Gubernur NTB, Ketua TP-PKK NTB Beserta Wagub NTB Sambut Danrem 162/WB

Jenderal bintang satu ini berjanji akan terus berperan dalam mewujudkan NTB Gemilang

LOTENG.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah beserta Ketua TP-PKK Provinsi NTB Hj. Niken Saptarini Widyawati, M.Sc bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, Kepala Kejaksaan Tinggi beserta istri, Nanang Sigit Yulianto beserta istri, dan jajaran masing-masing, menyambut kedatangan Komandan Korem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani.

Sejak mendarat di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), Lombok Tengah, Jumat (12/06/20) pukul 14.00 Wita, Jenderal Rizal disambut hangat oleh pimpinan daerah dan jajaran Forkopimda. Acara kemudian berlanjut di lapangan Gajah Mada Polda NTB.

Status Komando Resort Militer (Korem) 162/WB, 9 Juni 2020 lalu, resmi dinaikkan menjadi tipe A.

Secara otomatis, Komandan Resort Militer (Danrem) Ahmad Rizal Ramdani, S.Sos, SH, M.Hum yang sebelumnya berpangkat Kolonel TNI, kini menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI.

Gubernur Zul dalam kesempatan itu mengatakan, ia bersyukur salah satu personil dari Forkopimda di NTB mendapatkan kenaikan pangkat,. Ini membuktikan, para pimpinan daerah kompak dalam membangun NTB.

“Selamat untuk pak Danrem, Kita ini di NTB sangat kompak, masalah akan ringan jika kita jinjing  dan pikul bersama,” kata Gubernur  NTB yang akrab disapa Bang Zul.

Bang Zul  juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh unsur Forkopimda yang telah menjaga kekompakan di setiap kegiatan.

Sebelumnya, Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, , S.Sos, SH, M.Hum menyampaikan, kenaikan pangkatnya ini tidak lepas dari kerjasama Forkopimda.

Baik dari Pemerintah Daerah, TNI, Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman dan lain-lain dalam mewujudkan keamanan di NTB ini.

“Keadaan NTB yang tetap kondusif semenjak dari awal masuk walaupun diterpa dengan berbagai rencana NTB dinyatakan dalam keadaan kondusif berdampak terhadap penilaian pimpinan-pimpinan ataupun bahkan bapak presiden dalam hal ini, sehingga pada proses usulan-usulan nama kami tidak ada kendala sama sekali,” ucapnya.

Ia mengungkapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat NTB dan para pemangku kepentingan yang telah bekerjasama dan menjaga soliditas dalam mempertahankan kondusivitas selama ia berada di sini.

Jenderal bintang satu ini berjanji akan terus berperan dalam mewujudkan NTB Gemilang.

Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal ikut menyampaikan rasa syukurnya terhadap kenaikan pangkat Danrem 162/WB selaku mitra dalam mempertahankan keamanan dan ketentraman daerah.

“Kami sangat bahagia bahwa salah satu tim kami mendapatkan promosi, selain bahagia, ini adalah pesan bahwa kami akan semakin kuat mengabdi bagi masyarakat NTB,” terangnya.

Usai penyambutan di Mapolda NTB, Gubernur, Wakil Gubernur, Kapolda, Kajati bergegas ke Pendopo Gubernur untuk melakukan syukuran atas kenaikan pangkat Danrem 162/ WB ini.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Tinggi NTB, Kabinda, Kepala BNNP, Danlanud Zam, Danlanal, Wakapolda, Irwasda, PJU, Ketua MUI, Ketua FKUB, TGH. Turmuzi Badaruddin, Brigjen Pur. H. Abdul Kadir, Drs. H. L. Mudjitahid, Prof. Dr. TGH. Fahrorrozi Dahlan, TGH. M. Taisir Al-Azhar, Ketua Muhammadiyah NTB, Ketua PWNU NTB, Rektor Unram, Rektor Ummat.

AYA/HmsNTB




Gubernur NTB Sampaikan Penjelasan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2019

Gubernur menyampaikan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di Provinsi NTB tahun anggaran 2019 telah memberikan hasil dan manfaat, serta mengalami kemajuan bagi masyarakat dan wilayah NTB

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2019 pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTB, Kamis (11/06/20) di Gedung DPRD Provinsi NTB.

Laporan realisasi anggaran yang meliputi tiga kompenen, yakni, pendapatan daerah, belanja daerah, dan pembiayaan daerah.

Gubernur Zulkieflimansyah

“Dari sisi pendapatan daerah, pada tahun 2019 direncanakan sebesar 5,403 triliun rupiah, realisasinya sebesar 5,197 triliun rupiah atau 96,18%. Realisasi pendapatan tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 4 % dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 4,941 triliun rupiah,” paparnya.

Dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp 1,708 triliun, realisasinya 105,78 persen. Dari Pendapatan Transfer direncanakan Rp 3,645 triliun, realisasi sebesar 105,75 peresen.

Dari lain-lain pendapatan yang sah yang berasal dari pendapatan hibah, direncanakan Rp 50 miliyar, realisasi sebesar 12,85 perssen.

Gubernur Zul  lebih jauh menjelaskan, dari sisi belanja daerah, pada tahun 2019 direncanakan sebesar Rp 4,710 triliun, realisasinya sebesar Rp 4,375 triliun atau 92,89 persen.

“Adapun dari sisi pembiayaan daerah, pada tahun 2019 direncanakan sebesar 95,783 milyar rupiah, realisasinya sebesar 95,360 milyar rupiah atau 99,56 persen,” katanya.

Sisa Pembiayaan Anggaran (Silpa) tahun angaran 2019 sebesar Rp 144,929 milyar, mengalami peningkatan sebesar Rp 49,809 milyar atau 52,37 persen, dibandingkan dengan Silpa tahun anggaran 2018 sebesar Rp 95,119 milyar.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur menyampaikan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di Provinsi NTB tahun anggaran 2019 telah memberikan hasil dan manfaat, serta mengalami kemajuan bagi masyarakat dan wilayah NTB.

Menutup penjelasannya, Gubernur mengakui, masih terdapat kekurangan dan kendala yang dihadapi, terutama pada masa pandemi yang tidak hanya melanda dunia, Indoneisa namun juga melanda NTB.

“Sehingga situasi tersebut menuntut kerja keras dan kerjasama aktif segala pihak untuk tetap dapat mengatasi dan mempertahankan capaian-capaian postif yang telah diraih,” tutupnya.

Badan Anggara Dewan Mengapresiasi

Badan Anggaran DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi NTB atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi NTB tahun anggaran 2019 yang mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Raihan opini WTP dari BPK RI yang merupakan ke sembilan kalinya ini diharapkan mampu dipertahankan.

“Kami Badan Anggaran secara khusus memberikan apresiasi kepada Provinsi NTB atas capaiannya tersebut,” ungkap Juru Bicara Badan Anggaran DPRD Provinsi NTB, Nauvar Furqony Farinduan, SH., MBA.

Lebih lanjut ia mengatakan, setelah mempelajari dan mengkaji seluruh dokumen keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Tahun 2019 melalui rapat-rapat, Badan Anggaran DPRD Provinsi NTB berpendapat, laporan keuangan tahun 2019 yang diajukan oleh Gubernur dinyatakan telah sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sehingga rancangan perataran daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Provinsi NTB Tahun anggaran 2019 dapat dilanjutkan pada tahapan pembahasan selanjutnya.

“Penyangpaian Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD memiliki arti sangat penting dalam konteks pembangun Provinsi NTB ke depan, laporan Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2019 ini harus dijadikan sebagai bahan koreksi dan evaluasi bagi pihak eksekutif untuk melakukan perubahan, perbaikan dan penyempurnaan dalam manajemen pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel kedepan demi mewujudkan kesejahteraan dan kegemilangan masyarakat di Provinsi NTB,” tutup Nauvar.

AYA/HmsNTB




Gubernur Zul Serukan Pentingnya Harmonisasi Kerja

Jangan sampai, di tengah pandemi Covid-19 ini kita semakin mempersulit masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memberikan arahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan Provinsi NTB.

Arahan dan pembinaan bagi ASN tersebut sekaligus halalbihalal  Gubernur Zul bersama ASN Provinsi NTB, Rabu (10/06/20).

Menggunakan motor, Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul ini mengawali kunjungannya di Dinas Pariwisata NTB.

Beberapa hal yang menjadi penegasan Gubernur Zul yakni tentang pentingnya harmonisasi, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) kerja terlebih  dalam waktu dekat pariwisata di NTB dibuka dengan kenormalan baru.

“Semua ASN di Pemprov NTB harus kompak, terutama di Dinas Pariwisata. Karena, dengan kekompakan dan kerja bersama ASN,  Insya Allah pariwisata kita di NTB bangkit kembali,” ungkap Gubernur.

Gubernur Zul mengajak seluruh ASN lingkup Dinas Pariwisata untuk terus berdoa dengan harapan badai COVID-19 segera berlalu di NTB dan tanah air.

Hingga menggairahkan kembali dunia pariwisata yang sedang mulai bangkit setelah sebelumnya terpuruk akibat gempa bumi.

“Pariwisata ini salah satu penyumbang pendapatan asli daerah. Saya mengajak bapak ibu semua untuk terus berdoa dan ikhtiar bersama dalam memajukan pariwisata di daerah kita tercinta,” serunya.

