Pelamar CPNS NTB Mencapai 6.784 Orang

Para pelamar agar lebih teliti dalam menyertakan suarat lamaran yang dituju, itu berdampak terhadap tidak lulus administarsi

MATARAM.lombokjournal.com — Seminggu pasca pembukaan

Pendaftaran seleksi CPNS 2019 di seluruh Provinsi NTB sejak dibuka seminggu lalu, jumlah yang mendaftar secara online mencapai angka 6.784 orang.

Kabupaten Lombok Tengah paling banyak  pelamar CPNS yakni sebanyak 1.817 orang,  disusul Kabupaten Sumbawa sebanyak 1613 orang, dan terendah Kabupaten Sumbawa Barat sebanyak 191 orang.

Kota Mataram 270 orang, Lombok Barat 369 orang, Lombok Timur 799 oran, Lombok Utara 413 orang,  Dompu 506 orang, Kota Bima 207 oraang, dan kabupaten Bima 254 orang. Sedang pendaftar di Pemprov NTB 485 orang.

Kepala BKD Provinsi NTB, Fathurahman Senin (18/11) 2019 mengatakan, seminggu pasca dibukanya pendaftaran seleksi CPNS 2019 pelamar yang mendaftar secara online mencapai jumlah  6.784 orang

Pemda yang paling banyak dilamar pelamar CPNS yakni pemda Lombok tengah dengan jumlah pelamar sebanyak 1.817 orang, dan yang terendah yakni Kabupaten Sumbawa Barat hanya 191 orang,” ujar Fathurrahman.

Fathurrahman menghimbau kepada para pelamar untuk memperhatikan tujuan surat lamaran yang ditujukan ke instansi pemerintahan yang dilamar, sebab para pelamar CPNS rata-rata banyak mengalami kekeliruan dalam hal tersebut.

“Untuk itulah para pelamar diharapkan agar lebih teliti dalam menyertakan suarat lamaran yang dituju karena hal itu juga berdampak terhadap tidak lulus administarsi,” katanya.

AYA




Momentum Maulid, Gubernur Ingatkan Dimensi Sosial Dalam Beribadah

Bang Zul menjelaskan, untuk mendapatkan kemuliaan, bukan hanya sekedar beribadah formal saja. Namun, akhlak sosial juga penting dalam mencapai kemuliaan

lombokjournal.com —

KABUPATEN SUMBAWA   ;   Pesan moral tentang ibadah sosial disampaikan  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc  dalam peringatan Maulid di Labangka, Kabupaten Sumbawa, Jumat (15/11) 2019 malam.

Disampaikan guernur, untuk mendapatkan perhatian dari Rasulullah, tidak hanya dengan cara ibadah formal, kita butuh melakukan kegiatan sosial yang berguna untuk masyarakat.

“Kadangkala, untuk dirindukan oleh Rasul kita, kita tidak hanya harus datang ke masjid, tidak harus hitam jidat kita, tidak selalu harus berpuasa senin dan kamis, tapi kadang-kadang, Rasulullah pun rindu pada mereka-mereka yang punya akhlak sosial yang menghadirkan manfaat buat anak yatim, orang miskin, dan sesama manusia,” tutur Gubernur Zul.

Menurutnya, semua yang kita punya tidak akan berguna jika masih ada orang-orang yang masih serba kekurangan berada di sekitar kita.

“Apa gunanya kita punya pondok besar, apa gunanya kita punya masjid besar, apa gunanya kita sering hatam Al-Qur’an, apa gunanya kita sering melakukan ibadah-ibadah yang lain, kalau masih ada masyarakat miskin di sekitar kita, banyak anak yatim menangis setiap hari,” terangnya.

Bang Zul mengatakan, Rasulullah menitipkan rindunya pada mereka-mereka yang peduli pada akhlak-akhlak yang berdimensi sosial.

“Mari kita budayakan figur besar bernama Muhammad itu, bukan hanya mengingat puasanya, bukan hanya mengingat masjidnya, tapi mengingat bahwa Rasulullah mencintai anak yatim,” ajak bang Zul.

