Ruslan Turmudzi Gandeng TGH Gede Sakti,  Siap Maju di Pilkada Lombok Tengah 2020

Ruslan mengaku sudah menjalin komunikasi politik intensif dengan PKS dan PKB

MATARAM.lombokJournal.com — Bersama petinggi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Nahdlatul Wathan (NW), TGH. Lalu Gede Wirsakti Amir Murni, anggota DPRD NTB Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Lombok Tengah H. Ruslan Turmudzi menyatakan, siap maju pada Pilkada Kabupaten Lombok Tengah bulan Desember 2020 mendatang.

“Insyaallah kalau diridhoi oleh Allah, rencana paketnya itu bersama Gede Sakti,” ungkap Ruslan Turmuzi, Senin, (03/08/20).

Ruslan Turmuzi yang telah lima periode menjabat anggota DPRD Provinsi NTB dari PDI Perjuangan itu mengaku, pihaknya sangat diminati beberapa Partai Politik (Parpol).

“Jadi figur Haji Ruslan Turmudzi itu sangat diminati masyarakat Lombok Tengah. Dan sekarang sedang dibidik oleh partai-partai, antara lain PKS, PKB kalau PDIP jelas,” katanya.

Ruslan menyebutkan, komunikasi politik dengan PKS dan PKB telah dilakukannya secara intensif.

Hal tersebut dimungkinkan sebab Ruslan sama-sama menjadi anggota DPRD Provinsi NTB dengan masing-masing  ketua dari dua partai tersebut.

“Jadi perlu dipahami, ketua-ketua DPW ini (DPW PKB dan DPW PKS Provinsi NTB) temen-temen kita di DPRD, komunikasinya setiap hari,” ujarnya.

Sementara itu, dukungan kepada Ruslan untuk maju di Pilkada Lombok Tengah juga disampaikan Sekretaris DPD PDIP NTB, Lalu Budi Suryata.

Budi mengatakan, koleganya di PDIP NTB itu memiliki segudang pengalaman di bidang politik. Hal itu dibuktikan Ruslan dengan konsistennya masyarakat Lombok Tengah mempercayainya sebagai wakil rakyat Udayana, selama lima periode.

“Insyaallah, saya siap memback up perjuangan beliau asal Parpol koalisi sudah diperoleh di tangannya,” tandas Budi yang juga anggota DPRD Provinsi NTB itu.

Ast




Pilkada Lombok Tengah, Koalisi PKB-PKS Belum Tentukan Figur Bapaslon

PKB Lombok Tengah sangat serius membangun kerjasama koalisi dengan optimisme sukses memenangkan Pilkada Lombok Tengah

MATARAM.lombokjournal.com — PKB dan PKS sudah sepakat membangun kerjasama koalisi untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lombok Tengah bulan Desember 2020 nanti.

Kendati sudah menjalin kerjasama koalisi, PKS dan PKB belum sampai pada tahapan menentukan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon).

Dikonfirmasi wartawan terkait hal tersebut, Senin, (03/08/20), Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten Lombok Tengah H. Lalu Pelita Putra menyampaikan, penentuan figur Bapaslon masih menunggu hasil penentuan oleh internal masing-masing partai.

Untuk saat ini, PKS-PKB masih melangsungkan seleksi internal guna memastikan siapa figur yang nantinya diusung.

“Berangkat dari kesadaran bahwa di Lombok Tengah PKB tidak bisa mengusung calon sendiri,” ujarnya.

Disinggung terkait keseriusan menjalin kerjasama koalisi, Pelita menyatakan, PKB Lombok Tengah sangat serius membangun kerjasama koalisi dengan optimisme sukses memenangkan Pilkada Lombok Tengah bulan Desember nanti.

“Sangat serius. Makanya kita bangun koalisi,” katanya.

Sementara Pelita, sebelumnya anggota Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) PKS NTB, Yek Agil menyebutkan bahwa PKS dan PKB dalam seleksi penentuan figur Bapaslonnya tetap mengutamakan figur yang paling diinginkan masyarakat Lombok Tengah, untuk dijadikan Calon Bupati dan Wakil Bupati.

“Insyaallah. Dengan dipastikan koalisi Parpol sudah fix, maka koalisi ini akan lebih mudah mendapatkan calon Bupati yang berkualitas, sesuai keinginan dan kebutuhan masyarakat Lombok Tengah, dan juga lebih berpeluang menang,” terangnya.

