Ketua PKK Lombok Utara Lantik Pengurus PKK Kayangan 

Pelantikan Ketua dan pengurus TP PKK Kecamatan Kayangan, diharapkan segera mengimplementasikan 10 Program PKK

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Ketua TP PKK Kabupaten Lombok Utara Hj. Galuh Nurdiyah Djohan Sjamsu melantik TP PKK Kecamatan Kayangan Masa Bhakti 2022-2027 bertempat di aula Kantor Camat Kayangan, Senin (07/02/22). 

Berdasarkan surat keputusan nomor 01/KEP/PKK KLU/II/2022 menetapkan bahwa Agus Sulaiman Efendy, S.Pt sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Kayangan Masa Bhakti 2022-2027

Suasana pelantikan PKK Kayangan

Gerakan Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan Gerakan Nasional dalam pembangunan masyarakat yang  tumbuh dari bawah. 

Pemberdayaan Keluarga sendiri meliputi segala upaya Bimbingan, Pembinaan dan Pemberdayaan agar sebuah keluarga dapat hidup dengan sejahtera, maju dan mandiri.

Hal itu disampaikan dalam sambutan Ketua TP PKK KLU Hj. Galuh. Ia juga  menyampaikan selamat atas dilantiknya Ketua TP PKK Kayangan.

Diharapkan, dengan pelantikan ketua dan pengurusnya, TP PKK Kecamatan Kayangan dapat mengimplementasikan seluruh program PKK baik dari tingkat kecamatan maupun desa. 

“Implementasi atas 10 Program pokok PKK di Kecamatan dan desa dapat terwujud,” ujarnya.

BACA JUGA: Gubernur Minta Umat Hindu di KLU Jaga Keberagaman

Ke depan, PKK Kecamatan Kayangan diharapkan menjadi contoh atau barometer bagi PKK Kecamatan lain di KLU, mengingat semangat luar biasa dalam bekerja dan merealisasikan program yang ada di PKK.

Sementara itu Camat Kayangan Siti Rukaiah yang juga merupakan pembina PKK Kecamatan Kayangan menyampaikan,  terkesan dengan semangat yang dimiliki oleh pengurus PKK di Kecamatan Kayangan.

Antusias Pengurus untuk segera dilantik serta dikukuhkan begitu tinggi. Ada beberapa program yang ingin segera dilaksanakan oleh PKK Kecamatan Kayangan. 

Lebih lanjut dikatakan, ia ingin menepis anggapan tentang program PKK hanya masak-masak dan arisan. Ingin  ditunjukkan bahwa PKK bisa membuat program serta pembinaan bahkan bisa lebih.

Ketua dan pengurus PKK Kayangan

 “Mari kita hapus anggapan orang PKK sekedar masak dan arisan,” katanya.

Dalam kepengurusan PKK Kecamatan Kayangan periode sekarang, diisi oleh orang-orang yang memang kompeten di bidangnya, mulai dari kesehatan pembinaan, usaha serta lainnya.

BACA JUGA: Wabup Lombok Utara Sampaikan Penjelasan 3 Raperda

Turut hadir dalam pelantikan itu, Ketua GOW Yunita Aprilina Danny Karter, para pengurus PKK Kayangan serta undangan lainnya.***

 




Penyegaran Dharma Wanita Bappeda, Semangat Berkarya untuk KLU 

Dharma Wanita Bappeda KLU melakukan penyegaran, berkarya  dan berkontribusi  untuk pembangunan Lombok Utara.

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Sejak bencana gempa bumi dan berlanjut dengan pandem Covid-19 inon alam melanda Lombok Utara, berdampak pada rutinitas Dharma Wanita.

Karena itu, semangat menumbuhkan eksistensi Dharma Wanita harus kembali digalakkan untuk penyegaran organisasi, agar lebih inovatif dan konstruktif.

BACA JUGA: Program Industrialisasi di NTB Disuppot UNDO PBB

Kepala Bappeda berharap Dharma Wanita melakukan penyegaran
Kepala Bappeda KLU, Parihin, S.Sos

Hal itu disampaikan Kepala Bappeda KLU, saat menyampaikan sambutan dalam pertemuan rutin Dharma Wanita Bappeda Kabupaten Lombok Utara, yang diselenggarakan Ketua Unit Pelaksana Pengurus Dharmawanita Bappeda KLU, Liddes Taruna Parihin, Jum’at (28/01/22), di Aula Kantor Bappeda.

Hadir pada kesempatan itu, selain Ketua Dharma Wanita Bappeda, Liddes Tarina Parihin, Sekretaris Rauhun Ana Astuti Sugihartono, beserta anggota, dan ASN lingkup Bappeda Kabupaten Lombok Utara 

Parihin yang didampingi Sekretaris Bappeda, Gatot Sugihartono, ST, menekankan, Bappeda sebagai wadah lembaga kordinator OPD hingga tingkat kecamatan, harus senantiasa membangun semangat koordinasi dan kolaborasi.

