Peluncuran Buku ‘Dakwah Nusantara’, TGB Mengobarkan Persaudaraan dan Persatuan

Sangat cocok dengan keberagaman di Indonesia. Rasa persaudaraan dan persatuan harus terus dijunjung tinggi dan menjadi hal yang sangat penting

MATARAM.lombokjournal.com

TGB. Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi atau akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) dalam tiap dakwahnya selalu mengobarkan persaudaraan dan persauan,

“Memang kita sadari betul, ini sangat dibutuhkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai,”  kata Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Ummi Rohmi

Tuan Guru Bajang

Hal itu dikatakan Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi saat mengikuti acara Launching dan Bedah Buku “Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang – Islam Wasathiyah Vol.1″ di Ballroom Islamic Center NTB, Sabtu (16/01/21).

Launching atau peluncuran buku dakwah TGB yang diharapkan t bermanfaat bagi seluruh kalangan. Dan diharapkan lahirnya buku itu memberikan inspirasi bukan hanya bagi masyarakat NTB saja, tetapi juga Indonesia dan dunia.

Dikatakan Ummi Rohmi, buku ini memang dihajatkan agar yang biasa menikmati isi dari dakwah Tuan Guru Bajang tidak hanya hadir pada saat beliau dakwah, tetapi seluruh masyarakat juga bisa membaca buku ini.

“Dari generasi ke generasi, yang Insya Allah akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar,” tuturnya.

Buku “Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang – Islam Wasathiyah Vol.1” juga dikatakan Wagub sangat cocok dengan keberagaman di Indonesia. Rasa persaudaraan dan persatuan harus terus dijunjung tinggi dan menjadi hal yang sangat penting.

Umi Rohmi mengaku bangga karena Provinsi NTB dapat terus menjaga keharmonisan dan kerukunan di tengah keberagaman agama, suku dan lain sebagainya.

Ia minta seluruh lapisan masyarakat dapat terus merawat dan menjaga hal tersebut untuk bersama-sama menjadi kekuatan di dalam membangun daerah.

“Alhamdulillah, NTB dari waktu ke waktu bisa menjaga persatuan dan persaudaraannya. Baru-baru ini kita dapat Harmony Award, menunjukan bahwa di NTB ini persatuan, persaudaraan, keguyuban terus bisa kita jaga, kita wujudkan dari waktu ke waktu,” kata Umi Rohmi.

Pesan-pesan kebaikan

Peluncuran buku “Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang – Islam Wasathiyah Vol.1” juga mendapatkan pujian dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafly Amar.

Melalui media daring, Boy Rafly Amar menilai buku yang diluncurkan tersebut memiliki banyak pesan-pesan kebaikan. Khusus kepada generasi muda.

Disebutnya, buku ini mengajarkan bahwa selain memiliki ilmu dan skill yang tinggi, hal yang tak kalah penting adalah harus bermodalkan nilai-nilai agama yang luhur. Begitu juga dengan pentingnya menjaga tali silaturahim yang selalu dicontohkan oleh Tuan Guru Bajang.

“Banyak pesan-pesan tentang silaturahim dengan para ulama, dakwah akademik dan  menjaga adab di ruang publik,” jelas Boy Rafly Amar.

Ia kemudian berharap buku ini kelak dapat membentuk generasi muda yang hebat, yang tentunya akan menjadi para calon pemimpin bangsa di masa depan.

“Buku ini sudah sepatutnya disebarluaskan kepada generasi muda Indonesia, supaya pesan-pesan kebaikan yang disampaikan oleh beliau dalam buku ini dapat terus terawat dan diamalkan,  diimplementasikan kepada para generasi muda Indonesia sebagai calon pemimpin bangsa di masa yang akan datang,” harap Boy Rafly .

TGH M. Zainul Majdi yang hadir saat itu mengatakan, salah satu cara mencintai NKRI adalah berkeliling hingga ke penjuru-penjuru Indonesia. Hal inilah yang dilakukannya saat melakukan dakwah nusantara.

“Teori-teori, kemudian petuah-petuah, tentang membangun kecintaan kepada Indonesia itu akan dapat kita rasakan, dapat kita saksikan secara langsung, ketika kita membangun silaturahim,” ujarnya.

TGB mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang berkontribusi lahirnya buku “Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang – Islam Wasathiyah Vol.1” .

Acara ini dihadiri jajaran Forkopimda NTB, sejumlah Kepala OPD, Tokoh Agama baik secara langsung maupun virtual dan perwakilan ponpes serta sejumlah lembaga keagamaan.

Rr/BiroAdpim




Berkunjung ke Rumah Keluarga Syekh Ali Jaber, Gubernur Sampaikan Belasungkawa

MATARAM.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah berkunjung ke rumah duka Almarhum Syekh Ali Jaber di Jalan Ade Irma Suryani Monjok no 38B, Mataram, Kamis (14/01/21) malam.

