Vaksinasi Goes to Campus, Cegah Generasi Muda Terpapar Covid

Vaksinasi massal digelar di kampus itu penting, selain mencegah mahasiswa terpapar Covid-19, juga agar aktivitas dan proses perkuliahan terjaga.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur Zulkieflimansyah, mengatakan hal tersebut saat membuka kegiatan Vaksinasi Goes to Campus yang digelar oleh Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat (NTB) di kampus Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat), Selasa (3/8/).

Vaksinasi
H. Zulkieflimansyah

Menurut gubernur, tantangan dalam menghadapi pandemi covid-19 bukan hanya mengutamakan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan, tapi sudah saatnya kini para mahasiswa-mahasiswi juga mendapat prioritas.

“Namun harus tetap menjaga prokes,” pesan Zulkieflimansyah, saat menutup sambutannya.

Sementara itu, Kepala Polda NTB, Irjen. Pol. Muhammad Iqbal, menuturkan bahwa penting sejak dini mencegah generasi muda terpapar Covid-19, sebab mahasiswa adalah penerus masa depan bangsa.

Dalam menyambut HUT RI ke-76, dengan vaksinasi masal yang bertema “Presisi Merdeka, Sinergitas Polda NTB Bersama Ummat Mataram”, Muhammad Iqbal berharap kota Mataram sebagai wilayah yang padat  beserta aktivitasnya, perlahan-lahan dapat kembali normal dari status PPKM level 4 ini. Prokes dan vaksinasi merupakan cara dan strategi guna memutus transmisi Covid-19.

BACA JUGABEM dan OKP NTB Siap Kolaborasi Tangani Pandemi Covid-19

Sedangkan, Rektor Ummat, Dr. H. Arsyad Abd Gani, menyambut baik ikhtiar Polda dan Pemerintah NTB dalam memutus mata rantai Covid-19 dengan menggelar vaksinasi massal di lingkungan kampus.

“Ada seribu mahasiswa dan civitas akademika yang melakukan vaksinasi hari ini. Terima kasih pak Gubernur dan Kapolda,” ucap Arsyad Gani.

edy




Refocusing Dimungkinkan dengan Perubahan Penjabaran APBD

Dalam situasi seperti masa pandemi saat ini, difokuskan kembali (refocusing)kemungkinan adanya perubahan penjabaran APBD Kabupaten Lombok Utara yang dilakukan melalui Perbup

TANJUNG. lombokjournal.com ~ Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lombok Utara Sahabudin mengatakan, adanya Refocusing Anggaran Pemda Lombok Utara tahap dua memungkinkan adanya perubahan anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Utara, Senin (02)/08/21 ).

Dijelaskan, unntuk mengubah APBD ada dua metode. Pertama, perubahan penjabaran dapat dilakukan melalui Peraturan Bupati (Perbup), dan yang kedua, adalah perubahan penjabaran yang dilakukan melalui Peraturan Daerah (Perda).

BACA JUGA: Panen Jagung Nusantara Merata di Kabupaten Lombok Utara

“Namun perubahan melalui perda hanya satu kali izin saja,” ungkap Sahabudin.

Menurutnya, perubahan melalui Perda bisa dilakukan pada Agustus. Memang, beberapa prosesnya sudah berjalan.

Namun perubahan juga dapat dilakukan melalui Perbup, jika diizinkan ketika ada hal yang mendesak. Dalam masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, maka refocusing yang sedang dilakukan Pemda Lombok Utara saat ini mendesak untuk penanganan Covid-19.

Jadi refocusing ini bisa dimugkinkan adanya perubahan penjabaran APBD, jelasnya.

Lebih lanjut Sahaabudin menambahkan, proses refocusing anggaran Pemda Lombok Utara tahap dua sudah selesai. Jadi saat ini, refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 ini tinggal finalisasi regulasi.

“Tinggal finalisasi perbupnya saja,” ujarnya.

