Konten Lokal SSJ Minim, Perlu Diatur Dalam Perda

KPID mencatat bahwa dari 12 SSJ di NTB, hanya 1 jam siaran lokal, itupun berita. Harusnya, durasi waktunya 2,1 jam

MATARAM.lombokjournal.com

Tayangan konten lokal menjadi hal yang paling disoroti dalam kegiatan Evaluasi Program Siaran dari sistem SIMP3 Kemenkominfo RI terkait jasa penyiaran televisi swasta atas nama PT. Media Televisi Mataram (Metro TV NTB), yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB, di Aston In Hotel, Mataram, Kamis (29/4).

Pasalnya hingga kini, muatan konten lokal dari berbagai Sistem Stasiun Jaringan(SSJ) di daerah, termasuk di NTB, masih tergolong minim. Bahkan masih di bawah 10 persen sebagaimana tuntutan Undang-Undang(UU) Penyiaran.

Ketua Komisi I DPRD Provinsi NTB, Sirajudin, S.H., saat hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa, amanat UU penyiaran harus dipenuhi, sehingga ruang konten lokal harus dipenuhi sebesar 10 persen.

Ia melanjutkan bahwa yang berkaitan dengan penyiaran konten lokal, ke depan harus memiliki legalitas standing yang diterbitkan oleh pemerintah daerah melalui peraturan daerah(perda).

“Menegaskan kepastian hukum di daerah, agar ada Perda yang mengatur tentang konten lokal untuk tv nasional,” harapnya.

BACA JUGA:

Sementara itu, Ketua KPID Provinsi NTB Yusron Saudi, ST, M.Pd., menjelaskan bahwa evaluasi yang dilakukan kepada Metro TV ini dilakukan satu kali dalam sepuluh tahun.

“Bagaimana kehadiran dan perjalanan Metro TV di NTB selama ini, KPID selalu koordinasikan terkait isi dan konten siarannya,” kata Yusron.

Selain itu, Yusron juga mendorong TV di daerah supaya turut berperan mencerdaskan masyarakat, dengan menayangkan informasi dan siaran yang cerdas.

Pihaknya juga tak menampik bahwa dalam evaluasi SSJ tersebut, komisioner KPID NTB menyoroti masih minimnya siaran lokal. Diketahui, dari sistem yang dikelola KPID tercatat bahwa dari 12 SSJ di NTB, hanya 1 jam siaran lokal itupun berita. Harusnya durasi waktunya 2,1 jam.

“Sistem yang melaporkan ini, bukan kami yang nilai,” ucap Sahdan salah seorang Komisioner KPID.

Jadi, harapannya kedepan siaran TV lokal di daerah juga dapat menggali potensi lain di NTB, seperti aspek religi, ketokohan, kiprah dan kearifan lokal lain. Agar kekayaan potensi NTB terpublikasi hingga tingkat Nasional bahkan Internasional.

Menanggapi hal tersebut, Sekarressia Phatria Zhahara dari perwakilan Metro TV, menyampaikan akan terus memperbaiki siaran untuk konten lokal di NTB.

Merajut sinergi dan kebersamaan untuk membangun daerah melalui penayangan budaya dan kearifan lokal daerah.

“Kami berkomitmen, mewujudkan siaran sehat dan menerapkan amanat UU Penyiaran,” tutupnya.

edy

@diskominfotik_ntb




Peringatan BMKG: Potensi Siklon Tropis Pada Bulan April-Mei

lombokjurnal.com

Adanya potensi siklon tropis dengan tingkat kejadian lebih tinggi yang biasa, terjadi pada bulan April, Mei, November dan Desember.

Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofika Miming Saepudin mengungkapkannya, saat Rapat Koordinasi Tim Intelijen Penanggulangan Bencana (TIPB) yang disiarkan secara daring, Kamis (29.04/21).

Menurutnya, kewaspadaan potensi siklon tropis di wilayah selatan Indonesia itu antara November-Mei.

Dijelaskan, sejak 2008 terdapat 11 siklon tropis yang sangat dekat dengan Indonesia, 10 siklon diantaranya telah dirilis oleh Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) BMKG Jakarta.

BACA JUGA:

Secara umum, kejadian siklon di dekat Indonesia terjadi antara April-Mei dan Nopember-Desember.

Siklon tropis Seroja yang terjadi di Nusa Teggara Timur (NTT) pada awal April lalu, merupakan yang terkuat kedua setelah siklon tropis Kenanga yang terjadi pada 12 Desember 2018 di Samudera Hindia Barat Daya Bengkulu.

