KPUD Loteng Siap Jalin Kerjasama Dengan MOI, Wujudkan Pilkada Berintegritas

LOTENG.lombokjournal.com

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Media Online Indonesia (DPC MOI) Kabupaten Lombok Tengah, siap bekerjasama dengan penyelenggara Pemilu untuk menyelenggarakan Pilkada damai, aman, profesional, berintegritas dan sesuai standar Covid-19.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPC MOI Lombok Tengah, Ahmad Jumaili saat bersilaturrahim dengan Ketua Komisioner KPUD Lombok Tengah Dharmawan di Praya Selasa, (06/10/20).

Disampaikannya, sebagai Perkumpulan Perusahaan Media Online terbesar di Indonesia, MOI Loteng memiliki jaringan yang luas untuk memastikan setiap penyelenggaraan Pilkada di semua tahapan berlangsung demokratis.

“Kami DPC MOI Lombok Tengah siap bersama KPU, Bawaslu dan semua stakeholder di Lombok Tengah mendukung terciptanya pilkada yang kondusif, jujur, profesional dan berintegritas,” terang Jumaili.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Lombok Tengah, Lalu Darmawan menyambut baik dukungan Pengurus DPC MOI Lombok Tengah untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada Loteng.

“Sebagai pilar keempat demokrasi, media termasuk yang tergabung di DPC MOI Loteng memiliki andil besar untuk turut serta mendukung pelaksanaan Pilkada yang demokratis, termasuk memberikan pencerahan dan pendidikan politik kepada masyarakat, melalui informasi disajikan” ungkap Darmawan.

Lalu Darmawan menambahkan dalam seluruh tahapan kerja KPU mulai dari pusat hingga daerah, tidak bisa lepas dari kerjasama dengan media.

Sebab media memiliki kekuatan berjejaring untuk menyampaikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

“Walaupun kami di KPUD memili website tetapi itu tidak cukup, yang disana lebih kepada internal. Nah untuk penyebaran yang lebih luas kita tetap menggunakan media,”  ungkapnya.

Tak hanya informasi dan sosialisasi, media juga sangat diharapkan memberikan kritik, saran dan masukan yang konstruktif bagi terselenggaranya Pilkada yang aman, berintegritas dan demokratis.

“Kami sangat terbuka dan siap diberikan kritik, saran dan masukan jika kami ada yang kurang tepat. Dan media punya kapasitas melakukan itu,” katanya.

Lalu Darmawan menyampaikan terimakasih dan apresiasi atas keberadaan dan  silaturrahim MOI Lombok Tengah hari ini.

Ia berharap kedepan MOI dan KPU bisa bekerjasama terutama dalam membantu verifikasi pada media-media yang ada di Lombok Tengah. (*)




Plt. Bupati KLU Pimpin Rakor Kebencanaan

Persoalan kebakaran di Dasan Lekong Dusun Lendang Galuh Sigar Penjalin Tanjung menjadi atensi untuk sesegera mungkin diatas

TANJUG.lombokjournal.com

Plt. Bupati Lombok Utara H. Sarifudin, SH MH memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kebencanaan untuk penanganan bencana alam dan non alam di Aula Bupati setempat, Senin (5/10/2020). Dihadiri beberapa Kepala OPD dan Camat lingkup Pemda KLU.

H Sarifudin,

Saat memimpin rapat itu, Plt Bupati Lombok Utara didampingi Pj. Sekda Drs. H. Raden Nurjati, para Asisten Setda KLU

H Sarifudin SH MH, dalam arahannya menyampaikan, rakortas dilakukan setelah melihat beberapa kejadian yang tidak terduga yakni bencana alam dan bencana non alam.

Lebih lanjut Plt bupati menyampaikan kemarin (3 Oktober 2020) ada kebakaran, maka masyarakt kita membutuhkan perhatian pemerintah.

“Melalui rakor ini, harus ada keputusan yang menjadi kebijakan kita bersama yang bisa kita realisasikan, khusus untuk masyarakat yang saat ini dilanda bencana,” imbuhnya.

Plt. Bupati mengatakan, Pemda KLU perlu mengambil langkah-langkah cepat dalam mengatasi tiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakati.

“Saya berharap seluruh OPD yang berkewajiban pada aspek itu untuk bekerja sesegera mungkin, tidak saja kita berbicara untuk kebutuhan pendeknya, tetapi bagaimana kita menyelesaikan kebutuhan jangka panjang, yaitu tempat tinggal mereka. Mohon kerja sama kita dalam hal ini,” tandasnya.

Menurut Wabup Lombok Utara itu, khusus kejadian Dusun Lendang Galuh, yang ditugaskan menangani untuk segera bertindak cepat diantaranya beberapa waktu ke depan kita harus membuat Huntara dan air bersih dari PDAM.

Selain itu pula, penerangan juga penting, mungkin perlu koordinasi dengan PLN.

Rakor ini membahas pula bencana kekeringan yang dirasakan oleh dua kecamatan yaitu Bayan dan Kayangan, hampir setiap tahun di bulan Agustus, September dan Oktober kerap mengalami kekeringan.

“Tiap tahun kita harus memiliki kesigapan terhadap bencana. Pada tahun 2021, sudah disikapi dan anggarannya ditambah,” imbuhnya.

Usai memimpin rapat terbatas kepada awak media Plt. Bupati Sarifudin menyatakan, dana taktis disiasati untuk segera membangunkan hunian sementara masyarakat yang terdampak langsung karena bencana kebakaran.

“Bila perlu dalam satu bulan ini tuntas semua. Huntara sudah bisa terbangun,” tukasnya.