Sampai di rumah duka sekitar pukul 08.22 wita. Kepada pihak keluarga, Gubernur menyampaikan belasungkawa dan rasa duka yang mendalam.

Dr. Zul juga menyampaikan kekagumannnya pada sosok  almarhum.

“Allah cinta pada beliau,” ujarnya.

Selain itu, Dr. Zul juga mengenang pesan Syekh Ali Jaber yang sempat mengatakan ingin dimakamkam di Lombok jika meninggal. Namun dengan ketatnya prosedur untuk memberangkatkan jenazah maka pemakaman diputuskan untuk dilakukan di Tangerang.

“Kita sebenarnya berharap beliau bisa dimakamkan di Lombok sesuai dengan wasiatnya, tapi dengan prosedur segala macamnya kita juga mengerti,” jelasnya.

Keluarga Syekh Ali Jaber, Faisal Jaber, menerangkan bahwa keluarga besar almarhum telah sepakat melaksanakan pemakaman di Pondok Pesantren Tahfiz Daarul Qur’an (Daqu), Kamis (14/01) dan sudah selesai dimakamkan tadi sore

Pesantren tersebut merupakan pesantren yang didirikan oleh Ustaz Yusuf Mansur.

“Saudara dan sahabat-sahabatnya ingin beliau di makamkan di sana. Ada ibunda beliau juga di Jakarta,” ujar Faisal.

Dirinya juga mengenang kembali pertemuan terakhir dengan Syekh Ali Jaber. Saat itu almarhum sempat menginap selama lima hari pada November 2020 lalu setelah menghadiri kegiatan di Lombok Timur.

“Waktu itu yang paling lama beliau menginap di sini. Biasanya hanya 1-2 hari,” jelasnya.

Pihak keluarga dari rumah duka di Monjok sendiri telah berangkat ke Jakarta. Antara lain istri almarhum,, anak pertama almarhum, mertua almarhum dan beberapa orang anggota keluarga lainnya.

“Keluarga akan di sana 3-4 hari,”  tuturnya.

Rr/BiroAdpim




Ulama yang Rendah Hati Itu Telah Pergi, Dimakamkan di Ponpes Daarul Qur’an Tangerang

MATARAM.lombokjournal.com

ALI SALEH MOHAMMED ALI JABER atau yang lebih dikenal sebagai Syekh Ali Jaber, 44, kelahiran Madinah tanggal 3 Safar 1396 H atau 3 Februari 1976 M.  Ia meninggal dunia setelah 19 hari dirawat di RS YARSI, Cempaka Putih, Jakarta Selatan  karena positif terinfeksi Covid-19.

Tapi sehari setelah dinyatakan negatif, akhirnya Syekh Ali Jaber menghembuskan nafas terakhir hari Kamis pukul 08.30 WIB tanggal 14 Januari 2021.

Syekh Ali Jaber / Foto; Lintang Jati Rahina

Umat Islam di Indonesia berduka, karena kehilangan ulama yang saleh dan rendah hati, seorang pendakwah yang sejuk dan mendidik, yang pada usia sebelas tahun telah hafal 30 juz Al-Quran. Ia dikenal pemaaf dan selalu mengajarkan husnuzon.

Syekh Ali Jaber pernah ditikam di bagian lengan kanan oleh seorang anak muda saat berceramah di Masjid Falahuddin, Sukajawa, Bandar Lampung, 13 Sptember 2020. Tapi ia justru mencegah para jamaah yang akan menghakimi pelaku.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menilai, Syekh Ali Jaber berjasa besar dalam dunia dakwah di Tanah Air. “Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kita sangat berduka atas wafatnya Syekh Ali Jaber. Jasa almarhum sangat besar dalam dakwah di Indonesia,” ujar Yaqut, melalui siaran pers, Kamis.

Polisi mengantisipasi ledakan para menuju rumah duka tempat Almarhum Syekh Ali Jaber disemayamkan di Jalan Pemuda Kompleks Taman Berdikari Sentosa, Pulogadung, Jakarta Timur. Kedatangan jenazah dikawal secara ketat tim kepolisian menuju rumah duka.

Para tamu yang berdatangan menuju rumah duka mndapat pengawasan ketat polisi. Anggota keluarga yang hendak masuk ke dalam rumah diberlakukan tes cepat antigen untuk mendeteksi dini potensi COVID-19. Mereka harus ntre di tenda Urusan Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri untuk menjalani tes cepat antigen.

“Kita tidak akomodir tamu ke rumah duka. Kalau ada keluarga yang datang, kita tes COVID-19,” kata Kapolrestro Jakarta Timur, Kombes Pol Erwin Kurniawan, seperti dikutip Tempo.com, Kamis.

Syekh Ali Jaber pernah mengatakan, punya  cita-cita dimakamkan di Madinah “Kalau ada yang bisa anter ke Madinah alhamdulillah, ya. Tapi nggak bisa ya apalagi masa Covid,” ujarnya saat itu.

