Pembimbingan Kepribadian bagi Klien Bapas Kelas II Mataram

Pesan Bupati, bersungguh-sungguh mengikuti bimbingan dan apa yang disampaikan berguna bagi kehidupan yang lebih baik

TANJUNG. lombokjournal.com

Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Utara (Pemda KLU) mengadakan pembimbingan kepribadian bagi Klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Mataram.

Kegiatan itu dibuka Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu SH yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan di Aula Kantor Bupati (06/04/21).

Evi Winarni, MSi

Evi Winarni MSi menyatakan terima kasih atas bimbingan Bapas dan seluruh jajaran Lapas Mataram terhadap klien Warga Binaan Pemasyarakatan di Lombok Utara.

“Koordinasi seperti yang kami lakukan, sehingga ke depan kami bisa tahu apa yang harus kami lakukan kepada saudara-saudara kami. Agar nanti bisa memperbaiki hidup mereka lebih baik. Kami juga berharap kita tetap saling menjaga silaturahmi,” tuturnya.

Evi Winarni MSi yang juga Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian mengatakan, klien binaan Bapas bila sudah bebas bisa beradaptasi dengan baik. Bersungguh-sungguh mengikuti bimbingan dan apa yang disampaikan berguna bagi kehidupan yang lebih baik.

Mewakili Kalapas Kelas II Mataram, Kasubsi Bimbingan Klien Dewasa, Baiq Ria Yulihartini SH MH menyampaikan kegiatan seperti sekarang, telah biasa diadakan sekali dalam sebulan di Bapas Mataram.

“Hadir di sini para mantan Warga Binaan Pemasyarakatan yang sudah mendapatkan pembinaan di lapas dan sudah mendapatkan asimilasi, serta pembebasan bersyarat,” imbuhnya.

Menjadi tugas pihaknya di Lapas melakukan pembimbingan sampai batas waktu yang telah ditentukan. Tugas dan fungsi dari Bapas yang pertama dalam pembuatan Litmas untuk diusulkan keluar dari Lapas dengan pembebasan bersyarat.

Dikatakannya, biasa dilakukan di Mataram dengan menghadirkan 150 orang dari semua kabupaten/kota, secara bergilir. Terkait pandemi maka solusinya mengadakan kegiatan bimbingan per kabupaten.

“Ke depan kami mohon kerja sama dan perhatian Pemda untuk klien kami di Bapas Mataram yang berasal dari KLU, supaya mereka merasa mendapatkan perhatian dan tidak akan mengulang kembali perbuatannya,” katanya.

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Kesbangpol KLU Itradim SSos, Kasubsi Bimbingan Klien Dewasa Baiq Ria Yulihartini SH MH dan jajaran, beserta klien Bapas Kelas II Mataram yang menghadirkan narasumber Ir Muhammad Ilham MM dari unsur Nahdlatul Ulama NTB.

Sap




Stimulus Listrik Diperpanjang Sampai Juni 2021

Tarif diskon tenaga listrik bagi pelanggan rumah tangga, bisnis dan industri tahun 2021 diperpanjang untuk rekening listrik dan pembelian token bulan April sampai dengan Juni 2021

MATARAM.lombokjournal.com

Pembebasan biaya pemakaian listrik dan diskon pemakaian listrik (stimulus listrik), untuk meringankan beban masyarakat akibat Covid-19, yang diberlakukan mulai bulan April 2020 sampai dengan Maret 2021, diperpanjang.

Gubernur Nusa Tenggara Baat (NTB), DR H Zulkieflimansyah menjelaskan, Senin (05/04/21), penambahan itu sesuai Surat Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor B-467 / TL.04 / DJL.3 / 2021 tanggal 2 Maret 2021 perihal Perpanjangan Pelaksanaan Diskon Tarif Tenaga Listrik dan Pembebasan Biaya Beban atau abonemen, serta Pembebasan Penerapan Ketentuan Rekening Minimum bagi Pelanggan PT PLN (Persero) sd Triwulan II Tahun 2021.

“Pelaksanaan diskon tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) bagi pelanggan rumah tangga, bisnis dan industri tahun 2021 diperpanjang untuk rekening listrik dan pembelian token bulan April sampai dengan Juni 2021,” kata Gubernur melalui keterangan tertulisnya.

