Rakor Dekonsentrasi, Meningkatkan Peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat 

Penyelenggaraan rakor dekosentrasi jadi saluran untuk saling bertukar pengalaman, demi penyelenggaraan pemerintahan di daerah yang lebih baik

MATARAM.lombokjournal.com ~ Rapat Kordinasi (Rakor) dan Asistensi Penyelenggaraan Perizinan dan Non Perizinan Kabupaten/Kota di Provinsi NTB, berlangsung di Lombok Raya Hotel, Selasa (23/08/22) dibuka staff ahli Bidang Pemerintahan Aparatur Politik Hukum dan Pelayanan Publik, Muhammad Riyadi mewakili Wakil Gubernur NTB.

Rakor ini memiliki makna penting terhadap pelaksanaan dekonsentrasi dan tugas pembantuan berdasarkan ketentuan yang berlaku, untuk meningkatkan peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat 

Rakor memiliki makna penting meningkatkan peran Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat

Khususnya terkait evaluasi penyusunan LPPD yang merupakan bentuk pertangungjawaban secara periodik atas kinerja pencapaian visi dan misi Pemerintah Daerah, sebagai wujud transparansi pelaksanaan tugas dan fungsi Pemerintahan Daerah. 

BACA JUGA: Industrialisasi, Bahan Baku Jadi Produk Olahan Baru Dijual

LPPD ini lah yang akan digunakan Pemerintah Pusat sebagai bahan evaluasi dan pembinaan Pemerintah Daerah. 

Sementara untuk asistensi penyelenggaraan perizinan dan non perizinan kabupaten/Kota, diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan perizinan dan non perizinan kepada masyarakat. Yakni memberikan pelayanan publik yang prima, yakni cepat, mudah, sederhana, terjangkau dan transparan.

Melalui Rakor ini diharapkan tim koordinasi penyelenggaraan dekonsentrasi dan tugas pembantuan Pemprov NTB dapat memfasilitasi pembinaan dan supervisi Pemerintah Kabupaten/Kota. Terutama dalam mewujudkan pelaksanaan program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan yang lebih efektif dan efisien.

Forum ini bisa menjadi wadah evaluasi dan mencari solusi atas berbagai permasalahan dan kendala yang ada dalam program kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan di masing-masing kabupaten/kota.

“Saya harap seluruh peserta yang hadir dapat secara aktif mengikuti kegiatan ini dan mari kita jadikan rapat koordinasi ini menjadi saluran untuk berdiskusi dan saling bertukar pengalaman, demi penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik,” pesan tertulis Wagub NTB yang dibacakan Staf Ahli. 

Kepala Biro Pemerintahan dan Otda NTB Subhan Hasan S.Sos juga melaporkan,  pelaksanaan tugas dan kewewenangan Gubernur sebagai Wakil Pemerintahan Pusat. 

Yaitu melalui pelimpahan dan penugasannya lingkup Kementerian Dalam Negeri tahun anggaran 2022 dibiayai oleh APBN, melalui dana dekonsentrasi yang dilaksana kesatuan biro pemerintahan dan Otda, Bappeda, Inspektorat, dan DPMPTSP. 

BACA JUGA: Sekda NTB Buka Bazar Murah, untuk Stabilisasi Harga Pangan

Kegiatan Rakor akan dilaksanakan selama tiga hari, 23-25 Agustus 2022, di hotel Lombok Raya, Mataram. ***

 




Sekda NTB Buka Bazar Murah, untuk Stabilisasi Harga Pangan

Bazar Pangan Murah yang dibuka Sekda NTB bertujuan untuk stabilitasi pasokan dan harga pangan pokok strategis

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB melalui  Dinas Ketahanan Pangan (Diskapang) NTB mengadakan Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Lalu Gita Ariadi membuka Bazar Pangan Murah yang berlangsung di halaman Kantor Diskapang NTB, Selasa (23/08/22).

