PPI NTB Lantik Ketua dan Pengurus PPI KLU

Pelantikan pengurus Pita Putih Indonesia (PPI) Lombok Utara dengan melibatkan OPD terkait, diharapkan nantinya bersinergi dalam menurunkan Stunting di Lombok Utara

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Ketua Pita Putih Indonesia (PPI) Provinsi NTB, Hj Niken Saptarini Widyawati, melantik Ketua dan Pengurus PPI KLU masa bakti 2021-2026 di Aula Kantor Bupati Lombok Utara (20/08/21).

Hadir pula Ketua PPI KLU, Hj Galuh Nurdiyah, Kepala Dinas DP2KBPMD KLU Drs H Kholidi MM, Jajaran Pengurus PPI NTB, PPI KLU, Anggota Forum Genre Lombok Utara beserta tamu undangan lainnya.

Pengurus PPI KLU usai pelantikan

Ketua PPI Provinsi NTB Hj Niken Saptarini Widyawati menyatakan, PPI merupakan bagian dari Global White Alliance atau Aliansi Pita Putih yang terdiri dari 145 negara di dunia yang memiliki kepedulian pada tingginya angka kematian ibu dan bayi lahir.

BACA JUGA: NTB Rancang Pergub, Lindungi Anak Korban Jaringan Terorisme

Hingga saat ini, terdapat 22 perwakilan PPI Provinsi di Indonesia, NTB salah satunya.

Dalam perkembangannya PPI melibatkan berbagai latar belakang pengurus yang memiliki kepedulian keinginan dan kemampuan untuk berkontribusi menurunkan angka kematian ibu, bayi, dan Stunting.

“Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengikutsertakan PPI sebagai Ormas yang bertugas menuntaskan permasalahan stunting di beberapa daerah di Indonesia. PPI Provinsi NTB diberikan tugas untuk menangani Stunting di KLU. Saya merasa berkepentingan memastikan program kita ini lancar dan baik. Bersinergi dan bekerja sama dengan PPI KLU dalam penanganan stunting,” tuturnya.

Dijelaskannya, melihat tren kematian ibu di NTB sampai tahun 2019, terdapat sejumlah 97 kasus, sedangkan bayi dan balita berkisar 863 kasus, serta Stunting mencapai 7069 kasus yang bersumber dari informasi kesehatan 2019.

“Hal ini tantangan yang besar, semuanya ini kita hadapi secara bersama-sama. Pemerintah tak bisa melakukan sendiri, semua mesti bersinergi ini. Kini bukan saatnya bekerja berdasarkan egosentris lembaga, organisasi dan lainnya. Kita bersatu padu menyelesaikan permasalahan yang ada,” imbuhnya.

Dalam pada itu, Kadis DP2KBPMD Drs H Kholidi MM mengatakan dengan telah dilantiknya Pengurus PPI KLU menjadi tonggak membangun sinergi secara bersama-sama.

Meneguhkan komitmen dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Lombok Utara,” tandasnya.

“DP2KBPMD membangun sinergi dengan pihak lain. Mengupayakan penanganan stunting di Lombok Utara bisa menurun. Hingga kini angka Stunting relatif banyak pada 20 desa. Tingkat capaiannya berkisar 32,68 persen artinya prosentase balita stunting masih cukup tinggi,” urainya.

Dikatakannya, sinergi antar OPD dan stakeholder lain termasuk Forum Genre diharapkan angka pernikahan di bawah usia menurun.

“Semoga amanah ini, bisa kita laksanakan secara bersama sehingga kesehatan ibu dan anak termasuk remaja, serta penanganan Stunting berhasil di Lombok Utara,” harapnya.

Adapun Ketua PPI KLU Hj Galuh Nurdiyah menyampaikan adanya pelantikan dan terbentuknya Pengurus PPI KLU menjadi langkah awal peran aktif meningkatkan pola hidup sehat, bagi masyarakat Lombok Utara.

