PP JMSI Silaturahim dengan Ketum HPMI, Ini Percakapannya  

 Perbincangan antara Pengurus Pusat JMSI terkait dengan rencana undangan Panitia HUT JMSI ke-2 yang akan berlangsung di Kendari Sulawesi Tenggara, tanggal 8 Pebruari mendatang

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Dalam percakapannya dengan Ketua Umum HIPMI, Mardani H Maming, Selasa (26/01/22) di Kantor HIPMI Pusat di gedung Tresure SCBD District 8 Jakarta, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Mahmud Marhaba, menjelaskan terkait dengan keberadaan organisasi perusahan pers JMSI yang sejak tanggal 6 Januari 2022 ditetapkan sebagai konstituen Dewan Pers.

Penetapan itu dibuktikan dengan SK Dewan Pers tertanggal 10 Januari 2022 yang ditandantangani langsung oleh Ketua Dewan Pers, Muhammad NUH.      

Sekjen JMSI yang didampingi Bendahara Umum, Zaki Mubaroq dan Tim Kerja External JMSI, Nico Alpian, 

BACA JUGA: Inovasi Teknologi Berperan Penting dalam Industrialisasi

Perckapan antara Pengurus Pusat JMSI terkait dengan rencana undangan Panitia HUT JMSI ke-2 yang akan dilakukan di Kendari Sulawesi Tenggara tanggal 8 Pebruari 2022 mendatang. Ketua Umum HIPMI diundang selaku pembicara pada acara seminar nasional. 

“Alhamdulillah Ketum HIPMI Mardani H. Maming siap menjadi pembicara pada seminar nasional tanggal 7 Pebruari mendatang. Ini merupakan waktu yang disepakati, mengingat padatnya agenda Ketum HIPMI,” ungkap Mahmud Marhaba.

Mardani Maming yang merupakan mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan dua periode itu berharap agar kegiatan ini akan menjadi langkah awal dibangunnya sinergitas antara kedua lembaga ini hingga ke daerah masing-masing. 

BACA JUGA: Pekarangan Rumah Bisa Jadi Sumber Daya Ekonomi Keluarga

“Saya menyambut baik undangan dari Panitia HUT JMSI dan siap memberi sumbangsih pemikiran ditengah-tengah para pengusaha media siber di tanah air,” ungkap Maming yang memiliki visi untuk menjadikan pengusaha di bawah naungan HIPMI dapat memberikan kontribusi bagi pemerataan ekonomi.

Di akhir pertemuan antara JMSI dan HIPMI, Sekjen Mahmud menyerahkan company profile terkait sejarah perjalanan JMSI menjadi konstituen dewan pers diusia 2 tahun ini.(*) 

 




DPA 2022 Diserahkan untuk Percepatan Realisasi Program 

Penyerahan Dokumen Pelaksanaan Anggaran atau DPA 2022 dan perjanjian kinerja yang dilakukan Bupati Lombok Utara untuk mempercepat realisasi bebagai program tahun 2022

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pimpinan Perangkat Daerah selaku pengguna anggaran. diingatkan memegang teguh prinsip pengelolaan keuangan daerah yang baik dan taat perundang-undangan. Serta proporsional, optimal, efektif,efisien, transparan, serta bertanggung jawab.

“Sehingga tujuan utama mensejahterakan masyarakat dapat diwujudkan pada masa mendatang,” kata Bupati H Djohan Sjamsu.

Pimpinan SKPD yang akan menerima DPA 2022menerima

Hal itu disampaikannya saat menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA)  untuk  SKPD. Dan melakukan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun Anggaran 2022 di Aula Kantor Bupati setempat (26/01/22).

Penyerahan DPA dan perjanjian kinerja merupakam bagian dari upaya percepatan realisasi pelaksanaan berbagai program kerja pada tahun 2022. 

“Dengan diserahkan DPA serta dilakukan penandatanganan, ada beberapa hal yang wajib menjadi perhatian seluruh aparatur daerah,” kata Bupati Djohan usai Menyerahkan secara simbolis DPA dan penandatanganan perjanjian kinerja

Di antaranya,lanjut bupati,  konsisten pada sasaran yang hendak dicapai dan lebih cermat menjadwalkan realisasi program kegiatan sesuai dengan rencana.

BACA JUGA: Gubernur Berharap, Naker Lokal Harus Bisa Bersaing

Berpedoman pada peraturan perundang-undangan dan ketentuan lainnya yang berlaku, meningkatkan kualitas belanja APBD, dengan memastikan alokasi anggaran untuk program dan kegiatan yang bermanfaat nyata bagi masyarakat

.Ditegaskan bupati, ASN harus mampu menjawab persoalan-persoalan masyarakat, sesuai dengan kewenangan  dan tupoksi masing-masing serta senantiasa mempertimbangkan aspek mitigasi kebencanaan sebagai upaya menurunkan indeks resiko bencana.

