Lestarikan Pesisir dan Laut Melalui Aksi Clean Up Beach (L-CUBICO)

Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kepedulian komunitasnya terhadap lingkungan di sekitar pesisir pantai

MATARAM.lombokjournal.com — Lombok Custom Bike Community (L-CUBICO) menggelar program Clean Up Beach di Pantai Mawi,Selong Blanak,Kecamatan Praya Barat,Lombok Barat pada (23/06) 2019.

Program ini diharapkan sebagai Sarana untuk menumbuhkembangkan semangat cinta lingkungan hidup yang bersih, indah dan sehat terhadap ekosistem pesisir dan laut, umumnya di kalangan masyarakat pesisir, pelajar, komunitas/organisasi.

L-CUBICO merupakan sebuah komunitas motor kostum yang bermarkas dikota mataram,komunitas ini berdiri pada bulan januari 2019,komunitas motor ini hampir sama dengan komunitas-komunitas motor yang lain yang mengedepankan solidaritas dan melaksanakan kegiatan positif untuk lingkungan dan masyarakat.

Ketua L-CUBICO Mohammad Asyadi mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen kepedulian komunitasnya terhadap lingkungan di sekitar pesisir pantai.

“Semoga inisiasi kami menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan pesisir,” harap asyadi.

Karena itu kami mengajak seluruh komponen masyarakat agar bisa turut andil peduli lingkungan.

“Sebagai bentuk kepedulian dalam menjaga kelestarian pantai dan laut, yang merupakan sumber kehidupan masyarakat terutama bagi para nelayan,” tutupnya.

AYA (*)




Wagub Ajak Kembangkan Rinjani dan Samota, Usai DItutupnya Pertemuan Paris

Pembangunan yang merusak alam, pada gilirannya hanya akan melahirkan kerusakan

Wagub NTB bersama Prof. Dr. Enny Sudarmonowati, President (LIPI Indonesia).

lombokjournal.com

PARIS   ;    Sejumlah pekerjaan besar kini menanti setelah The 31st session of the Man and the Biosphere (MAB) Programme International Coordinating Council di Paris, Perancis resmi ditutup, Kamis (20/06) 2019.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang hadir dalam agenda tersebut menjelaskan, penutupan pertemuan ini ditandai dengan disepakatinya dokumen-dokumen terkait kelompok kerja di Sekretariat UNESCO MAB.

Wagub menegaskan, rangkaian agenda pertemuan MAB ini menghadirkan babak baru dalam pembangunan daerah di NTB.

Sebab, usai pertemuan ini, NTB kini telah resmi memiliki dua cagar biosfer, yaitu Gunung Rinjani dan kawasan Teluk Saleh – Moyo – Tambora (Samota).

Dengan diresmikannya Cagar Biosfer Samota oleh Unesco, maka Samota akan menjadi bagian dari jaringan cagar biosfer dunia.

Dan diharapkan, hal ini akan mendorong pemerintah daerah untuk mendukung program pembangunan berkelanjutan. Babak baru setelah peresmian ini akan diiringi sejumlah tugas besar bagi semua pihak.

“Kita memiliki tugas besar untuk menjaga, mengelola dan mengembangkan cagar biosfer ini agar predikat yang telah kita terima di pertemuan ini tidak hanya di atas kertas,” ujarnya.

Upaya pasca resminya penetapan Samota sebagai cagar biosfer ini menurutnya akan membutuhkan dukungan banyak pihak. Mulai dari masyarakat di kawasan tersebut, para pengambil kebijakan, pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota di NTB, dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Kita berharap semua pihak bisa mendorong agar cagar biosfer ini bisa dipertahankan fungsinya, sembari kita terus membangun dan mengembangkannya,” ujar Wagub.

Konsep pembangunan yang berwawasan lingkungan, menurutnya perlu menjadi pegangan bagi semua pihak. Pembangunan yang merusak alam, pada gilirannya hanya akan melahirkan kerusakan.

Upaya untuk menjaga pembangunan tetap berada dalam koridor berwawasan lingkungan inilah yang nantinya perlu diupayakan bersama.

