Makanan CJH Dijamin Aman dan Bebas Kadaluarsa

Katering CJH menjamin, makanan para CJH dipastikan aman dan tidak kadaluarsa

MATARAM,lombokjournal.com — Persiapan Calon Jemaah Haji (CJH), selain persiapan fisik, juga psikis penumpang maupun kesiapan transportasi, persiapan makanan para CJH pun harus diperhatikan. Hal ini disampaikan Iwan Triwanto Eksekutif Manager Unit Aerofood ACS Lombok selaku penyedia katering CJH .

Makanan yang disantap para CJH harus dipastikan aman dan tidak kadaluarsa. Persiapan sudah dilakukan sejak sebulan lalu, seluruh perbekalan jamaah seperti meals dan beverage.

“Sudah sejak sebulan lalu kita persiapkan jadi bisa dijamin tidak akan ada makanan yang kadaluarsa,” kata Triwanto, Jum’at (7/8).

Tahun ini jemaah haji bertambah hingga 1.000 orang membuat pihaknya melakukan persiapan lebih awal .

Makanan yang disediakan pun sesuai dengan kesepakatan antara Garuda dan Kemenag NTB. Saat ini Iwan mengaku sudah memenuhi semua sehingga tidak ada lagi kekurangan makanan nantinya.

“Kita sudah siap mulai 12 Agustus mendatang untuk keberangkatan embarkasi Lombok,” sambungnya.

Wakil Gubernur NTB H Moh Amin sempat khawatir dengan kondisi makanan para CJH. Namun Iwan menegaskan, Aerofood telah memiliki sertifikasi ISO dan HACCP. Artinya, makanan dijamin tidak akan cepat basi. Selain itu makanan dijamin masih bisa dikonsumsi lebih dari 16 jam penerbangan yang berangkat.

“Ya wagub sempat khawatir kondisi makanan untuk CJH, dikira akan kadaluarsa atau cepat basi. Tapisaya jelaskan, Aerofood sudah memiliki sertifikat ISO dan HACCP, artinya makanan fijamin tidak basi karrna bisa bertahan lebih dari 16 jam akhirnya wagub bisa paham,” tuturnya

Ketika makanan sudah dimasak di hot kitchen, didiamkan di blast chiller (pendingin), suhunya pun selalu dijaga. Suhu agar makanan tetap fresh tidak lebih diatas 10 derajat atau lebih tepatnya di bawah 8 derajat. Sebab itu makanan CJH tersebut selalu diamankan dengan dry ice.

Untuk menu penumpang, ada dua hot meals dan satu snack. Ada menu Ikan asam manis dan ayam bumbu semur. Begitu juga dengan kepulangan. Sementara bahan baku sendiri didapatkan di supplyer lokal. Aerofood memberdayakan masyarakat lokal.

“Kita kontrak tiga bulan sekali untuk masing-masing supplyer,” pungkasnya

Begitu juga dengan packaging langsung diambil dari distributor utama. Hal ini dilakukan untuk menghindari produk kadaluarsa.

Sedangkan untuk persiapan 10 kloter penerbangan, Aerofood juga menambah chef yang diambil dari Denpasar.  Begitu juga dengan kendaraan pengangkut katering pun turut ditambah.

“Kita menyiapkan  455 x 3 untuk penumpang. Sementara kapten dan kru sebanyak  17 x 3 x 2 karena bolak balik,” tandasnya.

AYA




Ajakan Wagub Muh Amin, Calon Jama’ah Haji Dilayani Dengan Ihlas

Jajaran Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2017 Emberkasi Lombok, diajak melayani calon jamaah haji dengan sepenuh hati.

MATARAM.lombokjournal.com — Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH.M.Si mengajak jajaran PPIH melayani jama’ah calon haji dengan keikhlasan dan tanggung jawab, serta memberikan motivasi bagi para calon jama’ah haji untuk berhaji sebaik mungkin.

Wagub menyampaikan ajakan tersebut saat Pelantikan PPIH 1438 H/2017 M  Emberkasi Lombok NTB dan Meal Presentasi, di Asrama Haji, Jum’at (07/07).