Kegiatan bazar pangan murah itu selain memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemeredekaan Republik Indonesia Ke – 77 Tahun 2022, juga bertujuan stabilitasi pasokan dan harga pangan pokok strategis.

Sekda NTB meninjau bazar pangan

Menurut Lalu Gita, penyelenggaraan bazar pangan murah sebagai salah satu langkah pengendalian inflasi pangan. 

BACA JUGA: Pesantren tak Jauh Dari Pelajaran Eksak, Ini Kata Wagub NTB

Namun itu saja tidak cukup, tentu harus adanya edukasi kepada masyarakat terkait inflasi pangan tersebut.

“Pengendalian inflasi pangan melalui hulu ke hilir, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) bekerja bersama stakeholder terkait, bersama OPD sektor produksi, jadi pengendalian inflasi pangan tidak hanya dihilir dengan mengadakan bazar saja, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat,” jelas Miq Gite.

Ia juga menambahkan, kehadiran TPID di tengah masyarakat yang  bekerja dari hulu ke hilir, kemudian mengadakan pasar-pasar murah. 

Juga harus memberikan treatment kepada masyarakat, mengedukasi masyarakat bersama-sama untuk menstabilkan daerah masing-masing dulu.

Selain itu, Miq Gite mengajak agar para Aparatur Sipil Negara (ASN) dapat menjadi garda terdepan dalam setiap peristiwa di dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan.

“Mari kita awali dari ASN tanam apapun di lahan-lahan kosong bibitnya minta di BKD dan lain sebagainya, mudah-mudahan dengan semakin banyak produksi yang mampu kita hasilkan tersedia di pasar, gejolak harga tidak terjadi lagi,” tutur Miq Gite.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepatang Prov. NTB, H. A. Azis, SH., MH mengatakan,  Provinsi NTB terus berkontribusi dalam rangka memberikan support kepada daerah-daerah lain dalam rangka pengamanan pangan Indonesia.  

Dicontohkan, seperti beras umpamanya kita selalu surplus, kemudian jagung juga demikian kita juga surplus. Komoditas jagung ini memengaruhi juga harga daging ayam, harga telur juga memengaruhi.

BACA JUGA: Posyandu Terintegrasi dengan Bank Sampah di Desa Sesela

“Demikian juga cabai, walaupun cabai itu dalam suatu waktu harganya mahal akan tetapi sebenarnya kita di NTB komoditas cabai ini sebetulnya surplus akan tetapi karena distribusi ke Pulau Jawa yang harganya lebih mahal sehingga lebih banyak keluar, sehingga untuk kita juga terjadi defisit cabai di NTB tetapi Alhamdulillah pada hari ini harga cabai ini sudah menunjukkan stabil di Provinsi Nusa tenggara Barat,” jelasnya.

Kegiatan bazar ini melibatkan stakeholders pangan seperti Bulog, BUMD Pangan, Gapoktan, UMKM dan pelaku usaha pangan masyarakat di Nusa Tenggara Barat, yakni Zatu Rista, Difiya, CV Daya Abadi, Balai Bahari, Sasak Maiq dan lain sebagainya. ***

 

 




Wagub NTB Sambut Baik Konferensi dan Seminar IAI NTB

Ikatan Apoteker Indonesia mengundang Wagub NTB memberi pengarahan seminar ke-Farmasian

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyambut baik rencana Konferensi Daerah sekaligus Seminar ke-Farmasian yang akan diadakan oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Daerah NTB. 

Hal tersebut diungkapkan Wagub saat menerima audiensi dari IAI NTB di Ruang Kerja Wagub, Senin (22/08/22). 

Wagub NTB diundang seminar ke-Farmasian
Wagub Hj Sitti Rohmi

“Ya, insya Allah saya bisa hadir. Semoga lancar ya, mudah-mudahan maju,” ujar Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub. 

