Dikunjungi Presiden, Ini Cerita Pemilik Homestay di Lingkar Mandalika

Para pemilik homestay rasanya seperti mimpi, tapi benar-benar menjadi kenyataan karea tempatya mendapat kunjungan Presiden Jokowi

LOTENG.lombokjournal.com ~ Ini sebuah khayalan dan mimpi, tapi benar-benar jadi kenyataan.

“Tidak hanya nonton di TV, tapi saya langsung dikunjungi sama presiden,” kata Inak Suinah saat homestay miliknya, di Dusun Bangah, Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, di Lombok Tengah dikunjungi Presiden RI, Joko Widodo bersama Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, Kamis (13/01/22).

Spanduk menyambut kedatangan presiden

Sambil meneteskan air mata bahagia, ia begitu terharu dapat dikunjungi langsung Presiden Jokowi yang mengecek kesiapan beberapa Homestay bantuan pemerintah untuk menyambut event MotoGP 2022.

BACA JUGA; Pesiden Jokowi Tinjau Kesiapan BIZAM Sambut MotoGP

Sementara itu, Hj. Supiati salah satu penerima bantuan homestay juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah mengunjungi homestay di wilayah Dusun Bangah.

“Tadi beliau mengecek kesiapan homestay dan sebagainya, dan kami senang sebagai masyarakat Dusun Bangah,” terangnya.

BACA JUGA: UMKM Luar Jualan di Mandalika, Produk Lokal Harus Dibela

Ditambahkan Hj. Supiati, dulu sebelum adanya gelaran akbar balapan MotoGP ini, geliat ekonomi tak seberapa. Tapi sekarang menjadi kebanggaan masyarakat bisa berubah menjadi lebih baik untuk kebangkitan ekonomi.

Para pemilik hmestay sedangmenunggu kedatangan presiden
Masyarakat menungu Presiden

“Semoga event balapan MotoGP ini nantinya bisa lancar dan sukses,” harap Hj. Supiati. ***

 




Akselerasi Bendungan Mujur, HBK Kawal ke Pemerintah Pusat

Akselerasi pembangunan DAM Mujur di Kab. Lombok Tengah yang didambakan warga, HBK gunakan jejaringnya untuk mewujudkan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/Pulau Lombok, H Bambang Kristiono, SE (HBK) bakal mengawal penuh pembangunan DAM Mujur di Kab. Lombok Tengah yang sangat didambakan warga setempat.

HBK bakal menggunakan seluruh jejaringnya di pemerintah pusat untuk mewujudkan hal tersebut.

hbk Kawal Akselerasi Bendungan Mujur
HBK

“Bendungan Mujur memiliki posisi yang sangat stratgis untuk mewujudkan ketahanan pangan masyarakat di Kab. Lombok Tengah. Mewujudkan bendungan ini adalah sebuah keharusan, saya akan all out dalam mendorong mewujudkannya,” kata HBK, Selasa (11/01/22).

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini secara khusus telah menggelar pertemuan dengan Tim 11 di Kab. Lombok Tengah.

Tim 11 merupakan tim yang beranggotakan para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi pembangunan Bendungan Mujur ini. Tim 11 antara lain beranggotakan sejumlah pejabat di Pemkab Loteng dan juga perwakilan dari lembaga non pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, Tim 11 sangat berharap HBK menjadi figur sentral yang akan membuka jalan bagi dukungan pemerintah pusat untuk mewujudkan pembangunan Bendungan Mujur.

BACA JUGA: Bantuan Renovasi Rumah Warga, HBK Serahkan Kunci

Mengingat bendungan ini sudah sangat lama didambakan oleh masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna.

HBK saat ini memang mendapat amanah untuk duduk sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI. Namun, posisi strategisnya di DPP Partai Gerindra memungkinkan HBK menggerakkan jejaringnya untuk memback up penuh pembangunan Bendungan Mujur.

Sebagai wujud keseriusan, di tengah pertemuan dengan Tim 11, HBK langsung menghubungi dua koleganya yang kini duduk di Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, yakni Wakil Ketua Komisi V Andi Iwan Darmawan Aras dan Anggota Komisi V H. Mulyadi.