“Bagi perangkat daerah pengelola penerimaan pendapatan daerah untuk lebih cermat dan tepat menentukan potensi pendapatan daerah termasuk dalam meningkatkan inovasi pencapaian target pendapatan daerah, melaksanakan pengelolaan APBD secara tertib, tepat waktu dan tepat guna serta didukung dengan bukti-bukti administrasi yang dapat dipertanggungjawabkan,” tutur Bupati Djohan.

Hal tersebut, katanya, sejalan dengan salah satu misi Kabupaten Lombok Utara yakni mewujudkan pemerintahan yang efektif, bersih, aspiratif dan transparan melalui percepatan reformasi birokrasi. 

Dalam arti, Pemerintah Daerah  mendorong terwujudnya birokrasi yang kapabel dan berdaya saing dengan pelaksanaan program kegiatan di masing-masing perangkat daerah secara efektif.

BACA JUGA: 1428 Rekening RTG Dibagikan di Kecamatan Gangga

“Saya mengajak kepada seluruh undangan yang hadir untuk bekerja secara maksimal dan sungguh-sungguh demi menuju Lombok Utara yang lebih maju serta bangkit pasca diterpa bencana gempa 2018 dan Pandemi Covid pada tahun 2020 dengan inovasi demi menuju kabupaten yang berdaya saing,” ucapnya.

Bupati Djohan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi secara langsung maupun tidak langsung dalam proses perencanaan APBD dan perencanaan kinerja tahun 2022.

Kepada seluruh pimpinan Perangkat Ddaerah dan ASN untuk melayani masyarakat Lombok Utara dengan sebaik mungkin dan optimal. 

“Disiplinlah dalam menggunakan anggaran dan disiplinlah dalam bekerja ,” kata bupati.

Restu pada Pengguna Angaran

Sementara itu, Kepala BKAD Sahabudin mengutarakan bahwa kegiatan Penyerahan DPA dan Penandatanganan kinerja merupakan kolaborasi BKAD dengan Bagian Organisasi Sekertariat Daerah. yang pada hakekatnya kedua kegiatan yang dilakukan merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.

“Dengan adanya kegiatan penyerahan ini merupakan suatu bentuk wujud dari restu bupati kepada semua Kepala OPD selaku pengguna anggaran,” tuturnya.

Untuk keperluan administrasi maupun akselerasi penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan pemerintahan dan pembangunan di Tahun 2022, diharapkan kepada semua Kepala OPD  untuk segera menunjuk dan menetapkan pejabat-pejabat pengelola keuangan daerah yang belum ditetapkan oleh bupati.

Karena penetapan pejabat pengelola anggaran itu sudah dilimpahkan dan merupakan tanggung jawab dari pengguna anggaran.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto Ridawan, ST.,M.Eng, Pj Sekda KLU Anding Duwi Cahyadi, S.STP., MM, Staf Ahli Bupati, Para Asisten Setda, Kepala OPD KLU, Camat Se-KLU serta undangan lainya.***

 




Gubernur Zul Berharap, Naker Lokal Harus Bisa Bersaing

Gubernur Zulkieflimansyah berharap naker (tenaga kerja) lokal bisa bersaing, agar layak mendapat tempat dalam event Internasional

MATARAM.lombokjournal.com ~ Tenaga kerja lokal harus dapat bersaing mendapat tempat menghadapi event-event berstandar Internasional seperti MotoGP 2022. 

Dengan begitu tenaga kerja lokal ini akan mendapatkan dampak positif dari event  Internasional.

Gubernur Zul berbincang dengan warga Panaraga

Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah mengatakan itu  saat bersilahturahmi dengan Warga Panaraga Cakranegara, Selasa (25/01/22)

“Di wilayah cakra ini terdapat perusahaan PT. Cakra Samawa Sakti ini yang bergerak di bidang Penyedia Jasa Security. Dengan personil ratusan pekerja, saya rasa mereka dapat bersaing dan layak mendapat tempat dalam event-event Internasional yang akan diselenggarakan di NTB,” kata Gubernur Zul. .

Ia berharap, seluruh masyarakat khususnya Panaraga beramai-ramai mendukung suksesnya event MotoGP  yang akan mulai berlangsung mulai bulan Februari hingga Maret 2022.

BACA JUGA: 1428 Rekening RTG Dibagikan di Kecamatan Gangga

“Saya berharap bapak dan ibu serta teman-teman mendukung berlangsungnya event MotoGP tahun ini. Di bulan Februari kita sudah bersiap-siap karena pramusim MotoGP diadakan pada bulan tersebut. Maka dari itu dampaknya pasti akan dirasakan oleh seluruh masayarakt tidak terkecuali masyarakat Panaraga,” katanya.

Selain berrsilahturahmi, Gubernur NTB juga diundang dalam rangka HUT PT.Cakra Samawa Sakti (CSS 251). 

BACA JUGA: Event Motor GP Makin Dekat, Gubernur Optimis Makin Siap

Direktur PT.Cakra Samawa Sakti (CSS 251) I Gede Sumitra mengutarakan seluruh pihaknya siap membantu mensukseskan jalannya event MotoGP tahun 2022.

