PDI Perjuangan NTB Dukung Rannya Nyalon Anggota DPD RI

Dukungan untuk Rannya Agustyra yang akan maju nyalon menjadi Anggota DPD RI mendapat dukungan dari Ketua PDI Perjuangan NTB

MATARAM. lombokjournal.com ~ Hal menarik yang dilakukan Ketua DPD PDIP NTB H. Rachmat Hidayat.

Ini langkah politik terbaru, anggota Komisi VIII DPR RI memberikan dukungan kepada Rannya Agustyra Kristiono untuk mencalonkan diri sebagai Anggota DPD RI dari Daerah Pemilihan NTB.

“Rannya akan menjadi masa depan NTB di DPD RI, mewakili milenial NTB berkiprah di kancah perpolitikan nasional,” kata Rachmat, Sabtu (15/1/22).

Keta PDI Perjuangan dukung Rannya      Ketua PDI PrjuanganNTB dan HBK

Rannya adalah putri H. Bambang Kristiono (HBK), politisi Partai Gerindra yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI.

BACA JUGA: Wagub NTB Lanching Sekolah Sehat, Tanamkan Cinta Lingkungan

Rannya saat ini masih menempuh pendidikan di Brunell University, London, Inggris dan akan segera menyelesaikan pendidikannya tahun ini.

Putri semataang HBK ini mulai berfokus pada perhatian publik Bumi Gora setelah berkiprah langsung dengan menjadi sebagai Humas Klub Sepak Bola Lombok, salah satu klub sepakbola profesional di NTB yang sedang buah bibir.

Rannya masih muda, dia perempuan, dia smart, namun memilih terjun di industri sepakbola yang dikenal khalayak sebagai industri yang didominasi laki-laki.

Sabtu siang, Rachmat dan HBK berada satu panggung dalam acara aksi donor darah yang digelar Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) NTB di Lombok Epicentrum Mall. Sedikitnya 800 warga hadir mendonorkan darahnya di sana.

sebagian besar adalah para kader dan simpatisan PDI Perjuangan di Lombok. Rannya kemudian turut didaulat ke atas panggung, dan mendapat tepuk tangan meriah dari khalayak yang hadir dalam aksi sosial tersebut.

Rachmat mengatakan, sudah saatnya NTB membutuhkan figur muda dengan gagasan-gagasan terima kasih untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Bumi Gora melalui DPD RI. Rannya kata dia, memiliki kapasitas yang lebih dari pantas untuk mendapat amanah tersebut.

BACA JUGA: Wagub NTB Ajak Dampingi Potensi Anak-anak Disabilitas

Dia akan membawa energi baru yang sangat positif, sehingga layak mendapat dukungan dari publik Bumi Gora.

“Jangan lupa. Sepanjang sejarah Bangsa Indonesia. Pemuda adalah agen perubahan. Ananda Rannya merupakan perwujudan dari perubahan tersebut bagi NTB,” tandas Rachmat.

Dia memastikan, dukungan dirinya kepada Rannya untuk maju maju memperebutkan satu dari empat kursi senator dari NTB, dukungan dirinya dalam bentuk ucapan semata.

Namun, dukungan yang disertai dengan tindakan. Rachmat memastikan, dirinya akan melakukan instruksi kepada kader dan simpatisan Partainya, untuk bahu membahu, memberi dukungan kepada Rannya sebagai Anggota DPD RI dari NTB dalam Pemilu 2024 mendatang.

Terhadap dukungan yang diberikan Rachmat Hidayat tersebut, HBK menyampaikan apresiasi yang luar biasa.

Politisi Partai Gerindra ini menegaskan, dukungan Ketua DPD PDIP NTB untuk Rannya tak ubahnya kejutan yang sangat menyenangkan. Terlebih lagi, dukungan tersebut telah diumumkan kepada publik.

“Terima kasih kami kepada Kak Tuan Rachmat. Dukungan ini adalah berkah dan sekaligus penyemangat bagi untuk kami, terlebih lagi untuk Rannya,” kata HBK.

HBK dan Rachmat memiliki hubungan yang sangat dekat.

Sejak awal kedatangannya di P. Lombok, HBK dan keluarga sering bersilaturahmi ke kediaman keluarga Rahmat.

Dua tokoh politik Bumi Gora ini, boleh dikata adalah guru dari banyak politik NTB yang sedang eksis saat ini. Berbeda dengan alasan untuk keduanya bekerja-sama untuk kepentingan NTB di kancah nasional.

“Dalam membangun dan kekeluargaan, kita tidak harus satu warna. Semua tokoh NTB adalah para ksatria, yang di dalam hati selalu bergelora semangat pengabdian untuk kemajuan dan kesejahteraan masyatakat NTB. Kita hanya berbeda kendaraan, tapi sama dalam tujuan, yaitu kemajuan dan kesejahteraan masyarakat NTB. . . ,” tutur HBK .***

 

 




Driver Ojol Mendaftarkan Diri Jadi Anggota PSI NTB

Rombongan driver ojol menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia, karena tertarik konsep murni nasionalis dan politik kebangsaan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sebanyak 11 orang driver ojol (ojek online) mendatangi sekretariat DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Barat, Rabu (05/01/22) pagi di jalan Majapahit no.3 Seruni, Mataram.

Kedatangan driver ojol ternyata untuk mendaftarkan diri menjadi anggota PSI NTB, mereka menjalani profesi sebagai Driver Ojol rata-rata lebih dari dua tahun.

Ketertarikan mereka terhadap PSI NTB, karena mereka melihat selama ini PSI mampu menempatkan diri sebagai partai yang mengusung konsep murni nasionalis dan politik kebangsaan.

Salah seorang driver ojol, Bambang mengatakan, PSI pasti akan melawan segala bentuk politik identitas.

BACA JUGA: Tuan Guru Bagu di RSUP, Kapolda NTB Langsung Berkunjung 

“Politik yang diusung oleh PSI adalah politik kebangsaan dan kami memiliki pandangan yang sama, politik yang menjunjung tinggi keragaman, itulah kenapa kami ingin masuk di PSI NTB,” jelas Bambang.

