RA Kartini Pelopor Dunia Pendidikan  

MARLINA, mahasiswa Prodi Admiiniistrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universita Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com  —

Tanggal 21 April kita sudah memperingati hari lahirnya Raden Ajeng Kartini atau disingkat R.A Kartini.  Bahkan kita juga ikut turun ke jalan guna membagi bunga untuk memperingati hari lahirnya R.A Kartini, Hadir saat itu Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ummat pada hari Kamis, 10 April 2021 sebelum hari lahirnya R.A Kartini.

R.A Kartini dikenal sebagai sosok seorang pahlawan nasional yang berjuang membela hak-hak kaum perempuan untuk memperoleh kebebasan, terutama dalam dunia Pendidikan. Sebagai seorang perempuan kita didorong mampu memperjuangkan hak-hak seperti yang dilakukan oleh R.A Kartini.

BACA JUGA: Matinya Nalar Kritis Berdemokrasi

Menanamkan sikap kebebasan di dalam diri kita sebagai seorang perempuan yang tangguh, perempuan yang mampu melawan dalam garis perjuangan, bukan hanya sebagai wacana tetapi mampu untuk kita pertanggungjawabkan.

Seperti salah satu contoh kasus yang tejadi di bulan Mei kemarin, seoarang gadis perempuan yang terkenal dengan keberaniannya berusia 19 tahun yang bernama Angel yang ikut bergabung dengan para pengunjuk rasa  dalam kudeta di Myanmar, ia tewas terbunuh oleh tembakan yang ada di kepalanya.

Dari kasus tersebut kita sudah mengetahui, dia melakukan itu semua bukan karena ingin bergaya, bukan juga ingin dikenang oleh banyak orang. Melainkan jiwanya terpanggil dan bahkan dia berada di garda paling depan.

Karena itu, kita sebagai seorang perempuan harus mampu menanamkan kebebasan di dalam diri kita, agar kita tidak dipandang lemah. Sejatinya seorang perempuan juga mampu menjadi pemimpin buat orang lain.

Karena  Perempuan juga berhak mempertahankan hak dan kebebasan yang ada didalam dirinya, jika hak dan kebebasan itu direngut oleh orang lain.

Maka kita berhak melakukan tindakan Emansipasi, bahwa kebebasan dan kesejahteraan dalam  diri perempuan harus dikembalikan.

Bukti nyata, seseorang perempuan pernah menjadi seorang pemimpin pada masa pemerintahan ibu Megawati, yang menjadi sosok seorang pemimpin yang tangguh, berani, dan mampu membawa perubahan didalam dirinya dan orang lain.

Karena itu, kualitas perempuan tidak seperti laki-laki, sebab dari sejarah pun perempuan memang selalu dibatasi. Bahkan seseorang perempuan tidak boleh menjadi sosok pemimpin, bearti kebebasan di dalam dirinya secara tidak sadar dibatasi oleh permasalah tersebut.

Dan saya kadang-kadang berpikir, apakah perempuan tidak bisa menjadi seorang pemimpin? Dan apakah hanya para laki-laki yang bisa memimpim seorang perempuan? Apakah mereka merasa tersaingi oleh sosok perempuan?

Karena pada dasarnya perempuan juga berhak mendapatkan kebebasan atas dirinya.Karena kunci dari kesuksesan seorang perempuan adalah kerja keras, komitmen, dan tetap konsisten serta tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang berbaur sesaat.

BACA JUGA: Optimisme Industrialisasi NTB di Hari BBI

PR terbesar bagi saya sendiri dan  beserta perempuan lainnya adalah memperbaiki kualitasnya melalui membaca, berdiskusi, dan menulis. Karena  dengan cara itulah kita mampu menjadi sosok perempuan yang akan menuntut terhadap keadilan dan kebenaran untuk mengikuti perjuangan dari R.A Kartini.

