Gubernur NTB Minta KNPI Mulai Berorientasi Ekonomi 

Gubernur NTB berharap  KNPI bisa membawa perubahan, dan bekerja dengan rendah hati

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc meminta pengurus terpilih Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) NTB periode 2022 – 2025 bekerja dengan rendah hati.  

Gubernur NTB ajak pengurus KNPI NTB mulai berorientasi ekonomi

“Saya berharap KNPI bisa membawa perubahan. Bekerja seiring zaman yang berubah juga tapi dengan kerendah hatian,” ujar Gubernur saat menerima pengurus KNPI terpilih di ruang kerja, Selasa (26/07/22). 

BACA JUGA: Sekda NTB Ingatkan Beratnya Tugas Jadi Pengayom Masyarakat

Menurutnya, cara pandang organisasi terlebih kepemudaan harus mulai berorientasi pengembangan ekonomi. Berbeda dengan era lalu yang dipenuhi oleh aktivis politik. 

“Tidak lagi mengurusi hal hal kecil karena pemimpin tidak hanya pemimpin politik tapi juga ekonomi,” tegas gubernur. 

Sebagaimana diketahui, H Baihaqi ST terpilih menjadi Ketua KNPI Provinsi NTB periode 2022-2025 dalam Musda XIII KNPI NTB, Februari lalu. 

Pelantikan pengurus baru yang rencananya akan dilakukan 3 Agustus mendatang.

KNPI NTB sendiri segera melakukan konsolidasi dan telah membentuk kepengurusan KNPI NTB periode 2022-2025.

Sehingga kiprah dan peran organisasi kepemudaan ini bisa optimal dan berkontribusi bagi pembangunan daerah.

BACA JUGA: Skuad Lombok FC Makin Mentereng, Siap Melaju ke Level Atas

“Kepengurusan juga mengakomodir semua sektor termasuk pengusaha, akademisi dan lain lain,” kata Baihaqi. ***

 

 




Spirit ’Perjalanan Panjang Dimulai Dari Langkah Pertama’

Spirit yang menjadi tagline membangun daerah untuk mensejahterakan amasyarakat NTB 

LOBAR.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah kerap mengungkapkan “Setiap Perjalanan Panjang Haruslah Dimulai Dari Langkah Pertama”.

Dan itu merupakan spirit Bang Zul dalam membangun daerah yang dalam tagline sebagai pemantik menggesa perubahan dengan berbagai inovasi yang bermuara kepada kesejahteraan masyarakat.

Ia menekankan, semua pihak harus bergerak cepat melakukan berbagai terobosan, inovasi, meski di tengah keterbatasan fiscal, dan menjadi  solusi untuk mensejahterakan masyarakat. 

BACA JUGA: Bunda Niken Kunjungi Sekolah Pesisi Juang di Ampenan

Bang Zul selalu memacu untuk mencari cara lain untuk mensejahterakan masyarakat NTB.  “Even MotoGP dan MXGP misalnya telah mampu menjadi magnit peningkatan ekonomi masyarakat,” kata Gubernur Zulkieflimansyah.

Ia mengatakan itu saat Rapim bersama Wagub, Sekda dan seluruh Kepala OPD Pemprov NTB di Wisata Agro, Kebon Ayu, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (22/07/22).  

Gubernur memahami dalam setiap program Pemprov NTB yang dilakukannya, selalu ada riak-riak dan itu sebagai bentuk kepedulian mayarakat dalam  turut membangun NTB. 

“Dan apa yang kita lakukan seperti MotoGP, MXGP telah memberikan inspirasi di tengah keterbatasan APBD kita. Apa yang  pernah kita lakukan kita inginkan punya nilai tinggi untuk kesejahteraan masyarakat menjadi lebih baik,” tandas Bang Zul.

Ia menambahkan, dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan NTB bakal diramaikan kembali dengan event penting berskala regional, nasional bahkan event rutin skala internasional. 

Ia merinci event yang dimaksud itu, di antaranya pada Januari mendatang akan dimulai musim balap motor (Pre Seasion), Maret 2023 ada  MotorGP, MXGP 2 seri pertama di Samota 26 Juni.

Menyusul MXGP di Sirkuit Lantan 459 Motocross, Lombok Tengah Juli 2023 dan selanjutnya ada Word Superbike (WSBK) Mandalika. 