Setelah mengobrol dan diskusi panjang, Ketua DPW Dian Sandi Utama, setuju salah satu dari mereka (perwakilan) masuk sebagai pengurus di DPW PSI NTB.

Dan para Driver Ojol sepakat mengusulkan Bambang sebagai Perwakilan.

Dian Sandi Utama mengucapkan selamat datang di keluarga besar PSI NTB.

BACA JUGA: Mi6 Cermati Tiga Manuver Politik Rachmat Hidayat

“Kami terbuka untuk semua yang ingin mengabdi di PSI. Semoga kehadiran teman-teman yang berprofesi sebagai driver ojol dapat menyebarkan harum bunga mawar ke tengah masyarakat,” katanya.

@ng

 




Mi6 Cermati Tiga Manuver Politik Rachmat Hidayat

Tiga manuver politik Ketua PDI Perjuangan, H. Rahmat Hidayat di berbagai momentum berbeda,  merupakan rangkaian tak terpisahkan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Mi6 menilai tiga langkah manuver Ketua DPD PDIP NTB, H Rachmat Hidayat akhir-akhir ini merupakan pesan politik yang tidak sederhana.

Hal ini bisa dilihat dari serangkaian momentum  yang terjadi.

Manuver yang dilakukan Rahmat Hidayat seolah-olah tidak berkaitkan satu sama lain. Namun Mi6 memandang rangkaian tetrikal politik yang diperagakan politisi gaek H Rachmat Hidayat sesungguhnya satu rangkaian yang tak terpisahkan.

Manuver itu kental bermuatan pesan humanis dan saling memanusiakan.

“PDIP NTB sedang  memberikan pesan sekaligus teka teki moral dan politik dengan cara yang tidak biasa. Hal ini tentu hanya dipahami oleh politisi yang paham maksud,” kata Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH melalui siaran pers, Rabu (05/01/22) .

BACA JUGA: Tuan Guru Bagu di RSUP, Kapolda NTB Langsung Berkunjung

Menurutnya, manuver Rachmat Hidayat yang tidak sederhana dipahami yakni,  pertama, pada medio pertengahan Desember 2021 Rahmat hadir di Kantor Bupati Lombok Tengah dengan baju merah khas partainya.

Ia datang  untuk mendengarkan aspirasi dan ucapan terima kasih dari masyarakat Lombok Tengah kepada Presiden Jokowi dan Megawati Soekarno Putri, terkait perhatian Jakarta kepada Lombok Tengah, termasuk Pembangunan Sirkuit Mandalika.

Di hadapan petinggi lombok Tengah (Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD loteng beserta puluhan Tuan Guru ), mantan Bupati Lombok Tengah, H Suhaili secara tegas mengulas kronologi bagaimana jasa dan perhatian Pemerintahan Jokowi dan Megawati Soekarno Putri untuk masyarakat dan pembangunan di Lombok Tengah.

“Tentu Penyampaian aspirasi dan ucapan terima kasih elemen masyarakat Lombok Tengah kepada Jokowi dan Megawati tidak berdiri sendiri dan bebas nilai,” kata Didu.

Menurutnya, pasti ada peristiwa yang melatarbelakanginya. Seolah-olah Lombok Tengah ingin meluruskan kisah sejarah yang sesungguhnya.

“Agar publik tidak a historis dan mudah dikelabui oleh aneka pencitraan yang melupakan tonggak awal,” ucap Dir Mi6.

Sebagai politisi gaek, Rachmat Hidayat dan mantan Bupati Lombok Tengah Suhaili yang paham kisah,  tentu tidak ingin sejarah masa lalu Lombok Tengah terkait Mandalika Resort dan lain-lain dilupakan. Dinafikan oleh sajian aneka ‘drakor’ (drama Korea) politik oleh berbagai kepentingan  sesaat.

“Para pemangku Lombok Tengah dan Ketua PDIP NTB sesungguhnya hanya ingin sejarah diluruskan agar off side-nya tidak keterusan,” imbuhnya.

Selanjutnya Didu mengatakan, ayunan langkah Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat yang kedua yakni saat menghadiri pelantikan Ketua DPD Partai Gerindra NTB, HL Pathul Bahri, tanggal 29 Desember 2021 silam.

Di acara tersebut H Rachmat Hidayat menjadi satu-satuy Ketua Partai yang menghadiri acara pelantikan tersebut.

Menariknya, dalam acara tersebut di declare masuknya gerbong NW Anjani dalam Lokomotif Partai Gerindra NTB. Hal ini ditandai dengan masuknya petinggi NW dalam kepengurusan Partai Gerindra NTB.

“Kehadiran H Rachmat Hidayat sebagai simbol PDIP di acara pelantikan Pathul Bahri bisa jadi merupakan sinyal awal tentang koalisi politik linear antara Gerindra dan PDIP menyongsong kontestasi elektoral 2024 mendatang,” ujar Didu.

Didu melanjutkan, dalam momentum tersebut seolah-olah Gerindra dan PDIP NTB ingin memberikan message di awal kepada publik, koalisi Gerindra dan PDIP ke depan tidak terpisahkan, dan tidak tergoyahkan menyambut pesta demokrasi 2024.

“Sebagai Partai yang sama-sama menyusung platform Nasionalis, koalisi Gerindra dan PDIP nantinya  lebih mudah merawatnya dari benturan perbedaan maqom ideologi,” kata Didu.

Ia menambahkan, jika koalisi linier Gerindra dan PDIP dalam Pilkada serentak di NTB terjadi, target pragmatisnya menciptakan koalisi ramping untuk mengurangi/menekan beban cost politik.

Manuver ketiga, yaitu H Rachmat Hidayat saat di awal tahun 2022 memberikan kado yang indah mengapresiasi kinerja kepempinan Walikota Mataram, H Mohan Roliskana yang juga Ketua DPD Partai Golkar NTB.

