Gempa Susulan 6,5 SR, Tapi Dilaporkan Tidak Ada Korban
Fase gempa susulan merupakan fenomena menuju stabil
MATARAM.lombokjournal. – Gempa susulan dengan maknitudo 6,5 kembali mengguncang wilayah Lombok Tiimur, Nusa Tenggara Barat, Minggu (19/08), sekitar pukul Pkl. 11:10:22 WIB. Lokasi: 8.24 LS 116.66 BT (32 km ) timurLaut Lombok Timur, NTB, pusat gempa berada di kedalaman 10 km, namun tidak berpotensi tsunami.
Hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban terkait gempa tersebut. Namun di Gn. Anak Dara, Pergasingan, Telaga di Ds. Sembalun Longsor.
Dalam wawancara dengan salah satu stasiun TV swasta, Kepala BMKG, Dwi Korita Karnawati menjelaskan, gempa tersebut dirasakan di beberapa wilayah tapi tidak merusak.
Sebelumnya, di Lombok Utara terjadi gempa berkekuatan 7,0 magnitudo pada 5 Agustus lalu. Gempa tersebut diikuti gempa susulan yang cenderung terus melemah, namun fluktuatif.
Misalnya, yang selama inii terjadi mulai dengan gempa dengan kekuatan sekitar 4 kemudian muncul gem sekitar 5 sr dan yang terakir 6,5 SR, selanjutnya gempa susulan lainnya yang cenderung melemah.
Dwi Korita menghimbau masyarakat jangan lari di wilayah lereng atau pegunungan, karena batuan yang rapu akibat gempa sebelumnya.
‘‘Paling aman menuju di tanah lapang atau tempat pengngsian. Kalau ada guncangan segera lari ke tempat lapang, merunduk dan lindungi kepala dengan tenang, jangan lari ke gunung, ‘‘ katanya sambil menambahkan, fase gempa susulan merupakan fenomena menuju stabil.
Sutopo Purwo Nugroho, Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sejauh ini belum dilaporkan adanya kerusakana. Ia juga menformasikan adanya longsor di lereng Rinjani, karena pusat gempa di Lombok Timur.
Sampai saat ini Taman Nasional Gunung Rinjani TNGR (Taman NasionaL Gunung Rinjani), masih ditutup. Saat ini di kawasan TNGR dalam keadaan kosong. Dilaporkan ada kedatangan wisatawan di bandara internasional Lombok yang akan ke Rinjani tapi masih belum diijinkan.
Rr
IJTI NTB Serahkan Bantuan Ke Awak Media dan Warga Terdampak Gempa
Giat Peduli Gempa IJTI NTB yang bertema “Recovery For Humanity” diharapkan sedikit mengobati kepiluan para korban gempa sekaligus memberikan dorongan semangat untuk tetap survive dalam menghadapi bencana alam seperti saat ini
LOMBOK UTARA.lombokjournal.com — Gerakan kemanusiaan meringankan beban korban gempa Lombok yang merupakan bagian dari respon gerakan tanggap bencana perkumpulan media televisi melalui Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Nusa Tenggara Barat, akhirnya direalisasikan Jumat (18/08) dengan mengunjungi sejumlah tempat untuk menyalurkan bantuan.
Gerakan kemanusiaan diinisiasi para pengurus IJTI NTB, dengan mengumpulkan donasi berupa dana dan barang kebutuhan pengungsi tersebut , awalnya memang khusus diperuntukkan kepada awak media yang terdampak gempa secara langsung.
Namun di lapangan, tak hanya para awak media, para warga pengungsi pun akhirnya mendapatkan penyaluran bantuan dari perkumpulan para jurnalis televisi.
Sasaran pertama, bantuan diarahkan kepada salah seorang anggota IJTI Adi Hendry (Metro TV) dengan memberikan sejumlah dana dan barang kebutuhan seperti sembako. Titik berikutnya adalah 3 orang Jurnalis KLU yang juga diberikan bantuan berupa sembako, alas tidur, kebutuhan bayi untuk meringankan beban mereka selama mengungsi.
Selain menyasar awak media, penyaluran bantuan yang terkumpul dari para pengurus daerah IJTI Se nusantara dan IJTI NTB tersebut juga diarahkan ke sejumlah titik pengungsian warga di daerah terdalam yang minim bantuan.
