Wagub NTB: Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi Anak-anak

Wagub NTB ingatkan keluarga memberikan makanan bergizi, dan terus mengunjungi Posyandu Keluarga

LOBAR.lombokjournal.com ~ Seluruh keluarga diingatkan agar memperhatikan makanan yang dikonsumsi anak-anak, seperti mengurangi makan ‘chiki’ (jajanan kemasan, red) tapi harus makan makanan bergizi.

Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan itu saat melakukan kunjungan kerja ke Posyandu Merpati Kerama Jaya, Narmada, Lombok Barat, Selasa (09/08/22).

BACA JUGA: Pakar Menjawab: Kenapa Orang Tua Zaman Sekarang Cenderung Memberi Nama ‘Ribet’ untuk Anak?

Wagub NTB MENGINGATKAN MEMBERI MAKANAN BERGIZI UNTUK ANAK-ANAK

“Mengurangi makan ciki, mie instant, kecuali mie yang dibuat sendiri, sekarang konsumsi makanan bergizi seperti perbanyak makan telur, lauk pauk, sayur mayur dan lain sebagainya,” tuturnya.

Menurutnya, makanan yang memenuhi syarat gizi akan membentuk imun yang baik bagi anak, salah satu yang paling penting adalah makanan pokok, terdiri dari karbohidrat misalnya beras, jagung, gandum, ubi kayu, kentang, sagu, dan sebagainya. 

Makanan lauk pauk sebagai sumber protein misalnya kacang-kacangan, tempe, tahu, telur, ikan, daging, dan sebagainya.

Masyarakat diingatkan terus mengunjungi Posyandu Keluarga, terutama yang memiliki anak bayi dan balita, agar tetap mengukur Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB) sehingga setiap bulan dapat diukur perkembangan pertumbuhannya. 

Wagub menganjurkan masyarakat selalu ke Posyandu untuk mengukur perkembangan pertumbuhan anak.

“Sehingga ketika akhir tahun jadi dapat melihat perkembangan pertumbuhan anak kita, Tumbuh kembang anak hingga pemenuhan asupan gizi harus diperhatikan dengan baik,” ungkapnya.

BACA JUGA: Wagub NTB Tinjau Dua Posyandu di Lotim 

Pada kunjungan kali ini, Wagub NTB didampingi oleh Asisten I Setda NTB dijabat Ir. Madani Mukarom, BSc.,M.Si,  Kepala Bappeda, Dr. Ir. H. Iswandi M.Si, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Dr. H. Lalu Hamzi Fikri,MM, MARS, Kadis PMPD Dukcapil, Dr. H. Ashari, SH., MH, BKKBN Provinsi NTB, Drs. Samaan M.Si, Kadis Kominfotik NTB, Baiq Nelly Yuniarti., AP., M.Si dan lain sebagaintya. ***

 

 




Wagub NTB Konsisten Mengawal Posyandu Keluarga

Wagub NTB optimis, melalui Posyandu Keluarga angka stunting harus mampu ditekan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Posyandu Keluarga di NTB didorong untuk tetap aktif memantau tumbuh kembang anak, ibu hamil, hingga masalah stunting.

Wakil Gubernur (Wagub) NTB,.Hj.Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan itu saat mengunjungi Posyandu Keluarga Selagalas Lama, Cakranegara, Kota Mataram, Selasa (09/08/22).

BACA JUGA: Posyandu Angka Stunting Aktif Optimis Bisa Turun

Wagub NTB berpesan, agar anak stunting diberi makan teluar tiap hari

Menurutnya, melalui Posyandu Keluarga angka stunting harus mampu ditekan dengan baik. Wagub optimis aktifnya Posyandu Keluarga di setiap dusun, maka angka prevalansi stunting di NTB mampu ditekan menjadi 17,98 persen.

“Ikhtiar menurunkan angka stunting harus tetap kita lakukan bersama. Stunting ini harus kita perangi agar generasi mendatang lebih sehat dan baik,” katanya.

Meski masih ditemukan tiga kasus stunting di Posyandu ini, Wagub lega, progress penanganannya makin membaik. 

Anak stunting harus tetap diperhatikan tumbuh kembangnya. Terutama pemenuhan asupan gizi yang cukup selama masa pertumbuhannya.

“Semua anak stunting, harus diberi makan telur setiap hari, minimal satu butir,” ungkap Wagub.

Diingakan, kader posyandu agar tetap menginput data Posyandu pada aplikasi  Pemerintah Provinsi NTB yaitu Sistem Informasi Desa.

