Monitoring Ketersediaan Stok dan Harga Pangan di NTB 

Satgas dan TPID melakukan monitoring  Stok dan Harga Pangan di NTB untuk memastikan stok dan harga pangan aman sampai panen berikutnya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pemprov NTB bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan Satgas Pangan melakukan monitoring ketersediaan stok dan keterjangkauan harga kebutuhan pangan masyarakat, Selasa (27/12/22).

Monitoring ini terkait Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023, yang dilakukan di Pasar Pagesangan dan Pasar Kebon Roek Kota Mataram. 

BACA JUGA: Relokasi Warga Mapak yang Terdampak Ombak Tinggi

Satgas dan TPID bersama Pemprov NTB melakukan monitoring menyambut Natal dan Tahun Baru

“Alhamdulillah Natal sudah lewat dan berjalan dengan baik, artinya stok tercukupi dan harga juga masih terjangkau, menghapi Tahun Baru 2023 juga kita pastikan stok dan harga bahan pokok yang dibutuhkan oleh masyarakat aman,” kata Kepala Biro Perekonomian Setda Prov. NTB, Drs. H. Wirajaya Kusuma, M.H.

Berdasarkan hasil pantauan ketersediaan stok yang dibutuhkan masyarakat cukup sampai tahun depan. 

Harga telur relatif normal dengan kisaran antara 50 ribu s.d. 60 ribu. 

Kemudian untuk cabai kisarannya 42 ribu cabai keriting, 20 ribu cabai besar dan 10 ribu untuk tomat.

“Minggu lalu kami sudah turun bersama Tim Satgas dan TPID terkait ketersediaan di gudang maupun tangan pertama juga masih aman, bahkan informasi dari teman-teman Bulog ketersediaan stok beras itu sampai 3 bulan kedepan masih mencukupi sampai dengan panen,” tambahnya.

Kadis Ketahanan Pangan NTB, H. A. Aziz, S.H., M.H. menjelaskan, ketersediaan stok di ketahanan pangan dianalisis menggunakan metode Prognosa kemudian disusun NBM (Neraca Bahan Pokok), dengan 9 bahan pokok yang bisa dihitung berdasarkan berapa luas tanam dan berapa yang dikirim ke luar daerah.

“Berdasarkan analisis Dinas Ketahanan Pangan, untuk ke depan sampai musim tanam berikutnya masih aman, bukan hanya dihitung berdasarkan analisis perhitungan-perhitungan yang ada, tetapi diikuti juga dengan cek di lapangan seperti yang kita lakukan pada hari ini,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB, Kombes Pol. Nasrun Pasaribu, S.I.K., M.H.mengatakan, dari rantai distribusi pasar ini tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan. 

Ini bisa dilihat di lapangan stok semua ada, konsumen yang membeli ada, dan harga juga sudah normal.

BACA JUGA: Balap Kuda Gubernur NTB Cup 2022 Sukses Digelar

“Kami menghimbau kepada para pelaku distribusi di pasar agar tidak ada yang melakukan perbuatan curang yang dapat merugikan masyarakat, kalau itu terjadi, akan kita lakukan penindakan sesuai dengan Undang-Undang dan itu ada pidananya,” katanya.*** 

 




Bantuan Sembako untuk Nelayan Pesisir Barat Kota Mataram

Prihatin Nelayan tak bisa melaut akibat anomali cuaca, HBK salurkan bantuan sembako untuk warga pesisir di Kota Mataram yang tak bisa melaut

MATARAM.lombokjournal.com  ~ Setelah meresmikan kantor DPC Partai Gerindra Kab. Lombok Barat di Kecamatan Gerung, Anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H Bambang Kristiono, SE (HBK) langsung memberi perhatian terhadap nasib para nelayan pesisir barat Kota Mataram yang tidak bisa melaut akibat cuaca buruk. 

Politisi Partai Gerindra tersebut menyalurkan ratusan paket bantuan sembako untuk mereka secara spontan, Senin (26/12/22) sore.

HBK bersama tim HBK PEDULI, yayasan miliknya mendatangi rumah-rumah para nelayan tersebut untuk menyerahkan bantuan paket sembako secara langsung.

