Pemimpin Baru NTB Harus Beri Harapan Lebih Baik

Gubernur NTB terpilihharus mampu membangun NTB menjadi lebih maju, membawa NTB lebih maju dari sektor perekonomian, dari sektor agama harus bisa menciptakan toleransi yang baik

MATARAM.lombojournal.com — Usai penyelenggaraan kontestasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018, Rabu (27/06) lalu, kini menghadirkan harapan-harapan baru bagi sebagian masyarakat Nusa Tenggara Barat.

Uul Efriyanti

agus K Saputra

Bagi Uul Efriyanti P, Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Mataram berharap, munculnya pemimpin baru di Provinsi NusaTenggara Barat (NTB) akan benar-benar memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan di NTB.

Siapa pun yang nanti muncul sebagai gubernur baru, harus segera memperbaiki kondisidunia pendidikan.

“Agar sarana dan fasilitas pendidikan segera diperbaiki, terutama di daerah-daerah terpencil,” harap Uul Efriyanti, Sabtu (30/6).

Menurutnya, di daerah-daerah terpencil di NTB, fasilitasnya memprihatinkan. Umumnya infrastrukturnya masih buruk, selain juga kesejahteraan guru-gurunya jauh dari sejahtera.

“Anak-anak di daerah terpencil juga kekurangan banget buku-buku bacaan,” terangnya.

Ia juga berpendapat, meski kepemimpinan Gubernur NTB, M. Zainul Majdi sudah menunjukkan prestasi cukup baik dalam membangun NTB, namun masyarakat berhak berharap agar pemimpin baru berprestasi lebih baik dari pemimpin sebelumnya.

“Capaian yang sudah baik harus menjadi kian baik,” imbuhnya.

Rencana adanya pengiriman seribu anak muda NTB kuliah ke luar negeri, harus juga terealisasikan. Dikatakan, pembangunan daerah bukan hanya infrastruktur fisik.

“Sumber daya manusia itu juga bagian dari infrastruktur utama daerah,” ujarnya.

Agus K Saputra, lulusan Fakultas Ekonomi Unram yang saat ini menjadi salah satu pejabat di PT Pegadaian Kantor Wilayah Denpasar, mengaku bangga jadi rakyat NTB.

“Kala melihat persentase sebaran hasil pencoblosan, kiranya ini menandakan bahwa arus politik/peristiwa demokrasi di NTB sudah merata,” katanya.

Disebutkan, dalam perpektif politik, di tingkat Nasional tentu saja peristiwa ini menjadi catatan penting di tahun 2018.

“Semoga peristiwa ini juga “mengangkat” para kader yang berbasis di NTB, di peta politik nasional,” ujar Agus K Saputra yang semasa mahasiswa menjadi aktivis Koran Kampus Media Unram .

Seperti halnya Uul Efriyanti yang berharap setelah habisnya masa kepemimpinan Gubernur NTB sebelumnya, Agus juga berharap masyarakat harus cepat move on pada pemimpin baru.

Mendorong pemimpin baru segera mengakselerasi pembangunan yang sudah dilakukan sebelumnya.Gubernur NTB terpilih, diharapkan bisa amanah, serta mampu membangun NTB menjadi lebih maju. Bisa membangun NTB lebih baik, membawa NTB lebih maju dari sektor perekonomian, dari sektor agama lebih bersatu lebih, bisa menciptakan toleransi yang baik.

“Pemimpin baru harus bisa membawa gerbong pembangunan NTB bisa jauh lebih baik,” beber Agus.

Gde Wenten dan Saepul Sapturi

Saepul Sapturi, seniman dan sutradara teater yang sehari-hari bekerja sebagai ASN di Taman Budaya NTB mengungkapkan, pemimpin baru NTB harus lebih sungguh-sungguh memajukan sektor budaya.

Ditegaskannya, memajukan sektor budaya tentu tidak semata-mata memajukan seni tradisi. Memajukan budaya yang berbasis tradisi memang penting, tapi tak kalah pentingnya adalah memberi perhatian pada dunia penciptaan budaya.

Di NTB, banyak seniman-seniman NTB di bidang seni pertunjukan seperti tari dan teater serta musik, maupun seni sastra yang berprestasi secara nasional.