BACA JUGA: Air Pancuran Bertuah di Desa Rumbuk, Lombok Timur 

Dengan adanya event-event besar seperti ini hendaknya ada outputnya bagi masyarakat dan dampaknya bagi sektor-sektor lain.  

“Sektor lain terdampak seperti  UMKM, obyek wisata menarik, agrowisata, kuliner, cendramata. Dengan begitu para penonton atau wisatawan akan pulang dalam keadaan tersenyum puas dan ingin mengulangi kedatangannya ke NTB lagi tahun depan dengan membawa kerabat, keluarga yang lebih banyak lagi ke NTB,” tutur Bang Zul.

Seluruh perangkat daerah diminta untuk menyiapkan diri sejak awal untuk turut terlibat dan berpartisipasi aktif dalam menghadapi event-event besar besar yang akan digelar di NTB. Ke depan, hampir tiap bulan NTB akan diramaikan dengan event-event nasional dan internasional. ***

 




Wagub NTB Lepas Dua Wakil Paskibraka Nasional 2022 

Dua wakil Paskibraka Nasional dipesan Wagub NTB agar mereka melakukan yang terbaik 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dua perwakilan Paskibraka Nasional asal NTB untuk bertugas di Istana Negara pada 17 Agustus 2022, yakni Melinda Trihapsari siswi SMAN 1 Selong dan Muhammad Talbiah Taranggana siswa SMAN 1 Dompu, dilepas di Pendopo Wagub (14/07/22). 

Saat melepas duta Paskibraka Nasional asal NTB itu, Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan pesan, agar mereka melakukan yang terbaik selama masa pelatihan nanti. 

Namun, para siswa diminta untuk tidak terbebani dan bisa menikmati tiap kegiatan latihan. Wagub juga berpesan untuk dapat menjaga kesehatan selama masa pandemi ini.

BACA JUGA: Pesan Bunda Niken untuk Pengurus APJI NTB

Wagub NTB minta wakil Paskibraka Nasional asal NTB UNTUK MEMBERIKAN YANG TERBAIK

“Harus banyak baca juga agar tau tentang NTB dan bisa menyampaikan kepada teman-temannya. Supaya tertarik datang ke NTB,” pesannya. 

Ummi Rohmi juga meminta kepada seluruh sekolah untuk memperhatikan olahraga yang mensupport tinggi badan siswa untuk ditingkatkan. 

Agar banyak siswa siswi yang memiliki potensi menjadi paskibraka, namun terkendala tinggi badan bisa terbantu.

Sementara itu, baik Melinda Trihapsari maupun Muhammad Talbiah Taranggana sama-sama mengungkapkan akan memberi yang terbaik bagi daerah ketika samapai di Jakarta nanti. 

“Saat sudah sampai di jakarta saya berharap bisa membanggakan nama Nusa Tenggara Barat (NTB) dan saya juga bisa memberikan dan menampilkan hal yang terbaik untuk NTB,” tutur dedare asal Rakam Lombok Timur tersebut.

Sementara Muhammad mengaku, akan menampilkan tarian tradisional asal daerahnya, agar teman-temannya bisa mengenal NTB. 

BACA JUGA: Bunda Niken Himbau UMKM Lokal Terus Berinovasi

“Saya adalah perwakilan dan putra terbaik dari NTB, jadi kalau saya sudah sampai di Jakarta saya akan menampilkan tarian-tarian tradisional dan juga membanggakan provinsi Nusa Tenggara Barat,” tandasnya. ***

 




Rapat Asistensi Penyesuaian Perda Pajak dan Retribusi Daerah

Pesan Sekda NTB, rapat ini memperkuat kolaborasi dan sinergi antara DPMPTSP dan Bappenda

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sekertaris Daerah NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si. menginginkan pertemuan antara Bappenda dan DPMPTSP menjadi ujung tombak bagaimana meningkatkan pendapatan daerah seoptimal mungkin. 

Untukkepentingan mengawal penyelenggaraan pemerintahan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan.

Sekda dorong rapat ini memperkuat kolaborasi dan sinergi antara DPMPTSP dan Bappenda
Lalu Gita Ariadi

Sekda berharap, pertemuan ini memperkuat kolaborasi dan sinergi antara DPMPTSP dan Bappenda, karenanya harus terjadi hubungan yang sedemikian harmonis.