Rr




Pemprov NTB Minta SSJ Perbanyak Konten Lokal

Berharap semua SSJ di daerah memiliki moral dan itikad baik, membangun NTB Gemilang dengan cara-cara yang baik

MATARAM.lombokjournal.com

Pemerintah Provinsi NTB melalui Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos., M.M., meminta agar sistem stasiun jaringan (SSJ) di daerah, memperbanyak siaran dan konten lokal, untuk mengangkat citra dan budaya di Provinsi NTB.

“Karena dalam UU Penyiaran sudah diamanatkan bahwa kewajiban lembaga penyiaran memenuhi 10 persen waktu siaran untuk konten lokal,” kata Bang Najam sapaan akrab Kadis Kominfotik NTB.

Ia jadi narasumber pada Evaluasi Program Siaran dari sistem SIMP3 Kemenkominfo RI terkait jasa penyiaran televisi swasta atas nama PT. Media Televisi Mataram (Metro TV NTB), yang digelar Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB, Kamis (29/04/21) di Hotel Aston In Kota Mataram.

Kegiatan evaluasi siaran SSJ ini, bertujuan mengevaluasi program siaran terkait perpanjangan izin penyelenggaraan penyiaran.

Mantan Karo Humas Pemrov. NTB ini,  berharap semua SSJ di daerah memiliki moral dan itikad baik, membangun NTB Gemilang dengan cara-cara yang baik.

“Membantu Pemprov NTB dalam menyiarkan program NTB Gemilang,” harap Najam.

Salah satu caranya adalah mengangkat dan mempublikasikan hasil pembangunan daerah berupa konten-konten lokal daerah.

Untuk itu sinergi dan kebersamaan serta kepedulian SSJ membangun NTB Gemilang mesti sejalan dengan misi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB.

Diingatkannya bahwa, untuk membangun sebuah daerah harus mengangkat hal-hal baik dari daerah.

“Apalagi Metro TV ini, paling jernih tangkapan siarannya di sekitar Mataram,” pujinya.

Artinya output yang bagus dari tangkapan di media televisi ini, harus memacu Metro TV di daerah melahirkan kontribusi yang besar untuk NTB.

Sejalan dengan perkembangan siaran televisi Dinas Kominfotik juga mendorong agar SSJ mampu mengikuti perkembangan zaman, berproses dari siaran Televisi analog ke televisi digital.

Selain itu, Bang Najm menghimbau Metro TV, memiliki kepedulian untuk membangun literasi secara offline. Turun bersama Pemda ke daerah pelosok, untuk melihat perspektif NTB dari dekat.

“Sehingga keadaan tersebut, dapat ditayang secara online melalui siaran TV,” tutup Bang Najam

BACA JUGA:

Ketua Komisi I DPRD Provinsi NTB Sirajudin, SH mengatakan, amanat UU penyiaran harus dipenuhi. Yaitu ruang untuk konten lokal harus sebesar 10 persen.

“Untuk mempublikasikan kearifan lokal daerah,” tegas pria asli Dompu ini.

Ia menghimbau Pemda, agar yang berkaitan dengan penyiaran konten lokal, harus memilik legalitas standing.

“Menegaskan kepastian hukum di daerah, agar ada Perda yang mengatur tentang konten lokal untuk tv nasional,” harapnya.

Sementara itu, Ketua KPID Provinsi NTB Yusron Saudi, ST., M.Pd menjelaskan, evaluasi yang dilakukan kepada Metro TV ini dilakukan 1 kali dalam sepuluh tahun.

“Bagaimana kehadiran dan perjalanan Metro TV di NTB selama ini, KPID selalu koordinasikan terkait isi dan konten siarannya,” kata Yusron.

Ia juga mendorong TV di daerah mencerdaskan masyarakat, dengan menayangkan informasi dan siaran yang dan cerdas.

Dalam evaluasi SSJ tersebut, para komisioner KPID NTB menyoroti masih minimnya siaran lokal.

“Dari paparan Metro TV, seharusnya memberikan laporan berapa persen konten lokal yang sudah disiarkan,” kata Sahdan salah satu komisioner KPID.

Dari 12 SSJ di NTB, hanya 1 jam siaran lokal itupun berita. Harusnya durasi waktunya 2,1 jam.

“Sistem yang melaporkan ini, bukan kami yg nilai,” ucapnya.

Bahkan menurut Komisioner KPID yang lain, Arwan Syahroni, penayangan konten lokal disiarkan pada jam “Tahajud” atau tengah malam. Termasuk siaran acara yang berulang.

“Ini sebagian catatan kami. Ingat, kewajiban menayangkan konten lokal bukan meminta, tapi ini kewajiban SSJ,”tuturnya.

