Pemerintah Perpanjang Bantuan Listrik Stimulus COVID-19

Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi

MATARAM.lombokjournal.com — Pemerintah memutuskan memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik kepada pelanggan PLN dengan daya 450 VA dan 900VA bersubsidi hingga bulan September 2020.

Perpanjangan program subsidi tagihan listrik ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat tidak mampu dan rentan, dalam menghadapi masa pendemi COVID-19.

Tujuan pemberian stimulus tersebut untuk adalah meringankan beban kelompok masyarakat yang paling terdampak akibat kelesuan ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19.

Kebijakan ini diharapkan meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi global Covid-19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian.

Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi.

PLN Pastikan Tepat Sasaran

Menindaklanjuti kebijakan diatas, PLN siap untuk melanjutkan dan menyukseskan program tersebut.

Seluruh pelanggan yang berhak mendapatkan pembebasan tagihan maupun diskon sudah dimasukkan dalam sistem sejak pemberian Stimulus Covid-19 sebelumnya.

“Secara sistem, perpanjangan tersebut dapat dilakukan lebih cepat dibandingkan pelaksanaan stimulus yang pertama,” Ujar Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril.

Karena program ini sifatnya perpanjangan, PLN optimis untuk penagihan bulan Juli sampai dengan September tidak akan mengalami kendala, baik dari sisi waktu penyiapan maupun teknis pelaksanaan.

“Kami pastikan tepat waktu dan tepat sasaran, sesuai Data  Terpadu Kesejahteraan Sosial dari Kementerian Sosial” Ungkap Bob

Seperti diketahui, program ini memberikan biaya listrik gratis kepada pelanggan listrik kategori daya 450VA dan diskon 50 persen kepada pelanggan kategori daya 900VA bersubsidi yang sudah terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) di Kementerian Sosial.

Bagi pelanggan pasca bayar, bantuan ini akan langsung masuk dalam tagihan masing-masing pelanggan.

Untuk pelangan pra-bayar atau yang menggunakan sistem token, besaran bantuan diperhitungkan berdasarkan rata-rata jumlah pemakaian pelanggan tertinggi antara bulan Januari hingga Maret 2020.

AYA




Di Hari Jadi Ke-74 Bhayangkara, Korem 162/WB Dan Jajaran Beri Surprise Polda NTB

Danrem 162/WB menyampaikan, kegiatan pagi hari ini untuk memberikan surprise kepada rekan-rekan Polri jajaran Polda NTB di hari jadi Bhayangkara Ke-74 sebagai salah satu bentuk kebersamaan TNI-Polri di NTB

MATARAM.lombokjournal.com —  TNI-Polri di NTB selalu bersama, bersinergi di setiap kesempatan dalam melaksanakan tugas membantu pemerintah daerah NTB mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Termasuk saat ini dalam situasi pandemi Covid-19 tergabung dalam Gugus Tugas percepatan penanganan penyebaran Covid-19 di NTB yang sudah memasuki fase menuju new normal masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Di hari jadi Byangkara Ke-74, saat fajar menyingsing, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH., M.Han, bersama perwira staf dan komandan satuan segarnizun Mataram memberikan surprise kepada Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal,  S.I.K., M.H., Wakapolda NTB dan seluruh Pejabat Utama Polda NTB di Kediaman masing-masing, Rabu (01/07/2020).

Di sela-sela kegiatan,  Danrem 162/WB menyampaikan bahwa kegiatan pagi hari ini untuk memberikan surprise kepada rekan-rekan Polri jajaran Polda NTB di hari jadi Bhayangkara Ke-74 sebagai salah satu bentuk kebersamaan TNI-Polri di NTB.

“Jalinan Kebersamaan selama ini telah ditunjukkan dalam setiap kesempatan baik dalam tugas menjaga kondusifitas wilayah, Pengamanan VVIP, Pam Pemilu, Pilpres, Pilleg, Pilkada, membantu penanggulangan bencana alam pasca gempa NTB, termasuk saat ini bersama dalam gugus tugas percepatan penanganan bencana non alam wabah pandemi Covid-19 di wilayah NTB,” tutur Danrem.