Salah satunya adalah di Dusun Dasan Lekong, Desa Sigar Penjalin kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara serta di Posko Pengungsian di Lapangan Tanjung Lombok Utara.
Giat Peduli Gempa IJTI NTB yang bertema “Recovery For Humanity” tersebut diharapkan mampu sedikit mengobati kepiluan para korban gempa sekaligus memberikan dorongan semangat untuk tetap survive dalam menghadapi bencana alam seperti saat ini.
“Ini adalah bagian dari fungsi pokok organisasi untuk menanamkan kepekaan dan jiwa sosial kepada para anggota, agar peka dan tanggap berpartisipasi dalam kejadian post major bencana al seperti yang terjadi saat ini,” ujar Riadis Sulhi Ketua IJTI NTB yang turut mengawal proses penyaluran bantuan Jumat (18/08).
Selain memberikan sedikit uang saku hasil urunan anggota dan titipan dari kolega yang peduli dengan gempa bumi di Lombok, Tim Peduli gempa IJTI NTB juga menyalurkan bantuan sembako berupa beras, air mineral, kebutuhan anak dan wanita, alas tidur, mainan, buku tulis dan juga tas sekolah.
“Harapannya agar bantuan tersebut bisa berguna bagi para korban baik dari rekan media sendiri maupun para korban umumnya,” lanjut Riadi.
Inisiasi membentuk tim Peduli Gempa IJTI Nusa Tenggara Barat kedepannya diharapkan akan mampu meningkatkan kepekaan sosial anggota khususnya dan juga turut mengawal, serta bisa menjembatani penyaluran bantuan gempa kepada masyarakat terdampak secara langsung tanpa perantara.
“Kita menyalurkan langsung selain sebagai langkah mengecek langsung kondisi para korban, juga bagian dari proses pembentukan jiwa sosial anggota kedepan agar lebih tanggap dan peka dalam menjawab persoalan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Kegiatan Penyaluran bantuan kepada korban gempa oleh IJTI NTB rencananya akan terus dilakukan hingga dua bulan ke depan dengan membuka donasi secara khusus dan secara regular sebagai salah satu sarana menyalurkan bantuan secara cepat kepada korban yang membutuhkan.
“Kita akan buka ini sampai dua bulan kedepan, sebagai giat peduli dan responsive tanggap korban gempa,” pungkasnya.
AYA (*)
IKA Unram Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Gempa
Hingga saat ini IKA Unram setiap hari akan menyerahkan bantuan korban gempa ke titik-titik pengungsi yang luput dari donasi pihak lain
MATARAM.lombokjournal.com — Wujud pengamalan nilai-nilai Tri Darma perguruan tinggi yakni pengabdian masyarakat , Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Mataram (PP IKA Unram) berserta IKA Unram Jawa Timur dan Himpunan Alumni Perguruan Tinggi Negeri ( Himpuni), mengadakan Bhakti sosial dan pemberian sumbangan kepada korban gempa dipuluhan titik di Lombok Barat maupun KLU sejak Sabtu (11/08) .
Ketiga Lembaga tersebut mendatangi para korban gempa guna menyerahkan sejumlah sumbangan seperti biskuit , terpal , susu bayi, pempers , pembalut wanita , nasi bungkus , dan lain-lain..
Hingga Jumat ( 17/8) , IKA Unram sudah menyerahkan donasi untuk korban gempa di 25 titik baik di Lombok Barat maupun KLU.
Sekretaris Umum PP IKA Unram, Drs Cukup Wibowo MMPd mengatakan, bhakti sosial yang dilakukan IKA Unram sebagai wujud kepedulian dan keprihatinan atas tragedi kemanusiaan yang menimpa warga Lombok umumnya dan masyarakat Lombok Utara khususnya.
Dampak maupun ekskalasi yang ditimbulkan bencana gempa tersebut begitu dahsyat dan menggetarkan.
“Sebagai wujud keprihatinan bersama, PP IKA Unram akan tetap menggalang bantuan kemanusiaan untuk warga Lombok yang terdampak,” ujar Cukup Wibowo di sela-sela penyerahkan paket bantuan gempa di desa Sesela , kecamatan Gunung Sari, Kamis (16/08) sore.
Cukup menambahkan, hingga saat ini IKA Unram setiap hari akan menyerahkan bantuan korban gempa ke titik-titik pengungsi yang luput dari donasi pihak lain. IKA Unram pun menyadari karena luasnya wilayah kerusakan daerah gempa tidak mudah menyalurkan bantuan kemanusiaan.
