Wagub NTB Dukung Pembangunan Kawasan Ekonomi Hijau di Selat Alas

MATARAM.lombokjournal.com

Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd, mendukung rencana Alas Strait Green Regional Development Program (Program Pembangunan Ekonomi Hijau Selat Alas NTB) yang didanai dari GCF (Dana Iklim Hijau) Indonesia.

John Laurence Higson

The Green Climate Fund (GCF) adalah dana yang didirikan dalam kerangka UNFCCC untuk membantu negara-negara berkembang dalam menjalankan praktik-praktik adaptasi dan mitigasi menghadapi perubahan iklim.

“Apalagi konsep dalam program ini berbasis lingkungan, memanfaatkan konsep eko dan pemberdayaan masyarakat,” kata Ummi Rohmi sapaan Wagub.

BACA JUGA:

Pabrik Plastik untuk Penyelamatan Lingkungan

Ia mengatakan itu saat menerima audiens dan kunjungan Ketua Konsorsium Program Pembangunan Ekonomi Hijau Selat Alas NTB Dr.H Rosyadi Sayuti terkait Progres GCF, Rabu (19/05/21) di Aula Pendopo Wagub.

Menurut Ummi Rohmi, konsep program berbasis lingkungan yang ditawarkan kepada Pemerintah Daerah ini, sejalan dengan program unggulan NTB Gemilang. Seperti NTB Hijau, Zero Waste dan industrialisasi kawasan penangkapan budidaya lobster.

Program ramah lingkungan ini juga menurut Wagub, dapat saling mendukung sumber daya yang ada di sekitar kawasan tersebut. Seperti bagaimana membangun dermaga yang menggunakan sumber daya listrik dan  tenaga surya, kapal yang menggunakan tenaga surya atau listrik dan serba ramah lingkungan.

Sehingga Industrialisasi produk laut, seperti budidaya lobster, ikan, rumput laut, terumbu karang tidak tercemar, karena semua konsep program berbasis lingkungan.

Selain itu, konsep pemberdayaan masyarakat juga mampu mendukung ekonomi masyarakat demi kesejahteraannya.

Wagub meminta regulasi dan aturan terkait pengelolaan lingkungan disekitar ditegakkan.

“Karena tugas kita adalah bagaimana menghadirkan rasa aman untuk para investor yang berinvestasi di NTB,”tegasnya.

Masyarakat sebagai penerima manfaat juga diharapkan partisipasi dan dukungannya.

Ia juga meminta agar koordinasi dan kolaborasi terus dibangun antara Forkopimda Kabupaten/Kota dan Provinsi, untuk mensukseskan program ini.  “Bila ada kendala teknis di lapangan dapat segera teratasi dengan mudah dan cepat,” kata Wagub.

Sebelumnya, Ketua Konsorsium Program Pembangunan Ekonomi Hijau Selat Alas NTB, Dr.H Rosiady Sayuti menyampaikan, konsorsium ini merupakan gabungan antara Universitas Mataram, Pemerintah Daerah Provinsi, Kab. Lotim dan KSB, dan PT. Eco Solutions Lombok, yang mengusulkan Program Pembangunan Ekonomi Hijau Selat Alas.

“Menurut berbagai pakar dunia Selat Alas merupakan kawasan yang sangat indah dengan potensi yang luar biasa, karena dekat dengan kawasan pegunungan dan pantai yang bagus diantara pulau Lombok dan Sumbawa,” kata Rosiady.

Program berbasis lingkungan ini difokuskan pada wilayah Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Lombok Timur. Dengan menitikberatkan pada pembangunan ekonomi bernuansa lingkungan.

Mulai dari pariwisata, transportasi laut, budidaya laut, dan pembangunan medical tourism berbasis tanaman obat-obatan bernilai ekonomi tinggi.

“Jadi kapal yang dioperasikan disana adalah kapal bertenaga surya atau listrik, sehingga tidak mengganggu budidaya perikanan seperti lobster dan lain-lain,” sebut mantan Sekda NTB ini.

Juga yang menjadi fokus kegiatan ini adalah reboisasi dan reforestrasi pada 2 kabupaten, pembangunan pabrik berbasis lingkungan di KSB, pabrik industri bambu, pabrik pengolahan tailing dan abu dari PLU di Benete yang akan dijadikan bahan bangunan, serta perumahan berbasis lingkungan dan tahan gempa.