Menurutnya, satu bidang di Bappeda bisa mengkoordinir OPD yang relatif banyak. 

“Saya berharap ibu ibu selalu mendampingi bapak dalam aktifitas di Bappeda, wujudkan semangat terus menerus,” harapnya.

Organisasi Dharmawanita para ibu ibu ASN lingkup Bappeda menjadi penting, merujuk pada aturan yang ada dan menjadi kebanggaan. 

Karenanya butuh penyegaran, agar semangat berkarya dan berinovasi seta berkontribusi membantu pembangunan Lombok Utara.

“Mudahan dapat dilakukan penyegaran, menata kembali formasi dan komposisi pengurus dengan mekanisme yang ada” tandasnya.

Menurutnya, keberadaan organisasi dapat memberi manfaat media silaturrahmi keluarga besar Bappeda menumbuhkan semangat kekeluargaan.

BACA JUGA: Awas, Gunakan Headset Bisa Mengundang Bahaya

“Berilah support dan berilah semangat pada suami Yang lagi Bekerja di Bappeda mengingat rutinitas yang sangat komprehensif selaku kordinator OPD,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Dharma Wanita Unsur Pelaksana Bappeda Liddes Tarina Parihin menyampaikan, pentingnya merakit silaturrahmi.

Pertemuan mengharapkan ada penyegaran

Selanjutnya melakukan penyegaran sebagai upaya tindak lanjutnya pembentukan kepengurusan, rencana awal kegiatan dan jadwal pertemuan berjalan, dapat terlaksana.

“Rencana pertemuan kita satu, dua, atau tiga bulan menjadi pembahasan awal dan saya berharap partisipasi dan keaktifan kita semua”ujarnya.

Selanjutnya disampaikan, agar keaktifan organisasi Dharma Wanita Unsur Pelaksana masing masing OPD menjadi perhatian Dewan Pembina Dharmawanita Kabupaten Lombok Utara.

“Ibu Bupati dan Sekda menekankan, agar segera mengaktifkan kegiatan Dharma Wanita di masing masing Unsur pelaksana. Dan para istri ASN mesti menyemangati dan memotivasi suami yang melaksanakan tugasnya,”pungkasnya.

Dharma Wanita diharapkan, dapat berkontribusi aktif dalam menyukseskan agenda pembangunan Kabupaten Lombok Utara. 

Utamanya dalam menuntaskan angka stunting harus menjadi xmendapatka perhatian penting.

“Upaya menurunkan angka stunting menjadi perhatian kita, dan ibu Bupati menghimbau DharmawWanita mesti mengambil bagian dalam tugas tersebut,” harapnya.

Kegiatan berjalan khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan, dilanjutkan dengan diskusi dan diakhiri dengan poto bersama. ***

 




Pekarangan Rumah Bisa Jadi Sumber Daya Ekonomi Keluarga

PKK Provinsi NTB mendorong para ibu rumah tangga  dan mengoptimalkan pekarangan rumah masing-masing

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pekarangan bila diberdayakan bisa menjadi pendukung ketahanan pangan keluarga, sebagai salah satu sumber pangan sehat dan lestari. 

PKK Provinsi NTB salah satu program kerjanya yaitu mendorong para ibu rumah tangga untuk memanfaatkan pekarangan rumah.

Bunda Niken dalam sambannya menyebut pentingnya memberdayakan pekarangan rumah
Bunda Niken

Selain jadi sumber pangan harian, pekarangan bisa jadi sumber daya ekonomi yang bermanfaat bagi keluarga.

Ketua TPKK NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zukiflimansyah menyampaikannya saat memberikan sambutan pada pelantihan relawan inspirasi yang diselenggarakan Rumah Zakat NTB, di BP PAUDNI dan Dikmas NTB, Mataram, Rabu (26/01/22).

Menurutya, saat ini masih banyak pekarangan rumah yang belum bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

“Dengan program ini, mudah-mudahan bisa meningkatkan pemahaman lebih banyak lagi kepada para ibu-ibu untuk  bagaimana cara memanfaatkan  dan mengoptimalkan pekarangan rumah masing-masing,” harap bunda Niken.

BACA JUGA: Inovasi Teknologi Berperan Pnting dalam Industrialisasi

Bunda Niken mengakui, pada praktiknya di lapangan para kader PKK di tingkat desa masih banyak yang belum mengerti bagaimana cara mendapatkan bibit yang berkelanjutan. Diibutuhkan dukungan intervensi dari Pemerintah Provinsi atau lembaga lainnya untuk mensukseskan program tersebut.

PKK sendiri dalam peranannya kepada masyarakat selalu bekerjasama dengan Dinas Ketahanan pangan untuk mendapatkan bibit dan menyalurkannya langsung kepada masyarakat.

