Penyelenggaraan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) yang dilaksanakan oleh Ikatan Persaudaraan Qori Qoriah (IPQQH) Lotim diikuti 450 peserta
LOTIM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah menghadiri Musabaqoh Tilawatil Quran di Desa Lenting, Sakra Timur, Lombok Timur yang diselenggarakan oleh Ikatan Persaudaraan Qori Qoriah Lombok Timur, Jumat (17/09/22).
“Salut pada semangat dan dedikasi Ustadz Abdurrahman, Qori Internasional kita dan Ustadzah Dr Hj Nurlalela sehingga acara yang luar biasa ini bisa terlaksana,” ujar Gubernur.
Pelaksaan MTQ IPQQH tingkat Kabupaten Lombok Timur dilaksanakan oleh Ikatan persaudaraan Qori Qoriah Lombok Timur diikuti 450 orang peserta dalam 12 cabang.
Pelaksanaan MTQ IPQQH yang digelar di Ponpes Tahfidz Al-Furqon, Dasan Cermen. Lenting, kecamatan Sakra Timur, dibuka Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy, Minggu (11/09/22).
Dalam pembukaan MTQ tersebut, Sukiman Azmy mengapresiasi penyelenggaraan MTQ IPQOH pertama dan berharap kecintaan pada Al Qurandan agama makin tumbuh dalam masyarakat terutama warga Lombok Timur. ***
Didampingi Tuan Guru dan alim ulama, Hasto Kristiyanto resmikan Musala Tanzila Khadijah untuk memberi layanan beribadah pada masyarakat
MATARAM.lombokjournal.com ~ Didampingi para Tuan Guru dan alim ulama, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, meresmikan Musala Tanzila Khadijah di Kantor DPD PDIP NTB, Jumat (16/09/22).
Kehadiran musala ini diharapkan tidak hanya menghadirkan kesisiplinan dalam beribadah, tapi juga menjadi benteng moral seluruh kader dan umat Islam yang datang menunaikan salat sunah dan salat wajib.
Peremian Musala Tanzila Khadijah
Peresmian diawali dengan sambutan Sekretaris Umum Bamusi sekaligus Anggota Komisi VII DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau karib disapa Gus Falah.
Putra KH Amru Al-Mu’tashim ini mengatakan, keberadaan musala Tanzila Khadijah tersebut sepenuhnya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Politisi PDI Perjuangan yang juga merupakan salah seorang pengurus PBNU ini mengatakan, DPD PDIP NTB sebelumnya telah memiliki satu musala yang terdapat di area dalam kantor DPD.
Namun, demi memudahkan masyarakat yang hendak beribadah, DPD PDIP NTB kemudian memutuskan membangun kembali satu musala yang sangat representatif dan persis berada di bagian depan kantor PDIP NTB, yang berada di Jalan Dr Soejono.
Jalur ini merupakan salah satu jalan protokol di Kota Mataram, di mana kantor-kantor pemerintahan berdiri baik instansi Pemerintah Pusat, maupun instansi Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Mataram.
Untuk masyarakat yang datang beribadah, pengurus Musala nantinya juga menyiapkan sajian makanan dan minuman yang dapat dinikmati setiap usai menjalankan ibadah Salat Fardu.
Dalam kesempatan tersebut, secara khusus Gus Falah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua DPD PDIP NTB yang juga merupakan koleganya sesama Anggota DPR RI, H Rachmat Hidayat, yang telah menginisiasi pembangunan musala hingga rampung.
Gus Falah mengatakan, balasan untuk mereka yang membangun tempat ibadah akan datang langsung dari Allah SWT.
“Mereka yang membangun tempat ibadah di dunia, sekecil apa pun, Allah akan menggantinya dengan membangunkannya istana di surga,” kata Gus Falah.
Bung Karno dan Islam
Prasasti peresmian Musala Tanzila Khadijah sendiri, sebelumnya telah ditandatangani langsung Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri.
Lantaran pada saat yang sama, Presiden ke-5 Republik Indonesia tersebut sedang berada di Korea Selatan untuk menjadi pembicara dalam forum perdamaian yang dihadiri tokoh-tokoh dunia, Ibu Mega tidak bisa hadir secara langsung dalam peresmian, sehingga diwakili Hasto Kristiyanto.
Dalam sambutannya, Hasto menyampaikan, peresmian musala ini adalah perwujudan nyata dari “Api Islamnya Bung Karno”, di mana Presiden Pertama RI tersebut menginginkan Islam menjadi agama yang maju, sehingga menjadikannya sebagai api sejarah peradaban.
