Hasil Survei ISS Pilgub NTB 2024: GASMAN Melesat 

Elektabilitas GASMAN ungguli Iqbal-Dinda, ini hasil survei Indo Survei dan Strategy jelang Pilgub NTB 2024

MATARAM.LombokJournal.com ~ Indo Survey dan Strategi (ISS) merilis hasil survei untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Barat (NTB) 2024. ISS memotret peta elektoral-elektabilitas sejumlah figur yang akan berlaga di Pilgub NTB 2024. 

BACA JUGA : 10 Fenomena Dalam Pilkada Serentak di NTB

Tabel hasil survei menunjukkan pasangan Gita Ariadi-Sukiman melesat
Hasil survei ISS

ISS memotret popularitas, elektabilitas personal figur, kemudian membuat sejumlah simulasi pasangan calon. Baik skema empat paslon, tiga paslon, hingga dua paslon (head to head).

BACA JUGA : Indonesia Emas 2045 Tergantung Penyiapan Sumber Daya Manusia

Berikut hasil survei lengkap ISS untuk Pilgub NTB 2024

Popularitas tokoh:

Zulkiflimansyah 72 persen

Sitti Rohmi Djalillah 71,6 persen

Suhaili 69,2 persen

Lalu Gita Ariadi 57,8 persen

Sukiman Azmy 42,5 persen

Lalu Muhamad Iqbal 36,1 persen

Indah Dhamayanti Putri 30,2 persen

Mohan Roliskana 25 persen

Lalu Pathul Bahri 24,8 persen

Musyafirin 17,8 persen

Top of Mind tokoh:

Zulkieflimansyah 14,2 persen

Sitti Rohmi Djalillah 8,1 persen

Suhaili 7,3 persen

Lalu Gita Ariadi 7 persen

Lalu Muhamad Iqbal 6,4 persen

Sukiman Azmi 6,1 persen

Indah Dhayanti Putri 4,2 persen

Musyafirin 1,3 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 12,6 persen

Elektabilitas (keterpilihan) potret terkini:

Zulkieflimansyah 25,9 persen

Sitti Rohmi Djalillah 11,7 persen

Suhaili 11,6 persen

Lalu Gita Ariadi 9,4 persen

Lalu Muhamad Iqbal 7,1 persen

Sukiman Azmi 6,8 persen

Indah Dhayanti Putri 5,3 persen

Musyafirin 1,3 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 19,5 persen

Elektabilitas calon gubernur (simulasi 4 nama)

Zulkieflimansyah 27,4 persen

Sitti Rohmi Djalillah 17,1 persen

Lalu Gita Ariadi 15,3 persen

Lalu Muhamad Iqbal 13,6 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 26,6 persen

Elektabilitas calon gubernur (simulasi 3 nama)

Zulkieflimansyah 32,9 persen

Sitti Rohmi Djalillah 21,7 persen

Lalu Gita Ariadi 17,5 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 27,8 persen

Elektabilitas calon gubernur (simulasi 3 nama)

Zulkieflimansyah 33,7 persen

Sitti Rohmi Djalillah 22,5 persen

Lalu Muhamad Iqbal 20,1 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 23,7 persen

Elektabilitas calon gubernur (simulasi 3 nama)

Zulkieflimansyah 36,4 persen

Lalu Gita Ariadi 24,6 persen

Lalu Muhamad Iqbal 17,3 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 21,6 persen

Elektabilitas calon gubernur (simulasi 3 nama)

Sitti Rohmi Djalillah 30,2 persen

Lalu Gita Ariadi 25,1 persen

Lalu Muhamad Iqbal 18,9 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 25,7 persen

Elektabilitas calon wakil gubernur (potret terkini)

Suhaili 21,8 persen

Sukiman Azmi 19,7 persen

Indah Dhamayanti Putri 12,7 persen

Musyafirin 9,2 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 18,1 persen

Simulasi 4 pasangan calon:

Zul-Uhel 29,7 persen

Rohmi-Firin 19,9 persen

Gita-Sukiman 16,3 persen

Iqbal-Dinda 12,2 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 21,9 persen

Simulasi 3 pasangan calon:

Zul-Uhel 35,7 persen

Gita-Sukiman 23,6 persen

Iqbal-Dinda 18,6 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 22,1 persen

Simulasi 2 pasangan calon (head to head)

Zul-Uhel 43,8 persen

Rohmi-Firin 30,4 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 25,8 persen

Simulasi 2 pasangan calon (head to head)

Zul-Uhel 38,7 persen

Gita-Sukiman 32,1 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 29,2 persen

Simulasi 2 pasangan calon (head to head)

Zul-Uhel 42,4 persen

Iqbal-Dinda 29,1 persen

Tidak Tahu / Tidak Menjawab 28,4 persen

Direktur Strategi dan Operasional ISS, Karyono Wibowo menerangkan bahwa survei tersebut memiliki 880 responden yang diambil dengan metode multistage random sampling dengan toleransi kesalahan (margin of erorr) -+ 3,37 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan metode wawancara pada tanggal 20-25 Juli 2024.

Secara umum, Karyono berpandangan Pilgub NTB 2024 masih cukup dinamis. Setiap figur atau paslon, tidak bisa mengeklaim sebagai paslon yang strong (kuat). 

“Dari temuan kami, Pilgub NTB masih sangat cair, dinamis. Pergerakan dan migrasi pemilih masih sangat bebas. Maka, para paslon tidak boleh ada yang terlampau jumawa,” kata Karyono saat sesi konferensi pers usai merilis hasil survei di Astoria Hotel Mataram pada Jumat (02/08/24).

Perubahan atau migrasi pilihan itu menurutnya disebabkan banyak hal. Seperti penetrasi politik ke akar rumput, gempuran money politik, serta visi-misi. 