Sementara itu, bertempat di Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB, Bang Zul mengapresiasi langkah Dishub yang mengganti rapid test dengan clearance yang ketat.

“Alhamdulillah atas kerja keras Dinas Perhubungan, rapid test di penyeberangan Poto Tano dan Kayangan diganti dengan clearance yang ketat,” ujar Gubernur Zul.

Jangan sampai, di tengah pandemi Covid-19 ini, kita semakin mempersulit masyarakat. Menurut Gubernur, mengganti rapid test dengan clearance yang ketat adalah langkah tepat dalam meringankan beban masyarakat.

“Banyak petani dari Lombok yang harus panen di pulau Sumbawa, banyak juga mahasiswa kita yang harus kembali belajar, kalo mereka harus rapid test, nanti uang Rp600 ribu dari pemerintah, habis untuk rapid tes,” ujarnya.

AYA/HmsNTB

 




Korem 162 Wira Bhakti Jadi Tipe A, Gubernur Zul Gembira Danrem  Naik Pangkat Brigjen

Pemerintah Provinsi NTB berharap sinergi TNI dengan Pemprov NTB bersama Polri bisa terus terjalin semakin erat

MATARAM.lombokjournal.com —  Komando Resort Militer (Korem) 162 Wira Bhakti naik status menjadi tipe A,  Danrem Ahmad Rizal Ramdani naik pangkat dari Kolonel TNI menjadi Brigjen TNI

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan ucapan selamat dan dukungan atas kenaikan status, dan mengaku gembira atas kenaikan pangkat Danrem Ahmad Rizal Ramdani.

Dan ia juga bangga bisa terus bekerjasama dengan TNI guna meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara.

“Saya bangga dan terharu atas kenaikan status Korem kita. Ini menunjukkan kepercayaan sekaligus beban tanggung jawab yang berat dari negara. Namun, dengan sinergi yang baik antara pemerintah NTB dan TNI selama ini, kami merasa sangat terbantu,” kata Gubernur Zul melalui keterangan persnya,  Selasa (09/06/20).

Pemerintah Provinsi NTB berharap sinergi TNI dengan Pemprov NTB bersama Polri bisa terus terjalin semakin erat.

Kompleksitas masalah NTB di bidang Ideologi Politik Sosial Budaya serta Pertahanan dan Keamanan (Ipoleksosbudhankam) menjadi tantangan tersendiri ke depan.

Karenanya, ia sangat berterimakasih atas peran strategis jajaran TNI di Korem 162 Wira Bhakti selama ini.

Sebelumnya, Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 27 Tahun 2019 mengesahkan pembentukan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan dan Peningkatan Status 23 Korem dari Tipe B ke Tipe A.

Kepres tersebut ditandatangani Presiden RI tanggal 11 September 2019 lalu dan diserahkan ke Mabes TNI.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P. menerima laporan pelaksanaan kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi 84 Pati TNI terdiri dari 74 Pati TNI AD, termasuk di antaranya Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H. M.Han., 3 Pati TNI AL dan 7 Pati TNI AU, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, baru baru ini.

AYA/Bako Humas NTB




Gubernur Zul Roadshow ke Pulau Sumbawa, Perkuat Sinergi Tangani Pandemi

Gubernur minta peran aktif TNI/Polri di Sumbawa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan pandemi Covid-19 serta mengingatkan pentingnya protokol kesehatan

SUMBAWA.lombokjournal.com —  Sinergi antara Pemerintah Provinsi NTB, Korem 162/WB  dan Polda NTB serta Kejati NTB dalam menangani Pandemi Covid-19 terus diperkuat.

Berbagai kegiatan yang terkait penanganan Covid-19 ini dilakukan secara bersama-sama.

Kali ini, Gubernur, Danrem 162/WB, Kapolda, dan Kajati berkunjung ke Pulau Sumbawa untuk memastikan sinergi tersebut berjalan dengan lancar.

Kunjungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tersebut juga untuk menyemangati pemerintah daerah dan stakeholder agar memperkuat sinergi dalam upaya menangani pandemi.

Jika kasus Covid-19  terus mampu dikendalikan dengan baik terutama di Kota Bima, Kabupaten Bima serta Dompu, maka nantinya daerah ini bisa menerapkan konsep new normal atau kenormalan baru.

Gubernur saat melakukan roadshow di Pulau Sumbawa bersama Forkopimda mengatakan bahwa kekompakan sangatlah penting untuk kemajuan suatu wilayah.

Oleh sebab itu, sinergi antar instansi menjadi keharusan dalam pembangunan, khususnya pada situasi seperti pandemi ini.

