Angin Kencang Tumbangkan Pohon Besar di Mataram, Pengendara Motor Tewas

Angin kencang sejak Selasa pagi (7/2) di Kota Mataram menyebabkan sedikitnya delapan pohon besar di lokasi berbeda, tumbang.

MATARAM.lombokjournal.com — Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB menyebutkan, hingga Selasa siang tercatat delapan pohon tumbang masing-masing di jalan lingkar selatan depan SMKN 9 Mataram, depan kantor Camat Cakra, depan Islamic Center, depan SDN 23 Mataram Karang Bedil, depan TK Internasional Seganteng, di belakang gedung Al Ikhsan Ampenan, di depan kantor Lurah Karang Pule, dan di depan lapangan sepak bola Babakan.

Pohon tumbang di depan Masjid Raya At Taqwa

Di depan kantor Inspektorat NTB di Jalan Pejanggik tampak petugas patroli BPBD Kota Mataram sedang bembersihan pohon tumbang. Untungnya pohon itu tumbang tidak ke jalan raya. Demikian juga di depan mesjid Raya At Taqwa , pohon tumbang menghalangi jalan.

Baliho tumbang

Tumbangnya pohon-pohon di musim angin ini menyebabkan tewasnya seorang pengendara sepeda motor yang melintasi Jalan Brawijaya Mataram

BACA : Pengendara Sepeda Motor Tewas Tertimpa Pohon

Selain itu, baliho berukuran besar di sekiitar Islamic Center juga tumbang. “Mestinya di musim angin besar, pemilik baliho itu tahu diri, kontrol  tu balihonya, kalau rubuh ke jalan raya bisa mencelakai orang,” kata seorang pengendara sepeda motor.

“Upaya yang telah dilakukan oleh tim BPBD Kota Mataram sudah melakukan pembersihan lokasi kejadian pohon tumbang sehingga dapat di lalui oleh kendaraan,” kata Kepala BPBD NTB, H Muhammad Rum, saatdihubungi di Mataram, Selasa (7/2) siang.

Rum mengimbau masyarakat, khususnya  warga di Kota Mataram agar berhati hati bila berada di luar rumah. Terutama jika melintasi jalan yang terdapat pohon besar.

Gra

 




Tersesat di Rinjani Usai Benahi Tower Pantau Potensi Air

MATARAM.lombokjournal.com – – Dua orang yang sempat tersesat beberapa hari di kawasan gunung Rinjani, Mustaqim dan Marwi, merupakan petugas teknisi yang memperbaiki tower transmisi informasi potensi air NTB.

Tower tersebut merupakan Program Kerjasama Badan Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I  bersama Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), yang dipasang di kawasan bukit Kondo, Kecamatan Batu Kliang.

Keduanya memperbaiki tower yang merupakan obyek PKS antara Balai TNGR dengan Balai Wilayah Sungai. “Perbaikan dilakukan oleh BWS NTB I dikarenakan adanya gangguan jaringan yg mengakibatkan tower tidak dapat berfungsi,” kata Kepala Balai TNGR, Agus Budi  Santosa, kepada lombokjournal.com, Sabtu (4/2).

Dijelaskan, kedua korban berangkat menuju bukit Kondo di kawasan TNGR pada 24 Januari lalu. Setelah selesai memperbaiki tower, 1 Februari 2017 sekitar pukul 13.00 Wita mereka hendak kembali dengan melalui jalur yang mereka buka untuk memotong jalur agar lebih dekat.

Namun jalur itu banyak tebing terjal dan curam, sehingga kedua korban kehilangan arah dan tersesat.

“Pada Jumat 3 Februari sekitar pkl 11.30 Wita mereka menghubungi keluarga  dan menyampaikan kalau mereka tersesat,” papar Agus.