BACA JUGA:

Gubernur NTB Kecam Aksi Serangan Israel ke Palestina

Perkiraan nilai pembangunan ini sekitar 700 Miliar hingga 1 Triliun Rupiah. Sumber dananya merupakan patungan dari lembaga internasional GCF, Pihak swasta dan sebagian infrastrukturnya dari Pemerintah Daerah.

“Tujuan utamanya jelas, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, dan ujungnya adalah kesejahteraan masyarakat NTB,” tutup Bang Ros sapaannya.

Sementara itu, Komisaris Utama PT. Eco Solutions Lombok NTB Indonesia,

John Laurence Higson

menghimbau Pemrov. NTB agar menyelesaikan semua kendala teknis di lapangan.

“Sehingga program ini dapat berjalan dengan lancar dan sesuai rencana,” tegasnya.

GCF bertujuan untuk mengkatalisasi aliran pendanaan untuk berinvestasi dalam pembangunan rendah emisi dan tahan iklim, mendorong perubahan paradigma dalam respons global terhadap perubahan iklim.

Turut mendampingi Wagub, Assisten II Setda Provinsi NTB, Kepala Dinas LHK, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, dan Kepala Dinas PMPTSP Provinsi NTB.

Edy

@diskominfotik_ntb




Truk Pengangkut Galian C Bahayakan Pengguna Jalan

KLU.lombokjournal.com

Sejumlah dump truk pengangkut galian C (tanah urug) melintas melewati jalan Telok Borok dan Jalan Raya Gondang, Lombok Utara tanpa menggunakan terpal penutup bak atas.

Aktivitas truk pengangkut hasil galian C tersebut bisa membahayakan pengendara atau pengguna jalan lainnya. Mengingat arus lalu lintas di jalan raya utama Gondang cukup padat, terlebih masih dalam situasi lebaran.

Keberadaan truk pengangkut hasil galian C bukan hanya mengurangi kelancaran arus lalu lintas. Tapi muatan material tanah uruk melewati batas atas bak truk, sehingga material itu banyak tercecer di jalan.

BACA JUGA:

Pemprov NTB Raih WTP ke-10

Puluhan dump truk pengangkut pasir dan tanah urug galian C membuat arus lalu lintas Jalan Raya Gondang makin padat. Kendaraan lain harus menunggu waktu yang tepat untuk mendahului truk-truk tersebut.

Dengan adanya truk pengangkut material itu menimbulkan deretan kendaraan yang panjang dengan laju sangat lambat saat berada di belakang truk.

Hal itu sangat membahayakan, terbukti sudah sering terjadi kecelakaan yang menimbulkan korban pengendara lain. Belum lagi dengan tanah ataupun pasir jatuh berhamburan mengotori badan jalan raya.

BACA JUGA:

Pabrik Bata Plastik untuk Penyelamatan Lingkungan

Pantauan lombokjournal.com, Rabu (19/05/21), tak ada satu pun petugas yang berjaga dan mengatur lalu lintas di tempat. Padahal lokasi angkutan material dipusatkan berada di pinggir jalan utama.

Kepala Dinas Perhubungan KLU, Moh Iwan Maret Asmara,S.sos sudah dikonfirmasi wartawan Via WA, agar menemui langsung pihak perusahaan untuk mematuhi aturan yang berlaku.

ang




Gubernur NTB Kecam Serangan Israel ke Palestina

Dukung Aksi Solidaritas dari NTB

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi NTB mengecam keras tindakan Israel terhadap Palestina.

Pasalnya, serangan yang diluncurkan Israel kerap melukai warga sipil, anak-anak, wanita, dan tempat ibadah.

BACA JUGA:

Wagub Dukung Pembangunan Kawasan Hijau di Selat Alas

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi NTB, sikap kami sesuai dengan sikap Negara Indonesia yang mengutuk keras serangan Israel ke Palestina,” tegas Bang Zul, sapaan akrab beliau.

Ia menjelaskan, kecaman tersebut dilayangkan karena aksi Israel telah melukai nilai-nilai kemanusiaan.

Menurutnya, bangsa Indonesia adalah negara yang mendukung kemerdekaan Palestina sejak zaman Presiden Sukarno. Bahkan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu juga menyatakan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.

Dan akan terus mendukung hingga kemerdekaan dan Hak Asasi Manusia (HAM) bisa ditegakkan di sana. Begitu juga dengan Pemerintah Provinsi NTB.