BACA JUGA : Smelter PT AMNT Meningkatkan Kewsejahteraan Masyarakat NTB

“Kalau visi misi ini biasanya pemilih kritis,” bebernya.

Di tempat yang sama, Peneliti Pusas Studi Demokrasi dan Kebijakan Publik (PusDek) UIN Mataram Dr Ihsan Hamid menjelaskan, apa arti dari tingkat persentase  ekektabilitas di atas? 

Zul dan Rohmi selaku mantan petahana berdasarkan hasil survei belum mencapai ekektabilitas 51 persen, artinya sangat mudah untuk dikalahkan (menurut teori survei dimanapun di dunia ini). 

“Lalu siapa yang paling potensial untuk mengalahkannya? Tentu elektabilitas yang terdekat keduanya, yaitu GASMAN dengan 16,3 persen. Bahkan dengan MoE 3.7, sebenarnya Gasman dan Rohmi berada pada posisi +/- sama. Bila 16,3 persen ditambahkan 3,7 persen, maka GASMAN berada pada 20 persen, Iqbal-Dinda 15.9 persen, Zul dikurangi 3,7 menjadi 26 persen, dan Rohmi ditambah 3,7 menjadi 23,6 persen,” paparnya. 

Kesimpulan, pertama; Dari hasil survei Indo Survey dan Strategy , dua posisi teratas selaku petahana hampir pasti dapat dikalahkan oleh GASMAN; kedua Iqbal-Dinda terlalu berat untuk bisa bersaing dengan dua paslon teratas maupun dengan GASMAN.

“Lalu apa yg ditakuti dan ditunggu oleh GASMAN untuk tidak maju melaju? Apa maju melaju cukup hanya sampai di sini? Miq Molah yang membuat diksi ini, ayo buktikan kalau maju melaju ini tidak menjadi Malu Melaju,” paparnya. me

 




Syamsul Luthfi Siap Bertarung di Pilbup Lombok Timur

Prestasi Syamsul Luthfi selama memimpin eksekutif dan legislatif di wilayah dengan penduduk terbesar di NTB itu, sangat signifikan

LOTIM.LombokJournal.com ~  Anggota DPR RI, HM Syamsul Luthfi, akan kembali bertarung dalam Pemilihan Bupati Lombok Timur. Cucu dari Almagfurulahu Maulanasyaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid ini akan berpasangan dengan H Abdul Wahid sebagai calon wakil bupati, dengan dukungan partai yang sudah cukup.

“Kami ingin menyelesaikan beberapa permasalahan mendasar di Lombok Timur, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ketimpangan sosial ekonomi,” ujar Luthfi, Jumat (26/07/24).

BACA JUGA : Media Diminta Sosialisasikan  Berita Positif

Luthfi, politisi Partai Nasdem kelahiran 1971, telah mengabdi di legislatif dan eksekutif selama lebih dari dua dekade. Sebagai seorang putra daerah Lombok Timur, ia memahami kebutuhan daerahnya.

Karier politiknya dimulai sebagai Ketua DPRD Lombok Timur pada 2004-2008, kemudian terpilih sebagai Wakil Bupati Lombok Timur mendampingi HM Sukiman Azmi pada periode 2008-2013. Sejak Pemilu 2014, Luthfi telah dua kali terpilih sebagai Anggota DPR RI.

Prestasi Luthfi selama memimpin eksekutif dan legislatif di Lombok Timur, wilayah dengan penduduk terbesar di NTB, sangat signifikan. Infrastruktur di Lombok Timur berkembang pesat, dengan proyek-proyek jalan raya, jembatan, dan fasilitas umum lainnya yang berhasil diselesaikan, membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Salah satu pencapaian terbesar adalah pembangunan Bendungan Pandan Dure, yang berhasil mengatasi masalah kekeringan di bagian selatan Lombok Timur. Bendungan ini kini menyuplai air berkelanjutan untuk irigasi 5.168 hektare lahan pertanian, meningkatkan penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian, dan memberikan dampak positif pada perekonomian masyarakat.

Luthfi juga berperan dalam pemekaran desa di Lombok Timur, yang menjadikan daerah ini sebagai kabupaten dengan jumlah desa terbanyak di NTB, serta penerima Dana Desa terbesar di Bumi Gora dengan total Rp 281,23 miliar untuk 239 desa pada 2024.

Sukses lainnya adalah pengalihan pelanggan Koperasi Listrik Pedesaan (KLP) Aikmel menjadi pelanggan PLN pada 2013, yang memungkinkan 7.759 pelanggan menikmati listrik layaknya daerah lain di Indonesia.

BACA JUGA : Rakor Evaluasi Kelembagaan Provinsi NTB

“Saya hanya menunaikan amanah dari masyarakat. Semua ini bukan tentang saya, tapi tentang kita semua dan masa depan Lombok Timur yang sama-sama kita cintai,” kata Luthfi, yang tetap rendah hati meskipun publik mengakui hasil kerja nyatanya.

Dengan fokus pada pendidikan, kesehatan, dan ketimpangan sosial ekonomi, Luthfi siap mengatasi permasalahan dasar di Lombok Timur. Ia ingin memastikan akses pendidikan berkualitas, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, perempuan, dan mereka yang tinggal di daerah terpencil. Pendidikan yang baik, menurutnya, akan meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam proses pembangunan daerah, serta mengurangi kemiskinan, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Luthfi juga akan fokus pada peningkatan gizi anak-anak melalui program makan dan minum gratis bagi anak-anak yatim piatu, yang akan disalurkan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial dan Anak (LKSA).

Dalam mengatasi ketimpangan sosial dan ekonomi, HM Syamsul Luthfi menegaskan pentingnya pemerataan distribusi kekayaan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia berkomitmen untuk menjadi jembatan yang menghubungkan harapan masyarakat dengan tindakan nyata, demi kemajuan dan kesejahteraan Lombok Timur.