Panitia pelaksana kegiatan, Apt. Agus Suprianto menyatakan, tujuan diadakannya Konferensi Daerah dan Seminar ke-Farmasian tersebut yaitu untuk meningkatkan kapasitas serta kapabilitas para apoteker di NTB.

“Kami ingin mengundang Wagub NTB untuk memberikan pengarahan kepada hampir 1.200 apoteker di NTB terkait dengan peningkatan kapasitas dan kapabilitas untuk bisa berpraktek secara mandiri dan bertanggung jawab demi membangun masyarakat NTB yang gemilang di masa depan,” tuturnya.

Sebagai informasi, Konferensi Daerah dan Seminar ke-Farmasian IAI NTB akan diselenggarakan di Hotel Golden Palace, Kota Mataram pada tanggal 27 Agustus 2022 mendatang.

Turut mendampingi Wagub pada audiesni tersebut, yaitu Asisten I Setda Provinsi NTB dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB. ***

 

 

 




Bang Zul Hadir di GMK Samota dan Keliling Kampung Bugis

Dalam kunjungan kerja (Kunker) ke Sumbawa,  Bang Zul anjurkan musisi lokal berkolaborasi dengan musisi nasional

SUMBAWA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah melakukan kunjungan kerja (Kunker), sempat menghadiri konser musik bertajuk “Gebyar Musik Kemerdekaan” di Teluk Saleh, Moyo dan Tambora (Samota), Kabupaten Sumbawa,  Sabtu (20/08/22).

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB saat menyaksikan kegiatan musisi lokal, berharap terus menjaga aktifitas dan geliat ekonomi masyarakat di Samota, yang telah menjadi arena MXGP dunia.

BACA JUGA: KHMI KLU Gelar Diskusi Demokrasi Dapil Pemilu 2024

Bang Zul berharap ke depan musisi lokal kolaborasi dengan musisi nasional

“Para pemusik-pemusik kita menghibur masyarakat di Samota,” kata Gubernur NTB, saat hadir di atas pentas musik.

Menurut Bang Zul, kegiatan ini sangat bagus, agar arena Samota sebagai lokasi MXGP dunia tetap ramai. 

“Kalau bisa, adakan kegiatan seperti ini setiap tahun, kolaborasi dengan musisi nasional,” pesan Bang Zul didampingi Istri Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Tidak hanya itu, Bang Zul hadir juga membuka acara Gebyar Musik SDIT Samawa Cendekia.

“Anak-anak kita, generasi masa depan yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan dimasa yang akan datang,” ujar Bang Zul.

Sehingga, aktifitas para pelajar dan anak-anak, disemua bidang harus didukung dan disuport. 

“Mereka akan menjadi generasi Emas, mewujudkan NTB Gemilang,” tutup pria kelahiran Sumbawa ini.

Selain membuka gebyar musuk anak dan hadir di konser musik Samota,  Gubernur NTB Bang Zul, juga bersilaturahmi dan hadir di kelurahan Bugis Kabupaten Sumbawa 

“Saya di ajak berjalan kaki keliling kampung oleh Ibu Lurah Kelurahan Bugis yang luar biasa energik dan penuh semangat,” sebut Bang Zul.

Doktor Ekonomi Industri tersebut juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan Lurah Kelurahan Bugis 

“Lurahnya luar biasa energik,” puji pria lulusan kampus ternama di Inggris ini.

Sementara itu, Lurah Bugis, Euis Kurniasih, S. Pd., menyampaikan, kegiatan dikelurahan Bugis merupakan malam tasyakuran Hut Kemerdekaan RI ke 77.

BACA JUGA: Kunjungi Posyandu Keluarga, Wagub NTB: Stunting Masalah Gizi

“Pada hari ini penutupan, sekaligus penyerahan hadiah untuk pemenang yang mengikuti lomba memeriahkan HUT RI tahun 2022,” jelasnya.

