Kapolda NTB Ungkap Sosok Idolanya Ternyata TGH Zainul Majdi Alias Tuan Guru Bajang

“TGB merupakan idola saya, karena ilmunya di bidang public speacking, karena memiliki kesamaan dengan saya sebagai mantan Kadiv Humas Polri,” ucap Kapolda

MATARAM.lombokjournal.com –  Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal mengungkapkan terus terang, dirinya sangat mengidolakan sosok TGB yang merupakan alumnus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Hal itu disampaikan Kapolda langsung di hadapan TGH Zainul Majdi atau yang akrab disapan Tuan Guru Bajang (TGB).

Sebelumnya, Kapolda Irjen Pol. Mohammad Iqbal  bersilaturrahmi ke tokoh-tokoh di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Setelah dua hari mengunjungi beberapa tokoh di Lombok Tengah dan Lombok Barat, Rabu (27/05/20) Kapolda NTB bersilaturrahmi di kediaman Tuan Guru Bajang (TGB) HM. Zainul Majdi di Jalan WR Supratman, Kota Mataram.

Kapolda mengatakan, selain sebagai upaya memperkenalkan diri selaku Kapolda NTB yang baru, silaturrahmi ke para tokoh NTB itu untuk mendapatkan dan atau menyerap informasi dalam menjalankan tugas.

“Terimakasih atas sambutan dan penerimaan ini dan mohon saya dianggap sebagai saudara, sekaligus mohon informasi dan masukan-masukan untuk lebih optimalnya kami, dalam melaksanakan tugas di NTB,” ungkap Kapolda.

Di hadapan TGB, Irjen Pol. M. Iqbal menyampaikan bahwa dirinya sangat mengidolakan sosok TGB yang merupakan alumnus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir tersebut.

“TGB merupakan idola saya, karena ilmunya di bidang public speacking, karena memiliki kesamaan dengan saya sebagai mantan Kadiv Humas Polri,” ucapnya.

Menyambut kunjungan Kapolda NTB, TGB H.M. Zainul Majdi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kunjungan orang nomor satu di Polda NTB tersebut.

“Saya bersyukur bisa jumpa yang kedua kalinya, setelah sebelumnya pernah ketemu dan hadir bersama Kapolri (Jenderal Pol. Tito Karnavian, red) dan Panglima TNI saat kunjungan gempa bumi di NTB beberapa tahun lalu,” kata TGB.

“Saya mengucapkan selamat datang, dan ini merupakan penghargaan terhadap saya pribadi dan mohon maaf lahir dan bathin di suasana Idulfitri sekarang ini,” ujarnya.

Lebih lanjut TGB menuturkan, kami diajarkan dan diwasiatkan oleh para guru serta sesepuh kami, merupakan suatu kewajiban bagi warga NTB untuk memajukan negara.

“Itu adalah wasiat guru-guru kami. Bekerjalah untuk negara Indonesia dan kami siap untuk mendukung kinerja Polri, kami yang di pesantren juga perlu dukungan dan nasehat, dan saya sampaikan penghargaan kepada teman-teman Kepolisian, atas kinerja Polri,” ujar TGB.

Menurutnya, selama dua periode menjadi orang nomor satu (gubernur) di NTB dirinya melihat upaya Polri dalam menjaga dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Saya lihat dari sepuluh tahun menjabat di pemerintahan, Polri terus berusaha untuk memperbaiki kulturnya, karena apapun bentuknya di dunia ini tidak ada yang sempurna. Terutama kinerja bhabinkamtibmas yang sangat saya apresiasi,” jelasnya.

“Doa kami terkabulkan selalu mendapat orang-orang baik yang memimpin di NTB. Dan saya berdoa untuk Pak Kapolda, agar dalam pelaksanaan tugas dalam keadaan aman dan kondusif. Âmîn,” kata TGB.

Dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat yang dikunjungi, Kapolda NTB mendapatkan berbagai saran dan atau masukan, terkait karakteristik masyarakat di dua pulau yang menjadi wilayah Provinsi NTB, yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

Me




Gubernur Zulkieflimansyah Dan Gubernur Anies Baswedan Raih IKADI AWARD

Gubernur NTB disandingkan dengan Tokoh Dakwah lainnya seperti Aa Gym, Mama Dedeh dan Ust Salim A Fillah yang masing-masing dinobatkan sebagai Dai Sejuta Ummat, Da’iyah Sejuta Ummat dan Dai Millenial Inovatif

lombokjournal.com —

JAKARTA   ;   Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Gubernur DKI Jakarta, Anies R Baswedan, Ph.D meraih  anugerah GRAND IKADI AWARD 2020, di Grand Cempaka Convention Hotel Jakarta Pusat, Sabtu (07/03/2020).