BACA JUGA : Wartawan Diajak Samakan Perspektif dalam Membangun NTB

“Terima kasih atas dukungan dan partisipasi masyarakat. Izinkan saya menjadi jembatan yang menghubungkan harapan masyarakat dengan tindakan nyata. Tidak ada yang lebih membahagiakan selain melihat masyarakat Lombok Timur maju dan sejahtera bersama-sama,” katanya. (***)

 

 




Wartawan Diajak Samakan Perspektif dalam Membangun NTB

Pj Gubernur NTB ajak wartawan untuk bekerja sama dalam menyamakan frekuensi dan antena guna mengedukasi masyarakat NTB sebagai tugas bersam

 Mataram, LombokJournal.com ~ Para wartawan melalui Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) diajak menyamakan gagasan dan perspektif dalam membangun provinsi NTB. 

Membangun NTB merupakan kolaborasi wartawan dan Pemda
Pj Gubernur NTB

Ajakan pada wartawan ini disampaikan Pj Gubernur NTB, DR Hassanudin saat pertemuan dengan PWI di Ruang Kerja Gubernur NTB pada Selasa (23/07/24).

BACA JUGA : HIPMI NTB Gelar Kuliah Umum di Fakultas Ekonomi Unram

Dr. Hassanudin menekankan bahwa kemajuan NTB saat ini tidak terlepas dari kolaborasi dengan wartawan sebagai awak media yang ada di NTB, baik melalui kontribusi pemikiran maupun tulisan. Media juga berperan penting dalam mengedukasi masyarakat NTB. 

“Silaturahmi ini tidak hanya untuk merefleksikan apa yang telah dilakukan, tetapi juga untuk menyamakan frekuensi dalam rencana ke depan,” ujarnya.

Ia mengajak media untuk bekerja sama dalam menyamakan frekuensi dan antena guna mengedukasi masyarakat NTB sebagai tugas bersama. 

“Saya mengajak teman-teman wartawan untuk menyamakan frekuensi dan antena, lalu mengedukasi masyarakat NTB, ini menjadi tugas bersama,” tegasnya.

BACA JUGA : Keterbukaan Informasi Publik Ciptakan Pmerintahan Transparan

Lebih lanjut, Dr. Hassanudin berharap agar rekan-rekan wartawan di media selalu memberikan informasi yang bijak, terutama menjelang pemilihan Gubernur NTB yang akan datang. Informasi yang disampaikan harus mampu menciptakan kesadaran bahwa politik adalah kompetisi yang tidak boleh memutus silaturahmi antar masyarakat NTB. 

“Perbedaan adalah anugerah, perbedaan itu asyik, mari kita bersama-sama membangun NTB dari semua perbedaan yang ada,” katanya di hadapan para tokoh PWI NTB.

Selain itu, mantan Penjabat Gubernur Sumatera Utara ini juga memperkenalkan tagline “NTB HEBAT” sebagai motivasi dalam menggerakkan roda pemerintahan bersama berbagai pihak dan masyarakat. 

Tagline ini merupakan singkatan dari NTB Harmonis, NTB Efektif dan Efisien, NTB Bersama, NTB Akuntabel, dan NTB Transparan.

Dr. Hassanudin juga mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba dan judi online yang menurutnya merusak generasi muda.

Ketua PWI NTB, Nasrin, menyatakan kesiapannya mendukung langkah dan ajakan Penjabat Gubernur demi mewujudkan NTB yang lebih aman dan damai. 

BACA JUGA : Sertifikat Halal 100 UMKM, Diharapkan jadi SEntral Produk Halal

“Insha Allah, kami siap mendukung dan membersamai apa yang menjadi harapan Gubernur NTB,” tkata Nari. ***

 

 




Elektabilitas Rohmi-Firin, Pasangan Calon Gubernur NTB, Meningkat 

Berdasarkan survei, elektabilitas Rohmi-Firin semakin melesat naik, di Lombok Timur yang mencapai lebih dari 60 persen

MATARAM.LombokJournal.com ~ Elektabilitas Rohmi-Firin, bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah dan Musafirin, yang dikenal dengan sebutan Rohmi-Firin, dilaporkan mengalami peningkatan signifikan

BACA JUGA : ROadshow Episode Digelar Mi6 di Pulau Sumbawa 

Berdasarkan bocoran survei dari salah satu lembaga kredibel, pasangan ini mencatat kenaikan elektabilitas sebesar satu digit di wilayah Lombok Barat (Lobar), Mataram, dan Lombok Utara (KLU). Serta mencapai lebih dari 60 persem di Lombok Timur. 

Demikian juga di Pulau Sumbawa, tren kenaikan elektabilitas positif juga terlihat.

Juru bicara pasangan Rohmi-Firin, Samsul Qomar, mengungkapkan rasa syukurnya, dan optimisme terhadap perkembangan ini.

“Alhamdulillah, berdasarkan survei, Rohmi-Firin semakin melesat naik di berbagai wilayah, khususnya di Lombok Timur yang mencapai lebih dari 60 persen. Detail hasil survei nanti akan dirilis secara resmi,” ujar Qomar, Senin (22/07/24).

Kesulitan Mendapatkan Partai Pengusung

Menanggapi isu yang menyebut Rohmi-Firin kesulitan mendapatkan partai pengusung, Qomar menjawab dengan penuh keyakinan.

“Isu tersebut hanya menunjukkan kepanikan pihak lain atas kemajuan signifikan pasangan kami. Tim kami sangat memahami dinamika politik dan dukungan partai, dan saat ini hampir 30 persen dari ambang batas partai pengusung sudah kami pegang,” tegasnya.