Tapi kalau tidak di Madinah, dan harus dimakamkan di Indonesia, maka Syekh Ai Jaber memilih untuk dimakamkan di Lombok.

Namun Syekh Muhammad Jabeer adik Syekh Ali Jabeer perlu menjelaskan soal itu. Katanya, itu hanya cita-cita bukan wasiat. Tidak pernah diwasiatkan kepada keluarga ucapan atau tertulis minta dimakamkan di Lombok.

“Ada satu hal yang penting sekali, karena saya lihat viral dan yakin pemakaman beliau di mana dan ada yang minta, kata mereka wasiat beliau di Lombok. Itu tidak wasiat, itu bukan wasiat, itu sebenarnya karena acara di Lombok, hanya cita-cita beliau,” kata Muhammad Jabeer di RS Yarsi, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2021).

akan dimakamkan di Daarul Quran Tangerang yakni pondok pesantren milik Ustaz Yusuf Mansur. “Insyaallah di Darul Quran Tangerang Pesantren Ustaz Yusuf Mansur,” kata Syekh Muhammad Jabeer.

Rr




Syekh Ali Jaber Meninggal, Keluarga Ingin Makamkan di Lombok

Pihak keluarga berencana memenuhi wasiat Syekh Ali Jaber untuk bisa dimakamkan di Lombok

MATARAM.lombokjournal.com

Kabar duka meninggalnya Ali Saleh Mohammed Ali Jaber atau yang lebih akrab disapa Syekh Ali Jaber pada pukul 08.30, mengejutkan publik hari ini.

Tak terkecuali keluarga besarnya di Jalan Ade Irma Suryani Monjok, Kota Mataram.

Mereka berharap Syekh Ali Jaber bisa dimakamkan di Lombok sesuai wasiat Almarhum.

Syekh Ali Jaber / Facebook.com

Mertua Syekh Ali Jaber, Salim Jaber menyebut pihak keluarga menerima kabar duka tersebut sekitar pukul 09.00 WITA.

“Sekarang kita masih berusaha kontak yang di Jakarta, tapi belum ada respons,” ujanya saat ditemui di kediamannya, Kamis (14/01/21).

Pihak keluarga berencana memenuhi wasiat Syekh Ali Jaber untuk bisa dimakamkan di Lombok. Mengingat adanya sejarah keluarga di mana kakek Syekh Ali Jaber pernah memperjuangkan kemerdekaan di Lombok. Bahkan salah seorang anaknya lahir di Lombok.

Al Hasan Ali Jaber, anak pertama Syekh Ali Jaber mengungkapkan keinginan keluarga untuk memakamkan almarhum di Mataram.

“Sekarang lagi rapat juga di sana. Tapi kalau bisa, tidak ada kendala apa-apa akan kita makamkan di sini (Lombok), tapi masih kita berusaha menghubungi yang di Jakarta,” tambahnya.

Hasan mengaku, melakukan kontak terakhir dengan Syekh Ali Jaber sebelum Almarhum masuk ruang ICU.

“Jaga selalu tiang agama, jangan meninggalkan salat. Itu pesan terakhir abah,” tuturnya.

Aya




Plt Bupati Silaturahmi Bersama Para Tokoh KLU

Tidak ada kabupaten semudah terbentuknya Lombok Utara dan tidak ada pula kabupaten yang semurah terbentuknya KLU

TANJUNG.lombokjournal.com

Plt Bupati Lombok Utara H. Sarifudin SH MH, mengadakan silaturahmi dengan tokoh-tokoh Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Para tokoh yang hadir terdiri dari Drs H Alwi, H Djekat DW SSos, Jasman Hadi, M Nasahar SAg, H. Burhan M Nur SH, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan dan sejumlah tokoh KLU lainnya, di Aula Bupati, Senin (30/11/20).

Dalam acara silaturahmi itu tampak hadir ,  Pj Sekda KLU Drs H Raden Nurjati, para asisten dan sejumlah Kepala OPD lingkup Pemda KLU.

Plt Bupati, H. Sarifudin dalam sambutannya menyampaikan,  acara silaturahmi merupakan suatu acara untuk memupuk suasana kekeluargaan sesama warga bumi Tioq Tata Tunaq. Acaranya pun dikemas dengan sederhana.

“Semoga dengn izin Allah, nantinya kita merajut kembali hubungan yang mungkin puluhan tahun kita lakukan. Orang-orang yang hadir pada hari ini adalah tokoh-tokoh yang memiliki kompetensi dan daya pikir kuat dalam membangun KLU,” terangnya.

Ia menyampaikan penghormatan kepada seluruh tokoh yang hadir. Harapannya kegiatan itu memiliki makna melalui diskusi yang dilakukan.

