Wabup Danny Melepasliarkan Puluhan Anak Penyu 

TANJUG.lombokjournal.com

Wakil Bupati KLU, Dany Karter Febrianto,R.ST.M.Eng melepasliarkan puluhan ekor tukik (anak penyu), di Pantai Sorong Jukung, Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Rabu (02/06/21)

Tujuannya untuk menambah populasi penyu, salah satu hewan yang dilindungi, yang saat ini terancam punah.

“Hari ini kita melepasliaran anak penyu untuk menambah populasi penyu di wilayan perairan kita di Lombok Utara,” ujar Danny, saat ditemui usai pelepasan anak penyu.

Pihak Perhotelan (Mina Hotel) turut mengajak pemerhati lingkungan dan pegiat konservasi penyu untuk ikut serta dalam pelepasliaran tersebut. Menurutnya, hal itu agar warga mengetahui bahwa penyu adalah hewan yang perlu dilestarikan keberadaannya.

BACA JUGA:

Gubernur NTB: Agama dan Pancasila Jangan Dipertentangkan

“Warga sengaja dilibatkan agar mengerti pentingnya konservasi penyu yang terus berupaya agar jumlah penyu terus bertambah dan tidak punah,” ucap I Made Dwi Antara,  penanggung jawab Mina Hotel.

Pelepasliaran tukik dilakukan pagi hari menjelang siang, dengan cara memindahkan tukik satu persatu dari tempat Bak prlastik yang kemudian diberikan ke Wkl. Bupati KLU, Kapolsek, Danramil Tanjung dan ke peserta yang lain.

Setelah semua peserta mendapat tukik, mereka lalu menuju ke pinggir Pantai untuk melepasliarkan secara bersamaan.

Tak perlu waktu lama, usai dilepasliarkan, puluhan tukik itu bergerak menyusuri pasir pantai menuju laut lepas.

“Tukik yang dilepasliarkan ini baru ditetaskan tanggal 15 (Juni) kemarin, jadi usianya baru 15 hari. Dan memang kalau usia segitu harus segera dilepas ke habitatnya,” salah seotang pemerhati alam dan lingkungan, Jaharudin.

BACA JUGA:

Hari Lingkungan Hidup, Wabup Danny Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai

Pria yang kerap disapa Ang sering melakukan pendampingan kepada nelayan penangkar penyu/tukik di kampungnya di Pantai Sedayu Dusun Lekok Desa Gondang Krcamatan Gangga -KLU.

Pelepasliaran ini akan terus berlanjut, mengingat masih ada ratusan telur penyu yang segera menetas.

“Biar Tak Punah, Anak Penyu Dilepasliarkan di sepanjang pantai wilayah utara ini,” kata Dany Karter. Dengan pelepasliaran ini dapat menambah keberadaan penyu di laut.

“Ini baru pertama kali saya ikut melepas tukik dan perasannya ya senang, semoga tukik yang saya lepasliarkan tadi bisa tumbuh besar,” kata Danny.

@ng




Hari Lingkungan Hidup, Wabup Danny Gelar Aksi Bersih-bersih Pantai

Aksi dimotori KLH Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com

Wakil Bupati Lombok Utara, Dany Karter Febrianto R, ST.M.Eng, mengajak seluruh masyarakat bersihkan lingkungan.

“Kondisi alam akhir akhir ini kurang bersahabat, lantaran kita kurang memperhatikan memperhatikan kelestarian lingkungan,” kata Dany Karter.

Itu dikatakannya saat menghadiri kegiatan bersih bersih pantai Sorong Jukung di sekitar Mina Hotel Tanjung, Lombok Utara, Rabu (02/06/21).

Kata semua sudah tahu bahwa akhir-akhir ini terjadi bencana di mana-mana, sebagaimana di Bima hingga ke NTT. Semua itu pasti dipengaruhi oleh perubahan tata ruang akibat pembangunan dan pembabatan hutan yang tdak terkendali.

Menurut Wabup, kegiatan bersih bersih pantai dengan memungut sampah yang ditemui dan masukkan ke dalam kantong.

“Ini upaya menyelamatkan lingkungan yang harus dilakukan terus menerus, untuk mencegah terjadinya bencana alam,” kata Dany.

BACA JUGA:

Wabup Danny Melepasliarkan Puluhan Anak Penyu

Aksi kepedulian lingkungan ini merupakan salah satu kegiatan yang di motori oleh Kantor Lingkungan Hidup KLH KLU bersama komunitas pemerhati lingkungan dan pihak perhotelan (Mima Hotel) Tanjung.