Untuk diketahui penandatanganan kerjasama koalisi tersebut selain dihadiri oleh pengurus partai di tingkat kabupaten Lombok Tengah, turut hadir beberapa pengurus PKS dan PKB di tingkat Provinsi NTB.

Hal yang menurut Yek Agil menjadi bukti kesungguhan PKS dan PKB untuk memenangkan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah 2020.

“Di samping pengurus DPD PKS Lombok Tengah dan DPC PKB Lombok Tengah, penanda tanganan juga dihadiri oleh pengurus wilayah masing-masing partai. Ini menunjukkan keseriusan dari koalisi yang dibangun ini,” jelasnya.

Ast




Dari Sumbawa, Gubernur Zul Langsung ke Kediaman Almarhum H. Lalu Mudjitahid

Bang Zul berharap, ke depan akan ada orang yang seperti Mik Mudji yang sangat peduli terhadap daerah dan terus berkarya demi masa depan bangsa

LOBAR.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang didampingi istri, dari Puau Sumbawa langsung menuju kediaman almarhum Drs. H. Lalu Mudjitahid, Minggu (02/08/20).

Di kediaman almarhum, Gubernur Zul langsung melaksanakan salat jenazah di Masjid Hidayatul Mukhtar, Kuripan, Lombok Barat.

Setelah salat jenazah, Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini menemui keluarga almarhum yang tidak terlalu jauh dari masjid dengan berjalan kaki.

Tak banyak bercakap-cakap, Bang Zul hanya memuji kebaikan almarhum selama hayatnya.

“Beliau orang baik,” tutur Bang Zul ini.

Bertemu dengan sanak dan keluarga almarhum, hanya kata pujian tersebut yang terdengar dari Gubernur ini.

Ia menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya almarhum yang biasa disapa Mik Mudji.

“Kami merasa kehilangan, beliau orang baik,” tegasnya lagi.

Bang Zul berharap, ke depan akan ada orang yang seperti Mik Mudji yang sangat peduli terhadap daerah dan terus berkarya demi masa depan bangsa.

Tak lama disana, Gubernur langsung pamit untuk melaksanakan tugas berikutnya di Mataram.

Terlihat beberapa pejabat dari kabupaten kota yang berbeda-beda dan tokoh-tokoh agama maupun masyarakat di NTB hadir di kediaman almarhum.

AYA/HmsNTB




Usai jadi Khatib Shalat Idul Adha, Gubernur Tinjau Lokasi Kebakaran di Bima

Sebanyak 47 unit rumah yang terbakar dengan rincian 37 rusak berat, 10 rumah rusak ringan dan korban kebakaran sebanyak 200 orang

BIMA.lombokjournal.com —  Usai Menjadi khatib shalat Idul Adha yang digelar di lapangan Desa Doridungga,  Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkieflimansyah  meninjau lokasi kebakaran di Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, Jumat (31/07/20).

Saat dikunjungi oleh Gubernur  Zul dan rombongan, terlihat suasana haru karena pemandangan puluhan unit rumah yang terbakar.

Sejak kemarin, Pemerintah bergerak cepat dengan  menerjunkan personil BPBD dan peralatan untuk membantu proses pemadaman.

Selain itu, Dinas Sosial juga telah mendirikan dan menyediakan dapur umum untuk menyediakan makanan dan minuman bagi para korban kebakaran.

Berdasarkan pendataan dari BPBD Provinsi NTB Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.40 Wita dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00 Wita setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Pemicu kebakaran diduga akibat meledaknya kompos gas LPG di salah satu rumah warga setempat. Hingga kini, tercatat ada sebanyak 47 unit rumah yang terbakar dengan rincian 37 rusak berat, 10 rumah rusak ringan dan korban kebakaran sebanyak 200 orang.

diskominfotikntb




Di Bima, Gubernur Serahkan Hewan Kurban Seberat 1 Ton

Negara dan bangsa ini dimerdekakan dan dibangun juga karena semangat ukhuwah dan keikhlasan berkorban

BIMA.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menjadi khatib shalat Idul Adha yang digelar di lapangan Desa Doridungga, Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima, Jumat (31/07/20).

Shalat Idul Adha yang diikuti oleh masyarakat Desa Doridungga dan sekitarnya itu. berlangsung lancar dan khidmat.