Kecenderungan jumlah masyarakat  NTB yang ingin melaksanakan ibadah haji terus meningkat tiap tahun.  Menurut wagub, ini pertanda makin nembaiknya  ekonomi masyarakat NTB.

“Peningkatan animo berhaji itu, selayaknya diikuti peningkatan pelayanan,” kata Amin.

Latar belakang jemaah  sangat beragam  tingkat  pengetahuannya. Hal itu perlu disikapi jajaran PPIH dengan pelayanan terintegrasi atau terkoordinasi dengan baik.  PPIH perlu terus meningkatkan sinergitas dengan berbagai pihak terkait untuk meminimalkan kemungkinan kendala yang dihadapi jema’ah calon haji.

Calon Jama’ah haji yang berangkat 12 Agustus 2017 mendatang, Wagub menghimbau untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Sehingga pelaksanaan hajinya nanti berjalan lancar sampai pulang kembali ke rumah.

“Saya himbau juga untuk menjaga etika dan  taat aturan,” kata wagub.

Sekrretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh, Dr. H. Hasan Faozi mengaku, tiap tahun selalu terjadi perbaikan dan peningkatan pelayanan. Hal ini sesuai tuntutan masyarakat dari tahun ke tahun yang semakin tinggi.

“Kami berupaya semaksimal mungkin meningkatkan penyelenggaraan ibadah haji yang berkualitas,” jelasnya.

Hasan Faozi  mengingatkan, keberangkatan haji di Indonesia akan dimulai 28 Juli 2017 mendatang. Pemulangannya mulai 6 September 2017. Calon jama’ah NTB akan diberangkatkan pada 12 Agustus 2017 mendatang.

Ia menjelaskan, selama menjalani ibadah haji, maskapai penerbangan, yaitu Garuda, akan menyediakan tiga tas bagi jama’ah, yaitu tas bagasi, tas kabin dan tas paspor. Bagi yang melebihi quota itu, disarankannya untuk menggunakan jasa argo.

Selama di Mekkah, pemerintah menyediakan hotel bintang 3 bagi seluruh calon jama’ah haji. Jarak penginapan tersebut ke Masjidil haram kurang lebih 4500 meter.

Selain itu, pemerintah menyedian bus sebagai alat transportasi bagi jama’ah, selama 24 jam. Di Madinah, jama’ah akan menginap di hotel yang berkelas sama dengan di Makkah. Hanya saja jaraknya lebih dengan dengan pusat pelaksanaan ibadah haji, yaitu 1100 meter.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H. Nasaruddin, S.Sos., M.Pd.I melaporkan, Quato haji untuk NTB tahun ini berjumlah 4.476 orang.

“Ditambah petugas-pertugas lainnya menjadi 4564 orang,” paparnya.

Ia memastikan, calon jama’ah haji akan berangkat menggunakan maskapai p Garuda Indonesia  Boeing 747  langsung dari LIA menuju Makkah.

AYA




Semua Pihak Harus Lindungi TKI atau Buruh Migran

Semua pihak diminta pro aktif memberi perlindungan dan perhatian bagi hak dan kewajiban TKI atau buruh migran

MATARAM.lombokjournal.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ir. H. Rosiady H. Sayuti, P.hD mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun stakeholder terkait memperhatikan hak dan kewajiban tenaga kerja Indonesia (TKI) atau buruh migran.

Menurut Sekda, pemerintah dan semua stakeholder harus pro aktif memberi perlindungan bagi para ‘pahlawan devisa’ tersebut.

‘Dari kewenangan memang tugas pemerintah pusat,tapi pemda tidak bisa berpangku tangan,” kata Rosiady. Pemda harus mencegah buruh migran mendapat perilaku kekerasan dan tidak adil lainnya, tambahnya.

“Buruh migran sebagai warga NTB, mereka bisa merasakan ada kehadiran pemerintah disitu,” ungkap pak Ros sapaan akrab Sekda NTB saat membuka Sosialisasi dan Jaring Masukan Daerah  “Persiapan Dialog Pelaporan Indonesia Mengenai Implementasi Konvensi Pekerja Migran PBB” di Hotel Santika, Kamis (6/7).