“Dengan personil lebih dari 500 yang tersebar di seluruh wilayah NTB, kami siap membantu seluruh bentuk kegiatan dalam mensukseskan event Internasional MotoGP 2022. Karena kami juga memiliki visi misi yang selaras dengan Pemerintah Provinsi NTB.“ ungkapnya.***

 




1428 Rekening RTG Dibagikan di Kecamatan Gangga

Tim Validasi BPBD Lombok Utara membagikan 1428 rekening RTG tahap dua dana siap pakai untuk korban gempa bumi

TANJUNG.lombokjournal.com  ~ Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Utara (KLU) merealisasikan kembali pembagian rekening RTG tahap dua melalui Tim Validasi yang dibentuk  di Kecamatan Gangga, Rabu (26/01/22).

Kesibukan pembagian rekening RTG

Sejumlah 1428 rekening yang dibagikan rinciannya sebagai berikut; Desa Gondang, Rusak Sedang 181, Rusak Ringan 367, Total 548. 

Desa Genggelang, Rusak Berat, 3, Rusak Sedang, 211 dan Rusak Ringan, 141, Total 355. Desa Bentek, Rusak Sedang, 132, Rusak Ringan, 70, Total 202, dan Desa Sambik Bangkol, Rusak Sedang, 231, Rusak Rusak Ringan, 13, Total 244. 

Berdasarkan surat Nomor : 005/123/Fasilitator-Korwil BPBD KLU/1/22 Tanggal 25 Januari 2022 guna menghadirkan masyarakat penerima manfaat dalam rangka pembagian buku tabungan dana siap pakai Rumah Tahan Gempa (RTG) sejumlah 1428. 

Mengingat batas waktu sampai April mendatang, pihak BPBD Kabupaten Lombok Utara melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Ali Imron menyampaikan pada wartawan.. 

BACA JUGA: Hari Gizi, Bunda Niken Ingatkan Pentingnya Gizi Makanan Anak

Menurut Ali Imron, pihak BPBD sebagaimana Surat Keputusan SK Bupati Nomor 84/104/BPBD/2022 Tentang Penunjukan Fasilitator Pendamping Kelompok Masyarakat Dalam Rangka Percepatan Penyelesaian Perbaikan dan Pembangunan Kembali Rumah Masyarakat Terdampak Bencana Gempa Bumi Kabupaten Lombok Utara 2022.

Adapun yang membagikan Buku Tabungan (Buntab) adalah dari Bank Mandiri yang dibantu Fasilitator yang ditunjuk Bupati Lombok Utara berdasarkan  SK. Nomor, 84/104/BPBD/2022 yang dimaksud. 

Imron optimis, pembagian Buntab bisa tuntas dalam beberapa hari lagi. 

BACA JUGA: Rekening Butab Korban Gempa Tahap Dua, Mulai Dibagikan

“Kita optimis bisa tuntas secepatnya,” kata Ali. 

Masyarakat menunggu pembangian rekening RTG

“Total dana untuk KLU sejak awal penanganan sejumlah Rp 2.192.725.000. Jumlah penerima 44.959 unit, terdiri dari RB 42.969 unit, RR 365 unit dan RS 1625,” sebutnya

Sebagaimana diketahui, pencairan Buntab RTG kali ini senilai Rp 241 miliar. Dengan rincian sisa dana tahap I (SK 1-27) Rp 117 miliar, dan dana usulan tahap II sejumlah Rp 124 miliar.

Pada dana Tahap I (SK 1-27), sisa anggaran terbatas pada penanganan SK 1-25. Di mana jumlah terblokir tahap I sebanyak 6.321 unit, dengan rincian RB 1.257 unit, RS 295 Unit dan RR 4.769 unit. Sedangkan pada SK tahap II atau SK Susulan sebanyak 6.295 unit, dirincikan masing-masing 554 unit RB, 2629 unit RS dan 3112 unit RR.***

 

 




Rekening Butab Korban Gempa Tahap Dua, Mulai Dibagikan

Pembagian rekening buku tabungan untuk bantuan rehab rumah warga korban gempa dimulai dari Kecamatan Kayangan Dan Pemenang

TANJUNG.lombokjournal.com  ~  Pembagian Buku Rekening Butab (buku tabungan) tahap ke dua untuk waga korban gempa, diawali dari Desa Kayangan, Kecamatan Kayangan dan Desa Pemenang, Kecamatan Pemenang.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lombok Utara, M. Zaldi Rahardian, ST, ketika ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (25/01/22).

Warga sedang antre pembagian rekening buku tabungan

Dikatakan, pihak BPBD KLU tidak bisa menjadwalkan pembagian Butab RTG ini.

“Ttdak bisa serta merta dijadwalkan pihak BPBD KLU, karena jadwalnya tergantung pihak bank yang menerbitkan buku rekening,” kata Zaldi..

