Wagub Lantik Anggota Komisi Informasi NTB 2021 – 2025

Provinsi NTB salah satu provinsi dengan predikat keterbukaan informasi sebagai badan publik informatif

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah melantik lima Anggota Komisi Informasi (KI) Provinsi NTB masa bakti 2021 – 2025, Kamis (4/3/2021), di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB.

Anggota KI terpilih melalui berbagai tahapan seleksi tersebut, masig-masing Ketua KI Provinsi NTB Suaeb, S.H.I , Wakil Ketua Badrun, AM, Ketua Bidang Kelembagaan Sansuri, S.Pt, M.M, Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Drs. M. Zaini dan Ketua Bidang Evaluasi Advokasi dan Sosialisasi,  Asraruddin S.A.P.

Wagub menilai keberadaan Komisi Informasi sangat strategis, karena informasi menjadi kebutuhan dasar masyarakat, dan menjadi hak masyarakat mendapatkan informasi seluas-luasnya.

Diharapkan dengan akses informasi yang luas, masyarakat tergugah untuk berpatisipasi aktif dan berkontribusi menyelesaikan banyak tantangan pembangunan yang dihadapi NTB. Termasuk menyukseskan Visi Misi NTB Gemilang.

“Masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan informasi seluas – luanya dari pemerintah dan pihak manapun. Kita akan melaksanakan suatu pembangunan, dan tidak mungkin pemerintah menjalaninya sendiri tanpa keikutsertaan masyarakat,” jelas Ummi Rohmi.

Wagub juga mengapresiasi anggota Komisi Informasi sebelumnya yang menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik, sehingga Provinsi NTB bisa menjadi salah satu provinsi dengan predikat keterbukaan informasi sebagai badan publik informatif.

Anggota Komisi Informasi yang baru diminta mempertahankan seluruh kinerja dan capaian sebelumnya.

“Saya mengapresiasi Komisi Informasi dijabatan sebelumnya yang telah menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan penuh luar biasa, sehingga NTB dapat berada diposisi terbaik sebagai provinsi terbaik keterbukaan informasi,” ungkapnya.

Ketua KI NTB Suaeb, S.H.I mengatakan, akan memaksimalkan apa yang telah dilakukan oleh komisioner KI sebelumnya karena KI NTB telah berhasil membawa NTB sebagai provinsi dengan keterbukaan informasi terbaik.

“Kami ke depan akan melanjutkan berbagai inovasi yang telah dilakukan KI sebelumnya seperti desa terang benderang dan sebagainya. Keterlibatan masyarakat perlu didorong untuk KI, mendapatakan informasi melalui jembatan KI dan mendapatakan informasi dengan mudah,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, dalam laporannya mengatakan, berbagai tahapan seleksi telah dilalui dan berharap agar terpilihnya Komisioner KI terpilih dapat terus bersinergi dengan badan publik.

“Kita harapkan sinergi antara KI baru dengan OPD selaku badan publik dapat menjadi lebih baik sehingga prestasi dapat terus kita tingkatkan,” pesannya.

Sher/Rr




Wagub Minta,  TPA Kebon Kongok ke Depan Tertata dan Nyaman Dikunjungi

Ke lokasi pengolahan limbah medis, Wagub bersama rombongan melewati medan berat dan menanjak,  jalan menuju ke lokasi yang berjarak kurang lebih 2,5 Km penuh batu dan licin akibat hujan

LOBAR.lombokjournal.com

Saat berkunjung ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Kebon Kongok, Desa Suka Makmur, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Rabu (03/03/21),   Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd. minta, agar ke depan TPA ini dimaksimalkan dengan baik.

Kawasan ini agar  tertata indah, hijau, asri dan menjadi lokasi yang indah, nyaman untuk dikunjungi oleh siapa pun.

Pengolahan limbah

TPA Regional Kebon Kongok, merupakan lokasi pembuangan sampah warga Kota Mataram dan Lombok Barat seluas 8 hektar.

“Terkait hal-hal yang sifatnya mendukung penataan kawasan ini agar Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (DLHK) NTB terus berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk instansi vertical, agar apa yang dihajatkan untuk penataan TPA yang lebih asri bisa segera diwujudkan,” kata Ummi Rohmi panggilan akrab Wagub NTB.

Wagub melihat kecepatan penumpukan dan pengananan sampah masih belum seimbang. Karena itu solusinya dibutuhkan space untuk menata TPA  Kebon Kongok yang asri sehingga nyaman untuk dikunjungi.

Selain itu, menyelesaikan permasalahan penambang batu jangan sampai berkonflik dengan warga setempat.

“Karena itu  peran aktif Pemda dan Polres Lombok Barat melakukan tindakan persuasif untuk mencari win-win solution agar keberadaan Kebon Kongok sebagai satu-satunya TPA Regional wilayah Nusra ini bisa lebih tertib,” tukasnya.

Dalam peninjauan Wagub didampingi Asisten I Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M.Si dan Kadis Lingkungan Hidup Kehutanan (LHK)  Ir. Madani Mukarom, BScF., M.Si.

