Pesan Doktor Zul Saat Melepas Purna Tugas Lalu Bayu Windya

Jadi abang, jangan jauh-jauh dari kita, bila ada hal-hal yang dibutuhkan oleh daerah, bisa kita mintakan bantuannya

MATARAM.lombokjournal.com

Berlangsung sederhana dan keakraban yang hangat dalam momentum Ramadhan, Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc., melepas Purna Tugas Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Lalu Bayu Windya, M.Si., Senin (26/04/21) di Pendopo Gubernur NTB.

Pemerintah Provinsi NTB, mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Lalu Bayu Widya, atas pengabdian dan dedikasinya terhadap bangsa, negara dan daerah.

“Kami atas nama pemerintah daerah sadar betul bahwa kita akan kehilangan sosok yang hangat dan sederhana,” kata Doktor Zul, didampingi ketua TP.PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Untuk itu, dedikasi dan pengalaman Miq Bayu sapaan Lalu Bayu Windya, masih dibutuhkan. Apalagi perannya sebagai tokoh masyarakat di Pulau Lombok.

“Jadi abang, jangan jauh-jauh dari kita, bila ada hal-hal yang dibutuhkan oleh daerah, bisa kita mintakan bantuannya,” harap Gubernur.

Menurut Gubernur, seorang pimpinan yang dilepas dengan rasa haru, penuh kehangatan dan semua orang merasa kehilangan adalah sosok pemimpin yang dicintai.

“Beruntung Miq Bayu, adalah sosok pemimpin yang disenangi banyak orang,” puji Gubernur.

Selain itu, ia menuturkan bahwa, betul yang disampaikan Sekda, diawal membuka acara tadi, ada kalimat pendek yang menentramkan, bahwa semuanya akan berlalu.

Jadi kelihatan sederhana, tapi maknanya sangat dalam. Ia memaknai bahwa setiap orang yang mendapat jabatan, dapat posisi, baik itu kepala Dinas, Sekda atau Gubernur, jangan mensikapinya secara berlebihan. Karena setelah masanya, suatu saat akan berlalu.

Begitu juga dalam posisi kehidupan ini. Ada siang pasti ada malam, ada suka pasti ada duka. Indahnya hidup dan kehidupan, karena mampu dimaknai bahwa segala sesuatu itu akan berlalu.

Sepenggal kalimat untuk melepas purna bakti Miq Bayu, Every Ending is a New Begining, Setiap Akhir merupakan Awal yang baru. “Saya setuju dengan kalimat ini,”ucap Gubernur.

BACA JUGABupati Lombok Utara Panen Perdana Padi Varietas Sertani

Sementara itu, Drs. Lalu Bayu Widya, M.Si, mengapresiasi atas kehangatan dan keakraban untuk melepas masa baktinya.

Diceritakannya bahwa pengalaman menjadi abdi negara sudah dilaluinya di daerah, sejak di Kabupaten Dompu hingga kembali ke Pulau Lombok.

“Banyak pengalaman dan cerita kehidupan yang menyertainya bersama beberapa kepala OPD sejak awal menjadi PNS,” sebutnya terharu, didampingi Istri Hj. Dedeh.

Ia juga menyampaikan ucapakan terima kasih atas keakraban, kehangatan dan komunikasi yang baik selama bersama Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

“Pak Gubernur ini merakyat, tidak ada sekat kepada semua orang,” pujinya.

Pria yang memiliki senyum khas dan terkenal akrab dengan semua orang ini, juga mengucapkan terima kasih dan rasa bangga kepada rekan-rekan kepala OPD yang telah bersamanya selama ini.

Diakhir acara, Gubernur memberikan tanda penghargaan berupa cindera mata dari Pemrov. NTB dan kepala OPD kepada Miq Bayu.

Kegiatan yang dipandu Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si ini juga sempat memutar video pendek perjalanan karir Miq Bayu, dan buka puasa bersama dengan penuh kehangatan dengan semua Assisten Setda, Kepala Biro, Kepala OPD lingkup Pemprov NTB.

edy

@diskominfotik_ntb




Menjiplak juga Merugikan Diri Sendiri

MATARAM.lombokjournal.com

Menjiplak tidak pernah boleh — orang berhak mendapatkan pujian atas ide-idenya sendiri. Bagaimana perasaan Anda jika Anda telah bekerja keras pada sebuah makalah, dan orang lain mencoba untuk menganggapnya sebagai milik mereka?