Silaturrahmi diharapkan memiliki nilai sinergi persaudaraan merajut pembangunan KLU.

“Dalam kurun waktu lima tahun ke depan, siapapun pemimpin kita mari kita pegang teguh persatuan dan kekeluargaan untuk pembangunan kabupaten kita, agar berjalan dengan baik,” imbuhnya.

Dikatakannya, jika diingat kembali bagaimana KLU dibentuk dengan kekompakan bersama. Tujuannya untuk mengembangkan daerah agar menjadi masyarakat yang berpikir maju.

Diharapkan napak tilas sejarah itu mendorong KLU sejajar deng kemajuan kabupaten-kabupaten lain di NTB, baik dari sisi sumber daya manusia dan sumber daya alamnya untuk bisa bersaing.

“Walupun saya sudah tidak lagi berada di lingkup pemerintahan, tapi tidak mengurangi keinginan saya untuk selalu berbuat dan memikirkan bagaimana perkembangan kabupaten ini ke depan,” tegas Wabup Lombok Utara itu.

Dikatakannya, kurang dari sembilan hari lagi KLU menentukan siapa pemimpin daerah melalui pesta demokrasi pilkada. Semua pihak diajak memberi contoh yang baik di masyarakat, dengan menghindari konflik.

Ia yakin semua warga bersama-sama ingin KLU lebih baik. Namun, hal yang tidak kalah pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan, sebab KLU masih kuat dengan kulturnya, solidaritas yang tinggi serta toleransi.

“Kami mohon dukungan kepada tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh perempuan untuk kita sama-sama menjaga keamanan KLU,” pintanya pada tokoh yang hadir.

Pemimpin mensejahterakan rakyatnya

Tokoh masyarakat dan mantan birokrat KLU, Drs H Alwi mewakili tokoh lainnya bersosialisasi dengan lagu rekamannya sendiri. Ia mengingatkan, lagunya itu bisa dijadikan contoh, lantaran terbentuknya KLU bukan dari generasi kami atau generasi kita.

“Tapi dari berpuluh-puluh tahun lalu yang ada di dalam sejarah cita-cita Lombok Utara, lama terpendam jauh sebelum itu, betapa luar biasanya leluhur kita. Mereka mampu menyandingkan Lombok Utara yang sudah jadi kabupaten sementara kita belum terbentuk,” tuturnya di hadapan para tokoh.

“Pada masa generasi kami, kami yakin betul apapun kata orang, apapun kendala yang kita hadapi Lombok Utara pasti akan jadi kabupaten,” ungkap Alwi .

Bertamsil, sesungguhnya KLU sudah dipersiapkan oleh yang bikin pulau. Oleh karena itu, khusus Lombok Utara, Allah pagar dengan pagar yang tidak bisa digeser oleh apapun dan dengan kekuatan apapun.

“Mulai dari puncak Rinjani. Gunung itu bersambung terus tanpa putusnya sampai ke gunung Klui perbatasan kita dengan Lombok Barat. Di ujung timur perbatasan dengan Lombok Timur. Allah SWT ciptakan kali yang airnya tidak sama dengan kali-kali lainnya yaitu kali putih,” urai mantan Asisten I Setda Lobar itu.

“Siapapun pemimpin KLU jika tidak menyejahterakan masyarakat, maka dia akan ‘tulah manuh’ (kualat, red). Mesti mensejahterakan,” tegasnya optimis.

Dijelaskannya, sekadar perbandingan saja, tidak ada kabupaten semudah terbentuknya Lombok Utara dan tidak ada pula kabupaten yang semurah terbentuknya KLU.

Urun rembuq dan bernostalgia

Menanggapi hasil diskusi dengan para tokoh, Plt Bupati Sarifudin menyampaikan acara silaturrahmi, diinisiasi oleh Bagian Humas dan Protokol dan Bagian Umum Setda KLU dengan tujuan bagaimana tokoh-tokoh yang selama ini bisa bertemu, urun rembuq dan bernostalgia.

Mungkin sebelumnya sibuk dengan kegiatan masing-masing, sehingga momen tersebut dijadikan wadah silaturahmi bersama para tokoh dengan Pemda KLU.

Estimasi undangan silaturrahmi itu, sebenarnya 100 orang lebih yang ingin diundang pihaknya. Tetapi sesuai protokol Covid-19, sehingga mengharuskan undangan dibatasi, sebab tidak boleh mengundang lebih dari 50 orang.

Dijelaskan pula, ada dua forum formal penyampaian aspirasi masyarakat KLU kepada Pemerintah Daerah yaitu Gendu Rasa Siu Ate Sopoq Angen dan Musrenbang. Kedua forum itu biasanya dihadiri oleh utusan-utusan masyarakat. Hasilnya kemudian dituangkan dalam usulan Pemerintah Daerah.

Plt bupati menyimpulkan poin-poin urun rembuq silaturrahmi bersama para tokoh KLU itu menjadi tiga hal penting.

