Soal Gempa 9 Magnittudo, Gubernur Zul; Bahkan Ada Prediksi Kiamat Tahun Depan

Gubernur Zul minta bantuan media agar  jangan sampai terjadi kepanikan

Agus Riyanto

MATARAM.lombokjourbal.com — Ahli geologi dari Brigham Young University Amerika, Profesor Ronald Haris mengungkap, bila lempeng di wilayah Lombok Selatan yang tertekan oleh lempeng Indo-Australia sepanjang 35 meter tidak bisa menahan tekanan,  akan menyebabkan gempa mega trust  dengan kekuatan minimal 9 Magnitudo dan maksimal 9,5 Magnitudo, dan menyebabkan tsunami setinggi 20 meter (LombokJournal, Kamis 04/06).

Prediksi itu berdasarkan hasil penelitian dari pakar gempa bumi Prof Rown Haris dari Amerika, yang  mengukur jejak tsunami pada masa lampau  bersama tim dan  BMKG  tahun 2012.

Gubernur Zulkieflimansyah langsung menanggapi prediksi itu dan disampaikan pada wartawan di Rumah Langko, Mataram, Kamis (04/06) malam.

Dikatakannya, potensi gempa bumi itu bukan  soal angkanya .

“Semua itu biasa saja, tetapi supaya kita mengantisipasi apa pun terjadi,  bukan berarti kita panik atau takut. Dan soal itu biasa,” tegasnya.

Prediksi dari para ahli hal tersebut merupakan hal biasa saja dan apalagi disampaikan  dalam seminar dan diskusi.

Bahkan gubernur yang akrab di  panggil Bang Zul mengaku pernah membaca bukan saja terkkait dengan potensi gempa, namun bahkan ada yang memprediksikan kiamat tahun depan.

“Pakar ini banyak modelnya juga, artinya kalau potensi bencana dimana-mana  besar. Dan kita di NTB cukup  beruntung, karena  sudah punya pengalaman. Kita tidak berharap ada gempa,  tapi misalnya  ada maka kita tidak sepanik daerah yang belum pernah mengalami hal yang serupa,” ungkap.

Maka dari itu ini lah juga yang menjadi pemicu, salah satu misi NTB yang pertama adalah (masyarakatnya) tangguh bencana dan mantap, supaya mitigasi bencana dan antisipasi  bencana menjadi periotas nomor satu. Saat ini NTB dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Gubernur Zul minta bantuan dari rekan rekan media agar  jangan sampai terjadi kepanikan.

Kemudian gubernur menceritakan, ia baru pulang dari Australia misalnya dari Darwin,  tidak satu pun kursi yang tersisa di pesawat itu saking orangnya senang datang ke Lombok, enggak satu pun yang tersisa.

“Karena itu alhamdulillah geliat yang mulai bagus nih jangan sampe sekarang kita senang hiruk pikuk gitu menghasilkan kegaduhan,” kata Gubernur Zul.

Jejak tsunami

Kepala BMKG Mataram, Agus Riyanto yang ikut hadir dalam pertemuan dengan wartawan itu mengatakan, memang dari hasil penelitian dari pakar gempa bumi Prof Rown Haris dari Amerika menyampaikan hasil penelitian  dengan mengukur  jejak jejak tsunami pada masa lampau  bersama tim dan  BMKG .

Pada tahun 2012  melakukan penelitian dengan  menyisir  pantai di selatan Lombok, Bali hingga Banyuwangi. Ditemukan pada kedalaman 1 meter ada lapisan pasir, dan dengan di uji lab disimpulkan berumur 500 tahun.

Artinya pada 500 tahun lalu, pernah terjadi tsunami. Demikian juga di tempat itu di kedalaman tertentu dan diuji lab ditemukan, berumur 1000 tahun dan artinya pernah terjadi tsunami 1000 tahun lalu.

“Kajian kajian ini memberikan pelajaran kepada kita saat ini untuk selalu  wasada  tentang  potensi tsunami di  Lombok. Itu point  yang disampaikan dari profesor ,” ungkapnya.

Sehingga yang dimaksud adalah  Selatan Lombok,seoalah olah menjurus ke pada batas administrasi wilayah yang arahnya menjadi  Kuta.

“Ini yang harus diluruskan, yang dimaksud potensi gempa megatrush di Selatan  yang  menurut  kajian peneliti bisa mencapai  8 poin 5 itu di Selatan Lombok,”ujarnya.