Perbup yang tengah difinalisasi tersebut akan menjadi dasar relokasi kembali belanja di OPD untuk penanganan Covid-19. Sebab pemfokusan ulang (pemfokusan ulang) ini secara otomatis mengubah APBD .

Proses perubahan Perbup ini diakuinya tengah berproses. Setelah perubahan penjabaran dilakukan, Pemda Lombok Utara mulai melakukan perubahan APBD.

”Proses itu tidak berpengaruh atau berdampak terhadap penemuan, jadi ini tetap jalan,” ungkapya.

Tentang program yang terkait itu, antara lain perjalanan dinas, makan minum, dan ATK.

Memang, beberapa OPD tidak melakukan perubahan semua item itu, tapi yang lainnya tetap mengacu pada yang sudah kita tetapkan.

Program yang belum berjalan akan direfocusing, khususnya yang dinilai program yang tidak begitu penting atau mendesak. Sebab ada batasan jika bersumber dari DAU (Dana Alokasi Umum) dan PAD (Penghasilan Asli Daerah).

Sahabudin mengatakan, saat ini belum diajukan secara resmi untuk refocusing kedua itu ke pusat.

“Tetapi kemarin kita telah menawarkan penawaran dengan insentif untuk tenaga kesehatan ini,” katanya.

Dalam kesempatan yang terpisah, pentingnya ikat pinggang di masa pandemi saat ini telah ditegaskan Wakil Bupati Lombok Utara, Danny Karter Febrianto Ridawan.

“Dalam situasi pandemi saat ini memang harus menyiapkan ikat pinggang,” kata Danny.

BACA JUGA: Rumah Penerima PKH di Lombok Utara Ditempeli Stiker

Ia meminta pihak BPKAD dan Bappeda Lombok Utara untuk melakukan komunikasi dengan legislatif dalam menyusun kembali skala prioritas.

”Apa yang bisa kita sisir, sisir saja. Seperti program yang sekiranya bisa ditunda-tunda,” kata Danny.

ist




Bendera Putih Dikibarkan, PKL Bangsal Ampenan Dapat Bantuan

Pemprov NTB merespon bendera putih yang dikibarkan ratusan pedagang kaki lima (PKL) di eks pelabuhan Ampenan dengan memberikan sejumlah bantuan.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank NTB Syariah, Dinas Koperasi dan Baznas NTB, mendatangi PKL yang ada di Bangsal Ampenan (eks pelabuhan), Senin (02/08/21).

Kedatangan rombongan, ini, guna merespon ratusan PKL yang mengibarkan bendera putih, dengan menggelontorkan sejumlah bantuan berupa sembako, modal usaha dan penundaan pembayaran cicilan bank dari 103 pedagang.

“Mudah mudahan bisa membantu meringankan kesulitan para pedagang tapi juga tetap mematuhi kebijakan pemerintah selama pandemi agar selamat dari ancaman virus covid-19”, jelas Zulkieflimansyah.

Bantuan langsung yang diberikan berupa paket sembako dan uang tunai sebesar Rp. 200 ribu dari Baznas dan bantuan pinjaman qordoh hasanah melalui mesjid sebesar Rp 3 juta, untuk tiap pedagang.

Bendera Putih

Bank NTB Syariah melalui program Mawar Emas juga menyalurkan pinjaman syariah sebesar Rp 1 juta per pedagang dan Dinas Koperasi melalui bantuan UMKM memberikan bantuan Rp 1 juta per pedagang.

Sedangkan OJK berjanji akan melakukan mediasi ke bank bank yang memberikan pinjaman para pedagang.

Sementara itu, Kepala Lingkungan Melayu Bangsal, Sumini mengatakan, bahwa pengibaran bendera putih yang dilakukan oleh para pedagang sebagai tanda menyerah. Pasalnya, selain tak mendapatkan pemasukan memadai selama pandemi juga mengalami tekanan dari pihak bank dan koperasi sebab tak membayar angsuran pinjaman.