Saat itu juga pihak keluarga menyampaikan informasi ke petugas TNGR di Resort Setiling dan kemudian petugas TNGR bersama masyarakat Talun Ambon,Kecamatan Batu Kliang, dan Tim Basarnas Mataram  melakukan pencarian.

Menurut Agus, pada Sabtu (4/2) Februari sekitar pukul 15.00 Wita petugas mendapat informasi bahwa korban telah ditemukan di wilayah  Joben. Kemudian tim menuju ke lokasi dan sekitar pukul 15.50 Wita tim menemukan korban sudah berada di salah satu rumah warga Joben bernama Herman.

“Saat ditemukan satu orang dalam keadaan lemah dan satu orang pingsan karena sudah dua hari tidak makan. Tapi saat ini kondisi mereka sudah membaik dan sudah kembali ke pihak keluarganya,” kata Agus.

gra




Dua Orang YangTersesat di Rinjani Ditemukan dalam Kondisi Lemas

MATARAM.lombokjournal.com — Dua orang yang sebelumnya dilaporkan tersesat dan hilang di kawasan pendakian Gunung Rinjani, masing-masing Mustakim (33), warga Babakan dan Marwi/Muhri (37) warga Punia, Kota Mataram,  akhirnya berhasil ditemukan pada Sabtu sore (4/2), dalam kondisi selamat.

“Dua korban ditemukan selamat, meski dalam kondisi lemas,” kata Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Mataram, I Putu Cakra.

Kedua korban berhasil ditemukan oleh warga yang melintas di sekitar kawasan Joben, Otak Kokok, Lombok Timur, sekitar pukul 15.45 Wita.

Putu Cakra menjelaskan, saat ditemukan warga, korban dalam kondisi lemas. “Kemudian penemuan ini dilaporkan ke Polsek Kopang Lombok Tengah dan diteruskan ke Basarnas,” katanya.

BACA : Tersesat  di Rinjani Usai Benahi Tower Pantau Potensi Air

Begitu menerima laporan, tim SAR beserta keluarga korban yang sebelumnya melakukan pencarian di daerah Aik berik, Benang Stokel dan Bermayung langsung menuju lokasi penemuan untuk  penjemputan dan selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga.

Sebelumnya, pada  Jumat sore (3/2) pukul 17.45 Wita, Basarnas Kantor SAR Mataram menerima laporan dari Bapak Zainal warga Babakan – Mataram bahwa dua tersesat di Gunung Rinjani tesesat.

Menurut keterangan dari Zainal, Selasa (24/01) lalu, dua korban mendaki melalui jalur Benang Stokel menuju pelawangan Benang Stokel Gunung Rinjani dalam kegiatan pemasangan kamera pemantau milik Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia.

Kemudian hari Jumat pagi (3/2), korban hendak turun melalui jalur yang sama tapi korban salah jalan dan tersesat.  Menyadari diri tersesat, korban langsung menghubungi pihak keluarga, untuk meminta bantuan ke Basarnas.

Korban terakhir kali berkomunikasi dengan keluarganya pada pukul 11.30 Wita tadi pagi dan korban mengaku kehabisan logistik.

“Tapi syukurlah dua korban berhasil ditemukan dalam kondisi selamat,” katanya.

Gra




Pengurus Dharma Wanita Dikukuhkan

Hj. Erica Zainul Majdi, Penasihat Dharma Wanita Persatuan Provinsi Nusa Tenggara Barat (DWP NTB), menitipkan tiga agenda penting yang harus dilakukan DWP NTB. Amanah khusus itu meliputi permasalahan gizi buruk bayi dan balita, giat perang terhadap predator anak dan mencermati pengaruh media terhadap anak-anak.

Sekretaris Daerah Prov. NTB H. Rosyadi Sayuti menghadiri acara pengukuhan

MATARAM.lombokjournal.com – Hal itu disampaikan Hj. Erica usai mengukuhkan Ketua DWP Provinsi NTB, Hj. Ikhsanti Komala Rimbun Rosyadi. Acara pengukuhan dan serah terima Ketua DWP NTB masa bhakti tahun 2014-2019 berlangsung Jumat, (3/2), di Ballroom Hotel Golden Tulip, Mataram.