Selain menjadi tempat beribadah dan bermunajah, musala ini kata Hasto dihajatkan menjadi tempat lahir dan tumbuhnya pemikiran Islam.
Tempat dilakukannya kajian-kajian fiqih. Tempat berdiskusi dan memperdalam ilmu agama, dan juga tempat kontemplasi.
“Kita akan menggunakan musala ini sebagai tempat memperkuat keimanan kita dan menjadi benteng moral kita. Dengan begitu, kerukunan yang menjadi prinsip Pancasila, akan dapat dijalankan umat dengan sebaik-baiknya,” kata Hasto.
Pada kesempatan yang sama, Hasto juga menyampaikan bagaimana kedekatan Bung Karno dengan Umat Islam. Tidak hanya di Indonesia namun juga umat Islam di dunia.
Dalam Konferensi Islam Asia Afrika tahun 1965, Bung Karno bahkan telah diberi gelar Pembebas Bangsa Bangsa Islam, karena andil besar Bung Karno atas kemerdekaan sejumlah negara-negara Islam seperti Maroko, Tunisia, dan Aljazair, dan Pakistan.
Di Pakistan dan negara-negara Afrika Utara tersebut, Bung Karno bahkan langsung mengerahkan armada kapal selam Whiskey milik Indonesia, untuk membantu perjuangan kemerdekaan negara-negara tersebut.
Pada saat itu, Indonesia memang merupakan negara di belahan selatan dunia yang memiliki kekuatan militer yang sangat tangguh. Indonesia bahkan memiliki 12 unit kapal selam jenis Whiskey yang merupakan kapal selam tercanggih pada masanya.
Bahkan di Aljazair, Bung Karno menyelundupkan senjata ke sana untuk membantu perjuangan kemerdekaan warga Aljazair melawan penjajah Prancis.
Langkah Bung Karno tersebut memantik beragam kekhawatiran. Hasto menceritakan, berdasarkan penuturan Guntur Soekarnoputra, yang kala itu sudah menempuh pendidikan sekolah menengah, Bung Karno diingatkan akan tindakannya yang bisa berimplikasi dengan datangnya sanksi dari Perserikatan Bangsa Bangsa.
Kepata Guntur, putra sulungnya, Soekarno menegaskan, apa yang dilakukannya adalah prinsip membumikan Pancasila. Bung Karno tidak takut kepada PBB.
Bung Karno hanya takut kepada Allah SWT. Karena itu, Bung Karno meminta putranya tenang-tenang saja.
“Kalau PBB macam-macam, nanti Bapak kentuti,” kata Hasto mengutip ucapan Bung Karno yang disampaikan kepada Guntur kala itu.
Kata Hasto, Bung Karno ingin Bangsa Indonesia bukan menjadi bangsa penakut. Bukan menjadi bangsa yang mudah ditekan.
Maka setelah negara-negara tersebut merdeka, nama Bung Karno diabadikan. Di Pakistan ada Bung Karno Square Khyber Bazar di Kota Pesawat.
Sementara di Aljazair juga ada monument Bung Karno di jantung Kota Aljir, ibu kota negara yang dijuluki “Negeri Seribu Syahid” tersebut.
Bung Karno bahkan ingin Pancasila menjadi Piagam PBB. Dalam pidatonya “Membangun Dunia Kembali” (To Build The World a New) di hadapan Sidang Umum PBB ke-15 tanggal 30 September 1960, Bung Karno telah menyampaikan usulan tersebut secara langsung. Bung Karno haqqulyakin, Pancasila mampu membangun peradaban dunia.
Sayangnya, dalam perjalanan bangsa Indonesia, kata Hasto, banyak sejarah yang kemudian ditutupi, difitnah, dan Bung Karno dijauhkan dengan Islam.
Padahal Bung Karno adalah santri sejati. Bung Karno misalnya digembleng langsung oleh tokoh masyhur Sarikat Islam HOS Tjokroaminoto.
Bung Karno juga belajar langsung tentang Islam bermemajuan, Islam yang membangun peradaban yang bersekutu dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada KH Ahmad Dahlan, ulama besar tanah air, pahlawan nasional, dan pendiri Muhammadiyah. Bung Karno juga belajar langsung kepada Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari, ulama besar bergelar pahlawan nasional dan merupakan pendiri sekaligus Rais Akbar Nahdlatul Ulama.
