Pilkada Kota Mataram, KPU Perkenalkan SILON Untuk Bakal Calon Perseorangan

“Sesuai mandat yang masuk ke KPU Kota Mataram baru satu bakal calon yang sudah memiliki pasangan dan satu lagi belum ada pasangan”

MATARAM.lombokjournal.com  —  Sistem informasih pencalonan (Silon) diperkenalkan Komisi Pemilihan  Umum (KPU)  Kota Mataram kepada Bakal Calon perseorangan yang berencana maju dalam Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Mataram 2020.

Tata cara dan prosedur penyerahan dukungan serta tata cara penggunaan sistem informasi  pencalonan (Silon), menurut  Ketua KPU Kota Mataram, Husni Abid memang saat ini tengah disosialisasikan bagi bakal pasangan calon perseorangan Pemilihan Walikota dan Wakil Kota Mataram tahun 2020.

Selain itu, pihak KPU Mataram juga mensosialisasikan tahapan dalam Pilkada Kota Mataram.

“Ini baru dalam bentuk perkenalkan tahapan dan tata pencalonan serta perkenalkan silon kepada bakal calon perseorangan,” ucapnya, Kamis (05/12/2019) pagi.

Menurutnya, berdasarkan  undangan terbuka lewat media dan medsos baru dua tim  bakal calon perseorangan yang menyerahkan mandat dan mengikuti sosialisasi.

“Sesuai mandat yang masuk ke KPU Kota Mataram baru satu bakal calon yang sudah memiliki pasangan dan satu lagi belum ada pasangan,” terangnya.

Dua tim pasangan bakal calon yang mengikuti sosialisasi tahapan, tata cara dan prosedur penyerahan dukungan serta silon yaitu dari bakal pasangan calon Dianul Hayezi,SE dan  H.Badrun Nadianto serta bakal calon Ir.Lalu Makmur Said.

Perlu diketahui pula, bakal calon perseorangan yang akan maju dalam pilkada di Kota Mataram harus menyerahkan syarat dukungan menimal sebesar 24.922 E KTP yang tersebar menimal di empat kecamatan.

Berdasarkan tahapan bahwa penyerahan berkas tersebut dilakukan selama lima hari yaitu dimulai tanggal 19-23 Februari 2020.

AYA




Jamaah Haji Umroh Melalui Penerbangan Langsung Lombok -Jeddah  

“Dengan keberangkatan para jamaah, kita harapkan timbul semangat baru yang akan membawa semangat perubahan”

LOTENG.lombokjournal.com  — Keberangkatan para jamaah haji-umroh sekarang bisa langsung melalui penerbangan langsug dari Lombok menuju Jeddah.

Hari in, Rabu (04/12/2019) Gubernur NTB, H Zukieflimansyah melepas pemberangkatan jamaah haji-umroh ke tanah suci, di Bandara Internasional Lombok (BIL), Kabupaten Lombok Tengah.

Penerbanga perdana ini menjadi kebanggaan tersendiri, khususnya warga NTB. Baru kali ini penerbangan (perdana) langsung atau biasa disebut direct flight dari Lombok ke Jeddah terjadi di NTB.

“Ini sejarah bagi kita. Karena ada penerbangan langsung (menuju tanah suci) dari Lombok ke Jeddah,” ungkap Gubernur Zul, saat memberikan sambutan pada acara tersebut.

Bang Zul akrab Gubernur NTB disapa, juga mengapresiasi pihak Angkasa Pura (AP). Penerbangan ini menjadi starter awal dan dijadikan motivasi untuk terus lebih baik dimasa mendatang.

“Ini adalah langkah pertama menuju perubahan serta dijadikan semangat untuk NTB yang lebih baik di masa yang akan datang,” ucapnya.

Orang nomor satu di NTB itu juga meyakini, bahwa dengan keberangkatan para jamaah ke tanah suci akan memberikan hal positif. Terlebih sepulangnya para jamaah nanti ke NTB.

“Dengan keberangkatan para jamaah, kita harapkan timbul semangat baru yang akan membawa semangat perubahan,” kata Bang Zul.

Guberur Zul tak bisa membayangkan bila intensitas atau jumlah keberangkatan jamaah ke tanah suci terus meningkat.

“Semangat perubahan itu tentunya akan semakin besar,” kata Gubernur Zul  sembari mengucapkan selamat kepada para jamaah.