BACA JUGA: Relokasi Warga Mapak yang Terdampak Ombak Tinggi

HBK menyerahkan langsung bantuan di pemukiman nelayan

Paket bantuan sembako tersebut antara lain berisi gula, beras, kopi, mie instan, susu, telur, minyak goreng, teh, dan tepung terigu. Jika ditotal, satu paket bantuan sembako tersebut senilai Rp 200.000,-

“Ini adalah masa-masa yang sulit untuk saudara-saudara kami para nelayan di pesisir barat Kota Mataram. Mereka tidak bisa melaut karena kondisi cuaca yang memburuk. Kami berharap, bantuan sembako ini bisa turut meringankan beban para nelayan di masa-masa sulit seperti ini,” kata HBK.

Satu per satu, rumah-rumah para nelayan yang berimpitan dan seluruhnya menghadap ke arah laut didatangi HBK dan TIM HBK PEDULI. 

Mulai dari Kampung Bugis, terus ke utara hingga ke wilayah Kampung Pondok Perasi di Kecamatan Ampenan. 

Bantuan sembako diberikan pula pada para nelayan yang bermukim di sepanjang pantai Mapak di wilayah Kecamatan Sekarbela.

Masyarakat yang mengetahui kehadiran HBK yang tidak terjadwal sebelumnya tersebut, sontak meriung dan menyambut dengan hangat HBK dengan Tim HBK PEDULI nya. Mereka sangat antusias menyambut kehadiran Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut, dimana sebagian besar di antara mereka itu adalah kaum ibu-ibu alias emak-emak.

Kepada HBK, mereka menuturkan suami mereka kini tidak bisa melaut lantaran cuaca buruk. Tiga hari terakhir menjadi puncaknya. 

Bahkan gelombang pasang menerjang pemukiman di Kampung Bugis. Sementara di Pantai Mapak, rumah-rumah para nelayan pun ambruk diterjang gelombang tinggi tersebut.

Dengan seksama, HBK mendengarkan penuturan para warga. Kepada mereka, HBK yang kebetulan sedang menjalani masa resesnya di P. Lombok menuturkan, begitu mendapat kabar tentang kondisi yang menimpa para nelayan di pesisir barat Kota Mataram. 

Ia langsung memerintahkan tim HBK Peduli untuk menyiapkan bantuan untuk para nelayan.

“Dalam situasi seperti ini kita memang harus saling bergandengan tangan. Prioritas pertama untuk saat ini tentu bagaimana memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi lebih dahulu,” imbuh HBK.

Mereka yang mendapat bantuan sembako dari HBK tak henti mengucap rasa syukur. Mereka pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada HBK yang telah memberi perhatian begitu besar terhadap kondisi mereka.

“Saya bersyukur dapat bantuan Sembako dari pak HBK Gerindra yang bisa dipakai menyambung hidup harian,” ujar Inaq Mah, warga Kampung Bugis sembari menunjukkan bingkisan sembako yang telah diterimanya.

BACA JUGA: ATM Sampah Dompu, Mampu Kurangi Sampaj 1 Ton per Hari

Hal yang sama disampaikan, Husein, warga Kampung Telaga Mas. Dia mengucapkan terima kasih kepada HBK atas bantuan sembako tersebut. 

Husein mengatakan, dirinya tadinya sedang duduk-duduk di pantai karena tidak bisa melaut. Tiba-tiba HBK datang dan memberikan bantuan sembako. 

“Alhamndulilah, Sembako ini sangat berguna untuk kelangsungan hidup kami sekeluarga yang tidak bisa melaut,” ujarnya.

Sementara itu, di Kampung Bugis, di sela-sela pembagian sembako, beberapa Emak-Emak meneriakkan Prabowo Presiden sebagai cerminan kerinduan mereka secara spontan. 

“Pak HBK, kapan pak Prabowo ke Lombok, kami ingin pak Prabowo jadi Presiden,” ujar salah seorang Emak-Emak di Kampung Bugis tersebut.

Mendengar hal tersebut, HBK menimpalinya dengan senyum sembari tetap membagikan Sembako dan terus menyusuri jalan sepanjang pinggir pantai untuk membagikan sembako kepada warga lainnya. 

Total di kampung nelayan yang ada di Kecamatan Ampenan, HBK membagikan sedikitnya 400 paket sembako. 

