Kunjungi Korban di Batu Rotok, Gubernur Janjikan Bantuan Perumahan

Pemprov NTB bersama dengan Pemkab Sumbawa akan berupaya menuntaskan bantuan perumahan warga yang terbakar

SUMBAWA.lombokjournal.com

Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah mengunjungi lokasi kebakaran di Desa Batu Rotok Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa  Selasa (10/11/20).

Gubernur bersama rombongan mengunjungi desa tersebut setelah menempuh perjalanan dengan medan yang cukup berat, terlebih di musim hujan ini.

Kebakaran yang terjadi hari Sabtu (07/10/20) pada pukul 16.10 Wita lalu mengakibatkan 120 unit rumah terbakar, mengakibatkan 280 jiwa terdampak akibat musibah kebakaran tersebut berdasarkan laporan dari kades setempat.

Kebakaran berawal dari meledaknya aki di salah satu rumah warga. Karena sebagian rumah warga terbuat dari kayu, api cepat membesar dan menyebar ke rumah warga lainnya.

Warga pun bergorong royong memadamkan api yang terus menyebar kemana-mana. Namun banyak barang dan isi rumah tidak dapat diselamatkan.

“Pemprov NTB akan terus membantu masyarakat Batu Rotok,” ungkap Gubernur saat memberikan bantuan kebutuhan dasar kepada masyarakat terdampak musibah kebakaran.

Bantuan yang diberikan seperti pakaian, tenda, makanan, perlengkapan kebutuhan bayi dan lainnya.

BACA JUGA;

Tak lupa, Gubernur yang populer disapa Bang Zul tersebut mendo’akan serta meminta masyarakat untuk tetap bersabar sambil menunggu bantuan pembangunan perumahan.

“Insya Allah dalam waktu dekat, bantuan perumahan warga akan ditunaikan, mohon do’a,” tambah Bang Zul.

Gubernur mengatakan, pihaknya di Pemprov NTB bersama dengan Pemkab Sumbawa akan berupaya menuntaskan bantuan perumahan warga yang terbakar tersebut.

Karena rumah merupakan kebutuhan dasar warga yang harus ada.

Rr/HmsNTB




Ini Pesan  Wagub Saat Lepas Kafilah MTQN ke Padang

Diharapkan para peserta dapat kembali ke NTB dengan membawa prestasi terbaik

MATARAM.lombokjournal.com

Sebanyak 23 putra-putri terbaik NTB akan mengikuti ajang MTQ Nasional XXVIII Tahun 2020.

MTQ Nasional ke-28 ini akan berlangsung dari tanggal 12 sampai dengan 21 November 2020, \Kota Padang Provinsi Sumatera Barat menjadi tuan rumah.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah melepas Kafilah MTQ Nasional yang akan mewakili NTB,  di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Rabu (11/10/20).

Didampingi Sekretaris Daerah Provinsi NTB dan Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda NTB, Wagub menyampaikan dukungan dan pesannya terhadap para peserta MTQ.

“Kalian adalah putra-putri terbaik NTB, pertama pesan saya, jaga kesehatan,” ucap Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi tersebut.

Menurut Umi Rohmi, menjaga kesehatan merupakan hal yang terpenting, terlebih lagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Cara menghadapinya juga disebutnya tidak sulit, yakni jangan sampai lengah dalam mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan.

“Kalian aset bangsa, aset NTB, betul-betul patuhi protokol Covid-19, jaga diri kalian,” pintanya.

Umi Rohmi tidak ingin segala persiapan yang sudah lakukan menjadi terganggu karena kelengahan dalam menjalankan protokol kesehatan.

Ia yakin para peserta MTQ asal NTB akan mampu menunjukan yang terbaik di dalam kompetisi selama tetap disiplin.

“Do’a dan ikhtiar, itu betul-betul bisa kita perjuangkan sampai kalian Insya Allah bisa membawa nama baik NTB,” lanjutnya.

Terakhir, Ummi Rohmi berpesan agar para peserta dapat terus menjaga kekompakan dan saling membantu satu sama lain.

Ummi Rohmi berharap para peserta dapat kembali ke NTB dengan membawa prestasi terbaik dan tentunya dalam keadaan yang sehat pula.

“Ini semua harus kita hargai, kita jaga, kita persiapkan sebaik-baiknya, supaya Kafilah dari NTB meskipun di saat pandemi Covid-19 ini tetap bisa menorehkan prestasi terbaiknya,” pungkas Umi Rohmi.

Sebelumnya, Kepala Bagian Agama Biro Kesra Setda NTB, Abdul Azis Azmi dalam laporannya menyampaikan bahwa pada pelaksanaan MTQ Nasional tahun ini, perwakilan NTB tidak dapat mengikuti semua cabang lomba. Hal ini diakibatkan pandemi Covid-19 yang belum kunjung usai.

“Para Kafilah NTB dipilih langsung oleh para pelatih melalui lembaga pengembangan Tilawatil Al-Qur’an dan diseleksi sebelum pemberangkatan ketika pembatasan jumlah,” terangnya.

Abdul Azis juga mengatakan ada salah satu peserta asal Lombok Timur harus mengundurkan diri lantaran dalam kondisi sakit. Peserta atas nama Muhammad Baihaki Hidayatullah ini sebelumnya terdaftar akan mengikuti cabang Hifzil Al-Qur’an golongan 20 juz.