BACA JUGA: Lomba Desa dan Kelurahan, Sarana Monev Program 

“Dalam mengoptimalkan pendapatan daerah terlebih pada pendapatan asli daerah, pajak dan retribusi daerah dapat kita raih seoptimal mungkin,” ungkap Lalu Gita. 

Hal itu dikatakannya pada Rapat Asistensi Penyesuaian Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, bertempat di hotel Lombok Raya (14/07/22).

Selain itu, Sekda mengajak kepada seluruh peserta yang berasal dari wilayah Indonesia bagian timur ini untuk menikmati keindahan NTB.

“Atas nama pemerintah mengucapkan selamat datang di NTB, silahkan menikmati keindahan NTB sebagai daerah pariwisata memiliki berbagai macam kuliner dan keindahan alam lainnya,” imbuhnya.

Diharapkan pada pertemuan dan diskusi sebagai tahap penyempurnaan pada rapat asistensi penyesuaian Perda Pajak dan Retribusi Daerah, menghasilkan langkah strategis dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.

“Mudah-mudahan jajaran DPMPTSP dapat konsolidasi melakukan evaluasi atas berbagai regulasi yang belum optimal dilakukan untuk bisa bergairah kembali investasi di daerah kita masing-masing,” tandas Miq Gita sapaan akrab Sekda. 

Sementara itu Panitia Penyelenggara Kasubdit Wilayah V Direktorat Pendapatan Daerah Budi Renaldi mengatakan, kegiatan ini merupakan hal yang penting dan strategis.

BACA JUGA: Pesan Bunda Niken untuk Pengurus  APJI NTB

Disebutkan Renaldi, tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman bagi pemerintah daerah dalam melakukan berbagai persiapan. 

Sehingga kedepannya diharapkan mampu memberikan dampak positif pada peningkatan pendapatan asli daerah.***

 

 




Pesan Bunda Niken untuk Pengurus APJI NTB

APJI NTB mendapat pesan dari Bunda Niken, agar terus meningkatakan kapasitas UMKM

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pengurus dan anggota  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Provinsi NTB diminta , Berikut Ini 

terus meningkatakan kapasitas para UMKM, agar dapat berkembang. 

BACA JUGA: Lomba Desa dan Kelurahan, Cara Monev Program  

Bunda Niken menyampaikan pesan untuk pengurus dan anggota APJI NTB

Pesan ini penting diperhatikan, mengingat akan banyak perhelatan Internasional akan hadir di NTB.

Ketua Dewan Pembina APJI NTB, Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah menyampaikan pesan itu saat pelatikan dan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Jasaboga Indonesia (APJI) Provinsi NTB di Pendopo Tengah Gubernur NTB, Kamis (14/07).

“Kita di NTB masih perlu peningkatan kapasitas para UMKM kita, sebagian besar usahanya adalah kuliner, kebersamaan APJI diharapkan mampu membantu para UMKM,” tegas Bunda Niken.

Selain itu, sinergitas bagi para pengurus maupun anggota agar dapat ditingkatkan sehingga tujuan organisasi dapat diraih bersama.

“Sinergi dalam hal ini, para pengurus dapat menyatukan potensi potensi yang ada pada pengurus, kita tidak mungkin sukses apabila kita berjalan sendiri – sendiri,” ungkapnya.

 Pesan selanjutnya adalah berkolaborasi dengan berbagai stakeholder sehingga memberikan kesempatan bagi APJI untuk terus berkembang.

“Tidak mungkin kita membangun sendirian tetapi harus berkolaborasi dengan berbagai pihak, semua mensuport dengan penuh semua upaya upaya kita, Insyaallah APJI siap berkolaborasi dengan siapapun,”: ucapnya.

BACA JUGA: Bunda Niken Himbau UMKM Lokal Terus Berinovasi

Dan pesan yang terakhir adalah ketika APJI, adanya etika sebuah organisasi menjadikan organisasi tersebut semakin bertambah pemahamannya, pengetahunnya dan lain sebagainya.