Tentu saja, orang yang melakukan penjiplakan juga dirugikan oleh tindakan tersebut. Mereka kehilangan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan kemampuan berpikir dan menulis mereka sendiri.

Bagaimana Anda bisa menghindari plagiarisme? Percaya atau tidak, mudah untuk menjiplak secara tidak sengaja dengan lupa mengutip sumber atau memparafrasakan secara buruk.

Selalu periksa kembali apakah Anda telah memasukkan kutipan dari orang lain dalam tanda kutip. Selain itu, pastikan Anda telah mengutip sumber baik di makalah itu sendiri maupun di halaman kutipan karya.

Terkait parafrasa, jangan hanya menyalin karya orang lain lalu mengubah beberapa kata. Sebaliknya, bacalah karya mereka dan luangkan waktu untuk memikirkan apa yang dikatakannya.

Anda perlu memahami ide sepenuhnya untuk memparafrasekannya dengan baik. Setelah Anda memikirkannya, jelaskan ide tersebut dengan kata-kata Anda sendiri. Dan jangan lupa mengutip karya yang Anda parafrase!

BACA JUGA:

Plagiarisme memiliki konsekuensi. Siswa dapat memperoleh nilai yang buruk dan mendapat banyak masalah di sekolah. Ketika orang dewasa melakukan plagiarisme, mereka bisa kehilangan pekerjaan. Mereka juga bisa menghadapi tuntutan hukum. Plagiarisme juga dapat merusak reputasi siapa pun.

Setiap orang harus mendapatkan pujian atas pekerjaan mereka sendiri. Lagi pula, ada banyak ide bagus yang beredar di kepala Anda!

BACA JUGA:

Kami pikir semua Wonder Friends kami memiliki pemikiran yang layak untuk dibagikan. Menempatkan ide-ide itu di atas kertas dapat membantu Anda mengembangkannya lebih jauh dan membagikannya kepada dunia.

Wonderopolis

Baca Hal:   1  /  2 

Baca hal sebelumnya: Apa Itu Plagiarisme atau Menjiplak?




Apa Itu Plagiarisme atau Menjiplak?

MATARAM.lombokjournal.com

Bayangkan: Ini hampir waktunya tidur, dan Anda telah mengerjakan laporan buku Anda selama berjam-jam. Anda hampir selesai. Yang perlu Anda lakukan hanyalah menulis kesimpulan yang sempurna.

Anda mencoba menemukan kata yang tepat saat ada ide lain yang muncul. Mengapa tidak hanya menyalin dan menempel paragraf kesimpulan dari artikel online tentang buku itu? Anda menulis sendiri sisa laporannya, jadi menyalin satu paragraf ini tidak apa-apa, bukan?

Salah! Itu adalah bentuk plagiarisme — tindakan menampilkan karya orang lain sebagai milik Anda. Saat ini, ada banyak sekali blog dan artikel online. Banyak siswa merasa tergoda untuk hanya menyalin karya orang lain dan menyerahkannya. Namun melakukan plagiarisme tidak pernah boleh.

Plagiarisme datang dalam berbagai bentuk. Yang kami gambarkan adalah plagiarisme langsung, yang terjadi ketika seseorang mengambil karya orang lain kata demi kata. Bentuk lainnya adalah plagiarisme tambal sulam.

Ini adalah saat seseorang menyalin bagian dari banyak artikel. Mereka menggabungkan semuanya untuk membentuk sebuah karya baru.

Parafrase yang buruk adalah bentuk lain dari plagiarisme. Beberapa orang berpikir mereka dapat meniru karya orang lain jika mereka mengubah beberapa kata atau memindahkan beberapa kalimat. Tapi itu tidak benar.

Tidak masalah untuk memparafrasekan ide orang lain, tetapi Anda harus menjelaskannya dengan kata-kata Anda sendiri. Anda juga harus menghargai orang lain dengan mengutip karyanya. Gagal mengutip sumber adalah cara lain untuk menjiplak.