Sebab, tanpa dukungan berbagai pihak, khususnya yang tinggal dan beraktivitas di kawasan cagar biosfer ini, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik.

“Karena kami, selaku pemerintah Provinsi NTB selalu berharap bahwa Cagar Biosfer Samota akan mendatangkan manfaat untuk konservasi sumber daya alam dan pembangunan kesejahteraan sosial dan ekonomi, dengan mengacu pada prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan,” pungkas Wagub.

AYA/Hms NTB (*)

 




Wagub NTB : Singgung Peran Pemuda Dalam Pembangunan Berkelanjutan

Hj. Rohmi menyampaikan bahwa Pemerintah Republik Indonesia memberikan dukungan kepada peran pemuda dalam biospher reserve untuk mewujudkan pembangunan yg berkelanjutan (sustainable development).

lombokjournal.com —

PARIS  ;   Ajang The 31st session of the Man and the Biosphere (MAB) Programme International Coordinating Council di Perancis, sejumlah agenda menarik di hari kedua pertemuan tersebut.

Salah satunya adalah agenda yang membahas MAB Youth Activities and MAB Youth Forum 2019. Agenda ini merupakan forum bagi generasi muda dari berbagai belahan dunia.

Terdapat kompetisi menarik dalam agenda ini yaitu MAB Young Scientists Awards. Ajang ini merupakan penghargaan yang diberikan kepada para peneliti muda yang melakukan penelitian yang berkaitan dengan cagar biosfer.

Sejak tahun 1989, biro MAB telah memberikan 323 penghargaan kepada para peneliti muda dari 92 negara berbeda.

Penghargaan ini telah memberikan kesempatan bagi para peneliti muda untuk melaksanakan penelitian terhadap lebih dari 300 proyek penelitian. Dimana, kebanyakan merupakan penelitian seputar cagar biosfer.

Dalam sidang hari kedua terkait MAB Youth Forum ini, Delegasi Indonesia yang diwakili oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Rohmi menyampaikan bahwa Pemerintah Republik Indonesia memberikan dukungan kepada peran pemuda dalam biospher reserve untuk mewujudkan pembangunan yg berkelanjutan (sustainable development).

“Memberi peran pada pemuda adalah bagian dari edukasi publik untuk menumbuhkan kepedulian dan rasa memiliki dalam menjaga kelestarian lingkungan”, papar Dr. Hj. Rohmi Djalillah didampingi pimpinan delegasi Indonesia lainnya.

Tanggapan yang diberikan oleh Wakil Gubernur NTB tersebut menjadi sangat relevan bahwa program-program penelitian yang melibatkan para peneliti muda dunia akan memberikan sumbangsih yang besar bagi pengembangan dua cagar biosfer di NTB.

Dua cagar biosfer tersebut membutuhkan dukungan UNESCO dan sentuhan ilmiah sehingga dari NTB pun memiliki peluang yang besar untuk melahirkan para peneliti kelas dunia. Kelak, hasil penelitian mereka tentunya akan memberikan sumbangsih bagi dunia.

Untuk diketahui pula bahwa MAB Youth Forum adalah forum bagi para pemuda perwakilan berbagai negara berkumpul yang berbicara tentang biosphere reserve, sebagai bagian integral dari Program ICC MAB UNESCO.

Selain MAB Young Scientists Awards, hari kedua pertemuan tersebut juga diisi dengan penganugerahan Michel Batisse Award for Biosphere Reserve Management.

AYA/Hms NTB  (*)




Pulau Moyo dan Gunung Tambora (SAMOTA)Ditetapkan UNESCO Sebagai Cagar Biosfer Dunia

Sebagai biosfer dunia, jelas Ketua BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) NTB ini, akan membuka pintu kerja sama antar pengelola biosfer seluruh dunia untuk melakukan penelitian ilmiah, pemantauan global dan pelatihan pakar dari seluruh dunia

Lombokjournl.com —

PARIS  ;  Kawasan Teluk Saleh, Pulau Moyo dan Gunung Tambora (Samota) akhirnya resmi ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia oleh UNESCO melaui Deklarasi penetapan SAMOTA sebagai cagar biosfer dunia.