Dari atas mimbar, Gubernur menyampaikan, Idul Adha atau Idul Qurban serta Ibadah Haji yang dilaksanakan oleh umat Muslim sejatinya merupakan napak tilas sejarah pengembaraan spiritual yang berujung pada tauhid yang dijalankan oleh Nabi Ibrahim AS.

“Esensi Idul Adha adalah kemampuan mentransformasi pesan keagamaan menjadi aksi nyata perjuangan kemanusiaan. Oleh karenanya, jika Idul Fitri membawa kita kembali kepada kesucian atau fitrah, maka Idul Adha seharusnya merupakan rekonfirmasi kita terhadap keesaan Allah SWT,” katanya.

Ketundukan dan kepatuhan kepada Allah, lanjutnya, sesuai dengan makna Islam itu sendiri, yaitu tunduk dan patuh.

“Hanya kepada Allah,” tegas Gubernur.

Negara dan bangsa ini dimerdekakan dan dibangun juga karena semangat ukhuwah dan keikhlasan berkorban. Bukan karena hadiah dari penjajah, bukan pula karena saling berselisih dan bercerai berai.

“Sesungguhnya, umat Islam adalah umat yang satu. Karena persatuan tersebut umat menjadi kuat,” ulasnya.

Pada akhir khutbah, Gubernur mengingatkan seluruh jamaah untuk mengingat lima hal sebelum datang lima hal.

“Pertama, isi masa mudah mu sebelum datang masa tua mu. Kedua, pergunakan dengan baik masa sehatmu sebelum datang masa sakit mu. Ketiga, manfaatkan masa kaya sebelum miskin. Keempat, manfaatkan lapang sebelum datang sempit. Ke lima isilah hidup sebelum datang kematian,” ujarnya.

Yang lima tersebut, tambah Bang Zul, semuanya harus tetap diingat. Apalagi, yang terakhir, datang hidup sebelum kematian menjemput kita semua.

“Yang paling penting, kita jalani kehidupan ini dengan hal-hal yang penuh kebaikan dan mendatangkan keberkahan,” tutup Bang Zul.

Usai Shalat Idul Adha, Gubernur menyerahkan hewan kurban ke panitia kurban Desa Doridungga, Kecamatan Donggo Kabupaten Bima berupa satu ekor sapi exotic jenis simetal seberat 1.050 Kg atau lebih dari 1 ton.

AYA/HmsNTB-




Selly-Manan akan Libatkan Penyandang Disabilitas dalam Tim Pemenangan

Pemerintah sudah cukup banyak menerbitkan regulasi tentang perlindungan terhadap penyandang disabilitas. Konsep pembangunan ramah disabilitas juga sudah seringkali digaungkan di tingkat nasional dan daerah

lombokjournal.com —

MATARAM;    Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Mataram, Hj Putu Selly Andayani dan H Abdul Manan (Selly-Manan) akan melibatkan para penyandang disabilitas dalam tim pemenangannya di Pilkada Kota Mataram tahun ini.

Keterlibatan partisipatif para difabel ini, bukan sekadar menempatkan penyandang disabilitas dalam posisi yang sama dengan masyarakat lainnya, tetapi juga sebagai bagian kepedulian Selly-Manan terhadap para difabel di Kota Mataram.

“Saudara kita yang memiliki kelebihan khusus atau difabel ini juga punya potensi yang sama. Kami akan libatkan mereka sebagai motor penggerak Selly-Manan untuk Mataram,” kata Hj Putu Selly Andayani, Kamis (30/07/20)

Mengangkat jargon Mataram Cemerlang dalam Pilkada tahun ini, Selly-Manan memang ingin membuktikan bahwa Kota Mataram bisa menjadi kota maju yang juga ramah disabilitas.

Aspek pembangunan perkotaan nantinya akan mempertimbangkan kebutuhan para penyandang disabilitas. Sebab bagaimana pun mereka juga merupakan warga Kota Mataram yang berhak mendapatkan pelayanan yang sama dan setara dengan yang lain.

Menurut Selly, pelibatan disabilitas dalam tim pemenangan dilakukan untuk menunjukan kesetaraan mereka dengan komponen tim lainnya.

“Mereka punya ide dan gagasan. Kritik dan saran mereka juga harus kita akomodir sebagai warga Kota Mataram yang sama,” timbuh Selly.