Dua sahabat akrab ini tampil dalam satu panggung, Gubernur Zul meraih kategori The Most Favorite Provincial Government Figures Caring for Da’wah sedangkan Gubernur Anies memperoleh kategori The Most Popular Government Figures Caring For Da’wah.

Penghargaan ini merupakan apresiasi Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) untuk insan nasional yang telah banyak memberikan perhatian kepada dakwah, dan memiliki komitmen mengokohkan dakwah rahmatan lil ‘alamin di Indonesia.

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy yang mendampingi Gubernur Zul pada malam penganugerahan menyampaikan, penghargaan ini adalah bentuk apresiasi para ulama dan Da’i di seluruh Indonesia atas perhatian yang Gubernur Zul berikan kepada dakwah Islam.

“Alhamdulillah, Gubernur NTB mendapatkan apresiasi dari Ikatan Da’i Indonesia, bersama Gubernur Anies. Hanya dua Gubernur yang memperoleh penghargaan ini, ini menandakan Gubernur Zul adalah tokoh nasional yang perhatian dengan dakwah di Indonesia,” tutur Najam.

Gubernur NTB disandingkan dengan Tokoh Dakwah lainnya seperti Aa Gym, Mama Dedeh dan Ust Salim A Fillah yang masing-masing dinobatkan sebagai Dai Sejuta Ummat, Da’iyah Sejuta Ummat dan Dai Millenial Inovatif.

“Sebagai sesama aktivis, Gubernur Zul mantan aktivis UI dan Gubernur Anies Aktifis UGM, keduanya bersahabat baik sudah lama, dan hari ini Keduanya memperoleh penghargaan yang luar biasa dan pertama bagi Kepala Daerah. Semoga ke depan mampu memberikan lebih baik lagi untuk daerah dan Indonesia,” tutup Najam.

Sebelumnya, IKADI menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan direncanakan akan ditutup oleh Wakil Presiden RI K.H. Ma’ruf Amin di Istana Wakil Presiden RI pada Senin, 9 Maret 2020.

Rakornas yang dihadiri lebih dari 300 da’i pengurus IKADI dari seluruh wilayah di tanah air, yaitu perwakilan dari 32 Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah. Rangkaian kegiatan IKADI juga diisi seminar nasional menghadirkan tokoh-tokoh nasional dan internasional.

AYA/HmsNTB  




Penghargaan Untuk Gubernur NTB;  Tokoh Pemberdayaan 2019

Selain kepada Gubernur NTB, penghargaan tersebut juga diberikan kepada Wakil Presiden RI, Prof. KH. Ma’ruf Amin, Kepala BNPB, Letnan Jenderal Doni Monardo dan sejumlah tokoh media

JAKARTA.lombokjournal.com —  Penghargaan bergengsi sebagai  tokoh Pemberdayaan 2019 diberikan Rumah Zakat kepada Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah.

Bang Zul menerima penghargaan dari Rumah Zakat Indonesia yang diserahkan CEO Rumah Zakat, Nur Efendi, saat Launching Campaign Kebahagiaan Indonesia “Rumah Zakat” yang dirangkaikan dengan Penyerahan Penghargaan, di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (06/02/2020).

Bang Zul merupakan satu-satunya kepala daerah yang meraih penghargaan tersebut.

Rumah Zakat menilai, Gubernur Zul telah memberikan dorongan kuat terhadap proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa tahun 2018 lalu.

Sehingga, rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB menjadi contoh bagi pemerintah pusat untuk proses rehab rekon di daerah lain di Indonesia.

Saat menyampaikan pesan dan kesan, Bang Zul menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran rumah zakat atas penghargaan tersebut.

Bang Zul mengakui peran Rumah Zakat pada proses rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB sangat besar.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat NTB menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada rumah zakat yang telah membantu kami pada saat rehab rekon pasca gempa di NTB,” ungkap Bang Zul.

Apa yang dilakukan Rumah Zakat, merupakan bagian dari usaha untuk memberdayakan masyarakat. Terutama meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi.

Gubernur berharap, rumah zakat terus berkiprah membangun dan memberdayakan masyarakat ke depan.

Indonesia peringkat 92 negara bahagia

CEO Rumah Zakat, Nur Efendi menjelaskan tahun ini Rumah Zakat meluncurkan gerakan kebahagiaan Indonesia dimulai dari kita.

Gerakan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat Indonesia berbagi dan membahagiakan sesama yang membutuhkan. Rumah Zakat menargetkan sebanyak 2.814 desa berdaya di 34 provinsi dapat terbangun, 2,5 juta orang terbantu serta menurunkan kemiskinan dari 40% penerima manfaat pada tahun 2020.

Ia juga menjelaskan World Happiness Report (WHR) 2019 merilis laporan terbaru mereka terkait daftar negara-negara bahagia di dunia.