Bang Zul menceritakan sebuah kisah seorang ulama yang diminta menemui seorang laki-laki yang berada jauh dengan ulama tersebut.

“Ada seorang ulama di Maroko, ia bermimpi bertemu Rasulullah dan diminta untuk menemui seseorang di Mekah, ciri-cirinya disebutkan dalam mimpinya tersebut, karena didatangi berkali-kali, ia mencari laki-laki itu ke mekah,” ceritanya.

Sesampainya di Mekah, ia menanyakan laki-laki dengan ciri-ciri tersebut, ketika bertemu, ia terheran dengan laki-laki yang berpenampilan biasa namun, mendapatkan salam rindu dari Rasulullah.

Ia menanyakan ibadah-ibadah apa yang telah dikerjakan oleh laki-laki tersebut. Namun, ibadah yang dilakukan hanyalah ibadah biasa. Saat itu juga ia menceritakan mimpinya kepada laki-laki tersebut, seketika laki-laki itu terkejut.

“Saya tidak melakukan hal-hal yang khusus, tapi sejak sepuluh tahun yang lalu, anaknya banyak namun, suaminya meninggal. Karena begitu menderita, saya berjanji kepadanya jika saya mendapatkan rezeki, saya akan bagi dua,” terang laki-laki tersebut.

Dari cerita ini, Bang Zul menjelaskan bahwa, untuk mendapatkan kemuliaan, bukan hanya sekedar beribadah formal saja. Namun, akhlak sosial juga penting dalam mencapai kemuliaan.

AYA/HmsNTB




Program Zero Waste Disambut Baik Kementerian LHK

“Kami melibatkan semua elemen masyarakat dan para pemangku kepentingan, semua harus bersinergi mengambil peran nyata untuk mengendalikan dan mengelola sampah.”

lombokjournal.com  —

JAKARTA  :   Konsep dan kesiapan dalam program Zero Waste dibahas Pemprov NTB dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Kantor Kementerian LHK, Jakarta Pusat, Jumat (15/11) 2019.

Dalam rapat yang dipimpin Wakil Menteri LHK, dan dihadiri para Dirjen di lingkup Kementerian LHK itu, Pemprov NTB diwakili oleh Wakil Gubernur, Dr. Sitti Rohmi Djalilah didampingi  jajaran Pemprov NTB, Wakil Bupati Lombok Timur dan Bupati Dompu.

Wagub NTB memaparkan program-program strategis terkait lingkungan dan kehutanan yang dirangkum dalam program NTB Zero Waste 2023 dan NTB Hijau 2023.

Dipaparkan, NTB Zero Waste terdiri dari penyusunan regulasi, kampanye edukasi dan pembinaan, kerjasama pengelolaan persampahan, sarana dan prasarana serta kelembagaan pengelolaan persampahan.

“Kami konsep semuanya secara matang dan komprehensif sehingga mudah dan cepat diwujudkan,” kata Wagub Rohmi.

Sedangkan NTB Hijau 2023,  terdiri dari penguatan kelembagaan pengelola hutan, pemantapan kawasan hutan, rehabilitasi dan perhutanan sosial, optimalisasi pemanfaatan dan industrialisasi hasil hutan dan perlindungan dan konservasi SDA.

“Kami dari Pemprov NTB dan semua pihak yang terlibat akan membuat materi sosialisasi terkait Zero Waste baik dalam bentuk video, leaflet, poster dan lain – lain. Intinya yang menarik, mengedukasi dan mudah dipahami seluruh masyarakat,” tutur Rohmi.

Wagub Rohmi juga menjelaskan, pembagian peran antara Pemprov NTB dengan Pemkab/ Pemkot di NTB.

Dengan pemparan itu, Kementerian LHK supaya Kementerian LHK agar mengetahui dengan detail apa saja bantuan yang dibutuhkan oleh Pemprov dalam rangka terwujudnya NTB Zero Waste 2023 dan NTB Hijau 2023.