Pada kesempatan itu, Hj, Erica juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ketua DWP periode sebelumnya, Hj. Siti Aisyah M. Nur.

“Di bawah kepemimpinan beliau kegiatan DWP selama ini berlangsung baik dan sangat kontributif terhadap program Pemprov NTB,” kata Erica.

Namun Erica mengungkapkan, Hj Rimbun Rosyadi yang baru saja meneruskan tongkat estafet kepemimpinan DWP, dapat terus memberikan kontribusi program pemprov NTB, tambah Erica.

Hadir dalam pengukuhan itu, Sekretaris Daerah Prov. NTB H. Rosyadi Sayuti, Ketua DWP se-NTB serta ketua organisasi wanita se-NTB.

(Biro Humas Setda Pemprov NTB)




Hujan Deras Timbulkan Bencana di Beberapa Kabupaten

Intensitas hujan yang tinggi dengan durasi lama beberapa hari terakhir, menyebabkan banjir terjadi di hampir seluruh Kabupaten dan Kota di NTB, kecuali Lombok Utara dan Dompu.

MATARAM.lombokjournal.com — Berdasarkan catatan BPBD NTB, akibat hujan deras dalam durasi lama telah menyebabkan banjir di Kota Bima dan Kabupaten Bima yang  melanda beberapa Kecamatan. Di Kabupaten Sumbawa tiga Kecamatan dilanda banjir.

Di Pulau Lombok, banjir juga terjadi di Lombok Tengah dengan tiga desa yang terdampak. Kemudian di Kota Mataram di daerak Mapak, Sekarbela, dan jalan lingkar selatan.

“Di KLU saya hanya dapat info kena angin puting beliung dan beberapa pohon tumbang akibat angin kencang,” Kepala BPBD NTB, H Muhammad Rum kepada Lombok Journal, Kamis (2/2) di Mataram

Sedang banjir yang terjadi di kabupaten Sumbawa Barat juga dinilainya serius. “Kemarin juga terjadi banjir sampai sekarang  di KSB.  Kami ada tim masih di KSB, rupanya agak cukup serius karena ada peningkatkan genangan air, kita dengar Sekotong Tengah di Lombok Barat banjir juga lumayan,” katanya.

BPBD sudah menyalurkan bantuan tanggap darurat banjir untuk sejumlah lokasi terdampak banjir di beberapa daerah Kota dan Kabupaten di wilayah NTB.

“Kami telah kirim logistik kepada masing masing Kabupaten Kota lebih awal, berupa mie masing masing 300 dus, 300 dus air mineral, selimut ke Kabupaten dan Kota yang ada pengungsian,” kata Muhammad Rum.

BPBD juga mengirimkan makanan siap saji 20 paket, kidswear, family kit 20 paket untuk mengantisipasi kebutah mendesak banyak warga yang terdampak.

Rum mengatakan, meski sebagian wilayah terlanda banjir namun antisipasi Pemda di masing-masing Kabupaten dan Kota sudah cukup baik dan sigap. Di tiap daerah sudah membentuk posko siaga bencana, bahkan beberapa Pemda sudah membuat SK tanggap darurat.

“Kemarin di Kabupaten Sumbawa mereka sudah menetapkan tanggap darurat selama tujuh hari, untuk antisipasi dan pertolongan pertama,”katanya.

gra




MPII NTB Layangkan Protes Terhadap Ahok

Ketua MPII NTB Musthofa Umar

MATARAM – lombokjournal.com Dugaan merendahkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga Ro’is ‘Am NU,  KH Ma’ruf Amin mulai mengundang reaksi dari berbagai kalangan, termasuk Majelis Pemuda Islam Indonesia (MPII) NTB.