Pihaknya hanya bisa menunggu informasi dari pihak Bank kapan waktu pembagiannya.

“Hasil koordinasi kita dengan bank nantinya akan menyesuaikan kekuatan mereka, kita berharap bisa dibagikan setiap harinya 300 orang di dua atau tiga titik,” harapnya. 

Menurutnya, hari Selasa ini pembagian Buku Rekening dilakukan di dua titik, yaitu di Kecamatan Kayangan sebanyak 894 rekening Butab yang mencakup Desa Kayangan 257, Desa Sesait 241, Desa Santong 166, Desa Selengen 151, Desa Pendiam 43, Desa Salut 22, Desa Sangiang 15 dan Desa Gumantar 7 Buntab.

BACA JUGA: Korban Gempa Resah, Ada Isu Pemotongan Bantuan Rehab Rumah

Untuk Kecamatan Pamenang sebanyak 339 rekening Butap mencakup Desa Pamenang Timur 157, Desa Pamenang Barat 108, Desa Malaka 73 dan Desa Gili Indah 1 Butab. 

Berikutnya untuk hari Rabu (25/01) dijadwalkan untuk Kecamatan Gangga, yang dipusatkan di dua titik yaitu Desa Bentek, Desa Gondang, Desa Genggelang, dan di pusatkan di Kantor Camat Gangga

Titik kedua di Desa Desa Rempek, Desa Sambik Bangkol, dipusatkan di Kantor Desa Sambil Bangkol Kecamatan Gangga. 

“Kita berharap dari pembagian butab ini dapat memulihkan kembali ekonomi yang sempat stagnan, kita wajib bersyukur atas pembagian ini,” kata Zaldi..

Zaldi mengungkapkan, pembagian Butab RTG sebanyak 12.447 rumah ini sudah mulai diproses, setelah pembagian nanti pihaknya menekankan untuk mulai percepatan ke pembentukan pokmas.

Selain ia juga berharap bantuan gempa ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk percepatan pemulihan ekonomi warga.

BACA JUGA: Pemprov NTB Laporkan KSU Rinjani ke Polda 

Secara keseluruhan terhadap 12.447 Butab yang akan dibagikan, jumlah total anggaran mencapai Rp. 241 miliar, dengan besarnya anggaran tersebut dapat berputar dan membangkitkan perekonomian.

Dari target yang telah disesuaikan selama tiga bulan mendatang, pihaknya menjamin progres percepatan akan dimaksimalkan, mulai serapan dana dari bank penyalur ke Pokmas hingga progres pelaksanaan fisik.***

 

 




Korban Gempa Resah, Ada Isu Pemotongan Bantuan Rehab Rumah

Beberapa warga korban gempa di beberapa Desa di Kecamatan Kayangan di Lombok Utara, khawatir ada pemotongan rehab rumah

KAYANGAN,KLU.lombokjournal.com ~ Bantuan stimulan korban bencana gempa di Lombok Utara mulai menjadi topik hangat di tengah masyarakat. 

Pasalnya bantuan untuk kategori rumah rusak ringan dan rumah rusak sedang sempat terhambat dikarenakan dana untuk bantuan sempat tertunda. 

Rumah tahan gempa untuk korban gempa di Lombok Utara
Rumah Tahan Gemppa

Pembagian buku tabungan untuk beberapa penerima sudah rampung dilakukan oleh pihak BNPB dan instansi terkait.

Masyarakat yang tercatat sebagai penerima bantuan dana stimulan dengan kategori rusak ringan dan rusak sedang, mengharapkan agar tidak ada potongan dari uang yang akan mereka terima. 

Dengan jumlah uang 10 juta untuk rusak ringan dan 25 juta untuk rusak sedang, dirasa masih sangat minim untuk merenovasi rumah mereka. 

Salah satu warga penerima bantuan stimulan kategori rusak ringan, FH mengatakan bahwa buku tabungan yang diterima sudah tertulis nominal 10 juta, tapi masih belum pasti apakah akan mendapatkan full atau ada potongan.

“Kalau di buku tabungan memang tertera 10 juta untuk kategori rusak ringan, tapi belum tahu apakah bisa dicairkan full atau ada potongan, tapi kami harap tidak ada potongan apapun dari dana tersebut.” ujar FH, Senin (24/01/22).

BACA JUGA: Gubernur Zul Apresiasi Penyelenggaraan Biotech Open Camp

Warga resah, adanya isu pemotongan

Terkait bantuan dana stimulan korban gempa Lombok Utara, memang menjadi perbincangan hangat dengan adanya isu potongan jumlah uang bagi para penerima. Masyarakat secara umum sangat menyayangkan jika benar terdapat potongan pada jumlah uang yang akan mereka terima, terlebih jika terjadi potongan dana yang besar. 

Menurut FH selaku salah satu penerima bantuan mengungkapkan, bantuan yang mereka terima sudah sangat lama dinanti. 

