PPKM Darurat Jawa-Bali, Polisi Perketat Pintu Masuk ke NTB

Jajaran Polres Lombok Barat, Polda NTB, memperketat semua pintu masuk ke NTB, terkait PPKM Darurat (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), di beberapa daerah Jawa-Bali.

LOBAR.lombokjournal.comSalah satunya adalah akses masuk di Pelabuhan Penyeberangan Lembar dan Pelabuhan Pelindo III Gilimas Lembar.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Lembar, Ipda Irvan Surahman, mengatakan, langkah ini diambil bersama dengan pihak terkait, untuk mengantisipasi dampak PPKM Darurat di Pulau Lombok, Jumat (7/2).

“Diprediksi bahwa, selama pemberlakuan PPKM darurat di Jawa-Bali, banyak masyarakat memilih ke Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” ungkapnya.

Di mana, Pelabuhan Lembar tidak hanya sebagai akses masuk Pulau Lombok, namun juga hingga Pulau Sumbawa, sehingga pemeriksaan lebih diperkat lagi.

“Melakukan pemeriksaan orang dan barang, pemeriksaan surat kendaraan dan surat keterangan Rapid Test Antigent bagi penumpang, untuk memastikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ucapnya.

Bila ditemukan tidak memiliki surat keterangan tersebut atau surat sudah kadaluarsa, maka langsung diambil tindakan oleh pihak terkait di pelabuhan.

“Dilakukan Rapid Test ulang, bila tidak maka akan dikembalikan ke pelabuhan asal, jika ditemukan positif terkonfirmasi covid-19, langsung dilakukan isolasi sementara, yang selanjutnya ditangani oleh dinas terkait,” ujarnya.

Penyebaran Covid-19 yang sangat cepat di beberapa daerah di Indonesia, membuat pihaknya bersinergi untuk memaksimalkan langkah pencegahan.

PPKM Darurat “Sebagai langkah antisipasi, dan pengketatan dalam pemeriksaan ini, tidak hanya berlaku bagi penumpang, namun untuk semua pengguna jasa penyeberangan, termasuk mobil logistik yang tiba di pelabuhan,” katanya.

Selain itu, pemeriksaan barang juga juga menyasar senjata tajam, bahan peledak, narkoba, serta barang berbahaya yang dilarang lainnya.

“Sampai saat ini Penyeberangan masih terpantau normal, namun demikian langkah ini akan dilakukan secara berkelanjutan, dengan bersinergi dengan pihak-pihak terkait,” tandasnya.

 




Catur Sebagai Media Silaturahmi di Masa Pandemi Covid-19

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah mengatakan bahwa olah raga catur sebagai salah satu media silaturahmi yang bisa diminati oleh berbagai kalangan.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB turut berpartisipasi dalam kegiatan Turnamen Catur Antar Kita yang diselenggarakan oleh Lembaga Kajian Sosial dan Politik, M16, dengan tema “Silaturahmi Membangun Energi Positif Melawan Pandemi Covid-19”, di Sekretariat Friends of The Earth M16 , Jum’at (02/07).

Catur
H. Zulkieflimansyah

“Ini menjadi tradisi yang bagus, catur ini bisa sampai skala kecil di tengah masyarakat, biaya yang dikeluarkan juga tidak terlalu besar, namun silaturahminya yang sangat terasa,” ujar, Bang Zul, sapaan akrabnya.

Bang Zul yang sering kali mengikuti turnamen catur berharap agar olah raga ini semakin meningkatkan keakraban dan kekompakan.

Senada dengan dengan hal tersebut, Direktur M16, Bambang Mei Finarwanto, mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk silaturahmi dalam rangka meningkatkan tali persaudaraan di masa pandemik.

“Kegiatan ini untuk menjalin kebersamaan dan memanusiakan, di era pandemi covid. Kita menghadapi situasi yang sulit, dengan kegiatan ini paling tidak kita memiliki semangat optimisme,” tutur Bambang.

Bambang juga begitu antusias dengan kehadiran Gubernur NTB yang telah memberikan spirit bagi seluruh peserta, dan memberi atensi di dunia olah raga, khususnya catur.