Hj. Putu Selly Andayani yang juga tokoh pembina disabilitas di NTB ini mengatakan, sejatinya para penyandang disabilitas ini memiliki potensi masing-masing. Mereka sama sekali tidak butuh dikasihani, tetapi lebih butuh mendapat perlakukan yang sama dan setara dengan masyarakat lainnya.

“Saudara kita ini tidak ingin sekedar dikasihani tapi mereka perlu diperlakukan sama dan diberi tanggungjawab sesuai proporsinya. Selly-Manan berkomitmen untuk mengajak kaum difabel duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi dengan yang lain,” ujarnya.

Selly mengatakan, selama ini pemerintah sudah cukup banyak menerbitkan regulasi tentang perlindungan terhadap penyandang disabilitas. Konsep pembangunan ramah disabilitas juga sudah seringkali digaungkan di tingkat nasional dan daerah.

Hanya saja, dalam implementasinya semua itu belum bisa terealisasi secara optimal. Masih banyak fasilitas umum dan fasilitas publik yang belum memperhatikan kebutuhan disabilitas.

Stigmatisasi terhadap kaum difabel sebagai kelompok yang lemah dan terkadang dikucilkan dan dikasihani masih sering terjadi.

Kesempatan untuk mereka dapat bekerja dan berkarya di sejumlah sektor pembangunan juga masih terbatas

“Dengan melibatkan mereka secara partisipatif, Selly-Manan ingin mengubah stigma dan sterotype (cara pandang) yang salah tentang kaum difabel ini. Mereka juga bisa Cemerlang dan terlibat aktif dalam pembangunan Kota ini,” tuturnya.

Sementara itu Ketua DPD Perhimpunan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Provinsi NTB, Fitri Nugraha Ningrum menyambut baik dan mengapresiasi langkah Selly-Manan yang ingin melibatkan penyandang disabilitas sebagai tim pemenangan di Pilkada Kota Mataram.

“Ya kita bangga kalau memang teman-teman disabilitas dilibatkan. Ini sebuah penghargaan saya rasa untuk teman-teman,” katanya.

Menurut Fitri, sosok Selly Andayani sudah lama dikenal sebagai figur yang peduli dan punya empati yang tinggi kepada masyarakat bawah, termasuk para penyandang disabilitas.

Selly juga pernah menggelar acara khusus memperingati HUT Pertuni tahun lalu, dan menghadirkan Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah.

“Pak Gubernur saat ini juga sangat memperhatikan disabiitas dan memberi ruang yang cukup. Sehingga jika di Kota Mataram juga demikian akan lebih bagus lagi,” urainya.

Berdasarkan data Dinas Sosial NTB setidaknya di Provinsi NTB tercatat sebanyak 17.178 orang penyadang disabilitas. Sebagian besar berada di pulau Lombok, dan Kota Mataram khususnya.

Fitri mengungkapkan, seharusnya konsep pembangunan ke depan juga melibatkan para penyandang disabilitas sejak perencanaan hingga realisasinya.

Me




PLN Jalankan Stimulus Covid-19 untuk Pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri, Dukung Pemerintah Pulihkan Ekonomi

Melalui stimulus Tarif Tenaga Listrik ini, pelanggan hanya perlu membayar sesuai dengan pemakaian riil

lombokjournal.com —

JAKARTA ;     PLN telah menyiapkan mekanisme pemberian stimulus Tarif Tenaga Listrik (TTL) dari pemerintah berupa pembebasan rekening mininum bagi pelanggan Sosial, Bisnis, dan Industri dengan daya dimulai dari 1300 VA ke atas.

Apabila pemakaian pelanggan di bawah kWh minimum, maka pelanggan cukup membayar sesuai pemakaian kWh nya.

Selain itu, stimulus ini juga diberikan bagi pelanggan Sosial daya 220 VA sd 900 VA, Pelanggan Bisnis dan Industri daya 900 VA  berupa pengurangan biaya beban.

Stimulus pemerintah ini diberikan untuk meringankan beban pelanggan menghadapi pandemi Covid-19.

“Sebagai BUMN, PLN siap menjalankan kebijakan pemerintah untuk memberikan stimulus berupa pembebasan rekening minimum dan biaya beban,” tutur Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan, Bob Saril.