Statement Ketua DPD PDIP NTB yang ujug-ujug memberikan penilaian positif untuk Mohan Roliskana dari perspektif moral dan politik sudah pasti akan berdampak menaikkan citra baik pemimpin Kota Mataram di mata publik.

“Apalagi dalam konstestasi Pilkada Kota Mataram 2020 silam, PDIP dan Golkar saling berhadapan mengusung calon kepala daerah yang berbeda,” Kata Didu.

Melalui statementnya tersebu,t H Rachmat Hidayat ingin fairness dan adil dalam melakukan penilaian terhadap kinerja baik Mohan Roliskana yang luput dari atensi dan perhatian publik.

“Kado awal Tahun statement Ketua PDI NTB ini sedang memberikan spirit moral kepada kepemimpinan Mohan Roliskana yang mampu move on dan menghilangkan dendam politik dalam memimpin kota,” ungkap Direktur Mi6

Selanjutnya tiga Langkah Politik PDIP NTB ini tentu tidak akan berhenti dan pasti akan mendapat kontraksi politik untuk mengimbanginya.

“Bisa jadi akan ada rangkaian parabellum sebagai perimbangan bandul politik agar publik mendapatkan second opini, dari sudut pandang yang berbeda, ” imbuhnya.

Didu mengatakan, tiga langkah ataupun manuver Ketua PDIP NTB bisa ditafsirkan sebagai upaya PDIP membangun persepsi politik yang baik di mata publik di tengah apatisme dan persepsi negatif masyarakat terhadap praktek politik yang terjadi.

“PDIP sadar bahwa publik perlu disadarkan pencerahannya agar mindsetnya tidak mudah  menyederhanakan masalah, dengan melakukan stigma yang kontra produktif terhadap perbedaan,” tandas Didu.

Tiga langkah PDIP bisa juga ditafsirkan bagaimana sesama partai berideologi Nasionalis, PDIP sedang merawat dan menyemai kebersamaan dalam menyongsong kepemimpinan masa depan dalam konstestasi 2024.***

Me

 




PDIP Loteng Distribusikan Beras Premium Bantuan Puan Maharani

Bantuan 1.000 paket  beras premium dari Ketua DPR RI Puan Maharani didistribusikan PDI Perjuangan Loteng untuk warga Lombok Tengah

MATARAM.lombokjournal.com ~ Sebanyak 1.000 paket bantuan beras premium dari Ketua DPR RI Puan Maharani didistribusikan kepada masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna, di Lombok Tengah, Kamis (30/12/21).

PDI Perjuangan Lombok Tengah yang mulai mendistribusikan paket beras presmium itu mengatakan, bantuan ini baru awal.

Bantuan beras premium dari Puan Maharani

“Bantuan beras premium ini merupakan bantuan awal,” kata Anggota DPRD NTB dari Fraksi PDIP H Ruslan Turmuzi di tengah-tengah penyaluran.

Politisi senior PDIP yang sudah lima periode menjadi Anggota DPRD NTB ini mengatakan, bantuan beras tersebut merupakan bentuk ta’aruf dan ungkapan sayang Ketua DPR RI Puan Maharani kepada masyarakat di Lombok Tengah.

Penyaluran bantuan beras tersebut dihadiri pula Ketua DPC PDI Perjuangan Lombok Tengah Suhaimi dan seluruh pengurus DPC.

Beras tersebut kemudian dibawa oleh para pengurus di tiap kecamatan untuk diteruskan kepada masyarakat sembari menyampaikan salam dari Puan Maharani dan Anggota DPR RI dari NTB H Rachmat Hidayat, yang memfasilitasi penyaluran bantuan beras tersebut.

BACA JUGA: Program Zero Waste di Sekolah Membentuk Karakter Siswa

Suhaimi mengatakan, bantuan beras tersebut sebagai wujud kepedulian meringankan beban masyarakat Lombok Tengah, terutama karena situasi saat ini masih dilanda pandemi Covid-19.

“Mbak Puan hadir untuk membantu masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih tidak menentu ini,” kata Suhaimi.

Bantuan beras yang ditempatkan dalam goodybag tersebut berisi beras premium sebanyak lima kilogram. Tim yang mendistribusikan bantuan telah mengantongi nama-nama warga yang akan menerima bantuan tersebut.

Dia berharap, sesuai tujuannya, bantuan beras ini bisa turut meringankan beban masyarakat, mengingat pandemi telah menyebabkan sejumlah harga bahan kebutuhan pokok saat ini merangkak naik.

BACA JUGA: Di Cuaca Dingin, Jus Tebu Tetap Minuman Ideal

“Dengan bantuan ini, untuk sementara masyarakat tidak perlu membeli beras sehingga masyarakat bisa mengalihkan dana yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan lain,” kata Anggota DPRD Lombok Tengah ini.

Dia menekankan, PDIP akan selalu hadir manakala masyarakat sedang dihadapkan pada kesusahan.

“Sudah menjadi ideologi PDI Perjuangan dan seluruh kadernya untuk satu garis dengan rakyat,” kata Suhaimi.***

 




Komando Gerindra NTB Sekarang di Tangan Pathul Bahri

Resmi Pimpin Partai Gerindra NTB, Bupati Lombok Tengah Pathul Bahri langsung canangkan target tinggi untuk Pemilu tahun 2024

MATARAM.lombokjournal.com ~ Pimpinan DPD Partai Gerindra NTB sekarang di tangan Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri .

Dia menggantikan H. Ridwan Hidayat, yang kini memangku jabatan Ketua Dewan Pembina. Target besar dipatok Partai Gerindra di bawah kepeimpinan Pathul, yakni menjadi Partai pemenang pada Pemilu 2024.

Surat Keputusan DPP Partai Gerindra yang menetapkan Pathul sebagai Ketua Gerindra NTB, diserahkan langsung oleh Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra H.  Bambang Kristiono, SE (HBK), di Mataram, Rabu (29/12/2021).

para petinggi Partai Gerindra NTB      Serah terima Ketua Partai Gerindra NTB dari Ridwan Hidayat ke Pathu Bahri

SK tersebut ditandatangani Ketua Umum Partai Gerindra, H. Prabowo Subianto dan Sekjen Partai Gerindra, H. Ahmad Muzani.