Pembagian Sembako HBK Peduli tersebut, juga dirangkaikan dengan kegiatan reses HBK selaku anggota DPR RI dapil Lombok.

HBK menegaskan, dirinya tak memiliki pretensi apa-apa atas pembagian sembako tersebut. Tak ada pula muatan-muatan politis di baliknya.

“Ini adalah ungkapan keprihatinan atas derita nelayan yang terdampak anomali cuaca ekstrem di Kota Mataram, sehingga mereka tidak bisa melaut dalam beberapa hari ini,” kata tokoh yang memang dikenal dermawan ini.

Dalam perjalanan menuju Pantai Pondok Prasi  untuk menyalurkan bantuan, rombongan tim HBK dikejutkan oleh sejumlah ibu-ibu yang nekat menghentikan laju kendaraan yang ditumpangi HBK di Kampung Bugis. 

BACA JUGA: BELAJAR ke Luar Negeri, Membangun Kampung Halaman

Rupanya mereka belum mendapat bantuan sembako. Kepada mereka, HBK kemudian memberikan bantuan uang tunai sebagai pengganti bantuan sembako yang sangat dibutuhkan tersebut.

Selain memberikan bantuan sembako, tim HBK Peduli juga pada saat yang sama, memberikan bantuan telur ayam segar yang sudah dikemas dalam kotak kepada warga yang ada di pesisir barat Kota Mataram (*)

 

 




Relokasi Warga Mapak yang Terdampak Ombak Tinggi

Tanah milik Pemprov NTB disiapkan untuk relokasi 15 warga Mapak yang rumahnya ambruk akibat ombak tinggi

MATARAM.lombokjournal.com ~ Upaya relokasi bagi 15 warga pesisir Pantai Mapak, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram segera dilakukan.

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah, SE, Msc yang datang ke lokasi, Minggu (25/12/12), selain menyerahkan bantuan juga  mengupayakan relokasi pemilik rumah akibat ombak tinggi. 

BACA JUGA: ATM Sampah Dompu, Mampu Kurangi Sampah 1 ton per Hari

Gubernur NTB mengupayakan relokasi warga yang terdampak ombak tinggi

“Insya Allah, kami akan coba lihat lokasi baru nya yang kebetulan tanah Pemprov di belakang Kantor Dinas Perhubungan Kota Mataram Jalan Lingkar Selatan”, sebut Gubernur. 

Selain itu, Gubernur juga menyerahkan bantuan pada warga yang membutuhkan sembilan bahan pokok (sembako), karena para nelayan yang tinggal di sekitar pantai tak bisa melaut beberapa minggu terakhir. 

Gubernur juga mendatangi pantai Pura Segara dan Loang Baloq. 

Bencana abrasi di sepanjang pantai Ampenan sampai Mapak di Kota Mataram menyebabkan rumah  warga ambruk dan beberapa rumah rusak. 

Sebanyak 20 rumah rusak akibat gelombang tinggi di Pantai Mapak Indah, Sabtu (24/12) pukul 02.00 Wita dini hari, yang berdampak pada  28 kepala keluarga. 

Hal itu dikatakan Kepala Lingkungan Mapak Indah Ahmad Zuhdi sembari menambahkan, wilayah Mapak Indah merupakan langganan banjir rob. 

BACA JUGA: Pengadaan Barang dan Jasa e-Katalog, Kualitasnya Terus Ditingkatkan

Ia berharap pemerintah bisa membantu memasang jetty atau pemecah gelombang di wilayah itu. ***

 

 




Bantuan Kursi Roda Elektrik Warna Merah untuk Prof Chairussyuhur 

Rachmat Hidayat mengatakan, bantuan itu diberikan untuk membantu Prof Chairussyuhur Arman semata-mata karena panggilan Kemanusiaan.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H Rachmat Hidayat menyumbangkan kursi roda elektrik warna merah untuk Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Mataram, Prof  H Chairussyuhur Arman.

Anggota DPR RI dari PDI Perjuangan itu menyerahkan langsung kursi roda kepada keluarga saat menjenguk Prof Chairussyuhur di kediamannya, Kamis (22/12/22). 