Jadi, harapannya ke depan siaran TV lokal di daerah juga dapat menggali potensi lain di NTB, seperti aspek religi, ketokohan, kiprah dan kearifan lokal lain.

Agar kekayaan potensi NTB terpublikasi hingga tingkat Nasional bahkan Internasional.

Menanggapi hal tersebut, Sekarressia Phatria Zhahara dari perwakilan Metro TV, menyampaikan, akan memperbaiki siaran untuk konten lokal di NTB.

Merajut sinergi dan kebersamaan untuk membangun daerah melalui penayangan budaya dan kearifan lokal daerah.

“Kami berkomitmen, mewujudkan siaran sehat dan menerapkan amanat UU Penyiaran,” tutupnya.

edy

@diskominfotik_ntb




Bupati Djohan Serahkan Paket Ramadhan Islamic Relief di Desa Gumantar

KAYANGAN.lombokjournal.com

Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH menyerahkan bantuan paket Ramadhan dari Islamic Relief Word Wide kepada penerima bantuan warga yang ada di Desa Gumantar (29/04/21).

Penyerahan bantuan dari Islamic Relief Word Wide untuk 1000 orang masyarakat KLU. Berupa Paket Ramadhan, berisi satu tas beras 10 Kg, telur, minyak, dan gula.

Bupati bersama penerima bantuan

1000 orang penerima ini tersebar pada lima kecamatan yang ada di Lombok Utara, termasuk Desa Gumantar.

Di Desa Gumantar, jumlah penerima bantuan paket Ramadhan dari Islamic Relief Word Wide sebanyak 70 orang.

Menurut Bupati Djohan, Islamic Relief sudah sering  memberikan bantuan, khususnya untuk masyarakat KLU. Sebagaimana diketahui, jumlah kaum miskin di Lombok Utara kini berkisar 26,9 persen. Dulu sekitar 43,20 persen saat baru mekar dari Lombok Barat.

“Harapan tyang (saya), semoga dengan adanya paket Ramadhan dari Islamic Relief ini bisa digunakan untuk berbuka dan sahuran puasa. Berbagi, meringankan beban sesama pada Bulan Ramadhan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, orang nomor satu di Gumi Tioq Tata Tunaq ini, menyampaikan terkait vaksin Covid-19. Masyarakat akan disuntik supaya kebal ketahanan tubuhnya, dan salah satu cara kita mencegah sekarang dengan menggunakan masker.

“Itulah sebabnya pemerintah meminta kita menggunakan masker. Kita juga harus sering cuci tangan dan jaga jarak, ini wabah ada di seluruh dunia yang terakhir kena adalah India dengan jumlah sekitar 10 ribu dalam sehari orang positif Covid-19. Oleh Karena itu, mari kita jaga diri, jaga keluarga, dan jaga masyarakat. Mari patuhi prokes. Ini pesan saya ke seluruh masyarakat,”  pesan bupati.

Koordinator Area NTB Islamic Relief Word Wide Lilik Triyanto menyampaikan, Islamic Relief Word Wide merupakan lembaga yang bergerak pada aspek kemanusiaan.

BACA JUGA:

“Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan dana dari lembaga donor sehingga ini kali ketiganya Islamic Relief membagikan bantuan Sembako di KLU. Tahun ini dengan total 1040 paket yang tersebar pada 5 kecamatan di KLU. Bersyukur mendapatkan kepercayaan untuk mendistribusikan paket Ramadhan yang ditujukan untuk membantu kebutuhan pokok untuk kebutuhan puasa,” uarnya.

Rangkaian acara berjalan lancar dan khidmat dengan tetap mematuhi Prokes Covid-19. Diakhiri pemberian bantuan Paket Ramadhan secara simbolis dari bupati kepada warga penerima bantuan.

Hadir pada kesempatan tersebut di antaranya Kepala Dinas Sosial PPPA Drs Faesol, Plt Camat Kayangan Negasip SSos, Kades Gumantar Japarti, pihak Manajemen Islamic Relief Word Wide NTB serta penerima bantuan.

sap




Bupati Djohan: Membangun Daerah Tak Semudah Membalik Telapak Tangan

APBD yang dikerjakan saat ini, disusun pemerintah daerah sebelumnya, sehingga jika terdapat kekurangan mohon dimaklumi

TANJUNG.lombokjournal.com —

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, saat melakukan Safari Ramadhan di Masjid Nurul Hayat Dusun Tuti Desa Sokong Tanjung (28/04/21).