“Tapi, biarlah kalau ada yang memfitnah. Kalau ada sejarah yang dibelokkan. Kita memperjuangkan politik kebenaran. PDIP ingin menjadi rumah kebangsaan untuk Indonesia Raya. Rumah bagi umat Islam,” kata Hasto.
Di bagian lain, Bung Karno bahkan adalah penyelamat Universitas Al Azhar, Kairo, sebuah perguruan tinggi Islam tertua di dunia yang namanya begitu masyhur hingga kini.
Pada 1959, Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser, sudah bersiap menandatangani Surat Keputusan penutupan Universitas Islam Al Azhar Kairo, dan akan diganti dengan suatu institusi pendidikan yang baru.
Namun, dalam kunjungan untuk menemui sahabatnya, Presiden Nasser, Bung Karno menyampaikan ketidaksetujuannya. Disebutnya, penutupan Universitas Al Azhar adalah sebuah kesalahan dan kekeliruan.
Nasihat Bung Karno sangat didengarkan Presiden Nasser, dan membuatnya membatalkan penutupan Universitas Al Azhar Kairo dan eksis sampai saat ini.
Ucapan Bung Karno saat mengunjungi Universitas Al Azhar Kairo pada 24 April 1960, kini menjadi prasasti yang diletakkan di dekat Musala Tanzila Khadijah di Kantor DPD PDIP NTB.
Dalam prasasti tersebut tertulis ucapan asli Bung Karno dalam ejaan Bahasa Indonesia lama, “Islam boekanlah sekedar sistem agama melainkan adalah seboeah adjaran jang lengkap oentoek Peradaban Rahmatan Lil Alamin”.
Pun juga, Bung Karno memelopori penghijauan di Padang Arafah, setelah merasakan langsung bagaimana tandusnya Padang Arafah saat menunaikan ibadah haji pada 1955. Bung Karno lalu mengajukan usulan penghijauan kepada Raja Arab Saudi Saud bin Abdulaziz al Saud untuk menanam ribuan pohon yang rindang. Bung Karno kemudian mengirimkan ribuan bibit pohon mimba atau sejenis pohon mindi dari Indonesia untuk ditanam di Arafah.
Pohon-pohon itu kini dikenal dengan nama Pohon Sukarno, dan menjadi peneduh bagi jutaan jamaah haji saat menjalankan ibadah wukuf yang merupakan puncak rangkaian ibadah haji.
“Kalau untuk pembangunan tempat ibadah. Saya tidak bisa lagi merinci jumlah masjid, musala yang dibangun Bung Karno sebagai tempat ibadah bagi Umat Islam,” kata Hasto.
Tokoh kelahiran Jogjakarta ini kemudian mendaulat para tuan guru dan alim ulama yang hadir untuk menggunting pita sebagai tanda peresmian Musala Tanzila Khadijah.
Diawali doa yang dipimpin TGH Subki Sasaki, musala tersebut secara resmi dibuka dan dapat dipergunakan oleh kaum Muslimin.
Senam Sicita
Sementara itu, sebelum agenda peresmian musala, Hasto mengikuti kegiatan senam Indonesia Cinta Tanah Air (Sicita) di Kantor DPD PDI Perjuangan. Hasto bersama sejumlah kader yang hadir melakukan sedikit pemanasan.
Lagu Sicita lalu diputar dan semua kader ikut bergerak mengikuti arahan instruktur. Ratusan kader yang menggunakan kaus merah begitu semangat mengikuti gerakan instruktur senam.
Senam Sicita tersebut dilaksanakan sebanyak tiga kali. Hasto memang memancing instruktur menambah repetisi senam. “Sekali lagi, sekali lagi,” kata Hasto ketika senam Sicita sesi kedua selesai.
Hasto menyampaikan senam Sicita ini mengandung semangat nasionalisme dan kekayaan Nusantara. Di dalamnya terdapat aransemen lagu nasional, daerah, dan slogan-slogan Indonesia.
Namun begitu, yang terpenting, lanjut Hasto, senam ini bisa membawa kesehatan dan semangat bagi kader PDIP.
“Menurut penelitian UNJ, satu kali senam Sicita rata-rata bisa membakar seribu kalori,” kata Hasto. Doktor Ilmu Pertahanan itu juga menyampaikan kepada para kader betapa pentingnya menjaga kesehatan. Terlebih ke depan tahapan pemilu 2024 sudah berjalan.