Sebagai pejabat lingkungan, ia telah memberikan surat rekomendasi yang menjamin bahwa para pedagang akan membayar angsuran pinjamannya jika situasi sudah normal kembali. Namun tetap saja pihak pemberi pinjaman memaksa para pedagang untuk membayar angsuran.

“Menurut saya sudah sangat berlebihan dan merasa pihak bank dan koperasi tidak mau tahu kondisi kami karena berkurangnya penghasilan”, ujar Sumini.

BACA JUGAPandemi Covid-19, Era Baru yang Mesti diadaptasi Organisasi

Sedangkan Indari, ketua asosiasi pedagang, menjelaskan, sejak PPKM berlaku para pedagang yang berjualan mulai pukul 5 sore, dipaksa harus menutup lapaknya jam 7 malam. Kondisi ini membuat para pedagang menyerah sebab jam bukanya singkat dan sepi pembeli.

Mewakili para pedagang, Indari mengucapkan terima kasih atas kunjungan pemprov NTB dengan memberikan sejumlah bantuan yang dapat meringankan beban hidup di masa pandemi. Ia juga mengingatkan kepada para pedagang agar tidak hanya menuntut haknya tapi juga melaksanakan kewajiban dengan mengembalikan bantuan berupa pinjaman yang baru saja diberikan.

“Saya juga menghimbau para pedagang agar menaati aturan antar pedagang dan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan”, tuturnya.

jm




Pandemi Covid-19, Pengendaliannya Juga Butuh Aspek Spiritual

Di masa pandemi, upaya pemerintah mengendalikan Covid-19 tidak hanya memperhatikan aspek kesehatan tetapi juga aspek spiritual.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah mengatakan hal tersebut saat membuka acara Istigosah dan Doa Tolak Bala’ Untuk Keselamatan Bangsa, yang diselenggarakan via online oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB, Minggu (1/8).

“Dalam pandemi covid-19, kita tidak hanya memperhatikan kesehatan teknis saja tetapi persoalan spiritual juga harus kita perhatikan, untuk itu kami sangat menyambut baik apa yang kita lakukan pada malam hari ini” ujar Zulkieflimansyah.

Pandemi Covid-19Sementara itu, Ketua PWNU NTB, TGH Masnun Tahir, mengatakan, kegiatan ini merupakan ikhtiar ilahi agar seluruh masyarakat dapat keluar dari pandemi covid-19 dan semoga dengan adanya kegiatan ini bisa cepat keluar dari bala.

“Dalam rangka menghindari atau pun selamat kita harus melakukan tahsin individual dan tahsin sosial,” katanya.

TGH. Masnun juga menuturkan bahwa masyarakat dalam menghadapi pandemi bukan hanya merespon secara intelektual, emosional, dan spiritual.

“Malam ini melalui istigosah dan doa bersama adalah bagian dari respon spiritual kita, kami juga mengapresiasi kepada seluruh komponen telah memfasilitasi kegiatan ini,” tutupnya

Acara, ini, turut dihadiri oleh TGH. Turmudzi Badruddin (Mustasyar PBNU atau Rais Syuriah PWNU NTB), H. Helmy Faishal Zaini (Sekjend PBNU), KH. Zaidi Abdad (Kakanwil Kemenag NTB dan Irjen. Pol. Muhammad Iqbal (Kapolda NTB).

BACA JUGAAkun Palsu Mengatasnamakan Pejabat Tertentu Kian Meresahkan

ser




Bantuan Sembako Meringankan Beban Hidup Lansia di Masa PPKM

Bantuan sembako dari TP PKK Provinsi NTB dapat meringankan beban ekonomi akibat pandemi Covid-19 saat ini menurut sejumlah pedagang dan warga lansia.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ridwan, seorang pedagang gerabah di pasar Banyumulek, Lombok Barat, mengatakan bahwa paket sembako yang berikan TP PKK NTB sangat membatu di saat sekarang ini yang turun pendapatannya.

“Akhir-akhir ini pembeli sepi pak, dibanding sebelum Covid-19,” ujar pria paruh baya ini.