Ia minta dicarikan  alternatif jalan lain pengangkutan sampah di luar jalur saat ini. Untuk masalah ini perlu melakukan koordinasi dengan pihak BWS. menertibkan lokasi TPA Kebon Kongok agar bersih dari aktifitas lain.

Selanjutnya menganggarkan pengembangan lahan TPA Kebon Kongok dengan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat untuk pengukuran batas wilayah TPA milik Pemprov. Selanjutnya pembentukan Tim Apraisal  untuk pengadaan lahan melalui APBD.

“Kita juga butuh penambahan alat berat berupa  Excavator, Bulldozer dan Dump truck sebanyak 3 unit. Kita juga perlu . Untuk hal ini diminta untuk koordinasi dengan PUPR terkait operasional alat berat. Selain itu perlu dilakukan hilirisasi TPA seperti RDF, SRF, pemilahan sampah untuk pirolisis 5-10 ton/hari, bata plastik , pembuatan kompos, biogas dimana MoU dengan PT Geo Trash dipercepat,” kata Wagub.

Ia minta kajian untuk menjadikan UPTD Kebon Kongok menjadi Badan Layanan Umum Daerah  (BLUD) dengan terlebih dahulu menyiapkan tenaga SDM yang mumpuni untuk segala kegiatan di TPA Regional Kebon Kongok.

Sosialisasi ke masyarakat

Di tempat Pengolahan Limbah Medis (TPLM) Lemer, Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong , Lombok Barat, dingatkan kepada DLHK NTB dan Muspika Kecamatan dan aparat Desa Buwun Mas untuk terus-menerus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Agar keberadaan Pabrik Pengolahan Limbah Medis ini bisa diterima dan tidak merugikan masyarakat.

DLH Provinsi NTB diminta secara proaktif melakukan koordinasi dengan steakholder terkait sehubungan dengan perbaikan jalan akses menuju lokasi pengolahan limbah medis dari pintu masuk dari Dusun Lemer.

Persoalan listrik dan air juga harus segera dikoordinasikan dengan instansi terkait. Agar limbah medis ini kelak bisa beroperasi dengan baik dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menuju ke lokasi pengolahan limbah medis, Wagub bersama rombongan melewati medan yang cukup berat dan menanjak. Pasalnya jalan menuju ke lokasi yang berjarak kurang lebih 2,5 Km, penuh bebatuan dan lumpur akibat hujan yang turun deras beberapa hari terakhir.

Bahkan untuk kembali ke jalan pintu masuk saja Wagub bersama rombongan memilih jalan kaki ketimbang  menggunakan kendaraan sembari menyapa warga setempat.

herikp-kominfotik

 




Presiden Jokowi Beri Arahan Penanggulangan Bencana 

Bukan hanya berhenti memiliki great design dalam jangka panjang,   great design itu harus bisa diturunkan dalam kebijakan kebijakan dan perencanaan-perencanaan

MATARAM.lombokjournal.co

Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) secara virtual pada Rabu, (03/03/21).

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc hadir dalam rapat virtual itu bersama Gubernur dan Bupati/Walikota se-Indonesia menghadiri Rakernas BNPB yang dipimpin Kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo.

Presiden Jokowi minta kepada tiap daerah menerapkan secara nyata implementasi Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 87 Tahun 2020 tentang Rencana Induk Penanggulangan Bencana Tahun 2020-2044. Indonesia merupakan salah satu negara yang paling rawan bencana dari 35 negara yang ada di dunia. Ditambah lagi dengan adanya bencana non alam seperti pandemi Covid-19, masalah ekonomi dan kesehatan harus diselesaikan secara bersamaan.

Menurut Presiden, point pentingnya bukan hanya berhenti dengan memiliki great design dalam jangka Panjang. Tapi great design itu harus bisa diturunkan dalam kebijakan kebijakan dan perencanaan-perencanaan, termasuk tata ruang yang sensitif dan memperhatikan aspek kerawanan bencana.

“Serta tentu saja dilanjutkan dengan audit dan kebijakan tata ruang yang berjalan di lapangan. Bukan di atas kertas saja,” pesan Presiden.

Dijelaskan Presiden, seluruh lembaga harus mengimplementasikan kerja cepat, inovatif dan mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak, baik lembaga nasional maupun internasional.

Dalam rakornas tersebut, Presiden juga menjelaskan empat point penting di antaranya, pemerintah diminta untuk mengutamakan pelaksaan aturan di lapangan, kebijakan pengurangan resiko bencana harus benar-benar terintegrasi.

“Tidak boleh ada ego sektoral ego daerah. Semuanya terintegrasi. Benar-benar mendukung satu sama lain,” tegas Presiden.

Selain itu, manajemen tanggap darurat serta kemampuan rehabilitasi dan rekonstruksi yang cepat paska bencana diminta untuk terus diperbaiki.

Sistem peringatan dini harus berfungsi dengan baik dan kecepatan respon harus terus ditingkatkan. Begitu juga dengan semua rencana kontigensi dan rencana darurat harus dapat diimplementasikan.

Presiden menekankan, kecepatan adalah kunci untuk mengurangi jatuhnya korban.

