Panitia Pilkades Antar Waktu Samba Tetapkan Kades Terpilih

Rapat Pleno Panitia Pilkades Antar Waktu Desa Sambik Bangkol (Samba) menetapkan Sajudin,S.Sos sebagai calon kades terpilih masa jabatan 2022-2023.

GANGGA,KLU.lombokjournal.com ~ Kontestasi Pilkades PAW di Desa Sambik Bangkol (Samba) Kecamatan Gangga telah usai. Tahapan demi tahapan telah dilalui dengan lancar, hasilnya pada 23 Desember 2021 panitia menetapkan calon kades terpilih.

Pada musyarawah yang dihadiri oleh Ketua dan anggota BPD Samba, Penjabat Kades beserta Perangkat Desa Setempat, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Linmas, para Ketua Lembaga Desa, Panitia Pilkades, dan Ketua RT, ditetapkan Sajudin,S.Sos sebagai calon kades terpilih masa jabatan 2022-2023.

Pj Kades Samba Sarjono, menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada panitia yang telah bekerja maksimal, membangun sinergi dan kemitraan dengan baik.

Begitu pula BPD telah berlintang pukang mengawal suksesi Pilkades serta membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai pihak, sehingga perhelatan demokrasi desa setempat dapat berlangsung damai, tertib, dan kondusif.

“Selamat kepada kades terpilih, semoga dapat mewujudkan program-program kades yang digantikan atas dasar aspek-aspek kerakyatan, serta amanah dalam memimpin,” ujarnya.

BACA JUGA: Penjabat Kadus Persiapan Dilantik, Sarjono; Anggap Sudah Jadi

Ia lantas menegaskan pemilihan telah selesai seraya mengajak semua pihak bersama-sama bersinergi membangun Samba yang kita cintai ini menjadi lebih baik dan berkah kedepan,” ajaknya.

Menurutnya, kemajuan Desa Samba sendiri bukan dari tangan kades melainkan tangan seluruh lapisan masyarakat.

“Kami minta kita semua, ketika kades baru memimpin nanti mari kita dukung bersama,” imbuhnya.

Acara diakhiri Ketua Panitia Sukiyadi menyerahkan berkas hasil penghitungan suara Pilkades PAW kepada Ketua BPD Madhan didampingi Pj Kades Sarjono dan Sekretaris Panitia Raden Suryadi, selanjutnya disampaikan oleh BPD kepada Bupati melalui Camat Gangga.

BACA JUGA: Gugatan Demokrat Kubu Moeldoko Ditolak Pengadilan TUN

Kades terpilih akan dikukuhkan/dilantik oleh Bupati Lombok Utara pada beberapa pekan ke depan.

Sa

 

 




Gugatan Demokrat Kubu Moeldoko Ditolak Pengadilan TUN

Pendukung Partai Demokrat kubu Moeldoko yang mengajukan gugatan kepada Menkumham ditolak PTUN, karena PTUN tidak berwenang mengadili perkara perselisihan internal partai

MATARAM.lombokjournal.com ~ Gugatan pendukung Partai Demokrat kubu Moeldoko kembali ditolak Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

Pendukung Moeldoko mengajukan gugaan kepada kepada Menteri Hukum dan HAM (Menkumham).

Materi gugatan itu terkait SK Pengesahan Perubahan Susunan Kepengurusan Dewan Pimpinan  Pusat Partai Demokrat Masa Bakti 2020-2025 dan Pengesahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Demokrat.

Penolakan tersebut tertuang di laman resmi Mahkamah Agung (MA) dengan Nomor Perkara 154/G/2021/PTUN-JKT atas nama Ajrin Duwila (mantan Ketua DPC Kepulauan Sula) dan Hasyim Husein (mantan kader Partai Demokrat), Kamis (23/12/21).

BACA JUGA: Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Rinjadi di KLU

“Putusan PTUN tersebut merupakan kado akhir tahun bagi demokrasi di Indonesia.” kata Kuasa Hukum DPP Partai Demokrat, Mehbob malalui siaran pers Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP/Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, hari Kamis.

Dijelaskan, sejak upaya pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat oleh pihak Moeldoko melalui KLB ilegal Deli Serdang, pada 5 Maret 2021, menjadi perhatian publik .

Upaya itu dinilai bentuk abuse of power yang mengancam keberlangsungan demokrasi di Indonesia.

“Karena itu Partai Demokrat dalam upaya menghadapi pembegalan politik dari KSP Moeldoko terus mendapat dukungan para pecinta demokrasi,” katanya.

Mehbob juga menyampaikan apresiasinya kepada Majelis Hakim yang telah memutuskan perkara ini dengan  objektif dan adil secara hukum.

Menurutnya, Putusan PTUN ini bukan sekedar kemenangan Partai Demokrat melainkan kemenangan rakyat yang menginginkan demokrasi dan keadilan selalu tegak di Indonesia.