BACA JUGA: DPA Diserahkan untuk Percepatan Realisasi Program

Dengan adanya kerjasama rumah zakat  ini menjadi energi baru bagi TP.PKK dalam menjalankan program  terutama bagi kader PKK di tingkat desa.

“Bukannya masyarakat tidak mau melainkan mereka kesulitan untuk mendapatkan bibit cabe misalnya, karena keterbatasan pemahaman dan bimbingan dari unsur terkait,” ungkapnya.***

BACA JUGA: Berkebun dengan memanfaatkan Pekarangan Rumah 

 




Hari Gizi, Bunda Niken Ingatkan Pentingnya Gizi Makanan Anak

Memperigati Hari Gizi, Bunda Niken mengingatkan ibu-ibu harus pandai mengatur apa yang akan dikonsumsi oleh keluarga

LOBAR.lombokjournal.com ~ Ibu-ibu diingatkan memperhatikan gizi yang terkandung dalam makanan anak-anaknya. 

Gizi yang baik mempengaruhi tumbuh kembang anak-anak agar tidak terjadi stunting.

Hj Niken dalam peringatan Hari Gizi
Hj Niken

Pesan itu disampaikan  Ketua TP – PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah saat acara Peringatan Hari Gizi Nasional 2022 bersama dengan Yasayan Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB di Masjid Nurul Iman Dusun Batulayar Utara, Desa Batulayar, Selasa (25/01/22).

“Ibu adalah jantung rumah tangga, Gizi yang ada dalam sebuah keluarga tentu semua ibu yang mengatur, sehingga kita menjadi seorang ibu juga harus pandai mengatur apa yang akan dikonsumsi oleh keluarga kita,” tutur Bunda Niken 

Bunda Niken juga menjelaskan ‘isi piringku’ yang merupakan program bagi masyarakat dalam memahami bagaimana porsi makan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi. Porsi Isi Piringku terdiri makanan pokok yakni sumber kabohidrat dengan porsi 2/3 dari 1/2 piring. 

BACA JUGA: Muslimat NWDI pun Diajak Aktif di Posyandu Keluarga

Lalu dilengkapi dengan lauk pauk dengan porsi 1/3 dari 1/2 piring. Untuk setengah piring lainnya diisi dengan proporsi sayur-sayuran dengan porsi 2/3 dan buah-buahan dengan porsi 1/3.

“Dengan menerapkan isi piringku maka ibu sudah memberikan gizi yang baik kepada anak – anak dan juga suami, sehingga keluarga kita mendapatakan asupan makanan dengan gizi yang seimbang,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini juga dilakukannya launching mobil layanan makan gratis (Food Van) untuk masyarakat rawan gizi. Khususnya di daerah bencana yang diinisiasi oleh Yayasan ACT NTB. 

Romi Saefuddin, Kepala Cabang ACT NTB mengatakan, launchingnya Food Van untuk dapt terus hadir ditengah masyarakat tepatnya diderah bencara dengan kondisi rawan gizi.

BACA JUGA: Cegah Perkawinan Anak, Tingkatkan Kesehatan Anak

“Banyak program yang telah dilakukan ACT salah satunya kita fokus untuk mendampingi daerah – daerah rawan gizi di daerah bencana. Ini ada mobil, mobil ini suka senyum kepada masyarakat, senyum dengan bahagia membeikan makanan gratis, selain ke daerah bencana juga akan masuk kedalam daerah pondok pondok pesantren,” ungkap Romi.*** 

 




Muslimat NWDI pun Diajak Aktif di Posyandu Keluarga

Wagub Ummi Rohmi seluruh muslimat NWDI aktif di Posyandu Keluarga dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah

LOTENG.lombokjournal.com ~ Seluruh muslimat NWDI diajak aktif di posyandu keluarga, untuk mengedukasi masyarakat tentang pola hidup bersih dan sehat.

Agar Kabupaten Lombok Tengah menurunkan angka stunting, angka kematian bayi pun turun, juga angka kematian ibu hamil turun dan angka kematian anak turun. 

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd  menyampakan imbauan itu saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan Pengurus Cabang NWDI, Pengurus Cabang Muslimat NWDI, Pengurus Daerah PG NWDI se – Kabupaten Lombok Tengah. di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Minggu (23/01/22).

“Mari bersama- sama kita bersinergi, begitu juga muslimin dalam bidang bidang yang bisa diintervensi, semuanya kita bekerja bersama sama,” tutur Ummi Rohmi.

BACA JUGA: Mendagri Minta Kepala Daerah Antisipasi Korupsi Pengadaan Barang

Sebagai Pimpinan Pusat Muslimat NWDI juga mengatakan, sinergitas dan kolaborasi antara

TGB Zainul Majdijuga menyampaikann arahan pada muslimat
TGB Zainul Majdi

muslimat NWDI dengan Pemerintah Daerah harus terus berjalan.