Saya sendiri merasa bangga karena ditakdirkan sebagai seorang perempuan.***

 

 

 

 




Menjaga Kesehatan Kulit Anda

Wanda Dwi Rohani, mahasiswa Prodi Administrasi Publik, Uniiversitas Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com

Kulit kita adalah persoalan besar—secara harfiah. Kulit adalah organ tubuh yang paling besar, dan salah satu yang paling rumit. Ia memiliki banyak peran dalam memelihara kehidupan dan Kesehatan.

Tapi kulit juga memiliki banyak potensi masalah, dengan lebih dari 3.000 kemungkinan kelainan kulit. Tidak hanya menahan segala sesuatu tetap pada tempatnya, kulit juga berperan penting sebagai batas pelindung yang kedap udara, kedap air, dan fleksibel, antara dunia luar dan sistem yang sangat teratur di dalam tubuh.

BACA JUGA: Optimisme Industrialisasi NTB di Hari BBI

Kulit juga membantu dalam regulasi suhu, pertahanan kekebalan tubuh, produksi vitamin, dan sensasi rasa. Kulit itu unik dalam berbagai cara, tapi tak ada organ lain yang membutuhkan perhatian yang begitu besar, baik dalam hal penyakit maupun kesehatan. Terdapat fokus yang sangat besar pada kesehatan kulit, dengan kompetisi yang sengit untuk memiliki kulit yang berkilau, lebih bersih, lebih sehat, lebih muda, dan lebih segar. Dan fokus ini bisa menyebabkan masalah sekunder terkait rasa percaya diri dan kesehatan mental.

Struktur kulit

Kulit dibagi ke dalam tiga lapisan yang disebut epidermis, dermis, dan subkutis. Ketiga lapisan ini didefinisikan dengan baik, tapi bersama, terciptalah kulit yang berfungsi efektif. Aktivitas yang padat dan teriknya matahari membuat Anda harus lebih ekstra menjaga kulit supaya nampak bersih dan sehat.

Namun, melakukan perawatan kulit harus dilakukan secara dua tahap, baik dari dalam atau luar. Oleh karena itu, coba terapkan beberapa trik berikut ini, agar penampilan tetap prima sepanjang hari.

Ada 4 tips merawat kulit anda agar teteap sehat Kulit Nampak Cerah Dan Sehat Dengan Langkah Mudah Ini. Aktivitas yang padat dan teriknya matahari membuat Anda harus lebih ekstra menjaga kulit supaya nampak bersih dan sehat.

Namun, melakukan perawatan kulit harus dilakukan secara dua tahap, baik dari dalam atau luar. Oleh karena itu, coba terapkan beberapa trik berikut ini, agar penampilan tetap prima sepanjang hari.

Menontrol mood

Pikiran yang penuh dengan tekanan atau terlalu stres tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan seseorang tetapi juga kesehatan kulit. Ketika Anda mengalami stres berkepanjangan, maka tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang merangsang kelenjar minyak bekerja lebih aktif.

Akibatnya, wajah akan lebih mudah berjerawat dan merusak kolagen di dalam tubuh yang menimbulkan kerutan.

Tidur dan istirahat cukup

Saat Anda kurang tidur maka sistem kekebalan tubuh akan ikut melemah. Hal ini dapat menjadi pemicu utama menurunnya tingkat produksi kolagen yang menyebabkan wajah tampak kusam, berkerut dan mengendur.

Selain itu, kurang tidur dapat merangsang timbulnya kantung mata  yang umumnya berwarna kehitaman, akibat dari penebalan dan pengendapan pembuluh darah pada area tersebut.

Jangan malas membersihkan make up

Seharian bekerja memang terasa melelahkan, namun jangan sampai Anda melupakan rutinitas yang satu ini. Pastikan wajah dan tubuh selalu bersih sebelum terlelap. Jika tidak, maka sisa makeup yang melekat dapat memicu terjadinya jerawat dan merangsang timbulnya minyak berlebih. Wajah yang jarang dibersihkan juga akan membuat elastisitas kulit menurun yang menyebabkan timbul garis halus.

Kenakan Body Lotion tiap hari

Selain menjaga kesehatan wajah, Anda juga harus memerhatikan kondisi kulit tubuh. Kandungan ekstrak bengkoang akan membuat kulit nampak lebih putih dan bersinar.