Ketentuan penambahan stimulus tersebut sebagai berikut:

    1. Ketentuan Diskon pada:

  • Pelanggan golongan rumah tangga daya 450 VA (R1/TR 450 VA), bisnis kecil daya 450 VA (B1/TR 450 VA) dan industri kecil (I1/TR 450 VA):
  • Reguler (PascaBayar) : Diskon sebesar 50%
  • Prabayar : Diskon pembelian token sebesar 50%
  • Pelanggan golongan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi (R1/TR 900 VA):
  • Reguler (PascaBayar) : Diskon sebesar 25%
  • Prabayar : Diskon pembelian token sebesar 25%                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        2. Pembebasan Biaya Beban/Abonemen sebesar 50% diberlakukan pada:
  • Pelanggan golongan sosial daya 220 VA, 450 VA dan 900 VA (S-1/220 VA s.d S-2/900VA).
  • Pelanggan golongan bisnis daya 900 VA (B-1 900 VA)
  • Pelanggan golongan industri daya 900 VA (I-1 900 VA)                                                                                                                                                                         3. Pembebasan penerapan ketentuan rekening minimum sebesar 50% untuk pemakaian energi listrik di bawah ketentuan rekening minimum (40 Jam Nyala) diberlakukan pada:
  • Pelanggan golongan sosial daya 1300 VA ke atas  (S-2/1300  VA s.d S-3 > 200 kVA).
  • Pelanggan golongan bisnis daya 1300 VA ke atas  (B-1/1300  VA s.d B-3 > 200 kVA).
  • Pelanggan golongan industri daya 1300 VA ke atas  (I-2/1300  VA s.d I-3 > 200 kVA).

“Saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk membayar rekening listrik sebelum tanggal 20 setiap bulannya,” kata Gubernur.

Rr

 




Kata Gubernur,  Keindahan Bangunan Mesjid Tak Berarti Kalau Tak Diramaikan Jamaah

Mesjid yang dikelola degan baik merupakan wujud rasa syukur

MAtARAM.lombokjournal.com

Gubernur DR Zulkieflimansyah meresmikan dan menyerahterimakan Masjid Al-Falah di Dusun Baro, Desa Teniga, Kecamatan Tanjung, Senin (05/04/21).

Masjid Al-Falah yang berarsitektur modern dan terletak di atas ketinggian ini merupakan salah satu masjid yang dibangun dari donasi bantuan pasca gempa 2019.

“Mesjid ini indah. Fasilitasnya juga modern tapi jangan lupakan fungsinya sebagai tempat ibadah,” ucap Gubernur.

Dikatakan Gubernur, keindahan bangunan mesjid tidak berarti kalau  tidak diramaikan oleh jamaah setiap saat. Terlebih menjelang Ramadhan, aktivitas ibadah biasanya meningkat dari bulan biasanya dengan tarawih dan tadarus Quran.

Selain itu, Gubernur juga mengingatkan pengelolaan yang baik sebagai bentuk syukur karena warga Dusun Baru akhirnya memiliki masjid yang baik tapi juga indah.

Ta’mir masjid Al Falah yang juga Ketua Panitia Pembangunan, Husni Arif menjelaskan, mesjid seluas 14 x 14 meter ini dibangun dengan anggaran 700 juta. Delapan puluh persen didanai oleh donatur tunggal dan sisanya dari swadaya masyarakat.

Pembangunan mesjid dimulai sejak Januari setelah selama dua tahun pasca gempa, warga masyarakat beribadah di mesjid sementara yang kondisinya tak layak. Dengan arsitektur modern, masjid ini juga dilengkapi fasilitas toilet bergaya hotel.

“Banyak suka duka pembangunan mesjid ini. Saya meminta keikhlasan warga selama proses pembangunan dan bersama sama merawat mesjid ini selanjutnya,” ujar Arif.

Masjid Al Falah dibangun dari donasi perseorangan. Diwakili Hj. Winda, pihak donatur juga berharap pengelolaan terutama kebersihan dan perawatan mesjid menjadi prioritas.

“Masjid ini sumbangan dari Bapak Hengky dan Ibu Dinar, pengusaha dari Jakarta. Pengurus masjid bertanggungjawab agar semua warga dan jamaah bersama merasa memiliki masjid”, tutupnya.

Jm

Diskominfotikntb

 




Apa Gunanya Juara Umum, Tapi Lahirkan Generasi yang Jauh Dari Nilai al-Qur’an

Pesan Gubernur NTB Pada Pembukaan STQ XXVI Tingkat Provinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.com

Di Indonesia sudah terlampau sering mengadakan perlombaan, yang tanpa disadari anak-anak yang berkompetesi untuk saling mengalahkan.