“Tugas yang kita emban ini akan menyadarkan kita, betapa pentingnya keikutsertaan kita merubah pola pikir masyarakat bahwa betapa berharganya hidup sehat,” tuturnya.

Diuraikannya, penanganan stunting mesti dimulai sejak 1000 hari. 270 hari berada pada masa kehamilan ibu, sedangkan 730 hari pada masa tumbuh-kembangnya. Bila tidak diperhatikan dengan baik, berakibat stunting. Oleh karennya, kesehatan ibu dan anak menjadi perlu diperhatikan.

Ketua PPI KLU menyampaikan rasa syukur atas terbentuknya organisasi PPI di Lombok Utara dengan melibatkan OPD terkait yang nantinya bisa bersinergi dalam menurunkan Stunting di Lombok Utara melalui optimalisasi Posyandu Keluarga, Dasa Wisma, dan Forum Genre KLU.

“Wadah-wadah inilah yang kita harapkan dapat menggerakkan Posyandu. Selain kiprah TP PKK pada seluruh jenjang, begitu juga forum genre nantinya menjadi garda terdepan memotivasi masyarakat dengan kesadaran sendiri datang ke Posyandu,” jelasnya.

BACA JUGA: Peran PPI Strategis: Tekan Stunting, Kematian Ibu dan Bayi

Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi arahan kepada pengurus terkait percepatan penanganan penurunan Stunting di Lombok Utara.

Acara berlangsung lancar dengan tetap menerapkan Prokes Covid-19, dilanjutkan dengan foto bersama.

wld




Sinergi Penguatan Psikososial Anak di Daerah Rawan Bencana

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) bersama Pemerintah Nusa Tenggara Barat (NTB), membangun sinergi penguatan psikososial anak di daerah rawan bencana.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sinergi yang dibangun adalah berupa Pelatihan Pemberian Dukungan Psikososial bagi Lembaga Layanan Berbasis Masyarakat di Kawasan Kebencanaan, yang digelar di Hotel Golden Palace Mataram, Kamis (19/8). Kegiatan ini dilaksanakan di NTB sebab merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.

SinergiMenurut Asisten Deputi Perlindungan Anak Kondisi Khusus Kementerian PPPA, Dra. Elvi Handraeni, bahwa setidaknya terdapat 5 sampai 9 potensi bencana yang ada di NTB. Untuk bisa mempersiapkan keadaan darurat terutama terkait perlindungan terhadap anak maka diperlukan upaya pencegahan, yang salah satunya dengan meningkatkan kewaspadaan.

“Hari ini bapak ibu sekalian kita semua mendapatkan bimbingan teknis, bagaimana nanti kita jika ada bencana, bapak ibu sekalian dapat melakukan perlindungan terhadap kelompok rentan. Dimana salah satu kelompok rentan selain perempuan di dalam bencana adalah anak,” ujar Elvi, dalam paparannya.

Elvi melanjutkan bahwa di dalam suatu bencana, anak mempunyai banyak sekali kebutuhan yang harus diperhatikan, di antaranya adalah masalah keselamatan, pendidikan dan psikologisnya. Selain itu, salah satu dampak bencana lainnya terhadap anak adalah masalah perkawinan anak dan trafficking.

“Mereka mudah sekali trauma, dan kita lah yang akan mengurangi trauma mereka,” tegas Elvi.

BACA JUGAWorld Superbike 2021 dan MotoGP 2022, Pemerintah Berbenah

Sementara itu, Kepala Dinas DP3AP2KB Provinsi NTB, Hj. Husnanidiaty Nurdin, yang menjadi fasilitator kegiatan ini, mengungkapkan bahwa Provinsi NTB selain sebagai daerah dengan tingkat kerawanan yang cukup tinggi, saat ini juga dihadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap anak.

Oleh karenanya, untuk mencegah penularan dan dampak kesehatan dari Covid-19 terhadap anak, pemerintah terus berupaya mempercepat serapan vaksin terhadap anak, terutama yang berusia antara 12 sampai 18 tahun.