AYA/HmsNTB

 




Tingkatkan Kondisi Sanitasi Dengan Penyediaan Sarana Fisik Dan Pemberdayaan Masyarakat

Permasalahan sanitasi, bukan hanya sekedar permasalahan pembangunan sarana dan prasarana sanitasi, tapi permasalahan perilaku hidup bersih masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah menerima audiensi tim Joint Monitoring Programme (JMP) UNICEF di ruang kerja Gubernur, Selasa, (03/12/2019).

Dalam kesempatan tersebut tim JMP melaporkan hasil kunjungan lapangan dan advokasi pelaksanaan BASNO/setop BAB sembarang dan pengelolaan sanitasi domestik aman yang dilaksanakan bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Gubernur Zul mengatakan, penyelenggaraan pengelolaan air limbah domestik bertujuan untuk meningkatkan akses layanan sanitasi dan air limbah domestik yang aman dan ramah lingkungan. Sehingga tercapai peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan lingkungan yang lebih baik dan sehat.

“Peningkatan kesadaran dan partisipasi dari seluruh pemangku kebijakan sangat dibutuhkan dalam membangun sanitasi yang baik di Kabuapaten Sumbawa Barat,“ kata gubernur.

Dikatakan Bang Zul sapaan akrab gubernur, permasalahan sanitasi, bukan hanya sekedar permasalahan pembangunan sarana dan prasarana sanitasi, tapi permasalahan perilaku hidup bersih masyarakat.

Strategi untuk meningkatkan kondisi sanitasi di kabupaten Sumbawa Barat tidak cukup hanya dengan penyediaan sarana secara fisik tetapi perlu kegiatan non fisik berupa pemberdayaan masyarakat.

“Perlu adanya komunikasi yang baik, sehingga pembangunan sanitasi di daerah kita ini bisa terus berkelanjutan, demi meningkatkan kualitas hidup masyarkat kita di KSB,” kata Bang Zul.

Memutus sumber pencemaran limbah

Chief of WASH-UNICEF Indonesia Ann Thomas dalam kesempatan itu menjelaskan, pelayanan sanitasi dan air limbah domestik yang aman dan ramah lingkungan adalah layanan yang memutus sumber pencemaran limbah domestik ke badan/sumber air.

Layanan ini mencakup penampungan yang memenuhi standar teknis tangki septik kedap sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI), sistem penyedotan/transportasi yang memastikan lumpur tinja sampai ke unit pengolahan, serta unit pengolahan limbah yang berfungsi (IPLT/IPAL).

“Banyak kita lihat penyakit disebabkan oleh kualitas rendah sanitasi yang mengancam kesehatan dan perkembangan anak, itu semua harus kita kurangi” tuturnya

Beberapa tujuan program STBM di Kabupaten Sumbawa Barat ini yaitu untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, menurunkan angka penderita yang disebabkan oleh penyakit yang berbasis lingkungan, dan mewujudkan lingkungan sehat dan bersih dari desa hingga wilayah.

“Dari seluruh pilar STBM tersebut, akan kami koordasikan dengan Tim kerja STBM dari tingkat desa hingga kelurahan” tuturnya

Sebagai tambahan, lanjut Thomas, terdapat enam hasil kunjungan pertama dan kedua Tim UNICEF di Kabupaten Sumbawa Barat.

Thomas merincikan, yang pertama, pengisian dan penyusunan instrumen penilaian pengelolaan sanitasi. Kedua, memastikan komitmen pemerintah KSB setelah mencapai Setop Buang Air Sembarangan, ketiga, tim UNICEF berencana membuat video inspirasi dan film dokumenter program STBM Kabupaten Sumbawa Barat, keempat, TIM UNICEF berkomitmen untuk menjadikan KSB sebagai kabupaten percontohan.

Kelima, bersedia memfasilitasi kegiatan Advokasi Horisontal Learning (AHL) tingkat nasional terkait dengan  kebijakan sanitasi aman, serta keenam, bersedia memberikan bantuan peningkatan kapasitas kelembagaan dan personalia pengelolaan sanitasi aman.

“Atas kepedulian dan komitmen kita bersama, kami yakin, pengelolaan sanitasi aman ini akan terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang“  katanya.

AYA/HmsNTB




Serius Maju Di Pilkada Kota Mataram, Baihaqi Daftar Ke Sejumlah Partai Politik

“Saya ingin bangun kesadaran bersama, bahwa para generasi muda inilah ujung tombak pembangunan daerah. Termasuk di Kota Mataram”

lombokjournal.com —

MATARAM — Pengusaha muda H Baihaqi menunjukan keseriusan dirinya maju dalam Pilkada Kota Mataram 2020.