Prof Chairussyuhur menderita lumpuh, dan kini lebih banyak menghabiskan aktivitas hariannya di tempat tidur.

BACA JUGA: Mengelola Sampah dengan Digitalisasi, Bisa Dikembangkan di NTB

Rachmat Hidayat memberi bantuan karena kemanusiaan
Rachmat Hidayat bersama Hj. Herawati

Saat serah terima bantuan kursi roda elektrik itu, Rachmat Hidayat didampingi tim dari Sentra Paramita Mataram, unit kerja milik Kementerian Sosial. 

Selain itu turut serta pula akademisi Fakultas Hukum Universitas Mataram Dr Widodo Dwi Putro dan Wakil Ketua II DPC PDIP Lombok Timur, Ahmad Amrullah.

Hj Herawati, istri Prof Chairussyuhur menyambut kedatangan Rachmat. Politisi senior NTB itu kemudian diantar ke kamar kamar tempat Prof Chairussyuhur berbaring. 

Rachmat menyapa dari dekat Guru Besar yang merupakan pakar reproduksi ternak tersebut.

Rachmat menuturkan, dirinya belum lama mengetahui kalau Prof Chairussyuhur menderita sakit dan lumpuh.

 Karena itu, begitu mendengar kabar Prof Chairussyuhur butuh bantuan kursi roda elektrik, dirinya langsung mengontak Kementerian Sosial untuk menyiapkannya.

“Soalnya ini sangat urgen. Tanpa butuh waktu lama, langsung dikirimkan barangnya untuk beliau,” kata Rachmat.

Dia menegaskan, apa yang ia sumbangkan untuk Guru Besar Fakultas Peternakan Universitas Mataram tersebut, semata-mata atas nama panggilan kemanusiaan dan saling tolong menolong untuk sesama. 

“Kedatangan saya ke kediaman Prof Chairussyuhur Arman sebagai bentuk rasa empati atas dedikasi beliau dalam memajukan dunia pendidikan, khususnya di bidang teknologi budidaya peternakan,” imbuh Anggota DPR RI tiga periode ini. 

Rachmat mengungkapkan, Prof Chairussyuhur Arman adalah salah satu ilmuwan dan scientis terbaik dari NTB lulusan Australia. 

Sepanjang pengabdiannya di Universitas Mataram, Prof Chairussyuhur telah melakukan berbagai terobosan dalam pengetahuan teknologi peternakan. 

Riset-riset yang dilakukannya juga telah memberikan sumbangsih yang besar bagi pengembangan sektor peternakan di NTB.

“Meskipun saya bukan lulusan Universitas Mataram, namun saya bisa merasakan betapa besar jasa beliau dalam memajukan dan mengembangkan ilmu peternakan di NTB,” imbuh Rachmat.

Rachmat berharap apa yang ia lakukan hari ini bisa menjadi trigger dan spirit dalam membangun kesetiakawanan sosial dan bergotong royong dalam membantu sesama, khususnya yang sedang dilanda kesusahan. 

“Di tengah serbuan budaya asing yang antisosial, kita perlu kembali ke jati diri bangsa yakni budaya tolong menolong , sawang sinawang (saling melihat), saling welas asih dan gotong royong,” katanya.

Widodo Dwi Putro yang hadir dalam penyerahan bantuan tersebut mengapresiasi langkah dan aksi kemanusiaan yang dilakukan H Rachmat Hidayat. 

Apalagi, sebelum bantuan untuk Prof Chairussyuhur, Rachmat disebutnya telah banyak memberikan bantuan terutama untuk warga kurang mampu di seluruh Pulau Lombok.

“Apa yang dilakukan Pak Rachmat Hidayat harus dimaknai sebagai bentuk pencerahan moral dalam membangkitkan tradisi berbagi untuk membangun solidaritas sosial,” ujar Doktor Ilmu Hukum yang belum lama ini merampungkan studinya di Norwegia. 

Pada kesempatan yang sama, Hj Herawati menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan kursi roda elektrik untuk suaminya. 

BACA JUGA: Rachmat Hidayat Bantu Penderita Disabilitas di Lingkungan Gomong Mataram

Dia menuturkan, Prof Chairussyuhur mulai menderita sakit pada tahun 2020. Semenjak itu, berbagai ikhtiar pengobatan dan penanganan medis untuk proses penyembuhan telah dilakukan. Namun saat ini memang belum bisa sembuh total.