Penyerahan SK disaksikan seluruh Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten/Kota se NTB dan juga para anggota Fraksi Partai Gerindra dari DPRD Provinsi, hingga DPRD Kabupaten/Kota.

Ketua DPD Partai Gerindra dimisioner, H. Ridwan Hidayat, yang didaulat menyampaikan pidato pembuka dalam penyerahan SK tersebut memaparkan perjalanan Partai Gerindra NTB semenjak dirinya mendapat amanah memimpin Partai.

“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Ketua Umum, kepada Mas BK, yang telah memuliakan kami sebagai Ketua DPD Partai,” kata Ridwan.

Dia mulai memimpin Gerindra NTB pada tahun 2017. Hasilnya, Gerindra NTB berhasil menempatkan sembilan kadernya duduk di DPRD Prov. NTB dalam Pileg 2019.

BACA JUGA: Koalisi Pilbup Lotim Sinyalnya Kuat, Haerul Bertemu Rachmat Hidayat

Bertambah satu kursi dibanding Pemilu lima tahun sebelumnya. Sementara pada Pilpres di tahun yang sama, pasangan Capres-Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang diusung Gerindra memperoleh 70 persen suara.

Ridwan mengungkapkan, dalam Pilkada serentak yang digelar di NTB tahun 2020, Gerindra mampu memenangi lima Pilkada dari delapan Pilkada yang digelar secara serentak.

Gerindra bahkan menempatkan sejumlah kader-kader utamanya sebagai Kepala Daerah.

“Pada pemilu legislatif 2024, Gerindra harus mampu merebut posisi Ketua DPRD NTB dengan menjadi pemenang pemilu legislatif,” kata Ridwan.

Dengan sembilan kursi di DPRD NTB saat ini, Gerindra mendapat kursi Wakil Ketua DPRD. Sementara Ketua DPRD NTB dijabat kader Partai Golkar yang memperoleh 10 kursi dalam Pileg 2019.

Namun begitu, secara keseluruhan perolehan suara, Gerindra sebetulnya masih unggul dibanding Golkar.

Menutup pidatonya, Ridwan membacakan dua pantun. Pantun itu menekankan, betapa masyarakat Indonesia, dan juga masyarakat NTB, menantikan Prabowo Subianto, Ketum Partai Gerindra, menjadi Presiden Republik Indonesia dalam Pemilu 2024 mendatang.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra H. Bambang Kristiono, SE mengungkapkan rasa syukurnya, bagaimana peralihan atau pergeseran posisi kepemimpinan di DPD Partai Gerindra NTB bisa berjalan dengan sangat sejuk, sangat teduh, dan jauh dari riak-riak atau intrik-intrik politik yang merugikan soliditas dan kekompakan Partai.

“Ini menunjukan suatu suasana, bagaimana kedewasaan dan kematangan berpolitik para pimpinan Gerindra NTB saat ini,” kata HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI tersebut pun secara khusus menyampaikan rasa hormat dan kebanggaannya atas kepemimpinan Gerindra dibawah Ridwan Hidayat.

HBK menekankan, anggota DPRD Prov. NTB tersebut telah meletakkan standar tinggi bagi kepemimpinan Gerindra, mengingat prestasi yang telah ditorehkannya dalam pemilu sebelumnya.

Sehingga Gerindra NTB pun secara khusus memperoleh berbagai penghargaan dari Ketua Umum Partai.

“Gerindra menjadi pemenang dengan perolehan suara terbanyak dibandingkan pemilu sebelumnya, yaitu di posisi ketiga. Meski menang, ternyata kita masih kalah lihai dibanding Partai sebelah, sehingga perolehan kursi kita di DPRD NTB masih selisih satu kursi,” kata HBK.

Pun dalam Pilpres, perolehan suara Prabowo Subianto masih tetap mempertahankan dominasinya dengan angka rata-rata 70 persen suara.

Hal yang ditegaskan HBK adalah suatu pencapaian yang luar biasa, hasil perjuangan dan kerja keras.

“Apa yang telah dicapai Kak Tuan Ridwan Hidayat ini, harus kita lanjutkan dan kita tingkatkan. Minimal dipertahankan,” tandas tokoh yang dikenal sebagai samurainya Prabowo Subianto ini.

Karena itu, kepada Pathul Bahri yang kini mendapat amanah dan kepercayaan memimpin DPD Gerindra kedepan, HBK menginstruksikan untuk menjalankannya dengan penuh tanggung jawab, dan dengan penuh keikhlasan.

“Dengan pengalaman, dengan pengetahuan, dan dengan jejaring yang dimiliki, adinda Pathul Bahri, in syaa Allah, Gerindra akan menjadi Partai yang lebih besar dan lebih berjaya lagi di NTB,” tandas HBK haqqulyakin.

Kepengurusan DPD Partai Gerindra yang dinahkodai Pathul Bahri didominasi oleh figur-figur muda.

Memegang posisi kunci, Ali Al Khairi selaku Sekretaris DPD. Sementara posisi Bendahara dipegang oleh Mori Hanafi, yang saat ini Wakil Ketua DPRD Prov. NTB.

BACA JUGA: Jelang Liga 3 Tahun 2022, LFC Buka Rekrutmen Pemain

Kemudian OKK dipercayakan kepada Sudirsah Sujanto.

“Gerindra NTB lebih memilih anak-anak macan, ketimbang singa-singa tua. Yang menjadi singa-singa tuanya cukup saya dengan Kak Tuan Ridwan Hidayat saja,” kata HBK terkait fugur-figur muda yang kini duduk di kepengurusan DPD Gerindra NTB.

Secara khusus, dalam kepengurusan DPD Gerindra ini, juga hadir figur-figur muda dari Nahdlatul Wathan duduk di kepengurusan Partai, seperti HL Muhyi Abidin, yang merupakan pentolan Pengurus Besar Nahdlatul Wathan. Yang juga dulunya tokoh penting Gerindra NTB.