“Kehadiran Gubenur NTB Menjadi spirit bagi kita semua, bahwa beliau memiliki kepedulian, atensi terhadap dunia olah raga khususnya olah raga catur, kita hidup perlu berfikir seperti sedang bermain catur,” ungkapnya.

ser@diskominfotik




Baiq Nuraini Cahaya Anwari, Bocah 2,5 Tahun, Tenggelam di Kolam Penampung Air

Karena ditinggal bapaknya ke sawah tanpa penjaga, Baiq Nuraini tenggelam di kolam penampungan air

LOTENG.lombokjournal.com ~ Baiq Nuraini Cahaya Anwari, bocah perempuan berusia 2,5 tahun, tertimpa nasib malang.

Gara-gara bocah itu ditinggal bapaknya pergi ke sawah, Nuraini ditemukan meninggal dunia di kolam penampungan air pinggir sawah di Dusun Tegal Desa Kateng Kecamatan Praya Barat, Kamis (1/7/2021).

(alm) Baiq Nuraini Cahaya Anwari

Dalam keterangan yang disampaikan pada media, Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho, SIK melalui Kapolsek Praya Barat AKP Hery Indrayanto,SH menjelaskan, kejadian naas yang menimpa bocah itu terjadi sekitar pukul 09.00 Wita.

Saat itu korban ditinggal oleh bapaknya untuk mengecek sawahnya. Sang ayah, Lalu Mustafa (45) meninggalkan Baiq Nuraini yang masih kecil bersama kakaknya M Khairul Luthfi yang berusia 10 tahun.

Tapi menyerahkan tanggung jawab ke bocah tentu banyak resikonya.

“Luthfi meninggalkan adiknya seorang diri,” jelas Kapolsek Praya Barat.

Kapolsek mengungkapkan, Luthfi meninggalkan adiknya bermain sendiri di pinggir kolam untuk melihat orang memanen semangka tidak jauh dari lokasi kejadian.

BACA JUGA: Pertemuan Konsultasi Masyarakat Digelar di Sambik Bangkol

Ketika Luthfi sampai di sawah tempat orang memanen semangka itu, seorang warga Hj. Almin kaget karena Luthfi datang seorang diri.

“Hajah Almin seketika itu juga berlarian mencari korban Baiq Nuraini, namun tidak kunjung menemukan korban,” kata Kapolsek..

Selang beberapa saat kemudian, Hj Almin berteriak histeris melihat tubuh korban sudah tenggelam secara telungkup di kolam penampungan air di pinggir sawah..

“Ayahnya saat itu juga menolong anaknya dengan cara memompa bagian dada, namun Baiq Nuraini tidak berhasil diselamatkan dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kapolsek menegaskan, pihaknya tidak menemukan adanya unsur tindak pidana kekerasan.

BACA JUGA: Pegawai KLU Diingatkan, Jangan Telat Masuk Kantor

“Keluarga korban menerima kejadian itu secara ikhkas, dan membuat surat pernyataan menolak otopsi yang diketahui oleh Kepala Desa Kateng,” jelas Kapolsek.

@ng




Talenta Digital Ditargetkan Kominfo 100 Ribu di Tahun 2021

Sebagaimana arahan Presiden Jokowi, dalam perencananan transformasi digital, hadirlah program Digital Talent Scholarship (DTS) guna mempersiapkan SDM yang memiliki talenta digital.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hal ini tersampaikan dalam rapat pemantapan DTS 2021 di NTB bersama perwakilan Balitbang SDM Kemenkominfo Surabaya, di RRU Kantor Gubernur, Kamis (1/7).

Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya Eka Handayani, SE, MM mengatakan, target Kementerian Kominfo pada tahun 2021 minimal 100.000 talenta digital di Indonesia dan Kementerian Kominfo sendiri menyiapkan jatah 14 ribu kuota untuk program DTS ini.

PTalenta Digitalada DTS 2021 ada 9 academy yang akan diikuti. Diantaranya Fresh Graduate Academy, Vocational School Graduate Academy, Professional Academy, Thematic Academy, Digital leadership Academy, Digital Entrepreneurship Academy, Talent Sscouting Academy.