“Bukan karena apa-apa, tapi atas nama kemanusiaan aksi Israel tidak bisa dibenarkan. Serangan yang dilakukan kepada anak-anak wanita di tempat ibadah itu di luar akal sehat manusia oleh karena itu jangan kait-kaitkan dengan urusan terlampau jauh atas nama kemanusiaan saja ini tidak benar,” pukasnya.

Karena itu, Bang Zul menghimbau pemerintah agar menggelar aksi tegas dan aksi nyata untuk Palestina. Masyarakat juga diminta untuk berdoa dan mengumpulkan bantuan terbaik yang bisa diberikan.

BACA JUA:

Gubernur NTB Apresiasi Clean Up Rinjani Telkom

“Mudah-mudahan dengan Langkah konkrit kita, masalah Palestina bisa diselesaikan. Saya juga mengapresiasi langkah teman-teman yang ada di NTB dan seluruh Indonesia yang bukan hanya menyebarkan pesan di medsos tapi melakukan langkah nyata untuk Palestina,” tandasnya.

novita
diskominfotikntb




Pabrik Bata Plastik untuk Penyelamatan Lingkungan

MATARAM.lombokjournal.com

Rencana membangun pabrik bata plastik (ecobrick) pertama di Asia misinya untuk penyelamatan lingkungan bukan sekadar investasi bisnis.

Hal itu dikatakan Wakil Gubernur Hj. Sitti Rohmi Djalillah terkait investasi pabrik bata plastik perusahaan BlockSolutions asal Finlandia bersama Circular Economy Investor yang bergerak dalam investasi lingkungan dan perusahaan lokal daerah serta BUMD.

Investasi senilai 2,5 juta dollar ini sudah mendapatkan izin penggunaan lahan di area STIPark Banyumulek seluas 20 hektar.

Wagub menambahkan, selain menjadi yang pertama di Asia dalam teknologi produksi bata plastik, dampak lingkungan dari pengurangan sampah plastik akan sangat signifikan karena menggunakan semua jenis bahan baku plastik yang tersedia mulai dari plastik sachet, botol dan lainnya.

Hj Sitti Rohmi Djalillah

“Yang penting tidak menggunakan plastik yang mengandung racun sesuai ketentuan lingkungan dan tidak menggunakan sampah plastik yang sudah bernilai ekonomis seperti botol plastik dan plastik daur ulang”, ujar Wagub di pendopo Wagub, Rabu (19/05).

Selanjutnya Wagub menjelaskan bahwa selain sebagai material bangunan ramah lingkungan serta tahan lama yang telah banyak digunakan di beberapa negara, bata plastik ini dapat mendukung program sosial seperti rumah layak huni dan renovasi fasilitas publik lainnya sebab lebih ekonomis.

Karena itu, pemerintah provinsi mulai menyiapkan skema pengelolaan sampah plastik dari TPA dan bank sampah agar bahan baku tercukupi, selain sampah plastik yang telah dimanfaatkan masyarakat secara ekonomi.

“Dengan begitu, kita punya alternatif pengelolaan sampah plastik lain yang tidak diperjualbelikan atau dimanfaatkan masyarakat.

Menurut Duncan Ward, pendiri Classroom of Hope, pihak investor sendiri telah menentukan besaran bahan baku dalam satu kali produksi, jenis sampah plastik yang dibolehkan serta komitmen transfer pengetahuan dan teknologi agar dapat dikembangkan sendiri oleh daerah.

“Seperti yang kita tahu, skema kerjasama investasi juga membolehkan transfer teknologi. Kalau semua perizinan sudah selesai, tahun ini pabrik bisa langsung beroperasi”, kata Duncan.

Adapun kendala seperti; pengumpulan satu ton bahan baku pabrik bata plastik dalam satu kali produksi dapat dibuatkan skema pengelolaaannya oleh pemerintah bersama kabupaten/ kota.

BACA JUGA:

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Hj Nuryanti mengatakan pihaknya tengah menyiapkan lahan di STIPark seluas 20 hektar untuk bakal lokasi pabrik. Dinas Perindustrian juga sudah berkoordinasi dengan Dinas LHK agar distribusi bahan baku dapat tersedia dengan baik.

Classroom of Hope, lembaga nirlaba yang bergerak di bidang sosial ini, sebelumnya telah merehab lima ruang kelas suatu gedung sekolah yang terdampak gempa dengan bata plastik.