Pertama, terkait anggaran yang tertuang pada rencana aksi program, baik program fisik maupun nonfisik. Kedua, tentang tata ruang wilayah yang belum diselesaikan sampai saat ini. Kemudian yang ketiga, pemimpin KLU mendatang.

“Kedua calon ini adalah putra-putra terbaik Lombok Utara yang akan mampu membawa KLU lebih baik kedepan,” pungkasnya.

Acara silaturrahmi berlangsung khidmat, diskusi diselingi pula dengan tembang-tembang kenangan serta ditutup dengan ramah tamah.

api




Hadiri Peringatan Maulid, Gubernur Dinobatkan Jadi Keluarga Besar Datoq Lopan

Memperingati Maulid Nabi bukan sekadar seremonial, tapi meneladani keempat sifat utama Rasul yakni Shiddiq, Tabligh, Amanah, dan Fathonah

PRAYA.lombokjournal.com

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah berharap, peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW dapat dijadikan momentum agar umat muslim dapat meneladani sifat-sifat Mulia Nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai umat muslim, kita harus meneladani sifat-sifat Mulia Nabi Muhammad SAW,” ujar Gubernur saat menghadiri acara maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Datok Lopan ke-78 di Praya Tengah, Lombok Tengah, Rabu (21/10/20).

Gubernur menambahkan, Nabi Muhammad merupakan satu-satunya sosok dalam sejarah di bumi yang riwayat hidupnya detail diabadikan hingga lima belas abad setelah meninggal dunia.

“Tidak ada satu manusia pun dalam sejarah bumi, yang diketahui detailnya dan dinarasikan 15 abad kemudian kecuali Nabi Besar Muhammad shalallahu alaihi wasallam,” ungkap Gubernur yang akrab  disapa Bang Zul tersebut.

Memperingati Maulid Nabi ini, lanjut Gubernur, bukan sekadar acara seremonial belaka. Tetapi juga menjadi momen untuk bermuhasabah atau introspeksi diri, sejauh mana sudah mengenal dan meneladani Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Terutama keempat sifat utama Rasul yakni Shiddiq, Tabligh, Amanah, dan Fathonah.

“Saya yakin kalau masing-masing kita meneladani sifat-sifat Rasulullah, mengikuti sunnahnya, mudah-mudahan kita pasti menjadi manusia yang lebih baik dan ingat kita berkumpul seperti ini wajib terspkan protokol kesehatan dan tetap jaga ukuwah Islamiyah kita ya” pesan Bang Zul.

Gubernur jadi keluarga besar Datoq Lopan

Peringatan maulid Nabi Muhammad SAW yang dihadiri Gubernur NTB ini juga dirangkaikan dengan peringatan haul Datok Lopan ke-78.

Datoq Lopan, yang bernama lengkap TGH. L. Muhammad Sholeh, merupakan figur publik Masyarakat Pulau Lombok yang digelari seorang waliyullah.

Walau telah wafat pada tahun 1942 (Awal  Penjajahan Jepang), namun kecintaan masyarakat hingga kini tidak berkurang sedikitpun.

Terbukti, setiap hari Makam Ketak (Tempat pemakaman Datoq Lopan) selalu ramai dikunjungi oleh masyarakat khususnya masyarakat Lombok Tengah untuk berdoa dan berziarah.

Bahkan, Haul Datoq Lopan hingga saat ini masih tetap diperingati oleh seluruh jemaah Datoq Lopan.

Tak terkecuali Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, menghadiri secara langsung Haul Majemuk Datoq Lopan yang ke-78. Di hadapan jemaah, salah satu Keturunan Datoq Lopan menyambut keluarga baru Datoq Lopan tersebut.

“Selamat datang keluarga baru Datoq Lopan, Gubernur NTB,” seru TGH. Lalu Muhammad Makmur Sholeh.

Pada moment haul tersebut Gubernur NTB langsung dinobatkan menjadi Keluarga Besar Datoq Lopan. Penobatan itu ditandai dengan pengalungan selendang serta pemakaian topi khas Datoq Lopan.

“Kita nobatkan, bapak Gubernur sebagai keluarga besar Datoq Lopan, setuju?” tanya cucu Datoq Lopan, disambut teriakan setuju oleh ratusan jemaah yang hadir dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut.

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah merasa senang sekali menjadi keluarga besar Datoq Lopan.

Menurut Gubernur, yang paling berat menjadi keluarga Datoq Lopan adalah meneladani sifat serta keistiqomahan dalam menyebarkan agama Islam.

“Almaghfurulahu Datoq Lopan tauladan kita semua, semoga kita bisa mencontoh jejak beliau dalam menyebarkan ajaran Islam dengan penuh keistiqomahan,” tutup Bang Zul.