Adapun tambahan dua cabang lomba yang diikuti pesertanya secara mandiri. Untuk pembiayaan, kedua peserta ini dibiayai langsung oleh Pemerintah Daerah.

Selain itu, Abdul Azis juga menyampaikan berbagai persiapan yang telah dilakukan pemerintah dalam menyambut ajang MTQ Nasional tahun ini. “Langkah-langkah yang dilakukan oleh Lembaga Pengembangan Tilawatil Al-qur’an Provinsi NTB adalah mengadakan pemusatan latihan yang dilaksanakan di Hotel Grand Legi Mataram pada tanggal 07 sampai dengan 11 November 2020 yang diikuti oleh 22 orang peserta dan pelatih,” jelasnya.

Nurul Hidayanti, salah satu peserta dalam cabang Tilawatil Qur’an golongan Remaja menyatakan rasa bangga dan bahagianya dapat mewakili NTB pada ajang MTQ Nasional Tahun 2020. Nurul yang mengaku telah mengasah kemampuannya semenjak kelas 3 SD ini kemudian berharap NTB dapat memperoleh hasil terbaik pada ajang tersebut.

“Semoga NTB dapat meraih banyak juara,” harapnya.

Kafilah NTB dijadwalkan akan berangkat tanggal 12 November 2020 didampingi pula seluruh pelatih dan pembina.

Rr/HmsNTB




Kampung Sehat Awards; Kesadaran Masyarakat Merawat Semangat Tangani Covid-19

Kampung Sehat menumbuhkan kesadaran masyarakat dan membangun semangat bersama agar lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19

LOBAR.lombokjournal.com

Gelaran Lomba Kampung Sehat NTB yang diinisiasi oleh Polda NTB berjalan dengan sukses. Kegiatan ini mendapat banyak respon positif dan juga partisipasi dari masyarakat.

Kampung Sehat dinilai berhasil menjadi energi baru di dalam penanganan Covid-19 di NTB.

Kampung Sehat Awards kemudian dilaksanakan sebagai puncak acara sekaligus pengumuman hasil dan para pemenang di berbagai kategori yang sudah diperlombakan.

Kegiatan ini berlangsung di Hotel Kila Senggigi Lombok Barat, Senin (09/11/20).

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengapresiasi inisiasi Polda NTB berkat terobosan program Kampung Sehat NTB 2020. Ia menilai kehadiran lomba Kampung Sehat telah berhasil membuat masyarakat NTB berlomba-lomba untuk merawat desanya.

“Walaupun sederhana, proses yang di inisiasi oleh Kapolda ini luar biasa. Ketika dicanangkan Kampung Sehat, masyarakat di desa-desa sampai pelosok, di pinggir pantai dan puncak gunung-gunung, hilang kekhawatiran dan mereda ketakutannya dan berlomba-lomba merawat kampungnya untuk menjadi Kampung Sehat,” ucapnya.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini kemudian mengatakan dengan adanya lomba Kampung Sehat telah menghadirkan sebuah harapan. Harapan yang dimaksud yakni untuk menjuarai kompetisi Kampung Sehat dengan cara yang positif.

“Sekali lagi terima kasih pak Kapolda, teman-teman Polri dan TNI yang kami saksikan sampai kampung-kampung dan desa-desa memastikan Kampung Sehat ini sukses hingga puncak acaranya yang kita rayakan pada hari ini,” pungkas Bang Zul.

Puncak acara Kampung Sehat kali ini juga turut dihadiri oleh Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. Mewakili Kapolri.

Ia menyambut baik program Kampung Sehat NTB yang merupakan bentuk penjabaran dari gagasan Kapolri yakni Kampung Tangguh Nusantara.

Agus kemudian menjelaskan bahwa tujuan adanya Kampung Sehat utamanya adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat dan membangun semangat bersama agar lebih waspada terhadap penyebaran Covid-19 serta dampak yang diakibatkan.

“Program Kampung Sehat di wilayah Provinsi NTB diharapkan dapat membantu perekonomian dan mendukung Ketahanan pangan masyarakat,” terangnya.

Pandemi Covid-19 yang juga turut berdampak tidak hanya di bidang kesehatan melainkan juga di bidang ekonomi, keagamaan, sosial, dan budaya serta keamanan diharapkan dapat diatasi bersama. Terlebih, saat ini tujuh dari sepuluh kabupaten/kota di NTB sedang melaksanakan Pilkada.

“Di sinilah peran Polri dibutuhkan agar potensi gangguan tidak berkembang menjadi gangguan nyata. Seluruh anggota Polri harus ekstra berkeja keras dengan mengedepankan tindakan promotif dan preventif. Inilah bentuk kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat untuk mewujudkan Polri yang profesional, moderen dan terpercaya,” jelasnya.

Kabaharkam juga turut memuji peran dan kontribusi Kampung Sehat yang telah membuat NTB tidak berada dalam zona merah dan hampir semua daerahnya telah masuk ke zona kuning.

Untuk itu Ia berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi NTB dan seluruh Forkopimda khususnya Polda NTB atas dedikasi dalam menekan laju Covid-19.