“Terus terang, perhatian pemerintah daerah pada karya seni modern masih kurang. Dan sekarang saatnya perhatian itu harus lebih besar,” kata Saepul yang dikenal humoris ini.

Pemimpin baru, diharapkan bisa menjalin dialog lebih baik dengan seniman dan budayawan. Provinsi NTB mempunyai sarana pengembangan budaya seperti Taman Budaya, yang harus mendapat dukungan lebih baik lagi.

“Agar seniman lebih banyak menghasilkan karya-karya budaya terbaiknya,” tambahnya.

Sementara itu tokoh masyarakat Mataram , Gde Wenten mengharapkan agar Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih diberikan kesempatan untuk menjalankan roda pemerintahan sesuai dengan visi dan misi yang tercantum dalam Renstra lima tahun ke depan.

“Harapan saya yang lain selalu dekat dengan rakyat tanpa membedakan suku, ras dan agama. Bisa menerima perbedaan dan pendapat ( aspirasi) dari masyarakat NTB untuk menuju NTB gemilangnya,” ungkap Gde Wenten.




Erupsi Gunung Agung, Bandara Ngurah Rai Ditutup Bandara Lombok Beroperasi Normal

Penerbangan kedatangan yang terdampak saat ini yaitu Lion Air JT 658 dengan jumlah penumpang diperkirakan sebanyak 200 pax

LOMBOK TENGAH,lombokjournal.com —  Erupsi Gunung Agung di Bali berujung penghentian (sementara) operasionnal Bandar Udara Ngurah Rai, yang akan dilakukan selama 16 jam terhitung  hari Jum’at (29/06) 2018 pukul 03.00 WITA sampai dengan pukul 19.00 WITA.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengeluarkan NOTAMN A2551/18 tanggal 29 Juni 2018 yang ditujukan kepada seluruh Maskapai dan Bandar Udara di dunia terkait dengan penutupan kegiatan operasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali sebagai dampak debu vulkanik (volcanic ash) erupsi efusif Gunung Agung.

Sehubungan hal tersebut, Lombok International Airport tetap beroperasi normal. Namun, dampak dari penutupan Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali untuk sementara penerbangan keberangkatan sebanyak 4 penerbangan yaitu Wings Air IW 1851 & IW 1883, Garuda Indonesia GA 7049 dan Lion Air JT 659 dengan jumlah penumpang keseluruhan sebanyak 388 pax.

Sedangkan untuk penerbangan kedatangan yang berdampak saat ini 1 penerbangan yaitu Lion Air JT 658 dengan jumlah penumpang diperkirakan sebanyak 200 pax.

“Saat ini operasional Lombok International Airport masih normal. Adapun yang berdampak adalah penerbangan menuju dan dari Bali. Namun saat ini tim safety kami terus memantau perkembangan dari dampak erupsi Gunung Agung. Tidak hanya itu kami juga melakukan kordinasi dengan instansi terkait seperti BMKG dan Perum LPPNPI untuk perkembangan selanjutnya,” ujar I Gusti Ngurah Ardita

AYA




Korban Penambangan Di Sekotong Dapat Santunan Dari Mensos

Pelaksanaan perlindungan sosial bagi  korban bencana sosial merupakan sebuah keniscayaan

Idrus Marham

LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — Warga masyarakat korban penambangan emas di Dusun Soge, Desa Buwung Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat mendapat kunjungan Menteri Sosial (Mensos)  RI, Idrus Marham, untuk menyalurkan bantuan sosial dari Kemensos RI, Kamis (21/06).

Idrus Marham didampingi Gubernur NTB, DR TGH M Zainul Majdi, saat  memberikan santunan sebesar Rp15 juta kepada masing-masing keluarga korban.  Mereka yang mendapat santunan adalah yang anggota keluarganya meninggal dalam insiden penambangan emas yang terjadi pada Selasa (19/06).

“Santunan untuk ahli waris per korban meninggal sebesar Rp15 juta. Dan santunan untuk pengobatan bagi korban luka-luka per korban sebesar Rp2,5 juta. Dari total 7 orang korban meninggal dan 6 korban luka-luka tersebut,  total santunan yang diberikan pemerintah adalah sebesar Rp120 juta,” beber  Idrus Marham usai memberikan bantuan, hari Kamis.