Rumah yang mereka huni masih banyak retakan-retakan pada tembok yang harus diperbaiki bahkan harus direnovasi penuh. 

Sehingga para penerima bantuan sangat mengharapkan tidak ada potongan dana bantuan yang akan mereka terima. 

Kemudian dengan harga bahan bangunan yang sedang tinggi, untuk merenovasi rumah dengan kategori rusak ringan maupun rusak sedang tentunya akan tetap mengeluarkan uang pribadi untuk menutup kekurangannya.

BACA JUGA: Kepala Daerah Diminta Antisipasi Korupsi Pengadaan Barang

“Dengan nominal dana kategori rusak ringan, tentunya kami masih kekurangan untuk memperbaiki atau merenovasi rumah kami. Kalau ada potongan kami tentunya harus mengeluarkan uang pribadi juga, belum lagi harga bahan bangunan saat ini sedang tinggi, tapi mau tidak mau rumah harus tetap kita renovasi demi keselamatan keluarga.” tutur FH.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Lombok Utara, M Zaldy Rahardian pernah mengatakan, pembukaan pemblokiran dan penggunaan DSP tahap II segera direalisasikan.

Namun Zaldy beLum bisa dihubungi melalui hp-nya terkait adanya isu pemotongan bagi korban gempa yang akan menerima bantuan. Padahal isu pemotongan itu sempat meresahkan masyarakat.

BACA JUGA: Kalsium Penting untuk Jantung, Bukan Cuma untuk Tulang

“Kabarnya, aparat di tingkat dusun tidak mau mengurus bantuan itu bila warga menolak dipotong,” tutur seorang warga di Kecamatan Kayangan. 

Dana Terblokir Rp117 miliar, Bukan Rp250 miliar

Dalam beberapa kesempatan, Bupati Lombok Utara Djohan Sjamsu menyampaikan, sebanyak 14 ribu unit rumah tahan gempa (RTG) di Kabupaten Lombok Utara, harus terhenti pembangunannya.

Masalahnya, dana rehabilitasi dan rekonstruksi senilai Rp250 miliar diblokir BNPB.

“Gempa bumi ini sudah berlangsung 3 tahun, tetapi sebanyak 14 ribu rumah tahan gempa belum bisa terselesaikan,” ujar Bupati Lombok Utara.

Namun, dalam keterangan terpisah, Kepala BPBD NTB, H Sahdan di Mataram menjelaskan, data yang disampaikan BNPB jumlah rumah rusak berat, sedang dan ringan yang masuk dalam tahap satu dan dua sebanyak 12.616 unit. 

Rinciannya jumlah rumah yang masuk dalam program tahap satu sebanyak 6.321 unit dan tahap dua sebanyak 6.295 unit.

Sehingga total yang belum dikerjakan untuk pembangunan rumah tahan gempa sebanyak 12.616 unit.

“Nah sementara yang disampaikan Pemkab Lombok Utara ini ada 14.000 unit rumah, sedangkan data BNPB itu ada sebanyak 12.616 unit,” terang Sahdan, beberapa waktu lalu.

“Dana yang terblokir Rp117 miliar. Jadi bukan diblokir Rp250 miliar,” tegas Sahdan.***.

 




Rekor Aksi Donor Darah Terbesar di NTB, Dilakukan INTI NTB

 Aksi kemanusiaan donor darah yang dilakukan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTB mencatat rekor sebagai aksi terbesar sejak 2019

MATARAM.lombokjournal.com ~ Aksi kemanusiaan Donor Darah Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTB hari Sabtu (15/01/22) di Epicentrum Mall Mataram yang berhasil menghimpun 574 kantong darah, merupakan  rekor terbanyak di NTB. 

Ketua Unit Donor Darah (UDD) PMI Lobar, dokter Ratna menegaskan catatan rekor donor itu di Sekretariat INTI NTB, Jum’at (21/01/22).

‘’Selama dua tahun terakhir ini yang terbesar,’’ ujar Ratna didampingi stafnya, Hasyim dan Andre.. 

UDD PMI Lobar, kata Ratna, mengucaapkan terima kasih atas aksi kemanusiaan donor darah ini. 

‘’Tidak pernah ada donor darah seperti yang dilaksanakan INTI,’’ bebernya. 

BACA JUGA: Pemerintah Siap Sukseskan World Halal Tourism Summit NTB

Ratna mengakui, donor darah INTI NTB ini sangat membludak pesertanya, yang mendaftar sekitar seribuan. 

Bahkan ada yang ditolak karena tidak memenuhi persyaratan, ada pula yang pulang karena kelelahan menunggu. 

Ke depan, kalau INTI NTB menggelar donor darah lagi ada beberapa catatan dan evaluasi yang perlu diperbaiki. 

Koordinator Acara sekaligus MC top, Ari Po memberikan masukan kaitan dengan pelaksanaan yang perlu diperbaiki. 

Demikian juga Ko Budi yang aktif di lapangan memberi saran agar pelaksanaan donor darah lebih bagus lagi. 