Dan dalam waktu dekat TNI-Polri juga akan menghadapi pelaksanaan  Pilkada di tujuh Kabupaten/Kota yang ada di NTB.

“TNI-Polri, akan terus bersinergi dan bersama steakholder lainnya dalam mewujudkan Pemilukada yang tertib, aman serta dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya,” tegas Danrem.

Adapun kegiatan yang dilaksanakan dengan memberikan surprise mengantarkan kue ucapan Dirgahayu Bhayangkara  ke-74 dari Korem 162/WB beserta jajaran secara serentak, mulai dari kediaman Kapolda NTB, Wakapolda dan PJU Polda NTB.

Kegiatan serupa juga dilakukan seluruh Kodim dan Koramil jajaran Korem 162/WB sebagai bentuk kebersamaan TNI-Polri dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara di wilayah NTB.

AYA

 




Rumah Zakat Diharapkan Terus Berkiprah Untuk Ummat

Gubernur Zul berharap Rumah Zakat terus berkiprah dengan menghadirkan terobosan-terobosan baru untuk masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com  —   Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, menyampaikan ucapan selamat atas hari jadi Rumah Zakat yang ke-22, Selasa (30/06/20).

Di hari jadi yang ke-22 tahun 2020 ini, Gubernur Zul mengapresiasi seluruh jajaran Rumah Zakat.diharapkan,  Rumah Zakat akan terus memberikan kiprahnya sebagai institusi yang menghadirkan kemaslahatan umat.

Dengan demikian Rumah Zakat akan terus dikenang sebagai suatu institusi yang selalu menghadirkan kemaslahatan untuk masyarakat.

“Mudah-mudahan Rumah Zakat akan terus berkiprah dan dapat dikenang sebagai institusi yang menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat,” ucapnya.

Gubernur Zul berharap Rumah Zakat terus berkiprah dengan menghadirkan terobosan-terobosan baru untuk masyarakat.

“Sekali lagi selamat kepada rumah zakat, kita terus menunggu kiprah rumah zakat di hari berikutnya,” tutupnya.

AYA/HmsNTB

 




Bawaslu NTB Minta ASN Ikut Pilkada Segera Ajukan Surat Pengunduran Diri

Baawaslu sudah mengirim 40 rekomendasi ke Komisi ASN (KASN) untuk ditindaklanjuti dengan pemberian sangsi jika terbukti bersalah

MATARAM.lombokJournal.com – NTB menjadi salah satu daerah dengan tingginya angka Aparatur Sipil Negara (ASN) yang maju memperebutkan kursi kepala daerah di tujuh Kabupaten/Kota.

Bawaslu selaku pihak yang bertanggung jawab terhadap jalannya ketertiban dan keadilan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), minta kepada ASN yang akan maju sebagai Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) agar sesegera mungkin meletakkan jabatan publiknya dan melepaskan statusnya sebagai ASN.

Anggota Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu NTB,Umar Ahmad Seth mengatakan itu pada lombokjournal.com, Senin (29/06/20).

Hal itu disebutnya sebagai langkah bijak untuk menjaga rasa keadilan, dan menghormati kode etik profesi ASN yang prinsipnya dilarang  terlbat  dengan kegiatan politik praktis.

“Sehingga ada kesetaraan dengan semua orang (Balon) yang tidak memiliki atribut sebagai pejabat,” terang anggota Bawaslu NTB.

Umar menagatakan,  jika para pejabat ASN tidak lagi memiliki jabatan masihkah promosi diri mereka terjaga.

Umar juga mengandaikan semua calon yang nantinya bertarung mengikuti Pilkada sama-sama berangkat dari “nol” alias tidak lagi memangku jabatan sebagai ASN.

“Sekali-sekali komisi ASN kasih rekomendasi berefek jera. Rata-rata yang bermain politik ini punya jabatan. Taruh dia Kepala Dinas, sementara waktu diberhentikan sebagai Kepala Dinas, itu efektif. Atau dia dicutikan. Sehingga ada kesetaraan dengan semua orang yang tidak memiliki atribut sebagai pejabat,” pintanya.