Dikatakannya pula, terkait dengan penangan bencana kebakaran di Dusun Lendang Galuh, untuk sementara Pemda KLU sudah membuat dapur umum, penerangan, pembagian selimut, tenda dan lain-lain.

Raden Nurjati

Pj. Sekda KLU Drs. H. Raden Nurjati menyampaikan, ada beberapa yang menjadi konsentrasi pada rapat. Pertama, terjadinya bencana kebakaran yang terjadi di Dasan Lekong Dusun Lendang Galuh Sigar Penjalin Tanjung.

Selanjutnya masalah RTG, dan yang terakhir perencanaan secara umum yang perlu disepakati program-program dalam pemulihan ekonomi, terkait Pandemi Covid.

Mantan Kepala DPKAD itu mengatakan,  terkait penanganan bencana kebakaran beberapa langkah yang sudah diambil, melalui BPBD, Dinsos, Dikes, Damkar termasuk kecamatan.

Kegiatan berupa membuat dapur umum, sudah berjalan dari hari kemarin, fasilitas sarana prasarana oleh BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan dan laporan masing-masing kecamatan dan OPD, terkait penanganan bencana alam dan non alam.

sas




Perayaan HUT TNI,  Plt Bupati KLU Serahkan Penghargaan  Juara Lomba Kampung Sehat

TANJUNG.lombokjournal.com

Plt Bupati Lombok Utara, H Sarifudin, SH, MH menjadi Inspektur Upacara (Irup) Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-75 di Kabupaten Lombok Utara (KLU) berlangsung di Halaman Kantor, Senin (05/10/20).

Plt Bupati KLU, H Sarifudin, SH, MN

Acara itu dirangkaikan dengan apel netralitas ASN menjelang Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020. Selain itu, diisi dengan penyerahan nominator juara Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten dari Kapolda Nusa Tenggara Barat dan Pemda KLU.

Plt. Bupati Lombok Utara H. Sarifudin SH MH, dalam amanatnya menyampaikan, peringatan HUT  TNI rutin diperingati tiap tahun, sebagai upaya mewarisi semangat juang, memahami keteladanan, serta menghayati tindakan dan spirit patriotik penegak kedaulatan negara.

Spirit yang dilandasi rasa nasionalisme telah menjadi perisai penguatan kedaulatan negara.

“Melalui peringatan HUT TNI ke-75, saya mengajak seluruh komponen masyarakat KLU agar aktif bersama pemerintah meneruskan perjuangan dan cita-cita para pendahulu kita, terutama dalam mengisi pembangunan daerah,” tutur Sarifudin.

Menurut Plt Bupati, KLU tidak hanya diuji bencana alam, tetapi juga bencana non alam pandemi Covid-19. Penyebaran pandemi corona sungguh cepat menimpa sebagian besar negara dan masyarakat di berbagai belahan dunia. Lombok Utara juga tidak luput dari serangan wabah global tersebut.

“Inilah ujian yang harus kita hadapi dan kita tangani secara kolektif baik pemerintah, jajaran TNI/Polri dan masyarakat dalam rangka memberikan kenyamanan dan kondusifitas demi tetap terjaganya keutuhan berdaerah, berbangsa dan bernegara,” terangnya.

Pada momentum perayaan 75 tahun TNI tersebut, sejumlah upaya dan langkah nyata yang diterapkan secara berkala oleh pemerintah daerah KLU, bersama unsur TNI/Polri dan Gugus tugas Covid-19 guna mencegah dan memutus rantai penyebaran pandemi corona di antero KLU.

Di antaranya, penerapan Perda NTB nomor 7 tahun 2020 dan Perbup Lombok Utara nomor 15 tahun 2020, serta mengeluarkan edaran penggunaan masker di tempat umum, tempat ibadah maupun tempat-tempat lainnya.

Selain itu, Pemda KLU mengambil langkah-langkah mencegah penyebaran Covid-19 di KLU, misalnya penyemprotan disinfektan pada tempat-tempat umum, memonitoring Pelabuhan Bangsal sehubungan dengan keluar masuknya masyarakat lokal maupun wisatawan asing.

Prmda KLU Turut menyukseskan kegiatan Lomba Kampung Sehat yang memacu masyarakat untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Mari kuatkan sinergi Program Kampung Sehat dikarenakan dapat menunjang keberhasilan desa-desa menerapkan protokol Covid-19. Saya mengajak kita semua agar terus menggalakkan kampanye gunakan masker, cuci tangan dengan air mengalir dan jaga jarak untuk keselamatan dan kesehatan kita bersama,” ajaknya.

Pemda KLU terus berikhtiar bekerja keras bersama melakukan terobosan penanganan keadaan untuk pemulihan, rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur dampak gempa bumi 2018.

Dikatakan, Data BPBD KLU per tanggal 28 September 2020,  jumlah RTG yang sudah terbangun sejumlah 37.129 unit, sementara RTG yang sedang dalam proses pembangunan sejumlah 5.964 unit.

Terkait kontestasi pilkada pada Desember mendatang, ASN harus netral mengacu pada kode etik ASN sesuai PP nomor 42 tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS.

Dalam PP tersebut, lanjutnya, terdapat nilai dasar yang mesti dijunjung tinggi oleh PNS, diantaranya netralitas.

“Pemerintah daerah dan segenap lapisan masyarakat KLU menyampaikan terima kasih yang tulus serta apresiasi yang luhur kepada pimpinan dan jajaran TNI atas kerja keras membantu masyarakat KLU. Dirgahayu TNI ke-75, Sinergi untuk Negeri,” imbuhnya.

Terkait Lomba Kampung Sehat Kapolres Lombok Utara AKBP Fery Jaya Satriansyah, SH menyampaikan selamat kepada Desa Jenggala atas kesuksesan menjuarai Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten, serta mewakili KLU pada lomba serupa di tingkat Provinsi NTB.