Dalam pernyataan sikap yang diterima redaksi lombokjournal.com, organisasi sempalan Majelis Ulama Indonesia ini, meminta kepada Ahok dan tim pengacaranya yang diketuai Sirra Prayuna, mencabut ucapannya yang dianggap telah mengintimidasi dan merendahkan martabat KH Ma’ruf Amin sebagai pimpinan Majelis Ulama Indonesia, dan juga Ro’is ‘Am PBNU.

Ahok dan Tim Pengacaranya untuk ikut menjaga kedamaian, persatuan umat Islam pada khususnya, dan bangsa pada umumnya. Bersikap realistis dengan kasus yang sedang dihadapi, dan Ketua MUI KH Ma’ruf Amin, adalah saksi ahli bukan terdakwa seperti halnya Basuki Cahaya Purnama.

Di akhir rilisnya, MPII NTB meminta umat Islam, khusunya kaum Nahdliyyin, tetap menjaga emosi dan waspada demi kemaslahatan yang lebih baik, untuk negara kesatuan Republik Indonesia. Menghindari perpecahan, serta upaya provokasi untuk memecah persatuan.

“Kaum muslimin tetap tenang, dan waspada terhadap segala bentuk provokasi yang menggunakan kasus ini, untuk memecah belah persatuan bangsa,” tutup Ketua MPII NTB Musthofa Umar.(hers)

 




Selama Lombok Sumbawa Great Sale, 189 Usaha Beri Diskon Khusus

Selama masa great sale, wisatawan yang berkunjung ke Lombok dan Sumbawa bisa menikmati cukup banyak diskon paket wisata, perhotelan, restauran, kuliner, dan souvenir.

MATARAM.lombokjournal.com – Upaya menarik arus wisatawan masuk ke Lombok dan Sumbawa, Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan promosi wisata, Lombok Sumbawa Great Sale 2017.  Kegiatan itu berlangsung sebulan penuh, sejak 1 Februari  hingga 28 Februari mendatang, menandai dimulainya event great sale itu.

Dalam event great sale ini, sekitar 189 unit usaha yang terlibat memberikan diskon khusus.  Unit usaha pariwisata yang memberikan diskon itu di antaranya, 69 hotel dan resor yang memberikan diskon tarif sewa kamar antara 30 hingga 70 persen dari harga normal.

Sebanyak 45 restauran dan kuliner lesehan yang memberi diskon 15 hingga 30 persen, dan puluhan outlet kerajinan dan souvenir dan oleh-oleh khas NTB.

Tiga maskapai penerbangan juga memberi diskon 10-15 persen untuk penerbangan ke Lombok.  Ada Garuda, Citylink, dan Lion Air.  “Pemberitahuan tentang great sale juga dilakukan awak pesawat dalam perjalanan,” kata Faozal.

Faozal mengatakan, sepanjang bulan diskon wisata ini, pengunjung juga bisa menikmati atraksi seni dan budaya khas Lombok dan Sumbawa yang akan digelar tiap malam di Lombok Epicentrum Mall (LEM) Mataram.

Sebanyak 49 dari 100 unit usaha yang ada di LEM Mataram, juga menawarkan diskon dalam event Lombok Sumbawa Great Sale 2017.

Baca : 3 Ribu Wisatawan Ditargetkan Masuk NTB Sepanjang Februari

Untuk menikmati fasilitas diskon dalam great sale di NTB, wisatawam domestik dan mancanegara cukup menunjukan boarding pass pesawat dan kartu identitas di hotel, restaurant, pusat kuliner dan kerajinan souvenir yang bertanda Lombok Sumbawa Great Sale.

“Brosur katalog great sale juga disediakan di terminal kedatangan LIA sehingga pengunjung yang datang bisa lebih mudah menemukan fasilitas diskon sesuai keinginan,”kata Faozal.

gra




MUI Nyatakan “Rumah Mengenal Al-Quran” Sesat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menyatakan, yang diajarkan “Rumah Mengenal Al-Quran” di Kota Mataram, sebagai ajaran sesat dan menyesatkan.