Hal ini bertujuan untuk sama – sama membangun Kabupaten Lombok Tengah dalam semua bidang.

“Insya Allah, kedepan sinergi muslimat NWDI, keberadaan pengurus daerah NWDI, begitu juga Badan Otonom, mulimat nwdi, PG NWDI akan siap bersama membangun Lombok tengah dalam semua bidang,” kata Ummi Rohmi.

Ia juga berpesan kepada Persatuan Guru (PG) NWDI agar dapat terus menjadi guru yang berkualitas dan menjadikan Pendidikan di Loteng terus maju.

“PG NWDI juga, guru guru kita harus berkualitas, Pendidikan di loteng suoaya bisa maju dari waktu ke waktu,” tuturnya.

BACA JUGA: Fun Bike Dirgantara, Gubernur Zul Ingatkan Protokol Kesehatan

Sementara itu, Bupati Kabupaten Lombok Tengah, H. Lalu Pathul Bahri.mengungkapkan, hubungan organisasi dengan Pemerintah Daerah, hubungan organisasi dengan manusia, hubungan organisasi dengan masyarakat, hubungan–hubungan tersebut terjalin dengan baik di Lombok Tengah.

“Kami yakin ke depan, Loteng akan jauh lebih maju karena hubungan yang terbaik tersebut. Saya pribadi tidak mampu membangun Ldengan ketebatasan ilmu, kalau tanpa muslimat tanpa kita semua keluarga besar NWDI yang ada di Kab Loteng,” ungkapnya. ***

 

 




Cegah Perkawinan Anak, Tingkatkan Kesehatan Anak

Upaya mencegah perkawinan anak membutuhkan sinergi banyak pihak, sebab upaya itu akan meningkatkan kesehatan anak

MATARAM.lombokjournal.com ~ Upaya mencegah terjadinya perkawinan anak turut mendukung percepatan penurunan angka stunting, dan peningkatan setinggi mungkin derajat kesehatan anak Indonesia.

Ini sesuai dengan amanat Konvensi Hak Anak dan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kemen PPPA, Lenny N. Rosalin, beberapa waktu lalu.

Kemen PPPA dalam mencegah perkawinan anak, caranya dengan mengoptimalkan peran dan fungsi layanan kesehatan yang ada di masyarakat.

Lenny menjelaskan pentingnya mencegah perkawinan anak
Lenny N. Rosalin

BACA JUGA: Wagub NTB Ajak Santri Kampanye Cegah Perkawinan Dini

Salah satunya melalui Puskesmas Ramah Anak (PRA). Puskesmas Ramah Anak berperan penting mencegah perkawinan anak.

Menurut Lenny, mencegah perkawinan anak turut mendukung upaya percepatan penurunan stunting, serta risiko kesehatan.

Puskesmas merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang sangat penting dalam mencegah perkawinan anak, mengingat 32 Ppersen anak di Indonesia diketahui berobat ke puskesmas.

Jika puskemas di seluruh Indonesia dapat memenuhi 8 (delapan) dari 15 indikator Puskesmas Ramah Anak dan fungsinya dioptimalkan untuk mencegah perkawinan anak, hal ini dapat menyelamatkan dan meningkatkan kualitas anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa.

BACA JUGA: Produk Shorgum, Dari Makanan Ternak ke Produk Ekspor

Puskemas Ramah Anak harus dapat melakukan inovasi dalam memberikan pelayanan ramah anak. Di antaranya yaitu memperluas cakupan dan mengembangkan layanan puskesmas bagi masyarakat secara berkesinambungan, khususnya dalam Pencegahan Perkawinan Anak.

“Fungsi puskesmas dalam mencegah perkawinan anak yang dapat dioptimalkan, yaitu melakukan edukasi, sosialisasi, dan konseling terkait kesehatan reproduksi,” katanya.

Puskesmas dapat mengedukasi pentingnya pemenuhan hak anak. Dan pemahaman terkait hak anak untuk tidak dinikahkan saat usia anak.

Menurut Lenny, hal ini dapat disampaikan para tenaga kesehatan di puskemas. Agar diteruskan kepada masyarakat luas seperti keluarga dan anak itu sendiri.

Sbenarnya, perkawinan anak merupakan bentuk pelanggaran hak anak. Pelanggaran itu berdampak negatif dan sangat berbahaya tidak hanya bagi anak, keluarga, tapi juga Negara.

Di antaranya yaitu stunting, tingginya angka kematian ibu dan bayi, tingginya angka putus sekolah, tingginya angka pekerja anak yang rentan diberi upah rendah.

Sehingga turut meningkatkan angka kemiskinan, serta dampak lainnya. Karenai itu, semua pihak perlu bersinergi mencegah perkawinan anak.

“Ini demi kepentingan terbaik 80 juta anak Indonesia,” tegas Lenny.