Sedang yang di maksud Selatan Lombok itu bahkan bisa diurut dari barat pantai Sumatra, selatan Jawa dan sampai ke NTB,  itu pertemuan garis lempeng besar, lempeng Australia dan Asia, dan itu tempat pasti terjadi megatrush.

Lanjutnya, kekuatan bisa kita hitung, karena bisa dihitung ukur  volume , panjang , energi, kecepatan bergerak lempeng per tahun sehingga akumulasi energi ketika lempemg bertemu.

“Namun yang menjadi pertanyaan  tidak bisa ditentukan kapan dan tidak bisa diprediksikan, karena gempa tidak bisa dipredikasi kapan akan terjadi,  tetapi dimana dan berapa besar bisa diketahui dari awal,” jelas Agus Riyanto.

AYA




Sosialisasi NTB Zero Waste Melalui Khotbah, Pemprov NTB Mengapresiasi

Gubernur NTB melalui Karo Humas Najamuddin Amy mengatakan pemikiran TGF itu sangat luar biasa

MATARAM.lombokjournal.com — Masyarakat secara umum sangat mengapresiasi jika NTB Zero Waste disosialisasikan melalui khotbah jumat disetiap mesjid se-NTB.

“Terobosan Pimpinan Ponpes Almadani Mamben Lotim Tuan Guru Fauzan Zakaria (TGF) sangat luar biasa dan patut diberi ruang,” kata salah seorang warga yang ditemui  di Mataram, Kamis (04/06).

Menurut warga yang aktif di medsos ini, keterlibatan Ulama sangat penting  dalam mengedukasi ummat, apalagi pemakaian istilah asing “NTB Zero Waste” bisa dipaparkan secara sederhana.

“Sederhana saja kita berfikir, seperti kata NTB Zero Waste ini kalau tidak kita indonesiakan masyarakat dibawah tidak akan faham, NTB Zero Waste itu NTB bebas sampah, itulah fungsi kaum cerdik pandai terutama

Ulama mengedukasi ummat, masyarakat lebih percaya Ulama kok, tegasnya.

Sementara itu Gubernur NTB melalui Karo Humas Najamuddin Amy mengatakan pemikiran TGF itu sangat luar biasa.

“Kita sangat setuju dan mengapresiasi setinggi-tingginya konsep Tuan Guru itu, dalam waktu dekat kami atas nama Pemprov. NTB akan segera merealisasikan, apalagi ponpes juga menjadi rujukan kita dalam kebersihan dan bebas sampah,” ungkap pria ramah ini singkat.

Ia berharap terobosan seperti ini sangat penting untuk keberlangsungan program NTB Zero Waste dan secara umum untuk NTB Gemilang.

“Terobosan seperti ini penting sekali sebagai Spirit yang besar sehingga kami bisa bekerja dengan baik,” pungkasnya.

AYA/Hms NTB




Awas, Bisa Gempa Besar, Lempeng Lombok Tertekan Lempeng Indo-Australia Sepanjang 35 Meter

Wiilayah selatan Lombok pernah di terjang Tsunami saat terjadinya gempa di Sumba Nusa Tenggara Timur pada tahun 1977 lalu

MATARAM.lombokjournal.com —  Pergerakan zona subduksi di wilayah perairan Lombok Selatan menunjukan penemuan baru. Dari hasil riset yang di lakukan ahli geologi dari Brigham Young University Amerika Profesor Ronald Haris.

Dari hasil riset dan penelitian yang di lakukan profesor Ronald usai memberikan pemaparan kegempaan di Universitas Nahdlatul Ulama, Kamis (04/07), setiap tahun lempeng Lombok khususnya di wilayah Lombok Selatan tertekan dan bergeser oleh lempeng Indo-Australia sepanjang 35 meter.

Bila lempeng Lombok ini tidak bisa menahan tekanan akan menyebabkan gempa mega trust  dengan kekuatan minimal 9 Magnitudo dan maksimal 9,5 Magnitudo.

Ronald juga mengatakan maksimal gempa yang di hasilkan dari patahan di wilayah Lombok Selatan mencapai 9,5 Magnitudo dan menyebabkan tsunami setinggi 20 meter.

Ronald juga mengingatkan zona subduksi di wilayah Lombok Selatan yang memanjang hingga pulau Sumatera tersebut menunjukan meningkatnya aktivitas seismik.