Setelah mendaftarkan diri ke Partai Golkar, ia pun akan mendaftar sejumlah Partai Politik lainnya.

“Saya siap ikut kontestasi Pilkada di Kota Mataram, tentu dengan jalur dukungan Parpol,” kata H Baihaqi, Senin (02/12/2019)

Selain mendaftar di Golkar, Baehaqi  mendaftar ke sejumlah Parpol lain yakni PAN dan PPP.

Munculnya Baihaqi dalam kontestasi Pilkada Kota Mataram akan membawa warna baru pesta politik lima tahunan ini.

Bukan saja mewakili generasi muda millennials, kemampuan enterpreneurship Baihaqi juga bakal menawarkan banyak gagasan dan ide baru pembangunan Kota ini.

“Saya  memang (figur) baru di Politik. Tapi  bertekad dan ikhtiar membangun Kota Mataram. Tentu dengan pemikiran yang baru dan lebih millennials,” tukasnya.

Mulai Turun Galang Millennials

Belakangan, dengan gaya khasnya enterpreneur muda ini berupaya menyatukan simpul-simpul komunitas muda, para millennials di Kota Mataram.

Uniknya, jauh dari kesan politis dan membicarakan politik, kongkow bareng H Baihaqi lebih banyak mengulas tentang potensi dan peluang partisipasi generasi muda dalam pembangunan Kota Mataram.

Sektor ekonomi, khususnya pertumbuhan wirausahawan baru lebih sering diangkat dalam obrolan dan diskusi ringan.

“Saya ingin bangun kesadaran bersama, bahwa para generasi muda inilah ujung tombak pembangunan daerah. Termasuk di Kota Mataram,” kata H Baihaqi.

Menurut Baihaqi, Kota Mataram dalam satu dekade terakhir mulai membangun diri menjadi Kota Menengah yang tak kalah dengan kota besar lainnya di Indonesia.

Pembangunan sarana infrastruktur serta pertumbuhan ekonomi Kota yang terus meningkat, merupakan peluang yang harus diisi dengan kreativitas dan inovasi kelompok muda.

“Generasi muda kita harus punya visi berwirausaha untuk mengisi peluang ini. Banyak sekali peluang di Mataram, hanya saja belum partisipasi muda kita belum klik dan belum menemukan formatnya,” urainya.

Wirausaha baru bisa bertumbuh dengan baik, apalagi pasar yang tersedia cukup besar di Kota Mataram ini.

Ia mencontohkan, yang paling sederhana bisa dimulai dengan kedai kopi atau usaha waralaba produk makanan dan minuman.

Minum kopi bareng, belakangan menjadi trend lifestyle di sejumlah Kota termasuk di Mataram.

“Warkop saja sudah bisa jadi peluang. Ini baru yang offline. Yang online, generasi muda bisa menawarkan produk khas NTB lewat jejaring medsos dan sebagainya dan membangun relasi dengan enterpreneur muda di Kota lain,” ucapnya.

Menurut Baihaqi, potensi dan keunggulan produk NTB sudah tersedia. Program industrialisasi yang dikembangkan sebagai program prioritas NTB juga menjadi daya dukung tersendiri untuk hal tersebut.

Namun sebaik apapun produk, tetap haru didukung dengan promosi dan pemasaran yang baik. Di sinilah peluang usaha bagi generasi millennials Kota Mataram untuk bisa berpartisipasi dan mendapatkan benefit.

Tapi yang terpenting, papar Baehaqi adalah semangat berwirausaha dulu. Kalau sudah ada semangat dan cendering menjadi passion, maka mendorong pertumbuhan wirausaha bukanlah hal yang sulit.

“Yang saya temukan, potensi generasi muda kita di Mataram juga luar biasa. Komunitas yang ada juga punya skill dan pengalaman dari berbagai bidang sektoral, ada yang otomotif, olahraga, pariwisata dan lain sebagainya. Kalau ini bisa kita padukan maka bisa menjadi kekuatan baru dalam menyongsong era 4.0 ini,” tukasnya.