Dalam kesempatan itu, Idrus juga mengatakan, tanggungjawab pemerintah dalam pelaksanaan perlindungan sosial bagi  korban bencana sosial merupakan sebuah keniscayaan.

“Maka kita semua hadir disini dalam rangka menggalang kepedulian pemerintah dan pihak terkait, serta menyampaikan  amanat Undang-Undang. Bapak Presiden Joko Widodo yang berharap bahwa bantuan pemerintah ini dapat bermanfaat meringankan beban penderitaan baik kepada korban maupun keluarga korban bencana sosial,” tegas politisi Partai Golkar ini.

Secara Khusus, Mensos juga  mengucapkan turut berduka cita atas kejadian bencana yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa meninggal dunia sebanyak 7 orang dan korban luka 6 orang.

“Kepada keluarga korban meninggal dunia  agar diberikan kekuatan dan keiklasan. Kepada  korban luka luka agar cepat diberikan kesembuhan. Saya berharap bahwa kejadian bencana yang terjadi di Kecamatan Sakotong  Kabupaten Lombok Barat disikapi sebagai musibah yang kita terima sebagai cobaan yang di berikan oleh Allah SWT,” ujarnya dengan nada sedih.

Merespon cepat arahan Bapak Presiden, Idrus mengaku diamanatkan untuk memantau pelaksanaan program  bantuan sosial, serta memastikan rakyat yang belum tersentuh bantuan namun telah memenuhi syarat agar segera mendapat bantuan.

Setelah bantuan pemenuhan kebutuhan dasar diberikan, diharapkan  keluarga korban yang ditinggalkan dapat  pelan-pelan membangun kembali kehidupan kearah yang lebih baik. Untuk mendukung hal ini, Kementerian Sosial sedang mengupayakan tindak lanjut program bantuan sosial agar dapat terintegrasi dengan program-program perlindungan sosial lainnya seperti PKH, Rastra, BPNT, KIS, KIP, KUBE maupun UEP yang tentunya akan mendukung penghidupan yang layak,” harapnya.*

AYA

 




Bantahan Berita Keluarnya Tim AHYAR-MORI Menyeberang Ke Paslon Lain

Disebarnya informasi palsu itu menunjukkan adanya kekhawatiran dan kepanikan yang luar biasa di tim pemenangan paslon lain terhadap kinerja tim pemenangan Ahyar-Mori

SUEB QURY,
Juru Bicara Tim Pemenangan Ahyar – Mori

lombokjournal.com —

MATARAM  :   Sehubungan dengan beredarnya berita tentang “keluarnya tim Ahyar-Mori dan menyeberang ke paslon lain”, maka dengan ini tim pemenangan Ahyar-Mori mengeluarkan pernyataan, sebagai berikut:

  1. Bahwa berita dan informasi yang beredar tentang “keluarnya tim Ahyar-Mori dan menyeberang ke paslon lain” itu TIDAK BENAR, BOHONG, DAN MENGADA-ADA.
  2. Bahwa tim pemenangan paslon nomor urut 2 TGH. Ahyar Abduh dan H. Mori Hanafi, S.E, tetap solid dan utuh berjuang memenangkan Ahyar-Mori menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, 2018 – 2023.
  3. Informasi palsu yang beredar itu dibuat oleh oknum pendukung dari paslon lain untuk memecahbelah tim pemenangan Ahyar-Mori, yang selama ini selalu solid berjuang memenangkan paslon nomor urut 2 TGH. Ahyar Abduh dan H. Mori Hanafi, S.E.
  4. Bahwa bukti soliditas ditunjukkan dan dibuktikan dengan semakin gencarnya dukungan kepada Ahyar-Mori, baik dari tokoh-tokoh masyarakat, tuan guru dan tokoh-tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan berpengaruh, yang tersebar merata di seluruh wilayah Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
  5. Bahwa disebarnya informasi palsu itu menunjukkan adanya kekhawatiran dan kepanikan yang luar biasa di tim pemenangan paslon lain terhadap kinerja tim pemenangan Ahyar-Mori.
  6. Hal itu juga ditunjukkan dengan munculnya berbagai rilis SURVEY PALSU yang dikeluarkan oleh oknum tim pemenangan paslon lain, yang sebagian besar menempatkan paslon nomor urut 2 berada di posisi terbawah dengan nilai angka yang tidak realistis.
  7. Bahwa berbagai informasi palsu yang dikeluarkan itu adalah bentuk kebohongan publik, yang menunjukkan kualitas kepemimpinan paslon yang didukungnya terhadap masyarakat.