Penetapan itu  dilakukan dalam acara The 31st session of the Man and the Biosphere Programme International Coordinating Council yang berlangsung di Paris Prancis.

“Alhamdulillah hari ini, UNESCO telah resmi menetapkan SAMOTA sebagai cagar biosfer dunia,” jelas Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, Rabu, 19 Juni 2019 di UNESCO headquarter, Paris, Prancis yang menjadi lokasi berlangsungnya sidang.

Sebelum  SAMOTA, lanjut Wagub Rohmi, kita juga telah memiliki cagar biosfer dunia yaitu Taman Nasional Rinjani yang ditetapkan pada 2018 yang lalu.

“Dengan ditetapkannya SAMOTA sebagai cagar biosfer dunia, maka kita di NTB telah memiliki dua cagar biosfer dunia. Dengan demikian, kita harus betul-betul kita perhatikan dan lestarikan bersama demi kelangsungan hidup seluruh ekosistem yang ada di dunia,” sambungnya.

Sebagai biosfer dunia, jelas Ketua BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) NTB ini, akan membuka pintu kerja sama antar pengelola biosfer seluruh dunia untuk melakukan penelitian ilmiah, pemantauan global dan pelatihan pakar dari seluruh dunia.

“Para pengelola biosfer Rinjani dan SAMOTA nantinya bisa berbagi pengetahuan dan kerjasama penelitian dengan para peneliti dan pengelola biosfer dari seluruh dunia,” tuturnya.

Dengan penetapan Taman Nasional Rinjani dan SAMOTA menjadi biosfer dunia, lanjut Wagub perempuan pertama di NTB ini, kita berharap akan mampu mempercepat NTB dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).

”NTB selama 5 tahun terakhir  selalu mendapatkan MDGs Award atas keberhasilannya dalam melaksanakan berbagai indikator capaian MDGs. Maka, setelah MDGs berakhir dan diganti dengan SDGs, kita juga harus dapat mencapai SDGs dengan baik,” harapnya.

Selain memberi manfaat terhadap keberlangsungan sumber daya hayati, lanjut Wagub, penetapan Rinjani dan SAMOTA sebagai biosfer dunia kita harapkan akan memberi dampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat NTB.

“Di akhir Agustus sampai awal September tahun ini, akan diselenggarakan Asia Pasific Geopark Network di Geopark Rinjani dan tahun 2020, Rinjani dan Samota akan menjadi tuan rumah 13rd South East Biosphere Reserve Network. Akan banyak  tamu dari seluruh dunia yang akan datang dalam acara ini. Semoga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata NTB untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Acara The 31st Session of The Man and the Biosphere Programme International Coordinating Council ini, berlangsung dari 17-21 Juni 2019. Dalam acara ini, Wagub Rohmi menjadi salah satu pimpinan delegasi Indonesia.

AYA/Hms NTB




Wagub Hj Rohmi Ikuti Sidang Program Biosfer Di Prancis

Salah satu hasil dari agenda hari pertama dari pertemuan ini adalah ditunjuknya Provinsi NTB sebagai tuan rumah untuk agenda 13rd South East Biosphere Reserve Network

lombokjournal.com —

PRANCIS   ;   Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah M.Pd menjadi salah satu dari lima pimpinan delegasi yang mewakili Indonesia dalam agenda sidang hari pertama The 31st Session of the Man and the Biosphere Programme International Coordinating Council di Perancis, Senin (17/06) 2019.

Wagub didamping Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Provinsi NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM.

Selain Wagub NTB, empat delegasi lain yang hadir adalah Direktur Jenderal Konservasi Alam Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) Kementerian LHK, Ir. Wiratno, MSc, Ambassador of Permanent Delegation of the Republic of Indonesia to UNESCO, H. E. Mr Surya Rosa Putra, Direktur Eksekutif Indonesian MAB Programme National Committee, LIPI, Prof. Dr. Ir. Y. Purwanto, DEA dan Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si.

Salah satu hasil dari agenda hari pertama dari pertemuan ini adalah ditunjuknya Provinsi NTB sebagai tuan rumah untuk agenda 13rd South East Biosphere Reserve Network.

