Aksi Kemanusiaan Rehab 29 Rumah Tidak Layak Huni di KLU

Lewat aksi kemanusiaan di Lombok Utra,  Rachmat Hidayat bantu rehab rumah tidak layak huni di Lombok Utara

KLU.lombokjournal.com ~ Anggota DPR RI dapil Lombok dari PDIP, H Rachmat Hidayat kembali melakukan Aksi Kemanusiaan membantu rehab dan perbaiki rumah tidak layak huni (Rutilahu) untuk 29 KK di desa Sokong dan desa Medana,  Lombok Utara.

Bantuan ini  dilandasi oleh sentuhan nuraninya melihat masih banyak warga desa KLU yang belum memiliki rumah layak huni. 

Bantuan Rutilahu diserah-terimakan secara simbolis melalui penyerahan 4 buku tabungan kelompok di rekening Bank Mandiri oleh Rachmat Hidayat kepada 4 kelompok penerima Rutilahu, Minggu (11/12/22).

BACA JUGA: Penghargaan “Governor of Good Governance” untuk Gubernur NTB

Aksi ini wujud pertanggungjawaban Rahcmat menunaikan janjinya membantu warga KLU, khususnya yang tidak memiliki rumah layak huni. 

Aksi kemanusiaan denagn menyerahkan bantuan rehab rumah Tidak Layak Huni

“Saya berjanji untuk tahun depan ada banyak program dan kegiatan  yang akan saya turunkan di KLU,” kata Rachmat..

Bantuan itu di antaranya Bantuan UMKM, Rutilahu tahap kedua, Bantuan untuk Disabilitas, sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dan aneka jenis kegiatan lain sesuai Tupoksi Komisi VIII.

Rachmat meminta kepada 4 Kepala Dusun dari 2 desa, yakni Desa Sokong dan Medane yang hadir untuk mendata warganya yang layak diberi bantuan UMKM tahun depan lewat aspirasinya. 

Khususnya untuk pedagang kecil/tradisional  dan bakulan, masing-masing dusun misalnya 10 UMKM. 

“Saya minta kepada I Made Kariyase, anggota DPRD KLU dari PDIP untuk mengkoordinir kebutuhan kepala dusun terkait bantuan Rutilahu maupun UMKM untuk tahun depan,” ucap Rachmat disambut tepuk tangan oleh warga yang hadir.

Kehadiran Rachmat di Kantor DPC PDIP KLU didampingi oleh Hakam Ali Niazi dan Raden Nuna Abriadi, Anggota DPRD NTB dari PDIP dapil KLU dan Lobar. Nampak sejumlah Pengurus DPC PDIP KLU hadir juga. 

Calonkan Raden Nuna Abriadi Cabup KLU 2024 

Rachmat Hidayat juga mengutarakan kekesalannya atas ketidak-hadiran Dinas Sosial KLU dalam acara serah terima buku tabungan Bank Mandiri untuk program Rutilahu, yang bersumber dari program Aspirasi Komisi 8. 

“Nah begini dah kalau kita tidak punya Bupati,” imbuh Rachmat soroti ketidakhadiran Dinas Sosial dalam acara siang tadi di Kantor DPC PDIP KLU di Jl Raya Sokong – Kabupaten Lombok Utara. 

Selanjutnya Ketua DPD PDIP NTB itu mengatakan, untuk Pemilihan Bupati KLU 2024 mendatang, PDIP NTB akan mencalonkan Raden Nuna Abriadi ( Anggota DPRD NTB dari PDIP) sebagai Calon Bupati KLU 2024. 

“Jika Raden Nuna di Pilbup KLU 2024 ditakdirkan memenangi Konstestasi, maka akan memudahkan PDIP dalam memajukan daerah serta mensejahterakan warga KLU menjadi lebih baik,” kata Rachmat. 

Ucapan Terima Kasih untuk Rachmat Hidayat 

Terpisah Kepala Dusun Majalangu, Al Jihad menyampaikan terima kasih kepada Rachmat Hidayat yang telah membantu rehab dan perbaiki 5 Rumah Tidak Layak Huni ( Rutilahu ). Dia berharap tahun depan  25 kk warganya yang rumahnya tidak layak huni bisa dibantu oleh Rachmat Hidayat. 