“Kita perlu bersinergi, baik

Pemerintah Pusat, daerah, tokoh agama, tokoh adat, dunia usaha, media massa, dan lapisan masyarakat lainnya, perlu bersinergi.

“Melalui regulasi yang dapat diimplementasikan dengan baik, maupun menyosialisasikan pencegahan perkawinan anak secara masif,” tuturnya.***

 




Inovasi Pemantauan Kesehatan Bayi yang Lebih Sistematis

Dalam menghadapi bayi bermasalah kini Pemprov NTB-UNICEF bekerjasama melakukan inovasi pemantauann kesehatan bayi baru lahir

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kurangnya pengetahuan memadai masyarakat tentang tindakan atau perlakuan khusus pasca melahirkan, menimbulkan kelahiran bayi bermasalah  

Nah, menghadapi masalah bayi, kini Pemerintah Provinsi NTB bekerjasama dengan UNICEF meluncurkan inovasi sistem pemantauan kesehatan bayi lahir.

Bunda Niken

Membahas Inovasi pemantauan bayi bau lahir

Selain buku KIA (Kesehatan Ibu dan Aanak) yang sudah dikenal masyarakat, sekarang dilengkapi formulir pendataan dan langkah langkah pemantauan yang lebih sistematis, dalam bentuk tabel perkembangan dan masalah yang dihadapi.

BACA JUGA: Wagub Ummi Rohmi Ajak Kader Himmah NWDI Jadi Entrepreneur

Ketua TP PKK NTB, Hj Niken Zulkieflimansyah berharap inovasi pemantauan kesehatan bayi  baru lahir ini dapat diketahui oleh masyarakat melalui kerja kolaboratif.

“Di satu sisi, fasilitas kesehatan terutama di pelosok masih terbatas tapi di sisi lain, perilaku masyarakat tentang kurangnya pengetahuan bisa diintervensi melalui Dasawisma PKK dan lembaga lain,”,ujar Bunda Niken di Hotel Aston dalam kegiatan Sosialisasi Inovasi Pemantauan Kesehatan Bayi, Kamis (20/01/22).

Kepala Dinas Kesehatan, dr Hamzi Fikri mengatakan, angka kematian bayi 0 sampai 11 bulan dari 1000 kelahiran di NTB terus menurun sejak 2007 (57 persen) namun belum mencapai target SDGs 23 persen.

“Penyebab terbesar karena berat badan kurang dan aneksia atau kekurangan oksigen. Dan  intervensi sebenarnya sudah dilakukan sejak remaja. Tinggal konsistensi pelaksanaannya,” jelas Fikri.

 Sistem pemantauan selama 30 hari pertama ini detail mencatat perkembangan bayi dan telah diujicobakan di Lobar,  Lotim dan delapan provinsi lain.

Sementara perwakilan UNICEF, Yudistira Yewangoe mengatakan, kemampuan dan pengetahuan pemantauan ini sangat penting di tengah pandemi.

BACA JUGA: Gubernur: Industrialisasi NTB Sejalan Dengan Prinsip Ekonomi Islam

“Karena dalam prosesnya juga dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi.

“Harapannya, NTB bisa melakukan praktik baik terkait sistem pemantauan ini,” kata Yudistira.

Hadir dalam sosialisasi, kader Posyandu se kabupaten/ kota, Puskesmas se NTB dan kader organisasi Pita Putih Indonesia.***

 




Bisakah Covid-19 Menyebabkan Keguguran?  Ini Kata Ahli 

Badai sitokin yang merupakan komplikasi yang terkait dengan Covid-19 juga dapat memiliki efek merusak pada perkembangan janin dan implantasi embrio

MATARAM.lombokjournal.com ~ Covid-19 dapat menyebabkan sejumlah komplikasi pada ibu hamil, dan keguguran dini bisa menjadi salah satunya, menurut seorang ahli.

Keguguran adalah hilangnya kehamilan secara spontan sebelum minggu ke-20.  Sebagian besar keguguran terjadi sebelum minggu ke-12 kehamilan.  

Tanda dan gejala keguguran termasuk bercak atau pendarahan vagina, nyeri atau kram di perut atau punggung bawah, dan cairan atau jaringan keluar dari vagina.

 “Studi menunjukkan bahwa virus SARS-Cov 2 mengikat berbagai organ dalam tubuh. Ini juga termasuk ekspresi protein SARS Cov ACE2 di jaringan plasenta awal, sehingga membuat kehamilan awal rentan terhadap efek infeksi Covid,” kata dr.  Muskaan Chhabra, Konsultan, Birla Fertility & IVF mengatakan kepada HT Digital. 

Dia menambahkan, badai sitokin yang merupakan komplikasi yang terkait dengan Covid-19 juga dapat memiliki efek merusak pada perkembangan janin dan implantasi embrio.