“Kekompakan adalah suatu kenikmatan yang jarang sekali dimiliki oleh pemimpin. Kita di NTB ini memiliki hal itu,” kata Gubernur yang akrab disapa Bang Zul ini.

Dalam arahannya tersebut, Gubernur meminta peran aktif TNI/Polri di Sumbawa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan pandemi Covid-19 ini serta mengingatkan pentingnya protokol kesehatan sebagai langkah untuk menghindari penularan Covid-19.

“Kami mohon kepada teman-teman TNI dan Polri untuk terus menganjurkan masyarakat kita untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19, memakai masker, hidup dengan pola hidup yang sehat mencuci tangan kemudian menghindari kerumunan dan sedapat mungkin berolahraga untuk meningkatkan kesehatan,” tuturnya.

Ia juga meminta agar TNI/Polri menjadi contoh bagi masyarakat dalam penerapan Protokol Kesehatan Covid-19. “ Saya juga mengapresiasi kerja keras dari TN dan Polri yang telah bersinergi dalam penanganan COVID-19 ini,” ujarnya.

Senada dengan Gubernur, Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal juga meminta masyarakat NTB untuk memperkuat keamanan sosial di daerah masing-masing sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

Kapolda juga berharap kepada tokoh agama dan masyarakat untuk selalu berdoa agar wabah ini segera berakhir.

“Semua dunia dilanda Covid-19 dan dampaknya menurut saya kemana-mana, tetapi yang harus kita kuatkan adalah social security kita. Saya bahagia pak Gubernur menggandeng kami semua untuk bersama-sama bahu-membahu turun langsung, untuk memberikan dorongan, dan memberikan semangat untuk masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan bahwa kebersamaan para pejabat Forkopimda dalam rangka mendampingi sekaligus memberikan semangat dan dukungan kepada jajaran TNI, Polri, serta masyarakat dalam menanggulangi wabah ini akan terus ditingkatkan.

“Kami mendukung dan memberi semangat jajaran TNI/Polri dan masyarakat dalam rangka pencegahan Covid-19,” lanjutnya.

Ia berharap masyarakat dapat secara disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan baik agar wabah ini dapat berakhir sesegera mungkin.

Kajati NTB, Nanang Sigit Yulianto yang juga hadir dalam roadshow di Pulau Sumbawa berharap dalam upaya penanggulangan dan pencegahan Covid-19 ini, kekompakan semua pihak baik TNI/Polri dan unsur Forkopimda lainnya untuk mendukung penuh beberapa daerah di Pulau Sumbawa, seperti Kota Bima menuju new normal bisa berjalan dengan baik dan lancar jika sudah memenuhi syarat.

Kegiatan silaturrahim Gubernur NTB, Kapolda, Danrem dan Kajati ini di akhiri dengan pemberian bantuan sembako, masker dan APD di beberapa titik di pulau sumbawa.

AYA/HmsNTB




Gubernur Zul Bangga Dengan Semangat Dan Kekompakan Jajaran TNI-POLRI

TNI-POLRI diilai selalu kompak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat merasa aman, nyaman dan tentram dalam beraktivitas setiap hari

lombokjournal.com —

BIMA   ;   Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah melakukan kunjungan kerja di Kota dan Kabupaten Bima, bersma ditemani Kapolda NTB, Irjen Pol. M. Iqbal, S.I.K., MH, Danrem 162/WB, Kol. CZi Ahmad Rizal Ramdhani, Kepala Kejaksaan Tinggi serta sejumlah kepala OPD Tingkat Provinsi NTB Kamis (04/06/20).

Tiba di Bandara Sultan Salahuddin Bima sekitar pukul 08.45 Wita, orang nomor satu di NTB dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Fokopimda) itu, disambut Walikota Bima, H. M. Lutfi, Wakil Bupati Bima, M. Dahlan dan sejumlah pejabat lingkup Kabupaten dan Kota Bima.

Gubernur Zul dan rombongan kemudian menuju Markas Polisi Resort Bima Kota. Di Mapolres itu, Gubernur Bang Zul bersilaturrahim dan memberikan semangat Anggota Polri yang membantu pemerintah mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi saat ini. Terutama yang berkaitan dengan penanganan Penyebaran COVID-19 di NTB.

Di Mapolres itu, Bang Zul menyampaikan rasa bangganya atas kinerja jajaran TNI Polri membantu pemerintah daerah manangani penyebaran COVID-19.

Sehingga , dalam waktu tidak terlampau lama, Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu diproyeksikan menjadi daerah yang akan menerapkan kenormalan baru atau new normal.

“Kami bangga pada teman-teman semua,” ungkap Bang Zul.

TNI-POLRI diilai selalu kompak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat merasa aman, nyaman dan tentram dalam beraktivitas setiap hari.