“Dari hasil penelitian dan riset di wilayah Lombok Selatan pernah terjadi gempa besar pada 500 sampai 1000 tahun lalu, dan saat ini ada aktivitas seismik yang meningkat di wilayah ini, masyarakat harus waspada,” ujarnya mengingatkan.

Namun kabar cukup melegakan meski tersimpan potensi gempa maksimal 9,5 di wilayah selatan Lombok namun tidak menyebabkan likuifaksi.

Seperti di ketahui wilayah selatan Lombok pernah di terjang Tsunami saat terjadinya gempa di Sumba Nusa Tenggara Timur pada tahun 1977 lalu.

AYA




Angkasa Pura LIA Luncurkan #Milenial2019 untuk Jama’ah Haji NTB

LOMBOK TENGAH. lombokjournal.com —  Di era digital ini komunikasi bisa dimana dan kapan saja, terlebih lagi bagi keluarga Calon Jama’ah Calon Haji (CJH). Kali ini PT Angkasa Pura I Lombok Internasional Airport (LIA) meluncurkan program #Milenial2019.

General Manager PT Angkasa Pura I LIA, Nugroho Jati melalui Legal Section Head, I Nyoman Siang mengatakan #Milenial2019 bertujuan memberikan informasi bermanfaat bagi keluarga pengantar CJH.

Bagi keluarga jamaah haji bisa menggunakannya untuk sarana Video Call dan di dalamnya.

“Jadi tidak perlu repot-repot ke bandara mengantar, cukup Video Call lewat WhatsApp, Line, Facebook, Skype, dan Facetime,” kata Nugroho Jati.

Dalam #Milenial2019 juga terdapat informasi tentang barang bawaan berbahaya yang dilarang untuk dibawa ke dalam tas kabin pesawat.

“Semoga ini akan menjadi bermaafaat bagi kekuarga pengantar calon jamaah haji NTB,” tandas Nyoman Siang.

AYA




TGH Fauzan Zakaria Tegaskan Perlunya Optimalisasi NTB Zero Waste, Harus TSM !!!

NTBZero Waste menjadi salah satu program yang sangat mendukung perkembangan sektor pariwisata di daerah ini

MATARAM.lombokjournal.com —  Ulama muda kharismatik, TGH Fauzan Zakaria menekankan, optimalisasi program NTB Zero Waste harus dilakukan secara terstruktur,  sistematis, dan masif (TSM), agar hasilnya lebih terlihat dan berdampak berkesinambungan.

“TSM ya. Jadi jangan hanya kecurangan Pemilu saja istilah TSM inipopuler. NTB Zero Waste justru harus TSM, terstruktur, sistematis, danmasif, baru kemudian kita bisa lihat target-target pencapaiannya,” tegasnya,

Pengasuh Pondok Pesantrean Al-Madani Lombok Timur ini menekankan, untuk mendukung NTB Zero Waste selain perlun kesadaran bersama, juga melibatkan semua pihak.

Pemerintah, sektor swasta, lembaga-lembaga non profit, dan masyarakat NTB secara umum, harus punya persepsi yang sama terhadap program NTB Zero Waste ini.

“Tidak bisa pemerintah bekerja sendiri soal sampah ini. Saat ini NTB Zero Waste kan bisa dibilang baru kelihatan aromanya, baru asap-asapnya. Api semangat yang konkrit belum ada. Ini yang harus didorong, harus ada gerakan bersama, sistemnya harus disosialisasikan terus menerus,” katanya.

Menurutnya, gerakan bersama ini bisa dimulai dari hal kecil, namun dilakukan di seluruh instansi pemerintahan, perusahaan swasta, bahkan hingga ke lingkup pemerintahan terkecil di tingkat Desa.

“Maksud saya adalah dari seluruh instansi baik pemerintah maupun swasta itu (NTB Zero Waste) harus dimasukkan sebagai salah satu program. Salah satu unsur yang harus dievaluasi. Juga di tiap sekolah-sekolah, negeri maupun swasta. Makanya saya katakana terstruktur, sistematis dan masif,” katanya.

Gerakan yang TSM juga diperlukan dalam upaya mengubah mindset masyarakat terkait NTB Zero Waste ini.

Sosialisasi perlu melibatkan semua pihak, selain sosialisasi formal juga harus dibangun sosialisasi dan edukasi non formal.