BACA JUGA: Wagub NTB: Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi Anak-anak

Roadshow posyandu keluarga ke tiga kabupaten/kota tersebut didampingi langsng oleh, Asisten 1, Kepala Bappeda,Kadis Kesehatan,Kadis PMPD Dukcapil, Kadis Kominfotik dan BKKBN Provinsi NTB, Biro Adpim NTB. ***

 




Gubernur NTB Sebut PERPU Lotim, Representasi Perempuan Hebat

Silaturrahmi dengan Persatuan Peremuan (PERPU)  Lotim, Gubernur NTB menghadirkan para perempuan yang jadi Kepala Dinas di Probinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc. menerima Silahturahmi Persatuan  Perempuan Lombok Timur (PERPU) di Pendopo Gubernur, Senin (02/08/22).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menyebutkan Perpu merupakan bagian representatif perempuan hebat. 

BACA JUGA: NTB Mulai Bersiap Gunakan Aplikasi Srikandi

Gubernur NTB sebut PERPU representasi perempuan hebat

Bang Zul di saat yang sama didampingi oleh dr. Nurhandini Eka Dewi selaku Asisten 3 Setda Pemprov NTB, Kadis Perindustrian Nuryanti, S.E M.E, Plt Kadis Kominfotik NTB Baiq Nelly Yuniarti, serta Kadis DP3AP2KB, yang keseluruhannya juga perempuan. 

Bang Zul berharap Perpu dapat berkoordinasi dan menyinergikan programnya dengan dinas terkait. 

“Kami menghadirkan para Kepala Dinas perempuan di sini yang juga mempresentasikan perempuan hebat,” tutur Gubernur. 

Sementara itu, Dewan Pendiri Perpu Lotim, Deni Agus Haryono menjelaskan Perpu Lotim beranggotakan perempuan dari berbagai latar belakang di wilayah di Lombok Timur. 

Perpu Lotim didirikan untul meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, khususnya perempuan Lombok Timur. 

Perpu Lotim sendiri beranggotakan perempuan dari berbagai latar belakang. Dari ibu rumah tangga biasa, pengusaha UMKM, pengacara, mahasiswa, dan beragam profesi lainnya.

BACA JUGA: Hari Anak Nasional 2022, Mensos: Semua Anak Harus Sukses

Semua dijelaskan Deni, bergerak bersama untuk mewujudkan ekonomi masyarakat yang mandiri. Serta turut membantu kaum perempuan lainnya untuk keluar dari berbagai permasalahan. 

“Kami hadirkan perempuan biasa untuk berbuat luar biasa,” tandasnya.***

 

 




Hari Anak Nasional, Anak-Anak Sampaikan Harapannya

Dalam perayaan Hari Anak, Bunda Niken mendengarkan curhat anak-anak tentang fasilitasi desa untuk anak-anak dan remaja 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua TP PKK Provinsi NTB, Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menampung curhatan anak-anak yang ditujukan untuk Pemerintah Provinsi dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional Tahun 2022  di Gedung Teater terbuka Taman Budaya Prov. NTB, Kamis (28/07/22).

Bunda Niken menampung curhatan anak-anak pada Hari Anak Nasional

Salah satu peserta, Ahla Faradisa Supeno, Ketua Forum Anak Desa Jerowaru Kabupaten Lombok Timur menyampaikan harapan-harapannya. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Warisan Terbaik adalah Pendidikan

salah satunya terkait fasilitasi dari Pemerintah Desa dalam upaya pencegahan perkawinan anak, kehamilan remaja dan kekerasan berbasis gender dan seksual.

Selain itu, adanya kesempatan bagi anak – anak, remaja dapat diberikan kesempatan untuk ikut serta alam proses-proses pembangunan didesa, misalnya melalui musrenbang anak.

“Sebuah kehormatan dan kebanggan yang sangat berarti bagi kami sehingga bisa menyampaikan secara langsung berbagai pertanyaan yang kami tujukan kepada Pemerintah Provinsi NTB,” ungkapnya.

Bunda Niken mengatakan, upaya Pemerintah dalam mencegah pernikahan anak, salah satunya melalui Undang-Undang Perkawinan yang menyatakan, pernikahan hanya bisa dilakuan pada usia 19 tahun keatas.

“Artinya anak – anak tidak bisa mneikah sebelum mencapai 19 tahun, itu juga upaya kita untuk mencegah pernikahan anak, dari pusat sudah membuat undang-undangnya, dari Pemerintah Provinsi juga ada Perda perlindungan anak,” jelas Bunda Niken.