Ia melanjutkan, terdapat sekitar 533.491 anak yang harus divaksin di NTB. Namun hingga saat ini baru 19.698 yang telah divaksin dosis I, dan 8.650 yang telah divaksin dosis II. Pemerintah Provinsi NTB akan terus berupaya melakukan sosialisasi dan edukasi termasuk akan melakukan kegiatan vaksin massal, sehingga seluruh pihak dapat ikut membantu memberikan pemahaman yang menyeluruh terhadap pentingnya vaksinasi Covid-19 kepada anak.

“Sekitar awal bulan september, bekerjasama dengan dikbud dan pramuka kita akan mencoba melakukan kegiatan vaksin masal kepada para siswa,” ujarnya.

Husnanidiaty juga berharap agar pelatihan ini dapat diikuti dengan baik oleh seluruh peserta dari relawan lembaga layanan berbasis masyarakat dan beberapa perangkat daerah terkait serta diikuti juga oleh peserta dari Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Utara dan Maluku Utara.




HUT RI Ke-76 Dirayakan di dalam Laut oleh Penyelam BUMN NTB

Para Penyelam BUMN di NTB memeriahkan HUT RI Ke-76 dengan menggelar upacara pengibaran bendera merah putih di dalam laut Pantai Senggigi.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-76, diving club BUMN di NTB yang terdiri dari Telkom, Angkasa Pura I, BNI, Taspen, Kimia Farma dan Garuda Indonesia, melakukan kolaborasi dengan Mandalika Dive Lombok. Mereka menggelar upacara pengibaran bendera merah putih dan lomba khas HUT kemerdekaan di dalam laut Pantai Senggigi, dengan penerapan protokol kesehatan, Selasa (17/8).

Berbagai Lomba khas tersebut, yaitu tarik tambang, tebak kata, memindahkan bola dan memindahkan bendera tidaklah mudah untuk dilakukan, sebab dilakukan di kedalaman laut kurang lebih enam meter, yang menjadi tantangan tersendiri.

Upacara pengibaran bendera merah putih yang dilaksanakan langsung dari bawah laut menjadi acara puncak dari rangkaian kegiatan kolaborasi antar BUMN di NTB ini. Pantai Senggigi dipilih karena merupakan salah satu destinasi wisata yang sudah mendunia.

General Manager Telkom NTB, Syaiful Rohman, sebagai salah satu peserta upacara menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara dari bawah laut ini sekaligus dapat mengenalkan kembali potensi laut maupun destinasi wisata khususnya di Lombok.

”Ternyata tidak hanya daratan Lombok yang cantik, bawah lautnya pun tidak kalah menarik. Saya juga yakin jika dikemas dengan baik dapat menarik perhatian untuk dieksplor oleh wisatawan domestik maupun mancanegara, karena venue-nya indah, atraksi menarik, akomodasi lengkap serta higienis ditambah masyarakatnya ramah” ucap Syaiful.

Pada upacara pengibaran bendera, GM Angkasa Pura, I Lombok Nugroho Jati, bertindak sebagai pemimpin upacara sekaligus sebagai pembaca teks proklamasi. Seluruh peserta mengikutinya dengan khidmat dan upacara berjalan dengan lancar. Upacara pengibaran bendera merah putih ini diakhiri dengan defile atau arak-arakan dari seluruh peserta upacara sambil membawa bendera masing-masing instansi.

BACA JUGAHUT RI ke-76, Gubernur Serahkan Remisi Kemerdekaan Bagi WBP

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala Dinas Kominfo NTB, Najamuddin Amy mengapresiasi kegiatan kolaborasi tersebut sebab kegiatan ini tidak sekedar memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI saja, tetapi juga menginspirasi masyarakat luas untuk selalu menjaga dan mencintai lingkungan maupun kekayaan alam kita yang berlimpah-limpah.