“Yang non formal, misalnya dari pengajian-pengajian para Tuan Guru, para Kyai itu kan informal, ya sudah serahin ke kita untuk duduk bersama kumpulin semuanya. Jaringan majelis taklim kan jumlahnya ribuan, (bisa dibuat) sebelum materi pengajian disampaikan kita pastikan dulu yang didahulukan untuk pembukaan pengajian adalah pesan-pesan penting kebersihan dan NTB Zero Waste ini,” katanya.

Dikatakannya, untuk mendukung program NTB Zero Waste ini, pihaknya tengah menggagas sosialisasi dan edukasi melalui khotbah-khotbah Jumat.

“Kita sedang kumpulkan dan mendesain konsepnya. Nanti khotbah Jumat itu dicetak dan dibagikan ke semua Masjid yang ada di NTB, materinya terkait Zero Waste,” jelasnya.

Ia menekankan, jika gerakan bersama secara TSM ini dilakukan untuk NTB Zero Waste, maka bukan tidak mungkin NTB akan menjadi Provinsi paling Bersih.

Ulama yang juga Ketua Umum Assosiasi Pariwisata Islam Indonesia (APII) ini menambahkan, dukungan yang besar juga harus datang dari para pelaku industri pariwisata untuk program NTB Zero Waste.

Sebab, NTBZero Waste menjadi salah satu program yang sangat mendukung perkembangan sektor pariwisata di daerah ini.

“Ya erat kaitannya kebersihan dengan pariwisata. Kebersihan kan salah satu dari Sapta Pesona Pariwisata. Jadi pelaku industri pariwisata juga harus bergerak bersama. Saya optimistis kalau semua terlibat dan dilakukan secara TSM, program ini pasti luar biasa berhasil,” tegas TGH Fauzan Zakaria.

AYA




Usai Melawat ke Australia, Gubernur Zul Siapkan ASN Kursus Kebencanaan di Darwin

Beberapa ASN yang juga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun telah ditunjuk untuk mengikuti kursus singkat mengenai mitigasi bencana ke Australia

MATARAM. lombokjournal.com  — Usai melawat ke Australia, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah pun langsung turun tangan memberikan pembekalan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov NTB yang akan mengikuti kursus singkat ke Darwin, Northern Territory (NT.

Kunjungan Gubernur ke Australia belum lama ini g membuahkan sejumlah capaian menggembirakan. Salah satunya adalah ditandatanganinya kerjasama pendidikan dengan Chairman dan CEO Australian Skill Institute, Kathryn Stenson yang mewakili Pemerintah Australia.

Melalui kesepakatan kerjasama ini, pemerintah Northern Territory bersedia memberi akses bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov NTB mengikuti kursus singkat di Darwin, Australia.

Berselang beberapa hari usai menuntaskan rangkaian lawatan ke Australia, Gubernur NTB langsung menindaklanjuti kerjasama tersebut. Ini diwujudkan dengan menyiapkan para ASN yang akan dikirim.

“Hari ini saya memberikan pembekalan ASN-ASN kita yang akan mulai short course (kursus singkat) di Darwin Australia tanggal 8 Juli ini,” ujar Gubernur, Senin (01/07).

Rencananya, mulai tanggal 8 Juli 2019, rombongan pertama ASN peserta kursus singkat akan berangkat ke Darwin dengan biaya itanggung pihak Northern Territory, Australia.

Beberapa ASN yang juga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun telah ditunjuk untuk mengikuti kursus singkat mengenai mitigasi bencana ke Australia.

Mereka antara lain, Staf Ahli Gubernur, Ir. Mohammad Rum, MT, Kepala Pelaksana BPBD NTB, H. Ahsanul Khalik, S. Sos, MH, Kepala Dikes NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, M.PH, Direktur RSUD Provinsi NTB, dr. H. L. Hamzi Fikri, MM, MARS.

Pengiriman pimpinan OPD tersebut karena tupoksi mereka berkaitan dengan masalah kebencanaan. Terutama untuk Kepala Dikes dan Direktur RSUD Provinsi NTB, berkaitan dengan penanganan bencana yang berkaitan dengan bidang kesehatan.

Gubernur menegaskan, NTB memiliki stok ASN yang hebat. Bahkan, menurutnya, para ASN yang berhasil lulus seleksi ke Darwin pada batch pertama ini ternyata hampir semuanya merupakan lulusan pascasarjana Australia.