Akhir kata, semoga proses pemilihan kepala daerah di NTB berlangsung dengan damai, jujur, dan berintegritas, sehingga menghasilkan pemimpin yang mengayomi UNTUK SEMUA masyarakat NTB.

Sueb Qury : Juru Bicara Tim Pemenangan Ahyar – Mori




TGB dan Artis Youtuber Ramaikan Halalbihalal di Loteng

Tak seperti pasangan lain yang mengundang artis, berjoget, dan hura-hura, pasangan Zul-Rohmi ingin kesempatan Bulan Syawal untuk tausiah, halal bi halal, dan shalawatan.

lombokjournal.com —

MATARAM :  Bulan Syawal tahun ini, masyarakat Lombok Tengah mendapat kejutan. ,

Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi akan mengisi tausiah halalbihalal, Rabu, 20 Juni pukul 16.00 Wita, di Lapangan Bundar, Praya.

Acara kian meriah dengan hadirnya qariah sekaligus artis pelantun shalawat asal Aceh Puja Syarma. Tidak sendiri, Puja Syarma akan ditemani Ustad Hadi.

Ketua Panitia Acara Lalu Athar Fath Salim mengatakan, dalam suasana syawal Calon Pasangan Gubernur dan Wagub NTB nomor urut 3 Dr Dzulkieflimansyah-Dr Sitti Rohmi Djalila (Zul-Rohmi) ingin mengisi dengan kegiatan yang baik, yaitu halalbihalal, tausiah, dan shalawat.

“Kita berkumpul menimba ilmu dan bershalawat bersama. Tausiah diisi oleh Tuan Guru Bajang,” katanya, Minggu (17/06)

Athar menyebut, momentum syawal memang tepat untuk bermaaf-maafan dengan masyarakat. Tausiah yang disampaikan TGB berkaitan dengan pesta demokrasi yang akan dihadapi.

“Ya, harapannya supaya kita saling bergandengan. Beda pilihan tapi tetap saudara,” sambungnya.

Untuk shalawatan sendiri, lanjut Athar, akan diisi oleh Puja Syarma dan Ustad Hadi, artis youtuber yang memiliki subcribes puluhan juta. Dengan shalawat bersama diharapkan suasana kebatinan masyarakat semakin dingin.

“Sembari berdoa semoga semoga pilkada berjalan penuh bahagia,” imbuhnya.

Ketua Tim Pemenangan Zul-Rohmi Syawaluddin mengatakan, Zul-Rohmi ingin beda dalam menutup masa kampanye. Tak seperti pasangan lain yang mengundang artis, berjoget, dan hura-hura, pasangan Zul-Rohmi ingin kesempatan Bulan Syawal untuk tausiah, halal bi halal, dan shalawatan.

“Mari masyarakat Lombok Tengah dan sekitarnya meramaikan acara ini,” katanya.

Syawal menyebut, acara di Lapangan Bundar, Lombok Tengah ini diperkirakan dihadiri sekitar 1500 orang. Masyarakat yang datang ini karena ingin mendengarkan tausiah dan shalawat.

“Acara yang positif ini harus didukung semua pihak. Mewujudkan pilkada yang sehat,” tukasnya.

Me (*)




Lomba Pukul Bedug Pemprov NTB, Pecahkan Rekor Muri

Tema Semarak Takbir 1000 Bedug itu merupakan rangkaian pesona khazanah ramadhan 2018

MATARAN.lombokjournal.com —,

Pemerintah Provinsi NTB berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Lomba memukul bedug, Kamis malam (14/06/2018).

Kegiatan yang mengusung Tema Semarak Takbir 1000 Bedug itu merupakan rangkaian pesona khazanah ramadhan 2018. Penghargaan tersebut diserahkan Perwakilan Museum Rekor Indonesia kepada Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi.