Di sisi lain, anak anak juga dituntut untuk saling menghargai, menghormati dan bersinergi.

Gubernur H. Zulkieflimansyah

“Dan itu susah kita lakukan karena memang kompetIsi membuat orang menjadi lebih mulia dan lebih hebat dibanding yang lain,” ungkap Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah di Hotel Grend Legi Mataram, Sabtu (03/04/21).

Gubernur membuka Tilawatil Qur’an (STQ) XXVI tingkat Provinsi NTB dengan tema “Meraih Rahmat dan Berkah al-Quran di Tengah Pandemi Covid-19 untuk Ummat Menuju NTB Gemilang” di Hotel Grend Legi Mataram, Sabtu (03/04/21).

Doktor Zul berharap besar kepada terutama kepada dewan hakam untuk mengubah mindset itu. Sehingga anak-anak yang ikut seleksi tilawatil Qur’an bukan semata-mata ingin menang, tidak ada nuansa saling mengalahkan apalagi itu menyisakan dendam di kemudian hari.

Kompetesi ini adalah upaya untuk saling mengenal, saling memahami dan saling membantu sesama sesama untuk membumikan Al-Quran dalam kehidupan.

“Apa gunanya kita jadi juara umum atau Utusan yang banyak pemenangnya tapi kita sedang melahirkan yang rusak karakter dan jauh dari nilai Qur’an itu sendiri,” katanya.

Dr. Zul meminta kepada dewan hakam menanamkan nilai kepada  anak-anak untuk saling menghargai. Sehingga walaupun kalah tapi memiliki rasa cinta kepada sesama untuk sama-sama melantunkan ayat-ayat suci al-Quran di tengah kegelisahan dan dapat menyejukan hati orang lain ditengah pandemi Covid-19.

“Semoga dengan pembukaan STQ ini, rasa cinta dan menghargai sesama akan semakin tinggi. Sehingga kafilah dari kabupaten kota se-NTB dapat menebar senyuman indah saat pulang kampung halaman walaupun belum sempat untuk menang,” harap doktor Zul.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda NTB, Ahmad Masyhuri mengungkapkan, penyelenggaraan STQ ke-26 tingkat provinsi tahun 2021 sedianya direncanakan akan digelar di Kabupaten Dompu pada tahun lalu.

Namun karena berbagai kendala di tengah pandemi Covid-19 dan kebijakan refocusin anggaran  dari masing-masing kabupaten kota,  sehingga STQ ke-26 tertunda dan dilaksanakan tahun ini.

Ia menjelaskan, sementara peserta STQ XXVI Tingkat Provinsi NTB kali ini lengkap dari semua kafilah di sepuluh kabupaten kota, walaupun ada yang tidak mengikuti sepenuhnya.

Artinya, jumlah peserta dari masing-masing kabupaten kota ada 16 orang peserta.

“Tapi ada peserta dari beberapa kabupaten kota yang diikuti hanya 14 dan 12 peserta saja. Kekurangan ini terjadi karena ada sebagian peserta yang terkonfirmasi positif sehingga berhalangan dan tidak bisa diganti menurut aturannya,” ungkapnya sekaligus sebagai Ketua Panitia Penyelenggara.

Pelaksanaan STQ tahun ini, tidak seperti tahun-tahun sebelum pandemi Covid-19.

Menurutnya, kegiatan STQ tidak dilaksanakan di ruang terbuka karena mengingat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Karena mengingat antusias masyarakat NTB mendengar lantunan pembacaan al-Qur’an sangat tinggi sehingga STQ digelar diruang tertutup.

Tahun ini merupakan yang pertama kali STQ diselenggarakan di hotel tanpa penonton. Meski demikian, masyarakat tetap bisa  menyaksikan livestriming melalui media sosial dan televisi swasta.

“Kami sudah bekerja sama dengan bebera media seperti RRI, Hubbulwathan TV, Akun resmi Pemprov NTB, akun medsos Biro Kesra dan beberapa media lainnya. Sehingga masyarakat bisa menyaksikan dari rumah,” tutupnya.

Tempat dan waktu pelaksaaan STQ XXVI Tingkat Provinsi NTB akan dimulai dari 03 s.d 08 April 2021 dan kegiatan seleksinya semua dilaksanakan di hotel Grend Legi Mataram.