Komunikasi tersebut menghasilkan aksi nyata, di mana Komisi V langsung mengagendakan kunjungan lokasi di mana Bendungan Mujur akan dibangun.

“Insyaa Allah, kunjungan teman-teman dari Komisi V akan dilakukan pekan depan paling cepat,” ungkap politisi Partai Gerindra yang juga Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra ini.

BACA JUGA:  Gubernur NTB Tandatangani Kerjasama di Gili Trawangan

HBK menekankan, Bendungan Mujur akan menjadi solusi menjaga ketahanan pangan masyarakat di Kab. Lombok Tengah.

Keberadaan Bendungan Mujur akan menjadikan ribuan hektare lahan-lahan persawahan yang saat ini hanya bisa menanam padi sekali dalam setahun, bisa menjadi lahan yang sangat produktif dengan mampu menanam padi dua hingga tiga kali setahun.

Dalam perencanannya, Bendungan Mujur akan mampu mengairi sedikitnya 10.121 hektare lahan pertanian.

Selain itu, bendungan ini juga menjadi solusi untuk mengatasi kekeringan di daerah Kab. Lombok Tengah bagian selatan, khususnya Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika.

Bendungan Mujur akan menjadi sumber air baku yang bisa diolah menjadi air bersih sehingga kesulitan air bersih yang selalu dialami masyarakat bagian selatan Kab. Lombok Tengah setiap tahunnya akan bisa teratasi.

Pastikan Masyarakat Tak Dirugikan

Selain membuka jalan dukungan penuh pemerintah pusat untuk pembangunan Bendungan Mujur, dukungan dari HBK juga untuk memastikan, pembagunan bendungan ini tak akan merugikan masyarakat yang lahannya akan menjadi lokasi pembangunan dan yang akan menjadi lokasi area genangan bendungan.

HBK menegaskan, masyarakat akan mendapatkan ganti untung yang sangat sepadan.

Selain itu, masyarakat juga dipastikan akan ditempatkan di lokasi relokasi pemukiman yang akan tetap membuat mereka nyaman dan produktif.

Sehingga masyarakat tak perlu mengkhawatirkan akan kehilangan pekerjaan atau mata pencaharian, karena mereka pindah ke lokasi pemukiman yang baru, juga tak perlu mengkawatirkan pendidikan anak-anak mereka akan terputus, lantaran jauh dari lokasi sekolah mereka sebelumnya.

“Bendungan Mujur akan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat. Kemaslahatan itu juga harus terwujud semenjak pembebasan lahan dan juga saat relokasi warga terdampak. Mudah-mudahan semua ikhtiar kita mendapat ridho dari Allah SWT”, tandas HBK.

Pembebasan lahan Bendungan Mujur telah mulai dilakukan semenjak tahun 2006. Namun proses pembebasan lahan hingga saat ini masih berjalan lambat.

Total saat ini lahan yang baru selesai dibebaskan hanya di kisaran lima hektare.

Rencana Aksi Pembebasan Lahan dan Pemukiman Kembali warga terdampak atau Land Acquisition Resettlement Action Plan yang saat ini masih dalam proses di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi NTB sepenuhnya nanti akan menjadi acuan.

Dibutuhkan sedikitnya Rp 800 miliar hingga Rp 900 miliar untuk pembebasan lahan di luar kebutuhan relokasi.

Secara keseluruhan, Bendungan Mujur memerlukan lahan seluas 394,92 Hektare. Dimana luas lahan yang telah diukur saat ini mencapai 177.56 Hektare. Sedangkan luas lahan yang belum diukur sebanyak 217.38 Hektare.

Direncanakan, Bendungan Mujur akan memiliki kapasitas tampung air sebesar 23,03 juta meter kubik dengan panjang tubuh bendungan utama 2,8 kilometer. Bendungan akan mampu meningkatkan intensitas tanam lahan persawahan hingga 6.181 Hektare.

HBK menegaskan, dirinya akan secara berkala mereview setiap perkembangan atas pencapaian yang telah dicapai dalam proses akselerasi pembangunan bendungan ini kepada publik.