Rr/HmsNTB




Bang Zul dan Umi Rohmi, Paling Banyak Diperbincangkan Netizen

Nama Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tetap di posisi satu dan dua, karena kami memantau selalu ada hal yang menarik setiap hari yang menjadi konsumsi perbincangan netizen

MATARAM.lombokjounal.com —  Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB Dr.Hj Sitti Rohmi Djalilah di posisi teratas. Sebagai tokoh paling banyak diperbincangkan para netizen, sejak tahun 2019 hingga September 2020.

Koordinator Tim Ahli PRCC Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB, Jian Budiarto mengatakan, pihaknya mengambil data dari media online dan tiga platform media social, yaitu Facebook, Instagram dan Twitter.

Basis analisanya yaitu berdasarkan jumlah pemberitaan media online serta jumlah mention dan tag di media sosial.

Secara konsisten nama Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB Dr.Hj Sitti Rohmi Djalilah berada di posisi satu dan dua tiap pekannya.

Untuk di posisi tiga yang paling banyak diperbincangkan netizen selalu berubah-ubah, tergantung isu yang hangat pada saat itu.

“Terkadang di posisi tiga tokoh yang paling banyak diperbincangkan netizen di NTB setiap pekannya itu bisa menteri, bisa Kepala OPD atau tokoh yang lainnya. Kan lumayan sering menteri datang ke NTB. Itu bisa juga menjadi trending topik. Namun nama Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tetap di posisi satu dan dua, karena kami memantau selalu ada hal yang menarik setiap hari yang menjadi konsumsi perbincangan netizen,” kata Jian Budiarto., Selasa (22/09/20).

Berdasarkan data hasil analisis sepanjang 2019 hingga 2020, Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah atau Bang Zul disebutkan namanya dalam pemberitaan media online serta mendapat mention dan tag di media sosial sebanyak 17.617 kali.

Sehingga ia menempati posisi satu. Sementara di posisi dua nama Dr.Hj Sitti Rohmi Djalilah atau Umi Rohmi mencuat sebanyak 15.264 kali.

Posisi ke tiga ada nama Fahri Hamzah dengan jumlah perbincangan sebanyak 14.090  kali, posisi ke empat muncul nama TGH M Zainul Majdi atau TGB yang diperbincangkan sebanyak 9.787 kali.

Di posisi ke lima muncul nama Kepala Dinas Kesehatan NTB dr. Nurhandini Eka Dewi dengan jumlah perbincangan sebanyak 829 kali.

Selanjutnya di posisi ke enam, mencuat nama Bupati Bima, Indah Dhamayanti Putri dengan jumlah perbincangan sebanyak 684, di posisi ke tujuh ada nama Sekda NTB, H. Lalu Gita Ariadi dengan jumlah perbincangan sebanyak 482, posisi ke delapan muncul nama Kapolda NTB Irjen Pol M. Iqbal dengan jumlah perbincangan sebanyak 459.

Kemudian di urutan ke sembilan ada nama Karo Humas dan Protokol Provinsi NTB Najamuddin Amy dengan jumlah perbincangan sebanyak 438, urutan ke 10 muncul nama Dirut RSUD NTB dr. Hamzi Fikri dengan jumlah perbincangan sebanyak 376.

Selanjutnya dari urutan ke 11 sampai 15 masing-masing figur yang mendapat atensi di permberitaan media online dan mention serta tag di media sosial di NTB yaitu Lalu M. Zohri (330) , Prof. Dien Syamsudin (288) Najwa Shihab (263) dr HL Herman Mahaputra (243) Eva Yolanda (124).

HumasNTB




Jadi Khatib di NTB, Menko PMK Ajak  Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Masyarakat diajak menaati protokol kesehatan demi kemaslahatan bersama.

LOTENG.lombokjournal.com —  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy menjadi khatib pada salat Jumat di Masjid Agung Praya, Jumat (28/08/20).

Dalam khotbahnya, Muhadjir meminta masyarakat menaati protokol kesehatan.

“Jika kita menerapkan protokol kesehatan dengan tulus, ikhlas, apa lagi dengan niatan untuk menyelamatkan nyawa kita dan orang lain, insya Allah itu akan bernilai pahala,” ungkapnya.

Pentingnya menjalankan protokol kesehatan ini disampaikan oleh menteri PMK dengan menceritakan sebuah kisah salah satu nabi yaitu cerita nabi Ibrahim yang akan mengorbankan nyawa anaknya yakni Ismail demi mengikuti perintah Allah.

Dalam risalah tersebut, sesaat nabi Ismail, lanjutnya diganti dengan seekor domba dan akhirnya bukan Ismail yang disembelih, melainkan domba tersebut.

Ia menyampaikan kepada masyarakat bahwa dalam kisah ini, betapa berharganya nyawa manusia, sehingga kita sebagai umat yang taat kepada Allah senantiasa diperintahkan untuk menjaga sesama.