Adapun program ini diberikan bagi:

  1. Pembebasan penerapan ketentuan Rekening Minimum bagi pelanggan yang pemakaian energi listrik di bawah ketentuan rekening minimum (40 jam nyala), diberlakukan bagi:
  2. Pelanggan Golongan Sosial daya 1300 VA ke atas (S2/1300 VA s.d. S-3/> 200 kVA);
  3. Pelanggan Golongan Bisnis daya 1300 VA ke atas (B1/1.300 VA s.d. B-3/> 200 kVA); dan
  4. Pelanggan Golongan Industri daya 1300 VA ke atas (I-1/1.300 VA s.d. I-4/30.000 kVA keatas);
  5. Pembebasan penerapan ketentuan Jam Nyala Minimum bagi pelanggan Golongan Layanan Khusus sesuai dengan Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL).
  6. Pembebasan Biaya Beban, diberlakukan bagi:
  7. Pelanggan Golongan Sosial daya 220 VA dan 900 VA (S-1/220 VA, S-2/450 VA, S-2/900 VA)
  8. Pelanggan Golongan Bisnis daya 900 VA (B-1/900 VA); dan
  9. Pelanggan Golongan Industri daya 900 VA (1-1/900 VA)

Melalui stimulus Tarif Tenaga Listrik ini, pelanggan hanya perlu membayar sesuai dengan pemakaian riil. Sementara selisih dari Rekening Minimum atau Jam Nyala Minimum terhadap rekening realisasi pemakaian serta Biaya Beban menjadi stimulus yang dibayar Pemerintah.

Stimulus ini berlaku sejak rekening Juli, Agustus, September, Oktober, November, dan Desember Tahun 2020.

PLN memastikan stimulus ini tidak akan mengganggu keuangan PLN. Pasalnya setiap stimulus yang diberikan akan diganti pemerintah melalui mekanisme kompensasi seperti halnya stimulus yang telah diberikan kepada pelanggan rumah tangga 450 VA dan 900 VA bersubsidi serta industri dan bisnis kecil berdaya 450 VA.

AYA (*)




Begini Reaksi Masyarakat Desa Doridungga Sambut Gubernur NTB

Kebijakan Bang Zul, menurutnya, sangat dirasakan masyarakat. Apalagi, pada saat pandemi Covid-19 melanda

KABUPATEN BIMA.lombokjournal.com — Usai salat Ashar di Musala Al-Ridwan Desa Doridungga, Kabupaten Bima, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah berjalan kaki menyapa teman, kerabat, serta penduduk Desa Doridungga, Kabupaten Bima.

Satu persatu, disapa, diajak bicara, bahkan bercengkerama di sepanjang jalan.

Kehadiran Gubernur yang akrab disapa Bang Zul di kampung tersebut sangat menyedot perhatian warga.

Bahkan, ada sejumlah warga yang keluar rumah hanya sekadar ingin menyapa, kemudian menyampaikan doa dan secara spontan minta Gubernur istirahat ke rumah mereka.

“Pak Gubernur, silahkan masuk, istirahat di rumah,” ujar warga dengan wajah berseri-seri.

“Mudah-mudahan Pak Gubernur tetap sehat,” ungkap warga lain yang tengah membuka pintu rumah.

Tak sedikit warga berfoto bersama orang nomor satu di Pemprov NTB tersebut. Menurut Rohani, warga Desa   Doridungga kedatangan Gubernur ke desanya ini sudah beberapa kali.

Dia bersyukur dan mendoakan Gubernur supaya tetap berkeliling menyapa dan menyerap aspirasi masyarakat.

“Pak Gubernur luar biasa. Biasanya kita yang capek-capek cari Gubernur, sekarang Gubernur langsung datang sendiri,” ujarnya setelah berswafoto dengan Gubernur NTB.

Kebijakan Bang Zul, menurutnya, sangat dirasakan masyarakat. Apalagi, pada saat pandemi Covid-19 melanda.

Saat dia dan keluarganya diminta berdiam di rumah, kebijakan Gubernur yang menyalurkan sembako JPS Gemilang ikut meredakan kesulitan hidup mereka.

“Untung ada sembako dari pak Gubernur, jadi kami bisa makan tanpa harus keluar rumah dan keluar duit,” tambah perempuan yang sudah lama menjadi ibu rumah tangga tersebut.

Rohani berharap, kedatangan Gubernur ke Kabupaten Bima ini menjadi momentum yang baik. Terlebih, Gubernur melaksanakan sholat Idul Adha di lapangan Desa Doridungga.

“Alhamdulillah, Pertama kali saya lihat ada Gubernur datang dan salat Idul Adha di desa terpencil di kabupaten Bima,” tutupnya.