Menurutnya, kesempatan mengikuti kursus semacam ini akan membawa banyak manfaat bagi para ASN lingkup Pemprov NTB.

Tidak hanya sebatas peningkatan keterampilan dan ilmu pengetahuan. Lebih jauh, pengalaman mengikuti program ke luar negeri dan berinteraksi dengan orang dari negara yang berbeda bisa memperluas jaringan para ASN tersebut.

Sebagai tokoh yang pernah menimba ilmu di berbagai kampus terkemuka di luar negeri, Doktor Zul merasakan betul bagaimana dampak yang dirasakan seseorang saat ia berinteraksi dengan orang-orang dari belahan dunia yang berbeda-beda.

Dalam berbagai kesempatan, Gubernur menegaskan, saat berada di luar negeri seseorang akan merasakan semangat nasionalisme yang lebih kuat ketimbang saat berada di negeri sendiri.

Itu adalah nilai tambah tersendiri, selain keuntungan berupa bertambahnya pengetahuan, keterampilan, teman dan sahabat dari luar negeri.

Bagi Gubernur, peningkatan kualitas ASN adalah hal mutlak untuk membentuk tatanan birokrasi yang profesional. Birokrasi di NTB diharapkan akan siap untuk menghadapi dinamika dunia yang setiap saat terus berubah dan melahirkan hal-hal baru.

Yang terpenting, dengan bertambahnya pengalaman, ilmu dan keterampilan, ASN juga semakin terdorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat NTB. “Mudah-mudahan ASN kita tambah semangat demi berkhidmat maksimal pada masyarakat NTB,” pungkas Doktor Zul.

AYA/Hms NTB




7th Annivaersary Club Motor Babi Liar, L-CUBICO dukung acara sosial

lombokjournal.com —

SEMBALUN,LOMBOK TIMUR  ;  Komunitas motor Lombok Custom Bike Community (L-CUBICO) selalu aktif di bidang sosial,lingkungan dan kemasyarakatan.

Kali ini, beberapa perwakilan rider dari L-CUBICO datang ke Sembalun, Lombok Timur untuk mensupport kegiatan sesama komunitas motor yaitu event club motor Babi Liar dalam rangka memepringati hari jadinya yang ke 7 dengan tema “BOB N ROLL FOR TRAUMA HEALING”.

Kegiatan yang digagas club motor custom Babi Liar Lombok, diisi dengan sejumlah kegiatan sosial, trauma healing bagi anak-anak korban gempa bumi.

Selain itu, juga diserahan buku-buku bacaan ke Rumah Baca Sembalun dan juga untuk mendukung promosi pariwisata di NTB, khususnya destinasi Sembalun, Lombok Timur seperti yang disampaikan presiden Babi Liar Suro Wildhogs.

Komunitas adalah wadah untuk berekspresi yang berasal dari berbagai kalangan dan latar belakang tapi memiliki kebutuhan,kepentingan,satu tujuan serta saling peduli satu sama lain.

Ketua L-CUBICO, Mohammad Asyadi atau yang akrab disapa Yadi mengatakan komunitas motor mereka akan selalu mendukung setiap kegiatan-kegiatan yang bersifat positif,yang berkaaitan dengan sosial,lingkungan dan masyarakat.

AYA (*)




Rehab-Rekon; Rumah Selesai Dibangun Dan Hampir Rampung 119,768 Rumah

Salah satu penyebab progres dan persentase pembangunan rumah bantuan di Kabupaten Lombok Utara masih rendah adalah adanya permainan dan penyelewengan dana yang dilakukan oleh oknum Pokmas, aplikator dan fasilitator.

MATARAM.lombokjournal.com –– Percepatan penanganan pemulihan atau rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa, terus dikejar pemerintah Provinsi Nusa Tenggara.

Kini Pembangunan fisik rumah warga yang telah selesai 100 persen dibangun, dan siap dihuni warga sebanyak sebanyak 47.954 unit rumah di seluruh kabupaten/ kota.

Terdiri dari rumah rusak berat 11.230 unit, rumah kategori rusak sedang 8.004 unit, dan rumah kategori rusak ringan sebanyak 28.720 unit .

Kepala BPBD NTB, H.Ahsanul Khalik, MH di Mataram, Jum’at (28/06) 2019 mengungkapkan,  keseluruhan rumah yang telah selesai dibangun, ditambah yang sedang dikerjakan/hampir rampung berjumlah 119,768 rumah (53.78 persen).
Total rumah terdampak gempa sebanyak 222.564 unit. Meliputi rumah rusak berat

sebanyak 75.138, rusak rusak sedang sebanyak 33.373 dan rumah rusak ringan sebanyak 114.055 unit.