“Disinilah peran penting relawan kemanusiaan mem-back up sisi yang belum dijamah oleh bantuan pemerintah daerah ,”bebernya .
Diakui Cukup, IKA Unram tidak mungkin bisa mengcover semua kebutuhan hidup para pengungsi. Meskipun demikian, IKA Unram akan tetap concern dan peduli terhadap penderitaan korban gempa.
“Insya Alloh IKA Unram akan tetap menyalurkan bantuan ini secara adil,” tukasnya .
Donasi Himpuni dan IkA Unram Jatim
Bendahara Umum PP IKA Unram Nasiva menginfokan, hingga saat ini pihaknya sudah membelanjakan bantuan korban gempa dalam bentuk barang dan makanan hampir 30 jutaan yang bersumber dari Kas PP IKA Unram Himpuni dan IKA Unram Jatim.
“Pendek kata pengurus IKA Unram akan tetap mendistribusikan bantuan gempa ini dalam tempo yang tidak ditentukan ,” tambah Nasiva .
Dia pun menambahkan, IKA Unram di bawah komando Ketum PP IKA Unram, Sirra Prayuna ,kelak apa yang sudah dilakukan IKA Unram ini bisa menjadi spirit atau penyemangat organisasi alumni lain untuk bergerak meringankan derita warga KLU.
“IKA Unram mendorong para donatur lainnya membantu sesama yang tertimpa musibah ini agar bisa segera pulih kehidupannya ,” imbuhnya.
Sementara itu pengurus PP IKA Unram lain seperti Amri Nuryadi , Lahmudin maupun Lalu Athari Fathullah mengimbau agar para pedagang tidak menaikkan harga untuk kebutuhan para pengungsi seperti terpal , tenda ataupun makanan.
“Kami menemukan indikasi ada kenaikkan harga barang yang tidak wajar,” ujar Amri Nuryadi yang juga seorang lawyer muda.
Untuk itu IKA Unram , lanjut Lahmudin mengajak para pedagang untuk berempati terhadap bencana ini dengan cara tidak menaikkan harga barang kebutuhan untuk pengungsi secara sepihak.
“Masyarakat pasti akan mencatat setiap perilaku pedagang yang ambil untung tidak wajar disaat bencana ,” pungkasnya .
Me
Mengharukan, Apel Bendera 17 Agustus DPC PDIP KLU dan Pengungsi
Saat ini kehidupan warga KLU sedang mengalami ujian tapi warga KLU tidak boleh larut oleh rasa duka yang berkepanjangan
LOMBOK UTARA.lombokjournal.com — Upacara apel bendera HuT RI ke 73, Jumat (17/08) pagi yang dilakukan DPC PDIP KLU bersama sejumlah pengungsi di Posko Baguna PDIP, depan pasar Tanjung – Lombok Utara, berlangsung hikmat dan penuh haru.
Semua peserta upacara apel bendera sudah tidak memiliki rumah tinggal yang utuh , baik itu pengurus PDiP maupun pengungsi . Mereka semua tinggal di tenda pengungsian di beberapa titik pengungsian .
Pelaksanaan upacara HUT RI ke 73 didahului dengan upacara menaikkan bendera sang saka merah putih oleh tiga orang siswi, yaitu Denek Bini giskha asal SMA 1 Tanjung, Bini Wulan asal SMK 1 Tanjung Laora asal SMP 1 Tanjung.
Sekolah mereka pun rusak dan hancur akibat gempa. Ketiganya tinggal di posko pengungsian bersama orang tuanya .Sedangkan komandan upacaranya Dan Satgas PDIP KLU , Hasanuddin .
Sementara itu Ketua Baguna PDIP NTB , Ahmad Sukro didaulat membacakan Teks Pancasila. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Ketua DPC PDI KLU , Raden Nuna Abriadi sekaligus yang membacakan teks Proklamasi .
Dalam amanat pesan upacara apel bendera , inspektur upacara Raden Nuna Abriadi mengatakan saat ini kehidupan warga KLU sedang mengalami ujian oleh Yang Maha Kuasa. Untuk itu warga KLU tidak boleh larut oleh rasa duka yang berkepanjangan.