Diharapkan prestasi yang diraih Desa Jenggala bisa ditiru oleh desa-desa lain di KLU.

Menurut Kapolres, Lomba Kampung Sehat di Lombok Utara terus dilakukan Polres Lombok Utara. Bahkan pihaknya melakukan pembinaan sejumlah pola kegiatan yang dilakukan ketiga desa pemenang lomba. Seperti mendorong untuk mematuhi imbauan dan penerapan protokol kesehatan di tiga desa nominator juara.

Selain itu, pihaknya juga mendorong penyediaan infrastruktur dalam penanganan protokol kesehatan di ketiga desa. Hal itu bertujuan supaya yang bagus bisa bertambah bagus.

Kapolres, optimis desa utusan Lombok Utara nantinya bisa menjadi juara pada Lomba Kampung Sehat tingkat Provinsi NTB.

“Kampung sehat ini tetap kita berlakukan selama masa Covid-19. Ke depan, kampung sehat terus akan diterapkan meski covid sudah usai. Formatnya kita ubah agar kampung sehat tetap ada, karena masyarakat kita harus hidup sehat,” tuturnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan tropi piala dan hadiah kepada pemenang Lomba Kampung Sehat, masing-masing diserahkan kepada Desa Jenggala Kecamatan Tanjung (Juara I),  Desa Senaru Kecamatan Bayan (Juara II), dan Desa Bentek Kecamatan Gangga (Juara III).

Hadiah dan tropi piala diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Lombok Utara bersama Kapolres Lombok Utara dan anggota Forkopimda.

Hadir dalam acara itu Pj. Sekda KLU Drs. H. Raden Nurjati, anggota Forkopimda, para Asisten, Kepala OPD, unsur TNI/Polri dan segenap ASN lingkup Pemda KLU

sid




Kemensos Tanggap Cepat Dampak Kebakaran di Lombok Utara

Tim Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa membantu memberikan bantuan kebutuhan dasar bagi lanjut usia korban kebakaran

KLU.lombokjournal.com

Kementeian Sosial (Kemensos) RI, mengirimkan tim Respon Kasus dalam memberikan perlindungan terhadap lanjut usia  korban bencana kebakaran di Lendang Galuh, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara pada Sabtu (03/10/20) malam.

Tim yang dikirim yakni dari  Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) “Gau Mabaji” di Gowa sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial.

Dugaan sementara kebakaran terjadi akibat arus pendek listrik di salah satu rumah warga yang pemiliknya sedang tidak berada di tempat.

Kejadian ini menyebabkan hangusnya 20 unit rumah penduduk serta satu mushola. Selain itu, sedikitnya 101 kepala keluarga yang terdiri dari 270 jiwa terdampak kebakaran harus mengungsi ketempat yang lebih aman.

Dari korban terdampak kebakaran diketahui terdapat juga kelompok rentan yaitu 15 orang lanjut usia, 45 bayi serta 35 anak.

Tim Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa yang sedang melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penyaluran Bantuan Sosial Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PROGRES-LU) di Kota Lombok Tengah segera menuju lokasi terjadinya kebakaran yang berada di Kabupaten Lombok Utara.

Melalui hasil pendataan dan koordinasi tim respon kasus yang selanjutnya dilakukan case conference (pembahasan kasus) di lokasi kebakaran, tim Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa membantu memberikan bantuan kebutuhan dasar bagi lanjut usia korban kebakaran.

Bantuan yang diberikan berupa paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, ikan kaleng, susu kental manis, mie instan dan gula pasir.

Plt Bupati Lombok Utara, Sarifuddin hadir dalam kegiatan pemberian bantuan pemenuhan kebutuhan dasar bagi lansia korban kebakaran dan menyampaikan terimakasihnya kepada Kementerian Sosial yang telah memperhatikan lanjut usia terdampak.

“Saya mewakili lansia korban kebakaran menyampaikan terimakasih kepada Kementerian Sosial RI melalui Balai Lansia “Gau Mabaji” di Gowa yang telah memberikn bantuan dalam masa tanggap darurat bencana kebakaran ini” kata Sariffudin.

Syam Wuryani, Kepala Balai Lansia “Gau Mabaji” mengatakan, dalam pemberian pelayanan rehabilitasi sosial lanjut usia korban kebakaran ini harus dikaitkan dengan sistem sumber terdekat, salah satunya melalui LKS-LU sebagai pemberi layanan berbasis komunitas dalam implementasi program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI)” Ujar Yani dalam sambutannya.

Tim didampingi oleh Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat yang diwakili oleh Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Fitriah dan Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Anak dan Lanjut Usia, Siti Eny Chaerany, Dinas Sosial Kabupaten Lombok Utara, Faisol Mangkualam, Kepala Desa Sigar Penjalin, Zawir dan Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU).

Diharapkan, adanya bantuan ini dapat mengurangi beban bagi lansia korban kebakaran dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, bantuan ini juga merupakan bentuk HADIR nya negara dalam memberikan perhatian terhadap lansia.

(*)




NTB Zero Waste dan NTB Hijau, Wagub Tegaskan Pentingnya Sinergi dengan Kabupaten/Kota

MATARAM.lombokjournal.com

Program terkait NTB Zero Waste dan NTB Hijau selalu menjadi perhatian Pemerintah Provinsi NTB di kala pandemi Covid-19.

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah yang memimpin rapat terkait Zero Waste dan NTB Hijau di Ruang Anggrek menegaskan, sinergi pemerintah kabupaten/kota harus terus dijalankan agar semua berjalan dengan baik.