“Kami melibatkan semua elemen masyarakat dan para pemangku kepentingan, semua harus bersinergi mengambil peran nyata untuk mengendalikan dan mengelola sampah. Mulai dari perangkat daerah di Pemprov NTB, ASN di pemkab/ pemkot seluruh NTB, hingga tokoh agama, pemuka masyarakat, pemuda, ormas hingga tingkat anak-anak sekolah di SMA/SMK,” papar Sitti Rohmi.

Ditambahkan, semua kalangan harus menjadi pusat informasi Zero Waste dan dimulai dari lingkungan masing-masing. Sehingga sampah di NTB tidak lagi menimbulkan masalah, tetapi justru dipandang sebagai potensi yang bermanfaat.

Kementerian LHK menyambut baik semua usulan dari Pemprov NTB dan sejumlah item sudah dianggarkan oleh Kementerian LHK di tahun 2020.

Selanjutnya, akan didiskusikan secara teknis oleh Dinas dan Direktorat jenderal terkait.

 AYA/HmsNTB

 




Gubernur Zul  Minta Angkasa Pura  Segera Memasang Plang Perubahan Nama Bandara

DPRD NTB diminta untuk mendukung pergantian nama bandara tersebut dan memberikan rekomendasi kepada Menhub

MATARAM.lmbokjournal.com – Mwski perubahan nama Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid (Bizam), di Kabupaten Lombok Tengah, (NTB) berdasarkan Keputusan Menhub RI nomor 1421 tahun 2018,  namun hingga kini  plank pergangian nama itu tidak terpasang di bandara.

Karena itu, Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah minta PT Angkasa Pura I, Bandara Internasional Lombok (BIL) untuk segera memasang plang nama Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid.

Permintaan itu muncul setelah adanya surat dari Gubernur Zul ke Ketua DPRD NTB, nomor 550/375/Dishub/2019 tentang Pelaksanaan Keputusan Menteri Perhubungan RI nomor 1421 tahun 2018.

Surat Gubernur itu ditandatangani Dr Zulkieflimansyah tanggal 15 November 2019, tembusan Dirut PT AP I di Jakarta, Bupati Lombok Tengah, Ketua DPRD Loteng, dan General Manager PT Angkasa Pura I, Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid di Praya.

Dalam surat itu, Gubernur Zul menyampaikan, berdasarkan Keputusan Menhub RI nomor 1421 tahun 2018, tentang perubahan nama Bandara Internasional Lombok (BIL) menjadi Bandara Internasional Zainudin Abdul Madjid (Bizam), di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Maka untuk pelaksanaan dan tindak lanjut keputusan tersebut, dimohon kepada DPRD NTB untuk mendukung pergantian nama bandara tersebut dan memberikan rekomendasi kepada Menhub untuk memerintahkan

  1. Memerintahkan pihak Maskapai agar melakukan announcement dengan menyebut nama Bandara Zainuddin Abdul Madjid sesuai keputusan Menhub.
  2. Memerintahkan pihak Angkasa Pura untuk memasang nama Bandar Udara Zainuddin Abdul Madjid di lingkungan bandara.

Terkait surat tersebut, Ketua DPRD NTB, Hj Baiq Isvie Rupaeda saat dikonfirmasi enggan memberikan keterangan. Begitu juga dengan Wakil Ketua DPRD NTB, H Mori Hanafi.

Hanya saja, salah seorang anggota DPRD NTB, dari Fraksi PAN yakni H Najamudin Mustofa mendukung pergantian nama itu. Karena, beliau (Zainuddin Abdul Madjid) merupakan pahlawan nasional dan hampir semua bandar udara di Indonesia menggunakan nama pahlawan nasional setempat.

” Pikiran kami insyaAllah sama dengan saudara dari Dapil Loteng,” cetusnya.

Sementara itu, General Manager PT AP BIL, Nugroho Jati dikonfirmasi juga belum memberikan keterangan resmi.