AYA/HmsNTB

 




Peduli UMKM, HBK Adakan Literasi Jasa Keuangan di Mataram

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian HBK kepada UMKM terdampak Covid-19 di Kota Mataram

lombokjournal.com —

MATARAM;    Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristiono, atau yang akrab dipanggil HBK memanfaatkan masa resesnya dengan berbagai kegiatan.

Salah satu yang dilakukan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM, adalah dengan menggelar kegiatan literasi jasa keuangan di Kota Mataram.

Haji Bambang Kristiono (HBK)

Kegiatan bertema “Penyuluhan Jasa Keuangan Bersama Anggota DPR RI H. Bambang Kristiono (HBK)” ini, digelar pada hari Kamis (30/07/20), melibatkan Tim ‘HBK PEDULI Kota Mataram’ bekerjasama dengan Yayasan Swadaya Membangun Mataram, dan OJK Provinsi  NTB.

Penyuluhan dilaksanakan di 6 Kecamatan yang ada di Kota Mataram, dengan menghadirkan peserta antara lain para pelaku UMKM terdampak Covid-19, pelaku industri jasa keuangan lokal, pelaku pariwisata, dan pelaku jasa transportasi.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Pak HBK kepada UMKM terdampak Covid-19 di Kota Mataram. Materi kegiatan penyuluhan jasa keuangan antara lain, tentang edukasi dan pemanfaatan produk industri Jasa Keuangan secara door to door dimasa pandemi Covid19,”  kata Ketua ‘HBK PEDULI Kota Mataram’ Ustadz Amrilah, di sela-sela kegiatannya, Kamis (30/07) di Mataram.

Selain kegiatan penyuluhan jasa keuangan, Tim HBK PEDULI juga menyalurkan bantuan berupa paket sembako dari untuk masyarakat terdampak pandemi Covid19.

Ustads Amrilah mengatakan, metode penyaluran bantuan paket2 sembako ini dilaksanakan secara door to door, kepada kelompok2 sasaran terutama masyarakat terdampak, dengan tetap memperhatikan dan mentaati protokol Covid19.

Tiap paket sembako itu terdiri dari beras beras 3 Kg, Minyak goreng 1 Liter, Gula Pasir 1 Kg, Ikan Sarden 2 Kaleng, Telur Ayam 1 Trey (10 Butir), Mie Instant 4 Bungkus, Hand Sanitizer 100 ml 1 Botol, dan Masker.

Bantuan yang diberikan sebanyak 500 paket sembako tersebut, sebanyak 200 paket sembako disalurkan bersama Yayasan Swadaya Membangun Mataram, dengan sasaran para orang tua jompo, para anak yatim piatu yang tidak mampu, dan kelompok Nelayan di wilayah Pondok Perasi.

“Kemudian 300 paket Sembako lainnya, disalurkan di Kecamatan2 yang ada di Kota Mataram oleh Tim HBK PEDULI Kota Mataram dan para pengurus PAC Partai Gerindra Kota Mataram,”  kata Amrilah.

Ustads Amrilah mengaku bangga dengan kegiatan yang dilakukan HBK di Kota Mataram.

Ia mengatakan, bantuan yang disalurkan mendapat respons positif dan sangat antusias dari masyarakat, dan Ia berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat, meringankan kesulitan masyarakat terdampak Covid-19.

“Saya bangga menjadi bagian dari Tim HBK PEDULI, menjalankan instruksi2 Pak HBK untuk terus berada di tengah-tengah masyarakat yang diwakilinya. Pembagian 500 paket sembako bagi masyarakat Kota Mataram terdampak Covid19 pada hari ini, telah mendapatkan respons dan apresiasi yang sangat luar biasa,”  imbuhnya.

Salah satu penerima bantuan M Husni, seorang nelayan di Pondok Perasi, Ampenan, mengaku tidak mengenal HBK, dan juga bukan pemilihnya pada saat Pileg lalu. Namun ia bangga dan terharu, karena juga ikut mendapat bantuan yang tanpa pandang bulu.

“Saya secara pribadi tidak mengenal Pak HBK, saya juga bukan pemilihnya. Tapi program-program dan kepeduliannya Pak HBK, telah menyentuh orang-orang seperti kami. Mudah-mudahan Pak HBK dan keluarga sehat terus, dan dilimpahi rezeki yang cukup,” ujarnya.