Dalam pembukaan STQ XXVI Tingkat Provinsi NTB juga dirangkaikan dengan pemberian hadiah oleh Pemerintah Provinsi NTB kepada 4 Finalis asal NTB pada MTQ Nasional XXVIII dI Kota Padang Provinsi Sumatera Barat tahun 2020 lalu.

Keempat finalis tersebut di antaranya, Riski Jumiati juara I Cabang Tilawah Al-Quran Golongan Cacat Netra Putri dengan hadiah sebesar Rp 100 juta.

Zaitun yang meraih juara II Cabang Tilawah Al-Quran Golongan Cacat Netra Putra mendapatkan hadiah sebesar Rp 75 juta. Kemudian saudara L. Muhammad Khairurrazzaq AL Hafizi yang meraih juara II pada Cabang Hifzh AL-Quran Golongan 30 Juz Putra sebesar Rp 75 juta.

Dan Sulistiawati yang berhasil meraih pada peringkat III pada Cabang Qiraat Al-Quran Golongan Qiraat Murattal Dewasa Putri mendapatkan hadiah Rp 50 juta.

Tidak hanya keempat finalis, pemerintah juga memberikan hadiah kepada keempat pelatih dari cabang tilawatil, hifzhil dan Qira’at Qur’an dengan nominal masing-masing mendapatkan Rp 25 juta rupiah.

Manikp




‘Lakukan yang Bisa Kita Bantu, Jangan Saling Menyalahkan’ Pesan Gubernur di Bima

Bantuan logistik disalurkan kepada warga terdampak banjir

BIMA.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., bersama Bupati Bima, Indah Damayanti Putri turun langsung keberbagai lokasi bencana banjir di Bima sekaligus menyerahkan bantuan.

“Lakukan apa yang bisa kita bantu dan jangan saling menyalahkan,” ujar Gubernur di Bima, Sabtu (03/04/21).

Saat ini kondisi telah berangsur pulih karena banjir yang mulai surut.

Sejak Kamis (01/04) banjir di Kabupaten Bima terjadi karena curah hujan yang hampir merata dengan intensitas ringan-sedang hingga deras.

Berdasarkan laporan dan data dari Tagana Kabupaten Bima, beberapa lokasi yang terdampak banjir di antaranya:

A. Kecamatan Madapangga

  1. Desa Campa 253 KK 771 Jiwa
  2. Desa Woro 302 KK 906 Jiwa
  3. Desa Tonda 451 KK 1353 jiwa
  4. Desa Dena 296 KK 981 jiwa
  5. Desa Ncandi 112 KK 318 Jiwa
  6. Desa Rade 258 KK 1032 Jiwa

B. Kecamatan Bolo

  1. Desa Tambe 285 KK 895 Jiwa
  2. Desa Rasa Bou 193 KK 587 jiwa
  3. Desa Leu 176 KK 536 Jiwa
  4. Desa Bonto Kape 97 KK 301 Jiwa
  5. Desa Nggembe 221 KK 613 jiwa
  6. Desa Kananga 305 KK 927 Jiwa
  7. Desa Rato 248 KK 753 Jiwa
  8. Desa Timu 237 KK 691 Jiwa

C. Kecamatan Woha

  1. Desa Naru 1005 KK 3015 Jiwa
  2. Desa Nisa 605 KK 2000 Jiwa
  3. Desa Raba Kodo 334 KK 1000 Jiwa
  4. Desa Tenga 167 KK 500 Jiwa
  5. Desa Tente 154 KK 500 Jiwa
  6. Desa Wadu Wani 67 KK 200 Jiwa
  7. Desa Tala Biu 504 KK 1500 Jiwa
  8. Desa Pena Pali 235 KK 705 Jiwa
  9. Desa Donggo Bolo 102 KK 305 Jiwa                                                                                                                                                                                                            D. Kecamatan Monta
  1. Desa Baralau 135 KK 397 Jiwa
  2. Desa Simpasai 152 KK 471 jiwa
  3. Desa Sie 173 KK 518 Jiwa
  4. Desa Sakuru 134 KK 410 Jiwa
  5. Desa Pela 87 KK 253 Jiwa
  6. Desa Tangga 207 KK 609 Jiwa
  7. Desa Monta 103 KK 315 Jiwa

Guna menyiapkan langkah antisipasi dan penanggulangan, BPBD Kabupaten Bima telah melakukan assessment dan berkoordinasi dengan pihak Kecamatan dan Desa terdampak serta menyiapkan bantuan logistik untuk diberikan kepada warga terdampak banjir.