Me




Gerindra-PDIP Melanjutkan Koalisi, Sepakat Serahkan ke DPP

“Di Pilkada Serentak NTB, Partai Gerindra terbuka bagi koalisi dan figur manapun. Karena prinsip komunikasi kami cair kok”

lombokjournal.com —

MATARAM  —  Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra H Bambang Kristiono (HBK) mengaku, sepakat apabila persoalan koalisi Pilkada Mataram 2020 bersama PDIP diserahkan ke DPP masing-masing partai.

Menurut Anggota DPR RI dapil NTB itu, konsultasi ke DPP diperlukan, lantaran masih ada dinamika di internal partainya.

Meski demikian, HBK memastikan koalisi tiga parpol, yakni PKS-PDIP dan Gerindra merupakan koalisi keluarga dan persahabatan.

“Yang pasti, kalau saya ingin agar koalisi bersama PDIP ini berlanjut, namun kita juga harus menghormati proses di internal DPC Gerindra yang juga masih berjalan hingga kini,” ujar HBK saat bersilaturahmi ke kediaman Ketua DPD PDIP NTB H. Rachmat Hidayat, Minggu (01/12/2019) malam.

HBK menyatakan, kendati dirinya memiliki kuasa mutlak untuk mengatur dan mengawasi jalannya kerja parpol Gerindra di NTB, namun demokrasi di tubuh kader yang kini berlangsung harus tetap dihargai.

Kata HBK, Partai Gerindra dalam Pilkada Serentak di tujuh kabupaten/kota NTB memilih realistis. Jika ada figur di luar parpol yang elektabilitasnya jauh mengungguli kader Gerindra, maka pihaknya akan pasti memberikan dukungan pada figur tersebut.

“Di Pilkada Serentak NTB, Partai Gerindra terbuka bagi koalisi dan figur manapun. Karena prinsip komunikasi kami adalah cair kok,” sambung dia.

HBK menuturkan, jika semua proses dan dinamika komunikasi yang dilakukannya sejauh ini, termasuk dengan koalisi bersama tiga parpol. Yakni PDIP, Gerindra dan PKS akan dilaporkannya ke DPP Partai Gerindra.

“Pertemuan malam ini juga bagian saya melaporkan kondisi kerja saya pada kader Gerindra. Saya ini nothing to lose, bagi saya pertemanan itu yang utama dan pak Rachmat adalah senior politik yang wajib kita hormati secara bersama-sama,” tegasnya.

Menjawab hal itu, Ketua DPD PDIP NTB H. Rachmat Hidayat merespon langkah maju HBK yang sudah mengkomunikasikan rencana koalisi tiga parpol dengan para kader Gerindra.

“Yang pasti, apapun hasil dari komunikasi mas Bambang akan saya sampaikan ke DPP. Bagi saya, mas Bambang ini orangnya komitmen dan apa adanya. Sehingga, hasil yang ada akan kita sampikan ke DPP masing-masing,” ujar Rachmat.

Dalam pertemuan yang diakhiri makan malam bersama itu, HBK yang datang ditemani sang istri Hj. Dian Bambang Kristiono, menyepakati bersama Rachmat Hidayat apapun keputusan DPP akan dijalankan dengan baik, serta diamankan secara bersama-sama untuk kemaslahatan masyarakat NTB.

Me




Bupati Najmul Melakukan Groundbreaking Pembangunan Masjid Ponpes IC eLKISI

eLKISI adalah lembaga kajian Islam yang intensif melakukan pengkajian terhadap ajaran-ajaran Islam

KAYANGAN.lombokjournal.comm —  Bupati Lombok Utara Dr. Najmul Akhyar, SH, MH bersama Pimpinan Ponpes eLKISI Jember Jatim KH. Fathurahman, M.Ag dan Direktur SBC Ustadz Ridwan Abadi melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan masjid Ponpes Islamic Center eLKISI di Dusun Panggung Timur Desa Selengen Kecamatan Kayangan, Sabtu (30/11/2019).

Bupati H. Najmul Akhyar mengaku merasakan suasana luar biasa karena semua pihak dapat mengambil hikmah atas takdir Allah SWT.

“Kita ini terus mengambil hikmah atas apa yang Allah takdirkan. Hari ini berkah kita meletakkan batu pertama Pondok pesantren kita. Inilah yang kita maksud Allah SWT senantiasa menyimpan rahasia untuk kita,” katanya.

Bupati  Najmul selalu menyampaikan kepada seluruh elemen masyarakat bahwa gempa yang diturunkan Allah sama sekali tidak menurunkan mimpi-mimpi kita selaku hamba di muka bumi.