Lurah Bugis juga menyampaikan penghargaan dan ribuan ucapakan terimakasih,atas berkenannya Gubernur NTB hadir dan bersilaturahmi dengan masyarakat Bugis.

Kelurahan Bugis merupakan salah satu kelurahan yang ada di Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Kelurahan merupakan satu dari 7 desa dan kelurahan yang berada di kecamatan Sumbawa.

Kelurahan ini memiliki jumlah penduduknya sebagian besar bersuku daerah Sumbawa. Sebagian besar penduduknya bermatapencaharian petani.*** 

 

 




Gubernur Zulkieflimansyah Kunjungi Desa Wakan, Lotim

Saat menjadi khatib shalat Jum’at, kata Gubernur Zulkieflimansyah masjid yang sederhana ini diisi manusia-manusia mulia

LOTIM.lombokjournal.com ~ Nusa Tenggara Barat. Itulah cara 

Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mendekatkan diri kepada masyarakat, mulai dari tokoh agama tokoh pemuda, bahkan masyarakat kecil.

BACA JUGA: Wagub NTB: GARPU harus Bantu Ekonomi Kecil dan Menengah 

Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan, masjid yang sedergana diisi jiwa-jiwa mulia
Gubernur Zulkieflimansyah

Salah satunya menyapa langsung masyarakatdi Dusun Mampe Desa Wakan Kecamatan Jerowaru Lombok Timur, Jum’at (19/08/22).

Dalam kunjungannya, saat shalat Jum’at Gubernur Zul bertindak sebagai khatib. Ia menyampaikan, memiliki masjid yang sederhana jauh lebih penting dan diisi oleh manusia-manusia yang mulia, manusia yang agung dalam mendistribusikan kebaikan-kebaikan.

“Tidak apa-apa masjid kita ini bentuknya sederhana tapi diisi oleh manusia-manusia yang mulia,” ujarnya.

Selain itu Bang Zul, mengajak kepada masyarakat untuk tetap bersyukur atas diberikan nikmat karena tiada lain yang mesti diucapkan sebagai umat manusia.

Ditambahkan, seorang istri tidak banyak yang menanyakan suaminya pesan apa yang didapatkan dari khatib yang setiap minggunya menjalankan ibadah sholat Jumat. 

“Kita harus mampu menceritakan pesan-pesan kebaikan kepada istri kita masing- masing. Karena dari satu istri ke yang lain menceritakan kebaikan baik anak-anak sahabat andaitolan dan lain sebagainya. Sehingga pesan itu sampai kepada masyarakat luas,” tuturnya.

BACA JUGA: Makam Embung Puntik, Penyebar Islam di Lombok tahun 1717 M

Usai sholat Jum’at, Gubernur bersama masyarakat melakukan dialog interaktif tentang permasalahan termasuk ketersediaan air, harga Tembakau yang fluktuatif dan tidak stabil. Serta bantuan-bantuan sosial ke pondok-pondok jadi isu-isu yang harus segera mendapat perhatian oleh pemerintah daerah. ***

 

 




Meriah! Pawai Alegoris dan Karnaval HUT RI di KLU  

Pemda KLU menyelenggarakan pawai HUT RI ke 77 yang berlangsung meriah diikuti puluhan ribu peserta

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Pawai Alegoris dan karnaval perayaan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke 77 di Kabupaten Lombok Utara berlangsung meriah, Kamis (18/08/22).

Puluhan ribu peserta terdiri dari pelajar  dari semua tingkatan sekolah maupun masyarakat umum yang berasal dari semua kecamatan di Lombok Utara, tumpah ruah menandai perayaan Hari Kemerfekaan RI.

Sekertaris Panitia, HUT RI Ke 77, H Ruba’in,S.sos,M.SI, mengatakan, Kamis (18/08), mengatakan terdapat ratusan kontingen mulai dari tingkatan sekolah TK, sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, dan masyarakat umum dengan antusias memeriahkan HUT RI tahun ini. 