Demikian juga dengan BPBD Provinsi NTB telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima untuk pemberian bantuan logistik lanjutan kepada warga terdampak banjir di antaranya : Selimut, Terpal, Paket sandang, Paket lauk pauk, Paket makanan siap saji, Paket tambahan gizi, Paket perlengkapan bayi, Paket perlengkapan keluarga, Mie instan dan Air minum.

Di Kabupaten Dompu telah terjadi banjir pada Jum’at (02/04) di wilayah Kabupaten Dompu. Intensitas hujan sedang-tinggi yang terjadi pada pukul 12.30 WITA serta luapan air sungai di wilayah Desa Cempi Jaya Kecamatan Hu’u Kabupaten Dompu,  mengakibatkan banjir dan  terendamnya pemukiman warga serta lahan pertanian.

Total Warga terdampak 50 KK (200 jiwa) dan kurang lebih 70 ha Lahan Pertanian terendam oleh genangan air .

Bantuan logistik lanjutan kepada warga terdampak banjir juga telah didistribusikan melalui paket perlengkapan bayi dan paket perlengkapan keluarga serta selimut.

Masyarakat dihimbau tetap waspada terhadap bencana bencana yang tiba-tiba terjadi, khususnya di ujung musim penghujan dengan fenomena fenomena La Nina yang masih terjadi.

jm




Bupati dan Wabup Lombok Utara Kunjungi 30 KK Terdampak Banjir

Saluran air yang ternyata sudah tertimbun semua

PEMENANG.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH Bersama Wakil Bupati Danny Karter Febrianto ST MEng kunjungi 30 KK dan satu unit yang terdampak banjir di Dusun Setangi Desa Malaka Pemenang (02/04/21).

Hadir mendampingi, Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kemasyarakatan Drs Abdul Hamid, Kadis Sosial P3A Drs Faisol MSi, Kades Malaka H Akmaludin Ichwan MAP beserta Tim Tagana Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Bupati mengatakan, Pemerintah Daerah segera mengambil tindakan cepat dengan memberikan bantuan sementara berupa sembako, alat-alat dapur dan makanan anak-anak. Selain itu juga diukur langkah-langkah penanggulangan agar tidak terjadi banjir lagi di wilayah setempat.

“Alhamdulillah hari ini, saya bisa melihat langsung kondisi warga kita yang terkena bencana banjir di tempat ini. Jumlah warga yang terdampak ada sekitar 30 KK dan 1 bangunan sekolah,” ungkap bupati.

Pemda akan memberikan solusi dengan membangun saluran udara agar tidak terjadi lagi banjir di kemudian hari.

Melihat saluran yang ternyata sudah tertimbun semua, dan Bupati minta Dinas PUPR agar sesuai dengan tata letak wilayah yang memiliki saluran drainase yang baik.

Menurut Bupati Djohan, terkait sekolah yang terendam, perlu segera mengambil langkah-langkah ruang kelas yang digunakan, mengingat Senin tanggal 5 April ujian nasional tingkat SMP dimulai.

“Saya imbau masyarakat tetap waspada jika terjadi hujan susulan segera mencari tempat pengungsian yang aman,” pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan sembako aplikasi dengan kunjungan ke lokasi warga terdampak.

rar




Kata Gubernur, Kerikil Kecil Diabaikan Akan Hancurkan Misi Besar

Organisasi merupakan rumah bersama yang menyenangkan

LOTENG.lombokjournal.com

Rapat kerja wilayah sejatinya saling memberikan ruang dan waktu kepada sesama. Dan bisa saling memberikan ide-ide cemerlang untuk mewujudkan visi misi sebuah organisasi.

Kegagalan organisasi bukan karena tidak terwujud visi misinya. Tapi adanya kerikil kerikil kecil yang tidak diperhatikan, yang akan menghancurkan  misi besar cita-cita bersama.

Pesan itu disampaikan Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah saat membuka Rapat Kerja Wilayah (RAKERWIL) Fedrasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) Provinsi NTB di Hotel D’Max Lombok Tengah, Kamis (01/04/21).

“Rapat kerja adalah satu situasi dimana mereka yang merasa termarjinalkan diberikan tempat untuk berekspresikan, agar menghadirkan inovasi-inovasi yang saling menguatkan,” harap gubenur.

Menurutnya gubernur yang akrab disapa Doktor Zul, kegiatan rapat kerja bukan ajang untuk lomba pidato, atau sebagai tempat untuk berteriak hanya ingin menunjukkan diri lebih hebat dengan taring menakutkan.