Umar menyampaikan, pihaknya sudah mengirim 40 rekomendasi ke Komisi ASN (KASN) untuk ditindaklanjuti dengan pemberian sangsi jika terbukti bersalah.

Termasuk dalam rekomendasi, beberapa ASN yang sejauh ini memperlihatkan gelagatnya untuk berpolitik praktis.

“Ada 40 rekomendasi. Sembilan dibatalkan karena tidak cukup unsur. 30 sudah direkomendasikan ke Komisi ASN. Satu yang belum direkomendasikan, ASN ini mau menjadi Bapaslon Pilkada di Dompu, dan dia dari luar daerah,” katanya.

Ast




Lima Personel Pengawas Pemilu Pilkada NTB 2020 Reaktif Corona

Bawaslu di tujuh Kabupaten/Kota juga telah menyerahkan alat pelindung diri (APD) ke seluruh personel pengawas pemilu, baik pengawas pemilu kecamatan maupun yang di kelurahan/desa

MATARAM.lombokJournal.com – Rapid test masal dilakukan bagi seluruh jajaran pengawas pemilu di lima dari tujuh Kabupaten/Kota (kecuali KLU dan KSB), yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak 2020. .

Dari hasil tes tersebut lima pengawas pemilu dinyatakan reaktif virus Corona (Covid 19), satu orang di Kabupaten Sumbawa dan empat orang di Kabupaten Bima.

Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Lombok Utara belum menyerahkan laporan hasil tes ke Bawaslu Provinsi NTB karena belum melaksanakan Rapid test.

“Di (Kabupaten) Sumbawa satu, Kabupaten Bima empat,” terang Kepala Sekretariat Bawaslu NTB Lalu Ahmad Yani, Senin (29/06/2020).

Yani sendiri hanya menyebutkan kabupaten dan tak menyebutkan detail siapa dan dari kecamatan mana panitia pengawas yang reaktif Corona tersebut.

Selain melakukan Rapid test masal, Bawaslu di tujuh Kabupaten/Kota juga telah menyerahkan alat pelindung diri (APD) ke seluruh personel pengawas pemilu, baik pengawas pemilu kecamatan maupun yang di kelurahan/desa.

“APD meliputi masker, sarung tangan, hand sanitizer, dan pakaian. Satu lagi terkait itu, memastikan petugas yang turun mengawasi itu dilakukan Rafid test,” katanya.

Untuk penanganan, panitia pengawas pemilu yang reaktif Corona tersebut akan dikarantina mandiri selama empat belas hari sebelum dites Swab. Selama masa karantina mereka akan tetap bekerja dari rumah dengan diperbantukan anggota panitia pengawas yang lain karena secara aturan mereka tidak bisa diberhentikan.

“Sekretariat menggantikan sementara,” katanya.

Ast




Pilkada di Tengah Pandemi, Bawaslu NTB Dapat Tambahan Anggaran

Tambahan anggaran diterima Bawaslu NTB setelah melakukan pendataan semua kebutuhan APD panitia pengawas di tujuh Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak.

MATARAM.lombokjournal.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB mendapatkan tambahan anggaran 900 juta rupiah dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI.

Tambahan aggaran itu  untuk kebutuhan penyediaan alat pelindung diri (APD) karena bekerja mengawasi Pilkada di tengah wabah pandemi virus Corona.

“Untuk Kabupaten/kota, 900 juta. Untuk memberikan APD ke aparatur pengawas dari kabupaten kota sampai ke desa,” kata Kepala Sekretariat Bawaslu NTB Lalu Ahmad Yani, Senin, (29/06/2020).

Selain untuk keperluan APD, anggaran 900 juta rupiah juga diperuntukkan membiayai Rafid test seluruh panitia pengawas di daerah.

“Biaya 900 juta termasuk Rapid test, untuk kebutuhan dua tahapan,” katanya.