BACA JUGA: Upacara Peringatan HUT RI ke 77 di KLU Berlangsung Khidmat

Pawai peringatan HUT RI sangat meriash di Lapangan Umum Tanjung
Masyarakat memadati lapangan

“Alhamdulillah pelaksanaan pawai Alegoris dan karnaval  berjalan luar biasa dan meriah, kalau satu sekolah saja ada 150 peserta berarti kurang lebih ada 20.000 peserta yang mengikuti pawai alegoris dan karnaval hari ini,” kata Rubain. 

Bahkan, menurutnya pesertanya juga jauh lebih melimpah jika dibandingkan dengan pelaksanaan sebelum pandemi Covid-19. 

Sebab dalam pawai kali ini hampir semua sekolah di setiap Kecamatan di wilayah KLU mengikuti pelaksanaan pawai alegoris dan karnaval, meski di setiap  kecamatan juga sudah dilakukan kegiatan yang sama. 

Wakil Bupati Lombok Utara,Danny Karter Febrianto R, mengaku bersyukur dengan partisipasi dan antusias masyarakat.

“Kalau kami dari pemerintah sangat bersyukur ketika berahir pandemi Covid 19, Insya Allah kegiatan kegiatan seperti ini bisa dilakukan mulai dari rangkaian kegiatan HUT Kabupaten Lombok Utara Ke 14 hingga HUT RI Ke 77 bisa berjalan baik sebagaimana harapan kita bersama,” kata Wabup.

Beberapa pergelaran kesenian dan kegiatan olahraga sudah dilakukan, seperti Wayang Kulit, lomba berbagai cababf olahraga, lomba ketrampilan juga berlangsung meriah.

“Baik pihak pemerintah maupun masyarakat merasa senang dan bahagia,” kata Danny saat bicara dengan wartawan saat pawai dibuka Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu. 

Danny menambahkan, kegiatan pawai memang menjadi salah satu yang ditunggu oleh masyarakat setiap tahun. 

Pawai memeriahkan Hari Kemerdekaan memang tidak pernah dilangsung selama pandemi Covid-19.

“Sudah tiga tahun tidak dapat dilakukan karena Gempa Bumi tahun 2018 hingga Covid 19, dan hari ini baru bisa diadaakan lagi. Biasanya setiap tahun saya selalu menonton pawai seperti ini,” katanya.

Wabup menuturkan, pemerintah merasa bersyukur dan terimakasih kepada semua pihak terkait, baik panitia maupun masyarakat KLU .

“Pemerintah Kabupaten Lombok Utara sudah bekerja keras dan didukung penuh oleh masyarakat sehingga kita lihat sendiri lapangan umum Tioq Tata Tunaq seperti lautan manusia hari ini,” ujarnya. 

Diakuinya, dalam kegiatan yang lebih satu bulan sejak HUT KLU ke 14 dan HUT RI Ke 77 di tahun 2022 ini pasti ada hal yang masih kurang. Namun itu semua menjadi catatan panitia dan untuk perbaikan dalam pelaksanaan ke depan. 

BACA JUGA: Kurma, Potensi Dikembangkan jadi Komoditas Baru NTB

Pawai peringatan HUT RI yang meriah hingga membuat jalan raya macet

“Yang terpenting adalah kegiatan ini juga sebagai pemicu kebangkitan ekonomi masyarakat termasuk UMKM,” kata Wabup Danny.

Ia mengajak masyarakat Kabupaten Lombok Utara untuk bersama sama untuk mengingat temah HUT RI ke 77 tahun ini, yakni “Pulih Lebih Cepat Bangkit Lebih Kuat”. 