“Dengan senam Sicita ini kita sehat, tahapan pemilu dapat dilakukan sebaik-baiknya dengan semangat. Jadi, semangat diawali kesehatan kita,” kata Hasto sembari berharap para kader rutin melaksanakan senam Sicita ini di Kantor DPD PDIP NTB.
Sebelum bertolak kembali ke Jakarta, Hasto kemudian mengunjungi Desa Adat Sade di Lombok Tengah. Di sana, Hasto mengenakan pakaian adat Sasak lengkap dengan keris. Hasto juga berdiskusi banyak dengan para pelaku usaha dan jasa pariwisata di sana. Menyaksikan langsung atraksi peresean dan melihat dari dekat bagaimana rumah asli masyarakat Suku Sasak. ***
Penghargaan dari BNN RI untuk Bupati Lombok Utara
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menyampaikan penghargaan pada Bupati yang berperan aktif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika
MATARAM.lombokjournal.com ~ Penghargaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dianugerahkan untuk Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, atas partisipasi pada peran aktif fasilitasi implementasi Pencegahan Dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Lombok Utara, Provinsi NTB.
Kepala BNN RI Komjen POL Dr. Petrus Reinhard Golose menyerahkan penghargaan itu pada acara Strategi War On Drugs atau pendidikan berkarakter anti narkoba bagi mahasiswa, di Universitas Mataram, Jum’at (16/09/22).
Hadir dalam penyerahan penghargaan itu Kapolda NTB Irjen Pol Djoko Poerwanto, Para Bupati/Walikota, Rektor Unram, dan para Mahasiswa Unram.
Petrus Reinhard Golose menyambut baik atas antusiasme melalui acara War On Drugs. Kegiatan ini sangat penting bagi mahasiswa untuk mengambil andil dalam membuat gerakan stop narkoba.
“Mahasiswa jangan pernah tergiur oleh narkoba, narkoba memang terkesan menggiurkan tapi dampak buruk yang diberikan sangat besar,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu Rektor Unram Prof Bambang Hari Kusumo menyampaikan, para mahasiswa yang hadir agar lebih menjaga diri sendiri, serta waspada bahaya narkoba.
“Kehancuran bangsa dimulai dari rusaknya kehidupan generasi muda, kita pahami dampak buruk narkoba dan cara penanganannya sehingga mampu menjadi generasi muda yang jauh dari narkoba,” kata Bambang.
“Harapan saya para mahasiswa lebih menjaga diri, mampu menjadi pribadi yang baik dan bermanfaat bagi kehidupan dimasa yang akan datang,” katanya.
Pada kegiatan ini, BNN RI menyerahkan penghargaan War On Drugs untuk para bupati dan walikota serta lainnya.***
Acara Gala Dinner BNN, Gubernur NTB Ajak Kunjungi Obyek Wisata
Di acara Gala Dinner bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Gubernur NTB menceritakan khasiat air awet muda di Narmada
LOBAR.lombokjournal.com ~ Di tengah acara Gala Dinner yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Indonesia di Hotel Aruna Senggigi, Lombok Barat, Kamis (15/09/22), Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mempromosikan destinasi wisata di Lombok.
Dikatakan, Provinsi NTB kaya akan potensi obyek wisata menarik.
Salah satunya ialah Taman Narmada yang memiliki daya tarik bagi wisatawan nasional bahkan internasional.
“Saya anjurkan teman-teman semua untuk ke Taman Narmada. Konon menurut masyarakat sekitar, siapa saja yang membasuh dengan menggunakan air Narmada akan kembali awet muda,” kata Gubernur Zul.
Bang Zul sapaan akrabnya, mengucapkan selamat datang dan terimakasih telah memilih Provinsi NTB sebagai tempat untuk menyelenggarakan kegiatan-kegiatan menarik seperti ini.
“Saya ucapkan selamat datang dan terimakasih semoga waktu yang dihabiskan di NTB ini penuh makna dan penuh arti,” ungkapnya.
Kepala BNN RI Komjen Pol. Petrus Reinhard Golose, M.M., dalam sambutannya mengajak seluruh jajarannya bersama dengan Pemrov NTB serta Forkopimda NTB untuk lebih semangat dalam perang melawan narkotika.
Lanjutnya, ia menceritakan secara singkat, asal mula pencucian uang diawali dari tindak pidana narkotika dan selanjutnya berkembang ke sektor-sektor lainnya.
Di akhir sambutannya, beliau mengucapkan terimakasih khususnya kepada Gubernur yang telah menyempatkan waktunya hadir langsung serta Pemrov NTB yang telah endeklarasikan War On Drugs Memberantas Tindak Pidana Pencucian Uang Narkotika di daerahnya.