Yani menjelaskan, besaran anggaran tersebut diterima Bawaslu NTB setelah melakukan pendataan semua kebutuhan APD panitia pengawas di tujuh Kabupaten/Kota yang akan menyelenggarakan Pilkada Serentak.

Data yang dikirim Bawaslu ke Kemenkeu itulah yang menjadi dasar Kemenkeu dalam menghitung tambahan anggaran untuk penyelenggaraan pengawasan pemilu oleh Bawaslu NTB.

Ditambahkan Yani, tambahan anggaran yang dikirim langsung dari pusat tersebut menjadi keputusan Kemenkeu, karena melihat tidak mampunya daerah menyiapkan anggaran tambahan Pilkada oleh karena anggaran daerah sebagian besar diperuntukkan untuk penanganan wabah pandemi Corona.

“Dari hasil sisiran di tujuh Kabupaten/Kota tidak cukup untuk membiayai APD. Kondisi ini yang kita laporkan ke pusat,” katanya.

Ast.




Kampanye Berita Baik Menuju Tatanan Baru, Biro Humas Bekerjasama Dengan KI dan KPID

Tatanan baru ini harus disambut dengan membiasakan diri menerapkan pola hidup bersih dan sehat

MATARAM.lombokjournal.com —  Masyarakat harus memperoleh informasi baik dan menyejukkan. Sehingga, mereka merasa optimis dan meningkatkan produktivitas.

Kepala Biro Humas dan Protokol, Najamuddin Amy, S. Sos, MM menyampaikan itu dalam Rapat Koordinasi jajaran Biro Humas dan Protokol bersama Ketua KPID NTB, Yusron Saudi, Ketua Komisi Informasi, Hendriadi, ME, di ruang rapat Biro Humas dan Protokol, Senin (29/06/20).

Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Provinsi NTB sepakat berkolaborasi dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB untuk memaksimalkan kerjasama dengan seluruh Lembaga Penyiaran, seperti TV dan Radio dari berbagai pelosok NTB.

Kerjasama ini dilakukan untuk menyiarkan berita baik, potensi dan keunggulan NTB dengan tatanan baru sesuai Protokol Covid19. Sehingga warga NTB selalu Sehat dan Produktif.

Hal yang sama juga dengan Komisi Informasi NTB. Kolaborasi program penguatan PPID masing-masing OPD Pemprov NTB akan terus ditingkatkan dan dimaksimalkan.

Sehingga bisa menjadi Agen Informasi terdepan memberikan informasi terbaik terkait penanganan Covid19, JPS Gemilang dan Program Stimulus Ekonomi yang segera diluncurkan setelah JPS Gemilang 3 tuntas dilaksanakan.

“Semoga dengan kolaborasi dan sinergi ini akan semakin banyak berita baik yang menyejukkan, sehat dan mencerahkan tersaji untuk warga NTB,” harap Bang Najam, sapaan akrab Karo Humas.

Menutnya, diperlukan informasi utuh, mengandung kebenaran serta tidak menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat.

Informasi yang mencemaskan atau menakutkan, tidak hanya berdampak pada satu dua orang saja. Namun akan berdampak luas bagi semuanya.

Selain itu, tatanan baru yang akan dihadapi semua daerah di Indonesia, termasuk di NTB harus menjadi perhatian semua pihak.

Tatanan baru ini harus disambut dengan membiasakan diri menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Sebab, Pola Hidup Bersih dan Sehat itu menjadi salah satu faktor penting untuk mencegah penyebaran COVID-19 untuk memulai tatanan baru dalam hidup keseharian.

“Kami ingin mengajak sahabat-sahabat komisioner KPID dan KI untuk berjalan seiring sesuai tupoksi masing-masing. Dimana KPID dan KI sebagai lembaga independen, yang memiliki daya dorong tersendiri, untuk memberikan semangat kepada seluruh perangkat daerah, lingkup provinsi NTB, dalam kampanye berita baik di NTB, terkait penanganan Covid-19 dan program unggulan,” ungkapnya

Sementara, Ketua KPID Yusron Saudi menyampaikan, kerjasama dan kolaborasi semua pihak di bidang informasi merupakan hal yang harus diapresiasi. Bahkan, kolaborasi seperti sudah dilakukan sebelumnya.