Sehingga masyarakat mengetahui kuatnya komitmen dirinya, Pemerintah Pusat, dan jajaran Pemkab Lombok Tengah untuk bisa mewujudkan pembangunan Bendungan Mujur.

Sementara itu, Sekretaris HBK Peduli Rannya Agustyra Kristiono, yang juga masuk di jajaran kepengurusan Tim 11 mengungkapkan, pembangunan Bendungan Mujur merupakan salah satu aspirasi yang terus disuarakan oleh masyarakat Kab. Lombok Tengah dalam berbagai kesempatan tatap muka dengan HBK.

“Aspirasi masyarakat untuk pembangunan Bendungan Mujur ini menjadi salah satu concern pak HBK yang memang dalam janji kampanyenya ingin mewujudkan ketahanan pangan untuk masyarakat,” kata Rannya.

Dia menegaskan, pembangunan Bendungan Mujur ini juga sejalan dengan langkah Pemerintah Pusat yang saat ini memang sedang memprioritaskan program Food Estate sebagai bagian dari upaya menopang ketahanan pangan.

Tentu saja kata Rannya, akselerasi pembangunan Bendungan Mujur butuh proses. Karena itu, butuh dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.

“Bendungan Mujur ini bukan semata untuk kemaslahatan masyarakat Kab. Lombok Tengah semata. Tapi juga untuk kemaslahatan dan kemanfaatan bagi masyarakat Bumi Gora,” imbuh Rannya.***

 




Prakiran Cuaca Mataram Hari Ini, Minggu 9 Januari 2022

Berdasarkan prakiraan cuaca Mataram dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG),: diperkirakan Mataram akan hujan petir

MATARAM.lombokjournal.com ~ Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan di Mataram, akan ada hujan Petir sekira pukul 14.00 WITA

Demikian bunyi keterangan informasi laman resmi BMKG, Minggu 9 Januari 2022.

BACA JUGA: Ustad Mizan Qudsiyah Akhirnya Mohon Maaf Secara Terbuka

08:00 WITA

Berawan

27°C

80 %

10 km/jam

Barat

11:00 WITA

Berawan

29°C

75 %

20 km/jam

Barat

14:00 WITA

Hujan Petir

32°C

60 %

20 km/jam

Barat

BACA JUGA: Wabup Lombok Utara Tanam Mangrove di Danau Gili Meno

17:00 WITA

Berawan Tebal

29°C

80 %

20 km/jam

Barat

20:00 WITA

Berawan

25°C

85 %

10 km/jam

Barat

23:00 WITA

Berawan

25°C

90 %

10 km/jam

Barat  ***

 




Bantuan Renovasi Rumah Warga Loteng, HBK Serahkan Kunci

Bantuan Renovasi Rumah 50 Keluarga di Lombok Tengah (Loteng) Rampung, HBK Siapkan Program Serupa Tahun 2022

MATARAM.lombokjournal.com ~ Anggota DPR RI Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) menyerahkan rumah yang sudah direnovasi melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

Penyerahan dilakukan secara simbolis dengan memberikan kunci rumah.

Bantuan renovasi rumah diteruskan tahun 2022
Di Dusun Anggur

Menjelng penyerahan kunci rumah bntun renovasi

Total ada 50 rumah yang direnovasi melalui program BSPS tahun 2021.

“Tahun 2022 ini saya akan perjuangkan tambahan untuk masyarakat Pulau Lombok. Saya mohon do’anya,” kata HBK di hadapan warga saat penyerahan.

BACA JUGA: Wabup Lombok Utara Tanam Maangrove di Danau Gili Meno

Penyerahan dipusatkan di Dusun Selusuh, Desa Mas-Mas, Kecamatan Batukliang Utara, Kab. Lombok Tengah, Sabtu (08/01/22).

HBK dalam sambutannya menyebutkan, bantuan BSPS Kab. Lombok Tengah untuk tahun anggaran 2021 sebanyak 50 rumah tersebar di beberapa Kecamatan.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini mengharapkan program BSPS yang diberikan tersebut bisa membantu meringankan beban warga yang belum mampu memperbaiki rumah mereka.