“Kami menantang semua pihak untuk bersama-sama beraksi konkrit untuk peduli kepada lingkungan dalam rangka perwujudan lingkungan yang rapi, indah, dan bersih,” ucap Dany yang di dampingi pihak Kepolisian, Babinsa Kecamatan Tanjung.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang berpartisipasi,” kata dia.

BACA JUGA:

Gubernur NTB: Jangan Dipertentangkan Agama dan Pancasila

Dan diharapkan, tetap melakukan kegiatan serupa serta mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Wabup Danny tidak ingin kegiatan hanya sampai disini dan bersifat seremonial.

“Yang terpenting adalah bagaimana kegiatan serupa diterapkan berjalan kontinyu,” ungkapnya.

@ng




Bocornya SE Menhan, Ini Serangan Balik Broker Alutsista

JAKARTA.lombokjournal.com

Publik sempat dihebohkan beredarnya dokumen milik Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang berencana membeli alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI seharga sekitar Rp 1.760 Triliun.

Nama PT Teknologi Militer Indonesia (TMI), sebuah perusahaan bentukan Yayasan Pengembangan Potensi Sunber Daya Pertahanan Kemhan turut disebut-sebut.

Melalui keterangan tertulisnya, Selasa (01/06/21), Sekretaris perusahaan PT. Teknologi Militer Indonesia (TMI), Wicaksono Aji menepis khabar terkait adanya rencana kerja sama atau kontrak bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam proyek pembelian Alutsista senilai Rp1,760 triliun.

Dana tersebut diambil dari pinjaman luar negeri dengan bunga yang sangat rendah, yang nantinya bakal dicicil hingga 25 tahun.

BACA JUGA:

Bank Indonesia Optimis, Pertumbuhan Ekonomi NTB Meningkat

Perpres tentang pemenuhan kebutuhan alat peralatan pertahanan dan keamanan (Alpalhankam) itu, tengah dipersiapkan.

“Perlu diketahui bahwa tidak ada satu kontrak-pun dari Kementerian Pertahanan kepada PT. TMI. PT. TMI tidak ditugaskan untuk mengelola pembelian atau pengadaan Alpalhankam oleh Kementerian Pertahanan,” kata Wicaksono dalam keterangan persnya, Selasa (01/06/21).

Wicaksono menjelaskan, perusahaannya dibentuk oleh Yayasan Pengembangan Potensi Sumber Daya Pertahanan, yang dulunya adalah Yayasan Kesejahteraan Pendidikan dan Perumahan (YKPP), di bawah Kementerian Pertahanan.

Kemudian perusahaan tersebut adalah wadah para ahli-ahli alutista berteknologi canggih, ahli elektronika, dan teknokrat anak bangsa yang mempelajari alih teknologi (ToT) dalam proses pencarian alutsista terbaik.

“Peran kami adalah menganalisa dan memberi masukan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, baik itu pemerintah, pendidikan, ataupun swasta dalam hal ToT,” bebernya.

Sementara itu visi dalam PT. TMI kata dia adalah mewujudkan ToT yang berbobot, yang benar-benar berkualitas, mulai dari segi teknologi maupun teknis.

“Kehadiran kami adalah untuk menjawab permasalahan ToT yang selama ini belum maksimal, yang kerap kali disebabkan oleh beberapa prinsipal yang belum sepenuhnya mau memberikan transfer teknologinya kepada Indonesia,” tegasnya.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, H. Bambang Kristiono (HBK) pun angkat bicara terkait masalah ini.

Pria yang dikenal sebagai Samurainya Prabowo ini menegaskan, bergulirnya nama PT. TMI justru merupakan serangan balik dari para broker dan makelar Alutsista yang selama ini menikmati keuntungan berlimpah.

“Kalau boleh saya berpendapat, bergulirnya nama PT. TMI ini adalah serangan balik dari para broker, agen, makelar, dan pemburu-pemburu rente dari proyek pembelian Alutsista. Mereka selama ini menikmati keuntungan melimpah, dan sekarang mereka tidak bisa lagi bermain-main seperti itu karena Menhan Prabowo dalam pengadaan Alutsista langsung mencari dan membelinya ke pabrikan-pabrikan khususnya di luar neger. Sehingga memotong peran broker atau makelar Alutsista yang selama ini menguasai pembelian Alutsista negara kita,” tegas HBK, Selasa (01/06).

Para broker dan makelar Alutsista ini seperti kebakaran jenggot lantaran kebijakan Menhan Prabowo telah mengamputasi peran serta keuntungan besar yang selama ini mereka nikmati.