AYA/HmsNTB




Anugrah Penyiaran KPID NTB 2019, Disambut Antusias Wagub NTB

Malam puncak Anugerah nanti, a akan mengundang seluruh lembaga penyiaran yang ada di NTB dan mengambil tema bertajuk “Siaran sehat  NTB Gemilang”

MATARAM.lombokjournal.com — Wakil Gubernur Provinsi NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd menyatakan  mendukung dan mengapresiasi  rencana  aara Anugrah Penyiaran Komisi Informasi Daerah Indonesia (KPID) tahun 2019.

Anugerah penyiaran itu merupakan penghargaan yang diberikan kepada televisi dan radio, serta para tokoh yang berprestasi dan  menunjukkan dedikasi tinggi dalam memperkuat literasi media dan kesadaran informasi masyarakat.

“TV dan Radio di tengah perkembanngan pesat media daring dan media sosial saat ini, ternyata  tetap menjadi media arus utama dengan sajian  informasi yang akurat, dengan kontens-kontens yang produktif, edukatif dan mencerdaskan. Sekaligus media yang efektif dalam meningkatkan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan NTB Gemilang ,” kata ungkap wagub yang akrab disapa Umi Rohmi, Senin (11/11-2019) di Mataram.

Ummi Rohmi mengatakan itu, saat menerima Ketua KPID NTB, Yusron Saudi bersama anggotanya, didampingi Plt. Kepala Dinas Kominfotik NTB, Gde Putu Aryadi. Mereka menemui  wagub sebagai persiapan  malam Puncak Anugerah Penyiaran KPID NTB Tahun 2019, yang akan berlangsung tanggal r 17 Nivember 2019 mendatang.

Mengingat peran strategis Lembaga Penyiaran Publik, Umi Rohmi meminta KPID dan Diskominfotik Provinsi NTB terus memperkuat kemitraan dan mendorong lembaga penyiaran publik tersebut. Agar berperan aktif dalam mendesiminasikan berbagai program unggulan dan program strategis mewujudkan NTB Gemilang.

“Kegiatan lomba, seperti Akademi presenter, lomba vlog, penulisan artikel, liputan khusus dan paket-paket iklan layanan masyarakat lainnya yang bersentuhan langsung dengan upaya pemberdayaan dan peningkatan literasi media masyarakat, perlu terus dioptimalkan,” pinta Wagub.

Kepala KPID NTB Yusron Saudi menuturkan, menyambut malam puncak Anugrah Penyiaran KPID 2019, telah diawali dengan gelaran beragam kegiatan lomba yang diikuti oleh seluruh lembaga penyiaran publik yang ada di NTB.

“Sedikitnya ada 16 kategori lomba yang digelar dalam 2 bulan ini. Dan sudah ada 200 karya jurnalistik tentang NTB yang diterima panitya, yang saat ini dalam proses finalisasi penilain oleh Tim Juri,” ungkap Yusron.

Dikatakan,  pada malam puncak Anugerah nanti, pihaknya akan mengundang seluruh lembaga penyiaran yang ada di NTB dan mengambil tema bertajuk “Siaran sehat  NTB Gemilang”.

“Kami sangat mengharapkan kehadiran Bu Wagub untuk datang ke acara anugerah penyiaran KPID, tema – tema yang masuk kepada kami banyak sekali mengenai zero waste, iklan-iklan yang diputarkan di radio dan televisi juga banyak mengenai beasiswa dan berbagai hal dan kita masih dalam proses penjurian kemudian akan diumukan pada malam anugrah,” jelasnya.

Berbagai rangkaian lomba yang diadakan, tidak hanya karya jurnalistik. Tetapi juga  lomba mewarnai yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak dan orang tua dalam memilih tayangan program televisi dan radio yang sehat dan mencerdaskan, target peserta dari kalangan PAUD, TK hingga Pelajar SD se Kota Mataram.

Lomba Action to Dance memiliki tujuan untuk menjaring bakat-bakat luar biasa untuk dipromosikan ke Lembaga Penyiaran (LP).

Lomba Cerdas Cermat Halo KPID bertujuan untuk membuka ruang ekspresi terbuka kepada masyarakat tentang peran KPID NTB dalam membangun kesan tentang penyiaran sehat untuk rakyat.