BACA JUGA: Gadget Pengaruhi Perkembangan  Anak

Selain itu, hand and body lotion ini mengandung 5x vitamin C serta mineral yang menjaga tubuh terhindar dari hidrasi dan menyimpan antioksidan tinggi. Kandungan UVA dan UVB protection mampu membantu melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar UVA & UVB penyebab kulit kusam dan kering.

Jadi jangan pernah lupa kenakan CITRA NATURAL WHITE UV setiap hari.




Lombok Food Festival, 14 Hari 421 Juta Transaksi

Lombok Food Festival diharapkan menjalin networking yang semakin luas, semakin dikenal dan diminati pasar

MATARAM.lombokjournal.com

14 hari penyelenggaraan Lombok Food Festival di Lombok Epicentrum Mall, Kota Mataram, menghasilkan transaksi senilai 421 juta rupiah.

Ketua TP. PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, saat menutup festival tersebut, Senin (3/5), mengatakan, semoga kegiatan Lombok Food Festival yang diselenggarakan oleh Lombok Womenpreneur Club (LWC) serta bekerjasama dengan berbagai pihak, ini, dapat menginspirasi perempuan-perempuan NTB untuk terus berkreasi dan berkarya.

Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah

Ia juga berharap melalui kegiatan ini dapat terjalin networking yang semakin luas agar produk-produk olahan makanan hasil NTB dapat semakin dikenal dan diminati pasar.

“Melalui kegiatan Lombok Food Festival ini saya berharap akan ada banyak inspirasi yang lahir, akan terbangun juga networking yang semakin luas dan baik,” ucap Bunda Niken – sapaan akrab Ketua TP. PKK, ini.

Ke depan Bunda Niken juga berharap kegiatan ini dapat semakin terkonsep dengan baik dan semakin sukses.

BACA JUGA:

Sementara itu, Indah Purwanti selaku ketua panitia sekaligus Founder LWC, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan festival ini. Ia berjanji Lombok Food Festival ini akan dilaksanakan setiap tahun dengan konsep acara yang semakin menarik.

“Insya Allah Lombok Food Festival akan dilaksanakan setiap tahun di Lombok Epicentrum Mall,” ungkap Indah.

Penutupan kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pemberian penghargaan kepada pemenang lomba fashion show anak, lomba mewarnai, lomba hafidz, cipta produk kreatif makanan, lomba rias kanvas, best millenial food, best tradisional food, dan lainnnya.

jm




Indonesia Most Inspirational Regional Women Award 2021 Buat Bunda Niken

MATARAM.lombokjournal.com

Ketua TP-PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah beserta anggotanya mendapatkan penghargaan Indonesia most inspirational regional women award 2021, dari HerStory dan Warta Ekonomi pada Jum’at, 30 April 2021.

Bunda Niken sapaan akrabnya, mendapatkan penghargaan tersebut bersama Ketua TP-PKK Provinsi dan anggotanya di seluruh tanah air, wanita di jajaran perusahaan swasta, BUMN, dan lembaga lainnya yang turut berperan dalam pemberdayaan wanita dan kemajuan ekonomi di Indonesia.

Ia mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya atas penghargaan yang diberikan.

Bunda Niken berterimakasih karena kerja keras dan pengabdiannya bersama anggota TP-PKK yang lainnya untuk masyarakat diapresiasi.

“Tentu saja ini adalah apresiasi yang sangat membanggakan terhadap TP-PKK NTB yang telah bekerja keras, baik diliput atau tidak, telah ikhlas bekerja untuk masyarakat,” jelasnya.

Bunda Niken yang juga merupakan Bunda PAUD Nasional tersebut berharap, penghargaan yang diberikan dapat memotivasi TP-PKK NTB untuk terus memberikan yang terbaik.

Demi menghasilkan Sumber Daya Manusia yang semakin unggul di kemudian hari.