BACA JUGA : Keterbukaan Informasi Publik Ciptakan Pemerintahan Transparan

Qomar juga menegaskan bahwa segala sesuatunya dapat berubah hingga hari H pendaftaran pada tanggal 27 Agustus nanti. Ia juga mengungkapkan partai-partai yang telah memberikan dukungan kepada Rohmi-Firin.

“Kami sudah mendapatkan dukungan dari Partai Bulan Bintang, PKB, PDIP, Perindo, dan PPP. Selain itu, kami masih menjalin komunikasi intensif dengan partai lain seperti Golkar, Nasdem, bahkan Gerindra, dan Demokrat,” imbuh Qomar.

“Jika ada yang menyatakan PPP mendukung calon lain, ya silakan saja. Jika ada yang mengklaim Gerindra dan Golkar telah dikunci oleh pasangan lain, ya tidak apa-apa. Pasangan kami sudah sering ikut pilkada, punya pengalaman, jadi terbiasa dengan isu-isu seperti itu,” tambahnya.

Selain itu, Qomar menyebut bahwa tim mereka juga terus berkomunikasi dengan Gerindra dan Demokrat.

“Kami meyakini partai-partai akan mengusung calon berdasarkan data survei mereka, basis data, basis massa, serta basis logistik, bukan berdasarkan klaim,” ujarnya.

Qomar menutup pernyataannya dengan menunjukkan kesiapan pasangan Rohmi-Firin untuk bertarung di Pilgub NTB 2024.

“Insya Allah, kami akan mengumumkan secara resmi dukungan partai pengusung kami nanti. Kami meyakini partai-partai tersebut ingin menang dan mengusung yang berpotensi menang, bukan sekadar klaim. Intinya, Rohmi-Firin sangat siap bertarung,” pungkasnya.

BACA JUGA : Rokok Ilegal di Nusa Tenggara Barat, Masih Tinggi Peredarannya

Dengan semakin tingginya elektabilitas Rohmi-Firin dan dukungan partai pengusung yang kuat, mereka menunjukkan kesiapan penuh untuk bersaing dalam Pilgub NTB 2024. Masyarakat NTB kini menantikan pengumuman resmi serta perkembangan kampanye lebih lanjut dari pasangan ini. (***)

 

 




Roadshow Episode III Digelar Mi6 di Pulau Sumbawa

Dalam acara oadshow episode III yang berlangsung di Alas Sumbawa Besar diserahkan santunan kepada 15 anak yatim dan janda kurang mampu

SUMBAWA, LombokJournal.com ~ Roadshow Episode III yang digelar oleh Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 di Pulau Sumbawa berlangsung dengan sukses. Acara yang diadakan di Kecamatan Alas, yang dikenal sebagai barometer politik Kabupaten Sumbawa, telah menjadi “Rumah Aspirasi” bagi masyarakat Sumbawa untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Hj Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyafirin.

BACA JUGA : Roadshow Ketiga Mi6 Mulai Digelar di Sumbawa Barat

Kegiatan Roadshow Episode III sukses di Kabupaten Sumbawa Barat
acara Roadshow Episode III di KSB

Acara ini berlangsung pada Sabtu (20/06/24) malam, di rumah Advokad Neki Hendrata, SH, yang berlokasi di Lenang Datu, Desa Dalam, Kecamatan Alas – Sumbawa Besar. 

Roadshow Episode III tersebut dihadiri oleh para tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan kalangan pondok pesantren. Sebanyak 80 warga hadir untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung.

Dipandu oleh Agus Adrianto, salah satu tokoh muda yang merupakan penggagas dan deklarator pemekaran Kabupaten Sumbawa Barat, acara dimulai dengan pemberian santunan kepada 15 anak yatim dan janda kurang mampu. 

Santunan tersebut diserahkan oleh M Yakub, yang dikenal sebagai Pariwa (Sesepuh) Adat Sumbawa, dengan didampingi oleh Direktur MI6, Bambang Mei Finarwanto.

Wajah-wajah anak yatim dan janda penerima bantuan tampak berseri-seri penuh kebahagiaan. Mereka mengucapkan syukur dan terima kasih atas santunan yang diberikan.

 Setelah penyerahan santunan, acara dilanjutkan dengan sesi dialog yang merupakan inti dari Roadshow Mi6 untuk menyerap aspirasi masyarakat menjelang Pemilihan Gubernur NTB tahun 2024.

BACA JUGA : Keterbukaan Informasi Publik Menciptakan Pemerintahan yang Transparan

Mengawali sesi dialog, Daeng Ako, panggilan akrab M Yakub, menceritakan kedekatannya dengan Hj Sitti Rohmi Djalilah dan Musyafirin. Daeng Ako yang lama mengabdi di Kabupaten Sumbawa Barat mengakui kepemimpinan Musyafirin yang telah membawa perubahan signifikan di KSB. 

Musyafirin dikenal pro terhadap isu-isu rakyat kecil, salah satunya adalah program jambanisasi untuk meningkatkan standar kebersihan dan kesehatan masyarakat.

Selain itu, di bidang infrastruktur, pembangunan di KSB sangat terlihat jelas dan mendapatkan apresiasi nasional. Selama dua periode kepemimpinannya, Musyafirin telah menunjukkan berbagai inovasi dan gebrakan yang membuatnya mendapat banyak penghargaan.

“Saya berani mempertanggungjawabkan bahwa Musyafirin benar-benar menunjukkan komitmennya untuk rakyat,” ujar adik Sultan Sumbawa tersebut.

Bambang Mei Finarwanto, Direktur Mi6, menjelaskan alasan Mi6 melakukan pemetaan isu strategis dari masyarakat di Alas. Menurut Bambang, pemetaan isu ini penting untuk mendukung kepemimpinan Rohmi-Firin dalam menyusun kebijakan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 

Pasangan Rohmi-Firin dianggap memiliki rekam jejak kepemimpinan yang teruji dan menunjukkan keseimbangan representasi kewilayahan dan gender.