Saat ini, pengerjaan kelima ruang kelas tersebut dalam proses agar dapat menjadi percontohan penggunaan bahan baku bata plastik. Dan ini adalah bagian dari donasi kemanusiaan Classroom of Hope dalam pendidikan bagi anak-anak korban gempa Lombok tahun 2018 silam.

jm




Gubernur NTB Apresiasi Clean Up Rinjani Telkom

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah mengapresiasi berbagai langkah dan upaya nyata Telkom Witel NTB dalam mendukung NTB Gemilang.

Setelah sebelumnya bersama masyarakat dan pemuda membuat lubang-lubang biopori, membersihkan sungai Jangkuk Mataram, serta ikut peduli menyalurkan berbagai kebutuhan dan bantuan untuk korban banjir di Bima, kini Telkom Witel NTB sukses mengangkut puluhan kilogram sampah dari Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) dengan program “Clean Up”nya.

Gubernur NTB melalui Kepala Dinas Kominfotik, Dr. Najamuddin Amy, S.Sos, M. Si menyampaikan apresiasi atas berbagai ikhtiar Telkom Witel NTB yang terus membantu pemerintah mensukseskan berbagai program unggulan dan strategis NTB Gemilang.

“Mewakili Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Telkom NTB yang konsisten mendukung berbagai program unggulan dan strategis Provinsi NTB. ” ungkap Dr. Najam saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (19/5).

Kadis Kominfotik mengaku sangat bangga dengan berbagai kegiatan positif yang dilakukan Telkom Witel NTB.

“Kami sangat senang mendengar berbagai stakeholder (Witel NTB) ikut berperan mensukseskan berbagai Misi NTB Gemilang, termasuk terakhir ikut menjaga NTB yang Asri dan Lestari” ujar Bang Najam, sapaan akrabnya.

“InsyaAllah, dengan sinergi yang positif seperti ini berbagai kendala bisa kita hadapi bersama. Ikhtiar untuk NTB yang semakin Gemilang” tutup Najam.

Sebelumnya, pada Ahad (16/5) jajaran Witel NTB sukses mengangkut puluhan kilo sampah dengan menggelar “Clean Up” di jalur-jalur pendakian dan area-area strategis Rinjani. Sampah-sampah yang mulai mengotori area dan jalur pendakian diangkut hingga Rinjani kembali bersih dan asri.

BACA JUGA:

Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan pendakian juga tetap diwajibkan untuk mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan oleh TNGR, mulai dari melakukan pendaftaran online, melakukan pengecekan kesehatan, melakuan check in sekaligus pengecekan barang bawaan, hingga ditutup dengan melakukan check out.

diskominfotikntb




“Clean Up” Rinjani, Telkom NTB untuk NTB Gemilang

MATARAM.lombokjournal.com

PT. Telkom Indonesia melalui Telkom Witel NTB konsisten mendukung berbagai program unggulan dan strategis Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota di NTB.

Sebelumnya, berbagai kegiatan digelar, mulai dari pembuatan biopori bersama masyarakat, “Clean Up” atau bersih-bersih di sungai Jangkuk Mataram bersama pemuda, hingga menyalurkan berbagai kebutuhan dan bantuan untuk korban banjir di Bima.

Kali ini, Witel NTB sukses “menyelamatkan” Gunung Rinjani dari puluhan kilo sampah dengan menggelar Clean Up di jalur-jalur pendakian dan area-area strategis Rinjani.

Sampah-sampah yang mulai mengotori area dan jalur pendakian diangkut hingga Rinjani kembali bersih dan asri.

Tim “Clean Up” Telkom NTB saat memberihkan dan mengumpulkan sampah di Gunung Rinjani

General Manager (GM) Telkom Witel NTB, Syaiful Rohman berharap dengan ikut andilnya BUMN bisa berkontribusi membangun kepedulian bersama dan sinergitas antara pemerintah, komunitas dan masyarakat untuk mendukung Pemerintah Provinsi NTB yang terus menggalakkan program unggulan “Zero Waste” dengan menjaga kebersihan lingkungan guna mewujudkan NTB Asri dan Lestari.

“Puluhan kilogram sampah mulai dari sampah kertas hingga sampah plastik dari para pendaki yang tertinggal di sana, berhasil dikumpulkan dan dibawa turun kembali agar tidak mencemari lingkungan Gunung Rinjani” jelas Mas Ipung, sapaan akrabnya saat ditemui usai pendakian, Minggu (16/5).