Ketua Perhimpunan INTI NTB, Alwan S Theo menyatakan pelaksanaan aksi kemanusiaan Donor darah ini perlu ditingkatkan karena masih banyak yang butuh darah. 

Sehingga kebutuhan darah masyarakat bisa teratasi dengan adanya donor darah. ‘’Kerjasama dengan PMI perlu kita tingkatkan, itu saja pesan saya,’’ katanya singkat dibarengi tepuk tangan semua peserta. 

Dengan donor darah INTI NTB yang mencapai 574 kantong, dokter Ratna menyatakan ini bisa mencukupi untuk cadangan darah setahun. 

‘’Terima kasih banyak INTI NTB,’’ tandasnya. 

BACA JUGA:  UMKM Lokal Harus Difasilitasi Jual Produknya di Event MotoGP 

Sekjen INTI, Candra Jap yang datang khusus dari Jakarta di acara Penyerahan Piagam oleh UDD PMI Lobar mengatakan apa yang dilaksanakan INTI NTB ini surprise awal tahun yang akan dilaporkan ke Ketua Umum INTI, Teddy Sugianto dan pengurus lainnya. ‘

’Hebatnya INTI NTB ini karena kerja gotong royong,’’ katanya tampak bangga. 

Dengan semangat gotong royong yang guyub dari INTI NTB, semua terasa ringan. 

‘’Nah, kalau bisa dilaksanakan di Epicentrum dengan ruangan besar, ini adalah rahasia dari INTI NTB, dan Pak Ketua INTI NTB,’’ katanya disambut aplaus tepuk tangan. 

Ketua Harian INTI, S Widjanarko menyatakan aksi kemanusiaan Donor Darah INTI 15 Januari 2022 adalah yang keempat. 

‘’Sejak pelantikan Perhimpunan INTI NTB ini donor darah keempat, dan kita selalu ramai karena dukungan semua pihak, kami ucapkan terima kasih banyak kepada pendonor, sponsorship, PMI, semua panitia dan manajemen Epicentrum yang telah mendukung kegiatan kami,’’ ujar Widjanarko.

Ketua Panitia, Rudi Hidayat senang kalau ada organisasi lain bisa pecahkan rekor aksi kemanusiaan ini.

 Atau INTI NTB yang mecahkan rekor lagi untuk aksi kemanusiaan donor darah terbesar di masa yang akan datang. (*) 

 

 

 




Jelang MotoGP, Pemprov dan Pemda Lobar Dandani Bundaran Gerung

Mempercantik jalan ke kawasan Mandalika jelang MotoGP terus diupayakan, kini giliran bundaran Gerung

LOBAR.lombokjournal.com ~ Sepanjang jalan Bypass dari Mataram ke kawasan Mandalika akan terus ditata dan didandan indah menjelang perhelatan MotoGP pada 20 Maret mendatang. 

Salah satunya adalah Bundaran By pass  Giri Menang Square (GMS), Gerung, Lombok Barat.

Hal itu disampaikan Gubernur Zulkieflimansyah saat bersilaturahmi dengan Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid di ruang kerja Bupati Lombok Barat, Selasa (18/01/22).

“Insya Allah sebelum MotoGP, Bundaran By Pass, Gerung sudah didandani indah oleh Dinas Perkim Lombok Barat,” ungkap gubernur. 

Menanggapi hal itu, Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid mengatakan, bahwa pemerintah Kabupaten Lombok Barat dan Pemerintah Provinsi NTB akan terus memperkuat sinergitas dalam menyambut perhelatan Akbar MotoGP di Sirkuit Mandalika. 

Salah satu fokus Lombok Barat adalah  memperindah dan menata Bundaran By Pass,  Gerung sebagai pintu gerbang menuju Kota Mataram dan Kawasan Mandalika.

BACA JUGA: Sukseskan MotoGP 2022, Media Lokal Siap Kolaborasi

“Termasuk lampu-lampu bundaran dan lampu jalan yang menjadi wewenang Pemda Lombok Barat juga sudah kami siapkan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, untuk penataan bundaran Gerung sebenarnya sudah dua kali dianggarkan mulai dari tahun 2020 dan 2021. Tapi selalu kena refocusing dan dialihkan untuk penanganan Covid-19.  

“Meski demikian, kami tetap upayakan untuk ditata dan diperindah sebelum event MotoGP digelar,” tegasnya.

Selain itu, lanjutnya, untuk mengantisipasi kekurangan penginapan dan hotel bagi penonton MotoGP. 

Pemda Lombok Barat juga telah berkomunikasi dengan travel-travel lokal untuk mengidentifikasi rumah-rumah warga yang kosong di Lombok Barat untuk dijadikan homestay.

“Alhamdulillah Dinas Pariwisata Lobar dan Travel lokal sedang melalukan standarisasi rumah-rumah warga yang layak dijadikan sebagai homestay,” jelasnya. 

