsi yang aktif.

Tagline nya “Healthy Mothers Healthy World” (Ibu-ibu Sehat, Dunia Sehat)

PPI mendorong  dan menggerakkan masyarakat untuk peduli dan memahami tentang kondIsi masa ibu hamil, melahirkan, nifas dan bayi baru lahir. Kehamilan dan persalinan harus aman dan sehat seutuhnya.

Misinya, semua kehamilan diinginkan, semua kelahiran selamat , semua bayi dan Anak sehat.

Di masa pandemi Covid-19, ada persoalan pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Ada kekhawatiran, dari petugas kesehatan seperti bidan dan juga para Ibu, apakah dapat menjalankan layanan ini secara aman di tengah pandemi.

Mestinya, layanan ibu dan anak tidak bisa berhenti, atau setidak mengendor,  menunggu Covid ini selesai. Semua harus dilakukan secara pararel,” ujarnya.

Dilantiknya Hj Niken Saptarini Widyawati menjadi Ketua Pita Putih Indonesia (PPI) Provinsi NTB, bisa memaksimalkan layaan Kesehatan ibu dan bayinya. Agar terwujud harapan, “Semua Kelahiran Selamat, Semua Bayi dan Anak sehat”

Rr

BACA JUGA:

Jadi Ketua PPI NTB, Bunda Niken Tambah Kesibukan Urus Kesehatan Ibu, Anak dan Bayi




Jadi Ketua PPI NTB, Bunda Niken Tambah Kesibukan Urus Kesehatan Ibu, Anak dan Bayi

PPI yang fokus pada kesehatan ibu, anak dan bayi akan mulai menyasar remaja untuk program kerja 2021

MATARAM.lombokjournal.com –-

Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Sabtu (17/4/2021), resmi dilantik menjadi Ketua Pita Putih Indonesia (PPI) Provinsi NTB masa bakti 2021 -2026. Pelantikan ini dilaksanakan di Pendopo Kantor Gubernur NTB.

Kegiatan berlangsung khidmat, dengan Dr. Ir. Ruth Stella Thei yang juga dilantik sebagai Wakil Ketua dan Dra. Iriani Burhan sebagai Sekretaris PPI Provinsi NTB.

Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah

“Sebetulnya PPI sudah ada sejak lima tahun lalu dan sekarang akan mulai berkiprah lagi membantu pemerintah,” ujar Bunda Niken sapaan akrabnya ketika memberikan sambutan pertamanya sebagai Ketua PPI NTB.

Dikatakannya dalam isu kesehatan keluarga, PPI yang fokus pada kesehatan ibu, anak dan bayi akan mulai menyasar remaja untuk program kerja 2021.

Pita Putih Indonesia (PPI) merupakan anak organisasi Pita Putih Internasional yang mendukung kesehatan ibu, dengan berkampanye untuk lebih banyak sumber daya dan kebijakan yang tepat dalam mencegah kematian ibu dan bayi baru lahir, advokasi pemerintah dan politisi dalam kebijakan.

Meski profil kesehatan NTB secara umum, angka kematian ibu, bayi maupun stunting terus menurun, namun riset kesehatan dasar oleh Dinas Kesehatan menunjukkan angka yang naik selama dua tahun terakhir dalam masa pandemi Covid 19.

Seperti disebutkan, penyebab mendasar masalah tersebut adalah pernikahan dini (usia 15-19) yang masih sering terjadi.

“Oleh karena itu PPI berkolaborasi dengan banyak pihak dalam mencapai tujuan organisasi,” tambah Bunda Niken.

BACA JUGA:

PPI NTB ini sendiri dibentuk dengan tujuan meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya menurunkan angka kematian ibu hamil, melahirkan, nifas, bayi baru lahir dan anak di NTB.

Memperhatikan angka stunting yang cukup tinggi di beberapa wilayah di NTB, PPI NTB akan melaksanakan pendampingan terhadap kegiatan-kegiatan seperti posyandu dan bekerjasama dengan organisasi terkait di masing-masing wilayah.

Ketua Umum PPI, Giwo Rubiyanto Wiyogo, mengatakan sangat mengapresiasi kepengurusan PPI NTB, karena melibatkan banyak organisasi perempuan yang dapat mendukung kinerja PPI. Ia menegaskan pula, target program kerja PPI tahun 2022 khusus bagi remaja.