Pemprov NTB sukses memecahkan rekor itu karena mampu menghadirkan katagori peserta terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya, yaitu sekitar 1000 bedug dijejer sepanjang Jalan Langko hingga Pejanggik. Mulai Islamic Center NTB hingga depan kantor Gubernur.

Bedug itu ditabuh oleh para remaja masjid dari Kota Mataram. Pawai Takbir Idul Fitri 2018 di NTB terasa semarak dan spektakuler. Acara tersebut dibuka oleh Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, ditandai dengan pemukulan bedug.

Gubernur yang akrab disapa sebagai Tuan Guru Bajang (TGB) menyampaikan harapannya di hadapan ribuan peserta yang hadir. Yaitu, kegiatan tersebut dapat berlangsung aman dan memberikan kenyamanan bagi semua pihak.

“Semoga kegiatan ini mendapat ridho Allah SWT,” harap TGB. Hadir saat itu Kapolda, Brigjen Pol. Achmat Juri, Sekda NTB, Pjs. Walikota Mataram, Mohan Roliskana dan para pejabat lingkup Pemprov. NTB. Bahkan ribuan orang tumpah ruah meramaikan suasana kegiatan tersebut.

Rr/Humas NTB




Sitti Rohmi Sambangi Posko Mudik Zul Rohmi-Fiddin 

Posko mudik menjadi sarana yang efektif mengenalkan diri kepada masyarakat NTB, mengingat selama ini mereka yang berada di luar NTB mungkin belum mendapatkan informasi utuh tentang calon pemimpin daerahnya

Buka puasa, pijat hingga wifi gratis

lombokjournal.com –

LOMBOK TIMUR :    Calon wakil gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), No 3,  Sitti Rohmi Djalilah, menyambangi posko mudik Zul Rohmi – Fiddin di Labuan kayangan dan depan POM Bensin Lenek Lombok Timur,  Rabu siang (13/06) kemarin.

Posko mudik Zul-Rohmi – Fiddin  merupakan bentuk wujud kepedulian pasangan yang diusung PKS-  Demokrat dan  Demokrat – PKB ( Fiddin)  dalam membantu perjalanan mudik masyarakat NTB.

Terdapat dua lokasi posko mudik Zul-Rohmi- Fiddin , Labuan Kayangan  dan Lenek  Lombok Timur, yang mulai beroperasi sejak Selasa (12/06). Beragam fasilitas menarik tersedia di posko mudik ini, mulai dari hidangan berbuka puasa hingga fasilitas pijat dan juga wifi gratis.

Posko mudik yang digalang para relawan merupakan inisiasi dari Sitti Rohmi yang memiliki sejumlah pengalaman dalam prosesi mudik.

Menurut Rohmi, posko mudik di NTB belum begitu banyak tersebar, padahal jumlah pemudik di NTB cukup banyak, baik pemudik dari luar daerah atau luar negeri, maupun pemudik skala lokal, dari Pulau Lombok menuju Pulau Sumbawa maupun sebaliknya.

“Kan banyak saudara-saudara kita dari Pulau Sumbawa yang tinggal di Lombok mudik ramai-ramai menggunakan sepeda motor atau mobil pribadi, itu yang perlu kita bantu. Begitu juga warga Lombok yang tinggal di Pulau Sumbawa dan melaksanakan mudik,”katanya.

Dalam kunjungannya ke posko mudik, Rektor Universitas Hamzanwadi itu memeriksa sejumlah fasilitas yang ada di posko mudik, baik dari segi ketersediaan kursi, hingga kebersihan.

Rohmi berharap posko mudik ini menjadi medium yang tepat dalam merajut tali silaturahmi antara masyarakat sekitar dengan para pemudik.

Ia menjelaskan, lokasi posko mudik yang ditempatkan di Pelabuhan Kayangan dan Lenek lantaran kedua wilayah ini menjadi titik utama strategis yang kerap dilalui pemudik.

Menurut Rohmi, posko mudik menjadi sarana yang efektif dalam mengenalkan diri kepada masyarakat NTB. Hal ini perlu dilakukan mengingat selama ini mereka yang berada di luar NTB mungkin belum mendapatkan informasi utuh tentang calon pemimpin daerahnya.