“Untuk program tahun depan, mohon 25 kk warga saya yang rumahnya tidak huni bisa dibantu oleh Bapak Rachmat Hidayat lewat aspirasinya,” kata Kadus Majalangu, Al Jihad..

Al Jihad mengakui banyak warganya paska gempa bumi 2018 silam yang masih belum mendapat bantuan RTG, dan banyak aplikator yang tidak menyelesaikan kewajibannya. 

“Saat ini ada 30 KK warga saya yg belum mendapatkan bantuan RTG. Dan 5 kk sudah dibantu oleh Pak Rachmat Hidayat , tersisa 25 KK lagi,” info Kadus Majalangu, Al Jihad. 

Sementara itu Kadus Prawira Desa Sokong, Sumianto mengatakan, 4 warganya mendapat bantuan rehab rumah tidak layak huni dari Rachmat Hidayat. 

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industrialisasi di NTB

Kadus Prawira menginfokan jumlah warganya 520 an KK.

Saat gempa tahun 2018 sekitar 450 kk rumahnya yang hancur dan rusak. Saat ini ada sekitar 70 an KK yang belum tercover bantuan RTG karena berbagai alasan tehnis. 

“Dengan ada bantuan Rumah Tidak Layak Huni ini, Kami berharap tahun depan warga nya yang tersisa bisa diberi bantuan agar tempat tinggalnya layak huni,” pinta Sumianto. 

Terpisah Anggota DPRD KLU dari PDIP , I Made Kariyase mengatakan untuk tehnis  Pembangunan Rutilahu dari program Rumah sejahtera terpadu ( RST ) dilakukan secara kelompok untuk memudahkan pengerjaan Rutilahu. 

“Nanti masing-masing kelompok tinggal membelanjakan untuk material pembangunan rumah sesuai budget yang tersedia 20 juta per rumah yang didalam rekening kelompok di Bank Mandiri,” kata I Made Kariyase yang juga Sekretaris DPC PDIP KLU

Sementara itu Program RST (Rumah Sejahtera Terpadu) merupakan skema bantuan rehab/perbaikan Rumah Tidak Layak Huni kepada warga masyarakat yang belum pernah mendapat bantuan jenis apapun seperti program RTG. 

Syaratnya penerima bantuan Rutilahu harus membuat kelompok secara kolektif dalam pembangunannya. 

BACA JUGA: NTB Masuk Lumbung Pangan Nasional, Ini Jasa Penyuluh

Untuk satu buah Rumah Tidak Layak Huni diberi pagu anggaran per rumah 20 juta yang ditransfer via rekening kelompok tanpa ada pemotongan apapun ***

 

 




Penghargaan “Governor of Good Governance” untuk Gubernur NTB

Bang Zul, sapaan Gubernur NTB menerima penghargaan sebagai Governor of Good Governance, karena keberhasilan Provinsi NTB bangkit dari dua bencana

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Penghargaan Governor of Good Governance diberikan pada Gubernur NTB Zulkieflimansyah dalam ajang Moeslim Choice Award tahun 2022. 

BACA JUGA: Fun NTB Thriatlon 2022, Perkuat Kebersamaan ASN NTB

Penghargaan diberikan untuk Gubernur NTB yang mempertahankan pertumbuhan ekonomi NTB
Baiq Nelly Yuniarti

Penganugerahan tersebut digelar di Hotel Ballroom 2nd Floor Hotel Park Hyatt, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (09/12/22). 

Penerimaan Award yang diadakan Jaringan media MoeslimChoice Network tersebut, diwakili KepaLa Dinas Kominfotik  Provinsi NTB, Baiq Nelly Yuniarti. 

Sementara apresiasi diserahkan oleh CEO Moeslimchoice Network, Usman Rizal.

Bang Zul, sapaan Gubernur NTB, dinilai berdasarkan keberhasilan Provinsi NTB bangkit dari dua bencana. 

Meski mengalami Gempa Bumi dan Pandemi Covid-19, namun pertumbuhan perekonomian NTB dinilai baik. 

Ekonomi Nusa Tenggara Barat Triwulan III-2022 terhadap Triwulan III-2021 mengalami pertumbuhan sebesar 7,10 persen.

Selain itu, inflasi di NTB dinilai cukup terkendali  dan diprediksi masih akan positif hingga tahun depan.