Sebuah laporan yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah PLOS One mengatakan bahwa Covid dapat menyebabkan peradangan plasenta yang dapat mengakibatkan keterlambatan pertumbuhan janin dan menyebabkan aborsi.

BACA JUGA: Solusi Pengasuhan Merawat Bayi yang Baru Lahir

“Ada peningkatan risiko aborsi pada ibu dengan hasil tes positif SARS-CoV-2, yang telah diidentifikasi oleh beberapa laporan kasus dan rangkaian kasus selama pandemi,” bunyi laporan itu.

Menurut penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Obstetrics and Gynaecology, ibu hamil tiga kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit karena Covid-19 dan penyakitnya mungkin lebih parah dibandingkan dengan yang lain.

Virus mematikan juga dapat menyebabkan komplikasi terkait kelahiran pada wanita yang terinfeksi menjelang akhir kehamilan.

“Namun, penting juga untuk dicatat bahwa rekomendasi mengenai hal ini masih berkembang dan meskipun ada sejumlah kecil kasus, studi skala besar diperlukan untuk membangun hubungan antara Covid 19 dan keguguran,” kata Dr Chhabra.

 Artikel yang dimuat dalam jurnal medis ternama The Lancet ini juga membahas dampak tidak langsung Covid-19 terhadap ibu hamil akibat pembatasan terkait pandemi.

“Wanita hamil dengan Covid-19 umumnya memiliki hasil kehamilan yang baik. Namun, dampak tidak langsung dari Covid-19 akan sangat besar, termasuk peningkatan angka kelahiran mati, efek tidak langsung Covid-19 pada hasil perinatal sebagian besar karena gangguan terkait pandemi.  terhadap perawatan kesehatan reproduksi, ibu, bayi baru lahir, dan anak, serta efek dari kebijakan penguncian,” baca laporan The Lancet.

BACA JUGA: Makanan untuk Tingkatkan Kesehatan Mental Anak

 Bagaimana ibu hamil dapat merawat di masa Covid-19

Pakar mengatakan penting untuk membuat diri Anda divaksinasi ganda dan mempraktikkan norma jarak sosial untuk menghindari risiko Covid-19.

Kegiatan sehat seperti olahraga, berjalan, meditasi direkomendasikan yang dapat membantu Anda menghindari stres.

“Saran diet dan nutrisi harus diambil dari ahli gizi Anda selama ketiga trimester. Berhati-hatilah untuk mengikuti diet seimbang dan hindari makanan cepat saji. Yang terbaik adalah menjauhi alkohol atau merokok dan mencoba tidur yang cukup secara teratur,” kata  Dr Chabra.

Dia juga menambahkan bahwa jika ada kondisi kronis yang mendasarinya, disarankan untuk mengikuti perawatan yang direkomendasikan oleh dokter. ***

 




Penuaan Dini di Usia 30-an, Tips Kecantikan Mencegahnya

Penuaan kulit itu bisa dikatakan wajar, tapi penuaan dini itu yang menjadi masalah, beberapa ahli mengungkapkan tips ‘anti penuaan’

MATARAM.lombokjournal.com ~ Penuaan kulit adalah proses biologis kompleks yang menjadi mimpi buruk bagi kebanyakan orang.

Dengan meningkatnya kesadaran tentang kesehatan kulit, dokter estetika mengungkapkan banyak wanita dan pria yang relatif muda mencari solusi untuk mencegah atau menunda penuaan. 

Justru orang-orang berusia 30-an saat ini secara aktif mencari solusi estetika yang mengatasi penuaan dini, dan menunda timbulnya kerutan.

Apakah Anda salah satunya?

Ada tips kesehatan kulit, ini dari dokter kulit yang berfungsi sebagai peretasan kecantikan yang sempurna untuk pria dan wanita.  

Namun, penting untuk diperhatikan terlebih dahulu penyebabnya dan kenali ciri-cirinya, sebelum berburu solusi.

Ciri-ciri dan penyebab penuaan dini :

Dr Chytra V Anand, Dermatologis Kosmetik Selebriti dan Pendiri Klinik Kosmoderma di Bengaluru menegaskan, penuaan itu memang alamiah, tapi penuaan dini itu masalah.  Penuaan dini ditandai dengan garis-garis halus, pigmentasi, hilangnya vitalitas dan elastisitas serta kelemahan kulit.  

Seiring bertambahnya usia, matriks ekstraseluler kulit (yang merupakan lem kulit) mulai melemah dengan hilangnya kolagen, elastin, dan asam hialuronat.”

Dr Kiran Sethi Lohia, Managing Director dan Integrative Aesthetic and Skin Physician di Isya Aesthetics di New Delhi mengutarakan hal yang sama.

“Dengan polusi, stres, diet/makanan yang terkontaminasi dan tidak sehat, serta cahaya biru dari layar kita, kita menua lebih cepat dari sebelumnya,” katanya.