Inaq Nurmah, pedagang sayur di Pasar Sesaot berterima kasih atas pembagian paket Sembako. Diakuinya sejak Covid, daya beli masyarakat mengalami penurunan.

“Setiap hari kadang sepi, kadang ramai yang membeli sayur,”ungkapnya.

Bantuan SembakoBegitulah pendapat sejumlah warga dan pedagang yang mendapatkan bantuan paket sembako dari TP PKK NTB. Mereka bersyukur sebab bantuan tersebut bisa meringankan kebutuhan sehari-hari dan berharap kegiatan seperti ini dilakukan terus selama PPKM.

Bantuan paket Sembako sembako ini menyasar 100 penerima manfaat, dengan prioritas kepada pedagang dan warga yang lanjut usia (lansia), di wilayah kota Mataram dan kabupaten Lombok Barat.

Paket sembako yang dibagikan secara langsung oleh Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Niken Saptarini,  berupa beras, minyak kelapa, gula, telur, abon dan mie instan.

BACA JUGAPPKM, Pedagang Lansia Dapat Bantuan Sembako Dari TP PKK NTB

edy




PPKM, Pedagang Lansia Dapat Bantuan Sembako Dari TP PKK NTB

TP PKK NTB membagikan 100 paket sembako kepada pedagang, khususnya lanjut usia (lansia), di masa perpanjangan PPKM.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, membagikan langsung paket sembako bagi para pedagang dan sejumlah warga yang terdampak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Sabtu (31/7).

100 paket sembako yang berisikan beras, minyak kelapa, gula, telur, abon dan mie instan, tersebut, dibagikan langsung di beberapa titik di wilayah kota Mataram.

PPKM“Pembagian paket sembako kepada pedagang yang berusia lanjut ini, untuk meringankan beban ekonomi mereka akibat pelaksanaan PPKM,” ujar Hj. Niken.

Ia berharap, masyarakat dapat tetap sejahtera dan tidak merasakan kekurangan, terutama dalam memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari. Oleh sebab itu, jangan sampai ada orang di sekitar kita merasa kekurangan bahkan kelaparan di masa pandemi.

Hj, Niken mengajak seluruh TP PKK di kabupaten/kota hingga tingkat desa serta warga masyarakat untuk terus memiliki semangat gotong royong dan kepedulian terhadap warga lain dalam masa pandemi.

“Setidaknya peduli terhadap keadaan sekitar dan mau membantu masyarakat yang tidak mampu di masa pandemi ini,” tuturnya.

Selain itu, Hj. Niken menghimbau para pedagang lansia untuk terus bersabar dan tetap patuhi protokol kesehatan serta menjaga kesehatan.

BACA JUGABantuan Sembako Meringankan Beban Hidup Lansia di Masa PPKM




Bupati Djohan Safari Jum’at di Masjid Al Ikhlas Tanjung

Saat Safari Jum’at di Masjid Al Ikhlas Tanjungm, Bupati H. Djohan Sjamsu mengajak masyarakat bersatu membangun daerah

GANGGA,KLU.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara, H Djohan Sjamsu SH melaksanakan sholat Jum’at di Masjid Al Ikhlas Dusun Karang Bedil Tanjung, Jum’at (30/07/21).

Hadir bersama bupati, Kapolsek Tanjung AKP Wahono B Cahyono SH, Kepala Desa Tanjung Budiawan SH, unsur Babinsa serta Bhabinkamtibmas. Bertindak sebagai Khatib Ustadz Batarfi, sedangkan Imam Ustadz Syahrudin.

Bupati Dfohan Sjamsu safari Jum'at di Tanjung
Bupati menyerahkan bantuan

Bupati Djohan menyampaikan pertama kalinya setelah pascaperhelatan Pilkada, dirinya bisa bersilaturahmi.

Ia mengajak masyarakat membangun kekompakan menuju Lombok Utara lebih maju, sekaligus berterima kasih atas partisipasinya selama ini.