NTB menjadi pengirim TKI  terbesar kedua setelah Jawa Timur. Saat ini Pemprov NTB kurang baik dan belum cukup untuk menahan keinginan TKI/TKW pergi bekerja ke luar negeri. Tingginya animo untuk bekerja keluar negeri mengalahkan pertimbangan resiko yang menimpanya.

Hal itu mendorong tingginya angka TKI yang berangkat melalui jalur ilegal. Untuk mencegah terulangnya kasus-kasus buruh migran ilegal, Pak Ros mengajak jajarannya mengembangkan inovasi pelayanan yang ramah dan menyederhanakan prosedur yang berbelit-belit.

“Mari kita kembangkan kebijakan yang ramah, persis sama dengan pegiat ilegal yang kebijakannya lebih ramah”, tegasnya.

Kemitraan Pemerintah dan Masyarakat

Di tempat yang sama, Direktur HAM dan Kemanusiaan Kementerian Luar Negeri, Dicky Komar menilai, banyaknya jumlah buruh migran di luar negeri, pertanda baiknya hubungan kemitraan antara pemerintah dan masyarakat sipil. Ia berharap, kerjasama seperti ini bisa berlanjut terus di masa mendatang.

Berdasarkan data dari Perwakilan RI di luar negeri, terdapat 6,5 (Enam setengah) juta pekerja migran Indonesia bekerja di LN saat ini. Sebaliknya Indonesia juga menjadi tempat bekerja bagi sekitar 70 ribu TKA.

NTB dipilih tepat sebagai tuan rumah dialog untuk menjaring masukan mengenai buruh migran. Sebab NTB, khususnya Lombok Barat dan Lombok Timur, dinilai pemerintah daerahnya memiliki beragam inisiatif perlindungan bagi TKI yang perlu dicontoh daerah lain.

AYA

 




Angkutan Mudik NTB Husnul Khatimah

Angkutan mudik lebaran melalui pelabuhan penyeberangan dari dan menuju  NTB tahun ini, tidak adanya angka kecelakaan atau zero accident mulai awal puasa hingga pasca lebaran.

MATARAM.lombokjournal.com —   Musim mudik lebaran Idhul Fitri berjalan lancar dan  aman. Meski terjadi peningkatan jumlah penumpang dan arus kendaraan, namun tidak terjadi penumpukan atau antrean dan kemacetan berlebihan.

Catatan keberhasilan itu diungkapkan Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ir. H. Rosiady Sayuti, Ph.D saat Silaturrahmi dan Halal Bi Halal Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah dengan Keluarga Besar Pelabuhan Lembar, di Kawasan Pelabuhan Penyeberangan Lembar, Kabupaten  Lombok Barat, Rabu (05/07).

Pak Ros sapaan akrab Sekda NTB mengajak Jajaran Pelindo  mensyukuri keberhasilan tersebut.  Arus mudik lebaran di semua pelabuhan penyeberangan yang di NTB,  telah berakhir dengan baik.

”Atau dalam bahasa agamanya disebut husnul khatimah,” kata Pak Ros. Keberhasilan ini merupakan buah kerja keras dan koordinasi yang baik di antara semua pihak, tambahnya.

Sekda berterima kasih pada para pemudik yang mengikuti rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan. Selain itu, Sekda juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerjasama anggota TNI/Polri dan seluruh jajaran perhubungan darat, laut dan udara yang telah bersinergi menyukseskan angkutan lebaran tahun ini.

General Manager PT ASDP Indonesia Cabang Lembar, Anton Murdianto,mengakui, kerjasama dan koordinasi  yang baik semua pihak, angkutan lebaran di NTB tahun ini berjalan lancar, aman dan nyaman.

Menurutnya partisipasi masyarakat juga memberi andil atas kesuksesan itu. Ia berharap, pada tahun-tahun mendatang keberhasilan ini dapat terus ditingkatkan, mengingat angkutan lebaran berlangsung tiap tahun.

AYA

 




Mukernas Organda Bulan Agustus Di Mataram

Gubernur NTB Dr. TGH M Zainul Majdi menerima Sekretaris Jenderal DPP Organda , Ateng Aryono, MBA didampingi wakilnya, Muarid Siburian dan rombongan  DPP Organda, di ruang kerjanya, Rabu (5/7).