Untuk bisa mewujudkannya, dibutuhkan kerjasama dan sinergitas semua pihak, tegas Wabup Danny. ***

 

 




Gubernur NTB Buka Munas Organisasi Umat Budha

Saat membuka Munas organisasi umat Budha mengatakan, Gubernur NTB mengungkapkan tantangan serius manusia sekarang adalah belajar menjadi ‘manusia’

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB Zulkieflimansyah membuka Musyawarah Nasional (Munas) dari 3 (tiga) organisasi ummat Budha di Indonesia, di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (18/08/22). 

Munas yang dimaksud yakni Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Majelis Buddhayana Indonesia (MBI), Musyawarah Nasional (Munas) II Sekber Yabuddhi dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Wanita Buddhis Indonesia.

BACA JUGA: Kurma, Potensi Dikembangkan jadi Komoditas Baru NTB

Gubernur NTB mengatakan, di era modern butuh cara kerja berbeda

Bang Zul sapaan Gubernur mengatakan, NTB merupakan provinsi yang kecil namun berhasil menghelat berbagai event besar internasional, dan berhasil menggelar berbagai event tersebut.

NTB juga disebut berhasil memperbaiki dan mengakselari perubahan di berbagai sektor pembangunan

“Salah satunya Jalan Bypass Bandara ke Mandalika sepanjang 17 Km menjadi salah satu jalan raya terindah di indonesia,” tutur Gubernur Zul.

Bang Zul juga sempat menyinggung pentingnya belajar menjadi manusia, mengutip dari buku Adams Bram berjudul Opening your Heart

“Makanya ada kata-kata yang begitu menyentuh bahwa manusia sekarang sudah bisa terbang karena belajar dari guru, dan sudah bisa menyelam dan berenang karena belajar dari ikan, tantangan serius kita adalah belajar menjadi manusia,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Zul mengingatkan para peserna Munas, jangan lupa menikmati keindahan Nusa Tenggara Barat. 

Rapat disarankan dilakukan dengan cara seefisien mungkin, agar waktunya bisa lebih banyak digunakan untuk mengeksplorasi Pulau seribu masjid. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Minta OPD ‘Bela Beli Produk Lokal’ di NTB Mall

“Karena ternyata dunia modern ini mewajibkan atau mengharuskan kita bekerja dengan cara yang berbeda,” pesannya ***

 

 




Rangkaian Peringatan HUT ke-77 RI di NTB Berakhir

Paskibraka telah menurunkan bendera merah putih, menandai berakhirnya rangkaian peringatan HUT RI ke 77 di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pasukan Pengibar Bendera Pusakan (Paskibraka) Provinsi NTB Tahun 2022 menandai berakhirnya rangkaian peringatan HUT ke-77 RI di NTB, dengan upacara penurunan  bendera merah putih di Lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Rabu (17/08/22) sore. 

BACA JUGA: Penyerahan Remisi untuk Narapidana Dihadiri Gubernur NTB

Menanda berakhirnya peringatan HUT RI ke 77
Upacara Penurunan Merah Putih

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi dengan mengenakan pakaian adat Sasak bertindak sebagai Inspektur Upacara Penurunan Bendera.

Setelah bendera berhasil diturunkan, Tim Paskibraka Provinsi mendapat tepuk tangan yang meriah dari para tamu undangan. 

Selanjutnya, Komandan Upacara yakni Ajun Kombespol Harianto S.H, S.I.K Polda NTB melapor ke Sekda, upacara telah selesai. 

Sekda pun menginstruksikan agar upacara dibubarkan.

“Bubarkan,” ucap Sekda Miq Gite memberi instruksi.

Upacara Penurunan Bendera di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB berjalan dengan khidmat, sederhana, dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sebagai informasi, Hari Kemerdekaan RI ke-77 mengambil tema, “Indonesia Pulih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”.

BACA JUGA: Upacara Peringatan HUT RI ke 77, NTB Menggapai Puncak Mimpi 

Turut hadir pada upacara penurunan bendera tersebut, Kepala OPD Lingkup Provinsi NTB, TNI/POLRI serta para pelajar dan mahasiswa. ***

 

 




Upacara Peringatan HUT RI, NTB Menggapai Puncak Mimpi

Dalam upacara Peringatan HUT RI ke 77 bertema ‘Indonesia Pulih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’, Pemprov NTB ajak masyarakat siap berubah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-77, menggelar upacara bendera di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Rabu (17/08/22). 