“Marilah kompak bersatu membangun daerah, beda pilihan boleh. Bupati terpilih menjadi kepala daerah semua rakyat Lombok Utara,” tuturnya.

BACA JUGA: Curhat Warga Trawangan Soal PT GTI Pada Gubernur NTB

Dijelaskannya, daerah masih suasana prihatin, lantaran daerah dan seluruh dunia masih Covid-19. Tanjung kini terpapar 10 orang, seluruhnya per hari Kamis (29/07/21), di Lombok Utara terpapar Covid-19 sejumlah 23 orang.

“Mari kita laksanakan protokol kesehatan dengan ketat, gunakan masker, cuci tangan dengan sabun dan jaga jarak. Kita sama-sama mencegah Corona ini, dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, sebagaimana anjuran pemerintah,” tandasnya.

Selain itu, kini Lombok Utara sedang di menyusun regulasi tentang program yang telah dirancang sesuai visi misi perjuangan. Mengingat pelaksanaan semuanya ditetapkan melalui Peraturan Daerah di DPRD.

BACA JUGA: Amanat dan Harapan Warga Gili Trawangan Terus Diperjuangkan

Selain itu pula, Bupati Djohan mengajak hadirin senantiasa bersyukur.

“Saya mengajak untuk bersyukur atas nikmat kehidupan, kesehatan, keafiatan dan limpahan berkah dari Allah SWT,” pungkasnya.

Rangkaian Safari Jum’at berlangsung khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pada acara tersebut, Bupati Djohan menyerahkan bantuan dari Bazda KLU yang diterima ta’mir masjid setempat.

wld




Curhat Warga Gili Trawangan soal GTI kepada Gubernur NTB

Warga Gili Trawangan curhat (curahan hati) kepada gubernur mengenai lahan seluas 65 hektar milik pemprov yang dikelola oleh PT GTI.

KLU.lombokjournal.com ~ Peristiwa ini terjadi saat saat kunjungan dan silaturahmi Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah, ke Desa Gili Indah, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Jum’at (30/7).

curhatKepala Dusun Gili Trawangan, Husni, menyatakan kepada gubernur bahwa masyarakat yang telah menempati Gili Trawangan berharap diberikan sertifikat. Hal ini merupakan wujud keberpihakan pemerintah terhadap rakyatnya.

“Termasuk persoalan GTI ini juga pemerintah berpihak kepada masyarakat,” tuturnya.

Seorang warga Gili Trawangan yang bernama Hadi meminta Gubernur meninjau kembali tentang asal muasal dan kepemilikan HGU sehingga terbit izin kontrak kepada GTI. Karena sejak nenek moyang banyak generasi seangkatannya lahir dan besar di Gili Trawangan.

BACA JUGAKejati Dukung Upaya Gubernur Akhiri Masalah Gili Trawangan

Hal senada juga disampaikan oleh warga lainya, Dilla, memohon agar pemerintah bersama gubernur melindungi hak-haknya sebagai warga negara. Kami sebagai masyarakat memohon perlindungan dari gubernur, sebab kami lahir dan besar disini.

“Betapa tidak nyamannya anak-anak yang menempuh pendidikan di Gili Trawangan ini. Masa depan anak-anak sangat tergantung dari penyelesaian masalah ini. Begitupun keinginan masyarakat untuk tenang mencari nafkah,” ujarnya.

Lain halnya dengan Adi, ia menegaskan lebih baik putus kontrak dari pada tetap mempertahankan adendum. Sebab PT GTI sudah melanggar kesepakatan, maka GTI wajib putus kontrak.

Inilah keinginan rakyat,” tegasnya.

BACA JUGAAmanat dan Harapan Warga Gili Trawangan Terus Diperjuangkan

Amanat curhatSetelah mendengar dan memperhatikan pendapat warga, Gubernur NTB menegaskan akan terus berusaha membela dan berpihak kepada aturan dan kesepatan, untuk melindungi dan memberikan rasa aman masyarakat. Gubernur memohon kepada warga Gili Trawangan untuk tetap tenang dan menjaga keadaan agar tetap kondusif.