“Hal ini sudah jauh hari dilakukan dan kami menyambut apa yang menjadi hajatan Humas untuk kita bersinergi demi NTB Gemilang,” ungkapnya.

Ketua KI Hendriadi menyampaikan dukungannya pada kolaborasi dan kerjasama penyebaran berita baik ini. Bahkan hendri akan memaksimalkan lembaganya untuk menyiarkan hal-hal baik tentang NTB, terutama menuju tatanan baru ini.

“Ini  menarik sekaligus kita bisa up bersama info NTB,” ungkapnya.

AYA/HmsNTB




Di Persembahyangan Umat Hindu, Gubernur Titip Doa Agar Corona Cepat Berlalu

Menurut Gubernur, Provinsi NTB sudah berada di posisi yang benar dalam menangani covid-19

MATARAM.lombokjournal.com — Pandemi Covid-19 mengajarkan umat manusia tetap menjaga toleransi dan spirit antar umat beragama.

Bekerjasama serta tolong-menolong antar sesama menjadi modal utama untuk menjaga daerah dari segala bencana dan wabah.

Terutama untuk saling menguatkan melalui doa yang dipanjatkan, menurut keyakinan masing-masing agar wabah ini cepat berlalu dari muka bumi ini.

Harapan itu disampaikan Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan pada acara Persembahyangan Umat Hindu, Minggu (28/06/20).

Persembahyangan dalam rangka doa bersama untuk membersihkan bumi dengan segala isinya dari segala wabah dan bencana ini diselenggarakan di pantai Loang Baloq, Kota Mataram.

Pada kesempatan itu, Gubernur Zul juga menitipkan doa kepada Tuhan yang Maha Esa agar segera melenyapkan wabah Covid-19 dari seluruh penjuru negeri.

“Kami titip, doakan agar NTB bisa segera berakhir dari bencana virus ini. Kami atas nama Pemerintah Provinsi NTB mengucapkan terima kasih,” kata Bang Zul sapaan akrab Gubernur

Bang Zul mengapresiasi semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam acara tersebut.

“Sprit kebersamaan terus kita jaga di NTB. Dalam kondisi apapun, toleransi serta spirit antar sesama ummat beragama harus tetap kita jaga dengan baik.” ujar Bang Zul

Disampaikan, Provinsi NTB sudah berada di posisi yang benar dalam menangani covid-19.

Karena sebagian besar wilayahnya sudah berada dalam zona kuning dan hijau. Artinya, sudah siap menyambut kenormalan baru atau hidup dalam tatanan baru yang mendepankan protokol kesehatan.

Di akhir sambutan, Gubernur Zul mengingatkan agar protokol kesehatan tetap diterapkan di NTB.

“Kami anjurkan tetap menerapkan standar protokol kesehatan. Di Provinsi NTB sebagian besar sudah zona kuning dan hijau, itu semua berkat kerja keras kita bersama menekan penyebaran covid-19,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut anggota DPD RI Evi Apita Maya, Asisten I Kota Mataram Lalu Martawang, Kadis Diskominfotik Provinsi NTB I Putu Gede Ariyadi, serta para tokoh agama dan tokoh pemuda Umat Hindu.

AYA/HmsNTB




Pendakian Rinjani Dibuka Bertahap, Wagub Minta Protokol Covid-19 Diterapkan Secara Ketat

Tantangannya bagaimana masyarakat sekitar secara disiplin mematuhi protokol Covid-19

LOTIM.lombokjournal.com — Pemerintah Provinsi NTB gencar melakukan sosialisasi terkait penerapan protokol Covid-19.

Tidak hanya itu, sejumlah tempat wisata dengan risiko penularan Covid-19 rendah diagendakan akan mulai dibuka secara bertahap.