“Dengan menyerap aspirasi masyarakat, calon kepala daerah dapat memahami kebutuhan dan masalah yang ada sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih komprehensif dan tepat sasaran,” ucap Bambang.

Berbagai aspirasi muncul dalam Roadshow episode III ini. Mashur, salah seorang tokoh masyarakat Alas, sangat bersemangat dengan digelarnya Roadshow ini. Dia menyatakan bahwa Alas adalah pusat politik Sumbawa dan penting untuk segera membentuk tim berjenjang bagi pasangan Rohmi-Firin hingga tingkat dusun, mengingat waktu konsolidasi hanya tinggal 4 bulan.

Mashur yakin dengan potensi kemenangan Rohmi-Firin karena pasangan ini lebih dikenal masyarakat dibandingkan calon lainnya, terutama karena popularitas Musyafirin yang berhasil memimpin Kabupaten Sumbawa Barat.

Mahrim, perwakilan masyarakat lainnya, menyatakan ketidakpuasannya terhadap kepemimpinan sebelumnya yang tidak membawa dampak positif di Alas. Karenanya, dia mendukung kepemimpinan baru Rohmi-Firin. 

Isu infrastruktur juga menjadi sorotan dalam pertemuan ini. Warga berharap adanya peningkatan pembangunan jalan, irigasi, penyediaan air bersih, dan penerangan jalan.

Dayat mengaku iri dengan pembangunan infrastruktur di Sumbawa Barat selama dua periode kepemimpinan Musyafirin. Sementara itu, Alwi, warga lainnya, mengeluhkan kualitas jalan di pedesaan yang belum memadai serta kurangnya penerangan jalan.

Ibu Aweng, seorang janda kepala keluarga, menyambut gembira calon pemimpin perempuan seperti Rohmi. Dia berharap pemimpin perempuan akan lebih peka terhadap masalah yang dihadapi perempuan seperti dirinya. 

Ibu Aweng mengharapkan adanya program pemberdayaan perempuan, terutama bagi perempuan kepala keluarga.

Herman Muis, seorang pelatih tinju dan wasit, mengungkapkan bahwa Sumbawa memiliki potensi petinju yang luar biasa namun kurangnya pembinaan dan sarana latihan menghambat bakat-bakat muda tersebut. Herman berharap perhatian lebih pada pengembangan olahraga tinju di NTB.

BACA JUGA : Rokok Ilegal di Nusa Tenggara Barat, Masih Tinggi Peredarannya

Dialog warga di Kecamatan Alas ini berlangsung lebih dari dua jam. Bambang Mei Finarwanto sebagai inisiator dialog ini menyatakan bahwa aspirasi yang muncul akan menjadi sumber informasi berharga bagi pasangan Rohmi-Firin terkait isu-isu dan prioritas warga di Kabupaten Sumbawa. 

Bambang juga menyampaikan bahwa Mi6 akan mempublikasikan hasil pemetaan isu strategis ini agar diketahui publik di Bumi Gora secara luas.

“Pemetaan isu strategis ini adalah langkah penting untuk memastikan aspirasi dan harapan masyarakat Sumbawa tercermin dalam rencana dan kebijakan pemerintahan Rohmi-Firin. Ini bukan hanya tentang mengidentifikasi masalah, tetapi juga menemukan peluang untuk perbaikan dan pengembangan di tengah masyarakat,” tutup Bambang. (***)

 

 

 




Roadshow Ketiga Mi6 Mulai Digelar di Pulau Sumbawa

Mi6 gelar roadshow ketiga di Pulau Sumbawa, bagikan jilbab ijo, santuni anak yatim, janda miskin dan petakan isu strategis kaum perempuan, pesantren dan civil cociety di Alas

MATARAM, LombokJournal.com ~ Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 kembali menggelar roadshow di Pulau Sumbawa pada Sabtu (20/07/24). Ini adalah roadshow ketiga Mi6 di pulau terbesar di NTB, setelah kegiatan serupa pada bulan Mei dan Juni.

Roadshow ketiga kali ini bertujuan memetakan isu-isu strategis dengan melibatkan kaum perempuan, kalangan pondok pesantren, dan masyarakat sipil di Alas dalam rangka menyongsong Pemilihan Gubernur NTB 2024. Dalam acara ini, juga akan diberikan santunan kepada anak yatim, janda kurang mampu, serta pembagian jilbab hijau kepada masyarakat.

BACA JUGA : Keterbukaan Informasi Publik Ciptakan Pemerintahan yang Transparan

Roadshow ketiga yang digelar Mi6 digelar menjelang pemilihan Gubernur NTB 2024
Bambang Mei Finarwanto

“Roadshow ini bukan hanya untuk memetakan aspirasi kelompok masyarakat dari kaum perempuan dan pondok pesantren menjelang pemilihan Gubernur NTB 2024, tetapi juga bagian dari menyiapkan fondasi bagi demokrasi yang sehat,” kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto di Mataram, Jumat (19/07/24).

Analis politik Bumi Gora yang dikenal sebagai Didu menjelaskan bahwa roadshow akan dipusatkan di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa. Tim Mi6 akan berangkat ke Tana Samawa pada Sabtu pagi, dan roadshow akan digelar pada malam harinya. Sebanyak 75 perwakilan kaum perempuan, pondok pesantren, dan masyarakat sipil Alas akan terlibat dalam kegiatan ini. Selain itu, akan dibagikan 250 jilbab hijau serta santunan kepada anak yatim dan janda tidak mampu.

Didu menegaskan bahwa tidak ada batasan bagi peserta untuk menyampaikan aspirasi mereka. “Bahkan jika masyarakat ingin menyampaikan aspirasi hingga tengah malam, Mi6 akan dengan senang hati mendengarkan,” tambahnya. Aspirasi yang dikumpulkan selama roadshow akan didokumentasikan oleh Tim Mi6 dan disampaikan langsung kepada Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah dan HW Musyafirin.