Dari 156 daftar negara yang dirilis dalam laporan tersebut, Indonesia berada di peringkat ke 92 dengan perolehan poin sebanyak 5.192 Indikasi poin kebahagiaan yang dirilis oleh WHR disusun berdasarkan beberapa factor, di antaranya seperti harapan hidup dukungan sosial serta tingkat korupsi.

“Gerakan ini butuh didukung oleh banyak pihak sebab kami menyadari bahwa kebahagiaan Indonesia dapat terwujud jika kita berkolaborasi dan berkomitmen pada diri sendiri untuk membangun negara ini. Kami akan mengoptimalkan beragam kenal baik offline maupun digital untuk mensosialisasikan kebahagiaan Indonesia agar kita bersama dapat membantu lebih banyak orang yang dibutuhkan serta meningkatkan indeks kebahagiaan negara Indonesia,” ujar Nur Effendi.

Ia mengungkapkan.hampir 22 tahun Rumah Zakat menjembatani 300.000 donatur untuk berbagi dan membahagiakan lebih dari 34 juta penerima layanan manfaat yang membutuhkan lewat program pemberdayaan terintegrasi bernama Desa Berdaya.

Di tahun 2019, bersama para donatur, Rumah Zakat telah membangun 1.620 desa berdaya dari Aceh sampai Papua.

Program desa berdaya yang memiliki luas ruang lingkup ekonomi, pendidikan, kesehatan dan lingkungan tersebut katanya diharapkan dapat berpartisipasi pada pencapaian SDGs. Tercatat bahwa program yang diusung Rumah Zakat bersama para donatur dan memiliki kontribusi pada 28 target dari 56 indikator SDGs

“Insya Allah kami akan terus kami akan terus konsisten dalam menjalankan program-program pemberdayaan rumah zakat dengan tujuan pembangunan berkelanjutan global,” ungkap Nur Effendi

Selain kepada Gubernur NTB, penghargaan tersebut juga diberikan kepada Wakil Presiden RI, Prof. KH. Ma’ruf Amin, Kepala BNPB, Letnan Jenderal Doni Monardo dan sejumlah tokoh media.

 AYA/HmsNTB

These signs virex 800 para que sirve and symptoms can last for a number of hrs to a few days.




Wagub Ummi Rohmi Dinobatkan Sebagai Perempuan Inspirasi Indonesia

Perempuan inspirasi Indonesia diberikan kepada perempuan dengan kiprah berbeda-beda, ada yang konsen pada pemerintahan, sosial, UMKM, melestarikan tenun, peduli pada kerajinan, bidang politik, ekonomi dan budaya

lombokjournal.com —

JAKARTA  —  Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dinobatkan sebagai perempuan inspiratif Indonesia tahun 2019 bidang pemerintahan, oleh Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI).

Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi itu diberikan penghargaan oleh IPEMI  yang diserahkan Wakil Ketua MPR RI, Syarif Hasan pada pembukaan  Pameran bertajuk Gemilang NTB “Nuansa Tanpa Batas” berlangsung di Kantor Kementerian Perindustrian RI, Jakarta, Senin (02/12/2019).

Umi Rohmi dinilai memiliki jasa, kiprah dan kontribusi bagi daerah, bangsa dan negara khusus di bidang pemerintahan. Wagub juga dinilai memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta kehidupan bermasyarakat.

Umi Rohmi mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Serta mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat NTB yang turut serta mendukung program pemerintahan.

Ketua IPEMI, Inggrid Kansil menjelaskan penghargaan tersebut diberikan tidak hanya karena jasa dan kontribusinya bagi daerah dan bangsa.

Namun yang terpenting adalah, bagaimana kita sebagai generasi penerus  mampu mengambil semangat dan nilai-nilai dari perjuangan dan mengisi serta mengimplementasikan ke dalam karya dan kreasi nyata.

“Kami melihat, ibu-ibu yang menerima penghargaan perempuan inspirasi Indonesia ini sangat beragam kiprahnya,” katanya.

Penghargaan perempuan inspirasi Indonesia itu katanya diberikan kepada perempuan dengan kiprah yang berbeda-beda. Ada yang konsen pada pemerintahan, sosial, UMKM, melestarikan tenun, peduli pada kerajinan, bidang politik, ekonomi dan budaya.

BACA  ; 

“Saya merasa ini adalah tanggung jawab dan kepedulian kita semua, kaum ibu di tanah air atas semua kebijakan nasional dan internasional, dalam melaksanakan program atau aksi untuk memajukan masyarakat,” jelasnya.

Selain Wagub, sejumlah perempuan Indonesia juga dinobatkan sebagai perempuan inspirasi Indonesia pada acara tersebut.