“Terimakasih saya ucapkan semoga hal ini dapat menekan tindak pidana pencucian uang narkotika,” ucapnya.
Gala Dinner kali ini mengambil tema “Semangat War On Drugs Memberantas Tindak Pidana Pencucian Uang Narkotika”.
Di ujung acara memberikan sekaligus mengenakan jaket “War On Drugs” kepada Gubernur Zulkieflimansyah ***
Gubernur NTB Resmikan Bangunan Ponpes di Desa Karumbu
Sambutan masyarakat Desa Karumbu yang sangat antusias diapresiasi Gubernur NTB
BIMA.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah meresmikan bangunan pondok pesantren Al-Karamah Desa Karumbu, Rabu (14/9/2022) di Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima, sekaligus silaturahmi bersama masyatakat Desa Karumbu, dalam kunjungan kerja Gubernur NTB bersama rombongan Kepala OPD lingkup Pemprov. NTB, selama dua hari di Kota dan Kabupaten Bima.
Gubernur mengapresiasi sambutan masyarakat Desa Karumbu dan santri Ponpes Al-Karamah.
“Terimakasih masyarakat Karumbu, dan penampilan adik-adik yang marawis bagus sekali,” puji Gubernur Bang Zul.
Gubernur juga berharap, Ponpes terus berkembang dan bermanfaat untuk masyarakat Lanngudu. Termasuk adanya para santri ponpes yang telah lulus dan memperoleh beasiswa diluar daerah,”,kata pria kelahiran Sumbawa ini.
“Semoga adik-adik santri ponpes jadi peretas jalan bagi adik-adiknya, mendapatkan beasiswa bidik misi,” ucap mantan anggota DPR RI tersebut.
“Karena persoalan hutan berdampak terhadap kelestarian alam, ketersediaan air untuk pertanian dan lainnya, sehingga masyarakat yang menginginkan bendungan dapat mendukung penansman hutan,”ajak Bang Zul.
Sementara itu Camat Langgudu, Abdul Wahab menyampaikan ucapan terimakasih telah dikunjungi Gubernur. Diharapkan kunjungan ini bukan yang terakhir.
Ditambahkan oleh Ketua Yayasan yang diwakili Salahudin S. Ag, merasa bangga bangunan ponpes diresmikan oleh Gubernur NTB.
“Kami bangga, yang meresmikan bangunan adalah Gubernur NTB,” akunya.
Dijelaskannya ponpes tersebut terus berkembang seiring dengan waktu pendiriannya.
“Sehingga menghasilkan santri yang melanjutkan kuliah dan memperoleh beasiswa,” paparnya.
Sementara itu, sebelumnya Kades karumbu, Suherman, SH menyampaikan Desa Karumbu adalah Ibu Kota Kecamatan.
“Maka kami berharap agar lingkungan di sepanjang jalan provinsi sekitar desanya dapat dibantu untuk penataan,” harapnya.
Kades juga merasa bangga kunker Gubernur ke Langgudu lebih khusu di Karumbu merupakan mimpi masyarakat.
“Karena bisa bertemu kembali dengan Gubernur NTB,” timpalnya.
Hadir mendampingi Gubernur, Asisten 2 Setda Provinsi NTB, Kadis Perindag, Sekertaris Bappeda, kepala Brida, kepala Disdak, Kadis ketahanan Pangan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Tambun, Kadis LHK, Kadis Peternakan dan Keswan, Kadis DPMPTSP, Kadis Desa dan Dukcapil, Kadis DP3AP2KB, Kepala Bakesbangpol, Karo Ekonomi, Karo Adpim, PLT Karo PBJ, GM Geopark Tambora dan sejumlah Kepala Cabang, UPTD Provinsi di Bima. ***
Bupati Kukuhkan Pengurus FKUB KLU Masa Khidmat 2022-2027
Pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) KLU yang dikukuhkan Bupati Djohan, diharapkan mampu menyelesaikan masalah antar umat beragama
TANJUNG.lombokjournal.com ~ Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lombok Utara, masa khidmat Tahun 2022- 2027, dikukuhkan Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH di Aula Kantor Bupati (15/09/22).
Pengukuhan FKUB berdasarkan Surat Keputusan Bupati Lombok Utara, Nomor: 74/26/KESBANG/2022 tentang pembentukan Forum dan Sekretariat Forum Kerukunan Ummat Beragama (FKUB) Kabupaten Lombok Utara tahun 2022-2027, dengan 20 orang pengurus FKUB KLU.