BACA JUGA:

Muhammad Ihsan, direktur Warta Ekonomi yang memberikan penghargaan menjelaskan, Bunda Niken beserta anggotanya patut mendapatkan penghargaan tersebut. Karena prestasinya dalam membangkitkan kemajuan di bidang kesehatan dan pengembangan digital ekonomi di NTB.

“Selamat kepada Ibu Niken dan TP PKK NTB, dengan penuh kebanggaan kami memberikan penghargaan ini. Dikarenakan prestasi ibu dan tim dalam membangkitkan kemajuan di bidang kesehatan dan pengembangan digital ekonomi di NTB,” ucapnya.

novita

diskominfotikntb




Bunda Niken: Perempuan NTB Harus Kedepankan Budaya Literasi

MATARAM.lombokjournal.com

Perempuan di Provinsi Nusa Tenggara Barat harus mengedepankan budaya literasi terlebih di tengah era milenial dan pandemi Covid-19 yang tengah berlangsungi.

Sebagaimana dicontohkan Raden Adjeng Kartini ratusan tahun lalu.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, saat menjadi pembicara kunci dalam Webinar Menulis Esai “Kiprah Kartini Perempuan Milenial” yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia (IGI) NTB, Kamis (29/04/21).

“Bagaimana Kartini dari kecil rajin membaca buku dan menulis membuatnya kaya akan literasi, harus kita contoh,” jelas Bunda Niken.

Lebih jauh dijelaskan, budaya membaca dan menulis yang diwariskan oleh Kartini harus dibudayakan oleh perempuan itu sendiri, kepada anak, dan keluarganya.

Karena perempuan merupakan sekolah pertama di rumah. Maka terus belajar dan mengajar adalah hal yang harus dilakukan oleh seorang perempuan, tuturnya.

Dengan menulis, jelas Bunda PAUD Nasional itu, membantu mengungkapkan ide, gagasan, dan cita-citan setiap orang.

Dengan begitu juga, dapat membantu setiap orang khususnya perempuan menyalurkan kegelisahan di era milenial dan pandemi Covid-19 yang banyak bergejolak seperti saat ini.

“Kemampuan menulis adalah sesuatu yang amat berharga. Melalui menulis, kita dapat menyampaikan kegelisahan, inspirasi dan ide-ide kita,” jelasnya.

Ach. Fairuz Abadi, SH Kepala Bidang Kebudayaan Dikbud NTB yang juga menjadi pembicara pada kesempatan tersebut, menambahkan beberapa hal.

Di antaranya, kiprah dalam tema besar webinar “Kiprah Kartini Perempuan Milenial” dapat diartikan sebagai sebuah ikhtiar. Ikhtiar dimana perempuan terus berusaha untuk memberikan perannya.

BACA JUGA:

“Perempuan selalu bisa beradaptasi pada setiap zamannya,” tegas Fairuz.

Mantan Kabid IKP Diskominfotik NTB tersebut menjelaskan, perempuan adalah mahluk yang paling bisa beradaptasi di setiap zaman.

Bahkan di zaman milenial dan pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, perannya tak perlu diragukan lagi. Baik di rumah, di tempat kerja, maupun di lingkungan masyarakat.

Novita




Perempuan di Balik Pandemi Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com

Ada peran perempuan yang sangat besar saat pandemi Covid-19 berlangsung.

Saat tatanan hidup normal baru mulai berlaku, dan semua hal mulai terpusat di rumah. Perempuan memiliki posisi strategis dalam memberikan proteksi, edukasi, dan menjadi penenang keadaan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, saat menjadi pembicara kunci dalam Webinar dalam rangka memperingati Hari Kartini Nasional dan Hari Bumi, Rabu (28/04/21).

Mengankat tema “Perempuan Berkarya di Tengah Pandemi”, webinar tersebut diselenggarakan oleh, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I, Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia, dan Pemerintah Provinsi NTB.

“Perempuan punya peran besar dalam pandemi Covid-19 ini, memproteksi, mengedukasi, dan menenangkan keadaan,” jelas Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub.

Menurut Wagub, peran perempuan sangat besar dalam melewati pandemi Covid-19 jika mau berkolaborasi dari mana Saja. Terutama dari rumah yang menjadi bagian terkecil masyarakat.