Ia menjelaskan, Rumah yang kini sedang dalam proses pengerjaan sebanyak 72.986 unit. Terdiri dari rumah kategori Rusak berat (RB) 21.924 unit, Rumah kategori rusak sedang (RS) sebanyak 15.706 unit dan kategori rusak ringan (RR) 35.356 unit.

Mantan Kadis Sosial ini juga mengungkapkan, kendala yang terjadi di lapangan sejauh ini, terus diminimalisir dengan melakukan pendampingan oleh kurang lebih 7000 personil fasilitator yang terdiri dari relawan, TNI/ POlri dan dari pemerintah daerah sendiri.

Jumlah Kelompok masyarakat (POKMAS) yang Telah terbentuk mencapai 8.988 Pokmas (165.297 KK). Terdiri dari Pokmas rumah rusak berat: 4.957 Pokmas (62.578 KK), Rumah rusak sedang 1.087 Pokmas (23.015 KK) dan Pokmas untuk rumah rusak ringan sebanyak 2.944 Pokmas (79.704 KK).

Diterangkannya, untuk mempercepat proses pembangunan fisik dan penyerapan dana, Gubernur NTB, Dr.H.Zulkieflimansyah menugaskan pihaknya untuk menerapkan prosedur pencairan dan administrasi pelaporan yang simpel namun tetap transparan dan akuntable.
Sehingga tidak berbelit-belit dan menyulitkan warga, terangnya.

Demikian pula setelah dilakukan pendataan dan cross check yang melibatkan seluruh stakeholder, warga diberi kebebasan untuk menentukan sendiri rumah tahan gempa jenis apa yang akan dibangunnya.

Prosesnya dimulai dari pemenuhan kelengkapan administrasi, ditambah RAB, kemudian persetujuan BPBD dan Dinas Perkim dilanjutkan dengan pemeriksaan administrasi oleh Bank BRI sebelum pencairan.

Sedangkan kepada Aplikator, juga harus dilengkapi pakta integritas dengan melibatkan lembaga pengembangan jasa konstruksi.

Sementara itu rekapitulasi transfer dana bantuan ke masyarakat (per 26/06), berdasarkan data kabupaten/kota dan Bank BRI sebagai bank penerima/penyalur untuk rumah rusak yang terverifikasi sebanyak 222,564 unit.

Dana bantuan yang di berikan dari pemerintah untuk rehab rekon ini sebesar Rp.5,11 Triliun lebih.Dari jumlah tersebut, yang telah di salukan ke masyarakat sebesar Rp.4,9 Triliun lebih, dan dana yang masih di rekening masyarakat sebesar Rp.1,08 Triliun lebih.

Sementara dana yang sudah ditransfer ke rekening Kelompok Masyarakat (Pokmas) mencapai Rp.3.8 triliun lebih.

Beberapa temuan kendala di lapangan seperti anomalI data penerima dana maupun indikasi penyelewengan di beberapa kabupaten/ kota, menurut Ahsanul, kini telah mulai diusut  kepolisian, jaksa dan Badan Pemeriksa Keuangan dan pembangunan (BPKP) untuk mengaudit penyaluran dan penggunaan dana bantuan dimaksud. Ditambahkannya,

upaya penelusuran dilakukan dengan membuat tim khusus untuk membantu termasuk dalam hal pengawasan.

Khalik menduga, salah satu penyebab progres dan persentase pembangunan rumah bantuan di Kabupaten Lombok Utara masih rendah adalah adanya permainan dan penyelewengan dana yang dilakukan oleh oknum Pokmas, aplikator dan fasilitator.

“Pembangunan RTG (Rumah Tahan Gempa) bukan terkendala teknis, tapi adanya dugaan permainan di lapangan dan itu sedang kita telusuri untuk ditindak tegas,” katanya.

Dari capaian pembangunan fisik yang telah selesai sesuai rilis tanggal 26 Juni, kabupaten Lombok Utara terendah dalam persentase sebesar 6 persen. Dan progress tertinggi, dicapai Lombok Barat dengan 36 persen, pungkasnya. –

AYA/kominfotik ntb




Oknum Mencatut Nama Dinas LHK NTB, Pungut Rp600 Ribu Terkait Program Zero Waste

Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan melakukan langkah-langkah tegas terhadap oknum yang tidak bertanggungjawab yang mencatut Dinas LHK Provinsin NTB untuk melakukan hal-hal yang merugikan dan meresahkan masyarakat.