300 Tukik Dilepasliarkan Di Pantai Bangsal

Pelepasan 300 tukik itu merupakan kerjasama beberapa lembaga cinta lingkungan sebagai upaya konservasi penyu yang ditunjang keberadaan pantai Bangsal Pemenang

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Sebanyak 300 lebih tukik dilepasliarkan di pantai Bangsal Pamenang, Rabu (18/08/21). Kegiatan itu menandai peringatan Hari Lahir Kabupaten Lombok Utara dan Hari Kemerdekaan RI Ke 76.

Kendaraan yang akan mengangkut 300 Tukik yang akan dilepas Persiapan pelepasan 300 tukik di Pantai Bangsal

Dan kegiatan itu merupakan kerja bareng Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Pamenang, KLU, Persatuan Komunitas Tionghoa (INTI NTB), yang diwakili H. Rudi, Jaringan Media Siber (JMSI NTB), Boy Mashudi dan Sastro, Barasiaga Pamenang dengan melibatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis – Sakir).

Selain pelepasan tukik, juga diserahkan sejumlah sembako dari INTI NTB kepada anak-anak panti asuhan yang ada di Pamenang, sebagai ujud kebersamaan di masa Covid 19 saat masyarakat mengalami himpitan ekonomi.

Kepala UPP Kelas II Pelabuhan Pemenang, Heru Supriyadi, SH.MH yang akrab disapa mas Heru  ini mengatakan, Penyu sudah terancam punah.

Menurutnya, tugas dan kewajiban bersama untuk memastikan upaya konservasi penyu ini yang ditunjang dengan pantai Bangsal Pemenang, yang merupakan dari kesatuan dab termasuk dalam kawasan konservasi perairan daerah KLU yang berpusat di Gili Terawangan.

BACA JUGA: Bupati Lombok Utara Hadiri Peringatan HUT ke 76 RI 

“Pelepasliaran yang dilakukan bersama kelompok masyarakat sekitar, merupakan bentuk komitmen UPP Kelas II pemenang dalam melakukan upaya perlindungan dan pelestarian penyu di habitat alaminya,” ungkap Mas Heru.

Ia mengungkapkan, semua jenis penyu laut di Indonesia telah dilindungi berdasarkan Peraturan Menteri LHK No. 106 tahun 2018 tentang Jenis dan Satwa yang Dilindungi.

Mas Heru menambahkan, untuk perlindungan dan pelestarian penyu di Indonesia, KKP juga telah menerbitkan Surat Edaran No. SE 526 tahun 2015 tentang Pelaksanaan Perlindungan Penyu, Telur, Bagian Tubuh, dan/atau Produk Turunannya

“Penyu sudah terancam punah, maka tugas dan kewajiban kita bersama untuk memastikan upaya konservasi penyu ini. Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, TNI AL, pihak Kepolisian, dan NGO, serta seluruh elemen masyarakat harus bersinergi mengelola ekosistem pesisir dan laut,” katanya.

Hal senada dari Ketua Organisasi Pemerhati Alam dan Lingkungan (OPAL KLU)  Jaharudin,S.Sos

“Penyu juga termasuk dalam daftar merah The International Union for Conservation of Nature (IUCN) dan masuk dalam apendiks I Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES),” katanya.

Jaharudin yang akrab di panggil Ang,  menerangkan, tukik yang dilepasliarkan merupakan mutasi   penangkaran salah seorang rekan sekampungnya (Muhidin) asal Dusun Lekok yaitu Pantai Sedayu Desa Gendang Kecamatan Gangga.

Menurut  dia, selain melakukan pelepasliaran tukik, sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait perlindungan dan pelestarian penyu di sepanjang pantai di Kabupaten Lombok Utara ini, paparnya.

Ia berharap semua pihak untuk tetap menjaga kelestariannya, dan alhamdulillah di Pantai Sedayu Lekok telah ada masyarakat yang peduli disediakan hatchery di pos monitoring sebagai tempat relokasi telur penyu.

“Telur penyu yang berhasil menetas menjadi tukik, yang kemudian hari ini kita saksikan bersama melepasliarkan sekutar 300 san lebih tukik hasil penangkaran,” jelasnya.