Tapi rapat kerja sebenarnya dimana orang-orang bisa merasakan,  organisasi merupakan rumah bersama yang menyenangkan.

“Ide-ide kecil yang sederhana yang tidak disadari banyak orang selalu memberikan kontribusi nyata jika dirangkul dengan baik. Namun akan menjadi malapetaka jika tidak diperhatikan,” tegas Dr. Zul.

Doktor Zul menyampaikan ilustrasi sederhana tentang arah sebuah organisasi yang harus diinternalisasi oleh anggota. Ilustrasi itu adalah bagaimana peran organ tubuh manusia yang saling melengkapi tanpa memandang peran dan fungsinya masing-masing.

Manusia memiliki mata, telinga, otak, jantung, dan lain-lain. Semuanya memiliki fungsi penting untuk menjalankan sebuah raga yang sempurna.

Jika salah satunya tidak berfungsi sebagaimana mestinya, maka malapetaka menghampiri bahkan nyawa bisa melayang.

“Begitulah sebuah organisasi, hal-hal yang dianggap sepele seperti fungsi organ pembuangan kotoran pun bisa membayakan fungsi organ terpenting lainnya jika tidak dirawat dengan baik,” pesan Dr. Zul.

Dalam kesempatan itu, Ketua FKSPN NTB, Lalu Iswan Mulyadi mengungkapkan rapat kerja FKSPN kali ini dihadiri oleh perwakilan pengurus pusat, penguruh provinsi serta kabupaten kota se-NTB.

Sehingga diharapakan mampu berkontribusi dalam membangun NTB gemilang kedepannya.

“Dalam mendorong kontribusi itu, kami akan terus perkuat koordinasi dan komunikasi antara stakeholder terkait. Terutama di setiap pengurus wilayah yang ada di NTB,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kepada gubernur NTB yang berkesempatan membuka rapat kerja wilayah ini.

Manikp

@kominfo




50 Mahasiswi Disiapkan Jadi Perempuan Tangguh Bencana

Perempuan harus dibekali dengan keterampilan dasar penyelamatan dan penanggulangan jika terjadi bencana

MATARAM.lombokjournal.com –

Selama dua bulan 50 orang mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi akan dibekali kemampuan taktis penanggulangan dan teori keselamatan saat bencana.
Mereka terlibat dalam simulasi penanggulangan bencana yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ProvinsiNTB.

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Hj. Niken Saptarini Widyawati, menjadi komandan insiden dalam simulasi penanganan korban gempa, mulai dari penyelamatan (SAR) sampai dengan pertolongan pertama bagi korban.

Hj Niken Saptarini Widyawati

“Populasi perempuan dengan 51 persen dari jumlah penduduk layak dibekali kemampuan menanggulangi bencana. Setidaknya bagi keluarga dan orang terdekat jika terjadi bencana, ”ujar Hj Niken saat membuka kegiatan simulasi, di lapangan kantor BPBD Provinsi NTB, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (01/04/21).

NTB sebagai daerah bencana yang bisa datang tiap saat, perempuan harus dibekali dengan keterampilan dasar penyelamatan dan penanggulangan bencana.

TP PKK yang berbasis keluarga juga memiliki program Keluarga Tanggap dan Tangguh Bencana yang diharapkan menjadi agen penanggulangan yang penanggulangannya, sampai dengan membantu petugas sekolah bencana.

Menurut Bunda Niken, alumni Wanita Tangguh Bencana BPBD akan dijadikan trainer, karena potensi perempuan secara fisik dan mental juga sama dengan pria bahkan melebihinya.

Kepala Pelaksana BPBD, Zainal Abidin simulasi, simulasi ini adalah sesi praktik dari pelatihan selama dua bulan.

Foto tersebut berasal dari Unram, STIKES Yarsi, Unizar, Poltekkes Mataram dan beberapa komunitas mahasiswi yang konsen pada penanggulangan bencana, maupun mahasiswi yang sedang KKN dan praktek lapangan.

“Pendidikan Wanita Tangguh Bencana sebagai upaya penegakan hukum mitigasi bencana dengan melibatkan masyarakat dan kelompok masyarakat seperti mahasiswa. Dengan pengetahuan dasar itu nantinya bisa membantu masyarakat jika bencana bencana atau harus menolong korban dan membantu petugas di lapangan, ”jelas Zainal.