NTB saat ini memiliki 2 cagar biosfer yaitu Gunung Rinjani di Pulau Lombok dan Kawasan Samota di Pulau Sumbawa.

Berdasarkan hasil pertemuan itu, Najamuddin mengatakan ,  2 cagar ini dianggap penting karena menjadi laboratorium untuk pembangunan berkelanjutan dengan memberdayakan komunitas lokal, untuk menghadapi tantangan global.

“Catatan tersebut juga relevan untuk NTB yang saat ini sudah resmi memiliki dua cagar biosfer. Tentu saja kita berharap bahwa dua cagar biosfer ini bisa memberikan dukungan bagi NTB untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals,” tambah Najamuddin.

Najamuddin menambahkan, pada pertemuan tersebut juga disebutkan tiga karakteristik utama dari cagar biosfer.

Salah satunya adalah, mencapai tiga fungsi yang saling berkaitan, yaitu fungsi konservasi, fungsi pembangunan dan pemasok kebutuhan pokok.

Cagar biosfer juga dicirikan dengan adanya upaya untuk melampaui zona konservasi tradisional yang biasanya hanya bersifat terbatas. Upaya ini dibangun melalui skema zonasi yang diselaraskan.

Menggabungkan area inti yang dilindungi dengan zona di mana pembangunan berkelanjutan dipupuk oleh penduduk lokal dan perusahaan dengan sistem tata kelola yang sering sangat inovatif dan partisipatif.

“Cagar biosfer juga akan melibatkan pendekatan melalui para pemangku kepentingan yang beragam, dengan penekanan pada keterlibatan komunitas lokal dalam tata kelolanya,” tambah Najamuddin.

Saat ini, ujarnya, terdapat 686 cagar biosfer di 122 negara di seluruh dunia.

Mengutip hasil pertemuan itu, Najamuddin mengatakan, Cagar biosfer adalah perangkat untuk mencegah ancaman berkurang atau punahnya spesies-spesies yang menjadi khazanah kekayaan bumi.

Najamuddin  berpendapat, kesimpulan-kesimpulan dan catatan-catatan dalam pertemuan ini, sangat selaras dengan visi-misi dan program-program pasangan Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

“Insya Allah ini menjadi bukti bahwa saat ini NTB sedang berada di jalur yang tepat untuk menjadi daerah yang berkembang, tanpa harus merusak keseimbangan alam dan manusia,” tegas Najamuddin.

AYA/HMS NTB




Buka Pelatihan, Gubernur Zul Berharap  CPMI Jadi Pofesional Sejati

Ia berharap kualitas tenaga kerja dari Indonesia khususnya di Nusa Tenggara Barat dapat lebih baik lagi di masa men datang

LOMBOK TENGAH.lombokjournal,com — Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah memberikan arahan kepada para Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), agar mempersiapkan diri menyambut tantangan baru yang akan mereka hadapi selama bekerja diluar negeri.

Dan ditekankan agar para pekerja mampu memberikan kesan yang baik tentang Nusa Tenggara Barat.

Gubernur Zul menyampaikan pesan itu saat memberikan sambutan pada pembukaan pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) Keluar Negeri bertempat di Kantor Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKLN) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (17/06) 2019.

Pada kesempatan itu Gubernur Zul  juga melakukan pelantikan/pengukuhan pengelola BLKLN oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB.

Dan dilanjutkan dengan serah terima pengelolaan aset Gedung Terminal Haji oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB kepada Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB.

“Ibu-ibu kesana membawa misi mulia, membawa misi besar untuk betul-betul menjadi profesional sejati,” ucap Gubernur Zul.

DIrharapkan, pelatihan CPMI ini bisa bermanfaat bagi para pekerja sehingga mampu memberikan kontribusi yang positif bagi Nusa Tenggara Barat.

“Mudah-mudahan dalam training singkat disini, tenaga-tenaga yang dikirim Nusa Tenggara Barat ini adalah tenaga kerja yang sangat terampil, berbahasa yang santun, piawai mengolah kata, dan keterampilannya dipuji,” jelasnya.