Ke depan juga diharapkan di sepanjang Pantai KaBupaten Lombok Utara menjadi habitat peneluran penyu.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Rampung, Wujud Optimisme NTB Gemilang

“Upaya perlindungan dan pelestarian penyu ini tidak akan bisa berjalan dengan efektif jika belum ada kesadaran dari seluruh kalangan masyarakat akan pentingnya peran penyu dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut,” kata Heru.

@ng




Bupati Lombok Utara Hadiri Peringatan HUT ke-76 RI

Selaku Inspektur Upacara, Bupati Djohan Sjamsu mengajak kesadaran komunal menangguhkan ego kesukuan, ego agama, ego ras, ego etnik, dan ego golongan untuk menyatukan Indonesia

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Bupati Lombok Utara H Djohan Sjamsu SH menjadi Inspektur Upacara Pengibaran Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun ke-76 Republik Indonesia di Lombok Utara,  di Lapangan Tioq Tata Tunaq Tanjung KLU (17/08/21).

Bupati Djohan selaku Inspektur Upacara HUT RI ke 76
Bupati H. Djohan Sjamsu

Hadir pula mendampingi bupati, Ketua DPRD KLU Nasrudin SHI, Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyah SH, Perwira Penghubung Lombok Utara Dandim 1606 Mataram Mayor Inf Jalal Shaleh, Pj Sekda Drs H Raden Nurjati, unsur Kejaksaan Negeri Mataram Kasi Datum Bayu Novriandinata SH, Para Asisten, Para Staf Ahli, unsur

Pimpinan OPD, para Camat se-KLU, Tokoh Agama Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat serta tamu undangan lainnya.

Rangkaian upacara dikomandani oleh Danramil Kecamatan Bayan Kapten Akhmad Baidawi, diawali dengan pengibaran bendera merah putih, pembacaan teks Pancasila, dan UUD 1945.

Bupati Djohan selaku inspektur upacara dalam amanatnya menyampaikan peringatan HUT ke-76 Republik Indonesia sebagai momentum bersejarah yang patut disyukuri dan dijadikan semangat dan spirit kebangsaan membangun totalitas pengorbanan dan perjuangan.

BACA JUGA: Sirkuit Mandalika Rampung, Wujud Optimisme NTB Gemilang

“Diperlukan kesadaran komunal menangguhkan ego kesukuan, ego agama, ego ras, ego etnik, dan ego golongan untuk menyatukan Indonesia,” tuturnya.

Mengingat tema HUT ke-76 RI tahun 2021 Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh dengan menanamkan nilai-nilai ketangguhan semangat pantang menyerah. Maju bersama untuk masa depan Indonesia lebih baik.

“Selain itu untuk menjadikan Indonesia Tangguh dibutuhkan disiplin aparatur disiplin kinerja disiplin keuangan dan disiplin pertanggungjawaban serta disiplin kinerja,” imbuhnya.

Situasi Covid di Lombok Utara saat ini, pertanggal 15 Agustus 2021 total kasus 503 jiwa, sembuh 432 meninggal 17 jiwa dan konfirmasi positif 34 jiwa.

“Pentingnya penerapan protokol kesehatan pada masa pandemi memakai masker mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir menerapkan physical distancing (jaga jarak), menghindari kerumunan serta melakukan pola hidup bersih dan sehat,” tandasnya.

Rangkaian kegiatan selanjutnya, pelepasan 1000 burung merpati persembahan dari Persatuan Olah Raga Merpati Tanjung, yang dilanjutkan dengan mengikuti detik-detik proklamasi secara virtual di Aula Kantor Bupati Lombok Utara.

Adapun Upacara Penurunan Bendera, dalam rangka HUT ke-76 RI, bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyah SH.

BACA JUGA: Prestasi di Tengah Pandemi, Isyaratkan Kita Terus Berjuang

Pada akhir acara dilakukan parade Paralayang menyambut HUT. Tampak bendera merah putih berkibar di angkasa dengan spanduk ucapan selamat HUT RI.