Ketua FKUB, Dr. Lalu Muhammad Muhsin Efendi Muhtar., MA, Wakil Ketua I Marianto dan Wakil Ketua II Romo Cindrasah, Sekretaris, Ust. Hamdun M.Hi.
“Keberadaan FKUB untuk memelihara kerukunan antar umat beragama selaras dengan tujuan Pemerintah Daerah dalam mempererat persatuan dan kesatuan umat beragama di KLU,” kata Bupati Djohan usai pengukuhan.
Menurutnya, FKUB memiliki peran penting di tengah perpecahan yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Menjadi penghubung, mediator dan penyelaras dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama.
“Persatuan dan kesatuan adalah kunci keberlangsungan dan kestabilan berbangsa dan bernegara,” tutur bupati.
Perbedaan yang ada hendaknya melebur menjadi perekat kewargaan dan kebangsaan, menguatkan keberadaan budaya, agama, suku dan ras yang berbeda sebagai pendorong kemajuan daerah di masa depan.
Dan FKUB juga diharapkan menjembatani sebagai upaya meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama. Sekaligus upaya mempertahankan dan meningkatkan kondusifitas daerah.
Hadir pula Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R, ST.,M.Eng, Wakapolres Lotara Kompol Samnurdin SH, Kepala Kemenag KLU H. M. Ali Fikri SH.,MH, Kepala Kesbangkespol Muldani M.Si, Camat Pemenang serta undangan lainnya. ***
Roadshow di Kota Bima, Bang Zul Puji Produk Kuliner Lokal
Melakukan roadshow di Kota Bima, Gubernur NTB Bang Zul menyarankan pentingnya kemasan produk yang jadi daya tarik pasar
BIMA.lombokjournal.com ~Gubernur NTB Zulkieflimansyah dalam rangkian kunjungan kerja, untuk Roadshow Industrialisasi di Kota Bima, meninjau langsung produk stand UMKM.
Bang Zul sapaan Gubernur NTB, memuji sejumlah produk, berupa kuliner dan panganan lokal serta tenun khas Bima yang dihasilkan oleh UMKM lokal.
Ikut mendampingi Kadis Perindustrian Nuryanti, SE., MM., yang sempat mencicipi bubur yang terbuat dari Jewawut, hasil olahan UMKM Marimpa Kota Bima, Rabu (14/09/22) di halaman Istana ASI Mbojo Kota Bima.
Sehingga, tidak hanya inovasi dan kreasi rasa yang dihasilkan, namun kemasan produk juga menjadi daya tarik pasar, untuk membeli produk tersebut.
Pemilik UMKM Marimpa, Muhammad Salmin (32),yang bergerak dalam pengolahan bahan panganan lokal, mengatakan bangga dicicipi oleh Gubernur NTB, bubur Jewawut olahannya.
“Mimpi saya, produk hasil olahan ini dicicipi Gubernur, dan hari ini terwujud. Saya juga berharap Presiden RI, bisa mencicipi bubur jewawut ini,” harapnya.
Pria yang berdomisili di Kelurahan Sambinae Kota Bima ini, mengatakan bahwa ini menjadi penyemangat untuk berusaha. Ia juga memamerkan makanan khas yang terbuat dari Jewawut seperti susu, kue kering dan produk cemilan lain juga.
Sementara Yulia Basri, Sekretaris UMKM Alin-Annisa Lintas Nusantara, juga merasa bangga standnya dikunjungi Gubernur NTB.
Ia mengatakan, UMKM miliknya sangat mendukung Industrialisasi produk lokal menuju NTB Gemilang.
“Pak Gubernur, tadi mecoba mencicipi oi tua (Air Aren),”ujar Yulia.
Bang Zul juga mengunjungi stand SMKPP Negeri Bima, yang dikepalai Abdul Hamid di bawah binaan Dinas Pertanian dan Perkebunan Prov. NTB.
Siswa kelas X jurusan APHP SMKPP, Ifarti (16) menjelaskan, produk hasil karya siswa, seperti stik daun kelor, ubi ungu, manisan belimbing, wedang jahe, kunyit asam.
“Tadi pak Gubernur membeli kunyit asam,” tambah Ifarti.
Dikatakannya, Gubernur juga berpesan, agar mempromosikan produk dengan bahasa daerah sehingga terlihat kelokalannya.
Selain itu, Gubernur juga memuji Pompa semprot tenaga surya, hasik karya dan inovasi SMKN 1 Kota Bima. Alat tesebut sempat ikuti lomba inovasi Ki Hajar tahun 2021.