BACA JUGA: Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya Bagi Ibu Hamil

Solusi

Dengan perawatan ‘anti-penuaan’ mampu membuat seseorang jadi lebih muda dalam beberapa tahun terakhir.

Dr Jaishree Sharad, Celebrity Cosmetic Dermatologist di Mumbai mengungkapkan, tidak seperti 10 tahun yang lalu, orang mempertimbangkan untuk mengunjungi dokter kulit kosmetik atau dokter kecantikan hanya di usia 40-an dan 50-an.

“Hari ini wanita dan pria  semuda 35 secara aktif mengunjungi kami dan mencari bantuan untuk mengatasi penuaan dini atau menunda timbulnya penuaan,” tuturnya.

“Peningkatan kesadaran, kesadaran tentang solusi pencegahan dan paparan yang lebih besar terhadap tren global adalah faktor yang memicu tren ini,” katanya,

Dr Jaishree Sharad menawarkan solusi, Menurutnya, prosedur peremajaan kulit, pelapisan ulang kulit dengan laser, prosedur pengelupasan kulit tingkat lanjut dan injeksi berbasis asam hialuronat seperti Profhilo semakin disukai oleh orang-orang untuk menunda timbulnya tanda-tanda penuaan.

Menguraikan perawatan seperti Profhilo yang membantu membalikkan waktu, Dr Kiran Sethi Lohia mengungkapkan, secara ilmiah, kolagen akan berkurang lebih banyak daripada peningkatannya pada usia 25 tahun ke atas. Dan orang-orang mengetahui hal ini dan dapat melihat perubahan itu pada kulit mereka. 

“Itu sebabnya terapi anti penuaan mulai lebih muda dari sebelumnya. Kami sekarang ingin terlihat hebat dan menyukai diri kami sendiri ketika kami berusia 50 atau 60 tahun, sehingga orang-orang mengerti bahwa inilah saatnya untuk memulai dari usia muda,” katanya.

BACA JUGA: Sembuh dari Omixron? Ini Saran Ahli Kembalikan Stamina

Dr Chytra V Anand juga menekankan, “sejumlah besar pasien berusia awal 30-an datang kepada kami untuk meminta nasihat guna memastikan kesehatan dan vitalitas kulit.”  Namun, dia menyarankan cara yang lebih sederhana untuk mengucapkan “selamat tinggal” pada penuaan kulit dan menawarkan, “Mengadopsi prosedur perawatan kulit yang mengisi kembali elemen penghubung yang hilang ini adalah cara utama untuk mencegah penuaan.”

Dia menambahkan, “Pada saat yang sama, memiliki perawatan kulit harian yang tepat untuk membersihkan, melembabkan, mengoleskan tabir surya dan menggunakan produk perawatan kulit yang sesuai dengan jenis kulit Anda sangat penting untuk menjaga kulit awet muda. Seperti halnya mengonsumsi makanan kaya antioksidan yang sehat dan minum cukup air setiap hari.”***

 




Solusi Pengasuhan untuk Merawat Bayi yang Baru Lahir

Merawat bayi yang baru lahir untuk pertama kali siapa pun pasti membuat kesalahan, sebab menjadi orang tua tidak semudah yang dipikirkan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sangat senang dengan kelahiran anak pertama Anda tetapi juga gugup, memikirkan bagaimana memulai menjadi orang tua?

Jangan khawatir, artikel ini bisa menjadi panduan cepat untuk menavigasi dasar-dasar bayi dan membantu memulai merawat bayi dengan awal yang baik.

Menurut Dana Anak-anak Perserikatan Bangsa-Bangsa, seorang ibu (atau orang tua) membantu membangun otak bayi dengan setiap pelukan, setiap ciuman, setiap makanan bergizi dan permainan yang Anda mainkan.

Juga, tahukah bahwa dalam beberapa hari, bayi dapat mulai tersenyum ketika orang-orang tersenyum padanya.

Sebelum kita menumpahkan beberapa fakta yang lebih menarik, penting untuk dicatat bahwa menjadi orang tua pertama kali, siapa pun pasti membuat beberapa kesalahan.  Semua orang melakukannya.

BACA JUGA: Makanan untuk Tingkatkan Kesehatan Mental Anak

Dr Aruna Kalra, Senior Gynecologist and Obstetrician di CK Birla Hospital, mengakui bahwa menjadi orang tuahttps://lifestyle.kompas.com/read/2019/06/09/091444720/6-trik-untuk-menjadi-orangtua-yang-lebih-baik?page=all tidak semudah yang dilakukan.

Tapi juga pekerjaan tersulit yang orang tua suka lakukan saat membuat beberapa kesalahan yang benar-benar normal, mengingat ia sedang belajar darinya, tentu saja jangan pernah mengulang kesalahan.