“Dan yang terakhir adalah memberikan edukasi dan literasi kepada masyarakat tentang kebencanaan harus terus menerus ditingkatkan. Mulai dari lingkup sosial yang paling kecil yaitu keluarga,” pesannya.

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dalam kesempatan itu menjelaskan, dalam kurun waktu Februari 2020 hingga Februari 2021, di Indonesia telah terjadi 3253 bencana dengan rata-rata kurang lebih 9 bencana per hari.

Bencana gempa bumi, banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung. Kerugian bahkan ditaksir hingga 22 triliun lebih disetiap bencana.

Namun dengan adanya Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 87 Tahun 2020 tentang Rencana Induk Penanggulangan Bencana Tahun 2020-2044, BNPB terus berupaya untuk melakukan mitigasi hingga penanggulangan bencana untuk meminimalisir korban dan kerugian yang ditimbulkan.

“Kami telah, masih, dan akan terus berupaya mengimplementasikan arahan presiden sebaik mungkin,” tandas Doni Monardi.

novita, diskominfotikntb

 

 




Dukung MotoGP Mandalika, HBK PEDULI Bangun Poskamling di Titik Rawan

Pembangunan pos keamanan akan dilakukan di 30 titik yang dinilai rawan di Kab. Lombok Tengah, masing-masing 15 titik di Kab. Loteng bagian utara dan 15 titik di Kab. Loteng bagian selatan, dari 120 titik yang akan dibangun dan tersebar di P. Lombok

LOTENG.lombokjournal.com

Yayasan Haji Bambang Kristiono (HBK) PEDULI membangun Pos Keamanan di Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur, Kab. Lombok Tengah.

Pos Kamling tersebut akan berada di perbatasan Desa Kidang dan Desa Marong.

Pembangunan Pos Keamanan tersebut diselesaikan atas kerjasama dengan Pam Swakarsa Gagak Hitam. Juga hasil gotong royong antara Kepala Desa Kidang dan Kepala Desa Sukadamai.

Tenaga Ahli HBK wilayah Lombok Tengah sekaligus Koordinator HBK Peduli Kab. Loteng , M. Taufiq Syamsuri mengatakan, HBK adalah figur yang sangat peduli terhadap kondisi keamanan masyarakat. Sehingga titik rawan terjadinya tindakan-tindakan kriminal kemudian dibangun Pos Keamanan.

“Beberapa minggu yang lalu kita diperintahkan Pak HBK terkait titik rawan di bagian timur selatan. Jadi solusinya dibuatkan pos siskamling bekerjasama dengan Pam Swakarsa Gagak Hitam,” katanya, Selasa (02/03/21).

Saat ini pembangunan telah mencapai 75 persen. Pembangunan tersebut juga membuat warga sangat antusias.

“Sudah mencapai 75 persen atas hasil gotong royong semua pihak. Warga sangat antusias dengan adanya pembangunan pos keamanan ini,” ujarnya.

Selain membangun pos keamanan, disitu juga nantinya akan dipasang lampu penerangan jalan umum (PJU). Kondisi yang sebelumnya gelap dan rawan, nantinya akan berubah menjadi terang dan aman.

“Juga akan dilakukan pemasangan PJU di setiap pos keamanan yang dibangun,” imbuhnya.

Pembangunan akan dilakukan di 30 titik yang dinilai rawan di Kab. Lombok Tengah, masing-masing 15 titik di Kab. Loteng bagian utara dan 15 titik di Kab. Loteng bagian selatan, dari 120 titik yang akan dibangun dan tersebar di P. Lombok.

Pembangunan 15 titik JPU untuk Kab. Loteng bagian selatan akan diprioritaskan di empat Kecamatan, masing-masing adalah Kecamatan Pujut, Kecamatan Praya Timur, Kecamatan Praya Barat, dan Kecamatan Praya Barat Daya.

“Nanti di 15 titik Kab. Loteng bagian selatan ini akan kita pasang masing-masing satu PJU. Sehingga akan membuat titik yang rawan tindak kriminal ini menjadi terang,” ujarnya.

Pembangunan pos keamanan tersebut sekaligus menjadi salah satu ikhtiar HBK PEDULI untuk mendukung KEK Mandalika dan MotoGP Mandalika.

Nantinya KEK Mandalika akan menjadi lokasi kunjungan favorit wisatawan asing, sehingga faktor keamanan harus menjadi prioritas.

“Tentunya ini sebagai salah satu ikhtiar kita bersama dalam mendukung KEK Mandalika. Keamanan daerah harus menjadi prioritas untuk menjamin setiap kegiatan di sana terlaksana dengan aman,” tukas Taufiq Syamsuri.

Kepedulian HBK

HBK merupakan Anggota DPR RI yang mewakili Dapil NTB-II/P. Lombok. Ia juga menjadi Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra.

Berada di Partai besutan Prabowo Subianto ini, HBK dikenal sering membantu dan menolong warga. Dia selalu hadir pada saat masyarakat membutuhkan.