Gubernur juga menjamin kenyamanan para pekerja migran sehingga dapat bekerja dengan baik dan maksimal.

Kepala BLKLN Provinsi NTB, Imalawati Daeng Combo dalam laporannya menyampaikan, kesiapan para pekerja yang akan segera bekerja keluar negeri.

Ia berharap kualitas tenaga kerja dari Indonesia khususnya di Nusa Tenggara Barat dapat lebih baik lagi di masa men datang.

“Ini semata-mata untuk pembenahan, penertiban pekerja migran tenaga kerja Indonesia di Nusa Tenggara Barat baik yang sedang kita rekrut dan yang sedang bekerja di luar negeri,” tegasnya.

Iwo/HmS NTB

 




Makmur Said Pastikan Maju di Pilkada Kota  Mataram 

Makmur Said maju melalui jalur perseorangan karena dipandang lebih  praktis dan biaya politik rendah

lombokjournal.com —

MATARAM  ;    Konstalasi politik Mataram jelang Pilwakot Mataram 2020 kian dinamis. Setelah Lalu Athari, Lalu Winengan, pengusaha Bambang Muntoyo, serta beberapa yang lain yang menyatakan  diri ikut dalam pilkada kota Mataram,

Giliran mantan Sekda kota Mataram yang populis, HL Makmur Said  memastikan siap maju dan tampil dalam Pilwakot Mataram.

Makmur Said maju  karena begitu banyak dorongan dari elemen masyarakat.

“Awalnya saya anggap guyonan aspirasi sejumlah elemen warga Kota Mataram itu. Tapi ketika mereka berbondong-bondong menyerahkan foto kopi KTP dan surat pernyataan dukungan, saya tidak kuasa menolak ketulusan aspirasi ini,” ungkap HL. Makmur Said melalui siaran pers, Minggu (17/06).

Makmur Said mengaku, tidak pernah punya harapan dan keinginan untuk maju menjadi pemimpin di Kota Mataram. Justru, karena tingginya aspirasi warga kota, dirinya mulai berpikir untuk meresponnya.

“Saya panggil dulu mereka satu-persatu. Saya tanya, apa benar aspirasi dari bawah ini, jangan-jangan hanya untuk menyenangkan saya,” ujarnya.

Ternyata aspirasi itu serius, dan mereka sunngguh-sungguh minta Makmur Said maju dari jalur independen.

Penegasan kalau ia akan maju, kata Makmur, sekaligus memotivasi calon-calon yang lain untuk tampil secara gentle memakmurkan kehidupan warga Kota Mataram .

“Kota Mataram yang  heterogen dan pluralistik tatanan  kehidupan masyarakatnya, sudah saatnya pola pikir (mindset)  dirubah dengan melakukan inovasi tepat guna untuk kemajuan dan kemakmuran  bersama,” ujar Makmur Said.

Sebagai Mantan Birokrat,  Makmur memiliki modal yaitu tahu persis bagaimana menata dan mengelola wajah depan dan belakang Mataram lewat  kebijakan untuk menjadikan kota metropolis tapi juga religius.

“Di era yang serba transparan saat ini, pelibatan partisipasi masyarakat dalam mengontrol jalannya pemerintanan tetap saya kedepankan,  jika kelak Allah SWT mentakdirkan menjadi Walikota Mataram,” ucapnya .

Makmur Said mengatakan, saat ini sudah terbentuk sejumlag relawan  dari berbagai tingkatan strata sosial. Mereka siap bekerja secara swadaya dan gotong royong di setiap simpul lingkungan/kelurahan di Kota Mataram.

“Kebanyakan relawan ini berasal dari kalangan pensiunan ASN, Guru , tokoh masyarakat di lingkungan,  kalangan media, grup milenial, seniman, dan banyak lagi. Mereka ingin berjuang bersama Makmur Said dengan caranya masing-masing,” beber  Makmur Said .

Memang, secara resmi Makmur Said belum bertatap muka.  Karena itu ia merencanakan segera menemui simpul-simpul  ini.

Menurut Makmur Said, ia ingin berjalan seperti adanya dan tidak ingin memaksakan kehendak orang lain agar memilih dirinya. Hal ini karena warga kota Mataram merupakan pemilih cerdas yang bisa menilai kapasitas dan kapabilitas setiap calon kepala daerah nantinya.