“Goals kita pada 2022 adalah terinformasikannya pemahaman kesehatan dan hak-hak perempuan,” tegasnya.

BACA JUGA: “Semua Kelahiran Selamat, Semua Bayi dan Anak Sehat”

PPI masih mengandalkan mekanisme kerja sama lintas sektoral agar advokasi yang dimulai dari penganggaran, kebijakan sampai fasilitas bagi perempuan dapat terwujud.

Dalam pelantikan tersebut, Ketua PPI NTB juga menandatangani nota kesepahaman dengan BKKBN dalam penguatan program kerja.

jm




Menteri PPPA Beri Penghargaan NTB Atas Pengesahan Perda Perkawinan Anak

Perda yang disahkan tidak hanya sebagai dasar hukum, namun harus diimplementasikan sehingga kasus perkawinan anak benar-benar dapat turun

MATARAM.lombokjournal.com

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati memberikan penghargaan kepada Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., atas keberhasilan Provinsi NTB menetapkan Peraturan Daerah tentang Pencegahan Perkawinan Anak. Termasuk di dalamnya menyangkut pemberdayaan serta perlindungan perempuan di NTB, Jum’at (16/4/2021) di Gedung Graha Bakti Praja, Kantor Gubernur NTB.

Menteri PPPA RI, I Gusti Ayu Bintang Darmawati

“Banyak praktik baik tentang perlindungan anak dan perberdayaan perempuan yang telah dilakukan di kabupaten/kota se-NTB. Ini satu langkah yang sangat luar biasa,” kata Menteri PPPA RI, saat memberikan sambutan usai menyerahkan penghargaan kepada Gubernur NTB di dampingi Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Ketua TP. PKK NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati.

Oleh sebab itu upaya dan langkah seperti ini, dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi provinsi lain untuk dijadikan contoh baik.

Menteri PPPA juga mengingatkan, bahwa perda yang telah disahkan di NTB, tidak hanya semata sebagai dasar hukum didaerah, namun harus mampu diimplementasikan secara nyata ditengah kehidupan bermasyarakat, sehingga kasus perkawinan anak benar-benar dapat diturunkan.

Demikian juga dengan pemberdayaan perempuan, menurut Gusti Ayu Bintang Darmawati, kisah dan cerita baik di beberapa kabupaten/kota di NTB tentang peran perempuan dapat menjadi semangat untuk dapat diikuti oleh daerah-daerah lain.

“Praktik baik tentang perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan dapat menjadi contoh di tempat lain,” tutup Menteri PPPA.

BACA JUGA:

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mengaku bahwa penghargaan ini merupakan kerja dan sinergi bersama Wakil Gubernur NTB Sekda dan semua pihak.

“Saya dedikasikan penghargaan ini untuk Ibu Wagub dan Ibu Ketua TP.PKK yang terus konsen pada urusan anak dan perempuan,” kata Doktor Zul sapaannya.

Menyanjung peran partisipasi keterlibatan perempuan dalam politik dan pembangunan di NTB, Menurut Doktor Zul, inilah salah satu hikmah memiliki Wakil Gubernur perempuan yang memahami persoalan posyandu keluarga, anak dan perempuan, sehingga kerjanya dengan hati.

Selain itu, jelas Gubernur, adanya Perda ini dapat memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap anak dan perempuan di NTB.

“Kita senang pusat memberikan apresiasi. Setidaknya terus memotivasi kita untuk lebih baik lagi,” tutup Doktor Zul.

BACA JUGA: Mencegah Perkawinan Anak, Ini Harus Dilakukan

Dipenghujung kegiatan tersebut Menteri PPPA memberikan penghargaan kepada 9 orang  APH dan partisipasi anak dengan pendamping dalam Pengungkapan Kasus Kekerasan Seksual dengan Korban Anak di Wilayah Hukum Polres Bima NTB.

BACA JUGA: Pekawinan Anak Merupakan Pelanggaran Hak Anak

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Provinsi NTB, Asisten I, Setda NTB, Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kasat Pol PP, Kepala DPA2KB Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB, Ketua MUI, Perwakilan Polda, Danrem 162/Wb, pemerhati anak dan perempuan di NTB.

edy@diskominfotikntb