Simulasi dimulai dengan bencana bencana. Para peserta Wanita Tangguh Bencana ini kemudian dikumpulkan dan diberikan perintah awal oleh Incident Commander untuk SAR ( search and rescue ) di sekitar wilayah bencana.

50 orang yang kemudian membagi diri dalam dua kelompok yang binaan daerah bencana untuk korban. Kelompok lainnya siapkan area pertolongan dan peralatan P3K.

Kelompok SAR kemudian berpencar dan memastikan lokasi korban agar dapat dievakuasi. Selama pencarian berlangsung, tugas penting, komandan adalah dalam insiden dalam perintah agar semua orang saling dalam situasi penuh tekanan, dan memastikan setiap orang melakukan upaya penyelamatan.

Baru kemudian, jika ada korban luka atau lainnya, kelompok pertama yang berhasil mengevakuasi korban, menyerahkan penanganan kepada kelompok kedua.

Di bagian lain daerah bencana, beberapa Wanita Tangguh Bencana masih meneriakkan aba-aba jika masih terdapat korban yang tertinggal di dalam ruangan-ruangan bangunan kantor BPBD, dan menyusuri setiap sudut komplek kantor BPBD.

Di daerah pertolongan kelompok kedua yang mendampingi petugas medis dan tenaga lapangan BPBD mengidentifikasi korban. Korban luka ringan diobati dan korban luka parah dibawa ke rumah sakit.

Beberapa ambulan dari kabupaten / kota juga dilibatkan dalam simulasi dan transportasi korban.

Dalam simulasi tersebut, tergambar kecekatan dan keterampilan para Wanita Tangguh Bencana. Khususnya dalam situasi korban yang dilakukan dalam situasi darurat.

diskominfotikNTB




Kader KAMMI DiIngatkan Hidupkan Pembinaan spiritual di Internal

Agar kadernya meramaikan Ramadhan dengan pesan-pesan ketaqwaan serta mampu menegakkan pesan-pesan moral

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., menegaskan,  tolok ukur kesuksesan organisasi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), bagaimana kadernya mampu menghidupkan spiritualitas kebatinan dalam setiap amanah yang diemban.

“Itu yang penting, mumpung kita diberikan waktu oleh Allah SWT. Belum terlambat. Ayo mulai benahi ini semua,” pesan Gubernur saat menghadiri syukuran HUT KAMMI, Senin (29/03/21) di Aula Sangkareang Kantor Gubernur.

Pada momentum syukuran milad 23 tahun itu Gubernur menekankan agar KSMMI menghidupkan kegiatan-kegiatan pembinaan spiritual di internal organisasi.

Salah satu penggagas berdirinya KAMMI ini mengatakan, dengan sikap tersebut  akan lahir anak-anak muda yang piawai mengolah kata, menegakan amar ma’ruf nahi mungkar, punya kerendahan hati untuk diatur dalam kelompok kecil, meramaikan Ramadhan dengan pesan-pesan ketaqwaan serta mampu menegakkan pesan-pesan moral.

Sebelumnya, Kapolda NTB, Irjenpol Muh. Ikbal, S.Ik., mengaku bangga karena diundang menjadi bagian dari keluarga besar KAMMI dalam miladnya yang ke-23. Ia berharap dari KAMMI dapat senantiasa muncul pemimpin-pemimpin visioner di masa depan.

Mantan Humas Mabes Polri ini berharap, sinergi dan kebersamaan antara mahasiswa dan aparat harus terus dirawat dalam menjaga persatuan dan membangun bangsa ini.

Menurutnya, negara ini juga merupakan negara yang memiliki keberagaman. Ini adalah modal. Tapi juga dapat menjadi ancaman bila tidak dirawat. Maka kewajiban semua anak bangsa untuk merawat ini semua.

“Apalagi peran pemuda dan mahasiswa yg membersamai perjalanan bangsa ini, telah ikut merawat, mengontrol dan menjaga persatuan bangsa ini,” pesannya.

Ia juga meminta KAMMI juga untuk menguasai IT di era digitalisasi, agar dapat menjaga informasi dari hoak dan disinformasi lainnya.

Ketua KAMMI Mataram, Arif Rahman, mengapresiasi kehadiran Gubernur NTB bersama Ketua TP. PKK Hj. Niken Saptarini Widyawati, Kapolda NTB dan Sekda Provinsi NTB.

Dijelaskannya, usia KAMMI ke 23 tahun ini, sudah ada 29 KAMMI perwakilan wilayah di 34 provinsi se Indonesia.