“Kami akan selesaikan dengan baik secara bertahap, satu persatu benang kusut ini,” tutur Zulkieflimansyah.

diskominfotikntb




Ribuan Telur Segar dari HBK Peduli, untuk Jaga Imun Perempuan dan Anak

Tim HBK PEDULI yang tersebar di delapan titik di P. Lombok akan bagikan ribuan telur segar

MATARAM.lombokjournal.com ~ Yayasan HBK PEDULI menggelar aksi sosial kemanusiaan di P. Lombok.

Setelah satu bulan lebih menyalurkan bantuan sembako kepada kelompok masyarakat yang kurang mampu, Yayasan milik anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok, H. Bambang Kristiono, SE (HBK) ini bakal menyalurkan bantuan telur ayam segar kepada ibu-ibu dan anak-anak di Pulau Seribu Masjid.

“Penyaluran akan kami mulai pada bulan Agustus ini,” kata Ketua Yayasan HBK PEDULI Hj. Dian HBK di Mataram, Jumat (30/7/2021).

BACA JUGA: Bansos Polda di Tengah Pandemi, Gubernur Beri Apresiasi

Dia mengatakan, program penyaluran bantuan telur ayam segar ini adalah pengganti program bantuan Makanan Siap Saji (MSS) yang pernah digelar Yayasan HBK PEDULI beberapa waktu sebelumnya.

“Penyaluran telur ayam segar ini merupakan ikhtiar kami untuk membantu kaum perempuan dan anak-anak di P. Lombok untuk menaikkan imun tubuh serta meningkatkan pasokan gizi dan nutrisi,” katanya.

Bantuan telur ayam segar dipilih oleh pihaknya karena telur ayam bukan hanya bahan makanan sumber protein. Namun, telur ayam juga mengandung aneka zat gizi lain yang dibutuhkan oleh tubuh.

Terlebih di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini dimana masyarakat sangat memerlukan imunitas tubuh agar tak terpapar pandemi Covid-19.

Telur ayam segar setidaknya mengandung sebelas vitamin dan nutrisi berbeda. Seperti Vitamin B2 yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk pertumbuhan metabolisme energi, perkembangan sel darah merah untuk daya tahan tubuh dan juga membantu memperbaiki penglihatan.

Telur ayam juga mengandung vitamin D yang memiliki peran penting bagi tubuh dalam penyerapan kalsium dan fosfor. Ada juga kandungan vitamin E, vitamin B12, dan vitamin A. Dan umumnya vitamin-vitamin tersebut tidak dapat disimpan oleh tubuh karena itu butuh asupan dari luar.

Rencananya kata Hj. Dian HBK, secara bergantian atau bergiliran, ribuan telur ayam segar akan disalurkan setiap harinya melalui Tim-tim HBK PEDULI yang tersebar di delapan titik di P. Lombok.

BACA JUGA:

Satgas Investasi Minta Kedua Pihak Patuhi Aturan dan Keputusan

Berdayakan Usaha Kecil

Terkait pengadaan ribuan telur ayam segar ini, HBK PEDULI membelinya langsung dari para peternak ayam petelur yang berada di wilayah Lombok Timur.

HBK telah menunjuk Muallani, anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kab. Lombok Timur untuk menjadi penanggung jawab pembelian dan penyiapan ribuan telur ayam segar di setiap harinya.

“Pak HBK meminta saya untuk mencari dan menyiapkan sekitar 1.500 telur ayam segar disetiap harinya. Tentu saja, saya merasa sangat bangga menjadi bagian dari keluarga besar HBK PEDULI, dan akan mendukung sepenuhnya dari program yang sangat merakyat ini,” kata Muallani.

Gagasan menyalurkan telur ayam segar untuk masyarakat P. Lombok ini kata dia, diungkapkan langsung oleh pak HBK saat zoom meeting persiapan penyaluran hewan kurban pada perayaan Idul Adha yang lalu.