“Mereka (para pemudik) juga warga kita, jadi seyogyanya ya kita juga harus kenalkan diri kita kepada mereka,” kata Sitti  Rohmi

Rohmi menambahkan, masukan dan saran dari para pemudik sangat berharga bagi dia dalam membangun NTB ke depan jika terpilih. Pasalnya, para pemudik bisa memberikan gambaran tentang keunggulan dan kekurangan daerah tempat mereka bekerja atau menuntut ilmu yang bisa menjadi bahan dalam membangun NTB.

Kunjungan Rohmi mengejutkan sejumlah pemudik yang sedang bersantai di posko mudik.

Tanpa sekat, Rohmi berdialog dengan para pemudik tentang aktivitas dan tujuan mudiknya. Rohmi berpesan, para pemudik tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara dan mematuhi setiap rambu lalu lintas.

Me (*)




Zul -Khair Berkomitmen, Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji Hingga Guru Tidak Tetap Yayasan

Zul-Khair akan  mengalokasikan anggaran yang berbasiskan kebutuhan dan kinerja agar tepat sasaran peruntukannya

lombokjournal.com —

LOMBOK BARAT :  Calon Wakil Bupati Lombok Barat No 1 TGH. Khudari Ibrahim, Minggu (10/06) menegaskan  komitmen  Zul-Khair  untuk meningkatkan kesejahteraan segenap perangkat penggerak masyarakat desa  di Lombok Barat

“Perangkat itu di antaranya guru ngaji, bidan desa, guru honorer, guru tidak tetap yayasan/guru tetap yayasan, tenaga kesehatan dan lain sebagainya,” Kata TGH Khudari

Komitmen tersebut, papar Khudari yang juga salah satu pengasuh pondok pesanteren Al-Islahudiny Kediri ini, disampaikan saat Safari Ramadhan di Lombok Barat.

Dalam dialog bersama warga desa di Kecamatan Narmada beberapa waktu lalu misalnya,  ada tokoh pemuda setempat, Abdurachman menanyakan komitmen pasangan Zul-Khair terhadap kesejahteraan guru ngaji.

Khususnya, para guru-guru di pondok pesantern terutama mereka yang mengabdi di wilayah desa-desa terpencil dan pedalaman di Lombok Barat

“Program Zul-Khair sangat bagus dan kami mengapresiasi itu. Tapi kira-kira ke depan Pak Khudori dan H. Izzul  bagaimana untuk honor guru ngaji dan para guru di honorer baik itu Guru Tidak Tetap /Guru Tetap Yayasan? Karena kami di desa sangat butuh guru ngaji dan guru di madrasah untuk anak-anak kecil,” kata Abdurachman disambut seruan takbir oleh masyarakat yang hadir.

Dengan lugas Khudari,  menjawab pertanyaan tokoh pemuda itu.  Zul-Khair memiliki kepedulian dan atensi khusus  untuk  kesejahteraan guru ngaji dan guru tidak tetap sudah menjadi atensi khususnya .

Khudari menekankan, Zul-Khair tak ingin sekadar bikin janji bombastis atau sekadar berjanji untuk gagah-gagahan.

“Kita bisa menggaji semua perangkat penggerak masyarakat  dengan memperhatikan struktur anggaran yang ada. Itu tidak bisa sendiri, tapi harus satu hati dengan DPRD Di Lombok Barat,” ungkapnya

Untuk menuju hal tersebut, lanjut  Khudari,  Zul-Khair akan  mengalokasikan anggaran yang berbasiskan kebutuhan dan kinerja agar tepat sasaran peruntukannya.

“Yang kedua, Zul Khair  akan melakukan sinkronisasi program dengan  pemerintah propinsi agar jangan sampai double anggaran,” imbuhnya .

Selanjutnya  Khudari menambahkan, Zul-Khair  akan memperjuangkan dan mengawal, agar  ada nomenklatur mata  anggarannya untuk kepentingan peningkatan kesejahteraan perangkat penggerak masyarakat desa

Ia menegaskan, Zul-Khair tidak ingin menjual mimpi dengan program yang muluk ke tengah masyarakat.