Baca juga: 

Tahukah Anda bahwa Anda bahkan dapat menjiplak karya Anda sendiri? Itu benar! Itu disebut plagiarisme diri. Ini adalah saat seseorang mencoba memberikan kertas lama sebagai bagian yang sama sekali baru.

BACA JUGA: 

Selain itu, beberapa orang melakukan penjiplakan dengan membayar orang lain untuk menulis makalah untuk mereka. Itu tetap salah, meskipun orang lain tahu Anda menggunakan karyanya.

wonderopolis

Baca Hal:   1  /  Menjiplak juga Merugikan Diri Sendiri

 

 

 




Sampul Buku (Tidak Selalu) Menentukan Isinya

MATARAM.lombokjournal.com

Apakah Anda punya buku favorit untuk dibaca? Tentang Kisah Tenggelamnya Kapal Selam? Cerita  Perkawinan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah? Atau buku lainnya, yang penting design sampulnya menarik, tebal yang melindungi buku favorit dari kerusakan?

Sekarang lebih banyak cara untuk membaca buku daripada sebelumnya. Selain perpustakaan dan toko buku tradisional, buku sekarang dapat dibeli secara online dan langsung diunduh ke semua jenis perangkat.

Anak-anak saat ini memiliki lebih banyak pilihan daripada yang dilakukan orang di masa lalu. Pilihan ini terkadang bisa membuat kewalahan. Dengan begitu banyak pilihan, bagaimana memilih buku yang akan Anda baca?

Saat Anda mencari buku baru, bisa jadi hal pertama Anda lihat adalah sampul bukunya.

Sampul buku seperti iklan. Ini seharusnya membuat Anda penasaran, memberi Anda gambaran isi buku itu, dan membujuk Anda melihatnya lebih dekat.

Manakah dari buku berikut yang pernah Anda baca? Apakah sampulnya berhasil menarik pembaca dan memberi mereka gambaran tentang isi buku itu?

Anda mungkin mendengar orang-orang memperingatkan agar tidak melakukannya. Peringatan ini biasanya berupa “Jangan menilai buku dari sampulnya”, “Anda tidak bisa menilai buku dari sampulnya”, atau “Jangan menilai buku dari sampulnya”.

Mengapa orang mengatakan kepada Anda untuk tidak menilai buku dari sampulnya? Ucapan ini adalah idiom. Artinya, Anda tidak boleh menilai nilai atau nilai sesuatu hanya berdasarkan penampilan luar.

Dalam kehidupan secara umum, ini adalah nasihat yang bagus. Penampilan dapat menipu. Sebelum Anda dapat membuat penilaian tentang nilai sesuatu, Anda perlu meluangkan waktu menyelidikinya sepenuhnya.

Perhatikan lebih dalam, lebih dekat. Anda mungkin terkejut dengan apa yang Anda temukan. Nilai sebenarnya tidak selalu terlihat jelas saat kita hanya melihat permukaannya.

Jika Anda banyak membaca, kemungkinan besar Anda akan menemukan buku yang tidak mengasyikkan seperti yang Anda kira berdasarkan sampulnya yang penuh warna dan menarik. Demikian pula, Anda mungkin pernah mengambil buku dengan sampul membosankan yang ternyata sangat bagus.

BACA JUGA:

Jadi pepatah lama memang berlaku berkali-kali: Anda tidak bisa serta merta menilai buku dari sampulnya.

BACA JUGA:

Jika Anda melihat buku yang sampulnya menarik bagi Anda, lihat lebih dekat. Mungkin ini akan menjadi favorit baru! Namun jangan lupa bahwa sampul yang kurang menarik, bukan berarti isinya tidak menyenangkan.

wonderopolis

 




MUI NTB Siap Dukung Pemberdayaan Ekonomi Ummat di KEK Mandalika

Kita siap mengawal, membina para petani dan peternak kita untuk memenuhi kebutuhan industri pariwisata dengan hasil produksi yang berkualitas, halal dan bersih

MATARAM.lombokjournal.com

Ketua Tim Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI NTB, Prof.Dr. H. Moh. Hasil Tamsil, M.Si., mengungkapkan bahwa MUI melalui programnya siap mendukung pengembangan dan pemberdayaan ekonomi ummat di Provinsi NTB.

Hal tersebut diungkapkannya ketika menemui Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., di ruang kerja Wagub, Senin (26/4).