Perempuan dapat mengedukasi anggota keluarganya tentang penerapan 5M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi.

Hal yang sangat simple, tapi diperlukan edukasi yang konsisten dan hal tersebut dapat dilakukan oleh perempuan.

Sementara itu narasumber yang lain, Ida Ayu Okta Suwati S, ST., M.Sc  menjelaskan, perempuan menjadi mahluk yang paling mudah beradaptasi saat pandemi Covid-19.

“Sifat perempuan mudah beradaptasi dan fleksibel. Pandemi harus kita lewati dengan berani seperti kata Ibu Wagub. Kita tangguh tapi kita butuh moment untuk tangguh,” jelasnya.

BACA JUGA:

Menurut Dosen Tehnik Sipil Universitas Mataram tersebut, keterampilan perempuan banyak yang lahir karena pandemi Covid-19.

Dari mulai membantu melewati masa krisis masker, para perempuan menjahit masler dari rumah masing-masing. Ditambah saat anak dan suami harus sekolah dan bekerja di rumah, para perempuan mendadak menjadi chef di rumah masing-masing.

“Di belakang kita melewati masa pandemi ini ada perempuan fleksibel dan mudah beradaptasi di baliknya,” kata Okta Suwati.

novita

diskominfotikntb




Tri Tito Karnavian Serahkan Bantuan Masker di Desa Malaka

PEMENANG.lombokjournal.com

Ketua Umum Tim PKK, Tri Tito Karnavian serahkan masker bantuan dari Yayasan Hope Indonesia untuk mengatasi pandemi Covid-19.

Penyerahan bantuan dari Ketua Tim PKK dan Yayasan Hope Indonesia berupa 6000 pieces masker, 200 pieces Masker PKK, 50 pieces Masker Oose secara simbolis kepada perwakilan Lansia, Bumil, Ibu dan Balita, Kader PKK Desa Malaka.

Bupati H Djohan Sjamsu

Penyerahan itu dilakukan Tri Tito Karnaian saat melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) sekaligus meresmikan Posko Terpadu PPKM Covid-19 di Kantor Desa Malaka, Kecamatan Pemenang, Lombok Utara, Minggu (24/04/21).

Tri menyatakan rasa bangga, bahagia dan penghargaan atas penerimaan dari Pemda, para kader PKK Desa Malaka yang menunjukkan Lombok Utara kaya potensi.

Menurutnya, kunker ini penting adanya sebagai Ketua Umum, untuk bisa melihat dari dekat kegiatan serta mendapatkan masukan.

Kunker tersebut didampingi Ketua Umum Tim PKK Provinsi NTB, Niken Saptarini Widiawati, Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH, beserta Ketua Tim Penggerak PKK KLU, Hj Galuh Nurdiyah, Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan beserta istri dan tamu undangan lainnya.

BACA JUGA: 

Hadir pula Kapolres Lotara AKBP Feri Jaya Satriansyah SH, Dandim 1606/Lobar Kolonel Arm Gunawan S Sos MT, Kadis Kesehatan dr H Lalu Bahrudin, Camat Pemenang Suhadman SSos Kades Malaka H Akmaludin Ichwan SAP MM, Country Director Hope Indonesia Lily Salim, Senior Advisor HOPE Indonesia Charles Ham serta Program Director Slamet Simamora.

Tim Penggerak PKK jadi mitra pemerintah dari tingkat pusat hingga desa membantu program-program pemerintah, khususnya program pelayanan kesehatan bagi semua lapisan masyarakat.

Melayani ibu-ibu hamil, anak balita untuk mendapatkan akses makanan bergizi. Urgen dari semuanya, terjaminnya kesehatan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak balita.

“Saya ingat pada saat yang lalu, hadir sebagai anggota Bhayangkari membantu para anggota Bhayangkari, perempuan dan balita, yang terdampak gempa yang berada di pengungsian serta memberikan sedikit bantuan, hingga bagaimana pemulihan terhadap dampak yang luar biasa gempa. Bagaimana merasakan kehidupan masyarakat dengan kondisi seadanya tinggal di pengungsian,” tuturnya.