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industrialisasi NTB

“Gubernur NTB mendapatkan penghargaan sebagai Governor of Good Governance atas atas prestasinya memimpin NTB melewatu dua bencana, Gempa bumu dan Pandemi covid-12, serta mampu membawa pertumbuhan perekonomian ekonomi dengan baik,” tutur pembawa acara Moeslim Choice Award. ***

 




Gubernur NTB Sampaikan Jawaban Pandangan Umum Fraksi

Wagub NTB membacakan jawaban Gubernur NTB terkait tiga buah Raperda Prakarsa Gubernur NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah membacakan jawaban Gubernur NTB atas Pandangan Umum Fraksi-Fraksi Terhadap 3 (Tiga) Buah  Raperda Prakarsa Gubernur NTB

Jawaban Gubernur NTB itu disampaikan dalam Rapat Paripurna Ke-3 DPRD Prov. NTB Masa Persidangan III Tahun 2022, di ruang rapat Sidang Kantor DPRD NTB, Mataram (09/12/22).

BACA JUGA: Bang Zul Buka Event WINGDAY IV HTCI 2022

Membacakan jawaban Gubernur NTB, Wagub mengatakan Ekskutif menerima saran dan masukan dari legislatif
Wagub Sitti Rohmi

Tiga Buah  Raperda Prakarsa Gubernur NTB, diantaranya :

  1. Perubahan Raperda nomor 3 tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi NTB. 
  2. Raperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
  3. Perubahan Raperda nomor 3 tahun 2015 tentang Penanaman Modal.

“Kami menyambut baik dan mengucapkan terimakasih atas saran, pendapat dan pernyataan yang telah disampaikan pada Rapat Paripurna sebelumnya,” ucapnya.

Umi Rohmi menjelaskan terkait perubahan Raperda nomor 3 tahun 2010 terkait Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi NTB, dalam proses penyusunan revisi RTRW secara Teknokratis, Partisipatif dan Politis sudah dilakukan secara prosedur yang benar.

Terkait saran atas Perubahan Raperda tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup melalui payung regulasinya oleh karena itu sanksinya harus dipertegas. 

Termasuk animo masyarakat masih lemah terhadap program Zero Waste sehingga perlu diperkuat melalui regulasi. 

Sehubungan dengan itu perubahan terhadap Raperda RTRW juga mengatur tentang peruntukan lahan terbuka hijau dan batas wilayah.

Terkait Raperda Penanaman Modal, Wagub menjelaskan, hal ini merupakan penyempurnaan Raperda nomor 3 tentang penanaman tahun 2015. 

Tujuannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan pekerjaan, mendorong ekonomi kerakyatan dan lain sebagainya.

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industrialisasi di NTB

Wagub menekankan pula, Ekskutif menerima saran dan masukan dari legislatif untuk pembangunan ekonomi daerah.

Sehingga diharapkan mampu mewujudkan NTB yang Gemilang melalui penguatan regulasi. ***

 

 




Peresmian Musholla HM. Arifin Lingkungan Galangan Kapal Lobar

Saat peresmian mushollah di lingkungan PT. Dukuh Raya Dockyard, Wagub NTB menyampaikan apresiasinya karena bisa dimanfaatkan warga sekitar

LOBAR.lombokbarat,com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyampaikan  apresiasi atas pembangunan Musholla dalam lingkungan  PT. Dukuh Raya Dockyard yang bisa dimanfaatkan oleh warga desa sekitar.

Peresmian musholla HM. Arifin beraada di lingkungan pembuatan galangan kapal Teluk Waru, Desa Labuan Tereng Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (09/12/22)

BACA JUGA: Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah 

Wagub NTB mengapresiasi peresmian mushollah yang bisa dimanfaatkan masyarakat

“Alhamdulillah semoga ini menjadi awal yang baik. Sehingga kehadiran para investor di NTB dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Ummi Rohmi.

Dijelaskan, pemerintah NTB sangat welcome dengan para investor yang datang berinvestasi ke NTB. 

Namun, kesejahteraan dan keterlibatan masyarakat di sekitar harus benar-benar diutamakan.

“Kami juga tidak ingin masyarakat di sekitar menjadi penonton. Mereka harus mampu berkontribusi untuk ikut membangun daerahnya,” harap Ummi Rohmi.