Saat seperti inilah wajah kemanusian partai harus ditampilkan. Nuna mengajak kembali kepada jati diri bangsa yaitu Pancasila, sari patinya adalah gotong royong membangun semangat kebersamaan, memeras keringat bersama, membanting tulang bersama, bantu membantu bersama, berat sama di pikul tingan sama di jinjing, semangat itulah yang harus dipupuk dan gelorakan dalam menghadapi musibah.
“Saya mengajak smua elemen terutama para kader partai utk bergandengan tangan tertawa dan menangis bersama rakyat, berhentilah menangis ayo bangkit dan berdiri tegak kita songsong hari esok yg lebih baik,” tambah Raden Nuna .
Kesan peserta upacara HUT RI
Peserta upacara Findri Puspita Sari dari Baguna PDIP DKI sangat terkesan bisa mengikuti upacara detik-detik proklamasi di Tanjung bersama PDIP KLU dan pengungsi, meskipun sejatinya mereka semua korban gempa bumii.
Findri mengakui pelaksanaan upacara bendera ini jauh dari kemewahan.Itu menunjukkan kami sebagai kader PDIP Perjuangan dimana pun dan dlm situasi apa pun selalu ada di tengah-tengah rakyat, termasuk dalam situasi bencana sekali pun.
“Kami tetap ingin bendera merah putih berkibar. Sebagai bentuk kecintaan kami terhadap negara republik Indonesia,” ungkapnya.
Seorang pengungsi , Hasmah mengutarakan dirinya ikut apel HUT RI ke 73 bersama PDIP sebagai bagian untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan bangsa, yang telah memerdekakan NKRI dari belenggu penjajah.
Selanjutnya, Bendahara DPD PDI NTB, Edi Sukmono yang hadir mewakili Ketua DPD PDIP NTB , H Rachmat Hidayat merasa terhormat bisa mengikuti peringatan detik – detik proklamasi bersama DPC PDIP KLU dan para pengungsi.
“Ini bentuk JasMerah ( Jangan sekali-kali melupakan Sejarah) yakni tetap mengenang para the founding Father negeri ini,” pungkasnya
Me
PDIP NTB Instruksikan Kadernya Dampingi Korban Gempa Lombok .
Hingga saat ini sudah puluhan ton aneka barang dan makanan bantuan kemanusiaan dari PDIP se Indonesia yang sudah disalurkan siang malam kepada para korban gempa bumi oleh para relawan Baguna maupun kader PDIP lainnya
MATARAM.lombokjournal.com — DPC PDIP Kota Surabaya melalui Baguna DPP PDIP menyerahkan bantuan korban gempa Lombok satu kontainer (5 ton) yang terdiri dari aneka barang dan makanan seperti terpal , tenda , makanan bayi, pempers, pembalut wanita, mie instan, obat-obatan, dan lain lain.
Serah terima bantuan tersebut dilaksanakan di Kantor DPD PDIP NTB, di Jalan Lingkar Selatan, Senin (13/08). Dari pihak Baguna DPP PDI diwakili oleh Feri menyerahkan langsung kepada Bendahara Umum DPD PDIP NTB, Edi Sukmono .
Dalam kata sambutan, Bendum PDIP NTB, menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPC PDIP kota Surabaya yang peduli dan bersolidaritas terhadap korban Gempa Lombok. Hal ini sesuai ajaran Bung Karno untuk tetap mengamalkan sikap gotong royong dalam membantu wong cilik.
“Selanjutnya PDIP NTB akan menyalurkan Dropping bantuan kemanusiaan ini kesejumlah titik yang terdampak akibat gempa baik di Lombok Utara , Lombok Timur , Lombok Barat maupun Lombok Tengah,” ungkap Edi Sukmono yang juga Caleg DPR RI dapil NTB 2 Pulau Lombok .
Edi Sukmono mengatakan, hingga saat ini sudah puluhan ton aneka barang dan makanan bantuan kemanusiaan dari PDIP se Indonesia yang sudah disalurkan siang malam kepada para korban gempa bumi oleh para relawan Baguna maupun kader PDIP lainnya.
” Selain itu Tim Medis, Paramedis maupun trauma healing PDIP juga sudah turun ke lapangan untuk memberikan layanan kesehatan gratis ke sejumlah lokasi korban gempa yang sulit dijangkau,” tambahnya .
Terpisah, Ketua DPD PDIP NTB, Rachmat Hidayat yang sedang menunaikan ibadah haji meminta semua kader PDIP NTB untuk tetap turun ke lapangan membantu dan meringankan korban gempa.