Sementara itu secara terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPR RI H Bambang Kristiono (HBK) mengatakan, kegiatan di masa reses ini dihajadkan untuk menyentuh masyarakat di bawah, terutama masyarakat dan pelaku UMKM terdampak Covid-19.

HBK menyampaikan apresiasi kepada OJK dan semua Tim HBK Peduli yang sudah bersama-sama memberikan literasi jasa keuangngan bagi para pelaku UMKM.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak OJK yang telah bersedia bekerjasama dengan Yayasan Swadaya Membangun Mataram, dan Tim HBK PEDULI Kota Mataram, dalam kegiatan penyuluhan kepada para pelaku usaha IKM, yang dilanjutkan dengan penyaluran bantuan paket2 sembako bagi masyarakat terdampak Covid19,” kata HBK.

Pria Humble yang dikenal sebagai Samurai Prabowo ini menegaskan, dalam situasi sulit akibat pandemi Covid19 ini, empati dan rasa kesetiakawanan sosial harus ditingkatkan.

“Dalam situasi saat ini empati dan rasa kesetiakawanan sosial kita diuji. Sebagai pejuang, kita menjawabnya dengan aksi-aksi nyata di lapangan, terus berbagi dan mengulurkan bantuan kepada masyarakat-masyarakat yang membutuhkan. Saya minta kepada Tim HBK PEDULI Kota Mataram untuk terus turun ke masyarakat, membantu dan mendampingi mereka pada saat-saat sulit seperti ini,” tukas HBK.

Me




TVRI Diminta Kolaborasi dengan OPD, untuk Angkat Kekayaan Alam dan Budaya NTB

Pihak TVRI NTB berkomitmen mendukung dan siap berkontribusi dalam mewujudkan NTB Gemilang

MATARAM.lombokjournal.com —  Di tengah gencarnya persaingan lembaga penyiaran dan bertambahnya usia TVRI NTB, maka TVRI NTB diharapkan menjawab dinamika dan kebutuhan informasi masyarakat, terutama informasi yang membangun optimisme terlebih di masa pandemi.

“Mudah mudahan dengan orang yang punya visi baru, TVRI bisa bertahan. Mudah mudahan dengan talenta-talenta hebat mau memikirkan TVRI, sehingga TVRI bukan hanya dapat bertahan, tapi juga kinerjanya semakin baik di masa yang akan datang,” ujar Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat menerima silaturahmi dari Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun NTB di ruang kerja Gubernur NTB, Rabu (26/7/2020).

Kegiatan tersebut untuk meningkatkan kontribusi TVRI NTB bersama pemerintah untuk mewujudkan NTB Gemilang.

Dalam silayurrahmi itu Gubernur Zul didampingi oleh Asisten I Setda Provini NTB, Kadis Kominfotik, Kadis Dikbud, Kadis Koperasi dan UMKM, Kadis Perdagangan, Kadis Ketahanan Pangan, Kadispar, Kepala Biro Humas dan Protokol serta seluruh staf ahli menyambut baik kegiatan silaturahmi tersebut.

Dikatakan Bang Zul, peningkatan kapasitas SDM sangat perlu dilakukan, terlebih anak-anak muda yang ada di TVRI.

“Mari upgrade kapasitas anak anak muda yang ada di TVRI, sekolahkan, kursuskan, peroleh ilmu baru, pengalaman baru, karena masa depan harus dikunjungi lebih dulu dibanding pesaing kita,” harap Bang Zul.

Tidak hanya itu, Bang Zul meminta agar OPD lingkup Pemprov NTB dapat berkolaborasi bersama TVRI dalam mengemas dan menyampaikan informasi kepada masyarakat, terutama dalam meningkatkan dan membumikan kekayaan budaya dan alam NTB.

Kepala Stasiun TVRI NTB, I Gede Mustito menyampaikan, pihaknya berkomitmen mendukung dan siap berkontribusi dalam mewujudkan NTB Gemilang.

Ia juga menyampaikan, di tengah peliknya persaingan, TVRI telah memiliki aplikasi sendiri di PlayStore dan dapat diunduh oleh masyarakat yang ingin menikmati program-program dari TVRI.

“Tidak hanya itu, kami juga mengikuti tren saat ini dalam menikmati televisi, yakni dengan merambah ke media sosial,” katanya.

AYA/HmsNTB