Mas Ipung dan seluruh anggotanya tidak hanya sekedar menuju puncak Gunung Rinjani, melainkan juga membawa misi untuk melakukan clean up di sekitar area camp, yaitu Plawangan.

“Sampah-sampah tersebut selanjutnya dibawa menuju kantor Taman Nasional Gunung Rinjani” ucapnya penuh semangat.

Dijelaskan Ipung, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk dari Employee Volunteer Program dan sinergi nyata serta ikhtiar yang dilakukan Telkom untuk masyarakat NTB.

“Pesona yang dimiliki oleh Gunung Rinjani nyaris sempurna sehingga tidak diragukan lagi jika Rinjani menjadi daya tarik yang mampu memikat minat para wisatawan mancanegara maupun nusantara untuk mendakinya. Ayo kita terus jaga alam NTB” tutup Ipung.

BACA JUGA:

Peserta yang mengikuti kegiatan pendakian diwajibkan untuk mengikuti seluruh prosedur yang telah ditetapkan oleh Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), mulai dari melakukan pendaftaran online, pengecekan kesehatan, check in sekaligus pengecekan barang bawaan hingga diakhiri dengan melakukan check out.

Seluruh peserta juga tetap menggunakan masker dan menjaga protokol kesehatan selama kegiatan ini.

Diskominfotikntb




PT. Tiara Sumbang Mesin Sumur Bor

Untuk mengatasi kesulitan air warga Dusun Baru Murmas

TANJUNG.lombokjournal.com

Warga Dusun Baru Murmas, Kecamatan Gangga, Lombok Utara mendapat sumbangan satu unit mesin sumur bor lengkap dengan panel dan perangkat lainnya dari PT. Tiara Bali Denpasar, Selasa (18/05/21).

Bantuan itu diterima yang mewakili masyarakat, Topik Saputra, selaku pengurus Vihara atau  Karaka Sabha Vihara Dhammagiri Baru Murmas, dan Candra Wadi atas nama Romo Pandita merangkap Pemangku adat.

Selain bantuan mesin cadangan untuk persiapan jangka panjang itu, PT. Tiara Bali juga mengirim dua orang mekanik.

Salah seorang mekanik, Agus Artha mengaku akan menangani kerusakan sumur bor yang dibangun tahun 2016 dengan anggaran APBN namun sudah rusak.

Ketua Organisasi Pemerhati Alam dan Lingkungan (Opal) KLU, Jaharudin dan Kepala UPT Sahbandar Pamenang, Heru Supriyadi bersama jajarannya, yang mendampingi mekanik PT.Tiara mendapat respon positif dari masyarakat setempat.

Baik Jaharudin maupun Heru Supriyadi berperan menghubungkan masyarakat dusun Baru Murmas dan sekitarnya dengan pihak PT.Tiara Bali Denpasar yang membantu perbaikan. Selain itu PT.Tiara Bali akan memberikan satu unit mesin lengkap dengan panel sebagai cadangan.

Mewakili masyarakat, Topik Saputra selaku pengurus Vihara atau  Karaka Sabha Vihara Dhammagiri Baru Murmas, mengucapkan terIma kasih atas sumbangsih semua pihak untuk wargai Duaun Baru Murmas.

Candra Wadi atas nama Romo Pandita merangkap Pemangku adat (sebutan pemangku Tunang Taekang) bersyukur, ada donatur dari seberang laut peduli dan membantu perbaikan mesin sumur bor dan  bantuan mesin Cadangan.

Ketua Organisasi Opal KLU, Jaharudin, diingatkan agar tetap mendampingi warga dalam progeram penghijauan, dan sosial lainnya. Ia kemudian mengarahkan ibu jari menunjuk bangunan sekolah.

“Itu juga bagian dari perjuangan Pak Ang (Jaharudin.” kata Candrawadi.

Masyarakat Dusun Baru Murmas selama ini mengeluhkan kurangnya air bersih untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari hari. Perkampungan penduduk yang berada di tebing perbukitan sekitar 500 meter dari permukaan laut, sangat kesulitan dengan cadangan air.

Cadangan air satu-satunya yang ada di kisaran hutan adat Baru Murmas sangat jauh jaraknya dengan perkampungan penduduk kampung Koloh Tereng dan perkampungan yang lain.