Gubernur Zul juga mengucapkan minal Aidin wal Faidzin kepada seluruh jajaran TNI Polri Bima Kota, jika ada hal yang kurang berkenan,

“Semoga saat yang tidak biasa, Bima akan menjadi new normal dalam waktu dekat,” katanya

Kapolda NTB, menyampaikan di awal menunaikan tugasnya menjadi Kepolda, ia mengaku ditemani dan dikuatkan oleh Gubernur dan Danrem dan Kajati serta masyarakat.

“Ini merupakan sebuah kebanggaan, Saya sebagai orang baru memohon doa dan dukungan, untuk amanah menjalankan tugas,” kata Kapolda.

Dijelaskannya, yang paling mulia adalah bagaimana merebut kepercayaan masyarakat. Karena itu, setiap memecahkan masalah harus dilakukan dengan persuasif.

“Jangan sekali-kali sakiti hati masyarakat,” tegasnya.

Danrem 162 WB menyampaikan, kehadirannya di Kota Bima dalam rangka mendampingi Gubernur dan Kapolda untuk mendukung dan memberi semangat jajaran TNI-Polri dalam rangkaian pencegahan COVID-19.

“Anggota TNI Polri adalah saudara kandung, ibu kandung adalah rakyat,” tegasnya.

Karena itu katanya, jangan sekali menyakiti rakyat dan selalu berikan yang terbaik untuk rakyat.

Di Mapolres tersebut, Gubernur, Kalolda, Danrem dan Kajati menyerahkan bantuan kepada masyarakat.

Dari Mapolres Bima Kota,  Gubernur Bang Zul dan rombongan kemudian bersilaturahim dengan jajaran Anggota Polres Bima.

Ini juga dalam rangka memberikan support dan semangat untuk terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

AYA/HmsNTB




Rakor Bakohumas, Sinkronkan Strategi Pencegahan Covid-19 dan Pengawasan JPS Gemilang

“Penambahan kasus di NTB membuat kita harus tetap berjuang keras menghadirkan konten yang mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk tetap produktif, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” kata Sekda NTB

MATARAM.lombokjournal.com —  Rapat Koordinasi (Rakor) Kehumasan, yang tergabung dalam wadah Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) diselenggarakan oleh Humas Provinsi NTB dengan menghadirkan Kepala Bagian Humas, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Humas Korem 162/WB, Humas Diskominfotik Kabupaten/Kota dan Humas Polda NTB, di Ruang Rapat Anggrek, Kantor Gubernur NTB, Rabu, (03/06/20).

Kegiatan Rakor diawali dengan Humas kabupaten/kota se-Pulau Lombok, kemudian Rakor direncanakan akan dilanjutkan dengan Humas kabupaten/kota se-Pulau Sumbawa.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Drs. H. L. Gita Ariadi, M.Si, membuka Rakor Bakohumas didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy, S.Sos., M.M.

Sekda memberikan apresiasi dan sangat menyambut baik Bakohumas yang digagas oleh Biro Humas Provinsi NTB tersebut.

Menurutnya, langkah ini menjadi kewajiban insan Humas dan menyatukan strategi dan langkah dalam menyampaikan informasi kepada media.

“Humas adalah pasukan perang, harus selalu hadir dalam memberikan informasi kepada media dan masyarakat,” ujarnya.

Sekda mengatakan, menjadi tugas utama Humas dan Diskominfotik saat ini, baik Provinsi, Kabupaten/kota dan humas instansi vertikal lainnya di NTB yaitu membentuk publik opini yang baik, untuk mengedukasi melalui konten yang menenangkan masyarakat pada masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, kesamaan pandangan dan opini publik sangat berpengaruh besar dalam proses penanganan Covid-19 di NTB.

Pergerakan arus informasi yang positif dan negatif di media sosial harus mampu ditanggapi dengan terstruktur, sesuai dengan data dan fakta, untuk memuaskan masyarakat.

Untuk itu, Humas dan Diskominfotik  Provinsi, Kabupaten/kota dan instansi vertikal harus memiliki visi yang sama dan satu kata dalam memberikan informasi yang mengedukasi masyarakat.

“Humas harus menghindari konflik informasi, agar pesan sampaikan dengan baik sebagai pencerahan kepada masyarakat,” katanya.

Sekda meminta Humas Provinsi dan Kabupaten/Kota untuk menyusun berbagai strategi, untuk terus dijalankan dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di NTB.

“Penambahan kasus di NTB membuat kita harus tetap berjuang keras menghadirkan konten yang mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk tetap produktif, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” kata Sekda.

Diharapkan, kegiatan Bakohumas semacam ini harus rutin digelar, hal ini sebagai salah satu upaya menyatukan langkah dalam memberikan edukasi masyarakat.