Rachmat mengakui , hampir semua kader PDIP, khususnya yang berdomisili di KLU terkena dampak Gempa, rumahnya banyak yang ambruk, termasuk Ketua DPC PDIP KLU , Raden Nuna Abriadi.
” Atasnama partai saya menyampaikan penghargaan kepada segenap elemen dan kader PDIP yang bergotong royong membantu sesamanya tanpa pamrih , meskipun mereka juga menjadi korban dasyatnya gempa KLU,” tambah Ketua DPD PDIP NTB yang kharismatik ini.
Lebih jauh Rachmat berharap, agar momentum gempa bumi dijadikan tonggak untuk memperkuat solidaritas sosial sesama warga NKRI.
“Gempa KLU mengajarkan semua pihak pentingnya menjaga ikatan persatuan dan kesatuan sebangsa dan setanah air,” bebernya .
Donasi Jayakarta Hotel
Sementara itu hari ini , Kamis (16/8) , bertempat di kantor DPD PDIP NTB , Hotel Jayakarta diwakili oleh manager accounting, Iin menyerahkan donasi/bantuan satu ton beras kepada DPD PDIP NTB untuk disalurkan kepada korban Gempa.
“Atasnama DPD PDIP NTB kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian dan kepercayaan hotel Jayakarta menyalurkan sumbangan gempa Lombok melalui PDIP ,” kata Edi Sukmono.
Dikatakannya, sumbangan dari Jayakarta Hotel akan segera disalurkan kepada para korban gempa oleh para relawan PDIP, termasuk untuk menunjang dapur umum Baguna PDiP yang beroperasi di beberapa titik pengungsian.
Me
Satgaskes Yonkes 2 Kostrad Lakukan Pendistribusian Air Bersih Dan Kegiatan Trauma Healing
Trauma healing mencegah dari trauma anak-anak berkepanjangan, dan apabila dibiarkan dampak psikologisnya anak akan menyendiri, sedih,dan sulit tidur
Trauma healing
LOMBOK UTARA.lombokjournal.com – Satgaskes Yonkes 2 Kostrad mendistribusikan air bersih di tempat pengungsian di Desa Sokong Kec. Tanjung Kab. Lombok Utara ,Kamis (16/08 ) guna memenuhi pasokan air bersih.
Warga menyambut antusias dengan memadati tangki Air menggunakan ember, galon, maupun alat untuk mengambil air lainnya . Mereka rela mengantre dengan tertib untuk mendapatkan pasokan air bersih tersebut.
Danyonkes 2 Kostrad, Letkol Ckm dr. Shohibul Hilmi Sp.OT mengatakan, pendistribusian air bersih ini akan dilakukan di tempat -tempat pengungsian warga lainnya sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.
“Karena ada tempat -tempat pengungsian yang masih belum mendapatkan air bersih, dan kami akan berupaya seluruhnya mendapatkan air bersih untuk keperluan sehari –hari,” jegasnya
Selain mendistribusikan air bersih ke tempat pengungsian warga, personel satgaskes Yonkes 2 Kostrad melaksanakan kegiatan ‘ Trauma Healing ” kepada anak-anak korban gempa di tempat pengungsian, sebagai salah satu cara menghilangkan trauma pada anak –anak.
Menurut Serda Derajat, personel Satgas Yonkes 2 Kostrad, kegiatan trauma healing untuk anak-anak korban gempa dengan cara melakukan kegiatan bermain, belajar dan seni suara. Salah satunya adalah menyanyikan lagu INDONESIA RAYA secara berkelompok.
Kegiatan trauma healing mencegah dari trauma berkepanjangan, dan apabila dibiarkan dampak psikologisnya anak akan menyendiri, sedih,dan sulit tidur.
AYA/hms NTB
Gubernur Terima Bantuan Dari Media Grup dan Warga Bandung
Media Grup memberikan sumbangan hasil donasi pemirsa Metro TV sebesar enam miliar rupiah. Sedangkan Walikota Bandung, Kang Emil menyerahkan bantuan warga Bandung dan netizen seluruh dunia sebesar dua miliar rupiah
LOMBOK BARAT.lombokjournal.com — Pimpinan Redaksi Media Grup, Don Bosco dan Walikota Bandung, Ridwan Kamil, menyampaikan bantuan untuk para korban Gempa Lombok.