Dalam pertimbangan hukum pada salinan putusan tersebut tertera Majelis Hakim menyatakan  gugatan ditolak karena Pengadilan TUN tidak berwenang memeriksa dan mengadili perkara perselisihan internal partai, walaupun objek gugatannya SK Menkumham.

Hal ini ditegaskan dalam pasal 32 ayat 1 UU Parpol dan Surat Edaran MA No. 4 Tahun 2016 telah menjelaskan, perselisihan internal parpol merupakan kewenangan Mahkamah Partai.

BACA JUGA:  Pilkades Serentak Berlangsung Hari Selasa di 13 Desa KLU

“Putusan PTUN ini semakin menguatkan keputusan Menkumham yang mengesahkan DPP Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono dan AD/ART Partai Demokrat hasil Kongres V Partai Demokrat sudah sah, berlaku dan mempunyai kekuatan hukum yang mengikat. Sehingga dengan adanya keputusan ini makin memperkokoh kepemimpinan AHY sebagai Ketua Umum Partai Demokrat,” tegas Mehbob.

Sejak perkara ini diregister pada 30 Juni 2021, telah digelar 16 kali siding. Majelis Hakim telah mempelajari, menganalisa bukti Dokumen.

Serta telah mendengarkan keterangan Saksi Fakta dan Saksi Ahli dari para pihak, yaitu; Menkumham sebagai Tergugat, DPP Partai Demokrat sebagai Tergugat II Intervensi, dan Pendukung Moeldoko sebagai Penggugat.

Me

 




Hasil Sementara Pilkades Serentak 2021 di Lombok Utara

Desa yang melangsungkan Pemilihan Kepala Desa atau Pilkades serentak jumlahnya 14 desa, khusus di Desa Sambik Bangkol dilakukan Pilkades sistem PAW untuk menggantikaan Kepala Desa yang meninggal dunia

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat Desa (DP2KBPMD) Kabupaten Lombok Utara, Ir Hermanto mengatakan, ada 14 Desa yang mengikuti Pilkades secara serentak tahun 2021 di Kabupaten Lombok Utara.

Tiga belas Desa di laksanakan secara lemilihan dengan kertas suara, dan satu di Desa Sambik Bangkol, Kecamatan Dangga yang melakukan Pilkades sistem PAW.

BACA JUGA: Pilkades Serentak Berlangsung Hari Selasa di 13 Desa KLU

Berikut perolehan jumlah suara sementara ke 13 Desa yang masing di tiap Kecamatan di Kabupaten Lombok Utara;

Kecamatan Pamenang

  • Pilkades Desa Menggala, pemenang sementara yaitu Lalu Sapta, no.Urut 1, dengan perolehan suara sementara 1.415.

Kecamatan Tanjung

  • Pilkades Desa Sokong, pemenang sementara yaitu Sutiadi, No.Urut. 2, dengan perolehan suara sementara, 1.928.
  • Pilkades Desa Samaguna, pemenang sementara yaitu Sutarjo, No Urut 4, dengan perolehan suara sementara, 1.214.

 Kecamatan Gangga

  • Pikades Desa Selelos pemenang sementara yaitu Judin, SH, No.Urut 1, dengan perolehan suara sementara, 688.
  • Pilkades Desa Segarakaton, pemenang sementara yaitu Ramdan, No.Urut 3, dengan perolehan suara sementara, 1.349
  • Pilkades Desa Rempek Darussalam pemenang sementara yaitu Muliadi, No.Urut 1, dengan perolehan suara sementara, 1.323.

Kecamatan Kayangan

  • Pilkades Desa Kayangan, pemenang sementara yaitu Edy Suryanto,SE, No.Urut. 3, dengan perolehan suara sementara, 1.366.
  • Pilkades Desa Pendua, pemenag sementara yaitu M Abu Agus Salim Tohirudin, No.Urut. 2, dengan perolehan suara sementara, 934.
  • Pilkades Desa Santong Mulia, pemenang sementara Hermanto, No.Urut. 4, dengan perolehan suara sementara, 363.
  • Pikades Desa Pansor, pemenang sementara yaitu Airman, S.Pd, No. Urut 2, dengan perolehan suara sementara, 682

Kecamatan Bayan

  • Pilkades Desa Gunjan Asri, pemenang sementara Airman, No. Urut 2.dengan perolehan suara sementara, 682.
  • Pilkades Desa Andalan, pemenang sementara Megawadi, No.Urut.1, dengan perolehan suara sementara, 235.
  • Pilkades Desa Batu Rakit, pemenang sementara Rimana,S.Pd, No Urut. 2, dengan perolehan suara sementara, 848.

Hermanto menyebutkan, sebetulnya masih ada perbaikan data, namun untuk perolehan suara sementara dapat dipublis sebagaimana tercantum di atas.

BACA JUGA: Pertama Kali, Pilkades PAW di Samba, Tertib dan Damai

Selain itu dijelaskan, tingkat partisipasi pemilih rata-rata sebesar 83,20 persen dari Jumlah Pemilih 41.625. Sedangkan yang memberikan suara sebesar 34.633.