BACA JUGA: Wagub NTB Ingatkan Vaksinasi dan Stop Merariq Kodek

Fauzan bahkan menjelaskan, ada beberapa travel dari luar daerah telah menawarkan penginapan dengan pola pake tenda. Sekitar ada ribuan tenda yang akan disiapkan.

“Terakhir ada dari Palembang, mereka mau siapkan 1000 tenda di Gili Gede. Itu semua kita sambut dan layani. Karena impact nya akan begitu luar biasa ketika event MotoGP di gelar di Lombok,” tambahnya.

Dalam kunjungan kali ini, gubernur NTB didampingi kepala Dinas PUPR dan Direktur RSUP NTB serta disambut oleh Forkompinda pemerintah Kabutapen Lombok Barat. ***

 

 




Sinergi PLN dengan Pemprov, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

Dalam mempersiapkan infrastruktur kendaraan listriK, sinergi PLN dengan Pemprov NTB mengoperasikan SPKLU Kapasitas 50 kW Pertama  di NTB

MATARAM.lombokjournal.ccom ~ Setelah meluncurkan Era Kendaraan Listrik di Nusa Tenggara Barat di bulan Februari tahun lalu, PLN Unit Induk Wilayah NTB Kembali bersinergi dengan Pemerintah Provinsi NTB untuk mempersiapkan infrastruktur pendukungnya.

Salah satunya melalui pengoperasian Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) berkapasitas 50 kW yang pertama di NTB (17/01/22).

Dalm sinergi peluncuran SPKLU, Wagub meresmikan peluncuran itu

Sinergi PLN dan Pemprov NTB mengoperasikan SPKLU

Peluncuran SPKLU ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Sitti Rohmi Djalillah, Kapolda NTB, Irjen Pol Djoko Poerwanto, Kepala OPD terkait yakni Kepala Dinas Perindustrian NTB, Nuryanti, Kepala Dinas ESDM, Zainal Abidin dan juga Kepala Dinas Perhubungan, H. Lalu M. Faozal.

BACA JUGA: Wagub NTB Launching Sekolah Sehat, Tanamkan Cinta Lingkungan

Rangkaian kegiatan diawali dengan konvoi mobil listrik, sepeda listrik dan juga motor listrik yang tergabung dalam komunitas kendaraan listrik.

Tak hanya itu, seluruh stakeholder yang hadir juga berkesempatan untuk mengendarai mobil listrik dan melakukan demo proses charging baterai mobil listirk.

Dalam sambutannya, Sitti Rohmi mengungkapkan, NTB merupakan daerah pariwisata yang dapat diatur lebih baik lagi untuk memaksimalkan penggunaan mobil listrik.

Rohmi juga menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di NTB saat ini sudah cukup menggembirakan. Terlebih dengan adanya even MotoGP di bulan Maret mendatang.

Listrik dari PLN akan terpakai seluruhnya sehingga kita dapat memberikan ruang untuk hadirnya energi baru terbarukan.

“Kami menyambut baik pastinya. Ini yang kita tunggu tunggu. NTB berkomitmen untuk Net Zero Emission di tahun 2050 karena ini merupakan salah satu cara untuk menjaga keindahan NTB,” tutur Rohmi.

Rohmi juga berharap dengan adanya SPKLU ini, transisi dari penggunaan kendaraan konvensional menjadi listrik menjadi lebih cepat.

“Pemprov pasti akan mendukung proses transisi ini. Kami akan mencoba untuk membuat regulasi terkait kendaraan listrik ini. Mudah mudahan dengan langkah baik ini dapat menyelamatkan bumi kita ke depan”, jelas Rohmi.

Senada dengan Rohmi, Kapolda NTB, Irjel Pol Djoko Poerwanto juga menyampaikan dukungannya terhadap hadirnya SPKLU untuk ekosistem kendaraan listrik di NTB.

“Support luar biasa karena ekosistem ramah lingkungan dan  kondisi NTB dengan segala keindahannya,  maka hal tersebut menjadikan support utama Polda dan jajarannya,” ujar Djoko.

BACA JUGA: Presiden Jokowi Beli Sepatu Tenun Produk UMKM NTB

Sementara itu, Lasiran, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB menjelaskan, pengoperasian SPKLU ini merupakan salah satu komitmen untuk menghadirkan energi bersih di NTB. Dan mewujudkan NTB Gemilang, Asri dan Lestari.

Lasiran juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada stakeholder atas kerja sama yang telah diberikan sehingga ekosistem kendaraan listrik  secara perlahan dapat terbentuk di NTB.

“Pengoperasian SPKLU kali Ini sejalan dengan transformasi PLN, yaitu Green. Tentunya kami berharap, dengan adanya SPKLU ini, populasi kendaraan listrik akan cepat berkembang untuk mencapai lingkungan yang hijau dan bebas polusi, khususnya di NTB”, ucap Lasiran.

Selain itu, Lasiran juga berharap dukungan dari Pemerintah Provinsi berupa regulasi yang akan mengatur penggunaan kendaraan listrik di NTB.