“Silahkan memanfaatkan forum seperti ini untuk konsolidasi, bagaimana menyampaikan informasi melalui media, kita selalu dituntut memberikan  informasi  melalui  berbagai  ruang untuk menyadarkan  masyarakat,” pintanya.

Ditambahkan Sekda, Humas dituntut untuk membuat narasi yang mampu menyadarkan masyarakat yang masih belum menyadari pentingnya mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

Strategi dan pemilihan diksi, pemilihan isu, koodinasi dengan semua sektor harus tetap berjalan, agar selalu satu langkah membangun opini positif untuk menerapkan Protokol Covid-19 di NTB.

“Semoga dengan hal ini badai wabah ini akan cepat berlalu,” harapnya.

Pencegahan Covid-19 dan Pengawasan JPS Gemilang

Sebelumnya, Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB, Najamuddin Amy, S.Sos., M.M dalam sambutannya mengatakan, Rakor Bakohumas ini merupakan langkah untuk meningkatkan koordinasi dengan kabupaten/kota.

Koordinasi dalam rangka sinkronisai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 dan peran pengawasan kabupaten/kota terhadap distribusi Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap II di NTB.

Najamuddin meminta Humas harus mampu memanfaatkan dengan maksimal keberadaan media sosial yang dimiliki kabupaten/kota untuk melakukan sosialisasi program kerja pemerintah, khususnya pada masa pandemi Wabah Covid-19 saat ini.

Humas harus lebih banyak memproduksi konten-konten positif yang mampu mencerahkan, mengedukasi masyarakat terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di NTB.

Najam berharap, konten-konten positif tersebut harus satu kata, dan terkoneksi dengan seluruh medsos Humas, baik provinsi, kabupaten/kota dan instansi vertikal lainnya di NTB.

Diharapan, dengan koneksi dan sinkronisasi media sosial provinsi dan kabupaten/kota se-NTB akan mampu menyelaraskan informasi dan konten edukasi yang disampaikan kepada masyarakat.

Dengan demikian, tanggapan positif dan negatif dari publik dapat dikelola dan direspon dengan cepat dan akurat sesuai data dan fakta yang sesungguhnya.

AYA/HmsNTB.




Bakohumas Menguatkan Sosialisasi dan Edukasi Soal Covid-19

Sangat penting bagi seluruh elemen pemerintah untuk menyamakan persepsi sehingga penyampaian informasi dan publikasi dapat berjalan searah

MATARAM.lombokjournal.com – Pemerintah Provinsi NTB menginisiasi rapat Badan Koordinasi Humas (Bakohumas) dengan seluruh tenaga operator/admin perangkat daerah dan instansi vertikal di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur NTB, Selasa (02/06/20).

Kelancaran arus informasi dalam masa pandemi Covid-19 sangat mungkin dilakukan jika tidak ada lagi kesenjangan informasi antar instansi pemerintah dan lembaga.

Untuk mewujudkannya, koordinasi dan kerja sama serta perlu dikembangkan dan diberdayakan tugas dan fungsinya untuk menjalankan peran  koordinasi, integrasi, sinergi dan sinkronisasi antar unit kerja bidang hubungan masyarakat pemerintahan.

Rapat kali ini bertujuan meningkatkan sinergi dan koordinasi penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi NTB, dengan publikasi informasi dan konten melalui media daring, media luring dan berbagai lini penyebaran informasi lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, H. Drs. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyambut baik kegiatan ini.

Ia sangat mendukung jika seluruh Humas, OPD dan Forkopimda bekerja sama dan sejalan dalam memberikan informasi kepada masyarakat untuk mengatasi Covid-19 kali ini.

“Mudah-mudahan kita Bakohumas bisa membuat SOP-SOP tata kehidupan terkait new normal dan menampilkan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dibuat dalam satu video yang menarik,” jelas Lalu Gita.

Dalam dunia pers, sebuah informasi apabila disampaikan secara sistematis dan terus menerus akan dianggap sebagai kebenaran.

Maka Bakohumas harus terus berkonsolidasi agar secara sistematis dan masif dalam menghadapi masalah Covid-19 ini.

“Kita akan bertempur dengan Covid-19 hingga vaksin ditemukan. Namanya bertempur tentu ada batas kekuatan, jika kita kalah dengan pertempuran maka ekonomi melemah dan akan berdampak pada lainnya,” tambahnya.

Lalu Gita kemudian mengingatkan untuk selalu menjaga kesehatan, menjaga diri, menjaga keluarga serta lingkungan masing-masing.

“Semoga Allah memberikan perlindungan dan pertolongan bagi kita semua. Sehingga cahaya di ujung terowongan segera kita saksikan bersama,” katanya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB, Najamuddin Amy, S. Sos, MM.