“Ini merupakan perolehan suara sementara,” tegas Hermanto, Kadis DP2KBPMD KLU.

@ng

 




Musda Partai Demokrat NTB, Indra Jaya Usman Kalahkan Sukiman

Dalam penyelenggaraan Musda Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat (NTB), Indra Jaya Usman mengantongi  suara dukungan tujuh DPC, sedang Sukiman hanya didukung empat DPC

MATARAM.lombokjournal.com ~ Penyelenggaraaan Musda IV Partai Demokrat Provinsi NTB, Selasa (21/12/21) berakhir dengan kemenangan Indra Jaya Usman Putra, mengungguli rivalnya Sukiman Azmy.

Indra Jaya Usman Putra atau IJU mengantongi tujuh suara, rivalnyanya Sukiman hanya menangguk empat suara.

Rivalitas Iju dan Sukiman dalam Musda Partai Demokrat

Dari informasi  di arena Musda Partai Demokrat, Sukiman Azmy mendapat tambahan suara kembali dari pelaksana tugas (Plt) DPC Demokrat Lombok Timur.

Itu berarti Sukiman meraih dukungan dari DPC Kabupaten Bima, Kota Mataram, dan suara DPD milik Mahally Fikri.

Namun demikian pula dengan IJU, turut mendapat tambahan satu suara dari DPC Demokrat Kabupaten Lombok Utara.

Tujuh suara IJU berasal dari DPC Partai Demokrat Lombok Tengah, Lombok Barat, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, dan Kota Bima.

“Silahkan ditanyakan saja ke Ketua Panitia Musda Pak Mahsan informasi ini,” kata seorang sumber, Selasa ( 21/12/21 )

BACA JUGA: Pikades Serentak Berlangsung hari Selasa di 13 Desa KLU

Sebelumnya, Ketua BOKK DPP Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, setelah melakukan verifikasi nanti, ditetapkan calon untuk dilaksanakan fit and proper test.

“Ini (musda) ini ajang konsolidasi, harmonisasi, dan ruang rekonsiliasi,” katanya.

Musda dipercepat, kata dia, karena ada percepatan pilpres dan pileg di tahun 2024. Setelah musda akan dilanjutkan muscab.

Memilih Ketua Cabang dan Ketua Anak Ranting.

BACA JUGA: Iwan Panjidinata Kembali Pimpin Partai Gerindra KSB

“Terima kasih kepada Pak Mahally memimpin baik dan husnul khatimah,” katanya.

Baik IJU maupun Sukiman akan menyerahkan materi terkait visi dan misi. Paparan tersebut akan disampaikan kepada Ketua Umum, Sekretaris Jendral, dan Ketua BPOKK.

Nanti akan ditanyakan juga bekal pengalaman, kemampuan, dan strategi. Supaya di 2024 Partai Demokrat meraih kemenangan di NTB.

“Menyerahkan materi, nanti akan diperdebatkan di fit dan proper test,” tutupnya.

Me

 




Pertama Kali, Pilkades PAW di Samba Tertib dan Damai

Penyelenggaraan Pilkades PAW merupakan yang pertama berlangsung di Kabupaten Lombok Utara, yang berlangsung demokratis, aman, tertib dengan menerapkan prokes

GANGGA,KLU.lombokjournal.com ~ Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Sambik Bangkol (Samba), Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara (KLU), berlangsung demokratis, aman dan tertib dengan mematuhi protokol kesehatan.

Suasana Pilkades PAW di Sambik Bangkol

Ketua BPD Samba, Madhan S.PdI mengungkapkan itu usai pelaksanaan Pilkades PAW di Aula Bale Desa setempat, Senin (20/12/21).

“Di Lombok Utara baru Desa Samba yang melaksanakan Pilkades PAW. Tadi berlangsung secara demokratis, aman, tertib dan damai dengan mematuhi prokes,” kata Madhan kepada awak media ini.

BACA JUGA: Pilkades Serentak Berangsung Hari Selasa di 13 Desa KLU

Pilkades PAW Desa Samba digelar karena kekosongan jabatan sejak Kepala Desa definitif berhalangan tetap karena meninggal dunia.

Diterangkan Madhan, proses Pilkades PAW berbeda dengan Pilkades reguler.

Pasalnya, pemilih yang berhak memberikan suara bukan seluruh warga melainkan unsur keterwakilan. Persyaratan calon kades yang akan mengikuti kontestasi, sama dengan persyaratan Pilkades pada umumnya.

Pelaksanaan demokrasi di Pilkades PAW ini, tuturnya, berlangsung berkat adanya dukungan dan dorongan aspirasi masyarakat desa setempat.

“Proses pelaksanaannya terbuka, transparan, demokratis dan bisa dipertanggungjawabkan. Banyak warga hadir menyaksikan. Mereka cukup antusias,” tutur Ketua BPD Samba dua periode itu.

Hampir senada Ketua Panitia, Sukiyadi, S.Pd, mengatakan ,dalam proses pemilihan pihak panitia mengedepankan arahan dari Satgas Covid-19 KLU mengingat kondisi sekarang masih dalam suasana Pandemi.