Sedangkan untuk mengambil air bersih yang berada di seputaran tebing hutan adat Baru Murmas itu bisa menyita waktu ber jam-jam. Apalagi jalan yang rusak dan  melalui perkampungan  yang berbukit serta tebing hutan adat.

Kedatangan Agus Artha dan rekannya dari Bali selaku mekanik PT. Tiara dari Bali ke Lombok dan langsug turun ke lokasi sumur bor hari Selasa itu juga untuk melihat kondisi kerusakan.

Beberapa jam kemudian setelah semua kerusakan diperiksa, Ia Agus Artha dan rekannya kembali terbang ke Bali. Mekanik itu akan kembali lagi untuk memawa perelengkapan dan bantuan mesin cadangan.

Mesin sumur bor rusak

Sebelumnya, Dusun Baru Murmas pernah mendapat bantuan dana sebesar Rp 150 Juta dari dana APBN untuk biaya pengeboran pada kedalaman sekutar 115 meter dari permukaan tanah.

Sedangkan untuk pembiayaan bak dan gudang panel, pipa saluran dan kelengkapan lainnya bersumber dari donatur yang tidak mengikat serta dari masyarakat setempat.

Namun sumur bor yang dibangun tahun 2016 dengan anggaran APBN ini mengalami kerusakan.

Karena itu tidak berfungsi maksimal untuk menyuplai air bersih untuk masyarakat Dusun Baru Murmas dan sekitarnya yang berjumlah ratusan jiwa.

ang




Sampah Masih Menjadi Problem Lingkungan

Fuad Mishabul Abidin, mahasiswa Program Studi Administrasi Publik, Universitas Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com

Sampah merupakan suatu benda yang tidak ternilai atau tidak berharga yang ada di sekitar lingkungan masyarakat.  Di daerah kita, demikian juga nyaris di seluruh daerah di Indonesia, kita dapat melihat sampah di mana-mana.

Apalagi sampah di perkotaan, sampai sekarang masih menjadi problem besar lingkungan di Indonesia.

Nusa Tenggara Barat punya rogram unggulan Zero Waste. Ini sangat bagus, kita ketahui sampah di Indonesia  merupakan masalah yang sangat serius dan juga menjadi masalah sosial, ekonomi dan budaya.

Dan hampir di semua kota di indonesia  mengalami kendala dalam mengolah sampah hal ini terjadi karna pengolahan  TPA (Tempat pembuangan akhir)  sehingga masyarakat  banyak membuang sampah di sungai.

BACA JUGA:

Kehadiran PNS di Pemprov Usai Lebaran

Dan pernah diberitakan bahwa seekor paus di temukan di pinggir pantai dengan seisi perutnya terdapat berbagai  macam sampah plastik yang telah masuk ke dalam perutnya dan sulit untuk melakukan  pencernaan  makanan.

Menurut data Kementerian  Lingkungan  Hidup  dan Kehutanan, bahwa indonesia memproduksi  sampah hingga 65 juta ton pada 2016. Dan jumlah sekarang naik 1 juta ton dari sebelumnya  .

Indonesia termasuk ke dalam 10 besar negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Hal ini tidak menutup kemungkinan menimbulkan  sejumlah persoalan lanjutan, di antaranya ada produksi sampah dan pembuangannya.

Sesuai data tersebut menunjukan dalam 10 tahun terakhir banyak sampah plastik terus meningkat. Tak dapat di pungkiri  sampah yang tidak di kelola dengan baik akan menyebabkan  pencemarsn di lingkungan  kita.

Sampah merupakan musuh bagi lingkungan karena mampu menimbulkan dan mencemari lingkungan.

Lingkungan yang tercemar  oleh pembuangan sampah akhirnya akan kotor, kumuh, jorok dan bau, dan menjadi sumber penyakit.

BACA JUGA:

Gubernur Minta ASN Fokus Bekerja

Kemudian  pada gilirannya lingkungan yang kotor dan sangat berpotensi enimbulkan  penyakit bisa menimbulkan wabah.

Seharusnya  pembuangan  sampah merupakan masalah yang harus ditangani lebih serius, dan harus  menjadi prioritas perhatin, agar tidak mengakibatkan masalah yang lebih serius dalam masalah lingkungan di Indonesia.***

 




Optimisme Kearsipan NTB Saat Ultah Gubernur

MATARAM.lombokjournal.com

Hari Kearsipan Nasional diperingati hari ini, Selasa 18 Mei 2021, dan di waktu yang sama ini, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, juga memperingati usianya yang 49 tahun.