Tetapi dengan gempa yang terjadi Allah, justru meminta kita bermimpi lebih besar lagi untuk membangun Kabupaten Lombok Utara. Ia lantas memberikan spirit bahwa Allah SWT akan memberikan yang lebih baik dari ujian yang diberikan kepada manusia.

“Apabila Allah menghendaki satu kebaikan kepada seseorang atau satu kaum maka Allah pasti akan mengujinya. Hingga dengan kesabaran kita insyaallah Allah akan memberikan banyak sekali kelebihan kepada kita semua”, tuturnya.

Menurut  bupati, peletakan batu pertama pembangunan masjid yang disaksikan segenap lapisan masyarakat pada kesempatan itu merupakan bukti nyata terkabulnya doa manusia.

“Ketika kita berdoa, Ya Allah jika ada yang kau ambil dariku maka berikanlah ganti yang lebih baik maka gantinya seperti ini. Dulu tidak pernah kita bayangkan di tempat ini akan ada pondok pesantren yang besar. Diturunkannya musibah justru kita dapat gantinya yang luar biasa,” imbuh Sekjen Apkasi ini.

Allah menampakan kepada kita semua ternyata kita tidak sendiri menghadapi musibah ini. Banyak saudara-saudara kita yang peduli seraya mencontohkan dimana hari ini (kemaren-red) adalah cara Allah menunjukan kepada hambanya betapa Allah dapat menggerakkan hati siapapun,” papar Doktor Ilmu Hukum ini.

Ladang kebaikan

Di tempat yang sama Pimpinan Ponpes eLKISI KH. Fathurahman, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam, lantaran di majelis itu berkumpul hamba-hamba Allah yang luar biasa, seraya berharap momentum itu menjadi ladang kebaikan bagi Lombok Utara dan Indonesia pada umumnya.

“Alhamdulillah, hari  ini saya dan rombongan dari Pondok eLKISI Jawa Timur ditakdirkan Allah untuk datang ke tempat ini,” ujarnya.

Menjawab pertanyaan eLKISI tiba-tiba muncul di Lombok Utara, ia mengatakan semua itu bukan kebetulan tetapi telah ditulis oleh Allah SWT. Pihaknya datang ke Lombok Utara sejak awal kejadian gempa setahun silam.

“Seandainya tidak ada gempa mungkin kami tidak sampai di sini. Yang awalnya kita tidak saling kenal tetapi Allah sudah mengatur semuanya,” ungkapnya.

Menurut Fathurrahman, eLKISI adalah lembaga kajian Islam yang intensif melakukan pengkajian terhadap ajaran-ajaran Islam.

Dalam prakteknya, pada saat belum mempunyai pondok pesantren, pihaknya membina seluruh jamaah se-Lombok Utara mulai sekitar tahun 1986 sampai tahun 2010. Baru kemudian setelah itu pihaknya membangun pesantren di Mojokerto.

“Sebelum punya pesantren kami biasanya ngurus bencana. Hampir pada seluruh seluruh bencana, eLKISI turun membantu saudara-saudara kita. Kebiasan kami selain urusan pendidikan menjadikan urusan sosial keumatan nomor satu. Ini karena kami punya prinsip sebaik-baiknya manusia itu adalah yang bermanfaat bagi orang lain,” terang Pimpinan Ponpes eLKISI tersebut.

Diceritakan KH Fathurahman, pada awalnya pihaknya berniat membangun masjid, tetapi karena Lombok dijuluki Pulau 1000 masjid, akhirnya pihaknya memutuskan untuk membangun pondok pesantren dan masjid.

Dalam pada itu, H.L. Burhanuddin, SH mewakili pihak keluarga pewakaf tanah, mengungkapkan bahwa mulai tanggal 30 November 2019 di tempat itu semua lapisan masyarakat dapat menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan masjid dan pondok pesantren.

Tentunya juga membangun Lombok Utara secara umum khususnya umat Islam.

“Atas nama keluarga, orang tua kami H.L. Fahrudin tentu kami punya cita-cita dan rencana keluarga karena Allah punya rencana maka kami mewakafkan tanah ini untuk pembangunan pondok,” katanya.

Burhanudin lantas menceritakan, almarhum orang tuanya secara legalitas hukum lahir pada tanggal 30 Nopember 1950 dan wafat tanggal 13 Nopember 2013.