“Kepada para pemenang yang terpilih menjadi juara saya ucapkan selamat atas keberhasilan saudara dan wilayah saudara terpilih sebagai juara. Mari kita bersama-sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 serta melaksanakan pilkada yang aman, damai, sejuk dan sehat,” ajaknya.

Sebelumnya, Kapolda NTB, Irjen Pol Mohammad Iqbal kembali menjabarkan pengertian Kampung Sehat NTB, yang mana kata Sehat dalam hal ini memiliki akronim, “Steril, Ekonomi Produktif, Harmonis, Asri dan Tangguh”.

“Alhamdulillah, pada awal 19 Juni 2020, Kampung Sehat ini dilaunching, dan Alhamdulillah juga, tanpa melebih-lebihkan, tanpa ada perasaan puas, kami merasa Kampung Sehat ini adalah tools untuk mengintervensi paparan Covid-19,” ungkap Iqbal.

Iqbal turut pula mengapresiasi kekompakan Forkopimda NTB yang begitu rutin melakukan pertemuan guna membahas strategi dan langkah apa saja dalam menangani pandemi Covid-19.

Begitu juga dengan apel setiap bulan yang dilakukan untuk memantapkan koordinasi antar tiga pilar, yakni Pemerintah, TNI dan Polri.

“Setiap bulan kami melaksanakan apel tiga pilar, mengecek teman-teman Kapolsek, Danramil, Camat, Lurah, Babinsa dan juga Bhabinkamtibmas bagaimana semangatnya,” lanjutnya.

Iqbal menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan lomba Kampung Sehat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dukungan bapak Gubernur, seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Provinsi, seluruh stakeholder yang ada, dan juga kepada Bupati Walikota se-NTB yang sangar luar biasa,” tutup Iqbal.

Berikut ini adalah desa-desa yang berhasil mendapatkan predikat Kampung Sehat NTB 2020 dan juara kategori-kategori yang diperlombakan;

Kategori Juara Kampung Sehat 2020

  • Juara I ; Desa Kembang Kuning Lombok Timur
  • Juara II ; Desa Pernek Sumbawa
  • Juara III ; Desa Mura Sumbawa Barat
  • Kategori Tempat Wisata Tersehat  ; Pantai Tanjung Bias Lombok Barat
  • Kategori Pasar Tersehat               ; Pasar Taliwang Sumbawa Barat
  • Kategori Tempat Ibadah Tersehat ; Masjid Al Amanah Lombok Timur

Kategori Tokoh/Sosok Terbaik;

  • Bupati Terbaik ; Bupati Lombok Timur, H. M. Sukiman Azmi
  • Sekda Terbaik, Sekda Lombok Timur, H. M. Juaini Taofik
  • Kapolres Terbaik, Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra, S. IK
  • Dandim Terbaik, Dandim 1607/Sumbawa, Letkol Kav. Rudi Kurniawan
  • Kepala Dinas Kesehatan Terbaik, Kadikes Lombok Barat, Drs. H. Rachman Sahnan Putra, M. Kes
  • Camat Terbaik ; Camat Cakranegara, Muhammad Erwan
  • Kapolsek Terbaik ; Kapolsek Sekotong, Iptu I Kadek Sumerta, SH
  • Danramil Terbaik, Danramil Monta, Syaharuddin, SE
  • Kepala Desa/Lurah Terbaik ; Lurah Arab Kenangan Taliwang Sumbawa Barat, Erni Patriany
  • Babinsa Terbaik ; Babinsa Bilebante, Loteng, Sirtu Moh. Sohdi
  • Bhabinkamtibmas Terbaik ; Bhabinkamtibmas Baka Jaya Dompu, Brigadir Agus Salim

Juara Favorit Versi Pembaca Koran Lombok Post ; Taman Seruni Kelurahan Taman Sari Ampenan Kota Mataram

Rr/HmsNTB




Selly-Manan Makin Populer dan Dicintai Masyarakat Kota Mataram

lombokjournal.com —

MATARAM:    Gerakan masif Tim Pemenangan Partai Koalisi, Relawan SALAM maupun sejumlah kegiatan nyata yang dilakukan pasangan Selly – Manan dalam tiga bulan terakhir membuahkan hasil signifikan.

Kecenderungan masyarakat grassroots dan Pemilih Cerdas di Kota Mataram untuk memilih pasangan calon Walikota dan calon Wakil Walikota, Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan (SALAM) No. Urut 2 semakin meningkat.

Menurut Mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTB, HMNS. Kasdiono, Hj. Putu Selly Andayani adalah  sosok yang layak memimpin Kota Mataram.

Karakter Hj Selly yang lahir dari kalangan multi etnis sangat tepat memahami multi kultur dan beragam perbedaan yang ada di Kota Mataram..

Ditambahkannya, Kota Mataram saat ini, sangat membutuhkan sosok pemimpin yang mampu merekatkan semua kalangan. Apalagi, Kota Mataram sebagai ibukota provinsi NTB seluruh suku, etnis dan budaya ada di wilayah ini.

Kasdiono mencontohkan, saat ini, selain warga NTB yang terdiri Suku Sasak, Samawa dan Mbojo (Bima dan Dompu) juga ada etnis lainnya. Yakni, Bali, Jawa, Madura, Ambon, Makassar/Sulawesi, Palembang dan Padang.