“Semoga organisasi berjalan dengan lancar, dan terasa manfaatnya oleh seluruh anggota,” katanya. ***

 




Pemuda di FKUB Diharapkan Berikan Edukasi Melalui Sosmed

Gubernur Zulkieflimansyah kegadiran pemuda di FKUB dapat mengedukasi kerukunan umat melalui sosmed

MATARAM.lombokjournal.com ~ Kehadiran generasi muda dalam kepengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi NTB, diharapakan mampu memberikan edukasi kepada masyarakat melalui sosial media (Sosmed).

Gubernur berharap, permuda di FKUB mengedukasi kerukunan umat di sosial media

Sebab, beragam konflik antar umat beragama terjadi di tengah masyarakat melalui sosial media (sosmed). 

BACA JUGA: Ikatan Alumni Universitas Mataram Silaturahmi ke Gubernur

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengatakan itu saat menerima audiensi Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTB, Rabu (13/07/22).

“Peta konflik yang ada saat ini banyak dari sosial media. Yang muda dapat memberikan edukasi melalui sosial media tersebut,” terangnya. 

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB juga mengatakan, selain peran serta generasi muda, peran perempuan juga dibutuhkan dalam kepengurusan. 

“Keterwakilan dari unsur wanita diharapkan ada dipengurus harian harus ada,” kata Bang Zul.

Sekretaris FKUB Provinsi NTB, Dr. H. Muslihun berharap agar FKUB dapat menjadi mitra bagi Pemerintah Provinsi NTB dalam rangka menjaga kerukunan umat beragama. 

BACA JUGA: Investasi Didukung Tapi tak Boleh Lupakan Warga Lokal

“Karena kalau langsung pemerintah yang menangani secara langsung, maka penyelesaian persoalan keagamaan akan lebih mudah, antara Toga Toma dan pemerintah harus bersinergi dalam rangka menjaga kerukunan umat beragama,” ungkapnya. ***

 




Lomba Desa dan Kelurahan, Dorong Kelola Potensi Desa 

Lomdeskel atau lomba desa dan kelurahan, dorong kelola potensi wujudkan Desa Gemilang

KAB.BIMA.lombokjourbal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB mendorong Pemerintah Desa, untuk mengelola dan mengembangkan potensi yang ada di wilayahnya masing-masing,.

“Petakan potensi, susun program, dan laksanakan, dengan komitmen, konsistensi, regulasi, dan implementasi nyata,  wujudkan Desa Gemilang,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) Provinsi NTB, H. Ashari.

BACA JUGA: Wagub NTB Terima Audensi Perempuan Adat NTB

Pemprov NTB melakukan verifikasi faktual Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2022

Ia mengatakan itu di depan Bupati Bima, Hj. Dinda Damayanti, SE., saat verifikasi faktual Lomba Desa dan Kelurahan (LOMDESKEL) Tingkat Provinsi NTB Tahun 2022, Selasa (12/07/22) di Desa Boke Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Pelaksanaan LOMDESKEL dapat mengukur kemampuan desa merancang dan melaksanakan program secara efektif untuk kesejahteraan masyarakat.

Diakuinya, Desa Boke menjadi Desa Terbaik dalam Lomba Posyandu tingkat Provinsi, pada tahun 2021 yang lalu.

“Sekarang menjadi duta Kabupaten Bima dalam LOMDESKEL. Tentu ini sangat membanggakan, dan  menjadi pemicu desa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” harap Kadis. 

Desa Boke sejak beberapa tahun terakhir, menunjukkan perkembangan yang sangat menggembirakan, baik dari sisi Administrasi Pemerintahan maupun efektivitas program kerja 

Selain itu, Azhari memuji Pemerintah Kabuten Bima yang menunjukkan komitmen dan kerja keras dalam pembangunan di Desa. 

Dari data Indeks Desa Membangun (IDM), Kabupaten Bima yang pada 2021 masih ada 63 Desa Tertinggal, pada 2022 ini menurun menjadi 49 Desa Tertinggal. 

“Pemprov.  menargetkan pada 2023, sudah tidak ada status Desa Tertinggal di NTB,” kata Ashari.

Sementara itu, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE.,  menyatakan mendorong dan mensukseskan  berbagai program daerah.

“Penurunan angka Stunting, Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi, juga terus menjadi prioritas Pemerintah,” kata Umi Dinda sapaannya.