“Menyerap aspirasi masyarakat membantu calon kepala daerah memahami kebutuhan dan masalah yang ada, sehingga kebijakan yang dihasilkan lebih komprehensif dan tepat sasaran,” ucap Didu. Mantan Eksekutif Daerah Walhi NTB dua periode ini mengungkapkan bahwa aspirasi masyarakat mencerminkan realitas sosial dan ekonomi. Dengan menyerap dan mengintegrasikannya dalam platform politik, calon pemimpin dapat menciptakan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan.

BACA JUGA : Rokok Ilegal di Nusa Tenggara Barat, Masih Tinggi Peredarannya

Didu juga menegaskan bahwa mendengarkan suara rakyat memungkinkan calon Gubernur dan Wakil Gubernur, seperti Rohmi-Firin, memahami kebutuhan dan harapan warga. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan benar-benar mewakili kepentingan publik. “Menyerap aspirasi masyarakat menjelang pemilihan gubernur adalah kunci untuk memastikan bahwa kebijakan dan program yang diusung calon pemimpin mencerminkan kebutuhan dan harapan rakyat,” tegas Didu.

Dia melanjutkan, mendengarkan aspirasi masyarakat memungkinkan pemimpin seperti Rohmi-Firin merumuskan visi dan misi yang lebih relevan dan efektif. Partisipasi aktif masyarakat dalam proses pemetaan isu selama roadshow ini juga akan meningkatkan akuntabilitas pemerintah, membangun kepercayaan, dan mendorong terciptanya pemerintahan yang lebih responsif dan transparan.

“Mendengarkan aspirasi masyarakat adalah fondasi bagi pemerintahan yang akuntabel dan transparan. Ini juga meningkatkan kepercayaan publik terhadap calon pemimpin seperti Rohmi-Firin,” tambah Didu. Mendengarkan aspirasi kaum perempuan secara langsung, menurut Didu, adalah bagian penting dari proses pemberdayaan perempuan yang pada gilirannya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat secara keseluruhan.

Didu mencontohkan bahwa kaum perempuan sering menghadapi isu-isu spesifik seperti kesehatan reproduksi, kekerasan berbasis gender, dan diskriminasi di tempat kerja. Ketika aspirasi mereka tersampaikan langsung kepada kandidat kepala daerah, hal ini akan membantu merancang kebijakan yang efektif untuk mengatasi isu-isu tersebut.

Hal serupa juga berlaku bagi aspirasi dari kalangan pondok pesantren. Pesantren memiliki peran sentral dalam pendidikan di Bumi Gora, tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai moral dan etika. 

Pesantren juga berperan dalam membentuk karakter generasi muda dan terlibat dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, serta program pemberdayaan ekonomi untuk masyarakat.

BACA JUGA : Sertifikat Halal untuk 1000 UMKM, Diharapkan Jadi Sentral Produk Halal

Dengan demikian, menghargai dan menyerap aspirasi masyarakat dalam roadshow ketiga Mi6 ini bukan hanya tentang mendengar, tetapi juga tentang memahami dan bertindak berdasarkan kebutuhan nyata warga sebagai langkah penting untuk mewujudkan pemerintahan yang responsif.

“Ketika Calon Gubernur dan Wakil Gubernur seperti Rohmi-Firin mendengarkan dan mengakses suara masyarakat secara langsung, mereka tidak hanya memperoleh informasi berharga, tetapi juga memperkuat legitimasi mereka sebagai pemimpin yang berkomitmen untuk melayani kepentingan masyarakat luas,” tutur Didu. me

 

 




H. Karman Sosialisasi sebagai Bakal Calon Wali Kota Mataram 

Dalam pertemuan dengan masyarakat, H. Karman melakukan sosialisasi bahwa ia siap maju sebagai Bakal Calon Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Mataram,

Mataram, LombokJournal.comH. Karman Bakal Calon Wali Kota Mataram, semakin gencar turun sosialisasi ke masyarakat untuk memperkenalkan dirinya sebagai kandidat yang akan maju dalam Pilkada Kota Mataram 2024.

BACA JUGA : Seruan Pj Gubernur, Pemuda harus Jauhi Narkoba dan Judi Online  

Masyarakat antusias menyambut H. Karman
H. Karman sosialisasi

Karman telah menyambangi berbagai lingkungan hingga kelurahan di Kota Mataram, bertemu langsung dengan warga di tingkat akar rumput (grass root). 

“Kami terus intens menyambangi konstituen untuk memperkenalkan diri dan melakukan sosialisasi niat kami maju dalam Pilwalkot Mataram ini,” ujarnya melalui siaran media, Sabtu (13/07/24).

Dalam pertemuan dengan masyarakat, Karman menjelaskan dirinya siap maju sebagai Bakal Calon Wali Kota maupun Wakil Wali Kota Mataram, tergantung dinamika politik yang berkembang. Saat ini, ia masih menunggu keputusan dari partai pengusung untuk memperoleh restu.

“Kami tinggal menunggu keputusan partai. Masalah pasangan sudah ada, tapi belum waktunya diumumkan. Kami masih menunggu restu dari partai,” kata Karman.

BACA JUGA : Penandatanganan Kerja Sama Waste to Energy, untuk Zero Carbon Emission

Mengenai pasangan calon, Karman menambahkan, “x.”

Meskipun keputusan partai belum keluar, H. Karman tetap aktif sosialisasi menemui masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi

“Ada banyak sekali aspirasi dan masukan dari masyarakat. Semua aspirasi itu akan kami tampung dan realisasikan jika diberi kepercayaan sebagai pemimpin nantinya,” jelasnya.