Sedangkan lomba yang berkaitan dengan karya jurnalistik dan intertaiment, tentu jauh lebih banyak, terangnya.

Di antaranya, Audisi Akademi Presenter NTB yang bertujuan untuk mendorong potensi output SDM generasi muda berbakat NTB sehingga mampu bersaing dilevel nasional.

Juga Media Gathering merupakan pelibatan semua unsur pemerintah terkait seperti akademisi, legislatif, generasi milenial, NGO dan terutama lembaga penyiaran (LP) se NTB.

Ia menegaskan, malam puncak anugrah penyiaran akan didukung penuh melalui Siaran Bersama Anugrah Penyiaran KPID NTB 2019, program yang didedikasikan untuk meliput serta menayangkan secara langsung kegiatan dimaksud baik melalui televisi dan radio, jelasnya.

AYA




Makna Hari Pahlawan, Momentum Bangkit Dengan Cara Masa Kini

“Jangan menjadi generasi lemah, jadilah generasi tahan banting, kuat  menapaki setiap langkah perjuangan”

MATARAM.lombokjournalcom — Masyarakat dan generasi muda NTB diajak memaknai Hari Pahlawan sebagai spirit untuk bangkit berjuang membangun daerah dengan cara masa kini, yakni dengan cara kreatif dan semangat inovatif

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah yang akrab disapa Ummi Rohmi itu mengatakan, perjuangan para pahlawan dulu dengan komitmen memerdekakan bangsa dari kolonial penjajah kini telah usai.

Kini kita memegang estafet perjuangan dengan cara kita sendiri.

“Jangan sampai hari bersejarah ini tidak dimanfaatkan sebagai momentum berkreasi serta berinovasi dengan cara kita masing masing,  dalam membangun daerah,bangsa dan negara,” kata Ummi Rohmi usai upacara tabur bunga di Kompleks Makam Pahlawan RI Tgkh. M. Zainuddin Abdul Madjid, Pancor, Lombok Timur,  Minggu (10/11) 2019.

Salah satu cara memaknai hari pahlawan, maka kita bisa meneladani  Pahlawan Nasional Tgkh. M. Zainuddin Abdul Madjid.

Yaitu sepanjang usianya mendedikasikan diri bagi agama nusa dan bangsa melalui pendidikan. Dan banyak lagi contoh-contoh baik dari pahlawan nasional yang perlu kita teladani.

“Ingat apa yang dilakukan pahlawan Tgkh. M. Zainuddin Abdul Madjid, semasa hidupnya sangat gigih dalam membangun agama dan bangsa melalui madrasah-madrasah yang didirikannya,” ungkap Ummi Rohmi.

Sosok kegigihan Maulanasyaikh harus dijiwai dan menjadi pedoman oleh siap apun.

“Jangan menjadi generasi lemah, jadilah generasi yang tahan banting, kuat dalam menapaki setiap langkah perjuangan ,” ungkap ummi rohmi.

Serangkaian peringatan hari pahlawan ke 74 tahun 2019 ini, Pemerintah Provinsi NTB menggelar upacara peringatan di sejumlah tempat.

Di  antaranya di Taman Makam Pahlawan Mataram di Majeluk, Pelabuhan Lembar dan Tabur Bunga di Laut serta Upacara Bendera di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB di Mataram.

Gubernur NTB Dr.H. Zulkieflimansyah menyerahkan bingkisan kepada 64 orang veteran pejuang sebagai wujud apresiasi dan penghargaan atas jasa-jasa perjuangan dan pengabdiannya yang cukup besar bagi kemajuan daerah, nusa dan bangsa.

Kemudian dilanjutkan ziarah makam ke Makam Pahlawan RI Tgkh. M. Zainuddin Abdul Madjid di Pancor, Lombok Timur, dipimpin Wakil Gubernur Dr.Ir.Hj.Siti Rohmi Djalilah.