“Apalagi sebentar lagi masuk musim hujan, jangan sampai lengah. Banyak spot yang harus diperhatikan, semua harus bekerja sama dengan kabupaten/kota,” jelas Wagub, Senin (05/10/20).

Umi Rohmi tersebut menyampaikan, seluruh rencana dan program-program yang akan berjalan nantinya harus direncanakan dengan matang.

Hal ini untuk meminimalisir kurangnya komunikasi antar perangkat daerah.

“Sekarang bagaimana kita mengatur strategi dengan Kadis DPMPD agar rencana-rencana bisa diterapkan untuk saat ini di desa-desa dan harus dibicarakan teknisnya supaya bisa terkejar,” ungkap Umi Rohmi.

Selain itu juga pada rapat yang dihadiri pula oleh Kepala Dinas DPMPD Prov. NTB, Umi Rohmi meminta untuk kerja secara menyeluruh dan merata.

Khususnya terkait Desa Wisata, pihak Dinas Pariwisata harus bersinergi dengan Dinas DPMPD untuk melakukan perencanaan yang lebih memperhatikan lingkungan dan fokus terhadap pelestarian lingkungan.

“Semua perencanaan sangat berorientasi pada lingkungan bukan malah berdampak pada lingkungan. Justru, harus menghijaukan lingkungan dan melestarikan lingkungan,” jelas Umi Rohmi.

Umi Rohmi berharap agar semua perencanaan terintegrasi dan berkoordinasi baik dengan aparatur desa dan OPD sehingga progress dari sinergi berjalan dengan baik.

Rr/HmsNTB




HUT Ke-75 TNI, Gubernur; NTB Mencontohkan Sinergi Luar Biasa

Kekompakan antara TNI dan Polri di NTB sangat bagus dalam membantu Pemerintah Provinsi di setiap program yang dijalankan

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah beserta para anggota Forkopimda NTB mengikuti Upacara HUT Ke-75 TNI secara virtual di seluruh Indonesia, di Makorem 162/WB, Senin (05/10/20).

Presiden RI, Ir. Joko Widodo saat memimpin upacara itu mengatakan, sinergi antara TNI, Porli dan lembaga pemerintah lainnya berjalan dengan sangat baik. Ia minta agar sinergi ini terus dipertahankan.

Jokowi mengatakan, upacara ini bukan hanya diikuti oleh para anggota TNI saja, namun diikuti juga oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Perjalanan panjang TNI, sejak perjuangan kemerdekaan hingga kini menunjukkan, TNI adalah penjaga utama kedaulatan negara.

Menjaga keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila & UUD 1945. Serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

“Oleh karena itu, atas nama rakyat Indonesia, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar dan institusi TNI. Kepada para prajurit yang sedang bertugas di manapun,” Ujar Presiden.

Dalam berbagai kesempatan, dunia berubah dengan sangat cepat, dunia bergerak dengan sangat dinamis.

Transformasi organisasi TNI harus terus dilakukan sesuai dengan dinamika lingkungan strategis, dinamika ancaman, dan perkembangan teknologi militer.

“Kita harus terus melakukan transformasi teknologi dan personel yang mampu memahami dan memanfaatkan lompatan di bidang teknologi informasi, teknologi nano, dan teknologi kecerdasan buatan,” terangnya.

Selain transformasi organisasi dan transformasi teknologi, TNI juga harus didukung oleh transformasi personel yang kokoh.

Baik dalam menghadapi tugas-tugas Operasi Militer untuk Perang, maupun untuk tugas-tugas Operasi Militer Selain Perang.

“Kita harus siap mengantisipasi karakter baru pertempuran masa depan, yang mempunyai daya hancur lebih besar atau high level of destruction. Kita harus siap menghadapi pertempuran yang berjalan lebih singkat dalam menentukan pemenang atau decisive battle,” kata Presiden.

Karakter pejuang yang selalu siap untuk bersinergi, bekerja sama bahu-membahu dengan berbagai elemen bangsa.

Karakter pejuang yang membangun sinergi antar korps, sinergi antar matra, sinergi antar instansi, serta sinergi antara TNI dan POLRI, yang menjadi kunci untuk membangun kekuatan pertahanan yang semakin kokoh dan efektif.

“Akhir kata, terus tingkatkan kemampuan, profesionalisme, dan kesiap-siagaan TNI untuk menerima penugasan. Pegang teguh amanat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Jagalah terus kemanunggalan TNI dengan rakyat. Jadikanlah sinergi sebagai kekuatan membangun Negeri, membawa Indonesia menjadi negara maju. Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia,” tutupnya.

Kekompakan TNI-Polri

Gubernur Zul saat diwawancarai menyampaikan bahwa kekompakan antara TNI dan Polri di NTB sangat bagus dalam membantu Pemerintah Provinsi di setiap program yang dijalankan.

“Saya kira tema yang sangat bagus ya, sinergi untuk negeri, ditengah pandemi seperti ini, nampaknya tidak ada pilihan lain kecuali memperkuat sinergi antara TNI, Polri, Masyarakat dan institusi lain yang terkait, saya kira di NTB kita sudah mencontohkan sinergi yang luar biasa,” terang Gubernur.

Rr/HmsNTB




Tinjau Posyandu Keluarga Terpadu, Wagub Apresiasi Kekompakan Warga Midang

Wagub optimis seluruh Posyandu di NTB kelak akan menjadi Posyandu Keluarga

LOBAR.lombokjournal.com

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengapresiasi langkah-langkah terobosan yang dilakukan pemerintah dan warga Desa Midang.

Ha itu diungkapkannya saat mengunjungi salah satu Posyandu Keluarga Terintegrasi di Desa Midang Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Senin (05/10/20) pagi.