“Saya masuk sebagai bupati ketika dihadapkan berbagai persoalan daerah. Antara lain, belum tuntasnya pembangunan RTG pasca gempa tahun 2018. Kurang lebih 75 ribu unit jumlah RTG, sekitar 18 ribu yang belum diselesaikan, sehingga dana RTG masih tertahan,” tutur bupati.

Terkait APBD, Djohan Sjamsu mengatakan bahwa anggaran daerah mengalami penurunan sebesar 300 miliar. Ditambah lagi dengan menurunnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti dari pajak dan sebagainya, yang sebelumnya mencapai 250 miliar, saat ini tersisa 116 miliar saja.

Penyerahan bantuan untuk Masjid Nurul Hayat Dusun Tuti dari Baznaz KLU oleh Bupati Djohan Sjamsu

“Masuk menjadi kepala daerah (lagi) dalam kondisi sulit, namun tuntutan masyarakat luar biasa, saya minta maaf dari awal inilah kondisi daerah kita. Belum lagi, semua fasilitas kantor baik Kantor Bupati, Kantor DPRD akan dibangun dengan prioritas APBD kita tahun depan, atau dengan meminjam dana negara,” tuturnya.

Sebagaimana diketahui, Sokong merupakan kota kecamatan yang memerlukan akses infrastruktur jalan. Dalam hal ini, Bupati Djohan menyatakan, jika pulih kondisi daerah, agar dapat segera terealisasi. Selain itu pula, jalan lingkar rencananya akan dibangun pada masa periode 2021-2026.

“Semoga doa kita semua pada Bulan Ramadhan ini, daerah kita menjadi baldatun toyyibatun warobbun ghafur. Sekaligus menjadi umat yang pandai bersyukur. Saya ingin mengayomi seluruh kepentingan masyarakat Lombok Utara, karena saya bukan kepala daerah golongan tertentu. Kepala Daerah Lombok Utara yang membangun daerah secara bersama,” imbuhnya.

Menyinggung pandemi Covid-19, bupati minta perhatian masyarakat berhati-hati dan waspada dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Baca JugaWagub KLU Danny Karter Sambut Kunker Pangdam IX Udayana

Ketua Komis III DPRD Kabupaten Lombok Utara, Artadi SH yang sekaligus sebagai tuan rumah, menyatakan, warga Dusun Tuti menyampaikan rasa kangen kepada Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, karena setelah pilkada, lama rasanya tidak berkunjung lagi ke Dusun Tuti, ungkapnya.

Dalam paparannya, Artadi, SH, berharap adanya jaminan lapangan pekerjaan yang memadai. Dan yang tak kalah penting juga adalah pemenuhan ketersediaan air bersih, pemenuhan pembangunan infrastruktur jalan, dan pemenuhan ketersediaan listrik serta penerangan jalan.

Selain dihadiri Ketua Komisi III DPRD KLU Artadi SH, dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan, ini, hadir pula Asisten II Setda KLU Ir H Rusdi ST, Kadis Sosial Drs Faesol, Kepala BKD-PSDM M Najib MPd, Plt Direktur PDAM Firmansyah ST, Camat Tanjung Samsul Bahri MM dan jajaran Pemda lainnya bersama para Toga, Toma, serta jama’ah masjid setempat.

Safari Ramadhan diakhiri dengan penyerahan bantuan untuk Masjid Nurul Hayat Dusun Tuti Desa Sokong dari Baznaz KLU oleh Bupati Lombok Utara.

wld




Wabup KLU Danny Karter Sambut Kunker Pangdam IX Udayana

Semoga ke depannya, TNI terus bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terus bersinergi dengan pemerintah daerah, untuk kepentingan bersama

BAYAN.lombokjournal.com

Wakil Bupati Lombok Utara Danny Karter Febrianto R, ST, ME, menyambut kunjungan kerja(kunker) Panglima Daerah Militer IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak MSc, dalam rangka melihat secara langsung pembangunan Pompa Air Hidram di Dusun Kebon Patu Desa Batu Rakit, Bayan (28/4/2021).

Hadir Pula Danrem 162/Wira Bakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdani SSos MHan, Forkopimda KLU, Plt Camat Bayan Adnan MPd, Plt Kades Batu Rakit Agus Karyawanto beserta masyarakat setempat.

Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak menyatakan masalah krisis air hampir melanda tiap daerah. Air menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Pompa Hidram untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat di Desa Batu Rakit, sebetulnya sudah ada sejak lima tahun kemarin, namun tak dimodifikasi dan dikembangkan pemanfaatannya.

Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, MSc

“Alhamdulillah, Pompa Air Hidram ini sudah aktif dua minggu, dengan prestasi(debit air) 20 liter per jam. Sejauh ini, tidak ada kendala. Selanjutnya demi mencukupi dan menambah pemanfaatan air, rencana akan ditambahkan satu pompa lagi dengan penambahan dua jalur,” urainya.

Pangdam mengajak untuk jangan berhenti bekerja, berupaya dan berdo’a. Semoga ke depannya, TNI terus bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terus bersinergi dengan pemerintah daerah, untuk kepentingan bersama.

Sementara itu, dalam sambutannya, Wabup Danny menyatakan KLU sebagai daerah otonomi baru yang baru berusia 12 tahun berjalan, memiliki program besar dalam pembangunan. Salah satunya infrastruktur, guna percepatan kemajuan KLU.

Tentu dalam hal mewujudkan itu, membutuhkan sinergi semua pihak, terlebih TNI dan Polri.

“Saya menyampaikan terima kasih, atas bantuan Pompa Air Hidram dari TNI, karena pasti bermanfaat untuk masyarakat di Desa Batu Rakit. Semoga menjadi ladang amal ibadah kita, apalagi pada saat bulan suci Ramadhan ini,” tuturnya.

BACA JUGA:

Sementara itu, Sekdes Batu Rakit Seniwati SPt menceritakan, sejak gempa tahun 2018 silam, sumber mata air tertimbun longsor, semenjak itu masyarakat mengalami krisis air bersih.

Bahkan irigasi yang semula dimanfaatkan oleh warga untuk pengairan sawah, tertimbun.

Adanya Pompa Hidram dari TNI dan Pemda, saat ini mengaliri 100 KK, namun jika melihat dari jumlah penduduk Desa Batu Rakit belum mencukupi.

Sekdes bersyukur dengan adanya Pompa Hidram serta berterima kasih kepada TNI, atas bantuan Pompa Hidram sehingga airnya bisa bermanfaat untuk masyarakat.

rar




Lebarkan Sayap, IKA Unram Gerbang Kertasusila Resmi Dikukuhkan di Surabaya

Jejaring IKA Unram yang terbentuk di sejumlah daerah diharapkan mampu bersinergi dan berkontribusi untuk masing-masing daerah di mana mereka berada

SURABAYA.lombokjournal.com

Ikatan Keluarga Alumni Universitas Mataram (IKA Unram) terus melebarkan sayap jejaring alumni, salah satunya dengan membentuk IKA Unram wilayah Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan (Gerbang Kertasusila) di Jawa Timur.

Pengukuhan dan pelantikan pengurus IKA Unram Gerbang Kertasusila dilaksanakan, Rabu (28/4/) sore di Swiss Bell Hotel, Tunjungan, Surabaya.

Kegiatan offline dihadiri Pengurus Pusat IKA Unram, Pengurus Wilayah IKA Unram Jatim, dan sejumlah perwakilan alumni Unram Lintas Angkatan dan Lintas Fakultas yang hadir dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.

Sekjen PP IKA Unram Cukup Wibowo melantik dan mengukuhkan kepengurusan IKA Unram Gerbang Kertasusila yang diketuai Manthut Suratman

Atas nama Ketum IKA Unram, Sekjen PP IKA Unram, Cukup Wibowo melantik dan mengukuhkan kepengurusan IKA Unram Gerbang Kertasusila yang diketuai Manthut Suratman, Sekretaris Peny Soeparno dan Bendahara Hermin Setyaningsih dengan SK. No 012/SK. PP IKA-UNRAM/2021.

Cukup mengatakan, terbentuknya IKA Unram Gerbang Kertasusila ini membuktikan solidaritas dan sinergitas antar alumni Unram semakin berjalan baik.

“Saya berharap, bukan saja menjadi kebanggaan pengurus IKA saja, tetapi kebanggaan seluruh alumni dan kebanggan almamater Unram,” ujar Cukup Wibowo yang didampingi Pengurus Pusat IKA, Salahuddin Hedon selama roadshow di Jawa Timur, ini.

Ia mengatakan, jejaring IKA Unram yang terbentuk di sejumlah daerah termasuk di Jatim, ini, juga diharapkan mampu bersinergi dan berkontribusi untuk masing-masing daerah di mana mereka berada.

Dicontohkan, di sektor ekonomi kerakyatan, sudah cukup banyak alumni Unram yang mendorong koneksi pasar produk UMKM antar daerah.

“Misalnya, kopi Lombok bisa dipasarkan di Jatim melalui alumni yang berbisnis di bidangnya, sebaliknya produk Jatim bisa masuk ke NTB juga lewat sesama alumni. Ini contoh kecil saja yang bisa dikolaborasikan,” katanya.