Akibat dampak yang luar biasa, setidaknya berdampak terhadap anak-anak di pengungsian membutuhkan perhatian lebih.

“Anak-anak adalah generasi yang akan membangun daerah dan negara ke depan. Karena di tangan merekalah, kita titipkan negara Indonesia, sebagai manusia yang sehat yang kuat, bisa bersaing dengan negara-negara lain,” tandasnya.

Secara nasional, masih terjadi penularan Covid-19, dan beberapa daerah terjadi peningkatan kasus. Banyak rumah sakit over kapasitas mengakibatkan pasien ditempatkan di luar ruangan seperti yang terjadi di India.

“Semestinya kita bijaksana memikirkan ini, disiplinlah menggunakan masker. Mari bersama mendukung tidak hanya nasional tapi seluruh dunia dengan disiplin protokol kesehatan. Sehari-harinya tetap memakai masker menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan adalah cara kita memutus mata rantai penyebaran Covid-19, agar semua kembali normal,” urainya.

Bupati Djohan menyampaikan, Lombok Utara merupakan daerah yang kaya potensi wisata seperti wisata pantai, wisata gunung, wisata desa dan lain sebagainya, sehingga dengan kehadiran Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat menjadikan semangat membangun daerah.

Desa Malaka, satu desa dari 43 desa yang ada di Kabupaten Lombok Utara. Kabupaten pemekaran termuda 13 tahun yang lampau, mekar dari Kabupaten Lombok Barat.

BACA KELUARGA:

Bupati Djohan berterima kasih atas kehadiran Ketua Umum Tim Penggerak PKK yang dapat menjadi pemacu semangat Tim Penggerak PKK Kabupaten bersama-sama membangun daerah Lombok Utara.

Setelah meresmikan Posko Terpadu PPKM, bersama Bupati Lombok Utara beserta rombongan meninjau langsung Poskesdes, dan Rumah Isolasi Mandiri didampingi juga oleh Ketua Tim PKK Provinsi NTB, Ketua TP PKK KLU, dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19.

wld




Ketum TP PKK : Kesehatan Keluarga Yang Utama

Pelayanan Posyandu di tengah pandemi bagi ibu, anak dan remaja adalah sarana terdepan mencapai kesehatan keluarga lebih eksklusif

KLU.lombokjournal.com

Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian mengatakan bahwa saat ini yang mendesak bagi kita (TP PKK) adalah kesehatan masyarakat terutama keluarga. Bagi TP PKK, pelayanan Posyandu di tengah pandemi bagi ibu, anak dan remaja adalah sarana terdepan mencapai kesehatan keluarga lebih eksklusif. Hal ini disampaikan Tri Tito Karnavian saat mengunjungi Posyandu Desa Malaka, Lombok Utara, Sabtu (24/04).

“Apalagi, program unggulan Posyandu Keluarga di NTB, pelayanannya makin diperluas bagi anggota keluarga lain dan masyarakat secara umum”, ujar bu Tri Tito.

Sementara itu, Ketua TP PKK NTB, Hj Niken Zulkieflimansyah menambahkan bahwa saat ini Posyandu Keluarga yang sudah tersistem dan terkoneksi melalui aplikasi dan mempunyai basis data terpusat sangat membantu dalam strategi kesehatan.

“Saya berharap makin banyak Posyandu Keluarga yang bersertifikasi meski dalam pelayanan tidak hanya bagi anggota TNI Polri tapi juga masyarakat umum agar pelayanan kesehatan makin terjamin”, ujar Bunda Niken.

Bantuan 12 ribu Masker

Ketum TP-PKK Tri Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kunjungannya dengan didampingi Bunda Niken, Tri Tito mendatangi Posyandu Batalyon TNI 742 Gebang, Posyandu Kemala Polres Mataram dan Posyandu Desa Malaka, Lombok Utara.