“Kursi roda elektrik bantuan Pak Rachmat ini setidaknya bisa dipakai untuk beraktivitas. Misalnya berjemur di pagi hari supaya bisa terkena sinar matahari,” tutur Hj Herawati. (*)

 




Sertijab Kepala Perwakilan Ombudsman RI NTB

Dalam acara Sertijab Kepala Ombudsman NTB, Wagub NTB mengatakan, pentingnya kebersamaan, kita bersinergi untuk NTB yang Gemilang

MATARAM.lombokjournal.com ~ Merawat optimisme dan memperkuat sinergitas merupakan kunci untuk bersama-sama mewujudkan NTB Gemilang.

Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah menekankan itu saat acara serah terima jabatan (Sertijab) dari pejabat lama Dr. Adhar Hakim, S.H., M.H kepada pejabat baru Dwi Sudarsono, S.H  di Gedung Sekretariat DPRD Provinsi NTB, Rabu (21/12/22). 

BACA JUGA: Stok Pangan di NTB Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 

Wagub NTB disaksikan Dwi Sudarsono dalam acara Setijab Kepala Ombudsman NTB

“Kita harus selalu merawat optimisme di NTB, serendah apapun kita memulai tapi dengan merawat optimisme insya Allah percepatan pembangunan itu akan konsisten dan terus menerus kita lakukan. Maka dari itu tentunya kami berharap kerjasama yang semakin baik lagi ke depan. Insya Allah dengan kebersamaan, kita bersinergi untuk NTB yang Gemilang,” kata Wagub. 

Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub mengatakan, selama ini kerja sama Pemprov NTB dengan Ombudsman dan lainnya telah berjalan dengan harmonis dalam memberikan pelayanan untuk masyarakat. 

“Alhamdulillah di NTB ini kerja sama kami dengan Ombudsman, eksekutif, legislatif, Forkopimda dan seluruh NGO yang ada di NTB berjalan harmonis. Kami berkomitmen untuk memberikan pelayanan publik yang baik, tentunya didukung komunikasi dengan banyak pihak,” tambahnya.

Selain memperkuat sinergi dengan para stakeholders, salah satu strategi Pemprov dalam melayani publik, yaitu dengan membuka kanal komunikasi seluas-luasnya untuk masyarakat. 

Harapannya agar pemerintah dapat terus memperbaiki diri untuk membangun daerah yang lebih baik.

“Oleh karena itu kami membuka Kanal seluas luasnya untuk masyarakat, contohnya melalui NTB Care, mereka bisa mengadu dan bicara apa saja ke pemerintahnya. Sehingga kami berharap dengan semakin terbukanya komunikasi ini, kita semakin bisa memperbaiki diri, karena sesungguhnya daerah ini hanya bisa kita bangun dengan kebersamaan,” harap Ummi Rohmi.

Sementara itu, pejabat lama pimpinan Ombudsman RI NTB, Dr. Adhar Hakim, S.H., M.H tak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak selama ini untuk Ombudsman di NTB. 

“Terima kasih atas koordinasi dan juga kerja sama yang sangat baik selama ini. Saya mohon maaf jika selama bertugas ada hal yang kurang patut, hal itu semata-mata karena keterbatasan saya sebagai manusia. Sekali lagi, terima kasih,” ucap Dr. Adhar.

Dwi Sudarsono, S.H selaku Kepala Perwakilan Ombudsman RI NTB yang baru pun berharap ke depan Ombudsman NTB akan terus mendapatkan dukungan dari banyak pihak untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan bagi masyarakat NTB.

“Terima kasih kepada Bapak Adhar Hakim yang telah membangun pondasi Ombudsman di NTB. Saya kira tugas saya adalah memperkuat dan melanjutkan capaian-capaian tersebut. Mudah-mudahan saya bisa meneruskan. Kita harapkan dukungan dari semua pihak untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan warga NTB,” ujarnya. 