Karman, seorang pria muda dengan jaringan luas di Ibu Kota, mengusung visi “Mataram Gemilang” dalam menghadapi pesta demokrasi di kota yang memiliki motto Maju, Religius, dan Berbudaya ini.

 “Kami mengusung visi ‘Mataram Gemilang’ untuk kemajuan kota,” tambahnya.

BACA JUGA : Deklarasi TGH Fatihin sebagai Bakal Calon Bupati Lombok Timur

Sebagai kader PKS, Karman telah terlebih dahulu mendaftar di partai tersebut untuk maju di Kota Mataram. Kini, ia tinggal menanti keputusan partai untuk menghadapi petahana dalam Pilkada mendatang. me

 




Deklarasi TGH Fatihin sebagai Bakal Calon Bupati Lotim

TGH Fatihin yang akrab disapa TGF setelah deklarasi maju dalam Pilkada itu, menekankan pentingnya pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di Lombok Timur 

LOTIM.LombokJournal.com ~ TGH Fatihin mendeklarasikan dirinya siap maju sebagai Bakal Calon Bupati Lombok Timur dalam Pilkada 2024. 

Deklarasi ini disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk masyarakat yang berharap Fatihin, cucu pahlawan nasional Maulana Syaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid, dapat membawa kemajuan bagi Kabupaten Lombok Timur.

BACA JUGA : Panen Kapas di Lobar, Menuju Kedaulatan Sandang di Indonesia

Dukungan masyarakat atas deklarasi TGH Fatihin terus mengalir.
TGH Fatihin

Dengan mengusung jargon “Semangat Baru untuk Gumi Patuh Karya,” TGH Fatihin, yang akrab disapa TGF, menekankan pentingnya pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) di Lombok Timur untuk kemaslahatan masyarakat. 

“Insha Allah, semangat kita untuk semangat baru bagi Gumi Patuh Karya ini. Ada banyak SDA di daerah kita yang harus bisa dimanfaatkan dan dikelola maksimal untuk kemaslahatan masyarakatnya,” ujarnya pada Kamis (11/07/24).

Dukungan masyarakat atas deklarasi  TGH Fatihin terus mengalir. Baiq Nuraeni, seorang ibu rumah tangga dari Masbagik, mengungkapkan kebanggaannya terhadap Fatihin. 

Menurutnya, Fatihin tidak hanya merupakan cucu pahlawan nasional dan pendiri NW, tetapi juga seorang ulama dan akademisi. 

“TGF ini ibarat Anies Baswedan-nya Lotim,” kata Nuraeni hari Selasa, 9 Juli 2024.

Muhammad Farid, seorang pemuda dari Desa Kalijaga dan mahasiswa teknik di Unram, setelah deklarasi itu, juga mengaku sepenuhnya akan mendukung TGH Fatihin di Pilkada Lotim. 

BACA JUGA : Warga Rembiga Dukung H Karman sebagai Cawali Mataram

“Pasti, bukan hanya sekadar bangga. Kami pasti akan mendukung TGF di Pilkada Lotim. Apalagi beliau kan mewakili generasi muda,” ujar Farid.

Anggota DPR RI Suryadi Jaya Purnama (SJP) menilai bahwa sudah saatnya generasi unggulan NW muncul di pentas kontestasi politik untuk memimpin Lombok Timur. 

“TGF ini keren. Mantap dan perlu terus didorong generasi-generasi unggul NW,” kata SJP. 

Menurutnya, majunya TGH Fatihin dalam Pilkada Lombok Timur akan memberi khazanah dan warna baru dalam kontestasi lima tahunan di daerah tersebut.

BACA JUGA : Akuntabilitas Pemerintahan melalui Sistem Berbasis Elektronik

Dengan banyaknya dukungan yang diterima, setelah deklarasi itu TGH Fatihin optimis dapat membawa perubahan positif bagi Lombok Timur melalui Pilkada 2024. me

 




Warga Rembiga Dukung H. Karman sebagai Cawali Mataram 

Salah satu tokoh warga Rembiga mengatakan bahwa Karman adalah pemuda asli Mataram yang berdedikasi untuk mengabdi kepada daerahnya. 

MATARAM, LombokJournal.com ~ Dukungan kepada H. Karman untuk maju sebagai Calon Walikota Mataram pada tahun 2024 terus mengalir dari berbagai pihak, termasuk sejumlah warga Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram.

BACA JUGA : Akuntabilitas Pemerintahan melalui Sistem Berbasis Elektronik

Salah satu tokoh warga Rembiga, menyatakan bahwa Karman adalah seorang tokoh muda asal Mataram yang telah memiliki pengalaman luas di Ibu Kota
H Karman (kiri)

Ustadz Sukri, salah satu tokoh warga Rembiga, menyatakan bahwa Karman adalah seorang tokoh muda asal Mataram yang telah memiliki pengalaman luas di Ibu Kota. 

Ia berharap dengan terpilihnya Karman sebagai Walikota Mataram, akan tercipta jaringan yang kuat di Ibu Kota yang dapat mendatangkan investasi bagi Mataram.

“Karman adalah pemuda asli Mataram yang berdedikasi untuk mengabdi kepada daerahnya. Kami optimis beliau mampu membawa investasi untuk Mataram,” ujar Ustadz Sukri pada Selasa (09/07/24) malam.

Sebagai seorang guru ngaji, Ustadz Sukri juga berharap agar Karman dapat melanjutkan event internasional seperti MXGP, yang diyakini mampu membawa berkah bagi masyarakat sekitar, khususnya para pelaku UMKM di Mataram.

“Semoga Karman dapat menghadirkan kembali event internasional seperti MXGP kemarin, karena dampaknya sangat positif terhadap ekonomi masyarakat,” tambahnya.