HBK yang dikonfirmasi terkait bantuan pembangunan pos keamanan ini, mengatakan pada Rabu tanggal 3 Maret 2021 besok akan dilakukan penyerahan dana oleh HBK PEDULI untuk pembangunan pos keamanan yang diwakili oleh Ketua HBK Peduli Prov. NTB, yakni Ali Ustman Ahim kepada pimpinan Gagak Hitam.

“Besok pagi akan dilakukan penyerahan dana bantuan untuk pembangunan pos keamanan disana melalui Ketua HBK PEDULI Prov. NTB sdr. Ali Ustman Ahim,” kata HBK.

Dia juga mengatakan, proyek strategis nasional KEK Mandalika harus didukung dengan keamanan dan ketertiban di masyarakat. Soal keamanan, tidak hanya dilakukan oleh aparat, namun juga butuh sinergi dengan masyarakat.

“Program strategis nasional KEK Mandalika membutuhkan sinergi semua pihak untuk menjaga kondusivitas keamanan wilayahnya. Untuk itu masyarakat juga harus diberikan peran dalam menjaga keamanan,” ujarnya.

Salah satu cara menjaga keamanan ini kata HBK, yaitu dengan memberikan kesempatan kepada warga untuk menjaga kampung mereka sendiri. Apalagi, wilayah di sana sangat dekat dengan KEK Mandalika.

“Salah satunya dengan membangun pos keamanan, agar secara rutin masyarakat dapat menjaga kampungnya sendiri. Sehingga tidak lagi menjadi rawan tindak kriminal,” sambungnya.

HBK juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan bergotong royong dalam membangun pos keamanan di beberapa titik yang dinilai rawan.

“Terimakasih untuk semua Kepala Desa, para warga, Pam Swakarsa Gagak Hitam dan pihak-pihak lainnya yang telah bergotong royong dalam membangun pos keamanan desa ini,” ucap pria yang dijuluki Samurai Prabowo ini.

Me




NW ke 68, Wapres RI Dorong NW Kembangkan Peranan Pendidikan, Dakwah dan Tingkatkan SDM

NW punya tugas penting menyiapkan SDM yang tidak saja unggul, terampil dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek), sekaligus memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kokoh

LOTIM.lombokjournal.com

Perayaan puncak Hari Jadi ( HADI) ke 68 organisasi Nahdlatul Wathan pada 1 Maret 2021, dirayakan melalui offline dan online. Untuk offlinenya, peserta yang hadir sangat terbatas yang dipusatkan di halaman Masjid Jamik Darul Quran wal Hadits NW Anjani, Senin (01/03/21).

Untuk online panitia menyediakan aplikasi Zoom Meeting yang diikuti 31 provinisi, Pengurus Wilayah NW se Indonesia yang dibuka dengan pembacaan Hizib bersama.

Wakil Presiden RI , Prof Dr KH. Ma’ruf Amin, dalam sambutan secara virtual mengatakan, momen HADI NW ke 68,  akan semakin kuat dalam khittahnya dan terus bersinergi bersama pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun negeri.

NW adalah organisasi kemasyarakat Islam terbesar di Pulau Lombok NTB yang didirikan  TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, pada tanggal 1 Maret 1953. Saat ini NW mengelola sejumlah pendidikan dari tingkat TK hingga perguruan tinggi yang perkembangannya cukup pesat.

“Alumninya pun telah cukup banyak yang berhasil menduduki posisi penting di pemerintahan  dan lembaga lainnya. Untuk itu, atas nama pemerintah menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pimpinan dan segenap pengurus NW,” kata KH Ma’ruf Amin ,

Wapres berharap, ke depan NW terus mengembangkan peranan dalam mendidik dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, tidak saja di wilayah NTB namun memperluas jangkaunnya secara Nasional.

Hal ini sangat penting karena kualitas SDM yang unggul adalah kunci keberhasilan pembangunan Indonesia.

“Oleh karena itu, pengabdian pendidikan NW terus dikembangkan dan ditingkatkan dalam rangka meningkatkan pembangunan baik daerah maupun Nasional,” tandasnya.

Karena itu, NW, lanjut Wapres memiliki tugas penting menyiapkan SDM yang tidak saja unggul, terampil dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) serta memiliki keimanan dan ketaqwaan (Imtaq) yang kokoh.

“Saya juga berharap peran NW sebagai pusat dakwah washatiyah terus dipertahankan dan diperkuat seiring dengan perjalanan dan dinamika masyarakat,” imbuhnya.

Dalam era teknologi digital ini, kata mantan Ketua MUI Pusat ini, dakwah dan pendidikan harus beradaptasi dan memanfaatkan teknologi informasi.

Hal ini bukanlah satu pilihan tapi sudah menjadi keharusan karena sudah menjadi  bagian dari kebutuhan dasar masyarakat.

Sehigga dapat dipastikan ajaran Islam sebagai agama yang washati lebih mampu menjangkau secaraluas dan dapat berkontribusi positif dalam memberikan kesejukan dan kedamaian kepada masyarakat.

NW yang lahir dari pendidikan pesantren, selain memperkuat masalah pendidikan dan dakwah, juga perlu melakukan upaya –upaya pemberdayaan masyarakat sesuai dengan missi besar NW.