Pemilihan berlangsung lancar dan kondusif, proses-proses tahapan bisa diikuti dengan baik sesuai Peraturan Bupati Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu.

BACA JUGA: Bagaimana COVID Menyebar di Udara, Masker Bisa Mencegah?

Dalam pelaksanaannya, Pilkades PAW ini berhasil mengantarkan Sajudin sebagai Kades Terpilih mengalahkan rivalnya Asiah (H. Ropii).

Kandidat dengan nomor 2 tersebut berhasil mengantongi dukungan 65 suara, mengungguli kandidat nomor urut 1 yang harus puas dengan perolehan 34 suara.

“Alhamdulillah kegiatan pilkades PAW Desa Samba berjalan aman, lancar, dan hasilnya bisa diterima semua pihak. Berjalan mulus tanpa adanya gugatan dari calon maupun pendukung yang kalah,” jelas Sukiyadi.

Menurutnya, panitia memberi apresiasi tinggi kepada peserta musdes karena keterwakilan unsur hadir 100 % menyalurkan hak suara.

Pasalnya, panitia dan para pihak kompak menjaga keamanan di masing-masing dusun sehingga dapat berjalan lancar, kondusif, dan damai.

“Penetapan Kepala Desa terpilih berdasarkan perolehan suara sah terbanyak. Insya allah akan kita laksanakan nanti pada hari Kamis, 23 Desember 2021,” kata Sukiyadi.

Terpisah, Penjabat Kepala Desa Samba, Sarjono, S.I.Kom menuturkan, Pilkades sistem PAW  ini merupakan hal yang baru. Dilaksanakan sIstem PAW setelah disahkannya UU nomor 6 tahun 2014, serta diperjelas dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 pada pasal 45.

Di wilayah KLU, Pilkades PAW diterapkan pertama kalinya di Desa Samba. Sedangkan tiga belas desa lainnya di Lombok Utara, melaksanakan Pilkades reguler serentak.

Keberhasilan kegiatan Pilkades PAW itu menunjukkan kesuksesan warga masyarakat Desa Samba. Kesuksesan ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di KLU pada masa mendatang.

“Pengamanan Pilkades dari unsur Polri, TNI, Satpol PP dan Linmas masing-masing desa. Artinya, suksesnya pilkades ini berkat kerja keras dan tungkus lumus seluruh lapisan masyarakat. Pendeknya ikhtiar kita semua dan tentu pula yang utama berkat rahmat Allah SWT,” jelas Sarjono.

Pesta demokrasi Pilkades PAW Samba tersebut dihadiri Kepala DP2KBPMD Ir. Hermanto, Camat Gangga, Kariadi, SP, Kabid PADes Martha Efendy, Kapolsek Gangga, IPTU Remanto beserta jajarannya, unsur Pol PP, Kasi Pemerintahan Kecamatan Gangga, Vidi Eka Kusuma, SIP, M.Si, Kasi PMD Kecamatan Gangga, Samsul Bahri, S.Sos., MM, Ketua dan anggota BPD, Pj Kepala Desa dan seluruh Perangkat Desa Samba, kedua calon dan pendukungnya, dan para tokoh Desa setempat serta sejumlah warga se-Desa Samba.

Sar

 




Pilkades Serentak Berlangsung Hari Selasa di 13 Desa KLU

Pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Lombok Utara dinilai sudah berjalan demokratis aman dan terkendali, berkat dukungan masyarakat desa

TANJUNG.lombokjournal.com ~  Kabupaten Lombok Utara sudah melangsungkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di 13 Desa, Selasa (21/12/21),  satu di antaranya melalui proses Pergantian Antar Waktu (APAW), yaitu Desa Sambil Bangkol.

Kadis DP2KBPMD Kabupaten Lombok Utara, Ir Hermanto mengatakan, pelaksanaan PWA itu sendiri berjalan lancar dan demokratis.

zoom meeting video conference di tengah Pilkades Serentak

Hermanto ketika ditemui wartawan media ini saat mengikuti mengikuti Zom Meeting di Aula Rapat Vitcon Kantor Bupati hari Selasa pagi menambahkan, proses PWA maupun Pilkades secara langsung hari ini berjalan lancar, berkat dukungan dan dorongan aspirasi masyarakat desa setempat.

Secara spesifik Hermanto terkait PAW Desa Sambil Bangkol menyampaikan penilaian.

“Proses pelaksanaannya terbuka, transparan, demokratis dan bisa dipertanggungjawabkan. Banyak warga hadir menyaksikan. Mereka cukup antusias,” sebutnya.

BACA JUGA: Pertama Kali, Pilkades PAW di Samba, Tertib dan Damai 

Ia menambahkan dalam proses pemilihan pihak panitia mengedepankan arahan dari Satgas Covid-19 KLU mengingat kondisi sekarang masih dalam suasana pandemi.

Pemilihan berlangsung lancar dan kondusif, proses-proses tahapan bisa diikuti dengan baik sesuai Peraturan Bupati Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu.