MATARAM.lombokjournal.com – Jajaran DPP Organda itu menemui gubernur untuk melaporkan rencana penyelenggaraan Musyawarah Kerja Nasional (MUKERNAS) Organisasi Angkutan Darat (Organda) di Mataram,  tanggal 2-4 Agustus 2017

Ateng menemui gubernur selain melaporkan sekaligus memohon dukungan terkait dengan rencana digelarnya  mukernas itu.

Gubernur  Majdi yang didampingi Kepada Dinas Perhubungan Prov NTB , Lalu Bayu Windia, menyatakan dukungannya atas rencana Mukernas Organda tersebut.

Bahkan diharapkannya, melalui kegiatan yang digelar jajaran pengurus dan pimpinan organda di Mataram mendatang, dapat menjadi momentum menggalang sinergitas sekaligus konsolidasi.

“Lebih-lebih dalam menatap perkembangan teknologi yang kini hadir ditengah dinamika transportasi umum di Indonesia,”  ujar gubernur.

AYA

 




Polisi Kembali Jadi Serangan Teror

Lagi-lagi Polisi Jadi Incaran Serangan Teroris. Setelah serangan Markas Polisi Daerah Sumatera Utara di Medan diserang dua teroris tepat hari raya idhul Fitri, Minggu (25/6) dini hari,  aksi teror kembali terjadi di lingkungan Mabes Polri.

Irjen Pol Setyo Wasisto

lombokjournal.com —

Seorang pria yang tak dikenal menyerang dua anggota Brimob dengan pisau di Masjid Falatehan, Jakarta Selatan, Jumat (30/6), usai sholat Isya sekitar pukul 19.40 wib. Satu anggota Brimob luka di bagian leher sedang lainnya di bagian bawah telinga.

Anggota Brimob yang tengah bertugas melakukan tugas kemanusiaan pengamanan lebaran itu, sebelumnya tak menduga mendapat serangan laki-laki yang berteriak “togud dan kafir”.  Dua anggota Brimob yang mendapat serangan itu saat ini sudah dirawat di RS Pertamina.

Usai melakukan serangan, pelaku mengancam jemaah yang lain menggunakan pisau. Pelaku sempat lari dari kawasan mesjid menuju ke arah terminal Blok M sekitar 200 meter dari tempat kejadian.

Namun kembali lagi sambil menantang anggota Brimob lainnya di pos jaga. Karena tak mengindahkan tembakan peringatan, akhirnya pelaku diluimpuhkan dengan tembakan.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto Kadiv menjelaskan, saat ini pihak kepolisian sedang melakukan identifikasi  pelaku.  Identifikasi itu bisa dilakukan dengan otopsi maupun memanggil keluarga korban.

Meski sudah ditemukan KTP pelaku atas nama Myd, namun belum bisa dipastikan tempat tinggal pelaku. “Kadang-kadang alamat tidak sesuai dengan KTP-nya,” kata Wasisto, Jum’at malam.

Saat ini anggota Brimob sedang melakukan aksi kemanusiaan pengamanan lebaran 2017. Waktu masuk Isya beberapa anggota Brimob berjamaah di mesjid, sementara anggota lainnya tetap siaga.

Dua anggota Brimob yang mendapat serangan masing-masing, Ajun Komisaris Dede Suhatmi dan Brigadir Satu Syaiful Bakhtiar sudah dirawat di Rs Pusat Pertamina.  Sedang pelaku diduga tewas di tempat.

Rr




TGB Blusukan Ke Kampung-kampung, Silaturahmi Dengan Warga Pancor

Usai shalat maghrib di Masjid Attaqwa Pancor, Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr.TGH. M. Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) berjalan kaki menemui warga di perkampungan Pancor, Lombok Timur

Ibu-ibu di perkampungan Pancor berebut selfi bersama TGB

MATARAM.lombokjournal.com —  Silaturahmi mendadak TGB menemui warga itu, Kamis (29/6), sontak membuat warga Pancor kaget. Kepala Biro Humas dan Protokol, Irnadi Kusuma melalui release yag dikirim ke media menjelaskan, warga tumpah ruah  keluar rumah memadati gang-gang perkampunngan padat penduduk.