BACA JUGA: “Gowes Harmony”, Jendela Hati dan Kerukunan Beragama

Turut hadir dalam acara Sertijab tersebut yaitu, Pimpinan Ombudsman RI, Plt. Ombudsman NTB, Wakil Ketua I DPRD NTB, Forkopimda dan beberapa Kepala OPD lingkup Pemprov NTB serta strakeholders lainnya. ***

 

 




Penyusunan RPD 2024-2026, Ada 7 Program Isu Strategis 

Dalam penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi NTB Tahun 2024-2026, merupakan dokumen yang sifatnya transisi 

LOTENG.lombokjournal.com ~ Dalam Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026, Terdapat 7 program yang menjadi isu strategis. 

BACA JUGA: Stok Pangan di NTB Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 

Ke rujuh program yang dimaksud, di antaranya adalah;

  • peningkatan pertumbuhan ekonomi yang inklusif yang berkeadilan, 
  • pengendalian stabilitas harga untuk mengendalikan inflasi, 
  • peningkatan daya beli masyarakat, peningkatan SDM, 
  • peningkatan kualitas lingkungan hidup, peningkatan aksebilitas infrastruktur yang berkelanjutan dan peningkatan tata kelola pemerintahan.                                                                                                                         

Acara pembukaan openyusunan Rencana Pembangunan Daerah Provinsi NTB

Asisten lll Setda NTB, H. Wirawan Ahmad, mewakili Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, menyampaikan itu saat membuka kegiatan pelaksanaan Kick Off Meeting (rapat awal) Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Provinsi NTB Tahun 2024-2026 di Desa Wisata Bilebante, Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Kamis, (22/12/22).

Ia menjelaskan, penyusunan ini adalah dokumen sifatnya transisi karena berakhirnya RPJM masa jabatan di  bawah kepemimpinan Zul-Rohmi tahun 2023, sehingga tidak boleh ada kekosongan regulasi.

Sementara itu, Kepala Bappeda NTB, Dr. Iswandi menambahkan, dalam penyusunan dokumen ini diminta kepada semua SKPD untuk memberikan kontribusi terhadap 7 program isu strategis tersebut.

“Kontribusi SKPD harus terlibat baik pada sektor ekonomi maupun non ekonomi untuk mencapai indikator-indikator makro pada sektor masing-masing,” jelasnya.

Ditambahkan Iswandi, 7 program isu strategis yang akan disusun ini bisa ditambahkan atau bisa dikurangi, sesuai kebutuhan.

Sehingga rencana pembangunan daerah sesuai dengan target yang ingin dicapai.

BACA JUGA: Rakernas Forsesdasi, Eujudkan Peran Strategis Sekda

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan Infrastruktur dan Pembangunan, H. Sahdan, dan Kepala OPD lingkup Pemprov NTB serta tamu undangan lainnya.*** 

 

 




Rakernas Forsesdasi, Wujudkan Peran Strategis Sekda

Sekda NTB Lalu Gita Ariadi, Ketua Umum Forsesdasi mengatakan, Rakernas Forsesdasi bertujuan hadirkan Sekda yang efektif dan mengakselerasikan pembangunan di daerah

SUMBAR.lombokjournal.com ~ Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, H. Lalu Gita Ariadi, selaku Ketua Umum Forsesdasi mengatakan, sesuai peran dan keberadaannya, FORSESDASI berikhtiar menghadirkan sosok Sekda yang efektif dan mengakselerasikan pembangunan di daerah.

Hal tersebut disampaikan Miq Gita, sapaan akrabnya, Rapat Kerja Nasional Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Rakernas Forsesdasi) di Hotel Santika Premiere, Padang, Sumatra Barat, Selasa (20/12/22).

BACA JUGA: “Gowes Harmony”,  Jendela Hati dan Kerukunan Beragama

Rakernas Forsesdasi, Sekda NTB mengatakan, sosok Sekda yang efektif dan mengakselerasikan pembangunan di daerah
Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi (kedua dari kanan)

Rapat Kerja Nasional Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Rakernas Forsesdasi) bertujuan untuk mengatasi berbagai isu.

Seperti kebijakan pengelolaan Zakat di daerah, arah kebijakan P3K di daerah dan internalisasi Budaya Kerja BerAKHLAK dalam mewujudkan peran strategis Sekda kepada daerahnya.