Dan sedari awal kata Muallani menjelaskan, HBK memang menginginkan agar telur-telur segar yang akan disalurkan menjadi paket-paket bantuan kepada ibu-ibu dan anak-anak di Pulau Lombok ini harus dibeli langsung dari para peternak lokal.

Tujuannya agar menggairahkan UMKM ditengah-tengah kelesuan ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Sementara itu, Rino Sugiarto, salah seorang peternak yang produksi telurnya dibeli Yayasan HBK PEDULI menyebut bahwa program aksi kemanusiaan yang digagas HBK dengan membeli telur dari para peternak lokal sebagai hal yang sangat luar biasa.

“Program beliau yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat kecil dibawah telah berdampak langsung kepada kami para peternak kecil yang menggeluti usaha ternak ayam,” katanya.

Rino mengungkapkan bahwa program sosial kemanusiaan anggota DPR RI yang dikenal sebagai Samurainya Prabowo Subianto ini telah membuat para peternak ayam petelur di Lombok Timur kini menjadi sangat bersemangat.

“Kami sekarang tidak perlu pusing-pusing lagi mau jual telur produksi kami kemana,” tuturnya.

Me




Witel NTB Serahkan IndiHome Charity 2021 di Tiga Lokasi

Witel NTB menyerahkan IndiHome Charity 2021 di tiga lokasi berbeda, yaitu Pondok Pesantren Muhammadiyah Sumbawa, Panti Asuhan Dharma Laksana Mataram dan Pesantren Raudatul Azhar Masbagik.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pada masa pandemik seperti saat ini, kepedulian terhadap sesama adalah hal yang begitu diperlukan. Seperti yang diketahui bersama bahwa tidak sedikit masyarakat yang terdampak langsung akibat pandemi yang sudah berlangsung selama satu tahun lebih.

Witel NTBWilayah Usaha Telekomunikasi (Witel) NTB menunjukan wujud kepedulian terhadap sesama tersebut dengan melakukan penyerahan IndiHome Charity 2021 di tiga lokasi berbeda, yaitu Pondok Pesantren Muhammadiyah Sumbawa dengan menyerahkan bantuan berupa alat ibadah dan sembako senilai Rp 3 juta, Panti Asuhan Dharma Laksana Mataram dengan menyerahkan bantuan berupa APD dan sembako senilai Rp3 juta, dan Pondok Pesantren Raudatul Azhar Masbagik dengan menyerahkan APD dan sembako senilai Rp4 juta.

Penyerahan charity untuk Pondok Pesantren Muhammadiyah Sumbawa, dilakukan oleh Kakandatel Sumbawa Eko Agus Makhrus. Khusus untuk Panti Asuhan Dharma Laksana Mataram dan Pondok Pesantren Raudatul Azhar Masbagik, diminta untuk mendatangkan perwakilan dari masing-masing yayasan.

Dra. Ni Ketut Kurniwaty selaku Ketua Panti Asuhan Dharma Laksana, dan Yusri Hamzani, selaku Sekretaris Pondok Pesantren Raudhatul Azhar, menghadiri undangan tersebut pada pukul 14.00 Wita di Graha Merah Putih Witel NTB untuk dilakukan penyerahan charity secara simbolis via zoom dari Management TR 5. Kegiatan ini berlangsung dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.

Mas Ipung selaku GM Witel NTB dan para senior leader menyambut kedatangan Ni Ketut Kurniwaty dan Yusri Hamzani selaku perwakilan dari masing-masing yayasan. Mas Ipung berharap penyerahan charity ini bisa menjadi penyambung kebahagiaan oleh para penerimanya di tengah kondisi pandemi yang masih berlangsung.

Seluruh perwakilan dari masing-masing yayasan juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Telkom Witel NTB dan berharap kegiatan seperti ini dapat dirasakan oleh yayasan lainnya yang juga membutuhkan.