BACA JUGA:

Perkuat Potensi dan Platform Kewira-usahaan sesama Alumni

Dijumpai usai pelantikan, Ketua IKA Unram Daerah Gerbang Kertasusila, Manthut menyampaikan berbahagia dan bangga dengan terbentuknya IKA Unram di sejumlah Kabupaten/Kota yang ada di wilayah Jatim ini.

“Tentu kebanggaan dan apresiasi ini kita berikan juga bagi almamater Universitas Mataram. Dan menunjukan bahwa alumni Unram juga tidak kalah dengan alumni perguruan tinggi di kota besar lainnya,” tutur Manthut.

Menurutnya, untuk program kerja IKA Unram Daerah Gerbang Kertasusila, tidak ingin menjadikan IKA Daerah Gerbang Kertasusila sekedar kelompok kangen-kangenan semata.

“IKA Gerbang Kertasusila akan didesain menjadi organisasi produktif yang memberdayakan potensi dan kapasitas anggotanya untuk saling membesarkan dalam berbagai aspek kehidupan,” papar pria yang memiliki unit produktif yang hendak dipakai membesarkan IKA Gerbang Kertasusila.

Manthut juga mengapresiasi program kerja PP IKA Unram yang intens bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan, pendidikan, dan juga ekonomi kerakyatan.

“Apa yang telah dilakukan oleh PP IKA Unram menjadi spirit bagi kami di daerah untuk berbuat lebih baik,” imbuhnya.

Manthut menambahkan, menjadi sebuah tantangan bahwa alumni Unram yang sudah menyebar dan berkarya di bidangnya masing-masing, bisa meluangkan waktu dan membangun sinergi antar alumni.

“Para alumni Unram punya kesibukan masing-masing, tetapi dengan wadah IKA Unram ini semua bisa saling berhubungan dan peluang sinergitas akan terus dikembangkan untuk membudayakan saling tolong menolong sesama alumni untuk hal-hal baik,” urainya.

Sementara itu Ketua Wilayah IKA Unram Jawa Timur, Dadang Hermawan menyampaikan apresiasi kepada para pengurus IKA Unram Pusat yang sudah melantik dan mengukuhkan Pengurus Daerah IKA Gerbang Kertasusila.

Dadang mengatakan, para alumni Unram tentu akan memberikan dedikasi terbaik untuk pembangunan daerah dan pembangunan nasional secara umum, melalui bidang masing-masing.

Ia mencontohkan, di sektor UKM – Bisnis bisa saja sesama anggota IKA Unram saling mensupport dengan skema usaha yang saling menguntungkan sekaligus memperluas pasar.

“Apalagi di masa pandemi ini ada peluang ekonomi yang bisa disinergikan untuk pasar lokal dan domestik yang dilakukan anggota IKA Jatim. Ke depan tentu IKA Unram bisa melakukan kolaborasi yang baik untuk mempromosikan bidang usaha yang digeluti,” kata pria yang menjadi Senior Executive Vice President Nusamed Healthcare.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh kekeluargaan, diisi dengan buka puasa bersama di Hotel Swiss Bell Tunjungan, Surabaya, Jatim.

Turut hadir dlm acara pengukuhan jajaran sejumlah Alumni Unram Angkatan 1985 – 1990 yg sukses dibidang yang digeluti antara lain, Janty Dewi Setianingsih, Rachmat Fitriyanto, Murni, Supriyanto, Retno, Ifa, Yunan, Yuniar, H Dwi Puguh, Sri Jumhari.

Me




Dikunjungi Kapolda NTB, Kaling Petemon; Ini Pertama Dalam Sejarah

MATARAM.lombokjournal.com

Kapolda NTB Irjen Pol Muhammad Iqbal S.I.K, Melakukan Safari Ramadhan, bersilaturrahmi ke masyarakat lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur Kota Mataram, Rabu (28/04/21).

Dalam kesempatan kunjungannya, Kapolda mengapresiasi sambutan masyarakat yang antusias, dan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Begibung

Sebelumnya Jenderal Bintang dua itu, memperkenalkan profil diri dan keluarganya.

“Saya datang kesini dalam rangka silaturahmi, Saya mohon dukungan masyarakat untuk Sama-sama menjaga Kamtibmas di lingkungan masing-masing. Masyarakat menjadi polisi bagi dirinya, keluarganya dan lingkungannya,” ujar Irjen Pol Muhammad Iqbal .