 MATARAM.lombokjournal.com — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan menegaskan, tidak benar jika Dinas LHK Provinsi NTB melakukan pungutan dalam bentuk apa pun terkait pelaksanaan program Zero Waste.

Penegasan itu disampaikan terkait adanya oknum yang mencatut nama DLHK kota Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTB,  Syamsuddin menegaskan, tidak benar jika Dinas LHK Provinsi NTB melakukan pungutan (dalam bentuk apa pun) terkait pelaksanaan program Zero Waste.

Syamsuddin menjelaskan adanya oknum yang mencatut nama DLHK Kota Mataram dan Provinsi NTB melakukan pungutan terhadap sejumlah instansi/lembaga untuk pengadaan tong sampah.

“Kami dari Dinas LHK Provinsi NTB tidak pernah mrlakukan pungutan untuk pengadaan tong sampah terkait program zero waste,” tegasnya saat jumpa pers dengan awak media di Ruang Rapat Sekretatis Daerah Kantor Gubernur NTB, Kamis, (27/06) 2019.

Ia menuturkan, pada 26 Juni 2019 kemarin, oknum yang bernama Andy tersebut datang ke kantor Bintang Sejahtera NTB dan meminta uang sejumlah Rp. 600 ribu dengan alasan untuk pembelian tong sampah.

Andy datang ke kantor Bintang Sejahtera NTB dan meminta uang sejumlah Rp. 600 ribu, dengan alasan untuk pembelian tong sampah.

Namun, karyawan perusahaan yang dipimpin oleh Syawaludin itubmerasa curiga dan tidak bersediab memberikan uang yang diminta oknum tersebut.

“Namun saya dapat informasi bahwa pada bulan puasa kemarin ada yang menyerahkan sejumlah uang yang diminta oknum tersebut,” ungkapnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan langkah-langkah tegas terhadap oknum yang tidak bertanggungjawab yang mencatut Dinas LHK Provinsin NTB untuk melakukan hal-hal yang merugikan dan meresahkan masyarakat.

Direktur Bank Sampah Bintang Sejahtera NTB, Syawaludin di kesempatan  yang sama juga menuturkan,  dirinya sedang berada di lapangan pada saat oknum bernama Andy itu datang ke kantornya untuk meminta sejumlah uang yang dimaksud.

Salah seorang karyawannya yang menerima Andy saat itu merasa curiga dan tidak mau menyetahkan uang yang diminta Andy sehingga sempat terjadi adu mulut sebelum oknum tersebut pergi menunggalkan lokasi.

Mendapat laporan dari karyawannya itu, Syawal kemudian melakukan konfirmasi ke Dinas LHK dan mendapat jawaban,  LHK tidak pernah menugaskan siapa pun untuk melakukan pungutan terkait pembelian tong sampah.

Syawal juga mengaku,  kejadian yang dialaminya tersebut ia share di medsos. Tak disangka olehnya ternyata status di laman Facebooknya itu mendapat  komentar dari beberapa orang yang mengaku mengalami hal yang sama bahkan ada yang sudah menyerahkan uang ke oknum tersebut.

“Saya tidak menyangka dari status fb saya itu banyak yang komen mengalami hal yang sama bahkan ada yang sudah menyerahkan uangnya,” kata Syawal.

AYA




Dukungan untuk Makmur Said Terus Berdatangan

Positif Jalur Independen, Relawan Makmur Said sudah kumpulkan ribuan  KTP

lombokjournal.com —

MATARAAM.;  Relawan Makmur Said secara sukarela mengumpulkan KTP.  Ini syarat maju lewat jalur independen.

Dukungan itu mengalir sejak kepastian mantan Sekda Kota Mataram, H Lalu Makmur Said maju di Pilkada Kota Mataram 2020 kian jelas.

Menariknya, di antara dukungan itu banyak dari kalangan muda.

Seperti dijelaskan Juru Bicara Tim Pemenangan Makmur Said, Husni Fahri,  sejak beberapa pekan terakhir berjalan hingga saat ini tim relawan Makmur Said sudah mengumpulkan ribuan KTP dari enam kecamatan di Kota Mataram.