Parade Paralayang lepas landas di Lapangan Tioq Tata Tunaq Tanjung dengan lancar. Semua kegiatan berlangsung khidmat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

wld




Prestasi di tengah Pandemi, Isyaratkan Kita Terus Berjuang

Masyarakat NTB harus terus berjuang, berinovasi dan mengukir prestasi di segala bidang dalam menghadapi pandemi Covid-19.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Hal ini disampaikan Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah, dalam pidatonya pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang digelar di Lapangan Bumi Gora, kantor gubernur, Selasa (17/8).

“Meski hidup sedang sulit, namun itu tidak boleh menjadi alasan untuk kalah dan berhenti berjuang,” kata Sitti Rohmi.

PrestasiDi tengah berbagai duka nestapa yang dilahirkan pandemi ini, tampilnya salah seorang putra NTB, Lalu Muhammad Zohri, di pesta olah raga, Olimpiade Dunia, di Jepang tahun 2021, sangat membanggakan NTB dan Indonesia. Begitupun perjuangan Greysia Poli dan Apriyani Rahayu yang mempersembahkan medali emas bulu tangkis.

Pemerintah dari tingkat pusat, hingga ke daerah, sudah melakukan langkah-langkah yang membuat pandemi ini semakin bersahabat dan tidak semakin terpuruk. Pendekatan kesehatan yang diimbangi dengan pendekatan ekonomi yang diambil pemerintah dalam kebijakan penanggulangan pandemi, terbukti mampu mempertahankan dan mendorong perputaran roda ekonomi dengan baik.

“Tentu berbagai kebijakan serba darurat yang ditempuh pemerintah tidak dapat memuaskan semua pihak secara sekaligus. Namun memang diperlukan kebesaran hati untuk memikirkan kebutuhan yang lebih besar, yaitu untuk kepentingan bangsa ini,” ujar Sitti Rohmi.

Hal yang sama pernah diteladankan oleh para pejuang bangsa, ketika mengesampingkan kepentingan-kepentingan kecil dan primordial mereka, sehingga mereka mampu menggalang semangat persatuan dan kesatuan sebagai kekuatan untuk melawan penjajah.

BACA JUGAHUT Kemerdekaan RI ke-76, Wagub NTB Pimpin Upacara

Hadir dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Kemerdekaan RI, adalah, Sekda NTB, Kejati, Kepala Pengadilan, Danlanal, Danlanul, Jajaran TNI/Polri, Asisten 1,2 dan 3, Kadis Kominfotik, Kepala DLHK, Kadisos, Kadis Dikbud, Kadis Perindustrian dan sejumlah lingkup pemprov.

edy




HUT Kemerdekaan RI ke-76, Wagub NTB Pimpin Upacara

Wagub NTB memimpin upacara pengibaran bendera Merah Putih dengan mengenakan kebaya berbalut tenun khas Lombok, dalam peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bertempat di lapangan Bumi Gora kantor gubernur, Selasa (17/8), Wakil Gubernur, Hj, Sitti Rohmi Djalilah, didampingi Gubernur, H. Zulkieflimansyah yang mengenakan pakaian adat Samawa.

HUTUpacara yang dihadiri pula oleh Kapolda NTB, Irjen. Pol.M. Iqbal, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani dan sejumlah pejabat, itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan, yaitu mengenakan masker, menjaga jarak, dan dengan jumlah peserta atau perangkat upacara yang terbatas.

Pada perayaan HUT RI kali ini, Wagub menyampaikan bahwa HUT RI tahun 2021, masih dihadapkan dengan pandemi covid-19 yang setahun lebih melanda dunia. Kini, kemerdekaan kembali diuji dengan musuh yang tidak terlihat yaitu covid-19.

“Kita tidak lagi berperang mengangkat senjata seperti yang para pahlawan lakukan tempo dulu,” kata Wagub.