Termasuk pengembangan potensi ekonomi masyarakat juga terus dilaksanakan guna mendorong peningkatan perekonomian. Demikian pula infrastruktur dasar juga terus disempurnakan. 

Keberhasilan program pembangunan di Kabupaten Bima, menurutnya, tidak lepas dari dukungan seluruh masyarakat. 

“Contohnya Desa Boke ini. Catatan prestasi yang membanggakan, tercapai karena soliditas Pemerintah Desa bersama seluruh warga Boke,” katanya. 

BACA JUGA: Atasi Sampah Plastik, Pemprov Siap Implementasi EPPIC di NTB

Umi Dinda  optimis Kabupaten Bima, yang diwakili Desa Boke, mampu menjadi Juara pada LOMDESKEL Tingkat Provinsi pada tahun ini. 

” Lomba Desa Kelurahan, menjadi bagian penting dari proses evaluasi menyeluruh pelaksanaan program Pemerintah Desa di Kabupaten Bima,” tuturnya 

DPMPD Dukcapil Provinsi NTB, sesuai jadwal, Rabu tanggal 13 Juli 2022, akan menilai kelurahan Mpanggi Kota Bima.***

 




RRI Mataram Lakukan Pelantikan dan Serah Terima Pimpinan

RRI Mataram selama ini menyukseskan berbagai progam pemerintah, misalnya saat NTB jadi tuan rumah motor GP, sosialisasi Covid – 19 dan lain sebagainya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pelantikan dan serah terima jabatan Kepala LPP RRI Mataram yang lama Ngatno, S. Sos.M.M Kepada Kepala LPP RRI Mataram yang baru H. Hari Sudaryanto, SE., berlangsung di Kantor LPP RRI Mataram, Selasa (12/07/22).

Acara itu dihadiri Sekretaris Daerah NTB, Lalu Gita Ariadi 

BACA JUGA: Standarisasi Jajanan Anak Sekolah, Perlu Monitoring

Sekda ingatkan pimpinan RRI Mataram siap menghadapi event internasional

Miq Gite sapaan akrab Sekda NTB mengucapkan terima kasih kepada Kepala LPP RRI terdahulu yang berkontribusi untuk Provinsi NTB. salah satunya dalam berbagai event internasional yang telah berlangsung.

“Terima kasih atas usaha yang telah dirintis selama berada di RRI, menyukseskan berbagai progam pemerintah antara lain, menjadi tuan rumah motor GP, sosialisasi Covid – 19 dan lain sebagainya,” tutur Miq Gite.

Ia juga berharap agar Kepala LPP RRI Mataram yang baru mempersiap diri untuk menyambut berbagai event internasional yang sudah dekat, salah satunya event World Superbike (WSBK) akan berlangsung di Pertamina Mandalika International Street Circuit pada bulan November mendatang.

“Dengan dilanjutkan jabatan oleh pak Hari, beliau ini juga akan menghadapi kerja besar, dimana kita akan menyambut WSBK yang tidak kalah dengan MotoGP pada bulan November,” Ucapnya. 

Selain itu, Miq Gite menyampaikan, Provinsi NTB telah mengusulkan untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON). 

“Hikmah adanya Covid-19 belum ada provinsi-provinsi yang berani menjadi tuan rumah PON (Pekan Olahraga Nasional) dan oleh karena itu NTB sudah mengusulkan untuk menjadi tuan rumah,” ungkapnya.

Pesan Miq Gite, agar LPP RRI Mataram menjadi media yang terpercaya dalam memberikan informasi kepada masyarakat. 

BACA JUGA: Lomdeskel, Percepat Berbagai Program Berbasis Desa

“RRI harus menjadi media yang terpercaya di dalam  memberikan informasi yang tersebar dan membludak, maka dari itu harus mengambil posisi sebagai lembaga yang memberitakan kebenaran.” tutup Miq Gite. ***

 

 




Pengurus Cabang Ikatan Pranata Humas NTB Dikukuhkan

Program program kehumasan yang strategis di masa depan diharapkan akan lahir dari  Pengurus Cabang Ikatan Pranata Humas NTB 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Organisasi profesi kehumasan di lembaga publik,   Ikatan Pranata Humas (IPRAHUMAS) Indonesia, diharapkan menjadi sumber informasi terbaik dan mengatasi kesenjangan komunikasi lembaga dengan masyarakat. 