“Zul Khair tidak ingin berjanji  kampanye  kepada masyarakat bahwa program kami A, B, C, dan seterusnya. Tapi yang jelas Zul-Khair mengkampayekan program yang bisa dilaksanakan,” bebernya.

Sementara itu TGH Khudari Ibrahim maju mendampingi Calon Bupati Lombok Barat HM.Izzul Islam diusung gabungan partai PKB dan PDIP yang memiliki 9 kursi di parlemen Lombok Barat .

Me (*)




Alumni FKMM/FMN Selenggarakan Reuni dan Buka Puasa Bersama

Alumni FKMM/FMN berencana menjadikan agenda rutin sebagai upaya melakukan konsolidasi internal dan untuk menghindari mis persepsi  sesama aktivis

lombokjournal.com —

MATARAM  :  — Alumni Forum Komunikasi Mahasiswa Mataram ( FKMM) dan Forum Mahasiswa Nasional (FMN) dari berbagai  generasi dan angkatan, Sabtu (09/06) mengadakan reuni dan buka puasa bersama di Lesehan Dapoer Sasak Kawasan, Jl Udayana Mataram.

Menurut Budi Wawan dan Buyung, reuni dan buka puasa bersama diadakan untuk silaturahmi sekaligus mempererat tali persaudaraan sesama aktivis pergerakan.

“Saat ini alumni FKMM/FMN  banyak tersebar diberbagai profesi dan kehidupan lainnya,” kata Budi Wawan, politisi muda Partai Gerindra Lombok Timur dan Pengusaha Muda .

Buyung  juga menginginkan agar pertemuan semacam ini bisa rutin dilakukan minimal 6 bulan sekali agar tidak saling kehilangan kontak.

“Temu   alumni FKMM/FMN secara berkala  penting untuk menjaga spirit juang agar tidak pernah padam,” ungkapnya yang saat ini menjadi pengusaha sukses.

Wahidjan mengatakan, sebagai alumni dan pernah berjuang bersama  FKMM, dirinya tidak pernah melupakan kisah – kisah heroik  perjuangannya dalam melakukan advokasi bersama rakyat.

“Ada kenangan indah saat bersama FKMM ,” ungkap Wahidjan yang juga Mantan Ketua Presidium FKMM 1996/1998 .

Ketua DPC PDIP Lombok Tengah, Suhaimi mengungkapkan dirinya tidak pernah melupakan kisah perjuangannya sebagai aktivis pergerakan FKMM/FMN  meskipun telah menjadi politisi.

“Spirit juang  saat  aktivis itulah yang menjadi kekuatan bagi diri saya tetap melayani rakyat,” ujarnya .

Beberapa alumni aktivis FMN seperti Amri Nuryadi, DA Malik, Herman Saputra , Ismail , Saparwadi, Dagoel,  Hendro dan puluhan aktivis lainnya sepakat jika ajang kumpul alumni FKMM/FMN dapat dijadikan agenda rutin sebagai upaya melakukan konsolidasi internal dan untuk menghindari Miss Persepsi sebagai sesama aktivis.

“Saat ini alumni FKMM/FMN banyak yang jadi orang, hebat dan tetap menjaga semangat corp’s de esprite,” tutup Herman Saputra  yang berprofesi sebagai advokat muda.

Me

 




Dwi Tunggal JOKOWI-TGB Dideklarasikan Sekber Reklawan Jokowi

TGB dinilai sebagai akademisi yang cerdas, birokrat yang bersih dan tangguh serta sosok ulama yang menjadi pengayom banyak kelompok bahkan memiliki jiwa toleransi yang kuat antar kelompok dan agama

Para tokoh Sekber Relawan Jokowi NTB

lombokjournal.com —

MATARAM.lombokjournal.com —  Sekretariat Bersama Relawan Jokowi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terdiri dari Projo NTB,  Seknas Jokowi NTB,  GK Jokowi NTB dan Kawan Jokowi NTB melakukan DeKLARASI CaPres/CawaPres Jokowi – TGB yang dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama di Hotel Golden Palace Mataram, Sabtu (09/06)

Deklarasi berlangsung meriah karena dihadiri oleh ratusan simpatisan  dan 4 Pimpinan Sekber Relawan Jokowi NTB yakni  Ketua Kawan Jokowi NTB, Ir HL. Winengan , Ketua Projo NTB, Imam Sofian SH.MH, Ketua Seknas Jokowi NTB, Drg. Lalu Fatahillah, SKG.MM, CRMP, QRMO dan Ketua Galang Kemajuan (GK) Jokowi NTB , Dr Iwan Harsono.