Hal ini bukanlah kebetulan tetapi semua rencana Allah lantaran peletakan batu pertama pondok eLKISI bertepatan dengan bulan kelahiran dan kematian almarhum ayahnya.

“Semoga kegiatan ini merupakan jalan yang diridhoi Allah untuk pembangunan dan kelangsungan pondok pesantren kita  ke depannya,” tutupnya.

Diakhir rangkaian acara Bupati Lombok Utara bersama Pimpinan Ponpes eLKISI, Direktur SBC serta pihak keuarga pewakaf melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid Ponpes Islamic Center eLKISI.

Acara ini dihadiri oleh Sekda KLU Drs. H. Suardi, MH, Ketua MUI TGH. Abdul Karim, Lc, Plt. Kadis Kesehatan dr. H.L. Bahrudin.

sta/humaspro




Penuhi Janji Kampanye, HBK Bagikan Hand Tracktor Untuk Petani

“Insya Allah dalam setiap kesempatan yang ada, saya akan selalu menyisihkan waktu saya untuk bertemu dan berinteraksi dengan para petani”

lombokjournal.om —

LOTENG  ;   Haji Bambang Kristiono (HBK), politisi Partai Gerindra, mulai memenuhi janji kampanyenya pada warga Lombok Tengah dan Lombok Timur.

HBK bersama istri

Anggota DPR RI dari Dapil NTB-II P. Lombok itu membagikan sejumlah hand tracktor pada kelompok-kelompok petani, Jumat (29/11/2019).

Sebanyak 13 unit handtracktor telah dibagikan kepada kelompok-kelompok petani di Desa Paokmotong, Kecamatan Masbagik, Kab. Lombok Timur dan Desa Aik Mual, Kecamatan Praya, Kab. Lombok Tengah.

Ini merupakan janji kampanye HBK yang direalisasikan saat maju menjadi calon DPR RI dulu.

HBK saat menyerahkan bantuan di Lombok Tengah didampingi Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB, Ali Usman Ahim dan Wakil Bupati Lombok Tengah, yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri.

Saat penyerahan handtracktor di Lombok Timur, HBK didampingi anggota DPRD NTB, dari Fraksi Partai Gerindra, H. Machsun Ridwainy.

HBK meminta agar pihak-pihak yang ikut membantu mendistribusikan bantuan tersebut, tidak meminta imbalan apa pun kepada kelompok-kelompok tani yang diberikan bantuan. Bantuan tersebut murni gratis untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya minta kepada saudara-saudara yang telah membantu saya dalam mendistibusikan bantuan-bantuan ini,  tidak melakukan kutipan-kutipan ataupun meminta biaya-biaya tambahan dalam merealisasikan bantuan-bantuan ini,” kata HBK.

HBK tegas menginginkan bantuan itu dibagikan secara cuma-cuma.

“Para kelompok tani yang kita bantu, jangan sekali-kali diberikan beban-beban tambahan seperti kutipan-kutipan itu. Kalau memang ada biaya-biaya lain seperti biaya untuk pergeseran barang-barang ini, silahkan itu dimintakan kepada saya dan jangan kepada kelompok-kelompok tani yang ada,” ujarnya.

HBK menegaskan, jangan pernah mencederai perjuangan dan pengabdian kita kepada para petani di Pulau Lombok, dengan beban-beban kutipan seperti itu.

“Kita harus ikhlas,” kata HBK.

HBK yang kini menjabat Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Partai Gerindra, meminta para pimpinan Partai Gerindra maupun Anggota Fraksi Partai Gerindra di NTB untuk menjadi panutan, contoh tauladan bagi masyarakat dalam membangun transparansi dan keterbukaan.

HBK yang sebelumnya disiapkan Partai Gerindra menjadi pimpinan di Komisi IV DPR RI, yang bermitra dengan Kementrian Pertanian, namun bergeser ke Komisi I saat Prabowo ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Menteri Pertahanan RI,.

Maka konfigurasi dan posisi pun kemudian berubah dari Komisi IV ke Komisi I DPR RI.  Meskipun berada di Komisi I, HBK tetap menunjukkan komitmen dan kecintaannya pada petani di P. Lombok.

Setiap kesempatan mengunjungi Lombok, HBK akan selalu menyempatkan diri untuk bertemu dan menyerap aspirasi para petani.