Menurut Arif, banyak orang menggangap KAMMI radikal dan garis keras. Padahal itu salah. Organisasi ini sudah final dukung NKRI.

“Apalagi salah satu tagline kami, sepenuhnya indonesia,” katanya.

 

Rangkaian acara semarak 23 Tahun KAMMI, mengusung tema, “Pelopor Kebangkitan Negeri” diselenggarakan rangkiaan kegiatan antara lain, lomba cipta baca puisi, lomba orasi, dialog bersama alumni dan berbagai rangkaian kegiatan lainnya.

Turut hadir dalam peringati Milad 23 Tahun KAMMI, Ketua Presidium KAMMI NTB, Ketua KAMMI NTB dan seluruh kader KAMMI.

Edy

@diskominfotik_ntb




Pemprov NTB Percepat Target, Gelar Vaksinasi Covid-19 di Islamic Center

Usai vaksin penerima diingatkan, tetap harus menjalankan 5M

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi NTB mempercepat capaian target vaksinasi, dengan menggelar vaksinasi Covid-19 di beberapa tempat, Salah satunya di Komplek Islamic Center ProvinsiNTB.

Selama dua hari, rencananya vaksinasi akan diberikan pada 1400 target sasaran. Upaya ini agar NTB segera keluar dari pandemi Covid-19.

Wagub Hj S

“Ini adalah yang pertama vaksinasi dilakukan di masjid. Saya berharap semua tempat ibadah nantinya juga bisa menggelar vaksinasi. Saya mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut dalam vaksinasi hari ini agar kita segera keluar dari pandemi dan mulai membangun ekonomi,” ujar Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd., di Ballroom Islamic Center, Senin (29/03/21).

Wagub mengingatkan, usai vaksin penerima tetap harus menjalankan 5M, sebagai upaya preventif karena belum semua warga masyarakat mendapatkan hak untuk vaksinasi.

Kegiatan ini bekerjasama dengan tiga rumah sakit yakni RSUP, Rumah Sakit Mata dan Rumah Sakit Jiwa Provinsi NTB sebagai fasilitas kesehatan sekunders. Stakeholders lain juga dilibatkan seperti Baznas, Islamic Center dan Perhimpunan Indonesia Tionghoa.

Hari pertama ditargetkan sebanyak 700 dosis vaksin, yang akan diberikan bagi tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mereka yang berusia 60 tahun ke bawah, sedangkan vaksinasi bagi lansia direkomendasikan di rumah sakit.

Untuk vaksinasi kedua setelah 14 hari, mereka yang hari ini divaksin di Islamic Center akan mendapatkan vaksin kedua di fasilitas kesehatan setempat bekerjasama dengan kabupaten/kota.

Seperti dikatakan Wagub, vaksinasi sangat penting karena telah terbukti efektif. Berbagai pengalaman saat terpapar Covid-19 beberapa waktu lalu, Wagub menegaskan dalam arahannya, meski kemungkinan terkena virus Covid-19 tetap ada namun hanya akan berdampak seperti penyakit biasa seperti flu.

“Jadi Covid itu tidak lagi akan semenakutkan seperti waktu awal pandemi,” tambah Ummi Rohmi.

Dr. Lalu Herman Mahaputra, Direktur RSUP NTB mengatakan program vaksinasi hari ini adalah upaya percepatan target vaksinasi NTB.

Masih banyak masyarakat yang belum menerima vaksin sehingga sinergi dengan kabupaten/ kota dibutuhkan untuk mencapai imunitas kelompok seperti yang diharapkan.

“Kita memang harus bersinergi terutama dengan faskes sekunder untuk mencapai target vaksinasi lebih cepat,” ujar dokter Jack, biasa beliau disapa.

Untuk mencapai target vaksinasi bagi tiga juta warga masyarakat NTB Pemerintah Provinsi telah berupaya maksimal. Sebelumnya tanggal 8 – 10 Maret lalu, vaksinasi massal digelar di Kantor Gubernur, Polda, NTB, Korem 162 WB dan RSUP.

Beberapa target sasaran prioritas seperti tenaga kesehatan, ASN, TNI/ Polri dan pelaku pariwisata juga telah melampaui target vaksinasi, ditambah dengan masyarakat umum yang digelar pula di beberapa titik keramaian, seperti Mall Epicentrum, pada Sabtu (27/03/21).

Sedangkan lansia, telah tercapai 5.663 orang dari target 13.336 orang (40,9 persen) seperti dikutip dari data Dinas Kesehatan NTB.

jm