Bantuan tersebut diterima langsung Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi di Kantor Camat Lingsar, Kabupaten Lombok Barat, Kamis (16/08).
Gubernur yang lebih dikenal Tuan Guru Bajang (TGB) itu menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada media grup yang telah menggalang dana dari pemirsa Metro TV, hingga mencapai miliaran rupiah.
Hal yang sama juga disampaikan Gubernur kepada Walikota Bandung, Kang Emil. Gubernur NTB dua perido tersebut menyampaikan terima kepada seluruh masyarakat dan pemerintah Kota Bandung, karena telah bersedia untuk saling berbagi dan membantu dengan masyarakat NTB.
“Sampaikan salam ta’jim kami, masyarakat NTB kepada warga Kota Bandung dan seluruh netizen yang memberikan sumbangan,” ungkap Gubernur.
Gubernur menyampaikan, kehadiran Media Group, Walikota Bandung serta seluruh donatur yang peduli terhadap warga Lombok, NTB menunjukkan sebuah jati diri bangsa Indonesia.
“Jati diri kita sebagai bangsa adalah rasa persatuan,” jelas Gubernur TGB.
Saat itu, Media Grup memberikan sumbangan hasil donasi pemirsa Metro TV sebesar enam miliar rupiah. Sedangkan Walikota Bandung, Kang Emil menyerahkan bantuan warga Bandung dan netizen seluruh dunia sebesar dua miliar rupiah.
AYA/HMS NTB
NU Peduli Salurkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Gempa Lombok
Mulai besok NU Peduli akan menyalurkan 50 terpal yang berukuran 10×10 yang dipergunakan sebagai musholla di 50 titik diantaranya di Malaka, Gangga, kayangan, Lekok, Pemenang
Ketua NU Peduli, Baiq Mulyana dan Ahmad Fauzan, Klaster Litbang NU Peduli
MATARAM.lombokjournal.com — PW NU NTB dan ormas NU lain menggalang dukungan dan bantuan kemanusiaan untuk warga masyarakat yang terkena dampak gempa baik di Lombok Timur , Lombok Utara, Lombok Barat, Mataram dan Lombok Tengah.
Hal tersebut sebagai ungkapan keprihatinan yang mendalam terhadap tragedi gempa bumi di Lombok, karena masivnya dampak kerusakan dan korban jiwa akibat gempa tersebut. Selain itu, merupakan bagian dari ikhtiar kaum Nahdliyin untuk meringankan beban penderitaan warga yang terdampak gempa itu.
KeTua Tim NU Peduli, Baiq Mulyana mengatakan, terhitung mulai hari Sabtu (11/08) sesuai perintah dari PB NU, seluruh aktivitas bantuan kemanusiaan untuk gempa bumi di Lombok menggunakan satu pintu yakni NU Peduli yang sekretariat utama atau Poskonya di Aula PW NU di Jl Pendidikan – Mataram.
“Ini untuk memudahkan koordinasi dan efektifitas penyaluran bantuan untuk korban gempa se pulau Lombok yang terdampak,” ujar Baiq Mulyana yang juga Rektor Universitas NU, Selasa (14/08)
Lebih lanjut Baiq Mulyana mengatakan, hingga saat ini NU Peduli sudah menyalurkan bantuan untuk gempa bumi di Lombok di puluhan titik korban gempa dalam bentuk paket sembako, makanan bayi, terpal, tikar, tenda, dan lain lain.
“Untuk dapur umum, NU peduli sudah buka di desa Sigar Penjalin – Lombok Utara dengan kapasitas tiga kali makan masing- masing 2000 s.d 4000 nasi bungkus per sekali masak,” tambahnya
“Selain itu NU peduli juga mendapatkan bantuan puluhan tenaga medis, para medis serta psykolog trauma healing dari PW NU Jatim, PW NU Jateng via RS Kudus, PC NU Nganjuk, PC NU Boyolali, Bali, Sampang serta dari Universitas NU Jatim dan yang baru tiba rombongan dari Universitas Brawijaya/Pergunu Malang yang dipimpin Dr Eng Fadly Isman,” info Baiq Mulyana yang didampingi Ahmad Fauzan dari klaster Litbang NU Peduli
Bhakti sosial NU Peduli, lanjut Baiq Mulyana tidak berhenti saat tanggap darurat usai seperti yang telah ditetapkan pemerintah. Karena NU Peduli akan terlihat pada upaya paska tanggap darurat, khususnya yang menyangkut pemulihan trauma korban.