Ia pun memuji Kepala Desa Midang yang disebutnya memahami betul bagaimana menjadikan kesehatan, ekonomi, pendidikan dan juga lingkungan sebagai prioritas utama.

Posyandu Keluarga Desa Midang ini telah terintegrasi dengan Bank Sampah.

Selain itu, terdapat pula pengembangan usaha ecobrick, jalinan kerjasama dengan BUMDes, serta usaha-usaha dalam memajukan UMKM di desa tersebut.

“Alhamdulillah, semoga semakin banyak Kepala Desa yang sangat sungguh-sungguh memikirkan hal-hal yang mendasar. Karena kita berjuang untuk kesehatan dan lingkungan itu tidak seperti membalikan telapak tangan,” kata Wagub.

Umi Rohmi mendukung penuh harapan Kepala Desa Midang yang bertekad menjadikan desanya sebagai Desa Wisata andalan di Lombok Barat bahkan NTB.

“Dengan mendorong Desa Midang ini menjadi desa wisata, itu menjadi trigger untuk membenahi lingkungan dan juga menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Umi Rohmi kembali mempertegas, saat ini masyarakat dihadapkan hanya pada dua pilihan. Pilihan tersebut yakni hidup aman dan produktif.

Sehingga, dimasa pandemi Covid-19 ini masyarakat diminta mampu tetap produktif dengan mengedepankan protokol kesehatan yang telah dianjurkan.

“Untuk bisa hidup aman dan profuktif syaratnya hanya satu, yaitu patuhi protokol kesehatan Covid-19,” ungkap Umi Rohmi.

Dalam hal ini, Umi Rohmi bersyukur masyarakat NTB tetap mampu bertahan di tengah sulitnya perekonomian yang disebabkan adanya pandemi.

Ia mengajak seluruh daerah mendorong potensi yang dimiliki di daerahnya masing-masing.

Terakhir, Umi Rohmi berharap ke depan semakin banyak daerah-daerah di NTB yang menerapkan Posyandu Keluarga.

Dengan kekompakan, Ia optimis seluruh Posyandu di NTB kelak akan menjadi Posyandu Keluarga. Untuk itu, sinergi antar pemerintah dan seluruh masyarakat menjadi kunci mewujudkan hal tersebut.

“Kita harapkan semoga posyandu bisa menjadi Posyandu Keluarga, bisa melayani anak sampai lansia sehingga masalah kesehatan dan masalah sosial yang kita hadapi bisa kita atasi bersama,” kata Wagub.

Perhatian ke Lombok Barat

Sekretaris Daerah Lombok Barat, Dr. H. Baehaqi, menyambut hangat kunjungan Wagub beserta rombongan, yang disebutnya memperhatikan pembangunan hingga ke lingkup terkecil.

“Perhatian Wakil Gubernur kepada Lombok Barat ini sangat luar biasa, sangat sering sekali beliau hadir bersama kita dengan masyarakat, terlebih dimasa pandemi Corona ini,” ujar Baihaqi.

Baehaqi juga mendukung penuh akan pentingnya kehadiran Posyandu Keluarga di tengah masyarakat. Posyandu Keluarga yang mencakup semua kalangan akan meningkatkan kesadaran masyarakat terkait kesehatan.

“Bisa dikatakan posyandu sebagai layanan kesehatan paling terdepan di masyarakat,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Midang, Drs. Syamsuddin melaporkan capaian dan progres pembangunan di Desa Midang.

Dimulai dari keberlangsungan Posyandu Keluarga hingga menyukseskan Desa Midang sebagai salah satu Desa Wisata andalan di NTB. Menurutnya, kehadiran Desa Wisata akan memberikan multiplier effeck pada aspek-aspek lainnya, seperti kebersihan lingkungan dan kemajuan UMKM.

“Warga Desa Midang banyak menciptakan program program yang berkaitan dengan kebersihan sampah. Harapan saya, semoga sampah sampah di Desa Midang bisa terus menjaga kebersihan,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Desa Midang telah mempunyai satu Posyandu Keluarga. Sehingga, Syamsuddin berjanji Posyandu Keluarga di Desa Midang akan terus ditambah jumlahnya.

Hal ini disebutnya merupakan wujud dukungan penuh Desa Midang terhadap program unggulan Pemprov NTB.

“Untuk target di tahun 2021 semoga semua posyandu di Desa Midang menjadi Posyandu Keluarga,” harapnya.

Dalam kunjungan kali ini, Wagub didampingi Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda NTB, Kadis Kesehatan Provinsi NTB, Kadis P3AP2KB Provinsi NTB, Kadis LHK Provinsi NTB, Kadis Kominfotik Provinsi NTB, Kadis PMPD Dukcapil Provinsi NTB, Kepala Biro Kesra Setda NTB, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB.

Rr/HmsNTB




Calon Walikota Mataram Selly Andayani, Suka Berburu Kuliner Kampoeng yang Asyik

Jago PDIP-PKS ini memang sudah lama akrab dengan banyak pengusaha kuliner di Kota Mataram, sejak ia menitis karir birokrasi. Mulai dari yang berkelas kaki lima, hingga hotel berbintang

lombokjournal.com —

MATARAM ;  Terkenal tegas dan sangat disiplin dalam memimpin birokrasi, namun Hj Putu Selly Andayani memiliki sisi humanis yang tak banyak orang tahu.

Bisa meledak-ledak jika ada bawahan yang kerja tidak becus, dan memberikan penghargaan dan pujian untuk bawahan yang berkinerja baik.