“Satu hal yang kita petik, bahwa nyawa manusia tidak boleh dikorbankan dengan alasan apapun,” tegasnya.

Protokol kesehatan ini, lanjutannya, adalah salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah penularan COVID-19 yang sedang melanda dunia khususnya di Indonesia ini, dengan menerapkan protokol kesehatan, artinya masyarakat turut serta dalam pencegahan penularan COVID-19 ini.

Muhadjir mengajak masyarakat untuk kesekian kalinya menaati protokol kesehatan demi kemaslahatan bersama.

“Marilah kita perangi Covid ini dengan menerapkan protokol kesehatan, dimanapun kita berada,” ajaknya.

Di akhir khotbahnya ia meminta  masyarakat untuk senantiasa berusaha menjaga kesehatan berdoa agar Pandemi COVID-19 ini segera berakhir agar kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia kembali pulih seperti biasanya.

“Mari kita terus berdoa agar tetap dalam lindungan Allah agar kita tetapbisa melakukan ibadah di masjid kita tercinta ini,” tutupnya.

AYA/HmsNTB




Gubernur NTB Dianugerahi TOP Pembina BUMD 2020

Gubernur ingin selalu memastikan bahwa BUMD tetap  unggul dalam segi bisnis, layanan, dan kontribusinya terhadap perekonomian daerah

lombokjournal.com

JAKARTA ;  Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah dianugerahi penghargaan bergensi yaitu sebagai Kepala Daerah yang berhasil membina BUMD sehingga unggul dari segi bisnis, layanan, dan kontribusinya terhadap perekonomian daerah.

Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung di Golden Ballroom – The Sultan Hotel Jakarta, Kamis (27/08/20).

Namun dalam kegiatan tersebut, Gubernur diwakili oleh Asisten III Setda NTB Dr. H.Lalu Syafii, MM.

Penyerahan penghargaan dilakukan secara langsung oleh pimpinan Top Business kepada sejumlah Kepala Daerah atau perwakilan, serta kepada pimpinan BUMD dari seluruh Indonesia yang memenangkan penghargaan tersebut.

Hadir dalam kesempatan itu Wapres RI Prof. KH Ma’ruf Amin dan berkesempatan memberikan sambutan.

Dalam surat yang dilayangkan oleh Ketua Dewan Juri, Prof. Dr. Djohermansyah Djohan, MA, selain Gubernur NTB yang mendapatkan penghargaan sebagai TOP Pembina BUMD 2020, pihaknya juga memberikan penghargaan kepada Bank NTB Syariah dengan kategori TOP BUMD Awards 2020 Sektor BPD Syariah – Bintang 4.

Selain itu Dirut Bank NTB Syariah H.Kukuh Rahardjo diberi anugerah sebagai TOP CEO BUMD 2020.

TOP BUMD Awards – Level Bintang 4 BUMD yang dinilai yaitu miliki pencapaian kinerja yang baik, kepemimpinan dan manajemennya baik dan relatif selaras dengan visi BUMD, telah melakukan inovasi/perbaikan namun kurang didukung tekonologi informasi, serta memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi di daerah.

“Kami mengucapkan selamat atas pencapaian kinerja dan prestasi Bank NTB Syariah yang berhasil mendapatkan penghargaan yang membanggakan, dalam kegiatan TOP BUMD Awards 2020,” katanya.

Keberhasilan kinerja BUMD, tentu tidak lepas dari peran, kontribusi, dan dukungan Kepala Daerahnya.

Dengan alasan tersebut, Dewan Juri juga menetapkan sejumlah Kepala Daerah di Indonesia, termasuk Gubernur NTB Dr.H Zulkieflimansyah yang BUMD-nya berprestasi dan berkinerja baik, sebagai Top Pembina BUMD 2020.

“Kegiatan TOP BUMD Awards 2020 ini, diikuti oleh 200 Nominasi BUMD Terbaik, yang sebelumnya sudah diseleksi dari lebih 1.149 BUMD di seluruh Indonesia,” ujar Prof. Djohermansyah.

TOP BUMD Awards adalah satu-satunya kegiatan corporate rating (penilaian kinerja BUMD), yang terbesar paling kredibel, dan komprehensif di Indonesia.

TOP BUMD Awards merupakan penghargaan yang diberikan kepada BUMD-BUMD Terbaik di Indonesia, atas achievement (prestasi), improvement (perbaikan), dan contribution (kontribusi) BUMD yang telah dilakukan, terkait kinerja bisnis, layanan, dan kontribusi terhadap perekonomian daerah.

Kegiatan TOP BUMD Awards, diselenggarakan oleh majalah Top Business (yang diterbitkan PT Madani Solusi Internasional) bekerjasama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan beberapa Lembaga, Asosiasi dan Konsultan Bisnis, seperti SGL Management, PPM Manajemen, Sinergi Daya Prima, Dwika Consulting, Melani K Harriman & Associate, dan Solusi Kinerja Bisnis.