Government Transformation Academy sendiri dibagi menjadi 2 yaitu Regional Development Academy dan Leadership Digital Academy. Selain itu, DTS bekerja sama dengan mitra global tech, start up Indonesia, 90 mitra perguruan tinggi negeri (PTN).

Selanjutnya ada BUMN dan asosiasi yang semuanya sudah memiliki skema pelatihan, persyaratan dan waktu pelaksanaan. Dan masing-masing academy yang dilakukan secara gratis daring dan luring.

“Nilai tambah program DTS ini adalah peningkatan sosialisasi dan edukasi terhadap industri dalam pengembangan SDM digital. Industri digital ini ingin mengetahui program pelaksanaan DTS industri memberikan masukan terkait program DTS. Mengetahui pentingnya talenta digital yang bersertifikat, membangun kesadaran industri dalam memaksimalkan kemampuan alumni program DTS. Industri ini merekrut alumni program DTS magang, dan sebagainya dalam pengembangan SDM Digital Indonesia “ jelas Eka.

Salah satu program DTS dari 9 academy, yaitu Digital Entrepreneurship sudah dilaksanakan di NTB bagi 5 Kabupaten-Kota di Lombok dengan memulai usaha secara digital yang diperuntukan untuk siapa saja yang ingin mengikuti pelatihan usaha/UMKM bahkan yang baru memulai usaha.

“Dengan demikian diharapkan Diskominfotik NTB juga ikut bersinergi dalam mensosialisasikan program DTS di Provinsi NTB agar SDM yang ada di NTB semakin jago dalam mengolah bisnis mereka melalui digital marketing. Kemudian setelah kegiatan dilakukan terdapat program pasca pelatihan dalam mempersiapkan dan memfasilitasi peserta alumni DTS yang lolos kompetensi untuk masuk dalam dunia professional dalam bentuk assessment, soft skil dan pengembangan kompetensi bahasa Inggris,” ungkapnya.

BACA JUGADigital Talent Scholarship untuk Tingkatkan Kapasitas SDM

diskominfotik




Pertemuan Konsultasi Masyarakat Digelar Di Sambik Bangkol

Rencana Pelebaran Jalan Nasional ruas Pemenang, Bayan hingga Sembalun Bumbung, digelar pertemuan untuk memperoleh masukan masyarakat

KLU.lombokjournal.com ~ Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) menggelar Pertemuan Konsultasi Masyarakat (PKM) Survey DPPT rencana pelebaran jalan nasional ruas Pemenang, Bayan hingga Sembalun Bumbung, di Balai Desa Sambik Bangkol (Samba), Kamis (01/07/21).

Hadir Pejabat BPJN Wilayah NTB, Sekdes dan perangkat kewilayahan Desa Samba, serta masyarakat dari dusun yang kena dampak pelebaran jalan.

Dalam pertemuan itu Sekdes Samba, Hadianto yang newakili Penjabat Kepala Desa,  menyampaian, Pemdes Samba menyambut baik dan mengapresiasi pertemuan konsultasi masyarakat yang diadakan BPJN.

BACA JUGA: Petani Berprestasi di KLU Terima Bantuan Alsintan

Khususnya harapan pihak BPJN untuk memperoleh masukan dari masyarakat.

“Rencana pelebaran jalan ini konsekuensinya pada pengadaan tanah sesuai kebutuhan,” tuturnya.

Ia mengatakan, pelaksanaan pengukuran ruas jalan yang terkena pelebaran diharapkan tidak menemui kendala. Diharapkan pula, masyarakat memberikan tanggapan positif.

Pelebaran jalan nasional ruas Pemenang-Bayan-Sembalun Bumbung itu untuk memenuhi standar ukuran jalan nasional, diharapkan memberi dampak pada peningkatan konektivitas antarwilayah.

BACA JUGA: Pegawai KLU Diingatkan, Jangan Telat Masuk Kantor

Menurut Sekdes, pelebaran jalan ini akan memberikan dampak positif bagi urat nadi perekonomian masyarakat.

“Mengingat jalan poros ini juga jalur logistik masyarakat. Jalur yang akan menghubungan sejumlah site objek wisata di KLU membutuhkan akses yang baik,” katanya.