“Warga memanfaatkan momen itu untuk selfi bersama TGB, mengabadikan momen  silaturahmi bersama tokoh idamannya dengan ponselya masing-masing,” jelas Irnadi.

TGB mengawali silaturahmi berjalan kaki dari masjid menemui warga dari Kampung jorong,  dan Kampung Barmi ke arah Timur.  Safari jalan kaki keliling kampung di Pancor itu semata-mata untuk silaturahmi  dan berhalal bil halal dengan warga.

“Khususnnya yang belum sempat menemuuinya saat open house di rumah dinas di Mataram maupun di kediaman pribadinya di Gelang, Pancor,” kata irnadi.

Aksi jalan kaki keliling kampung  dilakukan TGB, setelah sehari sebelumnya dengan didampingi istrinya,  Hj. Erica bersafari keliling mengunjungi rumah para tokoh dan sesepuh NTB di Kota Mataram. Kunjungan ke rumah sesepuh itu sebagi wujud rasa hormat TGB kepada  sesepuh  masyarakat NTB.

Usai berkeliling dari kampung ke kampung, Gubernur kembali ke Masjid Attaqwa Pancor untuk menunaikan sholat Isya.

Pancor selain merupakan kampung kelahiran TGB.  Di kota kelahirannya ini TGB mengenyam pendidikan pesantren di Madrasah Tsnawiyah hingga Madrasah Aliyah. Kemudian melanjutkan ke Ma’had Darul Qur’an wal hadits sebelum bertolak menempuh studi di Universitas Al Azhar Cairo Mesir.

AYA




Fakta Lebaran Menyenangkan Di Lombok

Perayaan Hari Raya Idhul Fitri 1438 Hijriyah berlangsung menyenangkan, setidaknya tanpa gangguan keamanan yang mengganggu kekhusyu’an dan kebahagiaan usai menjalani puasa sebulan penuh

Lebaran Topat sebentar lagi

MATARAM.lombokjournal.com –

Di tengah-tengah kekhusyu’an umat Islam menjalani ibadah puasa, masyarakat NTB dikejutkan penangkapan tiga terduga teroris oleh Densus 88 di Desa Dore, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Jumat (16 /6).  Tiga terduga teroris terindikasi sebagai sel jaringan Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di NTB itu, menurut keterangan polisi, akan melakukan teror Ramadhan dengan menyasar Markas Polsek Woha Bima.

Rencana teror itu, syukurlah, seperti mimpi buruk yang tak terwujud jadi kenyataan.  Kita tak bisa menduga apa yang terjadi bila teror itu terjadi, dan ketakutan masyarakat mengoyak kebahagiaan perayaan menyambut lebaran tahun ini. Berikut fakta menyenangkan yang tercatat selama perayaan Idhul Fitri 1438 Hijriyah, yang dalam penanggalan umum jatuh pada hari Minggu, 25 Juni 2017:

  1. Masyarakat NTB menikmati kebahagiaan dalam perayaan Lebaran tahun 2017. Selama lebaran dan pascalebaran, pelaksanaan ibadah maupun arus mudik berlangsung aman tanpa terusik gangguan keamanan. Baru tahun ini sholat Idhul Fitri di Mataram dipusatkan di Islamic Center NTB, tidak terpencar di berbagai tempat seperti di halaman Kantor Gubernur NTB, di Tugu Bumi Gora atau di Lombok Epicentrum Mall. Selain itu, arus mudik berlangsung lancar karena Dishub NTB menyiapkan kekurangan armada untuk memenuhi lonjakan penumpang.
  2. Takbiran sebagai salah satu bentuk syiar Islam yang berlangsung di Mataram tercatat rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai takbir keliling dengan peserta terbanyak di indonesia. Jumlah peserta itu berdasarkan taksiran perwakilan MURI mencapai sekitar 29 ribu orang, dari 65 kafilah berasal dari seluruh lingkungan di 6 Kecamatan Kota Mataram. Sebelum dimulai takbiran, Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi dan Wali Kota Mataram Ahyar Abduh bersama-sama memukul gendang beleq dan mengumandangkan lantunan takbir bersama-sama.
  3. Tradisi open house berlangsung di kediaman atau pendopo gubernur, walikota, dan bupati serta pejabat teras pemda di seluruh NTB, umumnya dilaksanakan pada hari kedua Lebaran atau tanggal 2 Syawal. Acara ini menjadi wadah silaturahmi para pimpinan di daerah dengan masyarakat. Tapi bukan hanya pejabat, beberapa tokoh masyarakat, politisi, pengusaha atau keluarga tertentu menggelar open house untuk mendekatkan diri dengan tetangga dan handai taulan.  Tradisi khas Lebaran masyarakat kita ini membuat suasana Lebaran jadi menyenangkan.
  4. Mungkin ini bisa jadi indikasi peningkatan daya beli masyarakat. Seminggu menjelang Lebaran di Lombok, konsumsi elpiji khususnya yang non subsidi naik  8 ribu tabung per hari.  Selain itu juga terjadi peningkatan mencolok pada penjualan Handphone berikut pulsa untuk semua operator.  Jangan heran,  meski pusat perbelanjaan modern jumlahnya bertambah tapi tetap tak kekurangan pengunjung. Menjelang lebaran, pusat perbelanjaan modern seperti Lombok Epicentrum, Mataram Mall, Lombok City Center maupun Transmart yang baru buka, ramai diserbu masyarakat yang berbelanja macam-macam kebutuhan.
  5. Perayaan lebaran pada 1 Syawal di Lombok masih berlanjut. Sepekan setelahnya, masyarakat Lombok juga bersuka cita merayakan usai puasa sunah bulan Syawal. Masyarakat Lombok tak kalah meriahnya merayakan Lebaran Topat (Lebaran Ketupat). Usai mengamankan Idhul Fitri, aparat kepolisian kini masih masih harus sibuk mengamankan Lebaran Topat.  Khususnnya aparat kepolisian Lombok Barat bukan hanya sibuk mengatur lalu linntas, tapi juga akan patroli darat dan laut untuk mengamankan tempat-tempat rekreasi, mulai dari Senggigi hingga Sekotong.  Kesiapan aparat kepolisian ini membuat masyarakat tenang dan nyaman merayakan Lebaran Topat.

Rr

 

 

 

 

 

 




Ini Cara TGB Menghormati Para Tokoh Dan Sesepuh

Mendengarkan cerita nostalgia para tokoh dan sesepuh merupakan salah satu cara menghormati sekaligus membahagiakan mereka. Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) pun mendoakan para tokoh dan sesepuh agar tetap bisa memberi sumbangsihnya bagi kemajuan NTB

TGb di kediaman H Lalu Mujitahid

MATARAM.lombokjournal.com – Safari silaturahmi dilakukan TGB bersama istri Hj. Erica Zainul Majdi di hari ketiga Hari Raya  Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah. TGB mengunjungi kediaman mantan Gubernur/Wakil Gubernur dan para sesepuh yang berjasa dalam pembangunan NTB, Rabu (28/06)

Tradisi bersilaturahmi ke kediaman tokoh dan sesepuh tersebut selalu dilakukan TGB sejak memimpin NTB. Pada Hari Lebaran dimanfaatkan saling memaafkan dan mendoakan  mereka selalu diberi kesehatan dan umur panjang.

Di kediaman Brigjend. TNI (purn) H. Abdul Kadir

Silaturahmi TGB bukan hanya pada momentum Lebaran. TGB juga mengunjungi kediaman para tokoh dan sesepuh pada momentum hari bersejarah nasional. Kunjungan pada seniornya dilakukan TGB, misalnya pada HUT Proklamasi dan  HUT NTB.  Dalam kunjungan itu TGB biasanya mohon doa restu dan dukungan pemikiran bagi kemajuan NTB.

Kunjungan saat Lebaran kali ini  diawali bertandang ke rumah kediaman  mantan Wakil Gubernur NTB H. L. Azhar di Jl. Pejanggik Mataram. Kehadiran TGB bersama istri, Hj. Erica disambut hangat dan akrab  oleh tuan rumah, H. Lalu Azhar dan keluarga.