“Saya tetap bersilaturahmi dan berdialog untuk  memperbanyak relasi disetiap lingkungan dan  kawasan ingin memastikan keberterimaan masyarakat,” tandasnya.

Makmur Said maju melalui jalur perseorangan karena dipandang lebih  praktis dan biaya politik rendah. Keuntungan lainnya adalah lewat jalur independen mapping  loyalis vottersnya terlihat secara pasti pergerakannya di setiap lingkungan di kota Mataram.

“Selain itu  interaksi saya dengan relawan lebih mudah guna  mendorong partisipasi warga kota lainnya agar terlibat aktif  memenangkan saya ,” katanya.

Makmur menyampaikan terima kasih atas doa dan dukungan warga Kota Mataram.

“Mari berikhtiar Memakmurkan kota Mataram demi kemajuan dan kesejahteraan bersama ,” tukasnya .

Me




Wilayah Samota Akan Diresmikan PBB-UNESCO Sebagai Cagar Biosfer 

Samota merupakan lokasi dari Gunung Tambora yang pernah menjadi salah satu gunung berapi dengan erupsi terbesar dalam sejarah peradaban manusia

MATARAM.lombokjournal.com – Wilayah Samota (Saleh Moyo dan Tambora) akan diresmikan sebagai salah satu cagar biosfer dan mencari beberapa  jaringan dunia untuk Cagar Biosfer.

Peresmian dilakukan dalam agenda The International Coordinating Council Of The Man, And The Biosphere Programme, UNESCO ( Dewan Koordinasi Internasional Manusia, Dan Program Biosfer, UNESCO) di Paris, 17-21 Juni 2019.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj Sitti Rohmi Djalilah bersama jajaran pejabat Pemprov NTB akan menjadi undangan agenda tersebut.   Kehadiran wakil dari Pemprov NTB di acara ini akan menjadi klaim komitmen dan apresiasi Pemprov NTB atas penetapan wilayah ini sebagai cagar biosfer.

“Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama Pemerintah Kabupaten Dompu, Sumbawa dan Bima menerima penghargaan dan amanah yang diberikan oleh PBB-UNESCO tersebut,  “ujar Kepala Biro Humas dan Protokoler Pemprov NTB,  Najamuddin Amy, S.Sos, MM, Jum’at (14/06).

Dukungan berbagai pihak

Keberhasilan penetapan Samota sebagai cagar biosfer ini merupakan buah dukungan beberapa pihak.

Antara lain, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Program Komite Nasional MAB bab Indonesia, jajaran Pemerintah Provinsi NTB, dan Pemkab Dompu, Bima, dan Sumbawa.

Tidak lupa pula komunitas lokal dan berbagai elemen masyarakat dan individu di tiga wilayah tersebut

Pemprov NTB memiliki alasan untuk mendorong agar Samota menggunakan cagar biosfer.

Pertama, karena Samota berada di antara perbukitan dan pendaratan yang disediakan bagi flora dan fauna yang didukung.  Samota juga merupakan lokasi dari Gunung Tambora yang pernah menjadi salah satu gunung berapi dengan erupsi terbesar dalam sejarah peradaban manusia.

Kedua, deklarasi Samota menjadi cagar biosfer diharapkan dapat memfasilitasi dan meningkatkan pemerintah daerah dalam upaya mencapai SDGS di masing-masing wilayah.

Dan ketiga, dengan dideklarasikannya Samota sebagai cagar biosfer, akan memberikan manfaat untuk NTB dalam konteks sumber daya dan meningkatkan kesejateraan ekonomi dan sosial di dalam  provinsi tersebut.

Selanjutnya, keempat, Rinjani dan Samota akan menjadi tuan rumah Jaringan Cagar Biosfer Tenggara ke-13 tahun depan.

Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi NTB dengan mendatangkan pengunjung dan juga memperbaiki kondisi daerah.