Pertemuan konsultasi

Hadianto mempertegas, proyek pelebaran jalan ini akan berdampak pada masyarakat, khsususnya yang tanahnya terkena pelebaran jalan.

Namun ia berharap masyarakat menimbang secara positif terkait prospek kemanfaatan ke depan. Pelebaran jalan akan menunjang pembangunan perekonomian masyarakat Samba.

“Pemdes minta seluruh tahapan harus dilakukan secara terbuka, agar masyarakat dapat berperan serta. Proses pembebasan lahan pun bisa berjalan lancar dengan dukungan masyarakat,” pintanya.

Sebab rencana pembebasan lahan itu, tentu mempunyai dampak positif dan negatif.

Dampak positifnya, antara lain akses transportasi semakin lancar serta kegiatan ekonomi semakin bagus. Mengingat jalan yang akan dilebarkan itu termasuk jalur pariwisata.

Dampak negatifnya, rumah warga dan pertokoan masyarakat akan kena imbas akibat pelebaran jalan tersebut.

Jadi harapan positifnya, pelebaran jalan ini dapat menampilkan wajah baru bagi Samba. Serta membangkitkan gairah ekonomi warga dan akses sektor lainnya.

“Memang jalan berperan untuk urat nadi perekonomian sehingga penataannya mesti kita lakukan secara terpadu, agar berdampak baik di bidang ekonomi, sosial budaya dan lainnya,” kata Sekdes..

@ng




TANJUNG.lombokjournal.com ~

Pemerintah Kabupaten Lombok Utara mengucapkan Hari Bhayangkara ke 75

Hal itu disampaikan Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH, hari Kamis (01/07/21) bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke – 75 yang diperingati secaa nasional di seluruh Indonesia.

“Saya Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH dan Wakil Bupati, Danny Karter Febrianto bersama segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Utara, serta mewakili seluruh masyarakat Lombok Utara mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke 75.  Semoga seluruh jajaran POLRI senantiasa sejahtera dan jaya. Dan selamanya menjadi pengayom masyarakat,” kata Bupati Djohan Sjamsu.

Menurut bupati, selama ini polisi berada di garis depan menjaga keamanan dan kertiban masyarakat. Dan selalu mendampingi pemerintah dalam bekerja, sebagai mitra dan bersinergi dalam mengatasi persoalan sosial.

Bahkan, secara langsung dan tidak langsung pihak kepolisian juga berperan penting menjaga kestabilan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita Berjuang bersama-sama, demi kejayaan negeri dan daerah yang sama-sama kita cinta,” tegas Bupati Djohan Sjamsu.***




SLB, lahirkan Lulusan Berdaya dan Berkontribusi pada Dunia

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, berharap, SLB (Sekolah Luar Biasa) di NTB mampu melahirkan banyak lulusan seperti “Helen Keller”.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hal tersebut disampaikan saat Hj. Niken mewisuda 34 siswa, dari tingkat SD, SMP, dan SMA, di SLB 2 Mataram, Kamis (1/7).

SLB“Semoga anak-anak kita bisa menjadi seperti Hellen Keller yang bisa berkontribusi untuk dirinya, keluarga, bangsa dan negara,” harapnya.

Diceritakan Hj. Niken, Helen Adams Keller adalah seorang penulis Amerika, advokat hak-hak disabilitas, aktivis politik dan dosen. Ia juga merupakan seorang tunanetra dan tunarungu pertama yang memperoleh gelar Bachelor of Arts di dunia.

Meski tak mampu melihat, mendengar, dan berbicara, Helen Keller mampu membuktikan bahwa ia bisa berdaya dan berkontribusi pada dunia. Dia bekerja untuk American Foundation for the Blind (AFB) dari tahun 1924 hingga 1968, dan selama rentang waktu itu dia melakukan tur ke Amerika Serikat serta melakukan perjalanan ke 35 negara di seluruh dunia untuk mengadvokasi mereka yang kehilangan penglihatan.

Provinsi NTB kini semakin serius memperhatikan hak-hak disabilitas. Berbagai program pendidikan juga kini telah banyak yang inklusi, agar para anak berkebutuhan khusus bisa terus mendapatkan hak pendidikannya.