Kapolda juga menegaskan supaya masyarakat Lingkungan Petemon, Kelurahan Pagutan Timur untuk menjaga status wilayahnya sebagai zona hijau, sebagaimana laporan lurah.

Lurah Pagutan Timur, Irfan Syapindra dalam sambutannya mengatakan bahwa Kelurahan Pagutan Timur merupakan kawasan zona hijau Covid-19.

“Pagutan Timur ini masuk kawasan zona hijau, yang mana dua bulan terakhir tidak ada kasus positif Covid-19,” terang Syapindra.

BACA JUGA: 

Masyarakat Petemon antusias menyambut Kapolda NTB beserta rombongan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pak Kapolda NTB ke lingkungan Petemon ini. Ini adalah kali pertama Kapolda datang kesini, kami sangat tersanjung, dan sangat antusias menyambut kedatangan pak Kapolda.” ucap Kepala Lingkungan Haji Sejati.

Acara silaturahmi dirangkai dengan Sholat Isya, Sholat Tarawih dan Makan bersama begibung ala suku Sasak di antaranya ares, sate pusut dan lainnya.

Me




Pemprov NTB dan LPP TVRI Matangkan Konsep Publikasi NTB Gemilang

Siaran TVRI terkait NTB Gemilang hendaknya fokus pada program unggulan seperti; industrialisasi, Revitalisasi Posyandu, Desa Wisata, NTB Bersih dan Melayani, beasiswa NTB

MATARAM.lombokjournal.com

Kekayaan alam dengan berbagai suguhan destinasi wisata membuat NTB – yang dijuluki Bumi Gora – menjadi magnet bagi nasional dan dunia untuk digelarnya berbagai even besar. Sebutlah misalnya; KEK Mandalika dengan akan diselenggarakannya MotoGP pada Maret 2022.

“Karena itu kontribusi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik bisa bersinergi dan bekerjasama dengan Pemprov NTB untuk mensiarkan berbagai program unggulan dan hal-hal menarik yang perlu diketahui oleh masyarakat secara luas, nasional maupun internasional,” kata Wagub NTB, Dr. Ir. Hj. Siti Rohmi Djalilah, M.Pd., pada penerimaan Kepala TVRI NTB, Sanny Damanik di ruang kerja Wagub NTB, Selasa (27/4).

Kepala TVRI NTB menyerahkan rencana kerja program siaran TVRI NTB menuju NTB Gemilang kepada Wagub NTB

Silaturrahmi Kepala TVRI NTB baru tersebut didampingi oleh Kadiskominfotik NTB, Dr. Najamudin Amy, S.Sos., M.M., dan Kasi Pengembangan Usaha serta Kasi Pemberitaan TVRI NTB. Sebagaimana diketahui sebelum bertugas di NTB, Sanny diamanahkan sebagai Kepala TVRI Jambi.

Wagub NTB menambahkan, perkembangan media saat ini demikian pesatnya tidak hanya media mainstream, namun juga media sosial, sebagai wadah untuk menyebarluaskan kabar dan informasi penting. Kekeliruan informasi yang disajikan bisa menjadi bumerang atau umpan balik berakibat fatal.

“Namun semua itu kuncinya bagaimana kita bersinergi dengan media (TVRI, red) untuk mempublikasikan hal-hal baik dari NTB. Tentu hal ini juga menjadi motivasi ataupun support untuk menyemangati kerja-kerja kita dalam meraih kemajuan bersama. Selama program-program baik yang ditawarkan dan kerja sama dengan Pemprov NTB, kita pasti dukung,” tandas salah satu perempuan inspiratif Indonesia ini.

Wagub juga menyinggung program-program siaran yang akan direncanakan TVRI terkait pembangunan NTB Gemilang hendaknya lebih fokus pada berbagai program unggulan NTB seperti; industrialisasi, Revitalisasi Posyandu, Desa Wisata, NTB Bersih dan Melayani, beasiswa NTB serta lainnya .

Yang perlu dicatat juga adalah pemikiran masyarakat seperti; tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kader kesehatan, kader Posyandu ataupun masyarakat bawah perlu ditayangkan sebagai bentuk keterlibatan masyarakat dalam program pembangunan NTB.

“Jadi tidak hanya menampilkan pendapat dari pimpinan daerah ataupun Kepala Dinas. Masyarakat sudah jenuh dengan tampilan-tampilan seperti itu. Cara ini juga dilakukan untuk bisa mengedukasi masyarakat secara terus-menerus agar terlibat dalam setiap program pembangunan daerah,” terang Wagub yang biasa disapa Ummi Rohmi ini.