Dalam kunjungan ini Tri Tito juga menyalurkan bantuan masker dari Yayasan Hope Indonesia. Dari satu juta masker, TP PKK Provinsi NTB akan memperoleh bantuan sebanyak 12 ribu masker, tumbler dan timbangan bayi.

BACA JUGAKetum TP PKK Pusat Apresiasi Revitalisasi Dasawisma di NTB

Selain pentingnya kesehatan keluarga sebagai imunitas, Tri Tito menyadari, penggunaan masker masih dirasa sulit dilakukan bagi sebagian orang karena kurangnya pengetahuan soal manfaat penggunaan masker pada masa pandemi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sosialisasi protokol kesehatan, terutama penggunaan masker.

Tri juga menekankan tentang pentingnya sosialisasi dalam pengelolaan sampah masker sekali pakai. Menurut Tri, jangan sampai limbah masker sekali pakai mencemari lautan NTB yang indah. Apalagi, potensi wisata yang cukup tinggi membuat NTB menjadi salah satu destinasi wisata.

BACA JUGA: Tri Tito Karnavian Serahkan Bantuan Masker di Desa Malaka

“Kita semua adalah pejuang Covid 19. Maknanya, agar kita semua berupaya segera keluar dari pandemi dan kembali sejahtera”, tutupnya.

jm




Ketum TP PKK Pusat Apresiasi Revitalisasi Dasawisma di NTB

Revitalisasi Dasawisma oleh tim penggerak PKK Provinsi NTB dapat mempercepat terwujudnya pembentukan keluarga sejahtera

LOBAR.lombokjournal.com

Semangat merevitalisasi program Dasawisma di Provinsi NTB mendapat apresiasi dari Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian. Program Dasawisma adalah program kerja PKK mulai dari pusat sampai ke desa-desa, berupa kelompok ibu-ibu dari 10 kepala keluarga (KK) yang melakukan aktivitas bermanfaat bagi keluarga. Terutama dalam bidang meningkatkan ketahanan keluarga, baik ekonomi, pendidikan dan kesehatan.

Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian menyerahkan bantuan 12.000 masker pada Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widiyawati

“Saya sangat bangga mendengar bahwa semangat Ibu Hj. Niken menggalakkan program revitalisasi Dasawisma di NTB menunjukkan progres yang bagus,” ungkap Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian saat rakor bersama pengurus TP PKK se-NTB di Ball Room Hotel Katamaran Senggigi, Jumat (23/04).

Menurut istri Mendagri itu, seiring berjalannya waktu dan dipengaruhi oleh pergeseran sosial serta budaya, membuat keberadaan Dasawisma di desa-desa jarang diketahui oleh masyarakat luas. Sehingga tugas dan tanggung jawab kelompok ibu-ibu itu dalam membentuk ketahanan keluarga yang lebih baik tidak berjalan dengan semestinya.

“Untuk itu, dengan adanya program revitalisasi Dasawisma yang terus digenjot oleh tim penggerak PKK Provinsi NTB dapat mempercepat terwujudnya program-program yang mengarah pada pembentukan keluarga sejahtera,” harapnya.

Dengan semangat menggalakkan revitalisasi program Dasawisma di setiap desa-desa diharapkan dapat ikut membantu pemerintah dalam menekan angka stunting atau gizi buruk yang mempengaruhi tumbuh kembang anak. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 yang memiliki dampak yang cukup komplek, terutama dampak kesehatan bagi anak-anak yang rentan terhadap stunting.

“Kita harus betul-betul perhatikan bagaimana menurunkan angka stunting di setiap daerah. Begitu juga dengan masalah kematian bayi dan ibu hamil,” harap Ketum TP PKK.

BACA JUGA:

Dalam kesempatan itu juga, Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widiyawati Zulkieflimansyah menyampaikan, PKK dengan salah satu programnya yaitu Dasawisma menjadi bagian yang penting yang harusnya mendapat perhatian khusus. Program tersebut diharapkan mampu untuk dapat memberdayakan kelompok PKK hingga ke kelompok terkecil, dengan harapan mampu melahirkan generasi yang tangguh.