“Rinjani ini risikonya rendah, tetapi tetap hati-hati, protokol Covid ini harus selalu diterapkan,” kata Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Wagub Hj Sitti Rohmi Djalillah

Peringatan itu disampaikannya saat memberikan arahan pada kegiatan Sosialisasi dan Simulasi SOP Rinjani Menuju New Normal di Kantor Resort Sembalun Balai TNGR, Desa Sembalun Lombok Timur, Sabtu (27/06/20).

Menurutnya, tantangannya bagaimana masyarakat sekitar secara disiplin mematuhi protokol Covid-19. Kita akan hidup dengan selalu mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak bila beraktivitas di luar rumah, sampai vaksin virus Covid-19 ini ditemukan.

Wagub Hj Sitti Rohmi yang akrab disapa Ummi Rohmi berharap, agar dibalik pandemi ini semua pihak dapat mengambil hikmahnya.

Pandemi Covid-19 ini sejatinya juga memberikan waktu pada kita untuk berbenah, memperbaiki kekurangan selama ini sehingga ke depan dapat lebih baik lagi.

“Ini kesempatan kita untuk melakukan perbaikan-perbaikan kedepan dan tidak hanya menjadi tempat wisata, akan tapi ini akan menjadi pusat edukasi, pusat pemberdayaan masyarakat, sehingga keberadaan Rinjani ini bisa terasa manfaatnya bagi NTB dan Indonesia,” lanjutnya.

Wagub menilai adanya saran bahwa pendakian Rinjani agar dilakukan melalui satu pintu terlebih dahulu serta pentingnya dibangun fasilitas jalur khusus untuk kuda atau sepeda untuk memudahkan para porter membawa barang hingga pos empat, hal itu perlu didiskusikan dengan serius untuk kebaikan bersama.

“Apabila ingin maju maka semua pihak harus duduk bersama, sehingga seluruh pihak mendapatkan manfaatnya dan semua dapat memberikan kontribusi terbaiknya bagi kemajuan Rinjani ke depan,” terangnya.

Lebih jauh, Wagub dalam kesempatan itu meminta progres terkait pengelolaan sampah. Penekanannya pada pintu pintu masuk jalur pendakian Rinjani sangat diperlukan.

“Ini harus betul-betul kelihatan progresnya dan kuncinya di pintu masuk. Ini harus betul-betul kita perhatikan. Rinjani ini tumpuan hidup kita dan sumber air kita. Jadi antara pariwisata dan kelestarian ini satu dan harus betul betul kita jaga,” ujarnya.

Dengan adanya pandemi ini menumbulkan satu tuntutan yakni penerapan protokol Covid-19. Ada banyak hal positif yang dapat didorong untuk kebaikan pariwisata itu sendiri.

Kata Ummi Rohmi, Pemprov NTB telah mengusung konsep bersih, sehat dan aman.Seluruh destinasi wisata yang ada di NTB harus menerapkannya termasuk Rinjani.

“Semoga tanggal 7 Juli besok, pada saat dibuka, sudah bisa siap dari hulu ke hilir, dari orang naik hingga pulang itu betul-betul diperhatikan dengan sebaik baiknya. Mudah mudahan dengan dibukanya Sembalun ini memberikan semangat bagi kita,” ucap Wagub

Dibuka bertahap

Dirjen Konservasi dan Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wiratno menyampaikan, yang paling penting adalah kedisiplinan menerapkan protokol Covid-19.

“Ini kita buka secara bertahan, 10 persen dulu, dan kita evaluasi setiap minggu tentu yang kita dahulukan ini domestik,” ujarnya.

Tempat wisata yang telah dinyatakan zona kuning dan zona hijau diperbolehkan buka, tentu dengan beberapa pertimbangan dan persyaratan lainnya.

Ia meminta agar pengawasan langsung dilakukan oleh kepala Balai TNGR pada pintu masuk dan memastikan ketertiban semua pengunjung.