Beberapa kesalahan umum yang sering dilakukan oleh sebagian besar orang tua baru:

1.Panik karena hal-hal kecil – Kesalahan paling umum yang dilakukan orang tua baru adalah panik karena hal terkecil.  Tangisan bayi, tidur, makanan, kotoran – semuanya mengkhawatirkan mereka.

Panik tidak akan ada gunanya bagi bayi, malah akan mengganggu bayi.  Jadi, Anda harus tenang saat menangani bayi baru lahir.  Jika ada yang membuat Anda khawatir, bawa bayi Anda ke klinik rutin dan konsultasikan dengan dokter tentang kekhawatiran Anda.

  1. Membangunkan bayi untuk menyusui – Menyusui adalah sumber nutrisi utama bagi bayi. Sangat penting untuk menyusui bayi sesekali. Awalnya Anda mungkin ragu apakah bayi sudah kenyang atau tidak, tetapi bukan berarti Anda akan membangunkan bayi untuk menyusui.  Bayi yang disusui dengan baik harus tidur tanpa gangguan sepanjang malam.
  2. Mengabaikan perawatan mulut – Sering kali orang tua baru lupa membersihkan mulut bayi. Menjaga kebersihan mulut bayi sama pentingnya dengan orang dewasa. Pastikan Anda menyeka gusi bayi Anda dengan kain katun lembut setiap habis menyusu.
  3. Mempercayai sumber yang tidak dapat diandalkan untuk nasihat pengasuhan anak atau memercayai semua yang Anda dengar – Selama beberapa bulan pertama, setiap orang yang berpengalaman akan memberi Anda nasihat tentang cara menangani bayi.

Tapi ingat, satu-satunya pendapat yang penting adalah milik Anda.  Lakukan apa yang menurut Anda tepat untuk bayi.  Juga,                jangan memercayai sumber yang tidak dapat diandalkan untuk nasihat pengasuhan anak.  Konsultasikan dengan dokter Anda                jika Anda memiliki kekhawatiran.

  1. Membandingkan tonggak pertumbuhan – Tidak ada manusia yang sama, bahkan bayi. Ya, itu adalah salah satu kesalahan paling umum yang dilakukan orang tua baru. Anda tidak perlu membandingkan tonggak pertumbuhan bayi Anda dengan orang lain.  Bayi yang berbeda memiliki kecepatan pertumbuhan yang berbeda.  Tidak ada dua dari mereka yang sama.  Pahami itu.

Membahas cara merawat bayi yang baru lahir, Dr Aruna Kalra membagikan langkah-langkah bagi orang tua yang baru pertama kali merawat bayi dengan benar.

BACA JUGA: Wanita Menyusui Divaksin, Mentransfer Antibodi ke Bayi

  1. Menggendong – Sangat penting untuk belajar menggendong bayi yang baru lahir. Otot leher bayi yang baru lahir membutuhkan waktu untuk berkembang setelah lahir dan karenanya, Anda perlu menopang kepala bayi setiap kali Anda menggendongnya.
  2. Mandi – Mandi bisa menjadi tugas yang menantang. Anda harus super lembut saat memandikan bayi. Periksa suhu air, pegang bayi dalam posisi yang benar, gunakan sampo ringan, jangan kasar dan ya, Anda siap berangkat!
  3. Menyusui – Menyusui harus dilakukan secara teratur, saat dan saat bayi membutuhkannya. Menjilat bibir, menangis, mengisap, memasukkan tangan ke mulut adalah tanda-tanda bayi lapar.
  4. Batasi pengunjung – Semua orang akan sangat senang melihat bayi tetapi Anda harus berhati-hati dengan bayi karena mereka sangat sensitif. Mereka mungkin tertular infeksi dengan cepat dan itulah mengapa Anda perlu membatasi pengunjung dengan cara yang sopan.
  5. Berpakaian dengan tepat – Anda harus mendandani bayi dengan tepat. Jangan berpakaian berlebihan atau mereka mungkin mulai berkeringat dan merasa jengkel.
  6. Ganti popok – Bayi yang baru lahir membutuhkan banyak popok, jadi ingatlah untuk menyimpannya sebelum membawa bayi pulang. Juga, ganti popok dari waktu ke waktu jika tidak, penundaan apa pun dapat menyebabkan ruam.
  7. Pijat – lembut saat memijat bayi. Pijat penting untuk tulang bayi dan pertumbuhan secara keseluruhan. Ini juga meningkatkan kualitas tidur mereka dan membantu mereka menjadi tenang dan rileks.
  8. Tidur – Awalnya si kecil kebanyakan tidur, tetapi mereka bisa bangun kapan saja, di malam hari juga. Jadi bersiaplah dan jangan frustrasi atau kesal.
  9. Tidak sehat – Jika bayi demam, pilek, batuk, dada sesak, tinja encer, muntah teratur, segera konsultasikan ke dokter.***