Apalagi di tengah serangan Covid-19 yang menyebabkan banyak masyarakat menghadapi kesulitan.

Hasil dari BSPS ini adalah terwujudnya rumah layak huni dengan pemberi bantuan yang tepat sasaran, tepat prosedur, tepat waktu, bermanfaat, dan akuntabel.

HBK menyebutkan, program BSPS atau bedah rumah, merupakan program dari Kementerian PUPR yang diperjuangkannya di Senayan.

“Biarpun saya di Komisi I, tapi alhamdulillah, saya bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat di daerah pemilihan P. Lombok ini secara lintas Komisi,” ujar pria yang juga dikenal sebagai Samurai Prabowo Subianto ini.

Seperti diketahui, impitan ekonomi akibat pandemi Covid-19 masih dirasakan masyarakat Indonesia. Tak kecuali di NTB.

Hal ini menjadi keprihatinan banyak pihak tak terkecuali bagi legislator yang dikenal rajin berbagi ini.

Sementara itu, Nurjanah salah satu warga yang menerima bantuan BSPS ini mengaku sangat senang dan bersyukur atas bantuan yang diberikan.

BACA JUGA: Rawat Sinergitas, Forkompinda NTB Olahraga Bersama

“Saya mendo’akan pak HBK tetap sehat dan terus berbuat untuk masyarakat di Pulau Lombok,” katanya.

Kunjungi Dusun Anggur di Lombok Utara

Sehari sebelumnya, HBK mengunjungi Dusun Rebakong, Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kab. Lombok Utara. Dusun yang dikenal sebagai salah satu Kampung Anggur di Gumi Dayan Gunung.

Dalam kunjungannya, HBK didampingi oleh putri tercinta Rannya Agustyra Kristiono, Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Carter Febrianto Ridawan, anggota DPRD Provinsi NTB Fraksi Gerindra dapil Lobar-KLU, Sudirsah Sujanto dan sejumlah anggota HBK Peduli.

Di kampung Anggur ini dibudidayakan puluhan varietas anggur seperti Dixon, Monel, Trans, Gospy, Velles, Banana, CRV, dan lain-lain.

Dalam diskusi dengan warga, HBK mendapatkan informasi bibit anggur yang dijual cukup mahal.

Kelompok warga biasanya mengeluarkan iuran untuk membelinya, harganya pun bisa berkisar RP450 ribu sampai Rp1 juta.

“Saya akan perjuangkan bagaimana caranya masyarakat Dusun Rebakong bisa mendapatkan bibit yang murah dan terjangkau. Nanti saya cek di Komisi IV DPR RI,” kata HBK menjawab keluhan warga.

Selain itu, HBK juga menilai Dusun Rebakong bisa menjadi contoh bagi wilayah lain untuk memanfaatkan halaman rumah menjadi lahan yang produktif dan menghasilkan.

“Prospek kampung ini untuk dikembangkan menjadi tujuan rekreasi alternatif sangatlah besar,” kata HBK.

Apalagi nanti bila digandeng dengan pemanfaatan teknologi informasi dengan memanfaatkan mediA sosial untuk promosi agar wilayah ini makin terkenal.

“Saya mendorong anak muda disini untuk tidak hanya memanfaatkan media sosial sebagai sarana hiburan tapi juga promosi,” ungkapnya.

Sementara itu, Rannya mengaku sangat senang bisa mengunjungi Dusun Anggur tersebut. Dia bahkan langsung mencoba memanen buah anggur dan mencicipinya.

“Tekstur buahnya kenyal dan manis,” kata Rannya.

Dara yang sedang kuliah di London, Inggris ini mengaku sangat berbahagia bisa ikut ayahnya datang langsung ke lokasi kampung anggur di Lombok Utara ini.