Sementara itu Asisten III Setda NTB Dr. H.Lalu Syafii, MM usai kegiatan tersebut mengatakan, penghargaan ini bisa diraih karena Gubernur NTB sungguh-sungguh di dalam membina BUMD yang ada di daerah ini.

Begitu pula BUMD terus berupaya menunjukkan kinerja yang terbaik dalam segala hal.

“ Ini adalah bukti nyata bahwa kerja keras itu pasti akan membuahkan hasil walapun kita tidak berharap. Tim selama setahun menilai kita dan pilihannya jatuh ke Gubernur NTB. Ini menandakan bahwa NTB bisa gemilang dalam berbagai sektor pembangunan,” terangnya.

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB Najamuddin Amy, S.Sos, MM mengatakan, Gubernur NTB memang tetap aktif melakukan pembinaan terhadap seluruh BUMD di daerah ini.

Gubernur ingin selalu memastikan bahwa BUMD tetap  unggul dalam segi bisnis, layanan, dan kontribusinya terhadap perekonomian daerah.

Berhasilnya Bank NTB Syariah memperoleh anugerah sebagai TOP BUMD Awards 2020 Sektor BPD Syariah – Bintang 4 tidak terlepas dari peran pembinaan Gubernur selama ini.

Selain Bank NTB Syariah, BUMD lain juga sedang terus dipacu untuk memberi kontribusi yang lebih besar bagi daerah.

Misalnya PT GNE yang didorong terus menyempurnakan program Mahadesa untuk mengembangkan pembangunan ekonomi daerah dengan menjadikan perusahaan daerah baik dari tingkat provinsi, kabupaten, hingga desa (BUMDes) sebagai pelaku langsung yang mengelola berbagai potensi bisnis di NTB.

AYA/HmsNTB




NTB Berbelasungkawa, Gubernur Ajak Masyarakat Teladani Sosok H.Lalu Mudjitahid

Setelah tidak lagi menjadi Kepala Daerah pun, almarhum tetap beraktifitas untuk masyarakat dan menjadi inspirasi

MATARAM.lombokjournal.com — Innalillahi Wainna llaihi Roojiun. Gubernur NTB Dr. H Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB Dr.Hj. Sitti Rohmi Djalilah atas nama Pemprov NTB dan seluruh masyarakat NTB ikut berbelasungkawa yang mendalam atas berpulangnya salah seorang putra terbaik NTB, Drs.H.Lalu Mudjitahid.

Almarhum meninggal dunia di RSUD NTB hari Ini pukul 14.57 Wita setelah sempat menjalani beberapa hari perawatan.

Gubernur Zul menyampaikan belasungkawa yang mendalam dan mengucapkan terimakasih atas jasa dan pengabdian alm sepanjang hayat mengabdi bagi masyarakat NTB.

Almarhum disebut sebagai sosok yang memiliki kontribusi yang sangat besar bagi masyarakat, selama hidupnya selalu didedikasikan untuk memajukan daerah ini.

Sebagai pemimpin, pengalamannya sangat komplit. Pada usia yang masih sangat muda misalnya, ia sudah menjadi Camat Tanjung, yang kini menjadi ibukota Kabupaten Lombok Utara.

“Hari ini kita kehilangan orang tua kita, sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam membanguan daerah dan kaya dengan keteladanan. Marilah kita meneladani beliau karena spiritnya tak pernah padam hingga akhir hayat,” katanya.

Dalam riwayat hidupnya, H. L. Mudjitahid dilantik menjadi Walikota Mataram pertama oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Nusa Tenggara Barat, H.R. Wasitakusumah sesaat setelah peresmian pembentukan Kota Administratif Mataram oleh Menteri Dalam Negeri H. Amir Machmud pada tanggal 29 Agustus 1978.

L. Mudjitahid menjadi Walikota Mataram dari tahun 1978 – 1989. Selanjutnya almarhum pernah menjadi Bupati Lombok Barat selama dua priode yaitu dari 1989 – 1999.

Sejumlah program unggulan dan legendaris lahir dari tangan dingin H.Lalu Mudjitahid.

Setelah tidak lagi menjadi Kepala Daerah pun, almarhum tetap beraktifitas untuk masyarakat dan menjadi inspirasi. Ia berjasa di PT Gerbang Emas, Dewan Masjid Indonesia, Majelis Adat Sasak, Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme NTB, hingga sejumlah perguruan tinggi dan lembaga pendidikan di Kota Mataram.

Menurut informasi, pemakaman almarhum akan digelar pada hari Ahad 2 Agustus 2020. Sholat Jenazah akan digelar dari pukul 7.30 – 9.00 Wita di Masjid Hidayatul Mukhtar Kuripan dan Pemakaman akan digelar di Pemakaman keluarga Kuripan, Lobar.

AYA/HmsNTB