Hal itu disampaikan Plt Kepala Dinas Kominfotik NTB, Baiq Nelly Yuniarti saat acara pengukuhan Pengurus Cabang IPRAHUMAS NTB di Aula Dinas Komunikasi Inforrmatika dan Statistik NTB, jalan Udayana, Mataram, Senin  (11/07/22). 

Pengurus IPRAHUMAS NTB diharapkan mengatasi kesenajangan lembaga dan masyarakat

“Caranya dengan terus meningkatkan kapasitas sumber daya orang orang yang bekerja untuk kehumasan dan membangun relasi sesama profesi,” ujar Baiq Nelly Yuniarti.

BACA JUGA: Lomdeskel, Percepat Berbagai Program Berbasis Desa

Dikatakannya, peran penting dalam hubungan masyarakat sebagai penyampai pesan, SDM nya harus memiliki kecakapan jurnalistik dalam mengolah konten informasi, sekaligus kreatif dalam strategi komunikasi atau penyebarluasannya. 

Ia menyebut banyak program Pemerintah Provinsi NTB menginspirasi dibuatnya program serupa secara nasional. 

Misalnya revitalisasi posyandu, penggunaan produk lokal  untuk bantuan sosial sampai belanja barang pemerintah. 

“Ini membutuhkan peran kehumasan agar capaian  daerah kita menjadi pengetahuan masyarakat. Begitupula dengan event event internasional yang digelar di NTB agar masyarakat memahami untuk memberi dukungan,” tambahnya. 

Sementara itu, Wakil Ketua Umum IPRAHUMAS Indonesia, Diah Rahmawati Sugiarto mengakui, capaian NTB dan sumberdaya manusia yang dimilikinya optimis, pengurus cabang ketiga se Indonesia setelah Jawa Timur dan Bangka Belitung, menjadi wadah lahirnya program program kehumasan yang strategis di masa depan. 

“Harapan saya, IPRAHUMAS NTB bisa menyelaraskan seluruh visi misi pemerintah provinsi dalam bekerja apalagi dengan dukungan Gubernur Zulkieflimansyah yang benar benar konsen dengan ilmu pengetahuan,” sebutnya. 

Ia juga berharap IPRAHUMAS NTB dapat kreatif menciptakan strategi kehumasan sesuai peran pentingnya. 

Dian Sosiani Handayani, Ketua terpilih IPRAHUMAS NTB mengatakan, dirinya bersyukur setelah perjalanan panjang rencana membentuk IPRAHUMAS di NTB. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Minta BAPANAS Revisi HPP Jagung Jadi Rp4.400

“Keuntungannya kita bisa  menjaga citra baik daerah secara bersama sama, menangkal hoaks, memperbaiki kualitas informasi, mengatasi kendala komunikasi dan kerjasama diseminasi seluruh stakeholder karena kita sama sama bekerja untuk daerah”, urainya. 

IPRAHUMAS NTB saat ini memiliki 27 anggota pranata humas mulai dari dinas sampai institusi pendidikan seperti UIN Mataram dari proyeksi 300 pranata humas se NTB yang berada di lembaga lembaga publik. 

Hadir pula dalam pengukuhan pengurus IPRAHUMAS NTB, Kepala  Biro Adpim Setprov NTB, Kabag Pemberitaan Biro Adpim, Kabid IKP Diskominfotik NTB dan pranata humas kabupaten/ kota. ***

 

 




Lomdeskel, Percepat Berbagai Program Berbasis Desa

Pemprov. NTB Kembali Gelar LOMDESKEL setelah 2 tahun vacum

LOTIM.lombokjournal.com ~ Lomba Desa dan Kelurahan (LOMDESKEL) Tingkat Provinsi kembali akan digelar DPMPD Dukcapil Provinsi NTB, setelah 2 tahun vacum penyelenggaraan. 

Lomba ini dapat memacu pembangunan berbasis desa, sehingga dapat mendorong untuk memajukan dan mensukseskan berbagai pembangunan dan program Pemerintah di Desa.

Hal tesebut disampaikan Kepala DPMPD Dukcapil Provinsi NTB, Dr. H. Ashari saat melakukan Penilaian  dan Klarifikasi Lapangan di Desa Montong Betok Kecamatan Montong Gading Lotim, Senin (11/7/2022) bersama Tim Juri Lomba Desa dan Kelurahan (LOMDESKEL) Tingkat Provinsi NTB Tahun 2022.