Turut hadir dalam acara tersebut Mantan Gubernur NTB dua periode, DR. TGB. M.Zainul Majdi, Bupati Lombok Timur H. Sukiman Azmy,unsur TNI – Polri, Kepala Organisasi Perangkat Daerah lingkup Pemprov NTB serta santri dan santriwati dilingkungan Yayasan pendidikan Nahdlatul Wathan pancor.

AYA/HmsNTB

 




Untuk Semarakkan Peringatan Maulid, Pemprov Undang Masyarakat Hadir Di Islamic Center

Sebagai warga yang hidup di daerah religius, warga NTB, perlu terus menerus memperkuat refleksi terhadap hal-hal baik yang telah dibawa dan dibangun oleh Nabi Muhammad

MATARAM.lombokjournal.com — Pemerintah Provinsi NTB akan menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW pada Selasa, tanggal 12 November 2019 atau bertepatan dengan tanggal 15 Rabiul Awal 1441 Hijriyah.

Najamuddin Amy, S.Sos, MM

Kepala Biro Humas dan Protokol NTB, Najamuddin Amy, S.Sos, MM, menyampaikan unndangan terbuka itu, Minggu (10/11) 2019.

Najam, sapaan akrab Kepala Biro Humas NTB ini mengungkapkan, acara tersebut Insyaallah akan dihadiri langsung Gubernur NTB, Wakil Gubernur NTB, beserta jajaran Kepala OPD dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Provinsi NTB.

“Saat ini Gubernur NTB, juga sudah mulai mengisi undangan dari masyarakat NTB di Desa-desa untuk Maulid. Walaupun agenda beliau cukup padat, Alhamdulillah beliau selalu berkesempatan menghadiri hajatan, sebagai wujud komitmen untuk selalu dekat dengan masyarakat,” ungkap Najam.

Selain ASN, untuk memeriahkan acara tersebut Najamuddin mengatakan, Pemerintah Provinsi mengundang masyarakat NTB, khususnya di Kota Mataram untuk hadir di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center.

Diharapkan yang diundang mengajak serta keluarga mulai pukul 19.30 Wita hingga selesai. Selain itu Masyarakat juga bisa sekaligus menikmati Lighting Masjid IC bersama keluarga, sekaligus sholat isyak berjamaah di IC sebelum acara dimulai.

Pengisi tausyiah Maulid Nabi, panitia Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi NTB telah mengundang TGH. Hasanain Djuwaini, Lc, M.Hum, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Haramain, Narmada.

Peringatan Maulid ini diharapkan menjadi momentum secara mendalam merenungkan makna kelahiran dan kehidupan Nabi Muhammad S.A.W.

Sebagai warga yang hidup di daerah religius, warga NTB, perlu terus menerus memperkuat refleksi terhadap hal-hal baik yang telah dibawa dan dibangun oleh Nabi Muhammad.

Najam berharap warga NTB dari berbagai kalangan bisa hadir menyemarakkan peringatan ini.

“Kita mengundang semua, berharap semua warga NTB dari berbagai daerah bisa ikut dan bergembira merayakan maulid di Islamic Center nanti. Mari bergembira dalam Bulan Maulud ini, dengan meningkatkan ukhuwah islamiyah dan ukhuah insaniah. Saling menghormati dan saling menjaga sesama warga NTB untuk keutuhan NKRI,” pungkasnya.

AYA/HmsNTB

 




Prediksi Bambang Mei, Petahana Banyak Tumbang Di Pilkada 2020

“Ini faktor alamiah saja, rakyat ingin melihat pemimpin baru yang lebih baik dari era sebelumnya”

lombokjournal.com —

MATARAM    ;    Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, Minggu (10/11), memprediksi sebagian besar  petahana Pilkada serentak 2020 di tujuh kabupaten/kota di NTB akan tumbang.

Sebagian lagi tidak bisa maju karena sudah dua kali menjabat yakni Walikota Mataram, Bupati Lombok Tengah dan Bupati Dompu.