AYA/Hms NTB




Mi6 dukung Edi Setiawan Tampil di Pilkada KLU

Mi6 akan terus mendorong agar Pemilukada 2020 tujuh kabupaten/kota di NTB  bisa menampilkan dan memunculkan calon Kepala Daerah yang baru dengan berbagai visi dan misinya yang lebih progresif.

lombokjournal.com —

LOMBOK UTARA ; Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH, dalam rilis yang disampaikan ke media terkait Pilkada KLU 2020, Rabu ( 29/5), akan mencalonkan kader sendiri untuk tampil dan bertarung sebagai Calon Kepala Daerah.

Kader yang dimaksuud adalah Edi Setiawan, seorang entrepreneurship muda yang dipandang mampu menjadi Kepala Daerah yang baik dalam memajukan dan meningkatkan  kesejahteraan rakyat KLU.

Sebagai sosok pengusaha muda, Edi Setiawan  memiliki track record (rekam jejak) yang baik dan tidak sedang memiliki problem sosial akut di lingkungan masyarakat di KLU.

Keputusan final Mi6 mencalonkan kadernya sendiri di Pilkada KLU, Kota Mataram dan Lombok Tengah sebagai bentuk membangkitkan kesadaran moral dan politik.

Hal ini sekaligus syiar politik Mi6 agar masyarakat terbiasa dengan pilihan berbeda dalam menentukan calon Kepala Daerah yang hendak dipilih.

“Masyarakat harus senantiasa dibiasakan dengan pilihan-pilihan alternatif dalam konstestasi elektoral 2020, agar bisa menimbang dan memilahnya untuk calon pemimpin di daerahnya,” kata Didu, panggilan akrab Dir Mi6.

Mi6 akan terus mendorong agar Pemilukada 2020 tujuh kabupaten/kota di NTB  bisa menampilkan dan memunculkan calon Kepala Daerah yang baru dengan berbagai visi dan misinya yang lebih progresif dalam memajukan daerah .

“Prinsip dalam demokrasi yang baik, makin besar partisipasi rakyat dalam memilih pemimpinnya, makin kuat legitimasi kepemimpinannya. Termasuk dalam hal ini makin banyak calon kepala daerah yang maju makin dinamis kontestasi pilkada tersebut,” tambah Didu.

Mi6 setuju dan mendukung abila parpol lebih mengedepankan kadernya untuk head to head bertarung dalam konstestasi Pilkada tujuh kabupaten/kota 2020.

“Jika setiap Parpol mengusung kader sendiri, maka giroh pilkada mendatang akan semarak, masyarakat akan antusias terlibat aktif karena ada nuansa baru calon kepala daerah,” imbuh Dir Mi6.

M16 memandang terhadap calon Kepala Daerah yang tidak bisa memakai jalur parpol bisa lewat jalur perseorangan atau independen. Untuk pilkada kota Mataram dan KLU tidak terlalu rumit melengkapi persyaratan administrasi form dukungan KTP karena jumlah pemilihnya relatif tidak besar,” ujar Didu .

Mi6 memprediksi Pilkada serentak 2020 akan diikuti lebih banyak Paslon baik dari jalur parpol dan independen. Paslon yang lewat jalur parpol tidak akan lagi membuat koalisi besar atau memborong dukungan parpol, selain tidak efektif juga tidak efisien.

“Paslon Cakada 2020 yang maju jalur  parpol akan memakai dukungan parpol sejumlah persyaratan kursi yang ditetapkan KPU. Tidak ada lagi aksi borong kursi parpol,” tambah Didu .

Demikian pula dengan jalur independen, Mi6 memprediksi akan banyak Paslon yang maju lewat jalur perseorangan, selain lebih efisien juga lewat jalur ini Paslon sudah dapat memprediksu  jumlah dukungannya. Selain itu lewat jalur perseorangan akan memudahkan Paslon untuk berinteraksi dan melakukan penetrasi basis langsung.

Selain itu Mi6 mengingatkan untuk Pilkada serentak 2020, khusus calon independen agar memperkuat saksi disetiap TPS agar perolehan data  C1 dan DA-1 bisa diakses langsung dan valid .