Dalam kaitan ini NW perlu mengambil peran pemberdayaan masyarakat terutama dalam bidang ekonomi, baik sektor keuangan maupun sektor riil, semisal Baitul Mal wa Tamwil dan koperasi syariah.

Sedang disektor riil dapat dikembangkan program seperti one pesantren one produk yang sudah berjalan di banyak daerah.

“Saya ucapkan selamat Hari jadi NW ke 68 semoga terus jaya dalam pengabdian kepada Negara dan bangsa,”tutupnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Wakil MPRRI Zulkifli Hasan yang mengakui, perjuanagn Maulansayikh bersama NW yang telah banyak berkontribusi kepada bangsa sehingga layak disematkan gelar Pahlawan Nasional, sebagai bentuk pengakuan dan perhargaan dari bangsa tercinta ini.

“Sangat layak Maulanasyaikh TGKH Muhammad Zainudin diangkat jadi Pahalwan Nasional, karena jasa-jasa beliau cukup besar,” katanya via meeting zoom.

Nusantara Berhizib

Ketua Umum PBNW Syaikhuna Tuan Guru Bajang, KH Muhammad Zainuddin Atsani, dalam pidatonya mengungkapkan,  dalam merayakan HADI tahun ini kita sudah instruksikan semua warga Nahdlatul Wathan di Nusantara dan bahkan di luar negeri untuk membaca hizib secara serentak yang dimulai pukul 08.00 Wita di tempat masing-masing.

“Ini (pembacaan Hizib NW red) serentak atau istilah yang kami buat ‘Nusantara Berhizib’,  saat perayaan HADI ke 64 pada tahun 2017 lalu, sebagai bentuk kesyukuran atas masih eksisnya organisasi NW yang dirikan Ninikda Maulanasyaikh Pahlawan Nasional asal NTB pada 1 Maret 1953 silam,” urainya.

Lebih jauh  Syaikhuna Tuan Guru Bajang, panggilan akrabnya, kegiatan secara virtual ini kita lakukan untuk mendukung pemerintah dalam memutus penyebaran covid-19.Selain itu soal vaksinasi, PBNW mendukung penuh dilakukan vaksinasi covid – 19 untuk warga NTB dan Indonesia pada umumnya sebagai upaya mencegah dan memutus rantai penularan covid-19 secara bertahap.

“Untuk itu PBNW mengimbau warga NTB dan warga Indonesia secara umum tetap mematuhi protokol kesehatan, rajin mengkonsumsi makanan sehat dengan  memperbanyak konsumsi sayuran hijau,  rajin olah raga serta senantiasa berpikiran positif,”ajaknya.

Terkait yang disinggung Wapres soal pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan keluarga ditengah pandemi covid 19 ini , PBNW mengimbau kepada masyarakat luas untuk mulai memanfaatkan lahan maupun pekarangan ruang dengan tanaman-tanaman pangan sebagai upaya menghemat pengeluaran Rumah Rangga.

Selain itu, PBNW mengajak masyarakat NTB mulai mentradisikan pola konsumsi diversifikasi pangan uuntuk menghindari ketergantungan pada satu jenis makanan pokok saja.

“Untuk itu PBNW berharap Pemerintah Daerah mulai mensosialisasikan program yang terkait pentingnya ketahanan dan diversifikasi pangan lebih dini ke masyarakat NTB, ” tandas RTGB Zainudin Atsani.

Di akhir pidatonya Syaikhuna Tuan Guru Bajang, menyampaikan terima kasih kepada Pamanda Wapres KH Maruf Amin dan Wakil Ketua MPRRI Zulkifli Hasan, atas berkenannya memberikan sambutannya.

“Khusus Wapres, saya panggil pamanda, karena kebetulan istri saya adalah keponakan pak Wapres KH Maruf Amin,”tutupnya.

Selanjutnya Wakil Bupati Lombok Timur, H Rumaksi, menegaskan bahwa kedudukan yang ia rasakan selama ini merupakan keberkahan yang didapat dari Maulanasyaikh.

“Oleh karena itu, mari meraih keberkahan dengan mengikuti arahan dan keputusan pemimpinan. Saya sendiri merasakan keberkahan itu dari Maulanasyaikh,” ungkapnya dengan haru.

Wabup menyampaikan bahwa dalam memajukan NW itu harus menguatkan persatuan semua warga NW secara kolektif.

“Dalam NW yang dipimpin Syaikhuna Tuan Guru Bajang Zainuddin Atsani, akan meraih kejayaannya jika semua taat dan tunduk atas instruksi pimpinan NW,” katanya

Rumaksi juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada NW yang terus memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa.

“Mari kita tingkatkan persatuan kita, dan tetap menjaga protokol kesehatan covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HADI ke 68 NW, TGH LG Khairul Fatihin mengatakan perayaan HADI tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang melibatkan jamaah berkumpul mendengar pengajian. Tahun ini, perayaan HADI memanfaatkan teknologi atau secara virtual.