“Saya lihat postingannya di media sosial. Alhamdulillah, bisa langsung kesini dan bisa mencicipi buah anggur langsung dari pohonnya,” ungkapnya riang gembira.***

 




Pisah Sambut Danlanal Mataram, Gubernur NTB Tekankan Kekompakan

Dalam acara pisah sambut dari Danlanal Mataram yang lama ke pejabat baru, Gubernur Zul mengatakan, kekompakan dan persaudaraan modal besar NTB

MATARARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, menyampaikan apresiasi  dan ucapan terimakasih atas kebersamaan dan sinergiritas, pejabat lama Komandan pangkalan TNI AL (Danlanal) Mataram Kolonel. Laut (P) Suratun, dalam kontribusi dan perannya mensukseskan berbagai program dan agenda pembangunan di NTB, selama menjabat.

Sambutan Gubernur NTB saat acara pisah sambut Danlanal Mataram

“Kekompakan dan rasa persaudaraan yang tinggi adalah modal besar kita untuk memikul beban besar Di NTB ini. Kompak selalu!” kata gubernur yang didampingi Wagub Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Gubernur Zul menyampaikan itu saat pisah sambut komandan pangkalan TNI AL (Danlanal) Mataram dari Kolonel. Laut (P) Suratun, S.H. (pejabat lama) kepada Kolonel. Laut (P) Djawara Heny Twies Wimbo A (pejabat baru), Jum’at (7/1/2021) di Pendopo Gubernur NTB.

Menurut Gubernur Zul, merawat dan menjaga silaturahmi, kebersamaan dan persahabatan jauh lebih penting, dibanding jabatan yang melekat pada diri masing-masing.

Berbicara dengan hati ke hati dan rasa persahabatan antar stakeholder, maka semua program pemerintah dan urusan  akan dapat diselesaikan dengan baik.

BACA JUGA: Gejolak Sosial di Lotim Butuh Gerak Cepat Gubernur

“Itulah pentingnya hubungan dan relasi yang baik dengan semua orang,” ujar gubernur yang didampingi Istri Hj. Niken Saptarini Zulkieflimansyah.

Diakuinya, selama ini Kolonel Laut (P) Suratun, sudah seringkali bersama, bahkan sempat mendatangi dan bermalam d ibeberapa pulau terluar di NTB, untuk mengetahui keadaan masyarakat terpencil.

Gubernur  berharap agar sinergi dan silaturahmi seperti ini akan terus terawat baik di NTB maupun di tempat baru.

“Selamat bertugas ditempat baru Pak Suratun, dan selamat datang Pak Djawara Heny Twies Wimbo,” tutur gubernur.

Pejabat lama Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Mataram, Kolonel Laut (P) Suratun, SH., menyampaikan syukur dan terharu, karena Gubernur NTB memberikan kesempatan untuk menyelenggarakan pisah sambut Danlanal Mataram.

“Terimakasih Pak Gubernur yang sudah jadi partner yang sangat luar biasa, dan Ibu Niken yang mengenalkan NTB kepada Istri kami,” kata Suratun.

Dikatakannya, pesan seniornya saat datang ke NTB telah dijalaninya. Kehadirannya diterima di lingkungan, kehadirannya bermanfaat di lingkungan dan silaturahmi terjalin dengan baik.

“Sosok Gubernur NTB, sungguh luar biasa menjaga dan terus membangun silaturahmi dengan kami dan semua komponen di NTB dan pusat,”ujar kolonel laut ini.

BACA JUGA: Menderita Sakit Lutut? Cobalah Pengobatan Rumahan Ini

Keberhasilannya selama 1 tahun 7 bulan di NTB, menekan penangkapan ikan dengan peledak di sekitar laut Lotim dan penggagalan penyelundupan hewan ternak dari NTT ke NTB merupakan prestasi luar biasa akibat sinergi bersama Pemda, Pemprov. NTB, Korem, dan Polda NTB.

“Untuk itu, penting sekali  kedepan, relasi dan hubungan serta sinergi dan kebersamaan harus tetap terjaga,”pesannya.

Sementara itu, pejabat baru Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Mataram, Kolonel Laut (P) Djawara Whimbo, mengatakan akan meneruskan apa yang dilakukan oleh pendahulu.

“Insya Allah kami akan terus melakukan sinergi seperti sebuah simponi dalam orkestra,”kata Kolonel laut asal Surabaya ini.