HmsNTB




Hari Pahlawan 2019, Bupati Najmul Ziarah Dan Tabur Bunga Di Makam Siradip Arti

“Beliau adalah sosok pahlawan bagi kita. Pahlawan pemekaran KLU. Pioner sekaligus lokomotor yang menggerakkan terbentuknya KLU”

GANGGA.lombokjournal.com —  Memperingati Hari Pahlawan Nasional ke-74 tahun 2019, Bupati Lombok Utara, H Najmul Akhyar, SH, MH dan unsur Forkopimda Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar ziarah dan tabur bunga di makam salah seorang pencetus Pemekaran KLU H. Siradip Arti, BA di Dusun Telaga Maluku Desa Rempek, Minggu (9/11) 2019.

Bupati Najmul Akhyar dalam sambutannya mengatakan, ziarah makam disertai tabur bunga itu diadakan guna mengenang almarhum H. Siradip Arti, BA atas kiprah baktinya dalam mengemban amanah yang dipercayakan oleh negara.

Walaupun almarhum H. Siradip belum digolongkan menjadi pahlawan nasional, tapi bagi seluruh lapisan masyarakat Lombok Utara, ia merupakan sosok pahlawan yang layak dikenang sepanjang masa.

Pasalnya, H.M. Siradip termasuk di antara para tokoh penggerak pemekaran KLU.

“Beliau adalah sosok pahlawan bagi kita. Pahlawan pemekaran KLU. Pioner sekaligus lokomotor yang menggerakkan terbentuknya KLU,” kenang mantan Wakil ketua KPKLB ini.

Najmul juga menceritakan jejak kiprah pengabdian yang pernah dikhidmati H.M. Siradip Arti, BA semasa hidupnya, baik di lembaga eksekutif maupun legislatif.

Mulai dari Camat, anggota DPRD dan masih banyak lagi amanah yang diberikan oleh negara. Sekjen APKASI ini juga mengenang ketika almarhum menjadi Ketua DPRD Lombok Barat.

Waktu itu bupati menjadi anggota DPRD dari daerah pemilihan yang sama.

“Beliau adalah sosok pribadi sekaligus orang tua yang sangat bijak. Beliau selalu menyelesaikan persoalan dengan bijak dan banyak memberi nasehat-nasehat. Saya masih ingat pesan beliau kepada saya, Najmul baik-baik caranya, siapa lagi yang akan memimpin Lombok Utara selain kalian. Ketika amanah ini diberikan kepada saya, maka itu adalah berkat doa dari beliau,” kenang haru Ketua PD NW KLU ini.

Bupati Najmul mengajak para peziarah mendoakan tokoh pemekaran KLU itu,  mudah-mudahan Allah memberikan rahmat kepada almarhum dan keluarganya. Karena almarhum adalah orang yang awanun atau orang pertama di Lombok Utara yang memegang banyak amanah di pemerintahan.

Sehingga ia bukan hanya tokoh Lombok Utara tapi juga tokoh Lombok Barat dan NTB pada umumnya.

“Beliau kita tempatkan sebagai panutan kita semua. Beliau patut kita contoh. Semoga Allah SWT mengampuni segala kesalahan dan dosa-dosa orang tua kita,” ucapnya mengakhiri wejangan.

Penyelenggara ziarah makam, Kepala Dinas Sosial PPA KLU, Drs. M. Faisol, M.Si mengucapkan syukur yang mendalam, lantaran sehari sebelum puncak peringatan hari pahlawan 10 Nopember 2019, para pemangku amanah pembangunan KLU bersama masyarakat bisa berziarah ke makam tokoh terbentuknya daerah otonomi terbungsu di NTB tersebut.

“Acara ini merupakan rangkaian dari pelaksanaan memperingati hari pahlawan nasional tahun 2019,” tutur Faisol.

Mantan Camat Pemenang ini juga melaporkan undangan acara ziarah makam dan tabur bunga itu meliputi seluruh kepala OPD ,TNI dan Polri seraya mengharapkan semua perkhidmatan. Dan pengorbanan almarhum menjadi asbab amal ibadah yang bersangkutan untuk KLU.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan do’a dan tabur bunga oleh Bupati diikuti pihak keluarga dan para undangan.

sta/humaspro




TGB Akan Terima Penghargaan Dari Al-Azhar

Pemberian penghargaan Al-Azhar sebagai lembaga keislaman paling  berpengaruh di dunia kepada salah seorang putra bangsa Indonesia di bidang moderasi beragama ini, menunjukkan bahwa isu moderasi beragama merupakan isu global dan menjadi kepentingan bersama masyarakat bangsa

MATARAM.lombokjournal.com – Tuan Guru Bajang (TGB) dijadwalkan akan bertolak ke Kairo, Mesir, hari Rabu (16/10) 2019.