Hj Selly dan Interi TGH Abdul Manan

“Bu Selly tipe pemimpin yang ideal, ada karakter mendasar yang membuat kita sebagai bawahan termotivasi bekerja. Ada reward dan punishment yang objektif, beliau tidak suka pekerja yang Asal Bos Senang (ABS),” kata salah seorang mantan bawahan Selly di sebuah OPD di Provinsi NTB.

Bagi sejumlah mantan anak buahnya, Selly Andayani adalah sosok perempuan tangguh. Mantan Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB ini selalu memberi teladan bagi para ASN untuk bekerja benar-benar mengabdi demi pelayanan bagi masyarakat.

Selly juga selalu turun lapangan dan memimpin kerja-kerja kemanusiaan di sektor kedinasan yang ia pimpin. Misalnya, dalam sejumlah operasi pasar ketika harga komoditas tertentu melambung dan langka.

“Bu Selly bukan tipe yang langsung percaya dengan laporan bawahan, beliau pasti turun langsung untuk melihat kondisi masyarakat sebenarnya,” kesan mantan bawahan Selly Andayani ini.

Cerita itu bergulir sampai saat ini. Selly Andayani melepas kedinasan dan birokrasinya sebagai ASN untuk menjadi Calon Walikota Mataram dalam Pilkada 2020 ini.

Salah satu kebiasaan Selly Andayani yang tak banyak orang tahu adalah gaya blusukan uniknya. Terutama saat berburu Kuliner Kampoeng /Tradisional .

Jago PDIP-PKS ini memang sudah lama akrab dengan banyak pengusaha kuliner di Kota Mataram, sejak ia menitis karir birokrasi. Mulai dari yang berkelas kaki lima, hingga hotel berbintang.

Seperti yang nampak Jumat sore ( 2/10) dan  Sabtu malam (3/10) di kawasan Karang Buaye Pagutan dan  Sekarbela, Kota Mataram. Hanya didampingi beberapa orang, Selly Andayani meluangkan waktu untuk berburu kuliner Kampoeng asyik yakni Nasi Rarit khas Karang Buaye dan Nasi Selak  Sekarbela yang sangat tersohor.

Sebelumnya Selly juga Kulineran Rujak Kemeng dikawasan Cakra.

“Saya ya seperti ini, kalau pingin makan memilih kuliner yang merakyat saja. Kan di sini kita bisa menyerap aspirasi dan harapan-harapan masyarakat yang kita jumpai,” kata Selly Andayani.

Lama menjabat Kepala Dinas Perdagangan Provinsi NTB, Selly paham benar ada banyak potensi UMKM di NTB termasuk di Kota Mataram yang bisa dan harus bisa dikembangkan. Sektor kulinari adalah salah satunya.

Sektor kulinari juga menjadi pelengkap kekuatan NTB sebagai destinasi wisata unggulan nasional. Jika dikemas dan digarap serius, sektor ini akan membuka banyak lapangan pekerjaan dan menggeliatkan perekonomian daerah.

Nasi Selak Sekarbela misalnya, jika dikemas apik dan didampingi dengan promosi kepariwisataan, bukan hal mustahil bisa seperti Rawon Setan di Kota Surabaya, Jawa Timur.

“Cukup banyak orang ingin datang ke Surabaya karena penasaran dengan Rawon Setan. Nah, di Mataram kita punya Nasi Selak Sekarbela, ini tentu potensi juga yang bisa dikembangkan. Satu ketika orang ingin ke Mataram karena penasaran dengan kuliner Nasi Selak,” kata Selly Andayani.

Untuk urusan Kuliner, SALAM menilai Kota Mataram ini etalase warung besar NTB. Di Kota ini segala macam kuliner lokal Lombok, Sumbawa, Dompu dan Bima tersedia. Masakan nusantara juga bisa dinikmati di cukup banyak kedai yang ada.

Menurut Selly, ke depan perlu dibuat semacam lokasi khusus kuliner di Kota Mataram. Selain sebagai wahana bagi warga Kota Mataram berekreasi dan berburu kuliner di akhir pekan. Ini juga akan menjadi daya tarik wisata tersendiri di Kota Mataram.

“Karena itu SALAM  gagas Mataram Car Free Night di kawasan Cakranegara yang  akan menjadi lokasi pusat kuliner Mataram. Kuliner andalan dan Khas  akan diberikan space agar suasana Kota hidup dan menjadi perputaran ekonomi juga,” bebernya.

Kunjungan Selly Andayani di kawasan Nasi Selak Sekarbela dan Nasi Rarit Karang Buaye Pagutan , tak banyak membicarakan politik.

Apalagi dukungan untuk SALAM. Meski pemetaan geografi politik kawasan Sekarbela  bukan kantung pendukung SALAM, bagi Selly seluruh wilayah Kota Mataram adalah masyarakat yang memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan pelayanan pemerintah.

Terlebih setelah SALAM terpilih dan dilantik kelak sebagai Walikota dan Wakil Walikota Mataram mendatang.

Me




HBK Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Kebakaran di KLU

Untuk tiap keluarga, masing-masing diberikan bantuan Beras 5 kg, Mie Instant 1 dus, Air Minum Kemasan 1 Dus, Minyak Goreng 1 liter, Telor Ayam 1 Trey, dan Kopi instans

lombokjournal.com —

Lombok Utara;   Musibah kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Dusun Lendang Galuh, Desa Sigar Penjalin, KLU pada hari Sabtu (03/10/20) malam mendapat atensi khusus Wakil Ketua Komisi 1  DPR RI, H. Bambang Kristiono (HBK).

Mendengar khabar musibah kebakaran di KLU, ‘Samurai Prabowo’ tersebut  langsung memerintahkan Tim relawan HBK Pedulinya untuk segera mendata dan menginventarisir kebutuhan para korban kebakaran, kemudian menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi para korban terdampak kebakaran.