“Sekda dalam kapasitas sebagai stabilisator, eksekutor, komunikator, dinamisator dan adminstrator daerah, berada pada posisi penting mendukung pimpinan daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di daerah,” tuturnya.

Membuka kegiatan ini, Sekjen Kemendagri, Dr. H. Suhajar Diantoro menjelaskan, berdasarkan data Tahun 2021, tingkat kemiskinan ekstrem di Indonesia masih tinggi dan perlu mendapat perhatian khusus pemerintah.

BACA JUGA: Sekda NTB Kukuhkan Dewan Pengurus KORPRI Kaltim

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah turut menyampaikan, kemiskinan masih menjadi problem serius yang dihadapi oleh berbagai daerah termasuk berbagai negara di belahan dunia.

Selanjutnya, acara yang berlangsung mulai tanggal 19-21 Desember 2022 ini juga membahas mengenai optimalisasi pengumpulan dan pengelolaan zakat PNS, arah kebijakan pelaksanaan tugas dan fungsi Jabatan Fungsional pasca penyetaraan.

BACA JUGA: Lombok Akan Jadi Kiblat Pacuan Kuda Nasional

Turut hadir bersama dalam kegiatan tersebut yaitu Sekjen Kemendagri, Gubernur Sumatra Barat, Ketua BAZNAZ RI, Sekda, Karo Organisasi Provinsi/Kab/Kota seluruh Indonesia secara hybrid. ***

 

 




“Gowes Harmony”, Jendela Hati dan Kerukunan Beragama 

Dalam acara “Gowes Harmony”, Gubernur NTB, Bang Zul mengatakan, persoalan sosial tak terjadi bila kita melihat orang lain sebagai saudara

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB. Zulkieflimansyah mengibaratkan hati itu sebuah jendela, saat gelar Gowes Harmony yang diikuti seluruh lapisan masyarakat lintas agama, Minggu (18/12/22). 

“Hati itu diibaratkan seperti sebuah jendela. Dimana indah atau buruknya sesuatu dapat dinilai dari bersih atau kotornya jendela tersebut,” katanya. 

BACA JUGA: Gubernur NTB Terima Penghargaan Tokoh Moderasi Beragama

Iapun menyebut hidup ini juga begitu. Jika jendela batin kotor, apa saja yang dilakukan orang lain senantiasa kotor juga. 

Tapi kalau jendela hati kita bersih, jendela batin kita bersih, semuanya  akan menjadi indah dengan kebhinekaan masing-masing.

Bang Zul, begitu Gubernur biasa disapa juga menyebut, sama halnya dengan berbagai persoalan sosial di NTB, tidak akan terjadi apabila seseorang melihat orang lain seperti keluarganya sendiri. 

Karena itu Bang Zul berharap seluruh masyarakat NTB tetap kompak, harmonis dan menjunjung tinggi rasa kekeluargaan. 

“Sering-seringlah kita berkumpul, hidup ini singkat, cari persaudaraan, cari persahabatan. Mudah-mudahan di NTB ini kita bisa tunjukan pada Indonesia dan dunia, walaupun agama kita beda, keyakinan beda, warna rambut dan warna kulit beda, kita satu dalam kemanusiaan bersama,” kata Bang Zul.

BACA JUGA: Provinsi NTB Dominasi Indonesian Migrant Award 2022

Gowes Harmony ini sendiri menghampiri tiga titik yang diawali dari Islamic Center Provinsi NTB, menuju ke Gereja St. Maria Immaculata dan Pura Miru Mayura. Di setiap titik ditandai dengan penanaman pohon bunga Cempaka Harmoni. ***

 




Gubernur Kukuhkan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTB

saat mengukuhkan Kepala Perwakilan BPKP NTB, Gubernur mengingatkan, wakil Pemerintah Pusat di daerah itu adalah Gubernur, jangan sampai BPKP lupa membantu

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah., M.Sc mengukuhkan Sidi Purnomo sebagai Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi NTB yang baru pada hari Senin, (19/12) di Pendopo Tengah Gubernur NTB, Mataram.