“Untuk itu rekruitmen dan  pendidikan untuk Saksi dan pengumpulan KTP bisa di mulai saat ini mengingat waktunya masih longgar untuk meminimalisir  benturan double dukungan KTP dari warga ,” tegas Didu .

Mi6 akan Galang keswadayaan dan  Gotong Royong bersama rakyat.

Didu menambahkan, terkait pencalonan Edi Setiawan untuk Pilkada KLU  dan Lalu Athari Fathullah untuk di kota Mataram dan Lombok Tengah akan lebih mengedepankan gerakan keswadayaan dan gotong royong bersama rakyat.

Untuk itu Mi6 akan mendorong partisipasi aktif warga untuk mempromosikan figur yang dicalonkan Mi6 lewat berbagai  networking maupun taktik lain, salah satunya lewat campaign media.

“Mi6 akan intervensi di tujuh pilkada kota/ kabupaten agar Kepala Daerah yang dipilih rakyat merupakan figur yang dapat membawa kesejahteraan rakyat dalam arti yang sesungguhnya, bukan capaian sebatas angka-angka statistik semata,” ujar Didu dengan mantap..

Me .




Membanggakan, Putra NTB Asal Bima Syamsuri Firdaus, Juara MTQ Internasional di Turki

Qori yang pernah meraih Juara I kategori Anak-anak MTQ Tingkat Nasional ini berkesempatan diundang langsung oleh imam besar masjid Sultan Ahmed di Istanbul untuk ngaji di depan para jamaah setelah salat Ashar

lombokjournal.com —

SUMBAWA  – – Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan Qori muda asal Bima, Syamsuri Firdaus menjuarai MTQ Internasional.

Dan Gubernur Zul menyampaikan ucapan selamat atas keberhasillan Syamsuri Firdaus meraih juara 1 pada MTQ Internasional ke-7 yang digelar di Istambul, Turki.

“Alhamdulillah diantara 68 negara yang ikut Indonesia terpilih sebagai juara 1, dan hebatnya lagi diraih oleh anak muda NTB,” ujar Gubernur Zul, Mminggu (26/05).

Gubernur NTB menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang diraih Syamsuri. Ditemui usai melaksanakan safari ramadhan di Kabupaten Sumbawa, Gubernur menjelaskan,  senantiasa optimis dan yakin bahwa SDM Generasi NTB bisa bersaing di mana saja.

“Kita selalu optimis dengan generasi muda NTB. Dimana pun  berada,  Karena saya percaya dan tahu betul kemampuan anak muda NTB,” ujar Zul. Kesempatanlah yang bisa membuat mereka berkembang dan meraih prestasi tertinggi, tambahnya

Gubernur juga menjelaskan tentang prestasi-prestasi anak muda NTB yang kini banyak menjadi viral di kancak Internasional.

“Kita punya Zohri di bidang olahraga dan banyak yang lagi yang mampu berbicara banyak di panggung Internasional. Kini kita terperangah anak muda dari Bima NTB mengharumkan nama Indonesia di panggung MTQ Internasional,” jelasnya.

Itulah sebabnya Program NTB Gemilang sangat relevan bagi pembanguan SDM kita di masa yang akan datang. Where there is a will There is a Way, katanya.

Selanjutnya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung Qori yang tercatat sebagai mahasiswa Universitas Indonesia ini sehingga dapat menjadi nomor 1.

“Apresiasi Kami dari Pemprov atas keberhasilan ini. Termasuk kepada official dan lembaga yang telah menghantarkan ananda Syamsuri meraih prestasi ini. NTB pasti bisa, NTB Gemilang,” ucapnya.

Dalam akun Sosial Media Syamsuri, disebutkan juga bahwa Qori yang pernah meraih Juara I kategori Anak-anak MTQ Tingkat Nasional ini berkesempatan diundang langsung oleh imam besar masjid Sultan Ahmed di Istanbul untuk ngaji di depan para jamaah setelah salat Ashar.

Tak ketinggalan dalam akun Instagram Presiden Turki Erdogan pun mengucapkan selamat kepada remaja asal Bima ini. Sebelumnya, Syamsuri meraih juara I kategori Anak-anak MTQ Internasional di Singapura tahun 2012.

AYA