Sementara itu, Direktur PT. Dukuh Raya Dockyard Ir. Agus Salim menjelaskan tentang perjalanan berdirinya galangan kapal di wilayah Nusa Tenggara yang didirikan tahun 1994 oleh H. Muhammad Arifin. 

Galangan kapal di NTB merupakan respon atas dibukanya jalur lalu lintas laut atau Tol Laut gagasan Presiden RI Jokowi di wilayah NTB.

“Pada tahun 1994, galangan kapal tidak ada di wilayah Nusa Tenggara, hanya ada di Surabaya. Untuk itu, (alm)  H. Muhammad Arifin bekerjasama dengan Pemerintah NTB untuk membangun galangan kapal di Lembar ini,” ungkapnya.

Seperti diketahui Musholla tersebut diberi nama HM. Arifin untuk mengenang jasa almarhum yang menginisiasi pembangunan galangan kapal di NTB. 

BACA JUGA: Wagub NTB: Tim Pendamping Desa Berkontribusi Besar Bagi Pembangunan

Dalam acara tersebut hadir pula  pimpinan PT Dukuh Raya, Pimpinan Perindo dan sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi NTB. ***

 

 




Memahami Pengertian dan Tugas Pendampingan di Desa

Dalam upaya menggerakkan pembangunan di desa secara komprehensif, para pendamping desa penting memahami faktor-faktor untuk mensinergikan aktor pembangunan di desa   

MATARAM.lombokjournal.com ~ Para Pendamping Desa di seluruh Nusa Tenggara Barat (NTB) diakui memberi kontribusi besar dalam pembangunan di NTB. 

Saat membuka pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) pada Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3OD), Wagub NTB, Hj Sitti Rohmi Jalillah menyampaikan apresiasinya pada seluruh pendamping desa, termasuk para pendamping lokal desa.

BACA jJUGA: Wagub NTB: Tim Pendaming Desa Berkontribusi Besar Bagi Pembangunan 

tIM PENDAMPING DESA HARUS MEMAHAMI ASPIRASI MASYARAKAT

Menurut Wagub Sitti Rohmi, kontribusi yang nyata ditunjukkan pada saat NTB dilanda bencana gempa 2018, termasuk saat pandemi awal tahun 2020.

“Besar peranan pendamping desa, sehingga desa dapat melalui bencana itu dengan baik,” katanya, Rabu (07/12/22).

Sebagian besar masyarakat belum tahu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan pendampingan desa. Di bawah ini dijelskan tentang kegiatan pendampingan desa termasuk tugas yang dilakukan.

Apa itu Pendamping Desa? 

Memahami kegiatan pendampingan desa, harus merujuk ketentuan Pasal 131 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Kemudian lahirlah Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi Nomor 3 Tahun 2015 (Permendes 3/2015) tentang Pendampingan Desa.

Pendampingan Desa adalah kegiatan untuk melakukan tindakan pemberdayaan masyarakat melalui asistensi, pengorganisasian, pengarahan, dan fasilitasi Desa. Tujuan pendampingan desa secara rinci sebagai berikut:

  1. meningkatkan kapasitas, efektivitas, dan akuntabilitas Pemerintahan Desa dan pembangunan Desa;
  2. meningkatkan prakarsa, kesadaran, dan partisipasi masyarakat Desa dalam pembangunan desa yang partisipatif;
  3. meningkatkan sinergi program pembangunan Desa antarsektor; dan
  4. mengoptimalkan aset lokal Desa secara emansipatoris.

Ruang lingkup pendampingan Desa meliputi:

  1. Pendampingan masyarakat Desa dilaksanakan secara berjenjang untuk memberdayakan dan memperkuat Desa;
  2. Pendampingan masyarakat Desa sesuai dengan kebutuhan yang didasarkan pada kndisi geografis wilayah, nilai APB Desa, dan cakupan kegiatan yang didampingi; dan
  3. Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, dan Pemerintah Desa melakukan upaya pemberdayaan masyarakat Desa melalui pendampingan masyarakat Desa yang berkelanjutan, termasuk dalam hal penyediaan sumber daya manusia dan manajemen.

Pelaksanaan pendampingan Desa dilakukan oleh 1) Tenaga Pendamping Profesional; 2) Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa; dan/atau 3) Pihak Ketiga.