BACA JUGA:

Gubernur NTB: Event HTCI se Indonesia Pulihkan Pariwisata

Di sisi lain, dengan langkah dan kebijakan Menhan ini, kwalitas dan harga Alutsista yang kita butuhkan, dapat lebih dipertanggung-jawabkan kepada rakyat Indonesia.

Ia mengibaratkan para broker, makelar dan pemburu rente ini seperti orang-orang yang biasa suntik morfin atau narkoba. Ketika narkobanya hilang, maka mereka jadi pada sakau sekarang.

“Saya sangat percaya bahwa semua langkah, tindakan dan upaya yg dilakukan Menhan Prabowo, tidak semata-mata inisiatif apalagi ambisi pribadinya sendiri. Beliau adalah pembantu Presiden Jokowi yang sangat loyal, jadi semua apa yang beliau lakukan pasti karena menjalankan instruksi dan arahan Presiden Jokowi,” tegasnya.

“Menhan tidak ada darah penghianat, saya sangat yakin dia tidak ada niat untuk cari makan apalagi mengeruk keuntungan di persoalan Alutsista ini. Keberadaan dan keterlibatannya di pemerintahan ini, semata-mata untuk membangun pertahanan yang kuat untuk rakyat dan tumpah darah Indonesia. Menurut saya inti persoalannya disitu, tidak di yang lain-lain,” ujar HBK.

HBK menguraikan, kebijakan Menhan Prabowo dilakukan agar sistem pertahanan Indonesia benar-benar kuat, akuntabel, dan dapat dipertanggung-jawabkan kepada rakyat Indonesia.

Sebab, selama ini proses ToT atau transfer of technology dalam pembelian Alutsista ini  dirasa belum maksimal.

“Kita ingin ada ToT yang berbobot, yang berkesinambungan dan yang benar2 berkualitas. Jangan lagi ToT-nya cuma ngecat dan ngelas saja. Jadi semangat yang dibangun pemerintah saat ini adalah bagaimana indhan maju dengan biaya yang efisien, mandiri, agar kita tidak didikte lagi. Kita beli barang tapi ToT nya tidak maksimal. Nach, apabila ToT-nya bisa berjalan baik, ujungnya di pemeliharaan dan perawatan (harwat) alutsista, kita bisa lebih hemat. Setiap service, yang juga tidak kalah mahalnya, kita tidak usah membawa ke negara asalnya. Kita mampu merawat dan memperbaikinya sendiri, ” katanya.

HBK menekankan, Kemhan dibawah kepemimpinan Prabowo adalah pengguna anggaran yang menghendaki pengadaaan alutsista terbaik dengan harga yang semurah-murahnya.

“Intinya kita nggak mau lagi pengelolaan anggaran Kemhan saat ini tidak optimal, apalagi sampai tidak tepat sasaran. Boleh dan wajar dong apabila kemudian ada PT. TMI ikut berperan dalam ngecek harga, mengecek kualitas barang, dan memikirkan ToT-nya untuk perbaikan Alutsista kita kedepan. Karena Kemhan kini di bawah Prabowo ingin agar pembelian alutsista itu mulai mengarah G to G. Government to Government dan tidak lagi tergantung dengan agen, broker juga makelar,” paparnya.

Untuk mengetahui harga yang sebenarnya, kita harus bertanya langsung kepada produsennya sehingga harga yang didapatkan Kemhan tidak dimark-up besar-besaran.

“Sebenarnya kami sudah prediksi ini, bahwa mereka, para mafia yang selama ini mempermainkan harga dan mendapatkan keuntungan yang melimpah akan teriak-teriak dan tidak terima kebijakan ini dijalankan. Padahal kenyataannya, PT. TMI sendiri sampai dengan saat ini, tidak ada mendapatkan kontrak dari Kemhan sama sekali. Dan dalam pertemuan saya dengan mereka, mereka sangat terbuka dan mempersilahkan untuk diperiksa atau diinvestigasi. Masalahnya sekarang, jika kemudian PT. TMI tidak mendapatkan kontrak, dan bukan sebagai pengelola barang yang rp. 1.760 T itu lalu dimana salahnya,” urai HBK.

Spirit PT. TMI dalam membantu Kemhan RI adalah ingin ada harga terbaik untuk pengadaan alutsista terbaik, sesuai direktif Presiden Jokowi untuk masterplan pertahanan kita sampai di 2040.

“Mereka jauh dari pemikiran mencari keuntungan pribadi atau golongan dalam keterlibatannya. Mereka adalah revolusioner-revolusioner baru yang memimpikan perubahan yang signifikan dalam kekuatan pertahanan kita,” ujar HBK.