Danrem 162 Wira Bhakti, Brigadir Jenderal Sudarwo Aris Nurcahyo yang menjadi Inspektur Upacara, menyampaikan sambutan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah.

BACA JUGA: Paskibraka Dikukuhkan, Ini Pesan Sekda NTB

Pemprov NTB Gelar Upacara Peringatan HUT RI ke 77

“Dua tahun lebih ini kita menghadapi tantangan dan ujian. Kecemasan sosial hingga tekanan ekonomi sangat dirasakan,” ucap Danrem 162/WB.

Namun, lanjutnya, di tengah keterpurukan dan pelemahan ekonomi, semua elemen bangsa bergerak dan bergotong royong mewujudkan harapan agar kondisi bisa kembali normal seperti sedia kala.

Perekonomian berangsur pulih di tengah pandemi Covid-19, tak terlepas dari kinerja pemerintah dan gerakan masyarakat, yang bersinergi untuk mencapai pemulihan di semua sektor sehingga siap menghadapi tantangan global. 

Hari Kemerdekaan RI ke-77 mengambil tema ‘Indonesia Pulih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’. Tema tersebut memberi pesan kepada seluruh masyarakat agar siap berubah menghadapi dunia yang penuh disrupsi. 

“Melihat perkembangan dalam dua tahun terakhir, kita terus membangun semangat, membuat terobosan-terobosan baru demi menguatkan pondasi,” ucap Danrem.

Lanjutnya, tak terkecuali di NTB beragam kebijakan terlahir menjadi solusi saat NTB diterjang gelombang pandemi. 

“Alhamdulillah, selama musibah itu berlangsung, kita berhasil mencatatkan prestasi dan kinerja positif mewujudkan NTB Gemilang,” jelas Inspektur Upacara. 

Beberapa program unggulan Pemprov NTB pun gencar dilakukan pemerintah dan para stakeholders demi mewujudkan puncak mimpi, yaitu NTB Gemilang. 

BACA JUGA: Pemprov NTB Dukung Gerakan 1000 Wirausaga dari Mahasiswa 

“NTB Gemilang bukan sekedar mimpi,” katanya.

Dibutuhkan keberanian dan kerja keras untuk menggapai puncak mimpi

Melalui implementasi program unggulan 1000 Cendikia, NTB Zero Waste, Revitalisasi Posyandu, 99 Desa Wisata, Industrialisasi dan sektor strategis lainnya, kita bergerak simultan sesuai visi-misi membangun NTB Gemilang, lanjutnya. 

Terakhir, dalam sambutan yang dibacakan terselip pesan Gubernur, menyambut Pemilu dan Pilkada serentak pada tahun 2024 mendatang, masyarakat diminta berpartisipasi aktif untuk menyukseskannya. Dan tidak mudah tersulut provokasi, fitnah dan anarkisme.

“Di tahun 2024, kita akan kembali melaksanakan Pemilu dan Pilkada serentak, saya sangat berharap seluruh masyarakat berpartisipasi aktif untuk menyukseskannya dengan mengedepankan politik yang santun, mencerdaskan dan bermartabat,” ucap Brigjen Sudarwo Aris Nurcahyo.

Gubernur NTB dan Sekda NTB dalam upacara peringatan HUT RI ke 77
Gubernur NTB dan Sekda NTB

Ditegaskan, kerugian besar akan kita hadapi apabila pilkada diciderai oleh munculnya provokasi, fitnah dan anarkisme. 

“Mari kita jaga momentum pembangunan yang telah tampak jelas jalan dan arahnya ini,” kata Inspektur Upacara. 