Dalam pelaksanaannya, Pilkades PAW ini berhasil mengantarkan Sajudin sebagai Kades Terpilih mengalahkan rivalnya Asiah (H. Ropii). Sementara kandidat dengan nomor 2 berhasil mengantongi dukungan 65 suara, mengungguli kandidat nomor urut 1 yang harus terima dengan perolehan 34 suara.

Di tengah berlangsungnya Pilkades, Direktorat Jendral Bina Pemerintahan Desa melalui Zoom Meeting Video Conference di ruang rapat Vitcon.

Acara Video Conference itu diikuti Plt. Sekda, Anding Dwi Cahyadi, S.STP, Kapolres Lombok Utara, Dandim 1606 Lobar, Unsur Satuan Tugas Covid 19, Kabag Hukum Setda, Kabag Pemerintahan Setda, Kadis Diskominfo, Camat Se KLU, Unsur Satgas Covid 10 Kecamatan, Panitia Perwakilan Pilkades Kabupaten, Perwakilan Panitia Pemilihan Desa Sokong dan Desa Segara Katon Kabupaten Lombok Utara.

BACA JUGA: Peringati Hari IBU, TP PKK NTB Gelar Kebugaran Lansia

Plt. Sekda KLU,Anding Dwi Cahyadi menyampaikan, pelaksanaan Pilkades Serentak berjalan lancar dan dalam pengawasan ketat dari semua pihak.

Dijelaskan Anding Cahyadi, Bupati Lombok Utara turut serta dan langsung ke beberapa TPS untuk memantau secara langsung pelaksanaan Pilkades serentak di wilayah Kabupaten Lombok Utara.

Menurutnya, semua berjalan demokratis, aman dan terkendali. Ia berharap mudah-mudahan para calon Kepala Desa terpilih adalah yang terbaik untuk Desa masing masing dan umumnya untuk warga Kabupaten Lombok Utara.

@ng

 




Penyampaian Visi Misi Calon Kades PAW Samba 2021

Penyelenggaraan musdes penyampaian visi misi calon, tujuannya agar warga Samba mengetahui pandangan calon dalam membangun desa setempat ke depan.

GANGGA,KLU.lombokjournal.com ~ Menjelang tiga hari musyawarah desa (musdes) pemilihan Kepala Desa PAW Samba, Panitia menggelar musdes penyampaian visi misi calon Kepala Desa Sambik Bangkol (Samba) Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara (KLU), dipusatkan di aula Kantor Desa setempat, Sabtu (18/12/21).

Penyampaian visi misi agar masyarakat paham apa yang akan

Musdes penyampaian visi misi calon itu dihadiri Sekretaris Camat Gangga I Wayan Kartini, Kapolsek Gangga IPTU Remanto beserta jajarannya, Ketua BPD beserta anggota, Penjabat Kepala Desa Samba Sarjono, Ketua Panitia beserta anggota, kedua calon (Sajudin dan HM Ropi’i/Asia) serta para pendukung dari kedua calon.

Ketua Panitia Pilkades Sukiyadi mengungkapkan, pihaknya menyelenggarakan musdes penyampaian visi dan misi calon, agar warga Samba yang hadir mengetahui langsung pandangan calon dalam membangun desa setempat ke depan.

Itulah dasar pemikiran, kata Sukiyadi, kenapa panitia menghadirkan para calon.

“Mereka berdua putra terbaik Samba, terlihat kompak dan bersatu. Ini menunjukkan kedua calon tetap komit, bahu-membahu dan bergandengan mengejar takdir. Menang kalah lumrah dalam berdemokrasi, tetap menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan demi kedamaian pelaksanaan pilkades ini,” katanya.

Pihaknya bahkan ingin forum penyampaian visi misi sebagai medium bagi masyarakat Samba berkumpul bersama-sama antara pendukung yang satu dengan pendukung yang lain.

BACA JUGA: Legenda Sepakbola NTB Diajak Rembug Majukan Klub Profesional

Kedua calon bisa duduk dan berdampingan bersama yang disaksikan oleh semua pendukung.

“Warga yang hadir sumringah. Tentu kedua calon punya karakter yang berbeda dan itu menjadi ciri khas dari seorang pemimpin. Tidak bisa disamakan antara pemimpin satu dengan pemimpin yang lain. Semoga apa (visi misi- red) yang mereka sampaikan nanti jika terpilih mampu dilaksanakan,” harap Sukiyadi.

Calon Kades Sajudin S.Sos memaparkan visi misi antara lain tercapainya tata kelola pemerintahan desa yang baik dan bersih, guna terwujudnya kehidupan masyarakat Desa Sambik Bangkol yang tentram aman dan damai.

Visi tersebut diterjemahkan ke dalam misi, yaitu melanjutkan program program yang telah tertuang di RPJM Desa Samba yang belum terselesaikan.

Menyelenggarakan urusan pemerintahan desa secara terbuka, transparan, dan bertanggung jawab sesuai dengan perundang-undangan. Mengedepankan masyarakat untuk mencapai mufakat dalam mengambil kebijakan dengan meminta pendapat multi pihak.