Akibat wabah pandemi, membawa dampak pada semua lini kehidupan, baik kesehatan, ekonomi, pendidikan maupun dampak lainnya. Namun hal ini yang mampu mendorong masyarakat untuk terus beradaptasi, berinovasi dan bekerja keras.

“Sehingga para pakar akhirnya menemukan vaksin, serta merekomendasikan penerapan protokol kesehatan, sebagai solusi yang terbukti mujarab untuk menghadapi wabah ini,” tegas Sitti Rohmi.

Meski demikian, hadirnya ancaman baru berupa varian-varian dari virus corona, harus menjadi alarm agar lebih berhati-hati dan mawas diri, sembari tetap disiplin dalam menerapkan aturan protokol kesehatan yang berlaku, demi keselamatan semuanya.

“Walaupun kita tengah menghadapi kondisi yang cukup sulit ini, kita tetap selalu bersyukur bahwa dalam perjalanan satu tahun lebih kita menghadapi pandemi covid-19 ini, negara kita masih menunjukan ketahanan, baik secara ekonomi maupun sosial,” jelasnya.

BACA JUGAPaskibraka NTB dikukuhkan Menjelang Peringatan HUT RI ke-76

edy




Paskibraka NTB dikukuhkan Menjelang Peringatan HUT RI ke-76

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) mengukuhkan Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) Provinsi NTB menjelang peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-76.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Berlangsung di pendopo, Senin (16/08), Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah, berharap agar seluruh paskibraka dapat menjalankan tugas dengan baik.

Paskibraka“Pada hari ini saya mengukuhkan saudara-saudara sebagai pasukan paskibraka yang akan bertugas besok pada tanggal 17 Agustus 2021, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmatnya dan kemudahan menjalankannya dengan baik,” sambut Zulkieflimansyah.

Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) NTB, Muhammad Syaiful Rahman, menuturkan bahwa formasi yang akan digunakan adalah formasi yang disesuaikan dengan protokol kesehatan (prokes) yang dilakukan oleh 24 Paskibraka.

“Tahun lalu kita menggunakan formasi lumbung, namun sekarang karena pandemi kita menggunakan formasi sesuai dengan prokes,” tuturnya.

Selain itu, seleksi paskibraka dilaksanakan pada bulan Juli di seluruh kabupaten/kota dan yang terpilih sebanyak 24 Paskibraka. Adapun pasukan yang akan melakukan pengibaran bendera merah putih, adalah I Komang Widiantara sebagai posisi pembentang dari SMAN 1 Tanjung, Lalu Agung Surya Maulana sebagai posisi di tengah dari SMAN 1 Selong, Imanuel Cornelis Putra Rossi Funay sebagai posisi pengerek dari SMAN 3 Sumbawa.

Selanjutnya pasukan yang akan melakukan penurunan bendera merah putih adalah Adryan Putra sebagai posisi pembentang dari MAN 1 Bima, I Wayan Agus Bayu sebagai posisi tengah dari SMAN 2 Mataram dan Waliyudin sebagai posisi pengerek dari MAN 2 Kota Bima.

ser




Komunitas RGOG Serahkan Bantuan Sosial ke Pemprov NTB

Komunitas Road Glide Owners Group (RGOG) menyerahkan bantuan sosial ke Pemprov NTB untuk disalurkan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

MATARAM.lombokjournal.com ~ Bantuan sosial sebanyak 1.500 paket tersebut diserahkan secara langsung oleh Komunitas RGOG kepada Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Zulkieflimansyah, di pendopo gubernur, Minggu (15/8).

KomunitasSelanjutnya, pemprov bersama Polda dan Korem 162/Wb akan menyalurkan bantuan sosial itu kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Pemprov akan menyalurkan sebanyak 500 paket, Polda sebanyak 500 paket dan Korem sebanyak 500 paket.

“Kami dengan hati sangat terbuka menyambut kedatangan sahabat semua dan berterima kasih atas seluruh bantuannya,” ucap gubernur kepada Komunitas RGOG.