Hadir dalam upacara peringatan tersebut yaitu, Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, Sekretaris Daerah NTB, dan seluruh Kepala Perangkat Daerah Lingkup Provinsi NTB. ***

 

 

 




Inovasi Pelayanan Membawa KLU Raih Inagara Awards

Kata Bupati Djohan, melalu pengembangan inovasi  Kabupaten Lombok Utara mendapat penghargaan Inagara Award   

TANJUNG.lombokjournal.com ~  Pemerintah Daerah Lombok Utara berhasil meraih penghargaan Inagara Awards tahun 2022, karena dinilai berhasil mengembangkan inovasi pelayanan di daerah.

“Melalui inovasi yang dikembangkan, Pemda Lombok Utara berupaya mengahdirkan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dengan cara-cara baru,” kata Bupati H. Djohan Sjamsu, dalam jumpa pers bersama awak media yang bertugas di Kabupaten Lombok Utara, Selasa (16/08/22) di Aula Sekda Lombok Utara.

BACA JUGA: NTB akan Canangkan Masyarakat Sadar Inflasi

Inovasi Lombok Utara membawanya raih Inagara Awards
Bupati dan Wabup Lombok Utara

Djohan Syamsu mengatakan, launching laboratorium inovasi Pemerintah Daerah pada periode 2021-2022 merupakan salah satu inovasi yang berhasil membawa Lombok Utara berhasil meraih penghargaan INAGARA AWARDS tahun 2022.

lnagara Awards merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia di bidang inovasi dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah dalam melakukan inovasi.

Dalam jumpa pers itu, Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu didampingi Wakil Bupati, Danny Karter Febrianto Ridawan, Kepala Bappeda, Parihin dan Kepala Dinas Dukcapil, H Rubain, dan di pandu oleh Kabag Prokopim Lalu Gita Bayu Wibawa, S.STP. 

Lembaga Administrasi Negara (LAN) Re[unlik Indonesia menetapkan beberapa kriteria dalam memilih daerah yang masuk ke dalam nominasi penerima Inagara Awards 2022. 

Di antaranya telah melaunching inovasi, melakukan upaya-upaya disemninasi inovasi seperti lomba inovasi dan melakukan pendampingan secara intens kepada perangkat daerah.

“LAN memiliki program dengan laboratorium tertinggi di bidang inovasi dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah dalam melakukan inovasi,” kata Bupati Djohan..

Hasil pendampingan LAN terhadap seluruh OPD di Kabupaten Lombok Utara menghasilkan 71 ide inovasi yang telah launching pada tanggal 12 Oktober 2021.

Pada kesempatan ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara menyampaikan terima kasih kepada Lembaga Administrasi Negara (LAN), karena telah mengapresiasi kinerja Pemerintah Daerah Lombok Utara serta mendampingi perangkat daerah Lombok Utara dari awal sampai pengembangan inovasi.

Melalui penghargaan ini tentu akan menjadi motivasi bersama, untuk terus berinovasi membangun daerah, sesuai dengan visi kepala daerah yaitu Lombok Utara bangkit menuju Kabupaten yang inovatif, sejahtera dan religius.

BACA JUGA: 40 Partai Politik Sudah Mendaftar ke KPU

“Terima kasih juga disampaikan kepada segenap perangkat daerah Kabupaten Lombok Utara yang telah menerapkan ide-ide inovasi sebagai bentuk peningkatan daya saing daerah Lombok Utara,” tutur bupati.

Adanya inovasi-inovasi ini nantinya akan dapat membawa perubahan serta menjadi pemicu semangat agar Lombok Utara keluar dari daerah tertinggal, tambahnya. 

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara terus berkomitmen tinggi dengan pelaksanaan inovasi yang ada, dibuktikan dengan dukungan anggaran inovasi pada tahun 2022 sejumlah Rp. 438.000.000 yang tersebar di beberapa OPD, tutur bupati. .***