BACA JUGA : Sky Lancing : Destinasi Paralayang Internasional di Lombok Tengah

Dukungan tidak hanya datang dari kalangan tokoh masyarakat, tetapi juga dari pemuda di Mataram. Mereka berkomitmen untuk mendukung Karman, siapapun wakil dan lawannya dalam Pilwakot Mataram.

“Kami akan mendukung dan mengerahkan segala upaya untuk memenangkan Karman dalam Pilwakot Mataram,” tegasnya.

Menanggapi dukungan warga Rembiga, Karman menyatakan akan terus menyerap aspirasi masyarakat dengan berkeliling menemui warga di Kota Mataram.

“Saya akan terus menyerap aspirasi masyarakat dan memetakan isu-isu yang berkaitan dengan Mataram, seperti isu dari pemuda lingkar Sirkuit Selaparang ini,” kata Karman.

BACA JUGA : MXGP di Lombok Berdampak Positif Bagi Pariwisata

Dengan dukungan yang semakin menguat, Karman diharapkan dapat membawa perubahan positif dan pembangunan berkelanjutan bagi Kota Mataram. me

 




Elektabilitas Pasangan Calon Rohmi-Firin Meroket 

Konsolidasi yang cepat dan efektif ini menjadi faktor penentu kenaikan elektabilitas pasangan Rohmi-Firin

Mataram, LombokJournal.com ~ Elektabilitas pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Hj Sitti Rohmi Djalillah dan HW Musyafirin, atau yang dikenal sebagai Rohmi-Firin, terus meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir. Pasangan yang mewakili Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa ini menjadi pusat perhatian dalam diskusi politik di Bumi Gora.

BACA JUGA : Milad Bank NTB Syariah, Pj Gubernur Melepas 6000 Peserta Fun Run

Bambang Mei Finarwanto, Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6, memberikan analisanya tentang meningkatnya elektabilitas pasangan ini. Didu, sapaan akrab Bambang, mengaitkan lonjakan tersebut dengan cepatnya konsolidasi tim Sitti Rohmi dan HW Musyafirin.

Elektanilitas Rohmi-Firin meroket karena dukungan relawan NWDI
Siti Rohmi Jalillah

“Kader Muslimat NWDI, pengurus NWDI, serta puluhan organ relawan langsung terbentuk begitu Rohmi menyatakan kesiapannya maju sebagai calon gubernur. Konsolidasi yang cepat dan efektif ini menjadi faktor penentu kenaikan elektabilitas Sitti Rohmi,” ujar Didu di Mataram, Senin (08/07/24).

Keputusan Sitti Rohmi Djalillah pada akhir Mei 2024 untuk maju sebagai calon gubernur berpasangan dengan HW Musyafirin mengejutkan banyak pihak. Sebelumnya, ia lebih sering disebut-sebut akan menjadi calon wakil gubernur berpasangan dengan petahana, H Zulkieflimansyah.

Sebelum pengumuman pencalonannya, survei LSI menunjukkan elektabilitas Sitti Rohmi berada di angka 10,3 persen, di bawah Zulkieflimansyah yang berada di angka 32,3 persen dan Suhaili Fadhil Thohir dengan 11,9 persen.

Namun, setelah deklarasi pencalonan bersama HW Musyafirin, posisi Sitti Rohmi meroket hingga mencapai 33 persen dalam waktu singkat.

Selain faktor konsolidasi tim, keterlibatan aktif Sitti Rohmi di masyarakat dari berbagai golongan dan agama juga berperan besar. Ummi Rohmi, sapaan akrabnya, dikenal sangat dekat dengan konstituennya. Ia tidak segan-segan hadir di berbagai acara masyarakat, dari pengajian hingga kegiatan sosial lainnya, menciptakan kesan positif dan kepercayaan rakyat.

BACA JUGA : Sky Lancing, Destinasi Paralayang Internasional di Lombok Tengah

Didu juga menambahkan bahwa loyalitas tim dan relawan menjadi kekuatan besar bagi pasangan ini.

“Solidnya tim dan semangat relawan yang luar biasa menjadikan Sitti Rohmi sebagai kandidat yang kuat,” ujarnya.

Kepercayaan masyarakat bahwa Sitti Rohmi dan HW Musyafirin mampu membawa perubahan positif bagi NTB semakin menguat, seiring dengan aktivitas kampanye yang intensif dan program-program pro-rakyat. Rekam jejak Sitti Rohmi selama menjabat sebagai Wakil Gubernur NTB, terutama dalam menurunkan angka stunting hingga 13,78 persen serta keberhasilannya dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan sosial, semakin memperkuat posisinya di mata masyarakat.

Lembaga Survei Nasional seperti LSI Denny JA, Indikator Politik Indonesia, dan Poltracking Indonesia juga mencatat bahwa tren elektabilitas Zulkieflimansyah terus menurun. Hal ini memberikan peluang lebih besar bagi Sitti Rohmi dan HW Musyafirin untuk memenangkan Pilkada NTB 2024.

“Sitti Rohmi punya keunggulan dalam hal dukungan massa, khususnya di Lombok,” imbuh Didu. “Namun, keunggulan utamanya adalah relasi personal dengan masyarakat, yang menjadikannya lebih dipercaya sebagai pemimpin,” katanya melanjutkan.

Pada akhirnya, pencalonan Sitti Rohmi Djalillah bersama HW Musyafirin di Pilkada NTB 2024 membawa angin segar dalam peta politik lokal. Masyarakat NTB menaruh harapan besar pada kepemimpinan yang mampu membawa perubahan positif dan merata. 

BACA JUGA : Shell Eco Marathon Diharapkan Berdampak Positif

“Dengan strategi kampanye yang solid dan efektif, serta kehadiran langsung yang intensif di tengah masyarakat, Sitti Rohmi dan HW Musyafirin semakin memperkuat posisinya sebagai calon gubernur dan wakil gubernur yang diunggulkan dalam Pilkada NTB 2024,” ujar Didu. me