Keberangkatan TGB sebagai Ketua OIAA Cabang Indonesia, untuk menerima penghargaan sebagai salah seorang tokoh alumni Al-Azhar yang menonjol dalam mengukuhkan moderasi beragama (wasathiyyah Al-Islam), nilai-nilai kebangsaan (muwâthanah), dan nilai-nilai hidup berdampingan secara rukun dan damai (ta‘âyusy silmiy) di Indonesia.

Sekjen Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar (OIAA) Cabang Indonesia, Dr Muchlis M Hanafi mengatakan, TGB terbang ke Kairo memenuhi undangan Pemimpin Tertinggi (Grand Shekh) Al-Azhar, Prof Dr Ahmed Al-Tayeb,

‘’Keputusan Grand Sheikh Al-Azhar untuk memberi penghargaan kepada TGB itu dikeluarkan Al-Azhar pada 10 Oktober 2019 lalu. Surat pemberitahuan sekaligus undangan ke Kairo diterima oleh TGB melalui OIAA Cabang Indonesia pada Ahad (13/10),’’ kata Dr Muchlis M Hanafi dalam siaran pers  Rabu (16/10) 2019.

Penghargaan dimaksud akan diserahkan langsung oleh Grand Shaikh Al-Azhar, Prof Dr Ahmed Al-Tayeb di Gedung Grand Shaikh, Kairo, pada Kamis besok (17/10), sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Seremoni Penganugerahan akan dihadiri dan disaksikan oleh pejabat tinggi Al-Azhar antara lain; Deputi Grand Sheikh Al-Azhar, Prof Dr Saleh Abbas; pengurus pusat The World Organization of Al-Azhar Graduates (WOAG) Kairo seperti Dr Abel Fadhil El-Qushi (Wakil Ketua WOAG), Dr Abdel Dayem Nushair (Sekretaris Jenderal WOAG dan Penasihat Grand Sheikh Al-Azhar), Mayjen Osama Yasin (Wakil Sekjen WOAG), dan beberapa tokoh lainnya.

‘’Seusai penyerahan penghargaan, TGB dijadwalkan akan menerima wawancara sejumlah media massa setempat mengenai pengalaman bangsa dan umat Islam Indonesia, termasuk peran yang dimainkan oleh ulama dan tokoh agama Indonesia dalam menanamkan dan mengukuhkan nilai-nilai moderasi Islam, toleransi umat beragama, dan nilai-nilai kebangsaan,’’ ujarnya.

Menurut Hanafi, pemberian penghargaan Al-Azhar sebagai lembaga keislaman paling  berpengaruh di dunia kepada salah seorang putra bangsa Indonesia di bidang moderasi beragama ini, menunjukkan bahwa isu moderasi beragama merupakan isu global dan menjadi kepentingan bersama masyarakat bangsa.

‘’Al-Azhar telah cukup lama dan secara intensif mengokohkan nilai-nilai moderasi Islam dan ikut serta secara aktif bersama tokoh agama lainnya dalam menciptakan hidup berdampingan secara damai. Al-Azhar melihat Indonesia sebagai mitra strategis dalam upaya mengokohkan moderasi beragama dan menangkal fenomena ekstremisme dalam kehidupan beragama di tengah masyarakat Muslim,’’ katanya.

AYA




‘Santri Kehormatan’ Diberikan  Ponpes NU Al Manshuriyah Ta’limusibyan Untuk Selly Andayani

“Ini sebagai bentuk menjam’iyahkan warga yang non NU. Jika kita menemukan seperti bunda Selly yang memiliki visi yang sama, maka kita memperkuat jam’iyyah di kalangan non NU”

lombokjournalcom  —

LOMBOK TENGAH   ;   Gelar sebagai ‘santri kehormatan’ diberikan Ponpes NU Al Manshuriyah Ta’limusibyan, Desa Bonder, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah kepada Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj Putu Selly Andayani.

Penganugerahan gelar santri kehormatan yang ditandai dengan pemasangan Jilbab Muslimat NU dilakukan oleh Ketua Yayasan Ponpes NU Al Manshuriyah Ta’limusibyan, Baiq Mulianah, Senin (14/10) 2019.

“Alhamdulillah, bunda dinobatkan sebagai santri kehormatan Muslimat NU. Alhamdulillah bunda bisa di terima di warga NU. Saya merasa bangga dan bahagia,” ucap Selly

Hj Putu Selly Andayani yang digadang-gadang maju dalam Pilkada Kota Mataram tahun 2020 itu berharap, ke depan Pesantren Al Manshuriyah Ta’limusibyan bisa mempunyai ekonomi yang mandiri melalui penguatan Kopontren yang sudah ada.

“Ke depan kita ingin membuatkan bagaimana Ponpes ini punya ekonomi yang mandiri dan tidak tergantung kepada siapa-siapa serta memiliki daya saing,” harap mantan pejabat walikota Mataram ini.