“Termasuk kegiatan pra HADI yang kemarin kita lakukan Webinar tentang pesantren, kemudian lomba klip vedio Mars HADI NW via online. Semua itu kita lakukan untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid- 19,” tukas Ketua PW NW NTB

Hadir secara offline, dari kalangan pejabat, Kepala Dinas social NTB H Ahsanul Kahliq, mewakili Gubernur NTB, Kepala BIN Daerah NTB, Wakil Bupati Lombok Timur, H Rumaksi, Utusan Korem Wirabakti NTB, Kapolres Lotim, Dandim Lotim.

Sedang kalangan internal, hadir Rois Am Dewan Musytasar PBNW, Ummuna Hj St Raihanun Zainuddin AM, Ketum PBNW Tuan Guru Bajang, KH Muhammad Zainuddin Atsani, bersama jajarannya, dan para Masyaikhul Mahad NW Anjani.

Me




PBNW Serukan Berhizib Serentak Sambut HADI NW ke-68

Warga NW diserukan membaca hizib secara serentak yang dimulai pukul 08.00 Wita di tempat masing-masing

LOTIM.lombokjournalcom –

Semangat warga Nahdlatul Wathan (NW) tidak surut untuk merayakan Hari Jadi ( HADI) ke 68 organisasi Nahdlatul Wathan yang jatuh pada tanggal  1 Maret 2021, meski di engah pandemic Covid-19.

Tidak seperti perayaan hari jadi (HADI) tahun-tahun sebeumnya, kai ini perayaanya akan memanfaatkan layanan  platform teknologi virtual.

Termasuk untuk kegiatan pra HADI yang kemaren  dilakukan Webinar tentang pesantren, kemudian lomba klip video Mars HADI NW via online.

“Semua beragam kegiatan tersebut sebagai ikhtiar keluarga besar NW  dalam  memutus mata rantai penyebaran Covid- 19,” kata Ketua PWNW NTB sekaligus Ketua Panitia HADI ke 68 NW, TGH LG Khairul Fatihin, di sela persiapan HADI NW,  Minggu (28/02/21).

Ketua Umum PBNW, Syaikhuna Tuan Guru Bajang KH LG Muhammad Zainuddin Atsani, mengungkapkan dalam merayakan HADI tahun ini, diinstruksikan semua warga Nahdlatul Wathan di Nusantara,  bahkan di luar negeri, untuk membaca hizib secara serentak yang dimulai pukul 08.00 Wita di tempat masing-masing.

“Ini (pembacaan Hizib NW red) serentak atau istilah yang kami buat Nusantara Berhizib saat perayaan HADI ke 51 pada tahun 2017 lalu, sebagai bentuk kesyukuran atas masih eksisnya organisasi NW yang dirikan Ninikda Maulanasyaikh Pahlawan Nasional asal NTB pada 1 Maret 1953 silam,” katanya.

Pria yang akrab disapa Syaikhuna Tuan Guru Bajang ini menambahkan  kegiatan secara virtual ini dilakukan  guna mendukung pemerintah dalam memutus mata rantai  penyebaran virus  covid-19.

“Jadi kami imbau kepada warga NW di seluruh pelosok Nusantara agar tetap menjaga protoko l kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Jangan lengah karena covid-19 ini memang ada dan sangat berbahaya,” ujarnya.

Mei




Gubernur Launching Era Kendaraan Listrik

Menghadirkan NTB Bersih dari polusi

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi NTB bersinergi dengan PT. PLN, memproduksi 152 jumlah kendaraan listrik yang dibuat oleh IKM NTB. Ini jadi bukti bahwa NTB mampu memanfaatkan kendaraan listrik untuk memberikan kontribusi yang baik bagi bumi.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikanya saat melauncing Era Kendaraan Listrik Untuk NTB Gemilang, bertajuk “Hadirkan Energi Bersih di Provinsi NTB Wujudkan Visi  NTB Asri dan Lestari” di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Jumat (26/02/21).

“Era kendaraan listrik tidak bisa dihindari. Bahkan, Joe Biden, Presiden Amerika Serikat, program pertamanya melarang penggalian bahan bakar fosil kembali, karena dalam waktu yang tidak terlampau lama Negara Amerika Serikat, Eropa bahkan Cina akan menggunakan kendaraan berbahan bakar listrik. Jadi kita bukan latah ikut – ikutan bahwa NTB akan menggunakan mobil dan motor listrik, tetapi ini adalah tuntutan dunia” tutur Doktor Zul.

Dokter Zul juga memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat NTB, karena telah berhasil membuktikan kepada dunia, bahwa NTB mampu membuat berbagai inovasi yang bisa bersaing dikancah internasional, seperti kendaraan listrik, coldstorage, alat rapid test antigen dan lain sebagainya.

“Kita buat motor listrik di NTB untuk menunjukkan kepada dunia. Jangankan produk sederhana, kalau dikasih kesempatan, UKM kita bisa memproduksi coldstorage, motor listrik, bahkan kemarin dunia menjadi saksi Universitas Mataram mampu membuat alat Rapid Test Antigen buatan NTB sendiri,” pungkasnya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Lasiran, bersama dengan seluruh karyawan PT. PLN mengadakan roadshow dari Kantor PLN dalam rangka ingin menunjukkan bahwa kendaraan listrik telah hadir di NTB. Sesuai dengan program NTB Gemilang yakni menghadirkan NTB Bersih dari polusi.