Tugas Pendamping Desa

Pendamping Desa bertugas mendampingi Desa dalam penyelenggaraan pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa, meliputi:

  1. mendampingi Desa dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan terhadap pembangunan Desa dan pemberdayaan masyarakat Desa;
  2. mendampingi Desa dalam melaksanakan pengelolaan pelayanan sosial dasar, pengembangan usaha ekonomi Desa, pendayagunaan sumber daya alam dan teknologi tepat guna, pembangunan sarana prasarana Desa, dan pemberdayaan masyarakat Desa;
  3. melakukan peningkatan kapasitas bagi Pemerintahan Desa, lembaga kemasyarakatan Desa dalam hal pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa;
  4. melakukan pengorganisasian di dalam kelompok-kelompok masyarakat Desa;
  5. melakukan peningkatan kapasitas bagi Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa dan mendorong terciptanya kader-kader pembangunan Desa yang baru;
  6. mendampingi Desa dalam pembangunan kawasan perdesaan secara partisipatif; dan
  7. melakukan koordinasi pendampingan di tingkat kecamatan dan memfasilitasi laporan pelaksanaan pendampingan oleh Camat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.

Tugas Pendamping Teknis

Pendamping Teknis bertugas mendampingi Desa dalam pelaksanaan program dan kegiatan sektoral, meliputi:

  1. membantu Pemerintah Daerah dalam hal sinergitas perencanaan Pembangunan Desa;
  2. mendampingi Pemerintah Daerah melakukan koordinasi perencanaan pembangunan daerah yang terkait dengan Desa; dan
  3. melakukan fasilitasi kerja sama Desa dan pihak ketiga terkait pembangunan Desa.

Tugas Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat

Tugas utama Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat mencakup bantuan teknis keahlian bidang manajemen, kajian, keuangan, pelatihan dan peningkatan kapasitas, kaderisasi, infrastruktur perdesaan, dan regulasi.

Tugas Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa

  1. Menumbuhkan dan mengembangkan, serta menggerakkan prakarsa, partisipasi, dan swadaya gotong-royong; dan
  2. Mendampingi Kepala Desa dalam hal pengorganisasian pembangunan Desa.

Menilik luasnya tugas dari pendampingan desa, maka Tim Pendampingan Desa sangat berperanan bukan saja mulai sejak  perencanaan, hingga pelaksanaan dan pemantauan berjalanannya pembangunan Desa.

Bukan hanya itu, tugas pemberdayaan masyarakat yang menggerakkan inisiatif (prakarsa) masyarakat untuk terlibat dalam pembangunan desa, maka tugas pendampingan desa sangat menentukan keberhasilan pembangunan di desa.

BACA JUGA: NTB Masuk Lumbung Pangan Desa, Ini Jasa Penyuluh

Dengan demikian, harapan dimulainya pembangunan dari pinggiran yakni dari desa juga sangat ditentukan keberhasilan Tim Pembangunan Desa dalam melaksanakan tugasnya. ****  

 

 




Wagub NTB: Tim Pendamping Desa Berkontribusi Besar Bagi Pembangunan

Berkat kontribusi dan sinergi tim pendamping desa, menurut Wagub NTB dapat melalui tantangan bencana gempa bumi tahun 2018 serta pandemi pada awal tahun 2020

MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah menyampaikan apresiasinya kepada Tim Pendamping Desa Se-NTB, karena memberikan kontribusi bagi pembangunan di Provinsi NTB. 

Ummi Rohmi sapaan Wagub NTB mengatakannya saat pembukaan acara Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) pada Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Tahun Anggaran 2022.

BACA JUGA: NTB Masuk Lumbung Pangan Nasional, Ini Berkat Jasa Penyuluh

Wagub NTB mengatakan, tim pendamping desa karena telah memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan di NTB
Wagub NTB buka Peningkatan Kapasitas TPP

Kegiatan diikuti seluruh Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) dari  Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa Barat, dan Kabupaten Bima di Hotel Lombok Raya, Mataram, Rabu (07/12/22).

“Saya apresiasi kepada seluruh tim pendamping desa karena telah memberikan kontribusi yang besar terhadap pembangunan di NTB, terimakasih sekali lagi saya ucapkan,” ujarnya.