Petahana Bupati dan Wakil Bupati di KSB dinilai masih terlalu kuat dan digdaya untuk dikalahkan dalam pilkada 2020, karena kepemimpinannya yang merakyat dan dicintai mayoritas masyarakat KSB.

Fenomena akan  bertumbangannya  petahana di Pilkada 2020 tanda-tandanya sudah mulai nampak dari berbagai opini ataupun permasalahan yang muncul di ruang publik.

“Ini sinyelemen awal  atau warning bahwa kepemimpinan para petahana di berbagai kabupaten/kota di NTB yang  muncul berbagai permasalahan, tidak lagi kokoh atau mulai rapuh secara politik,” kata Bambang.

Fenomena lain, kata lelaki yangg akrab disapa Didu, yakni makin banyaknya bermunculan calon penantang petahana yang memiliki kapasitas dan performance yang baik untuk memimpin.

Munculnya figur-figur baru ini  harus dimaknai sebagai antitesa terhadap kepemimpinan petahana.

“Di kota Mataram misalnya gelora perubahan yang berembus makin menguat menginginkan kepemimpinan yang baru di Pilkada 2020,” tambahnya .

Maka tidak heran, gelaran Pilkada Kota Mataram akan menjadi ajang pertarungan prestise dan gengsi politik  antara petahana melawan rivalnya yang rata-rata pendatang baru.

“Pilkada Kota Mataram 2020 akan berlangsung sengit dan ketat karena figur penantang petahana tidak bisa dipandang remeh. Apalagi gaung perubahan mulai menggema dimana-mana,” ucapnya .

Didu menambahkan, kehendak perubahan yang digelorakan masyarakat di berbagai wilayah di NTB haruslah diterjemahkan sebagai keinginan rakyat ada perbaikan di semua sektor kehidupan.

“Ini faktor alamiah saja, rakyat ingin melihat pemimpin baru yang lebih baik dari era sebelumnya,” kata mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB ini.

Mesin Partai

Dari perspektif partai politik, Pilkada serentak 2020 merupakan ajang pembuktian marwah dan legitimasi kekuatan mesin politik partai dalam mengagregasi dukungan pemilih.

 

Didu mengulas Partai Politik dalam Pilkada serentak 2020 akan lebih banyak menampilkan figur dari kadernya sebagai bagian kaderisasi kepemimpinan. Ini penting bagian dari penjejangan karier politik di masing-masing parpol.

“Kalaupun nanti yang diusung bukan kadernya,  tentu ada pertimbangan lain taktis dan strategis untuk memenangkannya,” tambahnya.

Agenda politik lainnya untuk menyongsong dan pemantapan Pilgub 2023 agar tidak mengulangi Kesalahan Pilgub 2018, calon pengusung dari parpol besar bertumbangan di tangan Zul-Rohmi yang hanya diusung Demokrat dan PKS.

“Berkaca pada Pileg 2019, maka kecendrungan  konstruksi dan koalisi politik yang terjadi dalam Pilkada 2020 , koalisi Parpol peraih suara terbanyak diprediksi akan memenangkan semua Pilkada serentak 2020,” kata Didu.

Me




Hari Pahlawan, Gubernur Beri Bingkisan Kepada Veteran Dan Serahkan Bantuan Rehab Rumah

Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapa pun warga negara Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com – Penyerahkan bingisan kepada para Veteran pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2019, dilakukan usai Upacara di Halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Minggu (10/11) 2019.

Selain menyerahan bingkisan kepada veteran, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah didampingi Pj. Sekda NTB, Dr. H. Iswandi,  juga menyerahkan bantuan rehabilitasi sosial rumah tidak layak huni (RS-RTH), dari Kementerian Sosial RI untuk 630 unit rumah fakir miskin di 5 Kabupaten di NTB, dengan nilai Rp 15 juta untuk masing-masing rumah.