Dalam orasi politiknya Ketua Kawan Jokowi NTB, Ir HL Winengan mengatakan paket  Capres- Cawapres  Jokowi TGB ini sebagai upaya untuk menggalang dukungan dan pemenangan Jokowi dalam Pilpres 2019 mendatang.

“Kami  bertekad  memenangkan Dwi Tunggal  Nasionalis Religius Jokowi – TGB dalam Pilpres 2019 demi kemajuan dan kejayaan NKRI ,” ungkap Winengan  sembari mengatakan  keduanya adalah kombinasi ideal sebagai pemimpin nasional ke depan.

Menurut Winengan yang juga Sekretaris PW NU NTB menambahkan,  Sekber Relawan Jokowi TGB  akan bergerak di wilayah NTB maupun di luar wilayah NTB, dan akan terus berikhtiar dan berjuang untuk memuluskan jalan politik JOKOWI-TGB di Pilpres 2019.

Ketua Projo NTB, Imam Sofian, SH.MH dalam pidato politiknya mengatakan   kami akan terus ikhtiarkan poros dwi tunggal Jokowi TGB.

“Kami yakin TGB sangat layak dampingi pak Jokowi karena TGB trerbukti sebagai leader yang tangguh dan bersih,  beliau pro rakyat dan terbukti dgn pesatnya pembangunan di ntb,” tambahnya .

Ketua Seknas Jokowi NTB , Lalu Fatahillah  menambahkan, Paket Jokowi-TGB   dinilai memiliki persamaan kemistri dan banyak kelebihan prestasi yang membuatnya layak maju di Pipres.

TGB punya prestasi yang sangat banyak saat memimpin NTB dalam dua periode.

“TGB adalah seorang leadership yang ulung dan tangguh sehingga ratusan prestasi dan piagam penghargaan di berikan pemerintah pusat  di era pemerintahan Jokowi,” ungkapnya .

Setelah para pimpinan Sekber  Jokowi NTB selesai menyampaikan  pidato politik nya, Ketua Gerakan Kemajuan (GK) NTB , Dr Iwan Harsono didaulat membacakan naskah Deklarasi Capres dan Cawapres Jokowi – TGB.

Isi deklarasi itu antara lain,  TGB sebagai  individu Islami tulen, seorang ulama dan hafidz Al-Quran yang memiliki citra kuat sebagai sosok yang nasionalis-religius. Sehingga secara personifikasi sangat tepat dukungan  ditujukan untuk TGB.

TGB dinilai sebagai akademisi yang cerdas, birokrat yang bersih dan tangguh serta sosok ulama yang menjadi pengayom banyak kelompok bahkan memiliki jiwa toleransi yang kuat antar kelompok dan agama.

“Kami dari Tim Relawan Jokowi di NTB merasa yakin TGB sangat tepat sebagai pendamping Pak Joko Widodo dalam kontestasi politik Pilpres 2019 mendatang. Apalagi konsep geopolitik gabungan Jawa-luar Jawa dan perspektif Nasionalis Religius dinilai layak dipertimbangkan dalam pengusungan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden 2019,” kata Iwan Harsono .

Ditambahkan oleh Iwan Harsono,  pertimbangan  faktual hasil survei nasional nama TGB  masuk sejumlah survei. Lembaga survei KedaiKOPI, yang menggelar survei pada 19-27 Maret 2018, menunjukkan elektabilitas TGB Zainul Majdi sebesar 6,2 persen dalam bursa cawapres.

Sedangkan survei Median pada 24 Maret-6 April 2018 menunjukkan elektabilitas TGB sebesar 2,5 persen dari total 1.200 responden yang ditanya mengenai pilihan cawapres.

“Alasan-alasan faktual inilah yang meyakinkan kami dengan sepenuh hati mendukung pasangan DWI TUNGGAL, Nasional Religius JOKOWI-TGB,” ungkapnya.

Me (*)