Me




Presiden Jokowi: Pancasila Harus Jadi Pondasi Perkembangan Teknologi

lombokjournal.com

Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo menegaskan, dalam memperingati Hari Lahir Pancasila harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Terutama menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mempengaruhi kontestasi ideologi.

Menurut Presiden Jokowi, revolusi industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog, berinteraksi dan berorganisasi bahkan dalam skala besar yaitu lintas negara.

BACA JUGA:

WAGUB NTB Minta Dinsos Perkuat Peran Revitalisasi Posyandu

Menghadapi semua ini perlu wawasan dan pendalaman nilai-nilai pancasila. Tidak bisa dilakukan dengan cara-cara yang biasa diperlukan cara baru yang luar biasa.

“Kita harus memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama revolusi industri 4.0 saat ini. Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berke-Indonesia-an,” ungkap Jokowi.

Presiden Jokowi menyampaikannya saat berpidato dalam upacara memperingati Hari Lahir Pancasila yang digelar secara virtual di Gedung Pancasila Jakarta, Selasa (01/06/21).

Presiden Jokowi menjelaskan, ketika konektivitas teknologi melanda dunia, maka interaksi antar dunia juga akan semakin mudah dan cepat.

Kemudahan ini bisa digunakan oleh ideolog-ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok Indonesia. Tidak mengenal lokasi dan waktu, kecepatan ideologi transnasional radikal bisa melampui standar normal ketika memanfaatkan perkembangan tekonologi.

Dikatakan, zaman globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

BACA JUGA:

PEMDA KLU Rapat Evaluasi Program 100 Hari Bupati

Yang harus diwaspadai adalah meningkatakn rivalitas dan pandangan. Termasuk rivalitas antar pandangan, nilai-nilai dan rivalitas antar ideologi. Ideologi transnasional tentu semakin meningkat, memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan strategis.

“Saya mengajak seluruh apara pemerintahan, toga, tomat, para pendidik, kaum profesional dan kaum milenial dan seluruh masyarakat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan,” tuturnya.

Dalam upacara memperingati Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Juni turut diikuti secara virtual oleh Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Drs. H. Lalu Gita Aryadi beserta jajarannya serta seluruh pimpinan daerah dan lembaga terkait di seluruh Indonesia.

Manikp

@kominfo




Kekayaan Bos Facebook, Mark Zuckerberg; Rp1.460 Triliun

lombokjournal.com

Kekayaan bersih CEO Facebook Mark Zuckerberg baru saja melampaui USD100 miliar atau sekitar Rp1.460 triliun (kurs Rp14.595 per USD1) untuk pertama kalinya, berkat harga saham perusahaan media sosial itu melonjak selama Covid-19.

Menurut Bloomberg, kekayaan itu membuat Mark bergabung dengan CEO Amazon Jeff Bezos dan pendiri Microsoft Bill Gates yang juga telah meraup kekayaan lebih dari Rp1.460 triliun.

BACA JUGA:

Inilah Millennial Paling Kaya di Dunia

Ketiganya itu dilaporkan orang yang memiliki kekayaan setidaknya Rp1.460 triliun di dunia ini.

Mark sendiri punya 13 persen saham di Facebook. Harga saham Facebook naik setelah merilis Instagram Reels, fitur yang dianggap pesaing TikTok.

Facebook juga masih jadi sorotan bersama CEO Amazon, Apple dan Google di Big Teck dan Kongres pada 29 Juli gara-gara anggota parlemen khawatir atas antitrust.

BACA JUGA:

Beri Perhatian Saat Anak Pegang Handphone

Mark sendiri pernah menyatakan di masa lalu kalau ia ingin memberikan 99 persen saham Facebook miliknya selama dia hidup.

Business Insider




Gubernur NTB: Event HTCI Se-Indonesia Pulihkan Pariwisata

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., mendukung Pulau Lombok sebagai tuan rumah diselenggarakannya acara Touring Jelajah Lombok Wingday IV HTCI, untuk kumpul Akbar Club Tiger Se-Indonesia Tahun 2021.

“Kegiatan yang bagus untuk mendongkrak dan kembali memulihkan pariwisata di NTB,” sambut Doktor Zul saat disampaikan tujuan pertemuan dan silaturahmi oleh Pengurus Persatuan Honda Motor Tiger Indonesia (PPHTI), Senin (31/05/21) di ruang kerjanya.