Dihadapan Wagub, Tamsil menjelaskan, bahwa Komisi Pemberdayaan Ekonomi Ummat (KPEU) MUI NTB ingin berbuat maksimal bagi pemberdayaan ekonomi umat, terutama di sekitar kawasan wisata superprioritas KEK Mandalika.

Ketua Tim Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI NTB, Prof.Dr. H. Moh. Hasil Tamsil, M.Si (kanan)

Dikatakannya, karena NTB dikenal sebagai kawasan wisata halal, oleh sebab itu MUI pusat memberikan perhatian serius terhadap pengembangan dan pemberdayaan ekonomi ummat di daerah ini. Sehingga dengan demikian NTB ke depannya bisa dijadikan sebagai contoh atau model pengembangan wisata halal bagi daerah lainnya di Indonesia.

“Pada intinya kita siap mengawal, membina para petani dan peternak kita yang menghasilkan produksi telur, daging ataupun sayur-mayur untuk memenuhi kebutuhan industri pariwisata dengan hasil produksi yang berkualitas , halal dan bersih.

Dengan keterlibatan kita seperti ini, merupakan wujud kepedulian kita untuk pemberdayaan ekonomi ummat,” pungkas Hasil Tamsil yang diamini seluruh anggota KPEU MUI NTB lainnya.

BACA JUGA:

Sementara itu, menanggapi program MUI tersebut, Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi, ini, mengungkapkan bahwa upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat atau ummat sejatinya telah menjadi program prioritas Pemprov NTB bersama pemerintah kabupaten/kota se-NTB.

Seperti bagaimana upaya mendorong pembangunan destinasi pariwisata super prioritas di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di mana pada ekosistem ekonomi di kawasan tersebut masyarakat NTB diharapkan menjadi bagian dari pelaku usaha yang mendukung aktivitas industri pariwisata itu sendiri.

“Masyarakat tak hanya dijadikan penonton. Karena itu masyarakat kita dorong untuk turut terlibat dalam mendukung pengembangan kawasan wisata di KEK Mandalika. Caranya masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sayur-mayur, daging, telur, industri kerajinan dan lain sebagainya agar masyarakat juga secara ekonomi bisa lebih berdaya,” kata Ummi Rohmi.

Demikian pula ketika membahas aktivitas riil ekonomi masyarakat NTB, dikatakan Wagub, meski usaha unggas dan ayam petelur di NTB sudah semakin bergeliat, namun kebutuhan akan telur ayam di NTB ini masih defisit kurang lebih 700 ribu telur. Karena itu melalui KPEU MUI NTB, masyarakat harus terus didorong untuk mengembangkan usaha ini guna memenuhi kebutuhan pangan NTB, terlebih di berbagai kawasan wisata.

“Masyarakat kita terus-menerus dibina dan dilatih agar kebutuhan sayur-mayur dan daging di NTB bisa dihasilkan lebih berkualitas dan bisa memenuhi permintaan industri pariwisata secara mandiri, harap Wagub.

Ia juga bersyukur, dampak Covid-19 di NTB tidak terlalu dikhawatirkan secara ekonomi, karena andalan ekononi NTB yakni sektor pertanian dalam arti luas masih menjadi basis yang bisa menopang ekonomi masyarakat.

“Bali yang hanya mengandalkan sektor unggulan pariwisatanya ternyata dampak ekonominya begitu besar bagi masyarakat. Kita bersyukur masih ada pertanian, pengembangan industri dan lainnya,” tutup wagub.

ikp@diskominfotik




Jelang Munas, IKA Unram Gelar Silaturahmi Ramadhan

lombokjournal.com —

MATARAM :   Segenap alumni Universitas Mataram yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unram, menggelar buka puasa dan silaturahmi Ramadhan, Minggu (25/04/21) di De’ LaSirra Cafe, Kota Mataram.

Ketua Umum PP IKA Unram, Sirra Prayuna SH mengatakan, kegiatan di bulan Ramadhan seperti ini merupakan tradisi keluarga besar alumni Unram setiap tahun, terutama di saat bulan suci Ramadhan.

“Ini sudah tradisi PP IKA (Unram) bahwa setiap bula suci Ramadhan ada kesempatan untuk bertemu dan bersilaturahmi,” katanya.