Menurut pria yang akrab disapa Bang Najam tersebut, sangat penting bagi seluruh elemen pemerintah untuk menyamakan persepsi sehingga penyampaian informasi dan publikasi dapat berjalan searah.

“Tidak ada satu kekuatan pun di kita ini, yang tanpa kolaborasi, tanpa kerjasama, tanpa sinergi itu bisa kita laksanakan dengan sebaik-baiknya, siapapun dia, lembaga apapun dia,” ucapnya.

Bang Najam mengajak agar semua OPD dan elemen pemerintah bergerak dan saling merangkul satu sama lain dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Program unggulan dan ikhtiar pemerintah pun diminta agar mampu disajikan dengan konten menarik dan juga kreatif.

“Kita bertemu supaya kita memiliki visi dan misi yang sama, kita memiliki persepsi yang sama, bagaimana supaya masyarakat ini bisa diedukasi, bisa dipublikasikan konten dan produksi terbaik kita,” ungkap Bang Najam.

Sementara itu Kapenrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos mengatakan, setiap informasi yang tidak menguntungkan pemerintah harus diberikan penyeimbangan informasi untuk melawan isu yang berkembang.

Pola ini bisa dilakukan secara kolektif dan kolaboratif dengan Humas yang ada di masing masing lembaga dan OPD.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTB Dedi Irawan,SH, MH mengatakan sinergitas semua pihak memang menjadi kunci utama untuk memberikan informasi yang benar kepada masyarakat.

“Saya mengajak kita semua untuk memviralkan hal-hal yang baik terkait penanganan Covid ini,” ajaknya. AYA/Bako Humas NTB




“NTB Tetap Ramah, Pembangunan KEK Mandalika Jalan Terus”

Pemerintah Northern Territory (NT)  juga memberikan akses bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov NTB untuk dapat mengikuti kursus singkat di Darwin, Australia

MATARAM.lombokjournal.com – Dapat dipastikan setelah melewati pandemi Covid-19,  Provinsi Nusa Teggara Barat (NTB) akan tetap ramah terhadap pengunjung dari berbagai belahan dunia.

Hingga sekarang pun, upaya-upaya untuk pemulihkan sektor pariwisata dalam bingkai kehidupan “new normal” terus dilakukan.

Termasuk juga persiapan sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok tetap berjalan.

Gubernur Zulkieflimansyah

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul ini mengatakan itu, dalam diskusinya melalui Webbinar bertajuk  “Building a Stronger Relationship Between Indonesia and The Northern Territory Post COVID-19” (membangun hubungan yang lebih kuat antara NTB dan NT setelah Covid-19)  melalui akun YouTube The Indonesian Diaspora Network Northern Territory (IDN NT), Sabtu (30/05/20 ).

Ia menjelaskan, pandemi Covid-19 yang tengah melanda diberbagai belahan dunia tidak membuat hubungan antara Provinsi NTB dengan Northern Territory (NT) Australia merenggang.

Gubernur Zul menjadi salah satu panelis dalam Webinar yang disiarkan secara live.

Panelis lainya adalah Shaun Drabsch selaku CEO Department of Trade, Bussiness and Innovation (NT), Peter McMillan selaku Co-Foubder Di-Croco Boutique Australia, Tirka Widanti selaku President Bali Green School Indonesia.

Bertindak sebagai keynote speaker  adalah Dicky Soerjanatamiharja Dubes RI di NT. Dan diskusi itu dimoderatori oleh Rangga Daranindra Wakil Presiden IDN NT.

Bang Zul mengatakan, selain akan tetap ramah terhadap pengunjung dari berbagai belahan dunia terutama NT yang merupakan daerah Australia yang paling dekat dengan NTB, Ia juga memastikan bahwa NTB akan tetap ramah terhadap komunitas bisnis dan investor yang akan dating.

Setelah kita bisa mencari cara yang paling efektif untuk bisa berdamai dengan pandemi Covid-19.

After Covid-19, we have to strengthen the collaboration between NTB and NT. Setelah pandemi Covid-19 kita harus memperkuat hubungan antara NTB dan NT,” jelas Gubernur  Zul lulusan Harvard University tersebut.

Sebagaimana yang diketahui pada bulan Juni tahun 2019 yang lalu, Gubernur NTB bertemu dengan Gubernur Northern Territory, Hon Vicky O’ Halloran.

Pertemuan itu digelar guna mewujudkan kerjasama sister province antara NTB dan NT, Australia.

Pemerintah NT  juga memberikan akses bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov NTB untuk dapat mengikuti kursus singkat di Darwin, Australia.