Pelaksaanaan event HTCI yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 8-10 Oktober 2021 ini, selain menyuguhkan keindahan alam, ragam budaya, kuliner, seni dan tenun hasil produk UMKM NTB, Doktor Zul berharap acara tersebut diselenggarakan mendekati pelaksanaan even Superbike pada tanggal 12-14 November 2021.

“Sehingga peserta dapat langsung menyaksikan Word Superbike di Mandalika pada bulan November itu,” sarannya.

Dikatakan juga pria penyuka Moge ini, bahwa bila kegiatannya mendekati waktu Word Super Bike, jauh lebih cocok.

“Kalau memang dapat dirubah sangat bagus, namun bila sudah ditetapkan gak masalah juga,”kata Gubernur.

Yang jelas lanjutnya, “Anggota Tiger Club dari Sabang sampai Merauke dapat meringankan langkah untuk datang dan menikmati keindahan Lombok NTB,” tutup Gubernur.

BACA JUGAPariwisata NTB Akan Berbenah Jelang Event Internasional

Sementara itu, ketua HTCI Pusat, Ferdinan Rc. Heumasic, dan Wakil Ketua, Anas Taufan menyampaikan apresiasi atas sambutan yang hangat dari Gubernur NTB.

“Apalagi kami pengurus dari Jakarta sengaja datang dan mohon dukungan suksesnya acara ini,”kata pria asli Cianjur ini.

Dijelaskanya, Lombok Tiger Club (Lotic) dibawah Pengurus Daerah (Pengda) Nusra, sudah bersedia untuk digelar acara sakral wingday yang ke-4 di wilayahnya.

Diakuinya pengurus daerah Nusra, setahun sebelum tahun 2020 mengajukan diri sebagai tuan rumah pelaksanaan event ini. Sehingga disepakati dan diputuskan dalam Mukernas.

“Acara sakral yang rutin dilaksanakan 4 tahun sekali ini, harusnya pelaksanaannya pada tahun 2020, namun adanya pandemi covid akhirnya ditunda,” jelasnya.

Ditambahkan Ketua Lotic, Morak Nabil dan Taufan Ardiansyah Dewan penasehat PPHTI, bahwa alasan yang paling utama mengajukan diri sebagai tuan rumah even ini, karena di masa pandemi banyak sektor pariwisata yang terdampak di Lombok.

Dengan mendatangkan 626 club motor tiger se-Indonesia, maka akan banyak anggota club berkunjung melihat eksotik dan indahnya pulau Lombok.

BACA JUGA:

Pengurus IKA Unram Luar NTB Keluar Barisan 

“Dapat kita bayangkan, ribuan orang berkunjung ke Lombok, maka setidaknya menggerakan sektor ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Tidak hanya berkumpul dan touring ke destinasi wisata saja, tetapi kegiatan seperti bakti sosial dan sumbangan ke anak yatim piatu akan diselenggarakan dalam rangkian event ini.

Edy@diskominfotik_ntb




Gubernur NTB : Sebarkan Informasi Bermanfaat Untuk Kemajuan Daerah

Ada tradisi media yang sangat baik yaitu berbagi informasi, kerjasama dan kolaborasi antar organisasi pers akan mendukung kemajuan pembangunan

MATARAM.lombokjournal.com

Peran media massa dalam membangun daerah sangat penting. Karena itu, kekompakan dan kerjasama yang baik di antara organisasi pers sangat dibutuhkan, selain sebagai cara bertahan di industri media.

Gubernur NTB, DR. H. Zulkieflimansyah

“Ada tradisi media yang sangat baik yaitu berbagi informasi. Kerjasama dan kolaborasi antar organisasi pers akan mendukung kemajuan pembangunan daerah,” kata Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan dalam kegiatan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) NTB di Hotel Lombok Plaza, Senin (31/05/21).

Dikatakan Gubernur, pengurus JMSI NTB yang sebagian besar adalah para senior pers NTB dapat menularkan tradisi tersebut kepada generasi muda pers NTB. Kekompakan dalam menyebarluaskan keberhasilan NTB sangat diperlukan karena media juga memiliki peran besar untuk kemajuan.

BACA JUGA:

Pengurus IKA Unram Luar NTB Keluar Barisan

Tak hanya itu, dinamika media siber juga memerlukan strategi agar mampu bertahan. Seperti dikatakan Gubernur, analisa ahli soal kemampuan bisnis untuk bertahan makin pendek.

Gubernur berharap organisasi media pers dapat menjalin kerjasama intens sehingga eksistensi media diupayakan dengan peningkatan kompetensi dan kerjasama dengan semua pihak.