“Revitalisasi Dasawisma adalah salah satu upaya kita untuk membantu pemerintah dalam menangani penyebaran pandemi Covid-19 dan dapat semakin meningkatkan ketahanan keluarga di tengah wabah. Alhamdulillah, kita akan selalu mendukung dan mengapresiasi program revitalisasi Dasawisma dari pusat,” ungkap Bunda Niken.

Menurut Bunda Niken, program Dasawisma memiliki potensi yang sangat besar sebagai benteng ketahanan keluarga di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, TP PKK provinsi hingga ke kabupaten kota sudah mengaktifkan kembali Dasawisma di NTB sudah mencapai 1.600 lebih kelompok Dasawisma.

“Kami menyadari bahwa 10 program pokok PKK yang sangat bagus ini tidak akan sampai ke keluarga-keluarga di pelosok tanpa adanya kelompok dasawisma yang baik,” ujarnya.

Bunda Niken mengatakan, kegiatan sosialisasi program revitalisasi Dasawisma kepada pengurus PKK tingkat kabupaten dan kota terus diperkuat. Sehingga memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya dasawisma dibentuk dan diaktifkan kembali.

Mengingat revitalisasi Dasawisma sangat relevan dengan program revitalisasi posyandu yang terus digencarkan oleh pemerintah Provinsi NTB saat ini. Dengan demikian, maka TP PKK NTB mempunyai modal yang cukup untuk segera melaksanakan program revitalisasi Dasawisma di tingkat provinsi hingga ke desa-desa.

“Insyaallah, teman-teman TP PKK NTB akan lebih semangat lagi untuk memperdayakan Dasawisma agar membantu pemerintah dalam meningkatkan ketahanan keluarga dan menangani Covid-19,” ujarnya.

Dalam rakor tersebut, Ketua Umum TP PKK, Tri Tito Karnavian juga menyerahkan bantuan 12.000 masker yang diterima langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widiyawati. Juga turut dihadiri oleh kepala Dinas P3AP2KB, Dinas Pemdidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB serta seluruh perwakilan TP PKK kabupaten kota se-NTB.

Manikp@kominfo




Pernikahan Pangkal Peradaban

lombokjournal.com

Ketua Umum Dewan Rohaniwan/Pengurus Pusat MATAKIN, XS Budi S Tanuwibowo mengungkapkan, dalam agama khonghucu pernikahan adalah pangkal peradaban manusia.

Sehingga pernikahan dilakukan bagi pasangan yang telah dewasa/siap karena akan mempengaruhi generasi yang dihasilkan.

Tentu anak yang dihasilkan dari orang tua yang memang telah dewasa/siap secara fisik, mental bahkan ekonomi akan lebih mampu mengatasi tantangan zaman yang selalu berubah.

“Mempelai yang sudah cukup umur/dewasa akan lebih mampu mengatasi permasalahan pernikahan,” ujar Budi.

Biro Perempuan dan Anak Persatuan Gereja Indonesia (PGI), Ridayani mengatakan, perlindungan anak merupakan bagian dari Tritugas gereja dan melekat pada jati dirinya.

Gereja juga berfungsi untuk mengoptimalkan perlindungan anak melalui pelayanan gereja sebagai wujud kontribusi menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.

Ketua Wanita WALUBI Jakarta, Wie Lie menuturkan perkawinan adalah ikatan lahir dan batin antara seorang pria dan seorang wanita sebagai suami– istri. Tujuannya, membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia sesuai dengan Dhamma.

 

“Perkawinan anak di bawah umur menjadi suatu masalah yang harus kita kurangi bahkan dihentikan karena sudah tidak sesuai kaidah berumah tangga yang sehat, harmonis, dan sejahtera,” ujar Wie Lie.

Prinsipnya nilai – nilai agama tidak menganjurkan adanya perkawinan anak karena ajan melahirkan generasi yang lemah dan tidak berkualitas.

Rr

Baca : 1 / 2 / 3 / 4 / 5

Baca awal: Perkawinan Anak Merupakan Pelanggaran Hak Anak