“In sya Allah dalam setiap kesempatan yang ada, saya akan selalu menyisihkan waktu saya untuk bertemu dan berinteraksi dengan para petani. Mereka adalah konsituen-konsituen loyal yang telah mengantarkan saya ke gedung Parlemen di Senayan”, ungkap HBK.

Me




Hari Menanam Pohon Indonesia (HPMI), PLN NTB Tanam 1.000 Pohon

PLN melalui 21 unit kerjanya, menanam sekitar 80.000 ribu pohon yang tersebar se-Indonesia pada peringatan HMPI

MATARAM/lombokjournal.com —  Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), tiap tanggal 28 November diperingati PLN Unit Induk Wilayah NTB dengan menanam seribu pohon di beberapa wilayah di Pulau Lombok, seperti Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, dan Lombok Timur.

Penanaman secara simbolis berlangsung di Pantai Tanjung Karang, Kota Mataram. dan dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Madani Mukarom, Kamis (28/11/2019).

“Saya mengapresiasi PLN berkomitmen dan rutin melakukan penanaman pohon tiap tahunnya dalam rangka mewujudkan salah satu NTB Gemilang, yakni NTB Asri dan Lestari ” ungkap Madani Mukarom.

Di sepanjang Pantai Tanjung Karang akan ditanami sebanyak 300 hingga 400 pohon cemara laut dan sisanya akan ditanam disekitar lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang tersebar di Pulau Lombok.

“Penanaman juga diarahkan disana karena untuk menjaga ketersediaan air di mata air, sungai, dan danau agar tetap besar, sehingga pembangkit tersebut tetap handal” ujar Senior Manager Pembangkitan PLN UIW NTB, Edyson Rajaguguk.

Jenis pohon yang ditanam yakni mahoni, cemara laut, ketapang kencana, flamboyan, matoa, nangka genjah dan tanaman buah seperti durian, kelengkeng Dan lain lain. Ke depan. akan dilakukan pemeliharan selama 3 bulan untuk memastikan pohon yang telah ditanam berhasil hidup dan tumbuh dengan melibatkan masyarakat dan pecinta alam.

Penanaman ini merupakan tahun ke-2 PLN UIW NTB melaksanakan penanaman pohon pada peringatan HMPI, setelah tahun 2018 lalu menanam 2.000 pohon yang tersebar di Lombok.

Secara total keseluruhan PLN melalui 21 unit kerjanya, menanam sekitar 80.000 ribu pohon yang tersebar se-Indonesia pada peringatan HMPI.

AYA




PDI Perjuangan, Gerindra dan PKS Akan Berkoalisi Dalam Pilkada Serentak 2020 di NTB

Dalam pembicaraan, Bang Zul, Om Rachmat dan HBK menyepakati tiga partai besar akan berkoalisi dalam Pilkada Kota Mataram, Lombok Utara, dan Lombok Tengah

MATARAM.lombokjournal.com —  Tiga partai besar, PDIP, Gerindra dan PKS berpeluang menjalin koalisi bulat dalam Pilkada Serentak di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, dan Lombok Tengah, Provinsi NTB.

Kesepakatan semakin menguat setelah pertemuan segitiga antara Ketua DPD PDIP NTB, H Rachmat Hidayat, Ketua BPD, Partai Gerindra H Bambang Kristiono (HBK) bersama Guberunur NTB yang juga Ketua Pemenangan PKS untuk Pilkada NTB, Dr H Zulkieflimansyah, Rabu malam, (27/11) di Pendopo Gubernur di Mataram.

Pertemuan kali ini merupakan pertemuan kedua, setelah sebelumnya tiga politisi gaek ini bertemu di kediaman HBK di Senggigi, Lombok Barat.

Memenuhi jamuan makan malam di Pendopo Gubernur, Om Rachmat, sapaan Ketua DPD PDIP hadir bersama istri tercinta yang juga Kadis Perdagangan NTB, Hj Putu Selly Andayani, sementara HBK juga didampingi istri tercinta, Hj Dian Bambang Kristiono.

Bang Zul bersama istri Hj Niken Saptarini menyambut hangat tamu istimewa mereka.

Pertemuan silahturahmi dibuka dengan obrolan ringan dan santai, kemudian santap malam bersama. Menu utama disajikan adalah masalan khas Sumbawa, Sepat dan Singang.

Usai santap malam, Bunda Niken bersama Hj Selly dan Hj Dian mengambil tempat berbeda mendiskusikan peran wanita dalam  pembangunan di NTB, dan isu lifestyle lainnya.