BACA JUGA: NTB Care Tangani Aduan ASN Terkena Gejala Kali Gajah

Sedangkan dari sisi Desa dihimbau kepada seluruh Kepala Desa harus lebih memperhatikan, seperti membuat peraturan desa bersama warga dan memperhatikan perlindungan anak – anak.

“Jadi, jika ada anak – anak yang mendapatkan kekerasan, ada anak – anak yang mau menikah cepat kaena satu dan lain hal bisa dibicarakan oleh para pemangku adat dan kebijakan didesa,” ungkapnya.***

 




Wagub NTB: Penyandang Disabilitas Harus Diperlakukan Sama

Saat terima audiensi Justice for Disability, Wagub NTB mendiskusikan hak-hak para penyandang disabilitas di bidang hukum 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kolaborasi dan sinergitas adalah kunci utama untuk menyelesaikan berbagai permasalahan, termasuk bagi para penyandang disabilitas.

Wagub NTB minta penyandang disabilitas diperlakukan sama
Wagub Hj Sitti Rohmi

Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi menyampaikan itu dalam diskusi saat menerima audensi Justice for Disability, di Aula Pendopo Wagub, Selasa (26/07/22). 

BACA JUGA: Sepeda Unik dari Bahan Bekas, Gubernur NTB Pesan 20 Unit

Justice for Disability merupakan Konsorsium yang terdiri dari BKBH FH-UNRAM, LBH Disabilitas Indonesia, Cahaya Inklusi Indonesia (CIA), Gerakan Advokasi Transformasi Disabilitas untuk Inklusi (GARAMIN), PUKAT FH-UGM dan Caksana Institute

Justice for Disability mendiskusikan beberapa hal dengan Wagub, terutama terkait dengan hak-hak para penyandang disabilitas di bidang hukum serta bagaimana penyelesaian perkaranya. 

“Jadi memang kalau kita bicara tentang disabilitas ini, semuanya sudah ada, tinggal bagaimana kita merajutnya, duduk bersama,” kata Wagub.

Menurutnya, zaman sekarang kita tidak bisa kerja sendiri, sekarang itu zamannya kolaborasi dan sinergi. 

“Kalau sendiri-sendiri makin ketinggalan, kalau makin bersinergi dan berkolaborasi semakin maju,” jelas Wagub. 

Dikatakan, para penyandang disabilitas harus diperlakukan sama agar mereka dapat hidup selayaknya orang-orang normal lainnya. 

Disabilitas itu butuh perlakuan yang sama seperti yang normal. Kalau butuh bantuan hukum, ada bantuan hukumnya. Kalau butuh bekerja dan punya skill, ada tempatnya. 

“Supaya kehidupan mereka seperti di negara-negara maju, mendapat perlakuan sama,” katanya.

Sementara itu, perwakilan dari Justice for Disability, Zen UGM, menyampaikan terima kasihnya kepada Pemprov NTB atas seluruh informasi mengenai hak-hak untuk para penyandang disabilitas. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Minta KNPI Mulai Berorientasi Ekonomi

“Terimakasih banyak, bu Wagub. Akhirnya ini sudah sangat jelas, tinggal nanti bagaimana masing-masing bekerja, semoga bisa bersinergi, kolaboratif juga seperti yang disampaikan,” ucap Zen. 

Turut hadir mendampingi Wagub pada audiensi tersebut, yaitu Kepala Dinas Sosial Provinsi NTB dan Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTB.***

 




Rakor Tekan Perkawinan Anak dan Kekerasan Pada Perempuan

Wagub Sitti Rohmi bersama Menteri PPPA adakan Rakor untuk menekan perkawinan anak

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB dan Kabupaten/Kota mengadakan rapat koordinasi dengan Kementerian PPPA Republik Indonesia di Jakarta, Rabu (15/06/22).

BACA JUGA: Main Jaran dengan Joki Cilik Bukan Eksploitasi Anak

Mengadakan rakor perlindungan kekerasan pada perempuan
Wagub NTB dan Menteri PPPA

Rakor tersebut digelar dalam rangka menekan kasus perkawinan anak dan kekerasan pada perempuan di Provinsi NTB,

Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspa Yoga.

Menurut Ummi Rohmi sapaan Wagub, Rakor tersebut hal membahas progres Kabupaten/Kota Ramah Perempuan dan Layak Anak di Provinsi NTB.