“Mendapat berita musibah ini semalam, dari Bogor saya langsung perintahkan dan pimpin langsung Tim HBK Peduli untuk menyalurkan bantuan bagi para korban kebakaran di KLU. Saya juga sudah perintahkan para pengurus DPC Partai Gerindra KLU dan anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD KLU untuk semaksimal mungkin memberikan bantuannya kepada masyarakat terdampak, yang pastinya mengalami berbagai kesulitan,” kata HBK, Minggu (04/10/20) melalui keterangan tertulisnya.

Diketahui, kebakaran di Desa Sigar Penjalin menyebabkan sekitar 20 unit rumah penduduk ludes terbakar, termasuk satu Mushola.

Dan sedikitnya 101 Keluarga yang terdiri dari 270 jiwa terdampak kebakaran harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

HBK melalui Tim relawan HBK Peduli langsung bergerak Minggu (04/10/20) pagi ke lokasi musibah kebakaran dan mendata serta menginventarisir kebutuhan mendesak dan darurat para korban kebakaran.

Pada Minggu siang, Tim HBK Peduli membawa bantuan kemanusiaan untuk para korban kebakaran di tiga titik lokasi pengungsian di Desa Sigar Penjalin.

Bantuan tanggap darurat berupa paket-paket sembako diberikan untuk tiap keluarga, masing-masing Beras 5 kg, Mie Instant 1 dus, Air Minum Kemasan 1 Dus, Minyak Goreng 1 liter, Telor Ayam 1 Trey, dan Kopi instans.

Tim relawan HBK Peduli juga membawa bantuan family kits, baju layak pakai untuk para korban kebakaran yang sangat membutuhkan.

“Saya dan keluarga merasa sangat prihatin dengan musibah ini, dan berharap masyarakat para korban bisa tabah dan sabar menghadapi ujian musibah ini. Tim HBK Peduli tetap kita standby-kan dan memperhatikan kebutuhan para korban dan membantunya semaksimal mungkin,” ujar HBK.

HBK mengatakan, Tim HBK Peduli juga mengerahkan unit-unit Ambulance HBK Peduli untuk membantu masyarakat korban kebakaran yang membutuhkan layanan medis, selama mengungsi di lokasi sementara.

Bantuan air bersih juga akan diberikan apabila masyarakat terdampak sangat membutuhkan.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra ini juga berharap, bantuan-bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat korban kebakaran.

Penyaluran bantuan Tim HBK Peduli kepada para korban kebakaran di Dusun Lendang Galuh, Desa Sigar Penjalin, KLU, Minggu sore (04/10) disambut dengan sangat antusias oleh seluruh masyarakat korban kebakaran.

Ketua DPC Partai Gerindra KLU, Sudirsah Sujanto bersama anggota Fraksi Gerindra DPRD KLU, Artadi turut mengawal penyerahan bantuan tersebut langsung di lapangan.

Kepada masyarakat korban kebakaran, Sudirsah dan Artadi menyampaikan salam dan rasa prihatin yang teramat dalam dari HBK dan keluarga kepada masyarakat.

“Jadi, kehadiran kami disini juga sebagai bentuk rasa duka dan keprihatinan pak HBK atas musibah kebakaran yang menimpa keluarga besar masyarakat di Dusun Lendang Galuh ini. Beliau menyampaikan berbagi bantuan ini sebagai bentuk empati dan peduliannya kepada masyarakat Dusun Ledang Galuh yang sedang kena musibah ini, meringankan beban bapak, ibu serta keluarga korban kebakaran,” kata Sudirsah.

Penyerahan bantuan dilakukan Sudirsah dan Artadi kepada para perwakilan keluarga korban kebakaran, mewakili relawan HBK Peduli.

Kegiatan kemudian ditutup dengan do’a bersama dan pembacaan Al-Fatihah untuk kesehatan pak HBK dan keluarga yang dipimpin oleh anggota Fraksi Gerindra DPRD KLU Artadi.

“Mari kita sama-sama do’akan pak HBK supaya tetap diberi kesehatan dan kelimpahan rahmat oleh Allah SWT, dan agar diberikan balasan yang mulia atas kepeduliannya kepada kita semua. Dan kita semua yang terdampak musibah kebakaran ini bisa segera melewati dan mengatasinya,”  kata Artadi.

Usai penyerahan bantuan dan do’a bersama, masyarakat korban kebakaran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada HBK dan keluarga yang sudah peduli dengan kondisi mereka saat ini.

“Kami bersyukur dan berterima-kasih kepada pak HBK dan keluarga yang sudah turut membantu kesusahan kami,”  kata Musripin, salah seorang korban kebakaran.

Me




Gubernur Silaturahim dengan Lombok Mercusuar dan Laskar Sasak

Bang Zul mengapresiasi Lombok Mercusuar yang telah menyatukan hati para tokoh-tokoh yang ada di Pulau Lombok

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menerima silaturahim Tokoh Adat, Agama dan Budaya se-Pulau Lombok yang tergabung Lombok Mercusuar dan juga Laskar Sasak yang berlangsung di Pendopo Gubernur, Sabtu (03//10/20) siang.

Dalam acara silaturrahim itu, Gubernur mengajak masyarakat untuk selalu menjunjung tinggi adat, kebudayaan dan juga agama.

Sehingga dimanapun berada, akar budaya menjadi hal yang tidak boleh dilupakan.

“Pengalaman kami berkelana kemana mana, Islam itu adalah agama sangat lentur dalam menghargai keragaman dan memberikan ruang adat untuk berkembang,” ucapnya.

Bang Zul membahas perhelatan internasional yang akan segera berlangsung di NTB, yakni MotoGP Mandalika 2021.