Wagub menjelaskan, kontribusi yang telah diberikan oleh tim pendamping desa sangatlah bermakna. Terlebih Provinsi NTB telah banyak mengalami berbagai bencana di antaranya gempa bumi pada tahun 2018 serta pandemi pada awal tahun 2020. 

Berkat kontribusi dan sinergi bersama hal ini dapat secara perlahan dapat dilalui dengan baik.

Mantan Ketua DPRD Lotim ini menyarankan dalam pelatihan kali ini untuk memasukan materi mengenai Sustainable Development Goals (SDGs).

“Saya berharap dalam kegiatan ini enam kabupaten yang turut serta dapat memasukan materi mengenai SDGs. Pembangunan desa jangan hanya infrastruktur saja namun pembangunan juga harus bersifat holistik dan komperhensif yang diceriminkan oleh 17 tujuan SDGs,” harapnya.

Wagub juga menjelaskan, bagaimana Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDES) untuk terus dikawal dengan baik. 

Program-program seperti Revitalisasi Posyandu, Validasi Data Kemiskinan dan Sistem Informasi Desa untuk menjadi fokus serta atensi bersama agar bisa terus mendapat prioritas dalam hal anggaran.

Sementara itu, Koordinator Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Desa (TAPM) NTB,  Tauhid Rifa’i dalam laporannya menerangkan kegiatan Peningkatan Kapasitas TPP dimuali dari tanggal 6-10 Desember dengan jumlah peserta mencapai 340 peserta. 

Ia mengungkapkan, pihaknya akan siap menuntaskan desa tertinggal yang masih ada di Provinsi NTB.

BACA JUGA: Gerakan Pangan Murah Sambut HUT NTB, HBKN dan Nataru

“Pada tahun 2018 desa tertinggall sebanyak 208 desa namun saat ini tinggal 55 desa. 

Dan komitmen kami adalah berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemprov NTB untuk  menghempaskan desa tertinggal,” tegasnya.***

 

 




Pemprov NTB Gelar Gerakan Pangan Murah

Gerakan pangan yang dilakukan Pemprov NTB salah satu tujuannya menekan inflasi di NTB

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemerintah Provinsi NTB menggelar Gerakan Pangan Murah untuk menekan laju  inflasi daerah sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi NTB ke – 64.

Selain itu, kegiatan itu untuk pengamanan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 yang berlangsung di Lapangan Karang Genteng Kelurahan Pagutan,  Jum’at (09/12).

BACA JUGA: SMK Berpartisipasi dalam Kebangkitan Industrialisasi NTB 

Masyarakat diharapkan memanfaatkan pasar murah yang diselenggarakan Pemprov NTB
Bantuan sembako

Asisten II Pemerintah Provinsi NTB, Nurhandini Eka Dewi mengatakan, Gerakan Pangan Murah dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari.

“Kita harapkan mayarakat sekitar sini dapat memanfaatkan momen ini, karena harga – harga ini dibantu dengan susidi transportasi, Semoga gerakan ini bisa membantu bapak ibu semua,” ujar dokter Eka.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Bank Indonesia, Bulog, Dinas Pertanian NTB, Dinas Perdagangan NTB, Dinas Kelautan dan Perikanan NTB, Dinas Koperasi, Pengusaha Program Usaha Pangan Masyarakat dan Pelaku UMKM.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, H. Abdul Azis, SH., MH menyampaikan, tujuan kegiatan ini diharapkan mampu menekan inflasi.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menekan inflasi, sehingga inflasi di NTB dan salah satu tolak ukurnya di Kota Mataram yang kita lakukan saat ini,” tuturnya.

Adapun bahan pokok yang tersedia, berupa beras, telur, minyak goreng, bawang putih, bawang merah, cabe, tomat, mie instan, ikan segar, sayuran, dan lain sebagainya. 

Salah satu masyarakat, Nurhasinah begitu antusias dan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB atas adanya Gerakan Pangan Murah ini.

BACA JUGA: Tim Pendamping Desa Berkontribusi Besar bagi Pembangunan

“Banyak sekali yang bahan pokok yang murah dan bisa kita beli dan sayurannya bisa diambil gratis juga, terima kasih Pemprov NTB,” tutur Nurhasinah. ***

 

 

 




NTB Masuk Lumbung Pangan Nasional, Ini Jasa Penyuluh

Para Penyuluh Pertanian di NTB mendapat apresiasi Bang Zul karena berkat jasanya, produksi pertanian terutama beras meningkat signifikan

LOBAR.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Zulkieflimansyah menyampaikan terimakasih kepada seluruh penyuluh pertanian yang telah berjuang dan berkorban untuk para petani di wilayah NTB.