Sirra mengatakan, tahun ini sedikit berbeda karena sebentar lagi IKA Unram akan menggelar Musyawarah Nasional (Munas) ke IV. Sehingga silaturahmi juga melibatkan panitia Munas dan jajarannya.

“Kami yakin panitia dan jajarannya telah berusaha maksimal untuk menyelenggarakan Munas ke IV IKA Unram mendatang,” ujarnya.

Sirra berharap, IKA Unram sebagai wadah para alumni Unram bisa menjadi perekat dan pemacu sinergitas antar alumni, di mana pun berada dan di sektor yang beragam.

Sinergitas dimaksud bukan hanya sekadar untuk pekerjaan atau bisnis pribadi semata, tetapi juga membangun jejaring yang kuat untuk turut berkontribusi positif bagi pembangunan daerah di NTB dan juga  secara nasional.

Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Mataram, Prof. Dr. Enny Yuliani mengapresiasi kegiatan silaturahmi Ramadhan yang digelar IKA Unram.

“Alhamdulilah kita bisa bertemu dan tatap muka dalam buka bersama dan persiapan Munas. Universitas Mataram turut mendukung Munas IV IKA,” ujarnya seraya menambahkan agar pada acara Munas diharapkan menghasilkan penetapan AD/ART , Program kerja, dan Terpilihnya Ketua Umum Unram secara terbuka.

Selanjutnya WR III Universitas Mataram menyoroti data base Alumni merupakan hal yang harus diselesaikan bersama, meskipun di UNRAM ada yang menangani hal tersebut yaitu UPT BKPK (Bimbingan Konseling dan Pengembangan Karier) serta Aplikasi PRIMA ( Portofolio Mahasiswa dan Alumni ), yaitu sebuah sistem yang dapat digunakan untuk mencatat riwayat mahasiswa dan Alumni.

“Ke depan, IKA UNRAM dapat membantu pelacakan Alumni agar potensi dan kapasitasnya terdata dengan baik,” imbuh Prof Enny Yuliani yang hadir disertai Kabag Kemahasiswa dan Alumni UNRAM , Farouk.

Transparansi Munas IKA Unram

Salah seorang alumni Unram, Lalu Aksar Ansori  yang juga Sekretaris PW NU NTB  berharap agar Munas IV IKA Unram berlangsung secara demokratis dan transparan.

“Sebab saat ini berkembang bahwa banyak alumni yang juga sudah merespons Munas IV IKA Unram ini. Mereka ingin maju dan mengelola IKA Unram. Tentu saja kami berharap Munas bisa berjalan terbuka dan transparan,” tutur pria yang juga Mantan Ketua KPU NTB .

Aksar mengatakan, saat ini panitia pelaksana semua kegiatan Munas kali ini adalah jajaran pengurus IKA Unram yang masih menjabat. Sehingga ia berharap transparansi dan keterbukaan tetap diutamakan.

“Kita berharap panitia yang terbentuk itu sudah saatnya semua perangkat yang kira-kira dibutuhkan dibuka saja. Sehingga alumni yang ingin maju bisa ikut berkompetisi dengan baik,” tukasnya.

Sementara Alumni UNRAM lainnya yakni Umar Ahmad Seth dan Suhardie Pram yang saat ini keduanya menjabat Komisioner Bawaslu NTB berharap,  jajaran panitia menyiapkan semua dokumen penunjang Munas seperti misalnya AD/ART, PO, formulir pendaftaran, LPJ dan lain-lain.

“Tiga dokumen awal itu harus tersampaikan pada masyarakat alumni Unram untuk diketahui,” kata Suhardie .

Menurut Umar, saat ini ada beberapa isu krusial yang menjadi perbincangan di kalangan alumni Unram terkait Munas. Misalnya, terkait tatacara atau sistem pencalonan dan sistem pemilihan. Hal ini perlu disosialisasikan lebih masif lagi sebelum jadwal Munas digelar.

“Sebenarnya sistem itu sudah diatur dalam AD/ART akan tetapi hal itu perlu disosialisasikan agar diketahui dan agar masing-masing alumni yang ingi maju, bisa mempersiapkan diri,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua dan Sekretaris Panitia Munas IKA UNRAM, Lalu Athari Fathulah dan  Amri Nuryadi menjamin Munas IV IKA Unram yang berlangsung tanggal 29 – 30 Mei 2021 mendatang demokratis dan transparan.