Sementara Bang Zul bersama Om Rachmat dan HBK, di meja lainnya membicarakan perkembangan dinamika pembangunan di NTB , termasuk  menuju Pilkada serentak di NTB.

Dalam pembicaraan, Bang Zul, Om Rachmat dan HBK menyepakati tiga partai besar akan berkoalisi dalam Pilkada Kota Mataram, Lombok Utara, dan Lombok Tengah.

Namun pembicaraan belum sampai pada komposisi paket pasangan calon.

“Kita jajaki kesepakatan koalisi untuk Pilkada (di NTB). Calonnya nanti lah,” ujar H Bambang Kristiono (HBK), usai pertemuan.

Ia mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tradisi baru untuk keterbukaan dan kewibawaan partai dalam berpolitik.

Koalisi dibicarakan blak-blakan, sehingga bisa meminimalisir dan mengubah stigma lama tentang partai politik.

“Ini dilakukan karena PDIP, Gerindra dan PKS ingin menciptakan Pilkada yang baik dan berjalan fair play di NTB ini,” kata HBK.

Sebab, selama ini, dalam setiap pesta demokrasi selalu saja stigma soal mahar politik partai tertentu mencuat ke publik.

“Gerindra setuju dengan koalisi ini. Intinya bagaimana memenangkan semua Pilkada dengan pola power sharing seperti ini,” tukas HBK.

Sementara itu, Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat menjelaskan, koalisi tiga partai ini tidak menutup pintu untuk partai lainnya bergabung.

Tapi yang jelas, esensi koalisi ini adalah untuk memberikan keyakinan dan kepastian politik bagi para calon yang akan diusung.

Apalagi, dalam beberapa Pilkada sebelumnya, partai tertentu dicap sebagai penjual mimpi manis dengan mahar tinggi. Mahar diambil, sementara calon tak jadi diusung.

“Kesan itu yang ingin kita kikis. Saat ini kita sepakati di Pilkada Kota Mataram, Lombok Utara, dan Lombok Tengah. Pulau Sumbawa belum, tapi akan ke arah sana juga,” tegas Om Rachmat.

Gubernur NTB yang juga Ketua Pemenangan PKS untuk Pilkada NTB, Dr H Zulkieflimansyah mengatakan, selalu ada keputusan yang baik dalam silahturahmi yang baik pula.

“Iya, ada ke arah koalisi. Ya kita buat berpolitik ini menarik, santun, dan fair lah,” katanya.

Meski membenarkan akan ada koalisi, namun Bang Zul juga masih enggan menyampaikan paket calon yang akan diusung.

“Ini kan akan berkembang terus, berproses. Kita ikuti saja prosesnya,” katanya.

Pertemuan tiga politisi gaek ini diakhiri dengan salam komando bertiga, sebagai wujud soliditas dan kekompakan.

Me




Pendaftaran CPNS Diperpanjang

Untuk formasi CPNS hampir seluruh formasi telah terisi pelamar

MATARAM.lombokjournal.com — Kepala Badan Kepegawaian  Daerah NTB, Fathurrahman menyebut masa pendaftaran CPNS diperpanjang hingga tanggal 28 November 2019.

Perpanjangan masa pendaftaran CPNS tersebut karena sistim situs resmi pendaftaran CPNS kerap mengalami gangguan.

“Diperpanjangnya masa pendaftaran CPNS lingkup Pemprov NTB karenan situs resmi pendaftaran CPNS kerap mengalami gangguan,” ujarnya,  Selasa (26/11) 2019.

Menurut Fathurahman, jika pendaftaran CPNS yang semula ditutup pada tanggal 25 November kemarin diperpanjang, hingga tanggal 28 november 2019  pukul 00:00 wita khusus untuk pendaftaran CPNS lingkup pemprov NTB.

Menurut Fathurahman, sampai tanggal 26 November 2019  ini jumlah pelamar CPNS  lingkup Pemprov NTB mencapai 7.420 orang pelamar dengan kondisi memenuhi syarat sebanyak  5.157, dan tidak mrmenuhi syarat (TMSs) 565 sedangkan yang belum terferivikasi sebanyak 1.698.

Ditegaskan Fathurrahman, untuk formasi CPNS yang dilamar hampir seluruh formasi telah terisi pelamar.

Meski dirinya tidak menampik, ada beberapa formasi yang masih sepi peminat seperti dokter spesialis dan guru seni budaya.

AYA