TGB menjadi pendengar yang baik saat Lalu Azhar yang akrab dipanggil Miq Azhar, banyak bercerita pengalaman masa lalu.  Sosok sesepuh masyarakat Sasak yang selalu senyum dalam tiap tuturnya itu sempat menceritakan beberapa moment penting yang terdokumentasi dalam foto-foto yang terpajang di rumahnya.

Sambil menjelaskan foto-foto dokumentasi saat masih menjabat, Miq Azhar mengajak TGB melihat-lihat bangunan kediamannya yang masih asli yang berarsitektur Belanda.

TGB mengagumi sosok Miq Azhar, selain merupakan tokoh panutan yang sangat konsisten, juga murah senyum dan penuh keteduhan tiap tutur katanya.

Dari kediaman Miq Azhar yang juga Tokoh Adat Sasak itu, knjungan TGB bersama istri dilanjutkan menuju kediaman mantan Gubernur NTB, HL Serinata. Kedatangan TGB disambut ramah Serinata yang didampingi istri, Hj Baiq Adnin Serinata.

Disini pun TGB menjadi pendengar cerita-cerita Lalu Serinata saat masih menjabat sebagai Gubernur NTB. Perbincangan pun berjalan  hangat dan penuh keakraban. Perbincangan yang sama juga terjadi saat TGB di rumah mantan Bupati Lombok Barat periode 1988- 1998, Drs. H. L. Mujitahid.

Silaturahmi TGB dan Hj Erica berakhir ke kediaman Brigjend. TNI (purn) H. Abdul Kadir, S.Ip yang pernah menjabat sebagai Dandim Lombok Timur, yang juga mantan Bupati Lombok Timur dan Ketua DPRD Provinsi NTB.

TGB mendoakan para pemimpin, tokoh dan sesepuh NTB dilimpahkan kekuatan, kesehatan dan perlindungan. Dan diharapkannya, mereka tetap memberikan sumbangsih pemikiran dan doa restu bagi kemajuan daerah dan masyarakat NTB.

AYA

 




Supir UBER Di Mataram Diminta Berhenti Beroperasi

Terkait perizinan yang sedang dilengkapi, seluruh supir UBER di Mataram diinstruksikan menghentikan segala bentuk operasionalnya

Iwan P Balukea meperlihatkan intruksi agar UBER tidak beroperasi sementara di Mataram (foto: AYA/Lombok Journal)

MATARAM.lombokjournal.com – Ketua Pengurus Koperasi Jasa Trans Usaha Bersama Cabang NTB, Iwan P. Balukea, menginstruksikan itu  karena belum ada perizinan operasional.

“Mulai tanggal 28 juni (hari Rabu), kami menginstruksikan tidak melakukan opersional dulu sampai dengan terbitnya seluruh izin yang dibutuhkan UBER,” tegasnya

Dikatakannya, Pemmprov NTB melalui Dinas perhubungan juga sudah mendukung beroprasinya UBER, termasuk organda dan juga Dinas Perhubungan Kota Mtaram

“Kita masih mengurus izinnya biar lengkap dulu, ya mungkin sekitar sebulan atau dua bulan baru bisa beroperasi lagi, ” ungkapnya

Seperti diketahui, Dishub juga akan menentukan terkait kuota tarif  dan jumlah kuota kendaraan yang akan dioperasikan oleh UBER. Menurut Iwan, saat ini Sudah ada 80 yang mendaftar di aplikasi pasca dilaunching 15 juni lalu.

Melalui intruksi ini, Iwan berharap mulai hari Rabu ini mitra UBER menghentikan segala bentuk operasionalnya hingga waktu yang ditentukan.

Iwan mengingatkan, jika intruksi ini tidak diindahkan akan ada  tindakan-tindakan  hukum yang diambil kepolisian yang menjadi tanggung jawab supir UBER. “Bukan lagi tanggung jawab UBER NTB. Karena per hari ini, UBER di NTB (semenntara) tidak beroperasi,” kata Iwan.

AYA