Pemilik Soehendar coffe, M. Fadila juga senang dan menjadikan penyemangat produk es kopi gula aren produknya dicicipi Gubernur NTB.
“Kami menggunakan kopi lokal asal Tambora,” kata Fadil.
Begitu juga UMKM Dina, yang memproduksi tenun dan sarung Bima, senang dikunjungi Gubernur.
“Pak Zul, memborong dua sarung Nggoli,”ucap Yuyun, pemilik UMKM.
Ia berharap kegiatan seperti ini terus dan sering diselenggarakan, sehingga UMKM dapat sering memasarkan produknya.
Turut mendampingi Gubernur, Asisten 2 Setda Provinsi NTB, Kadis Perindag, Sekertaris Bappeda, kepala Brida, kepala Disdak, Kadis ketahanan Pangan, Kadis Kelautan dan Perikanan, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Tambun, Kadis LHK, Kadis Kesehatan, Kadis Peternakan dan Keswan, Kadus Dikbud, Kadis DPMPTSP, Kadis Desa dan Dukcapil, Kadis DP3AP2KB, Kepala Bakesbangpol, Karo Ekonomi, Karo Adpim, PLT Karo PBJ, GM Geopark Tambora dan sejumlah Kepala Cabang, UPTD Provinsi di Bima. ***
Pembangunan Pusat Pemerintahan KLU akan Selesai Lebih Cepat
Progres Pembangunan Kantor Bupati Lombok Utara Capai 82 Persen, diperkirakan selesai bulan Desember 2022
TANJUNG.lombokjournal.com ~Pembangunan Kantor Bupati Lombok Utara di atas lahan 2,6 hektare dengan total luas lahan untuk bangunan kantor mencapai 2.332 meter persegi, sudah mencapai sekitar 82 persen.
Gedung Kantor Bupati Lombok Utara itu direncanakan terdiri atas empat lantai, dengan anggaran mencapai senilai 43 Milyar rupiah.
Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lombok Utara, Kahar Rizal, ST, Rabu (14/09/22) pada wartawan di ruang kerjanya.
Kahar Rizal, ST, MT
Terwujudnya pembangunan pusat pemerintahan di Lombok Utara, NTB itu merupakan salah satu harapan masyarakat atau warga Kabupaten Lombok Utara.
Kahar Rizal mengatakan, dengan progres yang diperkirakan capai 82 persen saat ini berarti terwujudnya Pusat Pemerintahan itu akan lebih cepat dari target semula, yaitu selesai Desember tahun 2022.
“Meski demikian, jika ada sisa waktu pihak kontraktor akan memanfaatkannya untuk perbaikan jika ada kekurangan,” kata Kahar.
Menurutnya, hal menarik dari bangunan Kantor Bupati terletak pada desain atap gedung menyerupai atap Masjid Kuno Bayan.
Ikon itu tentu akan membuat desain arsitektur Kantor Bupati terlihat lebih menarik dan elegan, sebab menonjolkan simbol adat dan budayaDayan Gunung, tambahnya.
“Saya yakin, pembangunan Kantor Bupati ini selesai lebih cepat dari target, dimana kalau saya lihat proses pekerjaannya terkadang lembur dan ditunjang dengan alat alat yang memadai sehingga pengerjaannya cepat,” jelas Kahar.
Terkait progres pelebaran jalan nasional, Kahar menegaskan bahwa itu ranahnya Balai Jalan Nasional. Pihaknya hanya mendampingi.
“Sepengetahuan saya, sudah pada tahap pembebasan lahan. Proses sosialisasi, pendataan dan pemasangan patok (batas) sudah selesa dan masuk pada tahap pembebasan,“ jelas Kahar Rizal.***
Wabup Danny Jelaskan Rancangan Nota Keuangan APBDP KLU
Dalam Rapat Paripurna DPRD KLU, Wabup Danny mencermati lebih mendalam atas masukan dan pemikiran Pimpinan dan anggota DPRD
TANJUNG.lombokjournal.com ~Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto Ridawan ST, M,Eng, menyampaikan penjelasan terkait pengantar rancangan nota keuangan APBD Perubahan Lombok Utara tahun anggaran 2022, Selasa (13/09/22).
Dalam Rapat Paripurna itu Wabup Danny menyampaikan penjelasan atau jawaban atas pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD KLU terhadap pengantar Nota Keuangan beserta rancangan APBD Perubahan Kabupaten Lombok Utara tahun 2022.