Pihaknya sendiri mendorong para alumni untuk ikut maju dalam pemilihan Ketum IKA Unram periode selanjutnya.

“Karena IKA Unram organisasi terbuka dan demokratis , tentu siapa pun alumni punya hak dan peluang yang sama untuk maju dalam gelaran Munas nanti,” tukas Athari yang diamini Sekjend PP IKA Unram, Cukup Wibowo.

Sementara itu dalam acara buka puasa bersama dan silaturahmi ramadhan PP IKA Unram hadir sejumlah Alumni antara lain Dr Satrijo Saloko dosen, Yatik Kahar, ASN yang tinggal disumbawa besar , Ismail Marzuki, Humas Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma), Rahmanuddin, Hedon, keduanya aktivis pergerakan dan lainnya.

Me




TNI Akan Mengangkat Kapal Selam KRI Nanggala-402

lombokjournal.com

Dipastikan 53 awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 telah gugur, dan badan kapal tenggelam di Perairan Utara Bali dengan kedalaman 838 meter.

TNI memutuskan akan mengangkat badan kapal selam KRI Nanggala 402 meski untuk melaksanakannya harus meminta bantuan dunia.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Staf TNI AL (KSAL), Laksamana Yudo Margono menegaskan, akan mengupayakan bantuan dari negara-negara lain untuk evakuasi badan kapal selam Nanggala.

“Pemerintah Indonesia akan berkoordinasi dengan International Submarine Escape and Rescue Liaison Office (ISMERLO) untuk mengupayakan langkah selanjutnya,” ujar Hadi dalam konferensi pers, Minggu (25/04/21), dikutip dari YouTube Kompas TV.

“Hal ini diperlukan karena untuk mengevakuasi KRI Nanggala-402 tentunya diperlukan kerja sama internasional,” jelasnya.

Kepala Staf TNI AL (KSAL), Laksamana Yudo Margono juga menegaskan pihaknya akan meminta bantuan pemerintah terkait proses evakuasi KRI Nanggala-402 tersebut.

“Kita akan berusaha untuk mengangkat kapal ini, walaupun dengan kedalaman 838 meter tadi,” katanya. Di dalam organisasi ISMERLO, ada rekan-rekan kita dari luar yang menawarkan ini, tambah Yudo.

BACA JUGA: Panglima TNI Pastikan, Awak Kapal Selam KRI Nanggala-402 Gugur

Kata Panglima, terkait itu perlu keputusan pemerintah, dan ia akan mengajukan ke Panglima TNI secara berjenjang ke atas. Kalau sudah ada keputusan, baru upaya pengangkatan kapal dilakukan.

Rr

 

 




Aksi Cinta Produk NTB di Expo Ramadhan Gemilang

Ibu-ibu sebagai garda terdepan dalam mencintai produk lokal, baik itu berupa fashion, makanan, seni kriya dan sebagainya

MATARAM.lombokjournal.com

Aksi Cintai Produk Lokal NTB terus digalakkan Pemerintah Provinsi NTB, Kali ini bersama UMKM Se-Provinsi NTB, Ikatan Pengusaha Muslim NTB dengan Bank NTB Syariah menginisiasi gelaran Expo Ramadhan Gemilang.

Kegiatan ini membuka peluang bagi seluruh UMKM NTB untuk bisa menjajakan berbagai produk-produk lokal kepada masyarakat setempat sembari menunggu waktu berbuka puasa yang berlokasi di Taman Budaya Provinsi NTB yang digelar selama tanggal 24 April 2021 sampai dengan 3 Mei 2021

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberikan ruang bagi para UMKM untuk dapat terus berinovasi dengan berbagai produk-produk yang telah dibuat.

Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah

“Para UMKM dapat menjajakan produknya dan aksi cinta produk NTB harus terus digalakan” tutur Umi Rohmi.

Menurut Umi Rohmi, ibu-ibu sebagai garda terdepan dalam mencintai produk lokal, baik itu berupa fashion, makanan, seni kriya dan sebagainya.