Secara beruntun pula, sehari sebelumnya tanggal 17 Mei sebagai Hari Buku Nasional dan Hari Ulang Tahun Perpustakaan Nasional.

Pada era kepemimpinan Dr. H. Zulkieflimansyah, telah melahirkan payung regulasi yang telah dinantikan selama 12 tahun, yaitu berupa Perda NTB Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kearsipan.

Pemprov NTB bersama DPRD NTB juga telah menyelesaikan Perda tentang Penyelenggaraan Perpustakaan. Perda yang telah dinantikan selama 24 Tahun.

Julmansyah, selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi NTB menjelaskan, bahwa dengan adanya Perda tentang Kearsipan di Provinsi NTB, dapat meningkatkan kesadaran setiap lembaga publik akan pentingnya kearsipan.

Adanya Record Center dan tenaga arsiparis di lembaga publik yang sebelumnya kurang lebih hanya sejumlah 25 persen saja, diyakini Julmansyah akan mampu meningkat dengan adanya payung hukum berupa perda dan pergub.

“Kita optimis dengan adanya payung hukum berupa Perda NTB Nomor 1 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kerarsipan disusul Peraturan Gubernur yang lebih mendetail, lembaga publik di NTB akan lebih patuh dalam pengarsipan,” ungkap Julmansyah.

BACA JUGA:

Sehingga, predikat Provinsi NTB oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bisa lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. Dan kesadaran lembaga publik akan pentingnya memiliki Record Center dan tenaga arsiparis bisa terus meningkat.

“Arsip itu cermin peradaban bangsa. Kalo kita tidak aware dengan arsip kita tidak aware dengan peradaban bangsa,” tandasnya.

novita

diskominfotikntb




Menanti Bulan Ramadhan Penuh Berkah

Nur Fitratul Aqidah, mahasiswa Program Studi Administrasi publik, Universitas Muhammadiyah Mataram

lombokjournal.com

Bulan suci Ramadhan merupakan kesempatan bagi setiap hamba Allah untuk lebih meningkatkan ketakwaan, karena bulan ini memiliki beberapa keutamaan atau manfaat.

Ramadhan merupakan syahrul Qur’an (bulan Al-Quran). Diturunkannya Al-Quran pada bulan Ramadhan menjadi bukti nyata atas kemuliaan dan keutamaan bulan Ramadhan.

Dan di dalam bulan penuh kemuliaan dan keberkahan ini maka tidak hanya keberkahan di dalam menuai pahala, namun banyak keberkahan lainnya. Puasa ditinjau dari aspek ekonomi, maka Ramadhan memberi keberkahan ekonomi bagi para pedagang dan lainnya.

BACA JUGA

Tamasya Lebaran Topat di Masa Covid-19

Bagi fakir miskin, Ramadhan membawa keberkahan tersendiri. Pada bulan ini seorang muslim sangat digalakkan dan disunnah untuk berinfaq dan bersedekah di bulan Ramadhan kepada mereka. Bahkan diwajibkan membayar zakat fitrah untuk mereka.

Ramadhan adalah bahwa pintu-pintu surga terbuka dan pintu-pintu neraka tertutup serta syaithan-syaithan diikat. Dengan demikian, Allah Ta’ala telah memberi kesempatan kepada hamba-Nya untuk masuk surga dengan ibadah dan amal shalih yang mereka perbuat pada bulan Ramadhan.

Mengingat berbagai keutamaan Ramadhan tersebut di atas, maka sangat disayangkan bila Ramadhan datang dan berlalu meninggalkan kita begitu saja, tanpa ada usaha maksimal dari kita untuk meraihnya dengan melakukan berbagai ibadah dan amal shalih.

Semoga ramadhan tahun ini akan lebih baik dalam hal amalan ibadah daripada tahun-tahun sebelumnya.

Ada banyak keutamaan yang hanya ada pada bulan Suci Ramadhan. Oleh karena itu ibadah di bulan Ramadhan harus lebih ditingkatkan lagi.

BACA JUGA:

Media Sosial Memacu Perilaku Bullyng

Keutamaan-keutaman bulan Ramadhan begitu banyak. Jika kita bertemu dengan Ramadhan betapa beruntungnya kita, karena di bulan itu segala amalan akan dilipatkan ganjarannya.***