BACA JUGAPenanganan Covid-19 Jadi Tema Besar Hari Bhayangkara ke-75

diskominfotikntb




Pegawai KLU Diingatkan, Jangan Telat Masuk Kantor

Di tengah pandemi Covid-19 dan banyak persoalan belum terselesaikan akibat gempa bumi  2018, para pegawai diingatkan agar memahami kondisi Lombok Utara saat ini

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Para pegawai di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar jangan telat masuk kantor.

Peringatakn itu disampaikan Bupati Lombok Utara, H Djohan Syamsu,SH, saat menyerahkan bantuan alsintan kepada 10 Kelompok Tani berprestasi di halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Lombok Utara,  Kamis (01/07/21).

Sebelum penyerahan bantuan itu, Bupati mengingatkan bahwa Lombok Utara masih mempunyai banyak ‘pekerjaan rumah’ yang belum terselesaikan. Karena itu, semua warga diingatkan bersatu padu dalam menyelesaikan berbagai program Pemerintah Daerah.

BACA JUGA: Petani Berprestasi di KLU Terima Bantuan Alsintan

“Daerah kita ini selain masih merasakan dampak gempa bumi 2018, saat ini kita juga sedang dilanda pandemi Covid 19,” katanya.

Dijelaskan lebih lanjut, persoalan rumah tahan gempa (RTG) di Lombok Utara saat ini belum tuntas. Terlebih menghadapi badai pandemi Covid bukan pekerjaan ringan.

“Siapa pun menjadi Kepala Daerah tidak mungkin mampu menyelesaikan (persoalan ini) dengan cepat,” ungkapnya.

Karena itu, segenap warga kita harus bergandengan tangan dan saling memberi dukungan.

“Jangan malah berkomentar yang tidak tidak di media sosial. Coba bayangkan, baru dua bulan terpilih pada pilbub tahun lalu sudah mulai ada yang berkomentar yang tidak-tidak di medsos, padahal (saat itu) saya belum dilantik,” kata bupati.

Karena itu, pegawai yang bekerja di lingkup Pemda Lombok Utara diingatkan, jangan telat masuk kantor dengan berbagai alasan. Mereka harus memahami kondisi Lombok Utara yang punya banyak persoalan.

“Saya tegaskan kembali untuk tidak bermalas malasan,” tegas bupati.

Demikian juga kepada seluruh para pegawai honorer yang bertugas di setiap OPD.

BACA JUGA: Investasi Bisa Lancar Bila Ada Sinergi antar Stakeholder

Terkait penyerahan bantuan alsintan, Bupati berpesan kepada kelompok tani berprestasi agar memanfaatkan bantuan alsintan dengan sebaik baiknya untuk semua anggota.

“Merawat dan memelihara dengan baik agar bisa bertahan lama, ” pesan Bupati H Djohan Syamsu yang saat itu didampingi Pj DKPP KLU, Evy Winarni.

@ng




Petani Berprestasi di KLU Terima Bantuan Alsintan

Kelompok Petani berprestasi yang telah menyelesaikan dengan cepat dan optimal pelaksanaan kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Mengawali kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lombok Utara (KLU) Ke 13, Pemda Lombok Utara membagikan sejumlah alsintan kepada kelompok tani berprestasi di Lombok Utara.

Petani Berprestasi
Evy Winarni

Pembagian alsintan itu juga menandai 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Utara, di mana memang dan kegiatan ini merupakan salah satu dari tindak lanjut visi dan misi Bupati dan Wakil bupati Lombok Utara periode 2021 2026.

Hal itu disampaikan Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) KLU, Evy Winarni,SP. MSI,  saat penyerahan bantuan alsintan kepada kelompok tani berprestasi.

BACA JUGA: 100 Hari Kerja, Upaya KLU Atasi Dampak Gempa dan Pandemi

“Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar memfasilitasi, dan berkoordinasi terkait penganggaran baik yang bersumber dari dana APBD Provinsi dan APBD Kabupaten, maupun APBN. Seperti yang telah kami laksanakan pada hari ini,” kata Evy Winarni di depan Bupati Djohan Sjamsu, Kepala Bapenda dan 10 kelompok tani yang hadir di halaman Kantor DKPP KLU, Kamis (01/07/21) .