Duduk pula di kepengurusan, cucu-cucu dari Almagfurullah Maulanasyaikh TGKH Zainuddin Abdul Madjid, pendiri Nahdlatul Wathan dan juga Pahwalan Nasional dari NTB. Hal yang kata HBK, akan memperkuat posisi Gerindra di kancah perpolitikan Bumi Gora.

“Saya kira, ini adalah peluang yang sangat bagus bagi para generasi muda Nahdatul Wathan untuk berpartisipasi aktif dan terlibat langsung dalam kancah perpolitikan NTB melalui Partai Gerindra, mengingat Partai Gerindra di NTB memiliki kekuatan suara yang sangat besar. Mereka akan saya siapkan, dan diberikan kesempatan untuk menjadi pejuang-pejuang politik yang akan mempengaruhi dan sekaligus mewarnai peta perpolitikan NTB,” tegas HBK optimis.

Atas amanah yang telah diterimanya, Pathul Bahri menegaskan kesiapannya. Bupati Lombok Tengah ini mengungkapkan, paling tidak, dalam sepekan atau dua pekan kedepan, setelah diterimanya SK Kepengurusan DPD Partai Gerindra ini, pihaknya akan langsung menggelar Rapat Kerja dengan dihadiri oleh seluruh Ketua DPC Partai Gerindra dari seluruh Kabupaten/Kota.

Secara merendah, Pathul mengaku bahwa dirinya adalah figur yang tentu, memiliki banyak kekurangan. Karena itu, dengan masukan dari kader-kader terbaik Partai Gerindra, dalam rapat kerja tersebut, maka kekurangan yang ada pada dirinya akan disempurnakan.

Pathul kemudian menutup pidatonya dengan menukil cerita menggelitik tentang saling tuding “kebodohan” yang terjadi antara pengusaha dan sopirnya.

Pathul menekankan, hasil rapat kerja Partai yang akan digelar dalam waktu dekat, akan menjadi preferensi pihaknya bekerja untuk mempertahankan kejayaan Partai Gerindra di NTB.

Kehormatan untuk PDIP

Sementara itu, ada yang spesial dalam penyerahan SK Ketua DPD Gerindra NTB ini. Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H. Rachmat Hidayat menjadi satu-satunya pimpinan Partai di Bumi Gora yang tampak hadir.

Rachmat bahkan secara khusus didaulat untuk naik ke panggung utama untuk berfoto bersama dengan HBK dan pengurus inti Gerindra NTB yang baru.

“Kak Tuan H. Rachmat Hidayat adalah abang, dan sekaligus guru politik saya. Pada saat pertama kali saya datang, menjalankan perintah Partai menjadi caleg DPR RI dari Dapil sini, saya bersama istri sering sowan dan meminta arahan beliau di rumahnya,” kata HBK, soal kehadiran H. Rachmat Hidayat dalam penyerahan SK Kepengurusan Partai tersebut.

HBK dan Rachmat kini sama-sama duduk di DPR RI. Jika ini adalah periode pertama untuk HBK, Rachmat sudah duduk tiga periode di DPR RI.

Kehadiran Rachmat seorang dalam penyerahan SK tersebut telah memantik beragam spekulasi. Banyak pihak yang mengaitkan hal tersebut dengan kemesraan yang kini terjalin antara PDIP dengan Gerindra.

Kemesraan tersebut bahkan telah mengarah pada bakal diduetkannya Ketum Prabowo Subianto dengan bintang PDIP Puan Maharani yang kini menjabat sebagai Ketua DPR RI, dalam Pilpres 2024 mendatang.

Terhadap hal ini, Ketua DPD PDIP NTB H. Rachmat Hidayat yang dikonfirmasi tentang kehadirannya mengaku, dirinya hadir karena menerima undangan secara resmi. Politisi senior NTB ini pun tidak berpretensi apa-apa.

Karena berpikir bahwa para pimpinan partai politik lain di NTB juga diundang. Kemudian penyerahan SK ini juga menjadi panggung kehormatan untuk PDIP NTB, Rachmat pun menyampaikan terima kasih.

“Ini tentu menjadi sebuah kehormatan bagi kami di PDI P, diundang di acara penting seperti ini” kata Rachmat. .***

 




Koalisi Pilbup Lotim Sinyalnya Kuat, Haerul Bertemu Rachmat

Pertemuan Haerul Warisin dengan  Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat menunjukkan rh koalisi Pemilihan Bupati Lombok Timur 2024

MATARAM.lombokjournal.com ~ H Haerul Warisin membangun komunikasi politik untuk memuluskan langkahnya maju di Pemilihan Bupati Lombok Timur 2024.

Anggota DPRD NTB yang kini memangku Ketua DPD Partai Gerindra Lombok Timur tersebut, membangun komunikasi dengan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H Rachmat Hidayat.

Haerul secara khusus bertemu dengan Rachmat selepas penyerahan SK Kepengurusan DPD Partai Gerindra NTB di salah satu hotel di Mataram, Rabu (29/12/2021) siang.

Rachmat memang secara khusus menjadi satu-satunya ketua partai yang diundang dalam penyerahan SK Kepengurusan partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

“Membangun komunikasi politik itu keniscayaan,” kata Haerul sembari melempar senyum khasnya, saat dikonfirmasi soal pembicaraaan intensifnya dengan Ketua DPD PDI Perjuangan NTB.

Apakah pembicaraan terkait koalisi kedua partai di Pilbub Lotim?

Mantan Wakil Bupati Lombok Timur itu memberi tanda, kalau isi pebicaraan tersebut belum saatnya dibuka ke publik.

BACA JUGA: Dispora KLU Gali Potensi Atlet Sepak Bola Seja  10-12

Namun Warisin tak menampik, jika dirinya memang terus membangun komunikasi politik setelah ditunjuk partainya untuk maju di perhelatan Pilkada Lombok Timur tahun 2024.

Gerindra dan PDIP adalah partai dengan perolehan suara besar di Lombok Timur. Gerindra kini memiliki lima kursi. Sementara PDIP memperoleh empat kursi.