Mereka ini adalah etnis yang lama tinggal di Mataram. Oleh karena itu, dalam kepemimpinan di Mataram, sejatinya mereka membutuhkan sosok figur yang bisa mengayomi, pelindung dan mencintai seluruh etnis yang ada itu.

“Kalau saya misalnya mendukung Bunda Selly, maka itu adalah pilihan yang wajar. Mengingat, sosok Bunda Selly sangat cocok menjadi memimpin dan menjadi ibu yang menyayangi seluruh warga Mataram,” tegas Kasdiono dikutip dari Harian Nusa.com ( 21/10).

Ditambahkan oleh Kasdiono, masyarakat Kota Mataram bisa merasakan betul bagaimana saat Hj Putu Selly Andayani menjadi Penjabat Walikota Mataram tahun 2015 selama 6 bulan.

Banyak terobosan kebijakan dan penyelesaian masalah di kota  yang dituntaskan oleh Selly dalam enam bulan kepemimpinannya.

“Masyarakat kota Mataram tidak akan pernah bisa melupakan kenangan dan jasa baik Selly saat menjadi Penjabat Walikota, mulai dari ASN, Petugas kebersihan, dll,” ujar Kasdiono .

Sementara itu tokoh Pemuda Nasrani Kota Mataram Ronni Nelwan, mengatakan kepedulian SALAM dalam menjaga semangat persatuan, prularisme dan kebhinnekaan di Kota Mataram juga sangat baik.

“Artinya Selly-Manan bisa menaungi semua kalangan, bisa jadi pemimpin untuk semua warga Kota Mataram tak peduli apa latar belakang etnis, agama, dan kesukuan. Karena Mataram ini kan sangat heterogen,” tegas Ronni.

Ia juga mengapresiasi kegiatan nyata yang langsung dilakukan SALAM selama ini. Misalnya dengan program Guru, Dokter, dan Psikolog (GuDEK), juga Bidan SALAM menyapa yang dihajadkan untuk membantu aspek pendidikan dan kesehatan masyarakat Kota Mataram.

“Maka tak heran jika Selly-Manan ini makin di hati dan  dicintai masyarakat kota Mataram. Harus diakui kecenderungannya sangat signifikan,” tegas Ronni Nelwan, Minggu (08/11/20).

SALAM Peduli Atlet dan Olah Raga

Sementara itu Pemilik klub sepakbola wanita Neo Angle Mataram, Moh Jaelan mengatakan, kepedulian SALAM dalam memajukan olahraga sangat luar biasa.

“Masyarakat menaruh harapan besar agar SALAM memenangkan Pilwakot Mataram agar atlet dan Olah Raga bertambah Maju dan Berprestasi,” tandasnya.

Menurut Jaelan, masyarakat sangat berharap pemimpin yang punya visi jelas dalam memajukan olahraga.

“Penyediaan fasilitas olahraga dan bagaimana fungsi pembinaan terhadap bibit-bibit atlit yang ada harus terus ditingkatkan lagi. Kami yakin bu Selly bisa melakukan itu ke depan,”  imbuhnya sembari menginformasikan saat ini empat pemain sepak bola puteri asal Neo Angel masuk Pelatnas yakni Bq. Amiatun Sholihah. (Ambong), Zuliara (ARA), Liana Dewi (Ciput) dan Afifa Andini ( Ipok).

Pemilik Warung Surya Rinjani – Ampenan yang juga pegiat Lingkungan, Hasim Bo menilai Figur Hj Putu Selly Andayan sudah tidak asing di Kota Mataram dan NTB umumnya. Selly pernah menjabat sebagai pejabat Walikota Mataram di tahun 2015. Karir birokrasinya di Pemprov NTB juga moncer sebagai Kepala Dinas Perdagangan NTB.

Sebagai Kepala OPD yang bersentuhan dengan sektor ekonomi dan UMKM ini, Selly terkenal sebagai pejabat yang merakyat. Kerap kali blusukan di pasar, dan memimpin operasi-operasi pasar ketika ancaman inflasi terjadi dan harga sembako meningkat.

Sementara TGH Abdul Manan adalah ulama muda yang juga menjabat sebagai Ketua MUI Kota Mataram. Dari sisi keilmuan , TGH Manan tidak perlu diragukan kapasitasnya.

Hasim Bo menambahkan program rantang Salam yang diluncurkan Selly Manan merupakan bentuk kepedulian dan empati SALAM terhadap nasib kaum manula kota yang tidak berdaya.

“Program Rantang SALAM yang berkesinambungan,  secercah harapan buat warung kecil dan ojol ditengah ancaman pandemi,” tutur Hasim Bo yang terlibat juga dalam Gerakan Lingkungan Sampah Nihil.

Terpisah, salah satu Pengusaha Bakso ternama di Kota Mataram, Marianto berharap jika kelak Paket SALAM ditakdirkan menang dalam Pilwakot Mataram hendaknya tetap rajin turun ke masyarakat untuk mendengar dan melihat permasalahan langsung  yang dirasakan oleh warganya.

“Yang penting jangan Eksklusif, tetap rajin turba menyapa warga kota mataram,” imbuhnya.