“Semoga para senior yang ada di JMSI ini bisa berbagi pengalaman bagaimana mengelola informasi dan perusahaan media di era siber seperti sekarang”, harap Gubernur.

Ketua JMSI NTB, Boy Mashudi mengatakan, anggota mereka tetap didorong untuk memiliki kualifikasi Dewan Pers dan bekerjasama dengan organisasi pers lainnya.

“Kami juga menulis kritik tidak hanya informasi. Tapi kritik yang mencari jalan keluar”, jelas Boy.

Sementara itu, Kepala BIN Daerah NTB, Wahyudi Adisiswanto mengatakan, pers memiliki peran yang kurang lebih sama dengan personel intelijen. Seluruh informasi terkait dinamika daerah harus dikelola dan diberitahukan kepada masyarakat.

Dalam era informasi, lanjut Kabinda, terlebih era siber dan digital, informasi dapat menyebarluas dalam hitungan detik terlepas dari konten informasi baik ataupun buruk. Oleh sebab itu, organisasi pers juga harus memiliki pemahaman terkait kepentingan yang lebih besar.

BACA JUGA:

Kompetensi NAKER Harus ‘Link and Match’ dengan Industri

Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik, DR Najamuddin Amy mengatakan, silaturahmi pemerintah daerah dengan rekan pers sebenarnya sering dilakukan tidak hanya di acara formal. Hal ini dimaksudkan agar terjalin kesepahaman dan kerjasama dalam berkontribusi membangun daerah.

“Silaturahmi dengan pers setiap waktu dilakukan. Di pendopo, kantor atau bahkan gubernur datang mengunjungi rumah para jurnalis”, sebut Najam.

jm




Pengurus IKA Unram Luar NTB Keluar Barisan

MATARAM.lombokjournal.com

Hasil musyawarah nasional IKA Universitas Mataram 2021 yang menyatakan Baiq Isvie Rupaedah sebagai Ketua IKA Universitas Mataram menggantikan Sirra Prayuna menemui babak baru. Terpilihnya Ketua PP IKA Unram periode 2021 – 2025 tersebut ditolak oleh pengurus IKA Unram dari luar NTB. Para pengurus menilai ada hal-hal yang menciderai demokrasi akademik.

“Pemilihan berjalan jauh dari kekeluargaan dan musyawarah mufakat, padahal ini yg didengungkan sejak awal. Mengapa? karena ikatan alumni ini harus menjalin sebanyak banyaknya potensi bukan membentuk friksi-friksi,” kata Isdiyanto, Ketua Wilayah IKA Unram Jabodetabek, Senin 31 Mei 2021 di Jakarta.

Isdiyanto menilai, Munas IKA Unram kali ini begitu kental aroma politisasi dan tidak ingin benar benar menjalin dan membangun IKA ini maju ke depan.

“IKA Unram ini sengaja mau dikerdilkan dan dipaksa jadi alat politik,” tambahnya.

BACA JUGA:

Resmikan Himbudlu NTB, Wabup Danny Ajak Elemen Muda Jadi Agen Semangat Kemajuan 

Hal itu, lanjut Isdiyanto, terlihat adanya pihak-pihak yang memaksakan kehendak dan cenderung mengabaikan keberadaan pengurus IKA Unram dari luar NTB.

“Saya sedang di luar ruang sidang sedang mencari tahu dan mendiskusikan soal kebuntuan pemilihan, tahu- tahu pemilihan sudah selesai,” lanjut mantan Ketua Senat Fakultas Pertanian ini.

“Ini organisasi alumni, persatuan para alumni ini yang utama,” sambungnya.

Seperti diketahui, ketika malam pemilihan, ada tiga calon yang dinyatakan berhak mengikuti pemilihan, Sirra Prayuna, Baiq Isvie Rupaedah, dan Lalu Winengan. Disaat jalannya pemilihan, terjadi kegaduhan karena pengkondisian kepada calon tertentu begitu nyata. Debat antar pendukung dan kandidat pun terjadi di ruangan. Hal itu yang mendorong pengurus IKA Unram dari luar NTB memutuskan untuk walk out.

Senada, Ketua IKA Unram Gerbang Kertasusila Manthut Suratman menyebut, pilihan walk out dilakukan karena ruang musyawarah mufakat diabaikan. Disaat bersamaan justru para pemilih digiring untuk tetap melanjutkan pemilihan menuju aklamasi.

“Sebagai organisasi alumni, semestinya ruang komunikasi dibangun secara baik dan bertanggung jawab. Antar pengurus dapat bersinergi untuk mencari titik temu,” katanya.