Saling melengkapi dan saling membantu untuk mensukaeskan semua hajatan daerah maupun nasional di NTB.

Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) VII Kupang Laksamana Pertama TNI IG. Kompiang Aribawa, menyampaikan ucapan terimaksih atas penyelenggaraan acara pusah sambut oleh Gubernur dan jajaran pemeritah Provinsi NTB.

“Kami merasa bangga TNI AL, khusus pangkalan Mataram dapat berperan positif di NTB,” kata Aribawa.

Pesanya, Danlanal baru dapat meneruskan pondasi yang selama ini dilakukan pejabat lama. Menjaga sinergi dan kolaborasi dengan Forkopimda di NTB.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Danrem 162/WB, Kapolda NTB, Kejati, Kepala BNN, Kepala Pengadilan Tinggi, Kabinda, Danlanud ZAM, Sekda NTB, Kepala OJK, Kepala BPK, Kakanwil Kemenkum HAM, GM PT. PLN NTB, Instansi vertikal di NTB, Forkopimda dan kepala OPD lingkup Pemprov.NTB. ***

 




Gejolak Sosial di Lotim Butuh Gerak Cepat Gubernur

Anggota Komisi I DPRD NTB TGH Najamuddin Moestafa mengungkapkan gejolak sosial di Lotim meluas sampai ke Sumbawa, ia mendesak Gubernur Zulkieflimansyah segera merespon

MATARAM.lombokjournal.com ~ Seruan Anggota Komisi VIII DPR RI H Rachmat Hidayat agar Pemprov NTB tidak lepas tangan menyusul eskalasi gejolak sosial di Lotim yang terus meningkat, mendapat tanggapan dan dukungan dari wakil rakyat di DPRD NTB.

Gejolak sosil di Lotim harus segera direspon gubernur

“Apa yang menjadi kekhawatiran beliau, kami dukung seribu persen. Beliau benar. Pemprov NTB memang tidak boleh lepas tangan dalam upaya mencari penyelesaian masalah ini,” kata Anggota Komisi I DPRD NTB TGH Najamuddin Moestafa di Mataram, kemarin (07/01/22).

Dia menegaskan, kekhawatiran yang disampaikan Rachmat, harusnya menjadi kekhawatiran semua pihak. Gejolak sosial dengan eskalasi yang terus meningkat ini, bukanlah pertanda baik bagi kondusivitas daerah.

Tokoh agama dari Lombok Timur ini menegaskan, gejolak sosial tersebut kini bukan hanya meluas di Pulau Lombok saja. Melainkan juga sudah sampai ke Pulau Sumbawa.

Dia menerima informasi, bagaimana kelompok masyarakat dari Pulau Sumbawa juga hendak datang untuk menggelar aksi ke Pulau Lombok atas insiden yang terjadi di Lombok Timur tersebut.

BACA JUGA: Dunia Penyiaran Ujung Tombak Revolusi Media Sosial

Karena itu, jika Pemprov NTB tidak memberikan respons memadai, maka persoalan ini dikhawatirkan menjadi bias,.

Hal ini tentu akan menjadi hal yang tidak bagus untuk kondusivitas Bumi Gora yang selama ini dikenal sebagai daerah yang memberi kenyamanan bagi penghuninya.

“Kami dari DPRD NTB mendesak agar Gubernur segera merespons apa yang disampaikan wakil rakyat kita di DPR RI. Kalau tidak, persoalan ini bisa menjadi bias horizontal,” tandas Najamuddin khawatir.

Akan menjadi sangat tidak elok, jika Pemerintah Pusat hanya menerima laporan penanganan gejolak sosial yang terjadi di NTB ini dari pemerintah kabupaten/kota saja.

Sementara Pemprov NTB sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah, justru hanya bertindak sebagai pihak yang meneruskan laporan imbas lepas tangan lantaran mereduksi gejolak sosial yang terjadi hanya menjadi masalah di kabupaten/kota.

Tokoh yang dikenal identik dengan peci hitam khasnya ini juga mengingatkan, agar Pemprov NTB tidak setengah-setengah dalam merespons gejolak sosial ini.