BACA JUGA:

Sementara itu, Kadis Kominfotik Provinsi NTB, Dr. Najamudin Amy, S.Sos, MM menambahkan, selama ini antara pemprov NTB dengan TVRI NTB dan Nasional selalu bersinergi serta bekerjasama untuk mensiarkan berbagai program unggulan Pemprov NTB dalam acara “Dialog NTB Gemilang”.

Kedepan pola kerjasama seperti ini akan semakin dimatangkan bahkan ditingkatkan dengan melihat kekayaan subtansi dan pengelolaan yang lebih jelas.

Najamudin mencontohkan dalam mengangkat program unggulan revitalisasi Posyandu tidak hanya narasumbernya terbatas pada Kepala OPD terkait saja, namun ke depannya lebih pada pernyataan masyarakat seperti; kader Posyandu yang berjuang gigih menjalankan tugas kesehariannya.

“Masyarakat juga kita minta untuk turut berbicara terkait program pembangunan pemerintah daerah. Termasuk kaum milenialnya, pemerhati, para kader dan lain sebagainya. Maka sajian informasinya menjadi lebih kreatif dan masyarakat juga tertarik untuk menonton.

Kepala TVRI NTB, Sanny Damanik, mengungkapkan agar kehadirannya sebagai pimpinan TVRI NTB yang baru bisa diterima oleh Pemprov dan masyarakat NTB. Pihaknya berkomitmen untuk terus-menerus mensiarkan geliat pembangunan di NTB, dengan kemajuan pariwisatanya termasuk akan digelarnya even internasional MotoGP 2022 mendatang.

Menurutnya, TVRI tidak hanya bergerak dalam bidang siaran visual (layar kaca) tapi juga mengembangkannnya melalui siaran-siaran digital dengan adanya media-media baru. Sebagai lembaga penyiaran publik TVRI hadir sebagai garda terdepan menginformasikan keberhasilan pembangunan program kerja pemerintah pusat hingga Pemprov dan Pemkab/Kota se Indonesia.

“Kami berharap bisa bersinergi dengan program kerja Pemprov NTB. Kalender even NTB juga bisa kita publikasikan secara langsung. Kita tidak hanya bersiaran lewat media layar saja tapi juga lewat media lainya seperti youtube, instagram dan beberapa media baru.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penyerahan rencana kerja program siaran TVRI NTB menuju NTB Gemilang yang diserahkan Kepala TVRI NTB kepada Wagub NTB.

herikp@diskominfotik




Menghijaukan 3 Gurun Pasir

lombokjournal.com

Sampai hari ini Tiongkok telah berhasil menghijaukan 3 gurun pasir.

Satu. Saihanba National Park

Saihanba terletak di Weichang Manchu and Mongol Autonomous County, di propinsi Hebei.

Dulu

Sekaang

Kini Menjadi National Park

Saihanba National Park

DUA. Gurun Pasir Maowusu:

Gurun ini juga dikenal dengan nama Mu Us desert. Lihat peta dibawah ini, area yang dihijaukan Mu Us desert dan Loess Plateau di propinsi Shaanxi.

Gurun Pasir Kubuqi

Setelah sukses dengan Maowusu. Tiongkok melakukan penghijauan gurun pasir Kubuqi di Mongolia Dalam. Gurun pasir ini adalah bagian dari Gobi desert dan lebih luas dari Maowusu. Proyek Kubuqi ini menjadi terkenal di dunia karena kali ini Tiongkok menggandeng UNEP (United Nation Environtment Protection).

Kubuqi dulu

Kubuqi sekarang

Sampai saat ini, proyek penghijauan Kubuqi belum sepenuhnya selesai. Baru sekitar 60% yang telah berhasil dihijaukan. Perhatikan foto terakhir diatas….☝️.…nampak jelas masih ada area yang berupa padang pasir.

Dengan aktif menghijaukan padang pasir ini. Pemerintah Tiongkok telah berhasil menambah area pertanian dan peternakan. Dari tiga gurun pasir yang telah dan tengah dihijaukan tsb Tiongkok telah mendapatkan area ~ sekitar ~ seluas Sri Lanka untuk dihutankan dan pertanian serta peternakan. Dalam jangka panjang, ini akan sangat bernilai dalam meningkatkan ketahanan pangan mereka terutama untuk menopang hidup 1.4 milyar rakyatnya.

Baca Hal :  2  / 

Baca hal sebelumnya: Tiongkok, Gurun Pasir Diubah Jadi Padang Subur

David Widihandojo/ QUORA

Mantan Pengamat Politik, Ekonomi dan Pembangunan; pernah belajar di Murdoch Uniersity