Dalam jawaban itu, Wabup Danny mencermati lebih mendalam atas masukan dan pemikiran Pimpinan dan Anggota DPRD, mulai dari komponen pendapatan pengeluaran pembelanjaan maupun komponen pembiayaan daerah.
“Kami berterima kasih, secara umum pandangan fraksi-fraksi terhadap penyampaian pengantar rancangan Nota Keuangan tentang APBD Perubahan KLU 2022. Terdapat beberapa hal yang menjadi catatan dan perhatian pemerintah dalam peningkatan pembangunan. Mulai dari setrategi dan prioritas dalam mengelola pendapatan daerah, hingga permasalahan utama yang berkaitan dengan belanja daerah,” kata Wabup.
Wabup Danny juga memberi penjelasan terkait pertanyaan, antara lain, mengapa porsi belanja modal lebih kecil dari belanja operasi?
“Karena terdapat belanja yang sifatnya wajib dan mengikat,” jealasnya.
Belanja Operasi terdiri dari belanja pegawai yaitu Rp328.837.028.288,00.
Sedangkan Belanja Barang dan Jasa Rp276.763.046.590,00.
Belanja Subsidi Rp700.000.000,00, dan Belanja Hibah Rp6.950.091.125,00.
Sedangkan Belanja Modal tahun ini terdiri dari Belanja Modal Tanah sebesar Rp 7.050.810.000,00. Belanja Modal Peralatan dan Mesin Rp36.270.229.546,00.
Sementara Belanja Modal Gedung dan Bangunan Rp72.659.626.542,00.
Untuk Belanja Modal Jalan, Jaringan dan Irigasi mencapai Rp59.048.363.476,00. Sedangkan belanja modal aset tetap lainnya Rp7.110.638.000,00.
Dan ada beberapa belanja juga harus dilakukan penyesuaian akun belanja di antaranya, kegiatan pembangunan tangki septik, yang sebelumnya dianggarkan pada belanja modal harus disesuaikan menjadi belanja barang yang diserahkan pada masyarakat.
“Jawaban Pemerintah Daerah atas pandangan pandangan umum Fraksi-fraksi DPRD KLU semoga diridhoi Allah swt, dan semua upaya dan ikhtiar kita untuk mencapai cita cita yang mulia dan memajukan masyarakat daerah yang kita cintai ini,” ucap Wabup Danny. ***
Transformasi Digital Harus Diiringi Perilaku Cerdas dan Bijak
Proses percepatan transformasi digital diperlukan untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan ekonomi
LOTIM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalillah yang hadir sebagai narasumber dalam talkshow daring bertema anti hoaks dan keamanan transaksi digital menekankan, agar menggunakan digitalisasi untuk ilmu pengetahuan dan ekonomi.
Ia mengatakan itu dalam gelaran spesial Hari Ulang Tahun ke 87 NWDI di GOR kampus NWDI Pancor, Sabtu (10/09/22).
Wagub Sitti Rohmi
Acara talkshow itu bertema mendukung percepatan transformasi digital, peningkatan kapasitas, awareness dan diseminasi pemanfaatan teknologi digital dengan benar dan bertanggungjawab.
“Sekarang banyak digelar pelatihan digital talent untuk pengembangan marketing UKM juga banyak ilmu pengetahuan yang bisa diambil,” kata Wagub.
Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik, Baiq Nelly Yuniarti mengatakan, era teknologi dan digitalisasi sudah seharusnya disikapi dengan cerdas.
Karena limpahan informasi di gawai masing masing orang membuat generasi milenial memiliki agresivitas tinggi.
Kecenderungan ini dapat membuka peluang pembuatan konten kreatif yang juga agresif menjangkau semua orang di belahan dunia mana pun.
“Pada generasi milenial saya berpesan, agar tetap berkomunikasi dengan orang tua agar tetap terarah menerima dan menyebarkan informasi,” ujarnya.
Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Kominfo Lombok Timur, Dr Fauzan agar masyarakat memanfaatkan digitalisasi dengan sadar, bertanggungjawab, jujur dan berniat melakukan kebaikan.
Sementara terkait keamanan transaksi dan gerakan anti hoaks, Kapolres Lotim AKBP Hery Indra Cahyono mengingatkan, modus operandi kejahatan berbasis digital juga makin canggih.
Ia meminta masyarakat berhati hati dan bersedia melakukan konfirmasi ulangterhadap setiap informasi yang beredar dan diterima.