Selanjutnya H.Zakir,  Tokoh Masyarakat lingkungan Turide menambahkan, kecintaan masyarakat Kota Mataram pada SALAM meningkat karena sejauh ini program yang ditawarkan SALAM untuk Kota Mataram lebih realistik dan terukur dibanding paslon lainnya.

Pria Humble yang akrab disapa Mamiq Jack ini mengatakan pemilih di Kota Mataram ini umumnya pemilih rasional yang melihat dan menjatuhkan pilihannya pada pasangan yang punya gagasan masuk akal.

“Program Strategis  SALAM  paling realistis. Apalagi dengan turun lapangan Selly-Manan sudah memperlihatkan bagaimana mereka ini memimpin Kota Mataram. Misalnya dari segi masifnya kampanye kesehatan,” papar Mamiq Jack didampingi Haji Adi, salah satu tokoh masyarakat Karang Genteng.

Ia menilai, dukungan untuk SALAM akan terus meningkat hingga saatnya Pilkada Kota Mataram 9 Desember nanti.

Keterbukaan Program SALAM kepada Publik

Di lain sisi Pegiat Pers, Tahzibul Adab mengatakan, dari sisi media massa SALAM termasuk paling media darling.

Menurut dia dalam konteks keterbukaan dan publikasi media,  SALAM yang cukup intens menyampaikan program-programnya ke publik, ini  mengindikasikan SALAM sangat care dengan media sebagai mitra pembangunan.

“SALAM ini paslon yang friendly dengan media. Artinya saat memimpin pun SALAM  menyadari bahwa media adalah mitra strategis pembangunan daerah,” paparnya.

Tahzibul mengatakan, gaya kepemimpinan Selly akan sama dengan Gubernur NTB Doktor Zulkiefliemansyah dalam mengelola hubungan baik kemitraan dengan media.

“Kami harapkan dengan kepemimpinan SALAM maka pemerintahan Kota Mataram bisa lebih membuka ruang dan merangkul media massa sebagai mitra strategis pembangunan Kota ini ke depan,” tukasnya.

Ia menambahkan, dalam Pilkada ini SALAM juga menunjukan keterbukaan dan mendorong kecerdasan masyarakat dalam menilai calon pemimpin Kota Mataram yang berkualitas.

SALAM Bangkitkan Harkat dan Martabat Kaum Disabilitas

Dukungan dan kecintaan juga disampaikan masyarakat berkelebihan khusus atau disabilitas.

Ketua Pertuni NTB Fitri Nugrahaningrum mengatakan, kepedulian dan keberpihakan SALAM dalam mengangkat harkat dan martabat kaum disabilitas sangat dirasakan.

“Ada perhatian luar biasa. Sebenarnya pembangunan fasilitas Kota yang ramah disabilitas yang kami perlukan dan berharap SALAM bisa mewujudkannya,” katanya.

Fitri mengatakan, kaum disabilitas sejatinya tak ingin bermental pasrah dan dikasihani. Mereka tetap punya semangat seperti orang kebanyakan. Yang terpenting keberadaan mereka bisa dianggap ada, dan hak-hak mereka yang dilindungi undang-undang bisa diimplementasikan oleh pemerintah.

Menurutnya, penyediaan fasilitas ramah disabilitas di pusat pelayanan publik dan fasilitas umum harus terus didorong, ke depan.

“Kita sudah sering berkomunikasi dengan bu Selly, dan kami pikir, pasangan Selly-Manan sangat care dan peduli pada disabilitas,” katanya.

Ia berharap di bawah kepemimpinan Selly-Manan kelak Kota Mataram benar-benar menjadi Kota yang Berkah dan Cemerlang untuk semua warganya, termasuk para disabilitas yang ada.

Me (*)




Ridha Terpilih Sebagai Ketua IJTI NTB 2020-2023

MATARAM.lombokjurnal.com

Persaingan dua kandidat, Sitti Faridha Andi Patiroi (iNews TV) dan Afifuddin Adnan (TV9 Lombok), calon Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengda Nusa Tenggara Barat berakhir.

Nama Sitti Faridha Andi Patiroi (iNews TV) mengungguli peroleh suara dari Afifuddin Adnan (TV9 Lombok) melalui Musda yang digelar di Mataram,  Sabtu (07/11/20).

Sitti Faridha Andi Patiroi

Sitti Faridha atau akrab di sapa Ridha, memenangkan kontestasi pemilihan Ketua IJTI NTB yang dilakukan secara voting, dengan 32 suara kemenangan dari total 52 suara dukungan sah peserta Musda yang hadir.

Nyaris tak berjalan mulus, proses pleno penjaringan dan penetapan calon ketua yang berjalan sampai malam hari, dihujani protes dan masukan.

Meski demikian azas kekeluargaan dan musyawarah tetap dikedepankan hingga akhirnya forum menemukan kata sepakat.

“Alhamdulilah Musda semalam berjalan aman lancar dan demokratis. Iya wajar mungkin ada hal hal kritis rekan rekan terhadap pelaksanaan musda namanya juga wartawan, masak hanya bisa kritis diluar tapi di dalam organisasi tidak kritis,” katanya.

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti jalannya proses pleno musda periode ke empat ini. Dari total 63 kantung suara hak pilih berdasar jumlah anggota aktif, 52 diantaranya memenuhi kehadiran untuk memberikan hak pilihnya untuk ketua IJTI NTB periode 2020-2023 mendatang.