“Hari ini, sudah terkumpul 6.800 KTP lebih. Baik yang diserahkan ke relawan maupun yang datang dari masyarakat sendiri ke Rumah Pemenangan Makmur Said. Tentu ini diatas ekspektasi kami karena baru beberapa pekan berjalan, ternyata animo dukungan cukup besar untuk Pak Makmur Said,” kata Husni, Senin Sore ( 24/06)

Husni menjelaskan, tim relawan Makmur Said yang didominasi kalangan milenial juga mendapat apresiasi dari milenial. Mereka ikut memberikan KTP.

“Jadi KTP yang masuk akan didata, kemudian kita lakukan cross check atau verifikasi langsung ke alamat tertera. Sehingga kita dapat dukungannya riil by name by address,” kata Husni.

Menurutnya, cross check atau verifikasi langsung itu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya KTP ganda, atau muncul sanggahan di kemudian hari tentang dukungan untuk jalur Independen.

Hal ini juga akan terus dilakukan untuk KTP lainnya yang menyusul masuk ke Rumah Pemenangan Makmur Said.

“Kita harus pastikan bahwa KTP yang terkumpul memang bentuk dukungan. Atas kesadaran pemilik KTP sendiri atau kesadaran pemilihnya, dengan pernyataan yang tertulis,” katanya.

Seperti diketahui untuk maju dalam Pilkada Kota Mataram, maka calon Independen setidaknya harus bisa mengumpulkan sekitar 24 ribu KTP dukungan.

Husni menegaskan, hal itu akan dilakukan tim pemenangan Makmur Said. Bahkan tim menargetkan bisa mengumpulkan lebih dari 30 ribu – 35 ribu KTP Dukungan, hingga menjelang pendaftaran ke KPUD Kota Mataram, September 2019 mendatang.

KTP Dukungan yang terkumpul tersebut juga ditargetkan tersebar di sejumlah wilayah di Kota Mataram dengan merata.

“Ya melihat trend dan animo saat ini, kami optimistis target bisa tercapai dan pak Makmur Said bisa maju sebagai Calon Walikota dari jalur independen,” tegasnya.

Menakar Animo Partisipasi Pemilu

Husni menekankan, langkah mengumpulkan KTP Dukungan untuk Makmur Said saat ini bukan semata mengejar persyaratan maju sebagai calon Independen, tapi sekaligus untuk menakar animo dan kepedulian masyarakat warga Kota Mataram terhadap pesta demokrasi Pilkada Kota Mataram 2020 mendatang.

“Jadi selain turun mengumpulkan KTP dukungan, relawan kami juga melakukan edukasi dan sosialisasi tentang Pilkada Kota Mataram, sehingga ada kesadaran politik masyarakat untuk mau berpartisipasi menggunakan hak pilih mereka kelak,” ujarnya.

Menurutnya, hal ini merujuk pada Pilkada Kota Mataram lima tahun lalu, dimana partisipasi pemilih tergolong masih rendah dibanding jumlah wajib pilih yang ada di Kota ini.

Ia mengimbau agar generasi muda Kota Mataram tak acuh pada politik, apalagi dalam gelaran pesta demokrasi yang menentukan arah pembangunan Kota Mataram ini lima tahun ke depan.

“Sebab, satu suara akan sangat menentukan bagaimana Kota Mataram ke depan,” katanya.

Masyarakat yang ingin berpasrtisipasi memberikan dukungan kepada H Lalu Makmur Said sebagai calon Walikota Mataram melalui jalur independen, bisa datang langsung ke Balai  Pemenangan atau MIM (Mataram ingin Makmur ) Center  di Jalan Ade Irma Suryani No. 82 ( Depan Masjid Al Falah )  Monjok -Mataram.

H Lalu Makmur Said MM merupakan mantan Sekda Kota Mataram periode 2006 hingga 2016. Birokrat yang sudah puluhan tahun mengabdi di Pemkot Mataram ini mengerti benar bagaimana membawa Kota Mataram ke arah yang lebih baik lima tahun ke depan.

Nama Makmur Said juga masih membekas dan dikenang masyarakat Kota Mataram, termasuk juga para ASN lingkup Pemkot Mataram.

Dengan bekal tersebut, maju di Pilkada Kota Mataram 2020 melalui jalur independen nampaknya bukan hal yang terlampau sulit bagi bapak murah senyum ini.

Me