“Dari kita untuk kita, kita mulai mendorong itu semua, sangat mempuni jika kita berkolaborasi bersama, mendorong produk UMKM NTB” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Umi Rohmi menghimbau kepada seluruh pelaku UMKM dan masyarakat agar terus menjaga kesehatan dan selalu menerapkan protokol Covid – 19.

“Sehat bisa membuat kita ibadah dan juga kerja. Semoga pandemi covid19 menyadarkan kita bahwa pentingnya kita menjaga kesehatan, ibu menjadi garda terdepan di dalam menegakkan protokol kesehatan di dalam keluarga” ungkap Umi Rohmi.

BACA JUGAKetum TP PKK : Kesehatan Keluarga Yang Utama

Bank NTB Syariah dukung UMKM

Direktur Pemberdayaan Bank NTB Syariah, Usman mengungkapkan bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan ruang bagi UMKM NTB selama pandemi mengalami merosotnya pendapatan.

“Kami merasa ini menjadi bagian tanggung jawab kami untuk mendukung UMKM tumbuh bersama” tutur Usman

Sebanyak 100 UMKM berpartisipasi dalam Expo Ramadhan Gemilang, Ketua Panitia Ajeng Roslinda Motimori mengaku seluruh pelaku UMKM begitu semangat untuk bisa berpartisipasi dalam acara Expo tersebut.

BACA JUGA: Tri Tito Karnavian Serahkan Bantuan Masker di Desa Malaka

“Seluruh kegiatan expo difasilitasi oleh Bank NTB Syariah, kami UKM memiliki modal semangat untuk bisa turut serta berpartisipasi dalam kegiatan ini” tutup Ajeng selaku Sekjen IPEMI NTB.

Ser@diskominfotik




Dasan Cermen, Model Penanganan Covid-19 dan PPKM Mikro di NTB

Mendagri melihat adanya pengawasan kegiatan masyarakat dalam skala kecil, bukan hanya pada penanganan Covid-19, sampai pada aktivitas ekonomi dan pelestarian lingkungan

MATARAM.lombokjournal.com

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Muhammad Tito Karnavian berharap Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi model dalam penanganan Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. “Saya sampaikan penghargaan tinggi, semoga sukses, kalau sukses bisa menjadi model,” kata Mendagri didampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Sabtu (24/4/2021).

Kampung yang asri dan digadang-gadang bukan sekedar tangguh dari Covid-19, ini, juga disebut telah memiliki skenario dalam pengendalian Covid. Atas dasar itu, Mendagri mengapresiasi gotong royong Provinsi NTB dan Pemda Kab/Kota bersama stakeholder dalam menginisiasi langkah tersebut.

“Saya terus terang, menyampaikan penghargaan yang tinggi, ini kita lihat kegotongroyongan terjadi sampai skala kecil, tentu apresiasi yang sangat tinggi untuk semua stakeholder, masyarakat,” pujinya.

Saat meninjau Program Kampung Sehat di Kelurahan Dasan Cermen Kota Mataram, Mendagri melihat adanya pengawasan kegiatan masyarakat dalam skala kecil, bukan hanya pada penanganan Covid-19, sampai pada aktivitas ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Dalam tinjauannya, Mendagri juga melihat betapa tata kelola lingkungan dijalankan dengan apik di kampung ini, dari mulai keberadaan tanaman, peternakan, hingga pengelolaan sampah yang menjadi persoalan lain di dunia.

BACA JUGAApresiasi JPS Gemilang, Mendagri Puji Penanganan Covid-19 di NTB

Mendagri juga melihat adanya ketersediaan tempat karantina, Puskesdes (Pusat Kesehatan Desa) yang dilengkapi dengan ruang isolasi, oksigen, dan tempat perawatan tahap pertama.

“Ini bukan hanya penanganan Covid, karena penanganan Covid kan harus seimbang juga dengan kelestarian dan kebersihan lingkungan, kemudian ekonominya, ini satu paket semua ada di sini,” bebernya.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, penanganan Covid-19 di Indonesia saat ini adalah mengedepankan skala mikro. Bukan hanya ke tingkat kampung, namun juga melibatkan hingga satuan kecil pemerintahan seperti RT/RW agar penanganan Covid-19 terkendali.