Provinsi NTB kemabli menggelar Lomdeskel

“Beberapa aspek penilaian berhubungan dengan program Pemprov. NTB yang dikomandani Gubernur NTB Dr. H  Zulkieflimansyah dan Wagub Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah,” kata Ashari 

BACA JUGA: Gubernur NTB Minta BAPANAS Revisi HPP Jagung Jadi Rp4.400

Persoalan lingkungan, penanganan kesehatan masyarakat berbasis dusun di desa melalui Posyandu Keluarga dan  pengelolaan Bank Sampah, untuk mewujudkan NTB Zero Waste. Sehingga, dengan program prioritas membangun dan melawan kemiskinan dari desa, dapat terus digesa.

Dijelaskan,  tujuan dari penyelenggaraan LOMDESKEL adalah untuk mengevaluasi dan menilai sejauhmana pelaksanaan tugas dan fungsi Pemerintah Desa, dalam menyelenggarakan aspek pemerintahan, kewilayahan, dan kemasyarakatan. 

“Lomba ini memiliki tiga kategori penilaian, yang merupakan paket komplit,  Pemerintah Desa harus mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program kerja,  sesuai dengan potensi didesa,” jelasnya.

Lebih lanjut, disampaikan Ashari bahwa dua tahun di masa Covid-19,  LOMDESKEL Tingkat Provinsi tidak digelar. 

Namun,  dengan tekad bersama, untuk mempertahankan predikat juara tingkat nasional, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, tahun 2022 kembali diselenggarakan.

Diakuinya, memajukan desa, bukan hanya tugas Pemerintah Desa, namun kolaborasi antar Pemda, OPD, maupun dengan pihak ketiga, dengan  komitmen, konsistensi, regulasi, dan implementasi nyata di desa.

Selain itu, di depan Bupati Lombok Timur dan jajarannya serta masyarakat, Ashari mengapresiasi Kabupaten Lombok Timur. Karena merupakan salah satu Kabupaten dengan peningkatan signifikan berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM). 

“Kabupaten Lotim ini sangat luar biasa, dimana perkembangan Desa Mandiri, dari 19 Desa Mandiri di tahun 2021 menjadi 60 Desa Mandiri di tahun 2022. Keberhasilan ini tentu kerja keras jajaran Pemkab sampai Pemdes. Tentu ini bisa menjadi contoh bagi daerah lainnya,” ujar Ashari, bersama

Tim juri dari DPMPD DUKCAPIL Prov NTB, Badan Kesbangpoldagri Prov NTB, Dinas Kesehatan Prov NTB, Dinas Pendidikan Prov NTB dan TP. PKK Prov NTB.

Sementara itu, Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmy, mengatakan LOMDESKEL  dapat memacu Pemerintah Desa, untuk menggali dan mengembangkan potensi  desa di masa mendatang. 

“Lomba Desa, dapat memacu Pemerintah Desa, untuk meningkatkan peran dalam membina dan memberdayakan masyarakat, serta mendorong partisipasi masyarakat guna percepatan pembangunan,”harap Bupati.

Ia juga menjelaskan bahwa Kabupaten Lombok Timur, menargetkan seluruh Desa menjadi Desa Mandiri. Apalagi  saat ini sudah tidak  ada Desa Sangat Tertinggal dan Tertinggal di Lotim. 

Untuk Pemerintah Desa Montong Betok, Sukiman menyampaikan selamat atas prestasi sebagai Juara Lomba Desa Tingkat Kabupaten. 

BACA JUGA: PIRN XX, Jangan Hanya Berkompetisi, Carilah Sahabat

“Saya mengucapkan terima kasih kepada tim pembina dan penilai perlombaan desa tingkat kabupaten, yang telah melaksanakan tugas dengan baik dan mengantarkan Montong Betok sebagai Juara I mewakili Lombok Timur sehingga dapat menjadi contoh, bagi desa lain,” tutup Bupati.

Usai penilaian di Lombok Timur, tim akan bergerak mengunjungi dan menilai desa Boke di Kabupaten Bima dan Kelurahan Mpanggi mewakili Kota Bima. ***