Sementara Asiah memaparkan visi terciptanya Desa Sambik Bangkol yang maju, mandiri, aman, dan sejahtera, dengan tujuh misi yaitu mewujudkan pemerintahan desa yang jujur, adil, dan bermanfaat dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.

Yakni mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat; meningkatkan profesionalitas; mewujudkan sarana dan prasarana yang kurang memadai; mewujudkan perekonomian dan kesejahteraan warga desa; meningkatkan kehidupan desa yang dinamis dalam segi kegamaan dan kebudayaan; serta meningkatkan ketertiban dan keterampilan serta ketentraman warga desa.

Kemudian , Penjabat Kepala Desa Sarjono, dalam momen tersebut menegaskan, sistem pemilihan di Desa Samba dengan pergantian antar waktu yang hanya melanjutkan sisa masa jabatan Kepala Desa yang diganti.

Sistem PAW itu, lanjutnya, untuk Lombok Utara pertama diterapkan di Desa Samba. Wajib pilihnya ditentukan berdasarkan unsur perwakilan dari 14 dusun.

Setiap dusun diwakili berbagai unsur baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, kelompok perempuan, kelompok nelayan serta unsur-unsur yang lainnya.

BACA JUGA: Kado HUT NTB, Gubernur Tandatangani Dua MoU

“Perlu kami sampaikan bahwa pemilihan kepala desa di Samba dengan sistem PAW pertama kali di Lombok Utara khususnya di Kecamatan Gangga. Haruslah melahirkan kesan baik dengan indikator kesuksesan baik sukses penyelenggaraan maupun sukses hasil (terpilihnya kades-red) sesuai harapan warga,” jelasnya.

Diterangkan pula, visi misi menjadi parameter penting memilih calon yang berkompetisi dalam kontes Pilkades PAW tersebut.

Hendak dibawa kemana Samba ke depan tergantung dari visi misi yang diusung kemudian diterjemahkan ke dalam program kerja nyata oleh calon jika mendapat kepercayaan masyarakat memimpin Samba.

“Para pemilih PAW dari perwakilan 14 dusun. Merekalah yang berhak memilih pada musdes tanggal 20 Desember nanti. Kenapa melalui pola musyawarah karena itu roh dari PAW. Tradisi baik bangsa kita. Mari bersatu untuk Samba Berkah ke depan,” pungkas Sarjono.

Sar

 




Iwan Panjidinata Kembali Pimpin Partai Gerindra KSB

Sebelumnya Iwan memimpin Partai Gerindra KSB, karena dicalonkan saat pemilihan Pilkada KSB 2015 ia mundur, sekarang ia kemabali pimpin Partai Gerindra KSB sebagai bagian konsolidasi Partai

MATARAM.lombokjournal.com ~ Iwan Panjidinata kembali memimpin DPC Partai Gerindra Kab. Sumbawa Barat, menggantikan Ketua DPC sebelumnya, yaitu Mustafa HMS.

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP Partai Gerindra Nomor: 09-0192/Kpts/DPP-GERINDRA/2021 tertanggal 14 September 2021.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin DPP Partai Gerindra, HBK
H. Bmbang Kristiono (HBK)

Penyerahan SK pergantian personalia DPC Partai Gerindra Kab. Sumbawa Barat (KSB) tersebut dilakukan Ketua Badan Pengawas dan Disiplin DPP Partai Gerindra H. Bambang Kristiono (HBK) di Mataram, Jumat (17/12/21) malam.

SK tersebut diterima langsung oleh Iwan Panjininata secara langsung. SK ditandatangani langsung Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, H. Ahmad Muzani.

“Pergantian, atau pergeseran posisi ini adalah bagian dari proses konsolidasi Partai,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini memastikan, pergantian tersebut merupakan bagian dari konsolidasi dan penguatan Partai di Bumi Pariri Lema Bariri, mengingat agenda-agenda politik yang akan dihadapi Partai dalam waktu yang tak terlalu lama.

BACA JUGA: Hemm… Nikmatnya Sarapan Pagi Soto Ayam Kuah Susu

HBK juga mengingatkan pentingnya pengelolaan Partai secara tertib dan modern.

Mengenai rencana proses pergantian antar waktu salah seorang anggota DPRD Kab. Sumbawa Barat yang disebut sakit, menjadi sorotan beberapa pihak di KSB.

Iwan Panjidinata sendiri pernah memimpin DPC Partai Gerindra KSB sebelumnya. Ia pernah terpilih menjadi Anggota DPRD Kab. Sumbawa Barat dan menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD.

Namun, pada pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kab. Sumbawa Barat tahun 2015, Iwan dicalonkan Partainya ikut dalam kontestasi Pilkada untuk posisi calon Wakil Bupati berpasangan dengan H. Mala Rahman.

Namun, pasangan ini hanya memperoleh posisi ketiga dari tiga pasangan calon.