Ummi Rohmi mengajak seluruh masyarakat NTB dan stake holder terkait untuk berikhtiar bersama dalam menekan kasus perkawinan anak dan kekerasan pada perempuan.

“InsyaAlloh, dari NTB, kita wujudkan Indonesia Layak Anak 2030 dan Indonesia Emas 2045 mendatang,” tandasnya. ***

BACA JUGA: Menjomblo Saja daripada Menikah pada Usia Dini

 




Menjomblo Saja Daripada Menikah pada Usia Dini

Kata Wagub NTB, menikah usia dini resikonya banyak, lebih baik menjomblo

LOTIM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan, para remaja agar berusaha tidak menikah diri

Ia mengatakan itu pada kegiatan sosialisasi dan pendampingan agen perubahan Pencegahan Perkawinan Usia Anak dan Kekerasan Seksual pada Siswa/Siswi Tingkat SMA/SMK se Lombok Timur, Senin (13/06/22) di Ruang Auditorium Siti Rauhun Universitas Hamzanwadi.

Menurutnya, masa remaja adalah masa paling indah, penuh gairah dan semangat. 

Pesan Wagub NTB, lebih baik menjomblo daripada menikah usia dini

“Maka berusahalan untuk tidak menikah dini,” kata Wagub Sitti Rohmi.

BACA JUGA: Unram Rencanakan Kebun Kopi di KLU Jadi Obyek Wisata

Dianjurkan agar para remaja lebih baik mempersiapkan masa depan dengan sebaik baiknya. 

Ia justru berharap, para remaja lebih baik menjomblo daripada menikah dini, khususnya kepada kaum perempuan.

“Siapkanlah masa depan yang lebih baik sejak usia remaja. Lebih baik menjomblo daripada menikah pada usia dini,” kata Ummi Rohmi. 

Jangan dianggap sepele pernikahan dini, sebab bisa menyesal di kemudian hari, tambahnya.

Cucu TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pahlawan nasional asal NTB itu menegaskan, menikah usia dini resikonya banyak. 

Selain belum matang dalam mental dan psikologi, resiko kesehatan pun menanti.

Khususnya untuk kaum perempuan, sangat beresiko terjadinya kematian ibu dan bayi. 

“Jangan kita anggap sepele pernikahan dini, sehingga kita menyesal dikemudian hari.” ujar Wagub.

Wagub juga menyampaikan peran sekolah untuk membina akhlak mulia  peserta didik. Karena menjadi pondasi dalam mewujudkan generasi emas.

BACA JUGA: Event MXGP, Investor Mulai Menjajagi Investasi di Samota

“Lebih-lebih di SMA, SMK hingga MA,  harus menjadi tempat membangun akhlak, kalau akhlak baik, InsyaAlloh, generasi emas mendatang menjadi semakin baik,” kata Wagub. 

Ia mengaku merasa bangga, bisa menghadiri acara Sosialisasi dan Pendampingan Agen Perubahan Pencegahan Pernikahan Dini dan Kekerasan Seksual Pada Remaja.***

 




Roadshow ke Loteng, PKK NTB Menilai Lomba UP2K

Di Lombok Tengah, roadshow Bunda Niken melakukan penilaian lomba UP2K PKK setempat

LOTENG.lombokjournal.com ~ Roadshow Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, Ketua TP-PKK Provinsi NTB giliran mengunjungi Kabupaten Lombok Tengah.

Di Lombok Tengah untuk melakukan penilaian lomba Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) PKK di Halaman Pendopo Kabupaten Lombok Tengah, Sabtu (11/06/22).

Giliran roadshow di Lombok Tengah
Meninjau pelaksanaan KB

Bunda Niken sapaan Hj. Niken Saptarini sangat antusias mengikuti acara tersebut. 

UP2K PKK sendiri merupakan suatu kegiatan ekonomi yang diusahakan oleh keluarga, baik secara perseorangan maupun kelompok.

Selain meninjau UP2K, Hj. Niken Zulkieflimansyah juga melakukan peninjauan terhadap pelayanan KB serta display diversifikasi pangan lokal.

Bunda Niken didampingi Ketua TP PKK Kab. Lombok Tengah turut melihat produk-produk yang ditawarkan.