Selain itu, pihaknya menghadirkan Forum Komunikasi Sales dan Marketing (FKSM) untuk Bapok.

“Nanti, saya akan hubungkan supaya Kapontren yang sudah bisa dimanfaatkan untuk membangun kemandirian ekonomi,” cetusnya.

Selly juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada kepada pihak Ponpes yang sudah responsif menerima kegiatan Disdag NTB.

“Kami sampaikan ucapan terimakasih, khususnya kepada Ibu Baiq Mulianah yang telah menerima dengan dengan sangat luar biasa,” ucapnya.

Ketua Yayasan Ponpes NU Al Manshuriyah Ta’limusibyan, Baiq Mulianah mengungkapkan, dirinya berkewajiban mensyiarkan nilai-nilai Islam Ahlussunah Waljama’ah An Nahdiyah.

“Ini sebagai bentuk menjam’iyahkan warga yang non NU. Jika kita menemukan seperti bunda Selly yang memiliki visi yang sama, maka kita memperkuat jam’iyyah di kalangan non NU,” katanya.

AYA




Jadi Wakil Presiden, Ma’ruf Amin Didesak Mundur

“Kalau melihat masa jabatan KH Ma’ruf saat ini sudah berjalan 4,5 tahun. Tapi sekali lagi itu semua tergantung aspirasi daerah, bisa saja non aktif sebagai ketua hingga nanti dipertangungjawabkan di Munas”

MATARAM.lombokjournal.com —  Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidowi tidak menampik adanya desakan sejumlah daerah pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V MUI di Nusa Tenggara Barat, untuk meminta Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin mundur dari jabatannya pascadilantik menjadi Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2019.

“Memang ada desakan agar KH Ma’ruf Amin mundur setelah dilantik sebagai Wapres, tapi kembali lagi itu tergantung kehendak daerah,” ujarnya di sela-sela pembukaan Konfrensi Internasional Pariwisata Halal dan Rakersnas MUI di Mataram, Kamis malam (10/10) 2019.

Ia menjelaskan, bila merujuk periodesasi masa jabatan, KH Ma’ruf Amin baru bisa meletakkan jabatan sebagai Ketua Umum MUI pada 2020, namun karena KH Ma’ruf Amin dilantik sebagai Wakil Presiden maka otomatis jabatan KH Ma’ruf Amin sebagai Ketua MUI bisa langsung mundur.

“Kalau mengikui aturan organisasi bisa selesai pada saat pelantikan. Nanti bisa saja tunjuk Pelaksana Tugas (Plt) atau seperti apa. Tapi kembali lagi semua itu tergantung perkembangan di daerah karena intinya MUI itu musyawarah mufakat,” jelas Masduki Baidowi.

Menurut Masduki, di dalam Rakesnas di NTB tidak ada agenda pembahasan pergantian posisi Ketua MUI.

Sebab, forum tertinggi membahas pergantian posisi Ketua Umum ada di Musyawarah Nasional. Sementara Rakernas sebagai forum di bawah Munas sifatnya akan membahas program-program kerja MUI kedepan.

“Di dalam agenda MUI Pusat tidak di agendakan itu, tapi sebagai forum yang posisi dan eksistensinya berada di bawah Munas bisa saja itu dibahas. Namun kembali lagi itu semua sangat tergantung dinamika daerah sepeti apa apakah ada usulan dari daerah dan bagaimana baiknya kita musyawarahkan,” ucapnya.

Masduki menegaskan persoalan pergantian posisi Ketua Umum MUI tergantung dinamika yang terjadi di daerah. Karena kalau mengikuti aturan Munas baru akan dilaksanakan antara bulan Agustus atau Oktober 2020.

“Kalau melihat masa jabatan KH Ma’ruf saat ini sudah berjalan 4,5 tahun. Tapi sekali lagi itu semua tergantung aspirasi daerah, bisa saja non aktif sebagai ketua hingga nanti dipertangungjawabkan di Munas,” katanya.

AYA




STKIP Taman Siswa Bima Kukuhkan Gubernur Zulkieflimansyah Sebagai Bapak Peradaban

Berbagai program Strategis dan program unggulan NTB gemilang yang diluncurkan Pemda NTB, bagi segenap civitas Akafemika STKIP Taman Siswa Bima, merupakan program yang sangat hebat

Gubernur Zul (tengah) bersama Wbup, H.Dahlan M.Noer dan Ketua STKIP Taman Siswa Bima

lombokjournalcom —

BIMA   ;  Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah dikukuhkan oleh Ketua STKIP Taman Siswa Bima Sebagai Father of civilization atau bapak peradaban.