Karena mencalonkan diri, sesuai UU Pilkada, Iwan kemudian harus mundur dari keanggotaannya sebagai anggota DPRD Kab. Sumbawa Barat. Penggantinya dilantik pada tahun 2015.

Belakangan, posisi Iwan sebagai Ketua DPC Partai Gerindra KSB berganti ke Mustafa HMS, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kab. Sumbawa Barat.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Prov. NTB Ali Al Khairy mengatakan, pergantian pucuk kepemimpinan ini adalah hal yang lumrah dan biasa dalam sebuah organisasi termasuk Partai politik.

Partai Gerindra, kata Ali, adalah rumah besar, yang banyak kamarnya. Sehingga Ia menyebut, pergantian ini semata hanya pindah kamar saja.

Sementara tugas, pengabdian, dan tanggungjawab semua kader adalah masih sama.

“Yang paling penting adalah tugas untuk memenangkan agenda-agenda politik mendatang. Ada pemilihan legislatif, ada pemilihan presiden, ada juga pemilihan kepala daerah,” katanya.

BACA JUGA: Kado HUT NTB, Gubernur Tandatangani Dua MoU

Selain Iwan, Merliza juga ditunjuk menjadi Sekretaris dan Ikhsan Musa Mahdi sebagai Bendahara DPC Partai Gerindra Kab. Sumbawa Barat.

Dietapkan pula sepuluh Wakil Ketua, empat Wakil Sekretaris, dan dua Wakil Bendahara.

Terkait posisinya yang kini kembali memimpin DPC Partai Gerindra KSB, Iwan mengatakan, dirinya akan langsung konsolidasi dengan kepengurusan di tingkat Anak Cabang setelah menerima Surat Keputusan DPP tadi malam.

Penguatan PAC menjadi prioritasnya, karena manakala PAC di setiap Kecamatan di Kab. Sumbawa Barat  memiliki positioning kuat, maka hal itu juga akan menjadikan DPC Partai Gerindra KSB juga menjadi kuat.

Selain itu, pengelolaan kepartaian yang tertib juga akan menjadi atensinya. Termasuk soal proses PAW salah satu anggota DPRD Partai Gerindra yang mejadi sorotan.

“Kami juga menyiapkan target-target untuk pemenangan Partai ke depan,” kata Iwan.

Pihaknya menargetkan, perolehan kursi Partai Gerindra di KSB bisa meningkat menjadi empat kursi pada pemilihan legislatif tahun 2024.

Pada Pemilu 2019 lalu, Partai Gerindra memperoleh dua kursi. Jumlah tersebut berkurang satu kursi dibanding perolehan suara pada Pileg 2014.

Saat Partai Gerindra memperoleh tiga kursi, Iwan menjadi Ketua DPC.

“Di KSB ini ada tiga daerah pemilihan. Kalaupun nantinya pada prosesnya Partai Gerindra hanya mendapatkan satu kursi di tiap daerah pemilihan di Pileg 2024, maka itu berarti sudah menjadi perbaikan dari perolehan kursi saat ini,” kata Iwan.  (*)

 




Pj Kades Samba Ajak Warga Sukseskan Pilkades PAW

Bantuan Langsung Tunai Dana Desa dibagikan kepada KPM sebanyak 199, dan masyarakat diajak untuk mengawal Pilkades PAW

GANGGA,KLU.lombokjournal.com ~  Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLTDD) yang terakhir untuk tahun 2021, disalurkan Pemerintah Desa Sambik Bangkol (Pemdes Samba) Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara, di Aula Balai Desa setempat, Jumat (10/12/21).

Penyaluran BLT dihadiri Sekretaris Desa Samba, MKD Samba, Kasi Kesra, Kasi Pelayanan, para Kepala Dusun, staf Desa Samba serta seluruh warga penerima bantuan.

ajakwarga sukseskan Pilkades paw
Pj Kades Samba, Sarjono

Masyarakat diajak sukseskan Pilkades paw di SambikBangkol

BLTDD dibagikan kepada KPM sebanyak 199 orang se-Desa setempat. BLT penyaluran terakhir tahun anggaran 2021. Distribusi selama 12 bulan, tuturnya, sudah terealisasi dengan baik sesuai tahapan salur menurut ketentuan.

Sekretaris Desa Samba Hadianto mengatakan, BLT tahap 12 yang terakhir tahun ini.

BACA JUGA: Budidaya Madu Trigona, Harapan Pemulihan Ekonomi Masyarakat

“Harapan kami gunakan uang ini semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti membeli beras, lauk pauk, dan kebutuhan pokok sejenis. Kita belum tahu apakah tahun depan tetap ada bantuan ataukah tidak,” kata Hadianto.

Ditegaskannya, kendati Covid-19 sudah berkurang namun pihaknya berpesan warga selalu menjaga kesehatan dengan mematuhi anjuran tetap prokes.

“Saat ini kondisi kita masih dalam suasana pandemi. Kita harus tetap mengikuti prokes dalam beraktifitas setiap hari,” ajak Sekdes.