Sebagai informasi, roadshow ke Kabupaten Lombok Tengah ini merupakan roadshow di Pulau Lombok yang keempat setelah sebelumnya melakukan Roadshow ke Lombok Utara, Lombok Barat dan Lombok Timur. ***




Ini Dia! Senggeger Lombok Pemikat Hati Wanita

Kalau ingin tahu senggeger pemikat wanita, ini dia hasil penelusuran yang dilakukan Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 bersama PDIP NTB 

LOTENG.lombokjournal.com ~ Masyarakat Sasak di Lombok memiliki budaya yang turun temurun diwariskan ke generasi. Salah satunya adalah senggeger. Senggeger merupakan minyak sejenis mantra yang dapat digunakan orang untuk mencapai keinginannya.

Ini dia, hasil Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 bersama PDIP NTB yang secara konsisten melakukan ekspedisi menelusuri kebudayaan Sasak dan situs-situs bersejarah.

Senggeger Lombok dibagi menjadi dua jenis. Ada senggeger aliran putih dan ada juga senggeger beraliran hitam. 

Ini dia rahasia penggeger pemikat wanita

Jika senggeger putih sebagai mantra sengasih-asih atau agar dicintai banyak orang, senggeger hitam berfungsi sebagai pelet untuk menaklukkan hati wanita.

Seorang pembuat senggeger asal Desa Bonder, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Ustad Aji mengatakan, proses pembuatan senggeger menggunakan bahan-bahan yang sering ditemui di dapur, seperti merica, pala, lada, kelapa hijau, bunga tembakau, cengkeh, kunyit, jahe dan kayu manis.

BACA JUGA: Waspada Gangguan Anjing Liar Jelang Event MXGP, Samota

Hanya saja, proses pengolahannya memiliki syarat-syarat. Seperti memetik kelapa memiliki syarat si pemetik harus dalam keadaan suci dan berwudhu. 

“Kemudian kelapa itu harus dipetik di atas dan diturunkan tanpa menyentuh tanah,” kata Amaq Aji, Jumat (10/06/22).

Kelapa akan dijadikan santan, dan santan tersebut akan diolah dengan bahan dapur. Proses pengolahan dengan membaca asma atau puji lantunan ayat-ayat Alquran.

“Selain itu dalam pengolahan minyak tidak boleh lewat perempuan yang sedang datang bulan atau menstruasi,” ujarnya.

Setelah minyak tersebut selesai dibuat, maka memiliki ritual yang disebut dengan istilah ‘mancing’, yaitu menaruh botol dalam keadaan tertutup rapat dalam tempat minyak tersebut. Jika beruntung, botol tersebut akan terisi sendiri tanpa dibuka. 

Namun jika tidak beruntung, maka alam semesta tidak memberikan izin orang tersebut memiliki senggeger.

Dalam proses pembuatan senggeger harus dengan waktu yang tepat. Biasanya pada malam Jumat tanggal 12 bulan maulid atau bulan syawal.

Jenis-jenis Senggeger

Seorang paranormal setempat, Ustad Nasir mengatakan, senggeger memiliki banyak jenis. Ada senggeger Budi Suci yang diyakini berkhasiat memikat wanita.

Ada juga senggeger Tojang Andos yang berfungsi agar seseorang capat melupakan kita. Senggeger tersebut berfungsi sebagai obat jika senggeger yang memikat seseorang telah selesai digunakan.

Sementara ada juga senggeger yang beraliran hitam, seperti senggeger Kecial Kuning. Senggeger tersebut juga berfungsi untuk memikat hati wanita

“Jika ada wanita yang keras kepala dan susah didekati, maka senggeger Kecial Kuning menjadi pelet yang cukup ampuh,” ujarnya.

Selain itu ada juga senggeger Turun Tangis. Senggeger ini dari air mata duyung yang diberikan puji atau doa yang juga memiliki fungsi memikat hati wanita. Ada juga senggeger Jaran Goyang yang diyakini dapat memikat hati wanita.

Ustad Nasir mengatakan, selain berfungsi memikat hati wanita, senggeger juga berfungsi untuk mengobati luka, sebagai obat santet hingga sebagai ilmu kekebalan.

“Semuanya tergantung dari niat seseorang yang akan menggunakan,” ujarnya.

Penggunaan dan Pantangan

Seorang pembuat senggeger, Irawan mengatakan sebagian besar permintaan senggeger didominasi untuk memikat wanita, kekebalan dan pengobatan penyakit.

“Tiga permintaan itu yang mendominasi permintaan senggeger,” katanya.

Penggunaan senggeger untuk memikat wanita cukup mudah. Dengan cara mencampur minyak senggeger pada makanan yang mereka makan. Ada juga dengan cara mengoleskan minyak pada rokok dan menghembuskan asapnya ke arah wanita tersebut.