“Kami mengusulkan untuk membentuk komunitas kendaraan listrik Mataram sehingga dengan adannya komunitas ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa penggunaan kendaraan listrik jauh lebih baik karena banyak sekali manfaat, antara lain lebih hemat dan menghadirkan energi bersih,”tutur Lasiran.

Sementara itu, Direktur Bisnis PLN Regional Sulawesi Maluku Papua dan Nusa Tenggara, Syamsul Huda, berharap agar kendaraan listrik di NTB dapat terus berkembang sehingga dari PLN akan terus memberikan support Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk memudahkan kendaraan listrik mengisi energi.

“PLN telah menyiapkan 170 SPKLU, yakni tempat untuk pengisian baterai yang tersebar di wilayah NTB. Kami juga berharap agar NTB dapat terus menambah armada kendaraan listrik sehingga kami dapat terus mensuport,” tuturnya.

Pada acara tersebut juga telah dilakukan pemberian penghargaan atas dukungan mewujudkan NTB Asri dan Lestari kepada PLN dan pengukuhan Komunitas Kendaraan Listrik Mataram yakni “Mandalika”. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada pelopor kendaraan listrik bebas polusi di NTB yang diterima oleh Matriks B dari Bima, SMKN 3 Mataram, SMKN SMKN 1 Lingsar, Lebui, NgebUTS, Motor sampah listrik solar cell, Grab, Gesit dan Gojek.

Salah satu kendaraan listrik yang mengundang perhatian adalah Dokar Listrik (Dolis). Kepala Sekolah SMKN 3 Mataram Ruju Rahmat, S.Pd., M.T., menjelaskan bahwa Dolis ini dibentuk oleh tiga jurusan yakni jurusan otomotif, kelistrikan dan pengelasan yang dibuat selama 4 – 5 bulan.

“Dolis ini kedepan akan menjadi angkutan alternatif minimal dikawasan khusus yakni dikawasan wisata, seperti gili dan Kawasan hotel” jelasnya.

Sher@DiskominfotikNTB




Gubernur Lepas 400 Prajurit TNI Pengamanan RI-Timor Leste

Pesan untuk para prajurit, agar pegang teguh Sapta Marga dan sumpah prajurit serta jaga nama baik TNI

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah melepas 400 prajurit Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha, untuk operasi pengamanan perbatasan di sektor bagian Timur, perbatasan wilayah Republik Indonesia dengan negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) selama tahun 2021, di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat Jumat (26/02/21).

Saat melepas keberangkatan ratusan prajurit TNI yang menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Teluk Amboina itu, Gubernur Zul bersama Komandan Korem  (Danrem) 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dan Kapolda NTB Irjen Pol M Iqbal.

Gubernur menyampaikan, tugas menjaga perbatasan negara kesatuan Republik Indonesia merupakan misi mulia demi menjaga keamanan wilayah negara kesatuan Indonesia, demi utuh dan tegaknya kedaulatan bangsa.

Segenap masyarakat NTB akan selalu mendoakan, semoga yang Maha Kuasa meringankan langkah dan tugas satgas TNI di tempatnya bertugas dan atas pengabdiannya, semoga tercatat sebagai ladang amal ibadah di sisi ALLAH SWT.

“Mewakili seluruh masyarakat NTB, saya menyampaikan apresiasi dan memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada para prajurit TNI yang akan mengabdikan diri dalam tugas mulia ini,” ungkap Doktor Zul.

Diharapkan, tanggung jawab besar ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, dengan penuh ketulusan, keikhlasan dan dedikasi yang tinggi.

“Pesan saya, pegang teguh Sapta Marga dan sumpah prajurit serta jaga nama baik TNI,” pinta Doktor Zul. Akhirnya, kepada satgas Pamtas RI-RDTL Batalyon Infantri 742/ Satrya Wira Yudha, saya ucapkan selamat jalan dan selamat bertugas,” pesan gubernur.

Tes kesegaran jasmani

Sebelumnya, Sebanyak 400 Prajurit Batalyon Infanteri 742/Satya Wira Yudha telah menggelar tes kesegaran jasmani di lapangan Trisula Yonif 742/SWY Gebang Mataram sebagai persyaratan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL, pada Jumat (11/12) pekan lalu.

Komandan Yonif 742/SWY Mayor Inf Bayu Sigit Dwi Untoro di lapangan Trisula seusai mengikuti Garjas yang diselenggarakan Jasrem 162/WB seperti dilangsir dari https://tni.mil.id.

Sesuai rencana, lanjut Sigit sapaan akrab Danyon, Yonif 742/SWY yang ia pimpin akan melaksanakan operasi Pamtas di sektor bagian timur perbatasan wilayah RI dengan negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) harus memiliki fisik yang prima dan mental baja.