Pengukuhan sebagai Bapak Peradaban dilaksanakan di Aula Kampus II STKIP Taman Siswa Bima di Palebelo Bima, Rabu (21/8-2019) d ihadapan Wakil Bupati Bima, H.Dahlan M.Noer dan  seluruh Civitas Akademika serta ratusan Mahasiswa di Kampus tersebut.

Hadir pula sejumlah anggota DPRD Kabupaten dan Kota Bima serta para pejabat lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

Lembaga pendidikan tinggi swasta termurah di NTB yang memiliki 3.500 orang mahasiswa tersebut, menilai,  Gubernur NTB yang akrab disapa Doktor Zul tepat diberikan penghargaan sebagai Father of Civilization.  Atas gagasan pembangunan NTB Gemilang NTB yang telah memberikan  banyak perubahan dan kemajuan di bidang pendidikan di NTB dan di indonesia pada umumnya.

“Kini NTB Gemilang itu sudah mulai tampak wujudnya, kata Dr.Ibnu Khaldun, saat memberikan pengantar pada acara graduation gathering  bertemakan sarjana beradab menuju NTB Gemilang menghadapi era industry 4.0.

Berbagai program Strategis dan program unggulan NTB gemilang yang diluncurkan Pemda NTB, bagi segenap civitas Akafemika STKIP Taman Siswa Bima, merupakan program yang sangat hebat.

Misalnya program NTB Sehat Cerdas melalui program beasiswa pendidikan, dengan mengirim anak-anak muda NTB untuk belajar di luar negeri.

Sudah banyak akses jalur kerjasama pendidikan dengan Puluhan negara di dunia. Seperti Darwin, Polandia, Jepang, Cina, Malaysia, Korea dan negara-negara eropa lainnya.

“Ini merupakan babak baru menyongsong peradaban NTB Gemilang”, ujarnya.

Pendidikan Kebutuhan Warga

Gubernur Doktor Zul sangat mengapresiasi kemajuan pesat yang dicapai STKIP Taman  Siswa Bima. Lembaga pendidikan menjadi lebih terkenal, kata Doktor Zul karena namanya, Taman Siswa.

Di dalam nama itu, tertanam komitmen dan jiwa yang kuat bahwa pendidikan merupakan hak dan kebutuhan setiap warga masyarakat yang harus diperjuangkan dan diwujudkan bersama, ujarnya.

Gubernur mengatakan, hampir semua agama besar di dunia menganjurkan untuk berhaji. Misalnya Islam ke Tanah Suci Mekah, Hindu/budha ke india, Kristen ke Vatikan, Yaudi ke Yerusalem.

Maksudnya agar ummatnya berpetualang, berziarah ke tempat baru untuk menaklukan hidup yang lebih besar.  Dan mengenal perkembangan dunia luar yang begitu luas, kaya dan beragam. Tidak hanya terkurung pada mindset atau pikiran yang kerdil, terang gubernur.

Pemerintah Provinsi NTB, melalui visi NTB Gemilang, saat ini telah mengirim anak-anak NTB, sebanyak 300-400 orang mahasiswa yang akan berangkat keluar negeri adalah petarung awal yang meretas jalan baru.

Pengiriman tersebut, kata gubernur  bukan karena kualitas pendidikan di dalam negeri lebih rendah. dibandingkan kualitas di luar negeri  seperti Polandia, inggris, jepang, Korea, Cina. Bahkan dari sisi kualitas, tidak sedikit yang jauh lebih hebat dari negara-negara tersebut.

Namun pengiriman itu untuk membangun cara pandang atau mindset yang lebih luas, membangun jaringan dan kemampuan berinteraksi di tengah percaturan global yang kian kompetitif.

Gubernur menekankan pentingnya mahasiswa untuk berani bermimpi atau bercita-cita besar dan jauh kedepan. Pendidikan itu bagaimana digeluti dengan cara yang menyenangkan, tandasnya.

Menggantungkan cita-cita dengan cara berfikir lebih besar dan lebih luas daripada orang kebanyakan, tegasnya.

Kadang-kadang untuk belajar keluar negeri saja sudah dipermasalahkan.  Kenapa  jadi masalah ? Karena kita mimpi yang besar saja sudah takut. Kita harus percaya kepada harapan dan mimpi kita dengan energi yang positif sehingga mimpi besar bisa diekspresikan kedalam kenyataan.

Setelah lulus di luar negeripun, tidak harus kembali berkarir di daerah sendiri, tetapi akan menjadi orang-orang  hebat di seluruh pelosok negeri. Tidak saja indonesia tapi juga dikancah internasional dunia.

Namun tetap rindu akan kampung halamannya. Sehingga kelak membawa kehebatan untuk membangun bangsa dan daerahnya.