“NU Peduli sudah menerjunkan tim dokter , para medis dan trauma healing satu paket agar masyarakat bisa pulih dan bangkit untuk menyongsong masa depannya,” bebernya .
Rektor Universitas NU melaporkan hingga saat ini saldo rekening di NU Peduli sejumlah 274.577.875 yang bersumber dari donasi beberapa lembaga seperti Freeport , PT China Harbour Indonesia ,dan lain lain.
“Pendek Kata NU Peduli akan transparan dan akuntabel dalam penggunaan dan pelaporannya,” ungkapnya.
Selain itu, imbuh Baiq Mulyana , mulai besok NU Peduli akan menyalurkan 50 terpal yang berukuran 10×10 yang dipergunakan sebagai musholla di 50 titik diantaranya di Malaka, Gangga, kayangan ,Lekok , Pemenang.
“Selain itu NU peduli juga akan mendroping 150 telpal untuk tenda yang memisahkan tenda perempuan, anak-anak dan lansia. Juga tenda khusus untuk penderita penyakit menular seperti TBC ,” lanjutnya .
Untuk kebutuhan air dan sanitasi, lanjut Baiq Mulyana, Team NU Peduli akan melakukan pemetaan udara lewat drone untuk menentukan titik-titik konsentrasi pengungsi yang selama minim dijangkau oleh bantuan kemanusiaan.
“Dalam waktu dekat NU Peduli akan melakukan pengeboran air di beberapa titik pengungsi di KLU yang Medan nya sulit dijangkau,” kata Baiq Mulyana sembari menambahkan alat dan tenaga sumur bor dari NU peduli sudah siap bergerak .
Rumah Ramah Gempa
Sementara itu, akademisi Universitas Brawijaya yang juga Wakil Ketua PP Persatuan Guru NU ( Pergunu) Dr Eng Fadly Usman bertempat di Aula PW NU Mataram mengatakan, masyarakat NTB perlu disadarkan tentang pentingnya membangun hunian yang ramah terhadap gempa.
Mengingat NTB, khususnya Lombok merupakan daerah yang kerap dilanda gempa. Dia kemudian mengilustrasikan kesigapan warga Jepang jika dilanda gempa.,
“Dijepang semua struktur bangunannya dirancang dan ramah terhadap gempa untuk meminimalkan dampak dan korbannya,’ ujar Dr Eng Fadly Usman yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bencana Indonesia untuk Gempa dan Tsunami
Selain itu, warga Jepang dari mulai kecil sudah diberikan pemahaman untuk safety jika terjadi gempa , termasuk memasang alat-alat sederhana yang mudah dilihat dan dirasakan jika gempa itu terjadi.
“Dijepang ,rata-rata warganya memasang lampu itu digantung , bukan ditempel di plafon. Jika gempa tiba , maka lampu gantung tersebut akan berayun. Juga disetiap rumah atau sekolah , warga Jepang membiasakan diri menaruh air kemasan dimeja, jika ada gempa, maka air tersebut akan bergoyang. Itu salah satu early warning yang mudah dilakukan ,” ungkapnya.
Lebih jauh dikatakan, karena wilayah Indonesia khususnya bagian selatan rawan gempa, Dr Eng Fadly Usman menyarankan agar edukasi mitigasi gempa ini bisa masuk kurikulum , minimal dimasukan dalam sub mata pelajaran sosial lainnya yang Terkait.
“Hal ini agar setiap warga negara Indonesia memiliki pengetahuan dan cara perlindungan diri yang cepat saat terjadi gempa ataupun bencana lainnya,” tukasnya
Dr Eng Fadly Usman menyarankan, bila gempa terjadi sebaiknya tidak lari keluar, tapi berlindung dibawah kolong meja untuk menghindari benturan langsung.
“Maka setiap rumah hendaknya memiliki meja yang cukup kuat utk menahan reruntuhan sebagai upaya antisipasi,’ pungkasnya.
Me .
Gubernur Majdi Bonceng Jokowi Pakai Trail Tinjau Korban Gempa
Kehadiran Presiden dan Gubernur NTB, langsung disambut ratusan warga terdampak gempa Lombok, dan warga yang sudah menunggu sejak pagi, langsung berebut salaman dengan Presiden. Jokowi yang menyambangi satu-satunya posko pengungsian
MATARAM.lombokjournal.com – Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi membonceng Presiden Joko Widodo menggunakan sepeda motor trail.