Kelima Kabupaten penerima bantua yaitu Kabupaten Bima 190 unit rumah, dengan total bantuan Rp 2.850.000.000. Kabupaten Sumbawa 150 Unit, total bantuan Rp 2.250.000.000, Kabupaten Sumbawa Barat 100 unit, total bantuan Rp 1.500.000.000, Kabupaten Lombok Timur 150 unit, total bantuan Rp 2.250.000.000 dan Kabupaten Lombok Barat 40 unit, total bantuan Rp 600.000.000.

Dalam kesempatan itu Gubernur Zul juga melepas tim Pekan Olah Raga Nasional Korpri NTB sebanyak 50 orang.

Wakil Gubernur NTB selaku Inspektur Upacara membacakan sambutan tertulis Menteri Sosial RI, mengajak masyarakat untuk lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan. Seperti ungkapan salah seorang The Founding Fathers, Bung Karno yang menyatakan bahwa “Hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar,”

Peringatan Hari Pahlawan diharapkan menjadi momentum dalam membangkitkan semangat berinovasi bagi anak – anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini.

Sesuai tema peringatan hari pahlawan “Menjadi Pahlawan Masa Kini”.

Melalui sambutan Mensos, Wagub menegaskan, menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapa pun warga negara Indonesia.

Dalam bentuk aksi – aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti tolong menolong sesama yang terkena musibah. Tidak melakukan provokasi yang dapat menggangu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoaks, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya.

Wagub mengajak agar Peringatan Hari Pahlawan menjadi motivasi untuk meningkatkan kesadaran lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat.

Ia mengingatkan, jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata, menjadi sia-sia. Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain.

“Mari kita maknai hari pahlawan hari pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia maju,” kata wagub.

AYA/HmsNTB




Gubernur Zul Minta Masjid Dipasangi Jaringan Wifi

Gubernur NTB menawarkan kepada Ketua BKPRMI NTB, H. Mohan Roliskana untuk bekerjasama membangun masjid yang melek teknologi

MATARAM.lombokjournal.com —  Masjid- masjid di NTB diharapkan mulai berbenah dan harus bersahabat dengan teknologi.

Banyak pemuda dan remaja yang menginginkan agar masjid menjadi pusat kajian ilmu pengetahuan, dan gampang terakses dengan jaringan internet.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan itu di  Aula Pendopo Wali Kota Mataram, saat acara Pelantikan Dewan Pengurus Wilayah Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPW BKPRMI) Provinsi NTB, Sabtu (09/11) 2019.

“Untuk memajukan remaja masjid, tidak hanya dengan ceramah saja. Penting jaringan teknologi yang dihadirkan di masjid, misalnya berupa wifi,” kata gubernur.

Internet gratis  diperlukan untuk menarik para pemuda dan remaja agar mereka datang ke masjid.  Sebab pola pikir pemuda sekarang jauh berbeda.

“ Misalnya pemuda dahulu sangat senang pulang ke desa masing-masing bertemu dengan keluarganya. Namun, pemuda sekarang tidak mau pergi ke desa, jika tidak ada jaringan internet,” katanya.

Bang Zul sapaan akrab Gubernur NTB, menawarkan kepada Ketua BKPRMI NTB, H. Mohan Roliskana untuk bekerjasama membangun masjid yang melek teknologi.

“Saya menawarkan kerjasama dengan Ketua BKPRMI NTB untuk mengadakan wifi gratis di setiap masjid, dimulai dari kota Mataram,” ujarnya.

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) BKPRMI, Said Aldi Al-Idrus berterimakasih kepada Gubernur Zul  yang menyempatkan datang untuk memberikan masukan kepada BKPRMI.

Ia berpesan kepada para pengurus yang dilantik agar menggerakkan para pemuda dan remaja di setiap daerahnya masing-masing untuk mengajak mereka meramaikan masjid.

“Saya dan segenap pengurus pusat mengajak pengurus DPW yang baru saja dilantik untuk meramaikan masjid di seluruh pelosok di Nusa Tenggara Barat,” ajaknya.

Ketua DPP ini mengatakan, DPP akan menyumbangkan sebuah masjid untuk masyarakat Lombok Utara sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana gempa bumi beberapa waktu yang lalu.

AYA/HmsNTB