“Saya sendiri merasakan antusiasme yang luar biasa dari rekan – rekan, terimakasih khusus saya sampaikan kepada rekan – rekan dari luar daerah yang telah meluangkan waktu untuk hadir, baik yang dari Bima, Dompu, Sumbawa dan Kabupaten lain di pulau Lombok,” ucap Ridha.

Untuk menjalankan roda organisasi tiga tahun kedepan, Ridha berkomitmen untuk menjaga marwah organisasi dan memperjuangkan hak – hak jurnalis.

Visi dan misinya inipun di ikhtiarkan dapat berjalan baik, namun tentunya harus dibarengi dengan kemompakan dan soliditas anggota juga lintas organisasi.

“Sesuai dengan visi misi dan motivasi saya, insha Allah kepercayaan yang diberikan akan saya ikhtiarkan sebaik baiknya,” ujarnya.

Terdapat 3 garis besar yang menjadi harapannya ke depan, di antaranya:

  1. Profesionalisme

Menjadikan keselamatan sebagai budaya dalam menjalankan tugas – tugas profesi, dengan meningkatkan kapasitas untuk peliputan yang (high risk). Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah membangun kesetaraan dengan perusahaan – perusahaan media untuk memberikan proteksi kepada jurnalisnya. Seperti halnya asuransi kesehatan dan keselamatan juga upaya perlindungan lain baik terhadap individu jurnalis maupun terhadap karya – karya jurnalistik yang dihasilkan.

  1. Kompetensi

Kedepan sebagaimana harapan bersama untuk turut mencerdaskan bangsa, maka wartawan juga harus cerdas dan mengupgrade kemampuan pengetahuannya, ekerjasama  dengan perguruan tinggi di NTB. Kegiatan peningkatan kompetensi melalui Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang telah menjadi program utama organisasi, akan terus berjalan. Selain itu diharapkan juga kepedulian media nasional maupun lokal, untuk rutin mengelar diskusi – diskusi seminar dan pelatihan untuk peningkatan kapasitas jurnalis.

  1. Kesejahteraan

Satu tujuan berorganisasi yaitu membangun ruang komunikasi untuk menyuarakan persoalan kesejahteraan. IJTI NTB kedepan harus menjadi mitra perusahaan media untuk membangun persepsi yang sama tentang menghasilkan karya yang baik dan profesional.

Aya (*)




Safari Subuh di Kediri, Gubernur; Kita Melayani Gubernur atau Walikota Seperti Raja

Perlakuan itu membuat banyak orang ingin menjadi Walikota, Gubernur maupun Presiden

LOBAR.lombokjournal.com

Safari Subuh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mengunjungi masjid Umar Ibnu Khattab, Kediri, Minggu (08/11/20)..

Dalam kesempatan Safari Subuh kali ini, Gubernur minta agar masyarakat tidak menganggap pemimpin itu raja.

“Hakikat pemimpin itu melayani masyarakat, bukan dilayani. Tapi kebanyakan kita melayani Gubernur atau walikota seperti raja,” ujar Gubernur.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini mengungkapkan, perlakuan seperti itu yang membuat banyak orang ingin menjadi Walikota, Gubernur maupun Presiden.

“Bukan karena gajinya. Gajinya kecil, tapi perlakuan seperti raja itu yang mahal,” kata Bang Zul.

Pada momentum maulidi, Bang Zul juga minta kepada masyarakat khususnya Jamaah Ta’lim Al.Aqso untuk terus meneladani Rasulullah yang memiliki sifat kesederhanaan dalam menjalankan pemerintahan yang baik.

Dalam waktu dekat, NTB akan menjalankan Pemilukada serentak di beberapa kabupaten/kota, Ia berharap masyarakat dapat menetukan pilihannya dengan benar dan berharap pemimpin yang terpilih dapat menjalankan amanah masyarakat.

Gubernur berpesan,  dalam Pemilukada ini masyarakat harus tetap menjaga ukuwah kebersamaan kita, tidak menciptakan perpecahan ataupun keributan antar masyarakat kita

“Kita jangan terlalu serius menghadapi Pilkada ini hingga menimbulkan permusuhan di antara kita gara-gara beda pilihan namun tetaplah dalam kebersamaan dan persaudaraan,” pesannya.

Rr/HmsNTB




Kebakaran Batu Rotok, Gubernur Perintahkan  OPD Terkait Sigap Tangani Musibah

SUMBAWA.lombokjournal.com —

Bencana kebakaran di Desa Batu Rotok, Kecamatan Batulanteh, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (07/11/20), menghanguskan puluhan rumah.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang mendengar musibah ini usai mendampingi Menteri Desa Kunjungan Kerja di Pulau Lombok, menyampaikan rasa dukanya kepada masyarakat yang tertimpa musibah.

Gubernur pun menyerukan kesigapan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dalam menangani musibah ini, dan memerintahkan untuk memberikan bantuan.

“Insya Allah pemda provinsi sudah berkordinasi dengan pemda kabupaten Sumbawa utk segera mengirimkan bantuan. Koordinasi dan Komunikasi Dinas Sosial dan BPBD terus dilakukan,” kata Gubernur seperti dikutip Radar Sumbawa.