Perolehan kursi kedua partai pun besar kemungkinannya akan bertambah di Pemilu 2024 mengingat kepercayaan masyarakat yang kian meningkat.

Haerul yang merupakan tokoh dari Lombok Timur bagian selatan mengungkapkan, dirinya memiliki kedekatan secara personal dengan Rachmat. Seperti khalayak ketahui, Anggota DPR RI dari PDIP tersebut memang politisi yang berasal dari Lombok Timur bagian selatan.

Sebelum menjadi Anggota DPR RI, Rachmat juga membangun karir sebagai Anggota DPRD di Lombok Timur. Lalu naik ke tingkat provinsi dan kini di DPR RI.

“Beliau adalah panutan dan guru politik saya,” ungkap Haerul.

BACA JUGA: Indutrialisasi Kuiner, Ayam Taliwang Juga Dijual Kemasan 

Ia menekankan betapa hubungan keduanya telah terjalin dengan begitu intens semenjak lama.

Sebelumnya, Haerul juga memastikan, pihaknya memang telah menimbang sejumlah figur yang berpotensi mendampingi dirinya untuk maju di Pilbup Lotim.

Setidaknya sudah ada tiga figur yang kini sedang dilirik. Siapa mereka, pada waktunya, publik akan mengetahuinya. Yang pasti, aspek kewilayahan menjadi aspek penting dalam penentuan figur yang akan mendampinginya.

Karena dirinya berasal dari Lombok Timur bagian selatan, maka figur pendampingnya kata Haerul sudah pasti akan berasal dari figur Lombok Timur bagian utara.

Mekanisme untuk menentukan figur pendamping itu pun pastinya akan disiapkan oleh partai. Antara lain melalui berbagai survei yang terkait popularitas dan elektabilitas.

Survei tersebut pun bisa secara perseorangan maupun survei popularitas dan elektabilitas pasangan. Itu sebabnya, tokoh yang dikenal ramah ini, terus membangun komunikasi politik intensif.

Sementara itu, Rachmat saat dikonfirmasi soal pembicaraan intensifnya dengan Haerul Warisin menekankan, kerja sama strategis dengan partai politik lain dalam pilkada adalah bagian dari upaya PIDP untuk terus memperjuangkan kemaslahatan bagi masyarakat. Karena itu, PDIP terbuka dengan hal tersebut.

Namun, apa persis yang dibicarakan dalam pertemuan dengan Haerul, akan ada momentum dan timing untuk dibuka kepada publik.

Rachmat tak menampik, hubungan mesra antara PDIP dan Gerindra. Baik di tingkat pusat dan daerah. Sebagai sesama partai di dalam pemerintahan, komunikasi kedua partai pun sangat baik.

“Komunikasi politik yang telah terbangun ini menunjukkan bahwa partai politik nyaman bekerja sama dengan PDI Perjuangan,” kata Rachmat.

Jadi, apakah Gerindra dan PDIP akan berkoalisi di Pilbup Lombok Timur? Rachmat melempar senyum penuh arti.***

 




Keberatan Sahdan Cakades Pansor Sudah Ambang Batas

Surat Keberatan Calon Kepala Desa (Cakades) Pansor, Sahdan terkait hasil Pilkades Pansor sudah di ambang batas, tidak menutup kemungkinan batal demi hukum

TANJUNG.lombokjournal.com ~ Ambang batas akhir tanggapan surat keberatan Pilkades di Desa Pansor, Kecamatan Kayangan  Nomor Urut 1 Sahdan, yaitu tiga (3) hari setelah sampai di meja Dinas P2KBPMD KLU.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas P2KBPMD KLU, Ir Hermanto saat ditemui wartawan media ini di ruang kerjanya, Rabu (29/12/21).

Calon Kepala Desa (Cakades) Pansor dengan Nomor Urut 1 Sahdan, bersama tim dan simpatisannya mengajukan gugatan terkait hasil Pilkades Pansor kepada Kepala Dinas P2KBPMD, pada Jumat (24/12/21).

BACA JUGA: Bupati Djohan Hadiri Penandatanganan NPH PJTUS 

Hermanto menanggapi surat pengaduan Cakades Nomor urut satu (1) Sahdan tertanggal 27 Desember 2021 yang isinya sebagai berikut ;

Menanggapi surat sdr. Sahdan Cakades Pansor dengan nomor urut satu (1) tidak menerima hasil pleno penetapan.

Keputusan Bupati No. 248/108/P2KBPMD/2021, tentang pembentukan Tim Penyelesaian Perselisihan Hasil pmilihan Kepala Desa di Kabupaten Lombok Utara.

Menanggapi surat sdr. Sahdan Cakades nomor urut 1, tanggal 22 Desember 2021, perihal pengaduan terkait hasil pleno penetapan hasil, bahwa Tim pemenangan nomor urut 1 tidak menerima hasil pleno tersebut.

BACA JUGA: Tiga Pemain Bola Asal KLU Main di Liga Nasional

Alasannya, diduga telah terjadi ketidaksesuaian presentase kehadiran pemilih yang di atas rata rata, dibandingkan dengan TPS lainnya sebagaimana yang terjadi pada TPS 6 dan 7 Desa Pansor Kecamatan Kayangan, dapat disampaikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Sesuai ketentuan pasal 82 ayat 4 Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Utara No. 5 tahun 2021 tentang peratrtan pelaksanaan peraturan daerah KLU No 3 tahun 2021 tentang pemilihan Cakades diatur tentang mekanisme penyelesaian perselisihan pilkades yaitu pengajuan permohonan sekurang kurangnya memuat :

(a) – Identitas Pemohon, (b) – pihak termohon, (c) – Keputusan panitia pemilihan yang menjadi obiyek perselisihan, (d) – Menguraikan alasan menurut pemohon tentang adanya kekeliruan atau kesalahan terhadap hasil perhitungan suara, (e) – Menyampaikan permohonan yang diinginkan pemohon dan melampirkan bukti bukti dan identitas saksi saksi.