“Ibu Menteri membentuk tim kendali dari pusat dengan para kepala Balai. Sehingga tiap minggu kita akan evaluasi, sehingga apabila ada terjadi atau positif ( Covid-19) maka kita akan langsung tindak atau tutup. Ini uji coba kita bersama. Bapak Presiden juga memastikan kita membuka pariwisata secara bertahap dan memperhatikan protokol Covid-19,” tutupnya.

Dalam kesempatan itu Bupati Lombok Timur H.M. Sukiman Azmy menyampaikan beberapa masukan untuk para pelaku usaha di sekitar Rinjani dan kenyamanan pengunjung.

Ia juga menyampaikan, pihaknya akan meminta dan memantau semua pihak tetap menerapkan protokol dengan maksimal dan berkomitmen mensosialisasikan protokol Covid-19.

Dalam kesempatan itu, Wakil Gubernur menyalurkan sembako sebanyak 100 paket dari Pemerintah Provinsi dan dari Kementerian Pariwisata sebanyak 1.237 paket kepada masyarakat sekitar yang terdampak pandemi.

AYA/HmsNTB




Gubernur Ajak Tokoh Bima Bimbing Anak Muda NTB

Halalbihalal virtual Angkatan Muda Bima Indonesia (AMBI) diikuti anak muda Bima di berbagai daerah di Indonesia

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyapa Angkatan Muda Bima Indonesia (AMBI) melalui media daring  di Pendopo Gubernur, Sabtu (27/06/20).

Halalbihalal Nasional secara Virtual  itu bertajuk “Dari Bima Kuatkan Indonesia” yang diikuti oleh anak-anak muda Bima yang tinggal di berbagai daerah di Indonesia.

Gubernur Zulkieflimansyah

Selain diikuti Gubernur Zul, tokoh yang berasal dari Bima lainnya turut mengikuti kegiatan ini. Di antaranya, Gubernur NTB periode 1998-2003, Drs. H. Harun Al Rasyid, dan warga kehormatan Bima sekaligus Dewan Pembina AMBI, Ir. H Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Bang Zul, sapaan akrab Gubernur mengaku terkesan dengan banyaknya tokoh-tokoh asal Bima yang telah berkiprah di Ibukota Jakarta, serta kota-kota besar lainnya di Indonesia.

Keberhasilan dan kesuksesan tersebut tentu bukanlah hal yang mudah diraih. Untuk itu, ia mengajak para tokoh-tokoh Bima yang telah menuai kesuksesan tersebut untuk membimbing anak-anak muda NTB.

“Bisa diwariskan semangatnya kepada generasi muda, bahwa banyak orang-orang Bima yang berhasil di ibukota, di Jabodetabek, bukan karena proses yang instan tetapi karena perjuangan yang panjang dan membutuhkan banyak pengorbanan,” ujar Bang Zul.

Keteladanan serta kedisiplinan dari para tokoh-tokoh, diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi anak-anak muda NTB. Kelak, masa depan NTB dan Indonesia ada di tangan generasi mudanya.

“Keberhasilan ini tentu menularkan virus keberhasilan yang sama bagi anak-anak muda yang ada di NTB,” jelasnya.

Wakil Gubernur DKI, Ir. H. Ahmad Riza Patria, memotivasi anak-anak muda untuk selalu belajar dan berkarya bagi nusa dan bangsa. Ia kemudian mengajak masyarakat khususnya anak-anak muda Bima untuk dapat menjadi pioner dalam membangun bangsa.

“Peran generasi muda akan menentukan nasib bangsa di masa yang akan datang,” sebutnya.

Hal yang sama juga diucapkan Gubernur NTB periode 1998-2003, Drs. H. Harun Al Rasyid.

Gubernur NTB ke 8 itu menasehati anak-anak muda agar mampu berbaur di daerah tempat mereka menuntut ilmu maupun bekerja. Perilaku baik harus dijunjung tinggi oleh anak-anak muda di zaman sekarang.

“Alhamdulillah NTB sekarang dikenal di mana-mana, tinggal sekarang bagaimana putra putri daerah bisa membantu dalam membangun NTB dan Indonesia,” tutur salah satu tokoh kebanggaan Bima tersebut.

AYA/HmsNTB