PLN sendiri telah mengawali penggunaan kendaraan listrik, baik motor listrik ataupun sepeda listrik untuk kegiatan operasional.

“Ke depan, tentunya dukungan dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk mewujudkan suatu ekosistem kendaraan listrik yang solid dan konsisten. Di sini, PLN siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder agar NTB yang bersih dan hijau dapat terealisasi,” tegas Lasiran.

PLN pun juga akan siap apabila diperlukan membangun SPKLU di beberapa wilayah di NTB dengan bekerja sama dengan berbagai pihak, baik perusahaan swasta ataupun BUMN lainnya.

Secara berangsur sampai tahun depan, diharapkan jumlah SPKLU akan terus bertambah, guna menunjang hadirnya perangkat kendaraan listrik yang lain.

Hingga saat ini,  PLN telah membangun tiga unit SPKLU, yaitu terletak di Kantor Gubernur NTB dan kantor PLN UIW NTB yang berkapasitas masing masing 7,5 kW dan yang satu unit yang diluncurkan berkapasitas 50 kW yang berlokasi di Kantor PLN UP3 Mataram.

Setiap lokasi SPKLU pun juga dapat diperoleh melalui fitur “Charge.In” yang terdapat di aplikasi PLN Mobile.***

 




Donor Darah Terbesar di Awal 2022, INTI Himpun 583 Kantong

Aksi kemanusiaan donor darah yang diselenggarakan INTI NTB di awal tahun mendapat sambutan antusisas dari masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com ~ Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTB bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Lobar, berhasil menghimpun 583 kantong darah dalam aksi kemanusiaan donor darah, Sabtu (15/01/22).

Semula INTI hanya menargetkan 500 kantong, ternyata hasilnya melebihi target.

‘’Ini melebihi target 500 kantong sesuai hasil rapat,’’ kata Ketua Perhimpunan INTI NTB, Alwan S Theo didampingi Ketua Harian S. Widjanarko dan Sekretaris INTI, Kristho Sunggara SH.

Donor darah dalam rangka HUT NTB ke 63 dan menyambut Perayaan Imlek 2573 berlangsung ramai di Epicentrum Mall.

Acara yang dipandu MC top, Ari Po ini diawali dengan doa bersama yang dipimpin Ketua Panitia Rudi Hidayat. Seperti diketahui di awal tahun 2022 ini baru INTI NTB yang berhasil menghimpun 583 kantong, ini adalah donor darah terbesar.

BACA JUGA: Rakerda Gerindra NTB Telurkan Rekomendasi Capres, Cagub dan Cabup

Antusias pendonor luar biasa, yang mendaftar hampir seribuan dan yang ditolak ratusan orang ditambah karena lama menunggu, calon pendonor akhirnya pulang.

Kepada calon pendonor yang pulang, Rudi mengimbau untuk tetap donor darah secara mandiri di PMI Lobar.

‘’Silakan tetap donor ke PMI Lobar terutama pada saat jam kerja,’’ harapnya.

Setiap pendonor, kata S Widjanarko dapat goodybag, yang berisi snack, minuman dan lain-lain.

‘’Panitia juga menyediakan angpao dan satu kupon doorprize, kali ini banyak hadiahnya antara lain, Sepeda, 3 kulkas, 3 TV, kipas angin, voucher menginap di hotel, voucher makan gratis di resto ternama di Epicentrum dan ratusan hadiah lainnya,’’ paparnya.

Sementara Koordinator acara, sekaligus MC top, Ari Po meramu acara hiburan begitu mix.

Mulai dari band, karaoke, dance sosial, dance, akustik, game di sela sela pembagian doorprize sehingga tidak monoton dan jadi tontonan yang menyegarkan.

Ari Po juga berkali-kali mengucapkan terima kasih banyak kepada semua sponsor yang telah banyak membantu suksesnya acara ini.

Di samping itu Ari juga mengucapkan terima kasih banyak kepada para pendonor baik itu TNI, Kepolisian, ASN, pengusaha, akademisi, swasta dan pihak lain yang telah membantu.

Acara pembagian doorprize juga dihadiri oleh dua anggota DPR RI yakni Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H Bambang Kristiono dan H Rahmat Hidayat SH.

BACA JUGA: PDI P NTB Dukung Rannya NyaLon Anggota DPD RI

Ketua Panitia Donor Darah, Rudi Hidayat menegaskan Perhimpunan INTI adalah organisasi sosial yang tidak berafiliasi dengan Partai apapun.

‘’Kehadiran dua tokoh DPR RI tersebut, sebagai motivasi dan komitmen untuk aksi kemanusiaan, donor darah,’’ jelasnya.

Salah seorang pembina INTI NTB, Hj Baiq Eva yang juga Asisten I Setda Provinsi NTB, melihat antusias peserta donor darah bisa dilanjutkan di masa yang akan datang.

‘’Ini kegiatan bagus bisa dilaksanakan lagi ke depan,’’ bebernya. (*)