Hadirnya Kampung Sehat di Dasan Cermen diharapkan mampu berkontribusi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19, yang dapat diikuti Kampung lainnya, dengan melibatkan kegotongroyongan dan kearifan lokal setempat. “Kuncinya jangan sampai lelah saja, kita jangan lengah, perkuat betul terus menerus,” pesan Mendagri Tito.

aff/diskominfotikntb




Apresiasi JPS Gemilang, Mendagri Puji Penanganan Covid-19 di NTB

Pemerintah NTB melalui Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang mampu mengatasi dampak ekonomi dan kesehatan masyarakatnya

MATARAM.lombokjournal.com

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Muhammad Tito Karnavian memuji langkah dan upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam penanganan pandemi Covid-19.

Mendagri menyampaikannya dihadapan Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur Dr. Hj. Ir Sitti Rohmi Djalilah beserta seluruh Kepala Perangkat Daerah Provinsi NTB, saat kunjungan kerjanya, Sabtu (24/4/2021) bertempat di pendopo Gubernur NTB.

Mendagri Tito mengatakan bahwa dampak pandemi covid sangat luas hingga menyentuh berbagai sektor. Yang paling terpapar adalah sektor ekonomi dan kesehatan.

Namun Pemerintah Provinsi NTB melalui Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang mampu mengatasi dampak ekonomi dan kesehatan masyarakatnya. Sektor usaha UMKM yang terkena dampak, diberdayakan untuk menghasilkan berbagai produk yang kemudian dibeli oleh pemerintah dan diberikan kembali kepada masyarakat yang terdampak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat stay at home(diam di rumah).

Mendagri RI, Muhammad Tito Karnavian

“Program JPS Gemilang sangat baik, menangani dampak ekonomi dan menyentuh sisi kesehatan masyarakat,” kata Mendagri Tito Karnavian.

Sehingga tidak mengherankan, bahwa angka yang positif stabil, tidak buruk dibanding dengan daerah lain di Indonesia. Namun ia menghimbau pemerintah provinsi NTB, agar angka kesembuhan dapat lebih ditingkatkan hingga 91 persen.

“Tingkat kesembuhannya sudah lumayan bagus,”ucapnya.

Untuk itu, mengantisipasi hal tersebut perlu dilakukan perbaikan sistem kesehatan dan kemampuan testing di tiap-tiap kabupaten/kota se-NTB. Sehingga di tingkat kabupaten/kota juga sebaiknya diinstruksikan agar memiliki kemampuan testing PCR atau yang Antigen.

Ditegaskannya lagi, bahwa pengendalian covid penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Upaya lain yang dapat dilakukan pemprov adalah mempercepat optimalisasi belanja daerah. Mengalokasikan stimulus bagi sektor swasta melalui insentif termasuk bantuan langsung untuk UMKM.

Mendagri juga menekankan, agar pemrov melakukan penataan birokrasi guna mewujudkan profesionalitas ASN. Tentunya agar percepatan sistem kerja dan fokus pada pekerjaan fungsional yang dibarengi dengan inovasi dan fleksibititas dalam pelayanan.

“Ini tentunya untuk mendukung transformasi digital dalam implementasi pelayanan publik di era pandemi,”harapnya.

Menyinggung terkait mudik lebaran dalam lingkungan provinsi NTB atau daerah, menurut Mendagri tidak mempermasalahkan. Karena melihat daerahnya relatif tidak begitu luas dan  mobilisasi masa di NTB tidak begitu padat.

“Apalagi penduduknya juga tidak sebanyak di pulau Jawa. Kalau hanya dari Mataram pulang ke Lombok Timur atau Lombok Utara tidak masalah,” tuturnya.

BACA JUGA:

Sementara itu, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengapresiasi kunjungan Menteri Dalam Negeri, untuk memperkuat silaturahmi dan pembinaan terhadap lingkungan kerja Pemrov. NTB.

Menurutnya, apa yang disampaikan Mendagri tadi sudah komprehensif. Termasuk NTB perlu lebih banyak mendatangkan investor untuk membuka lapangan pekerjaan di NTB.

“Kita tidak hanya mengandalkan APBD untuk pembangunan namun jalan dan usaha lain harus terus dibangun, demi mensejahterakan masyarakat,”terangnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Jajaran pejabat Kemendagri, Sekda NTB, Kepala OPD dan biro lingkup Pemrov. NTB.

edy/Aff@diskominfotik_ntb