Pjs Bupati Sumbawa Zainal Abidin langsung meminta Dinas terkait untuk menyiapkan bantuan yang akan dikirimkan.

“Besok pagi kami segera berangkat,” katanya.

Kapolres Sumbawa, AKBP Widy Saputra mengumpulkan bantuan terpal, makanan dan minuman.. Namun perjalanan malam ini hanya sampai Desa Sebeok, Kecamatan Orong Telu. Mengingat akses darat ke Batu Rotok yang terputus.

Selain Polres, Kodim 1607/Sumbawa juga langsung bergerak mengumpulkan makanan dan minuman yang bisa dibawa.

Sejumlah logistik yang tersedia di BPBD NTB segera dikirimkan kepada korban kebakaran.

Logistik yang dikirimkan sesuai dengan konfirmasi dari Kepala Biro Humas dan Protokol, Najamuddin Ammy, adalah  250 lembar terpal, 250 lembar selimut, 20 kotak peralatan keluarga, 20 kotak perlengkapan kebersihan,  20 lembar tikar dan 50 paket .

Jumlah logistik tersebut akan menyesuaikan jika sudah mendapat laporan resmi di lapangan berkaitan jumlah yang terdampak kebakaran.

BPBD NTB pun terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sumbawa untuk memantau perkembangan situasi pasca musibah tersebut.

Rr/HmsNTB




Sosialisasi Permendes; Prioritas Dana Desa Harus Disepakati Musyawarah Desa

Prioritas penggunaan dana desa akan mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan nasional

MATARAM.lombokjournal.com  —

Dengan adanya Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, pembangunan tidak hanya dilihat dari angka. Tapi ada proses besar menghadirkan kemampuan masyarakat.

Dan salah satu jalan untuk mengupgrade kemampuan masyarakat adalah dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDdes).

Menteri Abdul Halim

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc, menyampaikan itu saat mendampingi Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar, dalam acara Sosialisasi Permendes No.13 Tahun 2020, di Hotel Golden Palace, Sabtu (07/11/20).

“Kami membayangkan semua produk lokal itu, etalasenya ada di BUMDes. Setelah ini pak menteri akan kami ajak mengunjungi yang namanya Mahadesa, dan maju tidaknya sebuah desa tergantung BUMDesnya,” ungkap Bang Zul.

Bang Zul menegaskan, jika BUMDes tidak berjalan baik, akan sulit bagi masyarakat mencapai kemakmuran berbasis desa.

Begitu juga pengangguran serta kemiskinan akan tetap ada. Tapi jika BUMDesnya maju, lapangan pekerjaan masyarakat lebih banyak tercipta dan Bumdesnya harus terkoneksi dengan IT.

“Produk UMKM kita yang sudah muncul ini, akan dibeli oleh BUMD Provinsi dan disitribusi ke BUMDes – BUMDes kita. Mudah – mudahan ikhtiar panjang ini akan menghasilkan keajaiban di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Sosialisasi pioritas dana desa

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar dalam kesempatan sosiaisasi itu menyampaikan, Permendesa No.13 tahun 2020 merupakan  tindak lanjut atas perintah Undang-undang, tiap tahunnya Kemendes PDTT mengeluarkan kebijakan terkait prioritas penggunaan dana desa.

Menurutnya, pembangunan di desa selalu bertumpu pada dua hal, yakni upaya peningkatan ekonomi dan peningkatan sumber daya manusia.

Sehingga, dana desa harus berdampak pada peningkatan ekonomi dan sumber daya manusia.

“Itu sudah jelas peningkatan sumber daya manusia dan ekonomi desa. Bukan peningkatan ekonomi aparatur desa,” tegasnya.

Kata Menteri, prioritas penggunaan dana desa akan mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan nasional.

Permendesa 13 tahun 2020 ini dilatar belakangi oleh pemikiran engan model pembangunan nasional yang didasarkan Perpres Nomor 59 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan atau SDGs.

Tujuannya  menjamin agar pembangunan desa tak mengabaikan aspek kultural dan keagamaan, yakni kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif.

“Di SDGs desa menjadi 18 karena memang dari kondisi obyektif yang kita lihat, didalam SDGs global maupun nasional belum memberikan ruang yang cukup bagi kearifan lokal. Padahal, ini sangat penting di dalam prosesi pembangunan desa. Itulah makanya kita tambahi versi Kemendes PDTT yaitu SDGs ke 8 yakni kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaftif,” katanya.

Adapun 18 poin dari SDGs desa yakni pertama desa tanpa kemiskinan, kedua desa tanpa kelaparan, ketiga desa sehat dan sejahtera.

Keempat pendidikan desa berkualitas, kelima keterlibatan perempuan desa, keenam desa layak air bersih dan sanitasi, ketujuh desa berenergi bersih dan terbarukan, kedelapan pertumbuhan ekonomi desa merata, kesembilan infrastruktur dan inovasi desa sesuai kebutuhan.

Selanjutnya yang kesepuluh desa tanpa kesenjangan, kesebelas kawasan permukiman desa aman dan nyaman, kedua belas konsumsi dan produksi desa sadar lingkungan, ketiga belas desa tanggapan perubahan iklim, keempat belas desa peduli lingkungan laut.