BACA JUGA: Badan Publik Harus Aktif dalam Keterbukaan Informasi Publik

Gubernur mengingatkan agar BPKP berkorrfinasi dan bersinergi dengan Pemda
Pengukuhan Kepala BPKP NTB

“Welcome to the club, Pak Sidi. Mudah-mudahan betah disini. We are going to held a lot of global events next year. Tolong bantu kami supaya dalam mengambil kebijakan itu ada back up-nya secara tim,” kata Bang Zul, sapaan Gubernur. 

Kepada pejabat baru, ia berpesan agar terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Daerah, karena satu-satunya perwakilan dari Pemerintah Pusat di daerah adalah Gubernur.

“Satu-satunya wakil dari Pemerintah Pusat di daerah itu adalah Gubernur, jangan sampai BPKP ada instansi vertikalnya tapi malah lupa membantu, berkoordinasi dan bersinergi dengan Kepala Daerah, pemerintah yang ada disini,” pesannya.

Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTB, Ilham Nurhidayat atas segala saran dan nasihat untuk Provinsi NTB.

“Matur suwun sanget, Mas, atas segala saran dan nasihatnya selama disini,” ucap Gubernur. 

Sementara itu, Salamat Simanullang, Ak, MBA., selaku Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Perekonomian dan Kemaritiman pun mengapresiasi kinerja Perwakilan BPKP Provinsi NTB yang dinilai menjadi salah satu dari yang terbaik.

BACA JUGA: Lombok akan Jadi Kiblat Pacuan Kuda Nasional

“Terima kasih pak Gubernur dan pimpinan-pimpinan di NTB, selama ini sudah bekerjasama dengan baik. Kerjasama Provinsi NTB ini boleh dikatakan termasuk salah satu koordinasi yang sangat baik. Hal ini kami sampaikan faktanya, jadi sekali lagi terima kasih,” ujarnya. ***

 

 




Pramuka Lahirkan Generasi yang Disiplin dan Miliki Keterampilan Personal

Kepada Pramuka Bang Zul menekankan untuk memperluas wawasan dan ketrampilan yang dibutuhkan 

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr H Zulkieflimansyah, SE, Msc mengatakan, wadah Pramuka satu dari sedikit organisasi yang terbukti melahirkan generasi yang memiliki disiplin tinggi dan keterampilan personal. 

Namun seiring waktu, Pramuka terutama generasi muda harus memperluas wawasan dan keterampilan yang dibutuhkan. 

BACA JUGA: Lombok akan Jasi Kiblat Pacuan Kuda Nasional

Kata Gubernur, Pramuka menghasilkan generasi yang punya disiplin dan ketrampilan

“Anggota Pramuka harus mempunyai kelebihan yang dibutuhkan. Selain merencanakan dan menyiapkan masa depan dengan disiplin”, ujar Gubernur di Bumi Perkemahan HM Ruslan, Pagutan, Kota Mataram, Ahad (18/12/22). 

Hal itu dikatakannya dalam Raimuna Cabang VIII kota Mataram. Salah satu kegiatan bertajuk Jumpa Tokoh mengundang Gubernur untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi peserta. 

Dikatakan Gubernur,  kaderisasi kepemimpinan diawali dengan cara berpikir melampaui kepentingan pribadi, kedaerahan dan berinteraksi dengan dunia global. 

Organisasi Pramuka yang sudah ada  sejak lama mempunyai cara sendiri membangun kadernya memiliki kepribadian kepemimpinan. 

Di bagian lain, dialog dengan peserta Raimuna yang terdiri dari anggota Pramuka Penegak usia SMU sampai perguruan tinggi diakui Gubernur rata rata memiliki konsep baik tentang masa depan  dalam pengembangan diri. 

Raimuna Cabang VIII kota Mataram digelar lima tahunan. Diikuti 600 Pramuka Penegak/ Pandega,  kegiatan selama empat hari tersebut dilaksanakan dengan berbagai kegiatan.

Mulai gelar kesenian, kebudayaan ada pula Scout Archery membekali para anggota Pramuka dengan materi wawasan dari para ahli. 

BACA JUGA: Ibu Cerdas Menjadi Kunci Ketahanan Keluarga

Hadir pula dalam Jumpa Tokoh, Ketua DPRD kota Mataram, H Didi Sumardi, Kwarda NTB, H Fathul Gani, budayawan Agus Fathurrahman dan tokoh Pramuka dan Pendidik. ***