MATARAM.lombokjournal.com — Hal itu disampaikan Ketua MUI NTB, Prof H Syaiful Muslim, usai menggelar dialog klarifikasi dengan pimpinan “Rumah Mengenal Al-Quran”, Siti Aisyah, di Polda NTB, Senin siang (30/1).

“Dari hasil pertemuan kami menyatakan ajaran nya sesat dan menyesatkan. Kami minta polisi untuk mempros secara hukum,”kata Syaiful Muslim.

Menurut Syaiful, dalam pembicaraan dengan MUI, Siti Aisyah mengaku tidak percaya pada hadis Rasulullah Muhammad. Ia juga tidak menganjurkan umat muslim melaksanakan sholat lima waktu, lantaran perintah sholat tidak tercantum dalam Al-Quran.

Hal tersebut menurut Syaiful, sudah keluar dari syariat Islam.

“Dia bukan ahli agama dan tidak hafal Al-Quran. Dia hanya belajar Al-Quran dari terjemahan saja, lalu menyimpulkan dan mengajarkan ke orang lain lewat Rumah Al-Quran yang didirikan,”katanya.

Syaiful mengatakan, dalam pertemuan itu, MUI sudah menyarankan Siti Aisyah untuk bertobat dan kembali mengucapkan kalimat syahadat serta kembali ke syariat Islam yang benar, namun Siti Aisyah menolak.

gra




Rizieq Batal Hadir, Tabligh Akbar Bela Islam Khidmat

<img class="size-medium wp-image-3013" src="http://lombokjournal.com/wp-content/uploads/2017/01/tabligh-300×169.jpg" alt="" width="300" height="169" srcset="http://lombokjournal generic viagra in usa.com/wp-content/uploads/2017/01/tabligh-300×169.jpg 300w, http://lombokjournal.com/wp-content/uploads/2017/01/tabligh.jpg 512w” sizes=”(max-width: 300px) 100vw, 300px” />
Tabligh akbar di Lapangan Tastura, Praya, Lombok Tengah, Minggu (29/1) berlangsung aman.(foto: hers/lombokjournal.com)

LOMBOK TENGAH – lombokjournal.com Puluhan ribu umat Islam dari berbagai penjuru Pulau Lombok, dan Sumbawa tumpah ruah di Lapangan Tastura, Praya, Lombok Tengah, menghadiri tabligh akbar dengan tema safari dakwah 212 Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

Panitia safari dakwah 212, menghadirkan ulama, dan penceramah kondang, seperti Ketua GNPF-MUI Bachtiar Nasir, KH Zaitun Rasmin, KH Abdul Rasyid AS, dan Dewan Syuro FPI Habib Muhsin bin Ahmad Alatas, serta Sekjen PB NW TGH Hasanain Juaini. Sedianya pentolan sekaligus Ketua Umum FPI Habib Rizieq Syihab hadir dan menjadi penceramah dalam tabligh akbar ini, namun batal hadir, tanpa adanya keterangan jelas dari panitia.

Namun, dari saluran telepon seluler, yang disambungkan dengan pengeras suara, Habib Rizieq menyampaikan permohonan maafnya kepada puluhan ribu jamaah yang hadir, karena tak bisa hadir. Dan berjani akan menyapa langsung umat Islam di Lombok usai Pilkada DKI Jakarta nanti. “Sampaikan salam saya, kita akan menyapa mereka usai Pilkada DKI Jakarta,” jelasnya menutup ceramah.

Habib juga menyerukan umat Islam bersatu, dan tetap dalam bingkai NKRI, serta bahu membahu melawan liberalisme dan neokomunis yang saat ini mulai menyerang sendi-sendi negara di Indonesia.