BACA JUGA: Event MXGP Sebagai Pengungkit Pergerakan Ekonomi

“Namun pantangannya setelah digunakan, jangan bertemu cewek itu beberapa hari,” kata Irawan.

Untuk pengobatan luka, cukup dengan mengoleskan membentuk lingkaran di area luka, tetapi tidak mengenai luka.

Syarat lainnya, saat seseorang memegang senggeger yaitu tidak boleh dibawa ke kamar mandi atau toilet, melewati kuburan dan membawa saat mengunjungi orang yang sedang sakit.

“Itu menjadi pantangan lain saat membawa senggeger,” katanya.

Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16, Bambang Mei Finarwanto  mengatakan meskipun cara kerja senggeger secara metafisik, namun tetap dalam koridor syar’i.

“Contohnya senggeger aliran putih itu. Meskipun dibuat menggunakan metode metafisik, namun dalam koridor syar’i,” katanya.

Dia mengatakan sudah sepatutnya tradisi senggeger ini diperkenalkan ke publik sebagai suatu warisan budaya.

“Ini menjadi warisan budaya Sasak, sehingga perlu diketahui publik bahwa Lombok memiliki beragam tradisi, tidak terkecuali yang berhubungan dengan klenik,” katanya.***

 




Puteri Indonesia NTB 2022 Raih Posisi Top 11

Puteri Indonesia NTB  membagikan cerita dan pengalamannya selama menjadi Grand Finalis Puteri Indonesia 2022

MATARAN.lombokjournal.com ~ Puteri Indonesia NTB 2022, Sheilla Intan Permatasari berhasil masuk dalam posisi Top 11 Besar pada ajang Pemilihan Puteri Indonesia 2022.

Atas prestasi gemilang di tingkat nasional ini, Ketua Dekranasda Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengucapkan rasa syukur dan bangga. 

Menurutnya, baik Sheilla dan pihak penyelenggara patut diapresiasi.

Sheilla Intan Permatasari

“Alhamdulillah ananda Sheilla telah meraih prestasi yang sangat baik. Tentu kami sangat bangga NTB bisa tampil baik pada ajang tersebut,” kata Hj. Niken.

Ia mengatakan itu saat menghadiri Press Conference Welcoming Session Puteri Indonesia NTB 2022 di Kantor Dekranasda Provinsi NTB, Jumat (10/06/22).

BACA JUGA: Data Tenaga Honorer Pemprov NTB Diverifikasi

Diharapkan, ke depan Sheilla dapat menjadi role model bagi generasi muda untuk terus memacu semangat dalam berprestasi.

“Provinsi NTB dalam segi SDM alhamdulillah terus mengalami peningkatan” katanya.

Bunda Niken sapaan akrabya, berharap hal ini bisa lebih memacu kita dan anak muda di NTB khususnya terus berprestasi dan berkarya,” tutur Bunda Niken.

Sementara itu, Sheilla Intan Permatasari membagikan cerita dan pengalamannya selama mengikuti karantina di Jakarta, hingga akhirnya menjadi Grand Finalis Puteri Indonesia 2022 dan masuk ke dalam Top 11 Besar.

“Tentu perjuangan untuk ke nasional tidak mudah. Penuh dengan up and down. Top 11 ini pencapaian yang luar biasa, saya tidak menyangka bisa meraih prestasi ini. Semoga ke depanlebih banyak wanita hebat di NTB yang berprestasi. Terima kasih atas semua bantuannya,” ucap Sheilla.

Penghargaan lain yang berhasil diraih Sheilla yaitu, sebagai Runner Up Best Evening Gown dalam Fashion Show Berbasis Budaya. 

Evening Gown berbasis budaya dengan filosofi Mentari Mandalika tersebut merupakan karya dari designer muda Phanji Purboasmoro.

Selain itu, 4B Organizer sebagai penyelenggara Tim Puteri Indonesia NTB juga bershasil mendapatkan penghargaan sebagai Penyelenggara Terbaik Pemilihan Puteri Indonesia Daerah Tahun 2020 dan 2022.

BACA JUGA: Menyibak Tuah-Tuah Senggeger dan Minyak Banyu Urip

Sebagai informasi, raihan Top 11 dari NTB merupakan prestasi yang sangat membanggakan setelah 17 tahun Posisi Top 10 terakhir kali diraih NTB pada tahun 2000 dan 2005. 

Turut hadir pada acara Press Conference tersebut yaitu, Ibu Sekda Provinsi NTB, Ketua 4B Organizer dan juga para sponsorship.***