Di antara 10 kelompok yang hadir, tiga di antaranya merupakan kelompok yang telah menyelesaikan dengan cepat dan optimal pelaksanaan kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi.

“Dan ini adalah kelompok tercepat dan insya Allah hasilnya pun di lapangan tidak mengecewakan. Sedangkan kelompok yang lain juga akan mendapatkan alat dan mesin pertanian,” ujar Evy.

Dikatakan, di dinas yang dipimpinnya sudah menggunakan sistem manual, dan hari ini ada kelompok yang beruntung mendapatkan power thresher atau alat perontok padi.

Diharapkan, dengan menggunakan alat ini nantinya diharapkan gabah kering hasil panen kualitasnya semakin baik dan meningkat.

“Dengan demikian maka produksi di sektor pertanian bisa lebih tinggi lagi,” kata Evy.

Ditegaskannya, penilaian kepada lelompok yang berprestasi yang mendapatkan bantuan alsintan ini tidak direkayasa pada proses penilaian maupun krIteria. Selain itu ada 7 kelompok yang lain juga mendapatkan bantuan alsintan.

BACA JUGA: Trend adalah Kata Kunci Berkembangnya Industri Kreatif

Berikut nama nama kelompok penerima bantuan alsintan, yaitu Kelompok Tani Karang Tal (Kec. Kayangan), Kelompok Tani Labuan 1, (Kec. Bayan), Kelompok Tani Mekar Sari (Kec.Bayan), Kelompok Tani Patuh Pacu (Kec. Bayan), Kelompok Tani Tereng Ilut (Kec.Bayan), Kelompok Tani Beriuk Maju (Kec.Bayan), Kelompok Tani Dompo Indah (Kec.Kayangan), Kelompok Tani Pintu Air (Kec.Gangga) dan Kelompok Tani Bungas Lekong (Kec.Gangga).

@ng




Bunda Niken Wisuda 34 Anak Berkebutuhan Khusus

Bunda Niken mengapresiasi para siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya

MATARAM.lombokjournal.com ~ Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya, diharapkan dapat melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi

“Trus maju trus semangat. Perjalanan masih panjang. Tidak ada yang bisa membatasi kemampuan kalian,” ujar Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Bunda Niken memberi semangat saat mewisuda 34 murid dan siswa, SD, SMP, dan SMA, di Sekolah Luar Biasa (SLB) 2 Mataram, Kamis (01/07/21).

Acara wisuda yang dirangkaikan dengan Ajang Pentas Seni tersebut, Bunda Niken mengapresiasi para siswa Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya.

BACA JUGA: Investasi Bisa Lancar Jika Ada Sinergi Antar Stakeholder

Bunda Niken juga mengapresiasi para pengajar SLB 2 Mataram dan orangtua, yang telah berdedikasi mendidik siswa siswi disabilitas hingga mampu menyelesaikan pendidikannya.

Karena dengan dedikasi guru dan orangtua, siswa siswi penyandang disabilitas bisa berkontribusi baik bagi dirinya, keluarganya, masyarakat, daerah, dan negara.

Acara wisuda tersebut juga dirangkaikan dengan pemberian cindera mata kepada Bunda Niken berupa lukisan oleh salah seorang murid berprestasi SLB 2 Mataram. Jessica, pemenang pertama Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) di bidang melukis untuk penyandang disabilitas.

Kepala Sekolah, H. Winarna menjelaskan, SLB 2 Mataram hingga tahun ajaran 2020-2021 ini memiliki murid dan siswa sebanyak 160 ABK. Yang tersebar dari Taman Kanak-Kanak hingga jenjang SMA. 34 ABK yang lulus merupakan murid dan siswa dari SD, SMP, dan SMA.

“Kami berharap mereka bisa melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi,” tutur Kepsek.

BACA JUGA: 100 Hari Kerja, Upaya KLU Atasi Dampak Gempabumi dan Panemi

Selain dihadiri oleh Ketua TP PKK NTB, acara tersebut juga dihadiri oleh Sekertaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, serta Kepala Bidang Pembinaan PK-PLK Dinas Dikbud NTB.

Rr

diskominfotikntb