  1. Dokumen laporan Sdr. Sahdan calon nomor urut 1 yang disampaikan kepada Bupati Lombok Utara setelah di lakukan penelitian masih belum lengkap.
  2. Panitia Penyelesaian Perselisihan Hasil Pilkades KLU “mengembalikan berkas pengaduan yang disampaikan pemohon untuk dilengkapi sampai dengan tiga (3) hari sejak surat diterima agar di sesauiakan peraturan perundang undangan yang berlaku”.

Surat Kepala Dinas P2KBPMD KLU dikirim tertanggal 27 Desember 2021, dengan ambang batas sore ini, maka tidak menutup kemungkinan surat pengaduan sdr. Sahdan batal demi hukum, ungkap Hermanto, Rabu (29/12/21).

@ng

 




Ahmad SH Jadi Ketua DPD Partai Nasdem Loteng, Ini Janjinya

Dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Ketua DPD Partai Nasdem Loteng, Ahmad Syamsul Hadi menargetkan pileg mendatang partainya peroleh 6 kursi, dengan semua dapil terisi

LOTENG.lombokjournal.com ~ Ahmad Syamsul Hadi dilantik dan diambil sumpahnya  sebagai Ketua DPD Partai Nasdem bersama Ahmad Tantawi selaku Sekretaris dan M Zainul Afif Amir sebagai Bendahara.

Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) Periode 2021-2024 di Hotel Aruna Senggigi, di Hotel Aruna Senggigi, Senin (27/12/21)

Pelantikan ini menandai pembaharuan komposisi bagi partai yang mengusung tema Jalan Restorasi di Bumi Mandalika.

Pergantian komposisi pengurus sekaligus pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pengurus DPD NasDem Lombok Tengah ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem bernomor 255-KptsDPP-Nasdem/XI/2021.

Penyerahan SK DPP Partai Nasdem itu langsung diserahkan oleh Ketua DPP Julie S Laiskodat yang juga Ketua Bapilu Teritorial Bali NTB NTT mewakili Ketua Umum Surya Paloh.

BACA JUGA: Gubernur NTB Terima IGA Award 2021 untuk Pemda Terinovatif 

Dalam keputusan DPP Partai NasDem ditandatangani Surya Paloh sebagai Ketua Umum dan Johnny Gerard Plate sebagai Sekretaris Jenderal.

Hadir dalam pelantikan tersebut, mendampingi Julie Laiskodat yaitu Ketua DPW Partai NasDem NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah, pengurus partai Nasdem se-NTB dan beberapa undangan pejabat daerah Kabupaten /Kota di wilayah NTB, termasuk Kapolres Lombok Tengah yang diwakili oleh Kasat Reskrim.

Ketua DPD NasDem Lombok Tengah, Ahmad Syamsul Hadi dalam pidato politiknya melaporkan, kursi DPRD Lombok Tengah saat ini sejumlah tiga kursi. Namun pada Pilkada pada tahun 2024 mendatang, DPD Nasdem Loteng menargetkan menjadi 6 kursi, dengan semua dapil terisi.

Untuk menggapai target itu, lanjutnya, semua kader Nasdem Loteng tentu harus kompak, solid dan mau untuk bekerja keras.

“Kita dari sekarang harus mulai bekerja untuk Pilkada 2024 mendatang. Agar target kita bisa tercapai,” tegasnya.

Ia juga menekankan, untuk mengkokohkan barisan partai, setelah pelantikan ini, pihaknya akan langsung bekerja dengan melakukan pelantikan pada pengurus di semua kecamatan dan tingkat desa.

“Perjuangan itu mungkin panjang, tapi totalitas dalam perjuangan adalah suatu keharusan. Oleh karena itu saya harapkan pada semua kader nantinya tetap kompak dan solid dalam membesarkan partai NasDem,” himbaunya.

Sementara itu, Ketua DPW Nasdem NTB, Hj Sitti Rohmi Djalilah menyatakan,  pihaknya menunggu pembuktian dari Ketua DPD Lombok Tengah pada tahun 2024 mendatang.

“Saya akan tagih janji dari DPD yang menargetkan di semua dapil terisi tersebut,” ungkapnya dengan tegas.

Ia mengaku, pihaknya percaya kalau semua kader kompak dan bekerja keras, target dari semua DPD ini bisa diraih.

“Pesan saya agar semua pengurus partai NasDem di semua wilayah di NTB agar selalu merangkul, semua pihak dalam mengembangkan partai ini,” jelasnya.

BACA JUGA: Kasus Omicron Meningkat, Ahli Sarankan Ganti Masker

Terpisah, Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu (TPP) DPP Nasdem Wilayah Bali-Nusa Tenggara, Julie Sutrisno Laiskodat mengarahkan agar pelantikan ini tidak boleh menjadi acara seremonial saja.

Setelah pelantikan ini, semua pengurus Partai NasDem yang dilantik agar langsung bekerja untuk membentuk pengurus yang ada di tingkat kecamatan maupun ranting tingkat bawah.

“DPD harus segera membentuk pengurus tingkat kecamatan dan ranting yang ada di tingkat desa. Karena Pilkada 2024 sebentar lagi,” pesannya.

Pihaknya berharap yang pada pengurus sudah dilantik untuk tetap bersatu dan berjuang untuk menang pada Pilkada tahun 2024.

“Saya pengen janji dari ketua DPD Nasdem yang dilantik bisa terealisasi pada pilkada tahun 2024. Dimana, semua dapil di wilayahnya bisa terisi,” tegasnya.

Me

 




AHY Yakin, NU Akan Semakin Kokoh Dipimpin Gus Yahya

Terpilihnya Gus Yahya memimpin NU mendapat sambutan baik dari Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY

JAKARTA.lombokjournal.com ~ Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan ucapan selamat dan harapannya atas terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2021-2026.

“Selamat serta barokah atas terpilihnya KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) sebagai Ketua Umum PBNU periode (2021-2026), menggantikan KH Said Aqil Siradj,” ucap Ketum AHY melalui akun twitter pribadinya @AgusYudhoyono, Jumat (24/12/21) siang.