“In syaa Allah sebanyak 400 orang personel Yonif 742 siap mengamankan wilayah perbatasan tahun 2021,” ujarnya.

manikp@kominfo

 




Hasil Riset Unicef dan UNDP, Jadi Strategi Penanggulangan Dampak Gempa dan Pandemi

Dengan data yang tepat penanganan dampak gempa dan pandemi di NTB dapat sesuai sasaran

MATARAM.lombokjournal.com

Hasil penelitian “Dampak sosial dan ekonomi pandemi covid-19 di daerah pasca bencana” yang dilakukan Smeru Research Institute bekerjasama dengan Unicef dan UNDP sangat diperlukan untuk memformulasikan kebijakan dan strategi penanggulannya.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan itu, dalam sambutan Webinar  hasil penelitian tersebut, Kamis (25/02/21).

Gubernur Zulkieflimansyah

Menurutnya, informasi yang dihasilkan dari survey itu berharga untuk memformulasikan strategi dan program yang relevan, sehingga betul betul mampu menyentuh akar masalah.

“Kami akan gunakan hasil survey ini dengan maksimal untuk bersinergi dengan Unicef dan UNDP,” kata  Bang Zul sapaan akrab Gubernur.

Senada dengan Gubernur, Sophie Kemkhadze Deputy Residence Representative UNDP dan Fernando Carrera Chief of Sosial Policy Unicef Indonesia berharap, agar hasil research dapat dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

Sophie Kemkhadze menyebutkan, bencana beruntun yang dialami baik oleh Provinsi NTB dan Sulawesi Barat pasti tidak mudah, namun dengan data yang tepat penanganannya dapat sesuai sasaran.

Hopefully this research can help the government in overcoming the impacts of the disasters and pandemic (Semoga penelitian ini dapat membantu pemerintah dalam menanggulangi dampak bencana dan pandemi yang dihadapi),” jelas Sophie.

Dr. Ir. H. Amry Rakhman, M.Si. Kepala Bappeda NTB pada kesempatan yang sama menuturkan, di bawah pemerintahan Gubernur H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah, Provinsi NTB menjadi daerah yang  baik dalam menanggulangi dampak bencana beruntun yang dialami. Penurunan angka kemiskinan NTB bahkan di atas rata-rata nasional.

” Gubernur dan Wakil Gubernur melakukan terobosan-terobosan reformasi birokrasi, dan terutama etrobosan pada sektor perekonomian, yang penekanannya pada industriliasasi melalui IKM dan UKMnya,” tandasnya.

Novita/(diskominfotikntb




Gubernur Lepas Keberangkatan Bantuan Kemanusian ke Sulawesi Barat

Saat gempa Lombok dua tahun lalu, bantuan kemanusian juga datang dari masyarakat Sulawesi Barat

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc  melepas bantuan kemanusiaan berupa sembako dari para Dermawan Lombok-Sumbawa bagi masyarakat Majene, Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar) yang tertimpa musibah gempa, Kamis (25/02/21).

Dalam acara itu Gubernur bersama Kapolda NTB, Irjen. Pol. Mohammad Iqbal, MH, Danrem 162/WB Brigjen. TNI Rizal Ramdhani, SH, MH dan Kepala OPD terkait lingkup Pemprov NTB.

Kerja kemanusiaan yang dilakukan para Dermawan Lombok Sumbawa yang difasiltasi  Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) NTB itu mendapat apresiasi Gubernur Zul.

Gubernur menilai, bantuan kemanusiaan dari para Dermawan ini merupakan kepedulian dan solidaritas  kemanusiaan masyarakat NTB, terhadap masyarakat Sulawesi Barat yang tertimpa gempa bumi berkekuatan hampir sama dengan Gempa Lombok Agustus 2018 lalu.

Saat terjadinya gempa Lombok dua tahun lalu, berbagai  bantuan kemanusian dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri berdatangan, termasuk dari masyarakat Sulawesi Barat.

“Saya berharap agar selama perjalanan pengiriman bantuan ini bisa sampai tujuan dengan aman dan selamat. Mudah-mudahan masyarakat NTB terus memupuk semangat solidaritas kemanusian dan kepedulian antar sesama yang tengah dilanda musibah akibat gempa Sulbar beberapa waktu lalu. Teruslah masyarakat NTB berkontribusi dan peduli bagi bangsa dan negara kita ini,” pesan Gubernur.

Sebelumnya Kepala Cabang ACT NTB Juani Pratama melaporkan, bantuan kemanusiaan yang sebagian besar berasal dari para Dermawan dari Lombok dan Sumbawa atau donatur lainnya dihimpun dan terkumpul sebanyak 25 ton Sembako.

Dari 25 ton ini terdiri dari 15 ton beras dan selebihnya berupa bahan makanan siap saji lainnya termasuk makanan asupan utuk bayi, mie instan, minyak goreng dan lainnya.

“Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian kita terhadap sesama di Sulawesi Barat yang tengah mengalami musibah mengingat kita juga pernah dibantu oleh masyarakat Sulbar saat terjadinya gempa Lombok. Dan perlu dicatat  masyarakat NTB memiliki kepedulian yang cukup tinggi di Indonesia atas musibah yang menimpa masyarakat,” ujar Juani Pratama.

her-ikp-Kominfotik NTB