BACA JUGA: Insiden di Lotim, Pemprov NTB Jangan Lepas Tangan

Najamuddin sepakat, menyerahkan persoalan ini sepenuhnya pada aparat penegak hukum semata, bukanlah pilihan bijak. Sebab, hal tersebut sama saja menghadap-hadapkan aparat kepolisian dengan masyarakat.

Jika itu terjadi, Najamuddin khawatir akan muncul berbagai macam tudingan dari mereka yang tidak bertanggung jawab.

Salah satunya dengan memainkan sentimen negatif bahwa telah terjadi kriminalisasi terhadap ulama. Hal yang tentu saja tidak boleh terjadi.

“Itulah pentingnya Gubernur dan Pemprov NTB merespons secara tepat. Agar persoalan ini menjadi terang benderang. Nggak boleh ada grey area di sini,” tandas politisi Partai Amanat Nasional ini.

Saat ini kata Najamuddin, NTB adalah epicentrum kemajuan Indonesia. Sebagai tuan rumah event bergengsi tingkat internasional, bukan hanya mata warga negara Indonesia yang tertuju ke NTB.

Tapi mata seluruh dunia juga akan menoleh ke Bumi Gora. Karena itu, jika gejolak sosial ini dibiarkan berlarut-larut tanpa penyelesaian komprehensif, maka sudah pasti hal tersebut akan memantik perhatian nasional dan juga internasional.

“Jangan sampai agenda besar yang telah disiapkan Presiden Jokowi untuk kemajuan dan kemaslahatan seluruh masyarakat NTB, justru dicederai hanya karena respons Pemprov NTB yang tidak memadai terhadap gejolak sosial ini,” kata Najamuddin mengingatkan. ***

 

 




Dunia Penyiaran Ujung Tombak Revolusi Media Sosial

Kerja di dunia penyiaran tidak gampang, hanya orang yang mempunyai talenta khusus sehingga tidak semua orang mampu menjalani

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah  mengungkapkan, di era revolusi media sosial, dunia penyiaran merupakan ujung tombak dari segala perubahan.

gubbernur diskusi dengan wrtawan penyiaran

“Revolusi medi sosial yang terjadi menyebabkan adanya peningkatan harapan masyarakat terhadap kita, untuk terus berkontribusi dalam menyampaikan informasi dan teman-teman yang bekerja di dunia penyiaran akan menjadi ujung tombak itu semua,” kata Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB.

Ia mengatakan itu dalam acara diskusi bersama Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi NTB, Kamis (06/01/22).

Menurut Bang Zul, kerja di penyiaran itu tidak gampang dan harus memiliki talenta khusus sehingga tidak semua orang mampu menjalani itu.

Ia mengingatkan, ke depa tantangan bisnis akan semakin banyak.

Kemajuan teknologi dan informasi di era digitalisasi dan revolusi industri menjadikan dunia penyiaran harus benar-benar siap dan pandai mencari peluang.

BACA JUGA: Penting Peran Psikolog Tangani Problematika Remaja NTB

“Kemajuan teknologi yang unstoppable menyebabkan dunia penyiaran harus mampu menemukan pasar dan cara bisnisnya sendiri. Karena kita tahu bahwa bisnis TV dan Radio itu susah. Jangan sampai karena kita terlalu asik dengan cara lama sehingga tidak tahu kalau zaman sudah berubah,” tegas Bang Zul.

Bang Zul mengapresiasi para wartawan yang telah berusaha maksimal dalam menjalankan tugasnya meskipun tidak mudah.

Acara tersebut diselenggarakan untuk melakukan diskusi dan sharing serta mencari solusi terkait berbagai permasalahan yang masih dihadapi para wartawan dalam menyampaikan informasi ke publik.

BACA JUGA: Insiden di Lotim, Pemprov NTB Jangan Lepas  Tangan

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB diwakili Sekretaris Dinas Kominfotik, Kepala TVRI Provinsi NTB, Ketua KPID Provinsi NTB serta wartawan lingkup Pemprov NTB.***

 




Bupati Serahkan Buku Tabungan RTG di Kecamatan Tanjung

Penyerahan buku tabungan (Butab) Rumah Tahan Gempa diakukan bupati kepada masyarakat Lombok Utara yang berhak menerima

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH serahkan buku tabungan (Butab) Rumah Tahan Gempa (RTG) kepada masyarakat Kecamatan Tanjung, di Aula Kantor Desa Tanjung (06/01/22).