Karena itu, pada kesempatan Webbinar ini, Gubernur Bang Zul juga menyampaikan harapannya agar dimasa yang akan datang NTB dapat mengirim lebih banyak pelajar ke NT.

In the future, hopefully we can send more students to NT. Di masa yang akan datang kita berharap dapat mengirim lebih banyak pelajar ke NT,” ujar Bang Zul.

Shaun Drabsch selaku CEO Department of Trade, Bussiness and Innovation (NT) menyambut baik harapan Gubernur NTB.  Ia berharap setelah pandemi Covid-19 berlalu hubungan antara NTB dan NT akan semakin kuat.

Baik dalam bidang bisnis maupun pendidikan. Ia berharap akan lebih banyak lagi warga NTB yang datang untuk belajar ke NT.

“Indonesia adalah mitra utama kami,” sebutnya dalam bahasa Indonesia.

Selain itu, Y. Kristiarto S. Legowo selaku Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia dalam Webbinar tersebut juga ikut memberi tanggapan.

Kristiarto menegaskan bahwa Indonesia dan Australia setelah pandemi ini harus lebih banyak bertindak menjalankan komitmen yang sudah disepakati bersama.

“Komitmen sudah ada tinggal kita harus lebih banyak bertindak mewujudkannya,” katanya.

AYA/HmsNTB

 

 




Wagub NTB Ikuti Rakor “Perumusan Protokol Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19″

Dianjurkan agar tiap daerah membentuk suatu komite yang mampu menentukan apakah daerahnya sudah siap atau tidak untuk memulai aktivitas di berbagai sektor seperti sedia kala

MATARAM.lombokjournal.com —  Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengikuti Rapat Koordinasi melalui telekonferensi terkait “Perumusan Protokol Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19” yang menjadi arahan Presiden beberapa waktu yang lalu.

Wagub Hj Sitti Rohmi

Rakor tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Ir. Airlangga Hartarto dan diikuti sejumlah menteri lainnya, antara lain Menko PMK, Menko Marinves, Mendagri, Menkes, Menko Polhukam, Kepala Staf Kepresidenan, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BNPB serta sejumlah Gubernur seluruh Indonesia.

Bertempat di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Wagub turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Asisten I dan II Setda NTB dan sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov.

Corona Virus Disease 2019 atau biasa disebut Covid-19 diprediksi akan berlangsung dalam waktu yang lama.

Masyarakat pun diminta agar mampu berdamai dengan Covid-19, yakni dengan menyesuaikan diri dan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Perubahan pola kehidupan pada masyarakat diyakini akan memunculkan kondisi “new normal” atau tatanan kehidupan yang baru.

Oleh karenanya, pemerintah secara terus menerus mencari solusi dan inovasi sehingga kehidupan mampu berangsur-angsur berjalan normal.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Ir. Airlangga Hartarto, MBA, MMT di hadapan para peserta Rakor sore.

Hal tersebut merupakan tindaklanjut arahan presiden terkait strategi menuju peningkatan produktivitas dan aman dari Covid-19.

“Ini adalah strategi kita untuk bisa menyesuaikan perilaku kehidupan sesuai dengan yang sering disebut di dalam dunia internasional disebut sebagai normal baru (new normal),” ujarnya.

Aspek kesehatan dan sosial ekonomi menjadi hal yang penting dalam hal Protokol Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 ini.

Dengan adanya “new normal” ini masyarakat pun diharapkan dapat terus disiplin menjaga kesehatan meskipun akan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

“Tentunya dalam situasi normal baru ini diharapkan aktivitas kemasyarakatan bisa berlangsung dengan situasi yang berbeda dibandingkan sebelum Covid-19 dan tentunya terkait dengan kesehatan ini menjadi syarat mutlak daripada kehidupan normal baru,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menambahkan jika strategi penanganan Covid-19 harus menyesuaikan perilaku Covid itu sendiri.

“Saya tidak aneh kalau melihat kita banyak melakukan penyesuaian strategi dan taktik kita menghadapi Covid-19 ini, jadi saya minta bahasa kita semua supaya sama juga,” ucapnya.

Dukungan juga dilontarkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian yang menganggap pentingnya adaptasi dalam memulai “new normal” tersebut.

Kesiapan masing-masing daerah turut menjadi perhatian utama Tito, terutama agar tetap menjaga dan kampanye aktif mengikuti protokol kesehatan.

“Dari prinsipnya saya kira perlu ada upaya adaptasi seperti ini dilakukan,” sebutnya.

Tito juga memberikan masukan agar tiap daerah membentuk suatu komite yang mampu menentukan apakah daerahnya sudah siap atau tidak untuk memulai aktivitas di berbagai sektor seperti sedia kala.

AYA/HmsNTB