Yang kelima belas, desa peduli lingkungan darat, keenam belas desa damai berkeadilan, ketujuh belas kemitraan untuk pembangunan desa, dan kedelapan belas kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif.

Menurut Menteri, prioritas penggunaan dana desa 2021 untuk pencampaian SDGs desa akan diarahkan untuk, yang pertama pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa yang isinya pembentukan, pengembangan dan revitalisasi BUMDes atau BUMDesma.

Lalu penyediaan listrik dan pengembangan usaha ekonomi produktif.

“Yang kedua, kita arahkan untuk program prioritas nasional sesuai dengan kewenangan desa yang isinya pendataan desa, pemetaan potensi dan sumber daya dan pengembangan teknologi informasi dan komunikasi. Lalu pengembangan desa wisata dan penguatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting di desa serta desa inklusif. Dan yang ketiga diarahkan untuk adaptasi kebiasaan baru yang isinya desa aman Covid -19,” katanya.

Dikaatakan, mekanisme penggunaan dana desa 2021digunakan untuk Padat Karya Tunai Desa (PKTD), lalu dikerjakan secara swakelola dan digunakan untuk pembiayaan permodalan BUMDes atau BUMDesma.

Penetapan prioritas penggunaan Dana Desa yang dilakukan Pemerintah Desa harus dibahas dan disepakati dalam Musyawarah Desa.

“Masyarakat desa harus mengawal usulan prioritas penggunaan Dana Desa agar dibahas dan disepakati dalam musyawarah desa,” tegas Abdul Halim.

Sosialisasi itu selain dihadiri Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah, juga sejumlah pejabat dari Kabupaten dan Pemerintah Desa serta sejumlah pegiat desa lainnya se-Provinsi NTB.

Rr/HmsNTB




Amankan Pilkada Kota Mataram, Polres Terjunkan 400 Personil

MATARAM.lombokjournal.com

Kepala Kepoolisian  Resor (Kapolres) Mataram, Kombes Pol Guntur Herditriyanto  memastikan pengamanan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Mataram di wilayah hukum Polres Mataram telah siap dilaksanakan.

Guna mengamankan proses Pilkada, pihak Polres Mataram menerjunkan sebanyak 400 personil.

“Di Mataram kita telah siap dalam mengamankan jalanya pilkada damai. Setidaknya akan ada 400 personil  yang  diturunkan dan akan disebar ke setiap tempat pemungutan suara berlangsung,” tegas Guntur Haryanto, Jumat (06/11/20)

Ditegaskan Guntur,  sejauh ini dari hasil pemantauannya pelaksanaan Pemilukada di wilayah kota Mataram masih terpantau aman dan kondusif.

BACA JUGA:  Pilkada 2020 Terpantau Masih Aman

Karena masing masing paslon dan para simpatisan paslon telah berkomitmen untuk menjalankan Pemilukada kota Mataram terutama menjalankan Kampanye sehat di masa Pandemi covid-19.

Aya




Pilkada 2020 Terpantau Masih Aman

MATARAM.lombokjournal.com

Badan Kesatuan Bangsa Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) NTB menyebut, Pemilihan Umum Kepala Daerah  di NTB terpantau kondusif.

Karena sejauh ini, belum adanya gejolak yang ditimbulkan hingga saat ini.

Plt. Bakesbangpoldagri NTB Subhan Hasan mengatakan, belum adanya konflik yang terlihat karenan pihak Baksebangpoldagri, Polda, TNI serta tokoh masyarakat,tokoh Agama bersinergi untuk membuat Pilkada 2020 ini tetap Aman.

Subhan Hasan menjelaskan, meskipun hingga kini situasi masih kondusif tapi pihaknya akan tetap mengawasi serta mengamankan proses pemilukada baik itu sebelum atau sudah penetapan pemenang.

“Yang paling rentan terjasinya konflik yakni pada saat penghitungan suara dan penetapan pemenang,dimana ada calon kada ada yang tidak siap kalah biasnya pendukungnya suka ribut disnilah kita berperan,”ujarnya, Jumat (6/11)

Menurut Subhan, Wilayah potensi ,yang dipetakan tingkat kerawannanya yakni wilayah Kabupaten Bima,Dompu dan  Lombok Utara.

“Kita petakan itu di wilayah Kab Bima, Dompu dan KLU, inilah wilayah yang memerlukan energi ekstra dalam pengamanan,” jelasnya.

Seperti di ketahui Konflik yg sering terjadi  pada saat Pilkada yakni isu black campaign, penyebaran berita yang belum tentu kebenarannya  atau bohong (hoax).

“Penyebaran berita hoax di lapangan, ada yang sling lempar isu black campaign, hoax, perlu diantisipasi meskipun disetiap pagrlaran pemilu hal tersebut selalu ada,” katanya.

BACA JUGA:  Amankan Pilkada Kota Mataram, Polres Terjunkan 400 Personil

Namun hingga kini belum ada hal tersebut di beberapa media sosial, artiya saat ini masih di tahap kondusif.

“Laporan masih aman karen tiap hari kita monitor selama ini masih landai di wilayah timur maupun barat yang nelaksnakn pilkada,” ujar Subhan Hasan

Aya