Wakil Bupati Bima, H.Dahlan M. Noer mengajak seluruh mahasiswa Bima untuk mulai mempersiapkan diri menjadi SDM yang unggul.

Hasil diskusi dengan bapak gubernur, kata Wabup bahwa tugas utama Pemda saat ini adalah meningkatkan pelayanan dengan SDM yang handal. Namun masalah utama yang dihadapi pada saat ini adalah SDM, tegasnya.

Maka ke depan program beasiswa pendidikan luar negeri menjadi sangat penting digalakan dalam upaya membangun mindset SDM yang handal, kata wabup.

AYA/diskominfotik

 

 




Eros Djarot Berikan Nasehat Soal Penguatan Civil Society

Menyatukan komponen di masyarakat menjadi tugas pegiat politik dan hukum maupun aktivis seperti M16. Kekuatan tidak mesti soal politik, tapi dari segala aspek kehidupan bermasyarakat

Gubernur Zul dan Eros Djarot

MATARAM.lombokjournal.com — Pendiri Komunitas untuk Orang Hilang (Kontras) sekaligus pendiri Indonesia Corruption Watch (ICW), Eros Djarot, mengunjungi Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu, 31 Juli 2019.

Eros menyambangi Gubernur NTB, Zulkieflimansyah yang dulunya adalah juniornya dalam dunia pergerakan. Bahkan, Zulkieflimansyah secara langsung menjemput Eros di bandara.

Usai acara dengan  Gubernur NTB, Eros memberikan nasehat kepada Lembaga Kajian Sosial dan politik M16 di sela sela sarapan pagi di Lombok Raya Hotel , Jumat (02/08) 2019.

Dalam kesempatan ini hadir Direktur M16, Bambang Mei F, Sekretaris Mi6, Lalu Athari Fathullah, Penggagas dan Pendiri Mi6, Muchklis Tolomundu,  Moh. Fihirudin dan wartawan Detik  Wahyu Kusuma Wardhana .

Eros Djarot memberikan  saran dan masukan soal penguatan civil sosiety.

Dijelaskannya,  civil society sangat penting dan dibutuhkan masyarakat, sehingga penguatan civil society sangat penting di era keterbukaan informasi ini.

“Pertanyaan kritis lembaga yang dibentuk ini sudah menjalankan fungsinya sebagaimana yang diharapkan enggak, kalian harus membangun civil sosiety yang lebih kuat dari DPR, Bupati, Camat,” ujar Eros.

Eros mengungkapkan, menyatukan komponen di masyarakat menjadi tugas pegiat politik dan hukum maupun aktivis seperti M16. Kekuatan tidak mesti soal politik, tapi dari segala aspek kehidupan bermasyarakat.

“Menyatukan komponen di masyarakat untuk menjadi kekuatan. Kekuatan tidak hanya soal politik praktis bagaimana bangunin idealnya budaya seperti apa. Biasanya institusi seperti partai yang ada dalam realita mereka punya kekuasaan tapi bukan penguasaan. Kalian yang harus aktif memberikan banyak kesadaran,” paparnya.

Menjadi tugas M16 untuk memberikan kesadaran pada masyarakat untuk menyatukan kekuatan.

“Orang sekarang diberikan pemahaman pada haknya saja sementara dihadapkan pada tanggung jawab pada lari. Masyarakat yang sadar pada hak dan tanggung jawab pasti menang,” pesan Eros yang juga pendiri Pro Demokrasi (Prodem) ini.

Kata Eros, civil society memang sudah harus mulai dari sekarang diperkuat, karena biasa setiap pemerintah ada kecenderungan penyeragaman, yang terkadang justru hanya berimplikasi pada kemunduran peradaban.

“Seperti agama misalnya katakanlah mencoba menterjemahkan Islam tapi dengan paham yang tidak kena itu akan menyebabkan kemunduran bahkan peradaban zamannya. Pemahaman surga neraka yang begitu sempit sehingga menyebabkan orang-orang buta agama. Itulah tugas-tugas teman-teman. Membangun civil society menjadi target utama,” terangnya.

Eros juga menerangkan cara yang dilakukan civil sosiety dalam konteks kemajuan zaman. Dia memiliki rumus 3D, yakni data, dana dan daya. Ketiganya harus berjalan bersamaan.

Menurut Eros, pakai tiga rumusan; data, dana dan daya. Konsentrasi civil society memiliki ini semua. Bagaimana memiliki dana, artinya enggak boleh orang dari tempat lain mengontrol semaunya, kalian harus punya kekuatan untuk mengakses dana.

“Ada data, gak punya dana dan daya hancur juga. Ketiganya sangat penting kalau kita istilahkan Bung Karno trisaksi lah. Bagaimana mau berdikari kalau enggak punya itu. Ketiga tonggak itu adalah dasar membangun civil society,” tutupnya.