Ia memotivasi tokoh-tokoh yang hadir agar turut mendukung progres pembangunan sirkuit hingga kesuksesan gelaran tersebut  nantinya.

Bang Zul juga tak ingin anak-anak NTB kelak akan hanya jadi penonton di daerahnya sendiri. Hadirnya program Beasiswa Luar Negeri diharapkan dapat membuat anak-anak muda NTB lebih percaya diri dan memiliki wawasan yang luas.

“Percuma pakai pakaian adat panjang sampai semeter, dua meter tapi hatinya tidak berpihak pada lokal. Percuma kerisnya panjang-panjang kalau ternyata tidak punya keberanian juga membela masa depan anak cucu kita,” tegas Bang Zul.

Ia pun berjanji, pintu pendopo akan selalu terbuka untuk menyambut masyarakat demi ikhtiar membangun NTB yang Gemilang.

Bang Zul mengapresiasi Lombok Mercusuar yang telah menyatukan hati para tokoh-tokoh yang ada di Pulau Lombok.

“Kita yakin, dengan adanya Lombok Mercusuar kita punya tuntutan, kita punya arahan, sehingga kita punya tempat kembali guyub, duduk bersama, hidup tentram menghadirkan kesejahteraan kemakmuran bagi pulau Lombok, NTB, Indonesia bahkan dunia dimasa yang akan datang,” tutupnya.

Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal S.I.K., M.H, menekankan akan pentingnya menjunjung tinggi kearifan lokal dan adat istiadat yang begitu beragam di Indonesia.

“Sangat luar biasa beraneka ragam, saya kaitkan dalam konsep kepolisian sebagaimana Polri didalam memelihara ketertiban, kami sangat tidak bisa lepas dari kearifan lokal tersebut,” ujarnya.

Begitu juga dengan Suku Sasak yang disebutnya telah eksis dari zaman nenek moyang dan dikenal berkat keakrabannya. Ia mengimbau agar masyarakat Sasak dapat terus menjaga keharmonisan dan kerukunan antar sesama suku dan juga suku-suku lainnya.

“Silaturahim itu penting, oleh karena itu Polri senjatanya bukan KUHP, bukan hukum, borgol, water cannon, bahkan pistol. Namun, senjata paling utama adalah silaturahim dan komunikasi dengan hati yang lurus,” jelas Iqbal.

Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah NTB, Ir. Wahyudi Adi Siswanto M.Si, menyampaikan dua hal terkait pentingnya menjalin silaturahim dan kaitan seni budaya dalam penegakkan peraturan-peraturan daerah.

“Pentingnya silaturahim yang merupakan wujud dari kasih sayang ini, jadi sehebat apapun ilmu wujudnya adalah kasih sayang,” tutur Wahyudi.

Selain itu, Ia menyinggung peran seni dan budaya dalam mendukung penegakkan peraturan. Menurutnya, seni dapat menjadi media untuk mengkampanyekan hal-hal positif yang tentunya akan lebih mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat.

Ia pun mencontohkan musik yang mengajak orang-orang untuk patuh memakai masker saat beraktifitas.

“Jadi memakai masker bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi persoalan kepatuhan terhadap adat dan dengan begitu maka kita sudah dibataskan atau dipagari dari hal-hal yang tidak baik,” pungkasnya.

Momen ini juga menjadi tempat para tokoh-tokoh untuk menyampaikan harapan dan juga aspirasinya. Dimulai dari Tokoh Adat, Budaya hingga Agama satu persatu menyuarakan rasa nasionalisme dari Bumi Lombok untuk Indonesia.

Di hadapan Gubernur yang juga turut didampingi Kapolda NTB, Kabinda NTB serta sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov NTB, para tokoh-tokoh ini begitu akrab berdiskusi dan bertukar pikiran demi membangun daerah.

Perwakilan Tokoh Adat, Drs. Lalu Bayu Windia, M. Si, mengapresiasi era kepemimpinan Gubernur yang disebutnya sangat memberikan perhatian terhadap kebudayaan yang ada di NTB.

“Alhamdulillah pada era pak Gubernur, isu-isu kebudayaan mendapat perhatian yang proporsional, selain juga dengan isu-isu yang lainnya,” ungkapnya.

Melalui kesempatan ini, Ia berharap seluruh masyarakat dapat terus memberikan perhatian kepada adat budaya dan juga agama.

Senada dengan hal tersebut, Perwakilan Tokoh Budaya, H. Lalu Putria bertekad untuk terus menciptakan keamanan di daerah. Ia juga memuji para pimpinan daerah yang telah menunjukan kepeduliannya dalam mewujudkan keamanan di NTB.

 

“Alhamdulillah di Bumi Sasak Lombok Ini sudah ada Laskar Sasak, yang akan bersama-sama dengan masyarakat akan mewujudkan keamanan tersebut,” sebutnya.

Terakhir, TGH. Kudri Abdullah, MA., M. Si yang mewakili Tokoh Agama menyampaikan rasa terima kasihnya dapat menyapa dan bersilaturahim dengan  seluruh tokoh adat, budaya dan agama se-Pulau Lombok.

Bersama antar lintas tokoh, Ia bertekad menyatukan visi guna mengharmoniskan antara tokoh adat, tokoh budaya dan juga tokoh agama.

“Agama akan kuat kalau ditopang oleh adat dan budaya. Sebaliknya, adat dan budaya akan selamat kalau ditopang oleh agama,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Ia berharap seluruh aspek tersebut dapat saling mendukung dan juga menguatkan. Dengan hal ini, Kudri yakin NTB dapat semakin harmonis dan menjunjung tinggi rasa kekeluargaan.

HmsNTB