Zulkieflimansyah mengajak seluruh anggota RGOG untuk dapat berpartisipasi memeriahkan pergelaran MotoGP dan Superbike di sirkuit Mandalika.

“Kita baru menyelesaikan sirkuit Mandalika 100% dan sekaligus dalam acara ini kami mengundang Panglima dan kawan kawan untuk hadir memeriahkan sirkuit Mandalika seminggu sebelum acara ini,” ujarnya.

BACA JUGASirkuit MotoGP Mandalika Telah Rampung Pengaspalan

Sementara itu Panglima RGOG Indonesia, Yovie M. Santosa, menuturkan bahwa RGOG merupakan komunitas pecinta motor gede (moge) Harley-Davidson jenis Road Glide yang ada di Indonesia.

Dalam rangka memperingati HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2021, komunitas RGOG melakukan riding dan charity ke NTB.

“Banyak rekan-rekan LSM atau masyarakat yang tetap menginginkan kalau kami datang, termasuk di wilayah pariwisata. Sehingga pemerintah NTB mengizinkan kami hadir dengan tetap menerapkan prokes, sebanyak 15 Moge datang ke pendopo,” ujar Yovie.

Yovie berharap agar kegiatan yang dilakukan komunitas RGOG dapat menjadikan suatu keberkahan untuk seluruh masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga besar kecilnya dapat bermanfaat diterima dengan bahagia dengan bangga oleh mereka yang membutuhkan,” tuturnya.

ser




Sulis Malam Ini di TOP 6, Mohon Masyarakat NTB Beri Dukungan

Sulis bakal tampil 2 hari non-stop di atas panggung, setelah dipastikan melaju ke babak 6 Besar Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021.

LOTIM.lombokjournal.com ~  Oleh karenanya, Tim Sulis Official Management mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemerintah untuk memberikan support kepada Duta Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sedang berjuang menjadi bintang dan mengharumkan nama baik daerah.

Sulis, kontestan LIDA 2021 asal Lombok Timur, ini pada pembagian grup Top 6 berada pada Group 2, sehingga dijadwalkan tampil malam ini (Sabtu, 14/8) dan besok malam (Minggu, 15/8) di panggung Indosiar.  –

Asisten Manager, Ishak Baedhowi, mengatakan bahwa memasuki 6 besar LIDA 2021 membuat persaingan semakin ketat untuk memperebutkan lolos ke babak TOP 4 dan masuk sebagai peserta 3 besar. Pasalnya Sulis berada di group 2 bersama Iqhbal dan Anting (Yogyakarta), di mana Iqbal dan Anting memiliki kualitas cukup bagus dan selalu menjadi peserta yang mendapatkan poling sms tertinggi.

“Mari kita satukan kekuatan, untuk mengawal generasi NTB menuju kemenangan juara LIDA 2021 di Indosiar. Kita sudah saksikan bersama kualitas Sulis seperti apa, menguasai banyak genre dan penghayatan dalam membawakan lagu yang luar biasa. Sangat layak untuk diberikan support.” ungkap Ishak.

Sekitar 1 bulan yang lalu sempat ramai dukungan dari pemerintah dan seluruh warga NTB, dengan keluarnya Surat Edaran dari Gubernur dan memposting dukungannya melalu akun medsos pribadinya. Tapi karena masa itu beberapa peserta LIDA Positif Covid-19 membuat LIDA TOP 9 ditunda hingga hari ini, akibatnya dukungan juga ikut sepi.

“Dan kami dari tim sudah jauh hari membangun komunikasi kembali dengan seluruh pihak untuk dapat memberikan dukungan, tak terkecuali orang nomor 1 dan 2 di NTB,” ujar Ishak.

Persaingan di TOP 6 ini tentunya semakin berat untuk para peserta. Jadi mari vote dan SMS sebanyak-banyaknya, sebab vote dan SMS tertinggi akan aman. Untuk Sulis Duta NTB, ketik LIDA (Spasi) SULIS kirim ke 97288. Untuk vote di aplikasi Shopee sebanyak-banyaknya.