AHY berharap, NU makin kokoh dalam merawat pilar keislaman dan keindonesiaan, meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian umat, mempromosikan corak Islam Wasathiyah sebagai fondasi perdamaian global.

BACA JUGA: Indonesia Singkirkan Singapura 4 -2, Maju ke Final Piala AFF

“Kami Partai Demokrat siap bersinergi untuk menghadirkan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan negara,” harap Ketum AHY.

KH Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gu s Yahya, terpilih menjadi Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026 setelah  penghitungan suara yang dilaksanakan dalam rangkaian Muktamar ke-34 NU yang digelar di Lampung, Jumat (24/12).

BACA JUGA: Perpisahan dengan Aktivis, Irjen Iqbal Janji Tak Lupakan NTB

Gus Yahya meraih 337 suara, sSementara petahana, KH Said Aqil meraih 210 suara.***

 




Pilgub NTB 2024, Mi6 Prediksi Paket Zul-Rohmi Oleng

Dalam Pilgub NTB 2024, menurut prediksi Mi6, Paket Zul-Rohmi niscaya hanya akan menjadi album kenangan

MATARAM.lombokjournal.com ~ Mi6 menduga kekuasaan Politik Paket Zul-Rohmi sulit dipertahankan/Oleng dan  End Game,  jika pada Pemilihan Legislatif ( Pilleg ) 2024 perolehan suara Nasdem secara akumulatif ungguli PKS.

Apabila Nasdem NTB kelak menjadi Pemenang Pilleg 2024 di setiap dapil pemilihan, maka secara politik,  Paket Zul-Rohmi niscaya hanya akan menjadi album kenangan di Pilgub NTB.

“Begitulah logika Politik elektoral dimana posisi tawar ditentukan perolehan jumlah kursi di parlemen. Makin besar suara kursi di parlemen , makin kuat bargain positionnya, termasuk dalam menentukan papan satu,” kata Direktur Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 , Bambang Mei Finarwanto, SH melalui siaran pers yang dikirimkan ke media, Sabtu ( 25/12/21).

BACA JUGA: Gugatan Demokrat Kubu Moeldoko Ditolak Pengadilan TUN

Didi pnggilan akrab Bambang Mei melanjutkan, tanda -tanda trend Politik Partai Nasdem mulai moncer bisa dicermati semenjak terpilihnya Hj Sitti Rohmi yang juga Wagub NTB menahkodai Ketua Nasdem NTB.

“Terpilihnya Sitti Rohmi memimpin Nasdem NTB merupakan strategi Partai Nasdem untuk meraih suara Jamaah NW, termasuk suara vote getter TGB, Kaum Perempuan sekaligus ingin menjadikan Rohmi sebagai ikon Pembaharu dari kaum hawa,” ujar Didu.

Nasdem NTB  di bawah kepemimpinan Rohmi dipandang ingin menjadi lokomotif perubahan  bagi gerakan-gerakan pembaharuan di semua aspek kehidupan, tidak sekedar pencitraan semata.

Nasdem lewat struktur maupun sayap partai tentu ingin memanfaatkan momentum di bawah kepempimpinan politik Rohmi akan menyemai dan membesarkan suara elektoral Nasdem di NTB.

“Mi6 memprediksi setelah Partai Nasdem NTB usai melakukan konsolidasi internal, menuju Pilgub 2024  Nasdem akan melakukan serangkaian gebrakan-gebrakan moral dan politik untuk menunjukkan jati dirinya yang sesungguhnya,” urai Didu.

Ia menambahkan tahun 2022/2023 akan terlihat serangkaian manuver politik dan kemanusiaan untuk meraih simpati publik.

Anomali Politik dan Rotasi Zul Rohmi

Dalam konteks Pilkada serentak 2024, suka atau tidak suka, apabila perolehan suara kursi Nasdem di pilleg besar mengungguli PKS ataupun mengungguli suara semua partai misalnya, maka penentuan papan 1 mutlak menjadi domain Nasdem maupun partai koalisinya yang baru sesuai legacy DPP Partai Nasdem tentunya.

“Jika hari ini ada yang mendorong Zul Rohmi jilid 2  untuk Pilgub 2024 tidak soal,  asal dalam pilleg 2024 suara elektoral PKS mengungguli Nasdem plus Dr Zul/PKS mampu menyakinkan partai sekutunya untuk mendukungnya kembali,” tambah Didu.

Didu pun mengecualikan lain soalnya jika terjadi turbolensi ataupun anomali politik paket Zul – Rohmi tetap exsis, dimana Dr Zul mau bertukar posisi  menjadi Wakil Gubernur NTB jika benar suara PKS kalah unggul melawan Nasdem.

BACA JUGA: Jelang MotoGP, Pemerintah Kebut Pembangunan KEK Mandalika

“Jika rotasi atau pertukaran tempat  kepemimpinan benar terjadi, ini akan menjadi pembelajaran dan pencerahan politik yang luar biasa dalam tradisi pilgub , dimana Gubernur maupun bertukar tempat posisi Wakil,” imbuh didu.

Calon Alternatif Pilgub NTB

Mi6 menilai Pilkada serentak 2024 sangat menarik karena terjadinya masa transisi selama setahun lebih,  dimana semua petahana Kepala Daerah di NTB akan melepaskan jabatannya sebelum mengikuti konstestasi lagi.

“Dengan konstruksi Politik demikian, kuat dugaan akan memunculkan peluang calon/ figur baru dalam Pilgub NTB 2024 diluar figur atau stok lama yang kerap muncul dalam setiap konstestasi,” kata ddidu.

Lelaki yang pernah jadi Eksekutif Daerah Walhi NTB menambahkan, saat ini rumorsnya sedang ada gerakan masiv secara kladestain untuk menyiapkan perangkat perangkat pemenangan menyongsong Pilgub NTB.

“Pada saatnya figur baru tersebut akan muncul ke publik setelah semua perangkat pemenangannya siap untuk melakukan test the water,” tukasnya.

Me