Itu terjadi saat keduanya melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Lombok Utara (KLU), hari ini Selasa (14/08), meninjau pengungsi di Dusun Terengan, Desa Pemenang Timur, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara.
Gubernur NTB membonceng Presiden RI itu menjadi pemandangan menarik. Presiden menaiki sepeda motor trail menuju Dusun Terengan. Pemandangan langka tersebut juga menarik perhatian ratusan pengungsi yang menyambut presiden dan Gubernur.
Kehadiran Presiden dan Gubernur NTB, langsung disambut ratusan warga terdampak gempa Lombok beberapa waktu lalu. Warga yang sudah menunggu sejak pagi, langsung berebut salaman dengan presiden. Jokowi yang menyambangi satu-satu posko pengungsian yang didirikan.
Saat berinteraksi dengan warga tersebut, presiden yang juga didampingi sejumlah menteri meminta warga untuk sabar. Sembari mendoakan semoga bencana gempa tidak terulang lagi. Serta warga yang sakit segera diberikan kesembuhan. Termasuk rumah-rumah mereka segera dibangun kembali.
Presiden menjanjikan akan memberikan bantuan uang Rp50 juta untuk membangun kembali rumah yang rusak berat. sementara yang rusak sedang akan dibiayai 25 juta per unit.
Presiden berharap, masyarakat dapat membangun rumah secara gotong royong. Dan dipastikan rumah yang dibangun adalah yang tahan gempa.
AYA/Humas NTB
Pengadaan Air Bersih Diprioritaskan Bagi Warga Terdampak Gempa
Kementerian PUPR telah menyediakan 400 tandon air yang akan mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi terdampak
LOMBOK UTARA.lombokjournal.com — Warga terdampak gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) diprioritaskan untuk mendapat air bersih..
Staf Ahli Bidang Keterpaduan Pembangunan Kementerian PUPR Achmad Gani Ghazali Akman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memprioritaskan pengadaan air bersih bagi bagi warga yang terdampak gempa.
“Kondisi di sini secara umum rusak berat semua, yang paling dibutuhkan warga itu air bersih,” ujar Achmad Gani Ghazali Akman yang didampingi Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Sumadilaga di Posko Utama Penanganan Darurat Bencana (PDB) di Lapangan Tanjung Lombok Utara
Dia menyebutkan, sejak gempa pada Ahad (29/7) yang melanda sejumlah wilayah di Lombok Timur dan Lombok Utara, Kementerian PUPR telah membuat posko di Sembalun dan Sambelia, Lombok Timur. Bencana yang kembali melanda pada Ahad (5/8), di mana Lombok Utara menjadi wilayah paling parah, Kementerian PUPR juga membuka posko di Lapangan Tanjung, Lombok Utara.
“Dari kemarin kita sudah kirim air bersih dan lebih masif lagi ke depannya,”
Ia menyampaikan, Kementerian PUPR telah menyediakan 400 tandon air yang akan mendistribusikan air bersih ke sejumlah lokasi terdampak dengan 14 unit mobil tangki air.
“Air bersih ini kan untuk kebutuhan warga memasak, wudhu, itu yang kita prioritaskan,” ujarnya.
Dia melanjutkan, untuk pengadaan MCK mengalami sedikit kendala lantaran banyak warga yang tidak bersedia tanahnya dijadikan tempat dibangunnya MCK. Jalan keluarnya dengan mendirikan MCK di lapangan terbuka.
Gani menambahkan, Kementerian PUPR juga diminta mendirikan puskesmas, masjid, dan sekolah darurat, termasuk rumah sakit darurat di Terminal Tanjung.
“Ada 140 sampai 150 gedung sarana umum yang harus kita bangun. Sementara ini 20 dulu tersebar yang rusak berat,” katanya.
Kata dia, pembangunan rumah sakit darurat memerlukan waktu sekira dua bulan, sedangkan sekolah dan puskesmas memerlukan waktu pembangunan sekira dua hingga tiga pekan.
“Kendala kita paling soal barang-barang yang dibawa kan dari jauh-jauh, dari Jakarta, Surabaya, Bali, karena di sini tidak tersedia. Jadi perlu waktu,” tegasnya.