Ia justru menilai, dengan walk outnya pengurus IKA Unram dari Gerbangkertasusila dijadikan kesempatan memilih calon ketua secara aklamasi.
Melihat proses yang terjadi, IKA Unram dari Bali, Jawa Timur, dan Jabodetabek memandang munas ini diduga tidak lebih dari politisasi kepentingan.

“Jauh dari budaya akademik. Dunia kampus tidak harus begini, apalagi niat dari IKA Unram ini membangun jejaring seluas mungkin,” paparnya.

Manthut mengaku, pengurus IKA Unram dari Bali, Jawa Timur, dan Jabodetabek selama ini telah berupaya menjadikan organisasi ini terbuka dengan semua kalangan dan mengedepankan prinsip-prinsip akademik serta jauh dari campur tangan politik.

Soal kemelut pemilihan yang terjadi berpotensi memicu perpecahan, ika unram Jabodetabek sejak awal berpendapat agar semua dapat duduk bersama memikirkan ika ke depan, jangan untuk kepentingan jangka pendek untuk diri sendiri.

“Kami tidak mau itu terjadi, dan kami akan melepaskan diri dari semua hasil ini. Jadi penguruspun ogah. Organisasi Ika unram hanya akan jadi permainan, gak serius. Pemilihan ketua ini cacat proses,” ucapnya.

Ketua IKA Unram Wilayah Bali Agung Bawantara menilai, wajar adanya keberatan pengurus IKA Unram dari luar NTB. Selama ini dengan segala keterbatasan sumberdaya dan dukungan, organisasi alumni ini tetap eksis di berbagai kegiatan. Hal itu muncul karena kecintaan kepada Unram.

BACA JUGA:

Gubernur NTB Ingatkan Kolabrasi dan Inovasi Dunia Usaha

“Teman-teman sudah susah-payah mengembangkan kepengurusan organisasi yang guyub, tapi di saat suasana itu terbentuk, ada yang mencoba memainkan organisasi ini dan kuat aromanya untuk kepentingan pragmatis,” katanya.

Sembari memaparkan tantangan yang dirasakan oleh alumni di luar NTB berhadapan dengan alumni dari kampus-kampus besar di Indonesia berbeda yang dirasakan alumni yang beradan di NTB Agung memaklumi sikap, Agung memaklumi sikap alumni di Pulau Jawa dan Bali yang menolak hasil munas di Kota Mataram itu.

Dalam waktu dekat mereka akan melayangkan surat ke Rektor Unram.

“Kami akan sampaikan hal-hal yang tujuannya demi kebaikan organisasi ini,” tutupnya.




Pasien Positif Covid-19 di NTB, Minggu: Bertambah 20 Positif

MATARAM.lombokjournal.com

Pasien baru positif Covid-19 di Nusa Tenggara Barat (NTB), hari Minggu (30/05/21), bertambah  20 sampel kasus baru positif Covid-19.

Hasil pemeriksaan telah dilakukan di Laboratorium PCR dan TCM RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat, Laboratorium PCR STP Sumbawa, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, Laboratorium PCR Selong, dan Laboratorium Antigen Klinik Dena Medika.

Pemeriksaan dilakukan pada 86 sampel dengan 57 sampel negatif, 9 positif ulangan, dan 20 sampel kasus baru positif Covid-19.

Hari ini terdapat 23 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari Covid-19.

Update Covid-19 itu disampaikan Sekretaris Daerah selaku Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Nusa Tenggara Barat, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si dalam siara pers, hari Minggu (30/05/21).

“Hari ini tidak terdapat penambahan kasus kematian baru,” kata Lalu Gita Aryadi melalui press release yang diterima media, hari Minggu (30/05).

Dengan adanya tambahan 20 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 23 tambahan sembuh baru, dan tidak ada kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid19 di Provinsi NTB sampai hari Minggu (30/05/21) sebanyak 13.411 orang.

BACA JUGA:

Gubernur NTB Ingatkan Kolaborasi dan Inovasi Dunia Usaha

Rinciannya, dengan perincian 12.328 orang sudah sembuh, 604 meninggal dunia, serta 479 orang masih positif.

Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Hingga press release ini dikeluarkan, jumlah Kasus Suspek sebanyak 20.082 orang dengan perincian 272 orang (1,4%) masih dalam isolasi, 32 orang (0,1%) masih berstatus probable, 19.778 orang (98,5%) sudah discarded.

Jumlah Kontak Erat yaitu orang yang kontak erat dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 87.807 orang, terdiri dari 2.881 orang (3,3%) masih dalam karantina dan 84.926 orang (96,7%) selesai karantina.