Terpisah Penjabat Kepala Desa Samba, Sarjono, mengungkapkan, bantuan BLT itu sebagai wujud perhatian pemerintah Desa kepada masyarakat khususnya warga penerima bantuan.

“Preseden Pandemi Covid-19 yang sudah dua tahun berlangsung hingga saat ini jadi atensi warga kami. Demikian pula menjadi prioritas Pemdes sebagai ikhtiar kolektif dalam membantu meningkatkan ekonomi warga,” terang Mantan Ketua IPMLU Yogyakarta ini.

Pihaknya berterima kasih kepada seluruh elemen atas sinergi dan kiprah luhur selama ini dalam membantu Pemerintah Desa Sambik Bangkol.

BACA JUGA: Wabup Lombok Utara Tanam Pohon di Desa Senaru

Baik pemerintah kabupaten, provinsi, dan Pemerintah Pusat, dengan kontribusi dan bantuan yang diberikan, sehingga warganya merasa terbantu meringankan beban ekonomi sehari-hari akibat badai Covid-19.

“Kebutuhan keseharian masyarakat kami cukup terbantu, selain mampu bangkit kembali dari masa pandemi ini,” kataSarjono.

Pihaknya tetap memberikan imbauan kepada KPM penerima bantuan, supaya bijak menggunakan bantuan yang diterima sehingga benar-benar efektif dan efisien sesuai dengan harapan pemerintah.

“Memanfaatkan bantuan sesuai dengan prioritas kebutuhan. Jangan gunakan untuk hal-hal yang tidak berfaedah,” ujar Alumnus UIN Sunan Kalijaga itu.

Bulan Desember 2021 merupakan fase terakhir perkhidmatan dirinya mengabdi sebagai pelayan warga Sambik Bangkol. Pasalnya, pelaksanaan Pilkades PAW beberapa hari ke depan menandai awal dari fase akhir dirinya memangku amanah di Desa Samba.

“Sesuai regulasi memang masa jabatan kami akan berakhir sejak kepala Desa hasil Pilkades PAW nanti dikukuhkan,” ujarnya.

Pria yang sehari-hari bertugas di Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Utara tersebut, mengajak masyarakat Samba untuk mengawal Pilkades PAW dengan baik, agar demokrasi desa dapat berlangsung sesuai lokusnya.

Sar

 




Pilkades 2021 di KLU Diharapkan Berlangsung Kondusif

Pilkades 2021 yang berlangsung serentak di Lombok Utara diharapkan berlangsung aman, apa pun hasilnya itulah terbaik yang harus bisa diterima semua lapisan masyarakat

GANGGA,KLU.lombokjournal.com ~ Penandatanganan Deklarasi Damai dalam rangka Pemilihan Kepala Desa Kabupaten Lombok Utara Tahun 2021 bertempat di Aula Polres Lombok Utara, Selasa (07/12/21), dihadiri Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH.

Bupati hadiri deklarasi damai Pilkades 2021
Bupati H Djohan Sjamsu

Kapolres dan Dandim dampingi bupati acara deklaraasi damai Pilkades 2021

Hadir pula Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta S.I.K., M.H, Pabung Dandim 1606 Mataram Mayor Ibnu Haban, Kepala Dinas DP2KBPMD yang juga Ketua Panitia Pilkades Drs. Rusdianto M.Si, Pabung Dandim 1606 Mayor Ibnu Haban, Camat se Lombok Utara, Seluruh Calon Kepala Desa dan undangan lainnya.

Tahun ini ada 13 desa yang akan melakukan pemilihan serentak, yang diikuti 46 orang calon.

BACA JUGA: Wagub Tinjau Lokasi Becana Banjir dan Longsor di Lobar

Dalam sambutannya Bupati Djohan  menyampaikan, Pemilihan Kepala Desa di KLU  diharapkan berlangsung aman. Apa pun hasilnya di kemudian hari, itulah yang terbaik dan bisa diterima oleh semua lapisan masyarakat.

“Pesan saya untuk para pasangan calon menjelang hari pemilihan nanti, hendaklah berkampanye dengan cara yang sehat dan damai serta kondusif,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapolres Lombok Utara AKBP I Wayan Sudarmanta menyampaikan, kegiatan Deklarasi Damai merupakan bagian  tahapan yang harus dilalui pasangan calon.

Tujuannya untuk menyatakan diri dalam melakukan proses pelaksanaan pilkades berjalan dengan aman, sportif, transparan dan tidak diwarnai dengan tindakan-tindakan yang dapat menimbulkan masalah di masyarakat.

BACA JUGA: Hujan Deras Hingga Pagi, Waspada Luapan Air dan Longsor

Acara Penandatanganan Deklarasi Damai itu juga dirangkaikan dengan pembacaan Deklarasi Damai para Calon Kepala Desa yang dipandu Ketua Panitia Pilkades Lombok Utara, Drs. Rusdianto, dilanjutkan dengan penandatanganan Deklarasi Damai oleh semua bakal Calon Kepala Desa.

@ng