BACA JUGA: Gerakan Pangan Murah Sambut HUT NTB, HBKN dan Nataru

Gubernur NTB, Bang Zul mengapresiasi jasa para Penyuluh Pertanian
Gubernur Zulkieflimansyah

“Atas nama pemerintah provinsi NTB, menyampaikan terimakasih dan apresiasi berkat perjuangan dan pengorbanan yang tidak mengenal waktu dan tidak kenal lelah, akhirnya NTB termasuk lumbung pangan nasional di republik Indonesia ini,” sanjung Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul.

Apresiasi itu disampaikan Bang Zul saat menghadiri acara Temu Karya Penyuluh Tahun 2022 (Penyuluh dan Kelompok Tani se NTB), bertempat di Showroom Benih, Balai Benih Induk Pertanian, Narmada (07/12/22).

Bang Zul mengajak para penyuluh pertanian untuk terus mengapgrade kemampuan dalam melakukan penyuluhan kepada petani di wilayah masing-masing. 

Karena menjadi penyuluh tidak mudah, butuh kesabaran yang ekstra dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Jangan melihat kebahagiaan hidup itu dari besaran imbalannya saja. Karena saya tidak pernah melihat profesi yang mendekatkan kita kepada ketenangan dan kebahagiaan selain penyuluh pertanian,” ungkap Bang Zul.

Garda Terdepan

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan NTB, H. Fathul Gani mengatakan para penyuluh pertanian harus menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan masalah pertanian di wilayah kerja masing-masing.

Ditambahkan Kadis Pertanian dan Perkebunan, patut diberikan apresiasi dan terimakasih berkat para penyuluh produksi pertanian terutama beras meningkat signifikan dari tahun 2021-2022.

“Pada tahun 2021 tingkat produksinya mencapai 897.000 ton. Alhamdulillah berdasarkan data BPS terbaru tahun 2022 produksinya meningkat signifikan menjadi 921.000 ton,” ungkapnya.

Selanjutnya, Bang Zul bersama rombongan  melakukan demonstrasi pembuatan pupuk Biosaka

Caranya diremas dari berbagai macam rumput dicampur air yang menghasilkan pupuk bentuk cairan. Selanjutnya melakukan penyemprotan padi atas hasil yang telah didemonstrasikan.

BACA JUGA: Pengelolaan Sumber Daya Air, NTB Savet 5 Penghargaan

Dia khir acara, Bang Zul memberikan bantuan kepada Kelompok Tani Beriuk Maju dan Kelompok Tani Serba Usaha berupa alat mesin pertanian secara simbolis. ***

 

 




Gerakan Pangan Murah Sambut  HUT NTB, HBKN dan Nataru

Momentum HUT NTB dimanfaatkan dengan gerakan pangan murah yang berpengaruh ke banyak pihak 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gerakan Pangan Murah menandai peringatan hari jadi Provinsi NTB ke-64 Tahun 2022.

Gagasan kegiatan pangan murah ini digagas atas kerjasama Dinas Ketahan Pangan Provinsi NTB, Bank Indonesia, BULOG dan beberapa stakeholders terkait lainnya yang diselenggarakan di lingkungaan Kelurahan Seganteng, Mataram, Selasa (06/12/22).

BACA JUGA: Pemprov NTB Gelar Donor Darah Sambut HUT NTB ke 64 

Gerakan Pangan Murah ini digagas atas kerjasama Dinas Ketahan Pangan Provinsi NTB, Bank Indonesia, BULOG

Selain meriahkan HUT Provinsi NTB, kegiatan ini merupakan upaya pengendalian inflasi daerah NTB pada momentum jelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru 2023.

Penjelasan itu disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi NTB, H. A. Aziz, SH, MH saat wawancara. 

“Dengan momentum HUT NTB ini kami manfaatkan semaksimal mungkin, salah satunya mengadakan pangan murah yang berpengaruh ke banyak pihak, masyarakat atau konsumen, produsen juga dapat menjual atau memperkenalkan produk-produknya dan harapannya dapat mengendalikan inflasi,” jelasnya. 

Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) dimana sangat terikat dengan fasilitasi. 

Contohnya, pihaknya berusaha mendatangkan bahan pokok dari daerah surplus ke daerah defisit atau daerah dengan pasokan pangan yang berlebihan, yang akan dikirim ke daerah yang kurang.

“Dengan adanya kegiatan insyaallah ini semua pihak akan terbantu,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) Tunas Ice, Sularno mengungkapkan sangat senang dengan penyelengaraan pangan murah ini. Karena banyak manfaat yang ia terima.

“Dengan kegiatan ini secara tidak langsung kami dapat mempromosikan produk-produk kami, dan juga dapat membantu pemerintah untuk menekan laju inflasi di NTB. Kami bawa banyak produk seperti bawang merah dan putih, cabai, tomat sebanyak 1 kwintal dan alhamdulliah target kami habis hari ini sehingga dapat membantu masyarakat,” ucapnya.

Kepala Lingkungan Seganteng Akhirul Anwar menyampaikan, turut senang karena lingkungannya terpilih menjadi tempat terselenggaranya kegiatan pangan murah ini. Menurut Akhirul, masyarakat lingkungan Seganteng sangat terbantu dengan harga-harga bahan pangan yang jauh lebih murah dibanding harga yang berada di pasar saat ini.

“Terimakasih saya ucapkan kepada, Dinas Ketahan Pangan Provinsi NTB yang telah memilih Seganteng sebagai lokasi pangan murah, masyarakat kami senang karena harga-harga yang ditawarkan jauh lebih murah,” kata Akhirul.

BACA JUGA: Pengelolaan Sumber Daya Air, Pemprob NTB Sabet 5 Penghargaan

Sebagai informasi, kegiatan Gerakan Pangan Murah ini akan dilaksanakan selama 2 kali kegiatan, yang pertama di Kelurahan Seganteng dan Lapangan Karang Genteng, Kelurahan Pagutan pada hari Jumat 9 Desember nanti.***

 




Pemprov NTB Gelar Donor Darah Sambut HUT NTB ke 64 

Kegiatan donor darah menyambut HUT NTB ini diikuti 200 pendonor darah dari ASN lingkup Pemprov NTB 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB menyelenggarakan Donor Darah bagi ASN yang berlangsung di Kantor BKD NTB, Selasa (06/12/22).

Kegiatan tersebut dilangsungkan untuk Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi NTB yang ke – 64.

BACA JUGA: Pengelolaan Sumber Daya Air, NTB Sabet 5 Penghargaan

Muhammad Nasir berharap agar kegiatan donor darah ASN Pemprob NTB bermanfaat bagi masyarakat
H. Muhammad Nasir

“Donor darah ini diperuntukan bagi ASN tingkat Pemprov NTB atau yang berkantor di Kota Mataram, tetapi dari Dinas Sosial UPT-nya datang semua sehingga semakin ramai,” tutur Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB, H. Muhammad Nasir.

Ia juga mengatkan, kegiatan ini adalah kolaborasi dengan Dinas Sosial NTB dan Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB. 

Donor darah ini diikuti kurang lebih 200 pendonor yang diharapakan mampu mendonorkan darah. 

“Banyak sekali masyarakat kita mencari pendonor darah, menjadi persoalan kemanusiaan yang sama-sama bisa kita saling membantu,” ungkapnya.

Kegiatan Donor Darah ini juga dirangkaian dengan HUT Kopri 2022 dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN). 

  1. Nasir berharap agar kegiatan donor darah memberi manfaat bagi masyarakat.

“Semoga dengan hasil donor darah ini menjadi bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Salah satu peserta donor darah, Gufron selaku ASN di Dinas Kominfotik NTB mengaku sangat senang mengikuti kegiatan donor darah. 

Menurutnya, kegiatan ini baik bagi kesehatan dan bisa saling berbagi bagi yang membutuhkan darah.

BACA JUGA: Peringatan Hari Bakti PU ke 77 tahun 2022

“Saya senang bisa mengikuti kegiatan donor darah dan sudah menjadi rutinitas untuk bisa mendonor, karena ini juga baik buat kesehatan,” pungkas Gufron.***