Hadir pula Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan, ST.,M.Eng, Kalaksa BPBD KLU M. Zaldy Rahadian, ST, Kades Tanjung Budiawan, SH dan Masyarakat Penerima Buku Tabungan.

Bupati usai serahkanbutab RTG         Persiapan Bupati Djohan serahka butab RTG

Dalam pembagian buku tabungan di Desa Tanjung  Bupati Djohan menyampaikan, setelah hampir kurang lebih 10 bulan akhirnya buku tabungan RTG siap dibagikan kepada masyarakat Lombok Utara yang berhak menerima.

Hal ini tentunya tidak lepas dari perjuangan semua pihak.

BACA JUGA: Vaksin Covid-19 Tidak Berbahaya Bagi Ibu Hamil

“Pada hari ini kita serahkan buku rekening, terimakasih pada seluruh pihak yang terlibat,” tuturnya.

Pada penghujung bulan Desember tahun 2021 lalu BNPB sudah memastikan membuka Dana Siap Pakai (DSP) untuk pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) di Lombok Utara.

Lebih lanjut kata Bupati Djohan, pembangunan rumah sesuai dengan kemampuan dana yang diterima oleh masing-masing orang.

“Saya menganjurkan supaya aplikator dan pokmas nantinya membelanjakan dana keperluan RTG diwilayah Lombok Utara saja,” tuturnya.

Hal ini bertujuan agar peredaran uang tetap di KLU kedepannya tentu berimbas pada perbaikan dan penambahan tingkat ekonomi di kawasan Lombok Utara.

Di penghujung acara Bupati secara simbolis menyerahkan Buku tabungan kepada 4 orang perwakilan warga Desa Tanjung. ***

 




Prakiraan Cuaca Mataram Hari Ini, Kamis 6 Januari 2022

Berdasarkan prakiraan cuaca Mataram dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hari Kamis diperkirakan Kota Mataram tidak turun hujan,  langit berawan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan di Mataram, tidak ada hujan hari ini. Langit hanya berawan sepanjang hari.

Demikian bunyi keterangan informasi laman resmi BMKG, Kamis 6 Januari 2022.

BACA JUGA: Overdosis Vitamin D, Akan Hadapi Penyakit Mematikan Ini

11:00 WITA

Berawan

29°C

80 %

20 km/jam

Barat Daya

14:00 WITA

Berawan

33°C

60 %

30 km/jam

Barat

17:00 WITA

Berawan Tebal

28°C

75 %

20 km/jam

Barat

20:00 WITA

Berawan

25°C

85 %

10 km/jam

Barat

23:00 WITA

Berawan

25°C

90 %

0 km/jam

CALM. ***

 




Prakiraan Cuaca Mataram Hari Ini, Rabu 5 Januari 2022

Berdasarkan prakiraan cuaca Mataram dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hari Rabu diperkirakan Kota Mataram akan turun hujan pada siang hari

MATARAM.lombokjournal.com ~ Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan di Mataram, bakal  hujan di siang hari antara pukul 14.00 WITA hingga 17.00 WITA.

Demikian bunyi keterangan informasi laman resmi BMKG, Rabu 5 Januari 2022.

08:00 WITA

Berawan

26°C

85 %

10 km/jam

Barat

BACA JUGA: NTB Merupakan Provinnsi Toleran, Gubernur Jamin Moderasi Keagamaan

11:00 WITA

Cerah Berawan

28°C

70 %

20 km/jam

Barat

14:00 WITA

Hujan Sedang

32°C

60 %

30 km/jam

Barat

17:00 WITA

Hujan Ringan

27°C

70 %

20 km/jam

Barat

20:00 WITA

Cerah Berawan

25°C

90 %

10 km/jam

Barat

23:00 WITA

Berawan

25°C

90 %

10 km/jam

Barat ***