Penceramah Ust Bachtiar Nasir juga menyampaikan hal yang sama, agar terus menjaga persatuan umat Islam, melawan segala bentuk penistaan, dan upaya mengkerdilkan umat Islam, di segala sendi kehidupan bernegara dan beragama.

“Kuncinya bersatu padu, tanggalkan perbedaan atau khilafah. Satu syahadat itulah saudara kita semuslim. Sepakat boikot produk-produk liberalisme dan kolobialisme,” ujarnya dalam ceramah di hadapan puluhan ribu umat Islam.

Tabligh akbar juga dirangkai dengan penggalangan dana bantuan bagi korban banjir Bima. Sedikitnya sekitar 50 juta lebih terkumpul dalam acara tersebut.(hers)




Tablig Akbar, Buni Yani dan Sumbangan Untuk Bencana Bima

Puluhan ribu ummat Islam yang menghadiri Tablig Akbar dengan tema Safari Dakwah 212 lapangan Tastura, Praya, Lombok Tengah, Minggu (29/1), tetap antusias meski tanpa kehadiran Rizieq Syihab. Buni Yani juga ikut memeriahkan tablig.

PRAYA.lombokjournal.com — Tablig akbar yang digagas Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) tetap berlangsung khidmat. Panitia Safari Dakwah 212, menghadirkan ulama, dan penceramah kondang, seperti Ketua GNPF-MUI, Bachtiar Nasir, KH. Zaitun Rasmin, KH. Abdul Rasyid AS, dan Dewan syuro FPI, Habib Muhsin bin Ahmad Alatas, serta Sekjen PB NW, TGH. Hasanain Juaini.

Selain para ulama kondang, acara tablig itu juga mendatangkan Buni Yani putra asli Lombok Timur yang pertama kali mengunggah video dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok atau Basuki Tjahaja Purnama yang saat ini maju menjadi salah satu calon gubernur pada Pilkada DKI Jakarta 2017.

Di atas panggung, Buni Yani menggugah peserta tablig dengan ajakannya agar umat muslim di Pulau Lombok bersatu membela Islam. Dikatakannya, di Jakarta ia berjuang menegakkan Agama Islam.

“Umat Islam mulai bersatu di Jakarta setelah adanya aksi 212. Saya ditetapkan menjadi tersangka dan siap mati untuk membela Agama Islam,’’ tega Buni Yani.

Penceramah Ust. Bachtiar Nasir menyampaikan sewruan yang sama, agar terus menjaga persatuan ummat islam, melawan segala bentuk penistaan, dan upaya mengkerdilkan umat islam, di segala sendi kehidupan bernegara, dan beragama.

“Kuncinya bersatu padu, tanggalkan perbedaan atau khilafah. Satu syahadat itulah saudara kita semuslim. Sepakat boikot produk-produk liberalisme, dan kolobialisme,” ujarnya dalam ceramah dihadapan puluhan ribu ummat islam.

Peserta tabliq tergugah pesan Ustadz Bachtiar Nasir setelah mendengar keinginan umat untuk Revolusi.  Bachtiar berpesan, agar ummat Islam memantapkan aqidah, menguatkan ibadah.
Bukan saàtnya lagi anak muda galau karena cintanya tidak diterima. “Sholat subuh anda harus di masjid jika tidak ingin dikatakan laki-laki sholehah,” katanya yang disambut meriah.

“Bagaimana bisa kita ajak anda berperang, jika anda masih lemah dengan hal-hal yang sepele, bagaimana mungkin kita bisa Revolusi tanpa keimanan yang kuat,” tegas Bachtiar. Ditekankannya, agar ummat Islam menjaga ukhuwah ini, menyelamatan ketauhidan.

Tabligh akbar juga dirangkai dengan penggalangan dana bantuan bagi korban banjir Bima. Sedikitnya sekitar 50 juta lebih terkumpul dalam acara tersebut.

 

hers