Sedangkan Pelaku Perjalanan yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 116.339 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.084 orang (0,9%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 115.255 orang (99,1%).

BACA JUGA:

Kompetensi Naker Harus “Link and Match” Dengan Industri

Lalu Gita berharap, penyintas Covid-19 (orang yang sembuh dari Covid-19) untuk ikut serta membantu yang masih berjuang melawan Covid-19.

“Caranya,  dengan mendonorkan plasma darahnya (Donor Plasma Konvalesen) di RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat,” kata Lalu Gita Aryadi.

Rr

Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 0818 0211 8119.




Resmikan HIMBUDLU Jabodetabek, Wabup Danny Ajak Elemen Muda Jadi Agen Kemajuan

JAKARTA.lombokjournal.com

Kalangan muda dan mengajak elemen kekuatan muda Kabupaten Lombok Utara (KLU) diajak menjadi agen perubahan semangat kemajuan KLU.

Ini penting dan mendesak dalam menjawab isu-isu strategis seperi recovery pasca-gempa, status daerah tertinggal, IPM dan kemiskinan. Isu-isu tersebut melekat dalam prjalanan pembangunan Lombok Utara

Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter F. Ridawan  menyampaikan itu saat menyampaikan sambutan deklarasi sekaligus meresmikan Himpunan Mahasiswa Buddhis (Himbudlu) asal Lombok Utara, Minggu (30/05/21)

Wabup berpesan, kepemimpinan di KLU jangan dilihat hanya satu atau dua periode masa kepemimpinan tapi 10 atau 20 tahun mendatang.

“Berpendidikan akan menjadi investasi terbesar agar memiliki bekal untuk nantinya melanjutkan estafet ruang pembangunan di Gumi Tioq Tata Tunaq,” kata Wabup.

Wabup dalam kesempatan itu juga menegaskan, ia selalu membuka ruang dialog tidak hanya untuk mendukung tapi juga wadah criticism yang konstruktif.

“Tentu diaog (hendaknya) disampaikan dengan elegan dan santun sebagai karakter KLU yang mempolong merenten,” pinta Wabup.

Dalam kesempatan deklarasi ini, hadir pula tokoh Buddhis KLU yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat.

BACA JUGA:

NTB Kini Bisa Mengolah Sampah Plastik Jadi Solar

Ia berpesan, wadah diaspora anak-anak muda yang tersebar di wilayah anglomerasi Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi sekitar, harus menjadi wahana pembentukan sikap positif.

Sudir mengingatkan, agar selalu menaati Protokol Kesehatan selama pandemi dan juga mengapresiasi format acara yang digelar secara virtual melalui zoom meeting.

Dalam sambutan dan wejangan kepada lebih dari 57 mahasiswa asal KLU,  Sudirsah mengingatkan pentingnya kolaborasi dalam membangun Lombok Utara.

“Tidak terkecuali nagi anak-anak KLU yang sedang menimba ilmu di perantauan,” katanya.

Sudirsah mengatakan bahwa rasa kekeluargaan dan kalyanamitta harus sesama anak KLU harus selalu dijaga dimanapun berada.

Ia mengaku bersyukur dan bangga atas terbentuknya wadah ini.

Dr Edi Ramayadi

Inisiator deklarasi yang sekaligus Ketua Dewan Pembina Himbudlu-Jabodetabek adalah Dr. Edi Ramawijaya Putra, M.Pd.

Dalam momen deklarasi itu ia berharap, partisipasi aktif kaum intelektual makin diakomodir oleh stakeholder khususnya Pemda KLU.

“Karena ini merupakan bentuk kolaborasi untuk menuju Lombok Utara bangkit dengan inovasi,” kata Edi Ramyadi.

Edi Ramayadi berasal dari Tegal Maja, Lombok Utara yang saat ini menjabat Wakik Ketua Bidang Akademik STABN Sriwijaya.

BACA JUGA:

Gubernur NTB Ingatkan Kolaborasi dan Inovasi Dunia Usaha

Menurut Dr. Edi Rama, Himbudlu-Jabodetabek merupakan wadah diaspora anak-anak KLU yang responsif dan adaptif terhadap isu-isu aktual di KLU.

“Sivitas akademik harus berbicara dengan data dan fakta sebagai cerminan masyarakat terdidik jangan asal lempar isu, posting dan komentar hanya pada tataran emosional sesaat,” kata Dr. Edi.

Deklarasi ini diakhiri oleh doa bersama untuk kemajuan KLU dan pembacaan sesanti, visi dan misi organisasi.

Rr/Ed