Pergantian Wakil Ketua DPRD NTB, HBK Anggap Biasa Saja
HBK mencontohkan, pergantian Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M. Taufik dari Partai Gerindra, kebesaran hati Taufikmemilih membacakan sendiri SK pergantiannya
MATARAM.lombokjournal.com ~ Wakil Ketua DPRD NTB dari Partai Gerindra Mori Hanafi bakal diganti. Pembacaan surat keputusan (SK) Partai telah dilakukan, Kamis (21/04/22)
Kabar pergantian ini membuat gaduh, disinyalir sejumlah loyalis Mori menolak pergantian ini.
Nama Ketua Badan Pengawas Disiplin (BPD) Partai Gerindra H. Bambang Kristiono, SE (HBK) disebut-sebut ada di balik proses pergantian ini.
Sejumlah tudingan pun dialamatkan kepada orang dekat Prabowo Subianto ini.
Terkait proses pergantian ini, HBK akhirnya angkat bicara.
Naufar Farinduan dan Mori Hanafi
Pria yang juga anggota DPR RI dari Dapil NTB 2/P. Lombok ini menilai bahwa rotasi atau pergantian posisi jabatan di Partai itu bukanlah sesuatu yang luar biasa.
“Tidak usahlah terlalu dibesar-besarkan. Biasa-biasa saja, karena proses rotasi dan pergantian itu akan terus berjalan,” katanya, Jumat (22/04/22).
Soal aspirasi yang ingin mempertahankan Mori, dia hargai itu.
Tapi, publik harus mengetahui bila Mori telah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD NTB sejak 2019, lebih dari tujuh setengah tahun.
Cukup lama untuk seorang politisi menduduki jabatan yang diamanahkan.
“Saya kira sekarang ini sudah waktunya giliran kader lain didorong untuk mewujudkan regenerasi dan penyegaran. Jangan sampai ada kejenuhan dan kompetisi yang positif tidak berjalan. Selain itu, keputusan juga wewenangnya ada di pimpinan kolektif di DPP Partai Gerindra, tidak diputuskan oleh orang perorang, saya memang dimintai pendapat dan masukannya,” akunya.
“Dan saya juga menghargai hasil konsensus adik-adik saya di DPD Partai Gerindra NTB,” sambungnya.
Pria yang dikenal sebagai pemilik klub sepakbola profesional Lombok FC ini melanjutkan, pergantian itu tak hanya menyasar Mori Hanafi semata, Ketua Fraksi Gerindra yang dijabat Naufar Farinduan pun berganti kepada Sudirsah Sujanto.
Bak sebuah lokomotif, pergantian ini untuk membuat semua garbong berjalan stabil.
“Sekarang saya tanya, memangnya ada yang sakral dalam jabatan politik, yang tak tergantikan. Sekarang Mori diganti Farin, berikutnya bisa jadi Farin diganti yang lain. Atau Mori kembali lagi,” terangnya.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menyebut, serangan-serangan pribadi yang dialamatkan kepadanya, tak terlalu membuatnya risau.
Posisi kader Partai Gerindra sama-sama berjuang. Tidak boleh ada istilah apalagi pemahaman kader yang merasa lebih besar dari Partainya.
“Ya, saya mendengar ada tokoh-tokoh yang ingin berjumpa dengan saya untuk menyampaikan aspirasi. Saya persilahkan, saya akan jelaskan alasan-alasan dan pertimbangannya. Saya sangat terbuka,” urainya.
HBK menyinggung pula pergantian Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik yang kebetulan berasal dari Partai Gerindra.
Dia kagum dengan kebesaran hati Taufik yang telah memilih membacakan sendiri SK pergantiannya.
“Taufik melakukan itu karena dia paham merit sistem yang diterapkan di dalam Partai. Sekarang dia diganti, dan besok bisa saja dia naik lagi, nggak ada hal yang istimewa,” ujarnya.***
Partai Gerindra Ganti Wakil Ketua DPRD NTB Hasil Kalkulasi Rasional
Partai Gerindra memberikan ruang Mori Hanafi untuk konsentrasi sebagai Ketua KONI dan Ketua Asprov PSSI NTB
MATARAM.lombokjournal.com ~ Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra H. Bambang Kristiono, SE (HBK) angkat bicara terkait pergantian posisi Wakil Ketua DPRD Prov. NTB dari Mori Hanafi ke Naufar Furqoni Farinduan yang saat ini menjabat Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Prov. NTB.
HBK memastikan, pergantian tersebut murni untuk kepentingan organisasi. Sehingga sangat jauh dari intrik-intrik apalagi persoalan-persoalan yang bersifat pribadi seperti yang dispekulasikan segelintir kalangan.
“Tentu saja pergantian ini diputuskan setelah dievaluasi, dipertimbangkan, dan dikalkulasi dengan sangat matang dan rasional,” tandas HBK lewat sambungan telephone, Kamis, (21/04/22).
Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok ini menegaskan, Pileg dan Pilpres 2024 adalah agenda besar Partai yang sangat krusial dan menentukan.
Karena itu, diperlukan partisipasi aktif dan keikut-sertaan kader-kader Partai yang akan berkonsentrasi penuh dan bekerja total dalam pelaksanaannya.
Hanya dengan cara itulah, Partai Gerindra diharapkan mampu mempertahankan dan sekaligus meningkatkan perolehan suaranya.
“Langkah yang diambil Partai Gerindra ini juga dimaksudkan untuk memberikan ruang, napas, serta waktu kepada sdr. Mori Hanafi untuk bekerja all out dan mengonsentrasikan dirinya sebagai Ketua KONI dan juga Ketua Asprov PSSI NTB,” kata HBK.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menilai, dua organisasi olahraga tersebut tentu saja tidak bisa dikelola secara amatiran atau asal-asalan.
Mengingat di dalamnya tersemat agenda besar olahraga yang hendak dicapai Pemprov NTB, khususnya dalam event besar PON 2027 dimana NTB mengajukan diri sebagai tuan rumah bersama NTT.
“Kita justru sedang memberikan dorongan yang kuat kepada sdr. Mori Hanafi untuk bekerja all out dan sungguh-sungguh dalam memimpin dan mengembangkan dunia olahraga NTB,” tandas HBK.
Karena itu, apa pun pendapat, persepsi, dan pikiran khalayak ramai tentang proses pergantian ini, yang pasti, kata HBK, keputusan tersebut sudah final dan tidak perlu diperdebatkan lagi.
Sebab, pergantian tersebut adalah urusan internal Partai Gerindra, dan menjadi wewenang penuh pimpinan kolektif Partai di DPP Partai Gerindra.
“Yang saya pahami, terpilihnya sdr. Mori Hanafi sebagai Ketua Asprov PSSI NTB maupun Ketua KONI NTB itu karena kapasitas dirinya sebagai profesional yang sangat mencintai dunia olahraga. Tidak semata-mata karena jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD Prov. NTB. Jadi, adalah hal yang sangat membingungkan bagi diri saya, apabila pergantian tersebut kemudian dipolemikan kesana kemari,” ujar HBK.
Ditegaskan HBK, pergantian posisi jabatan dalam sebuah organisasi seperti halnya yang terjadi di Partai Gerindra pada saat ini adalah hal yang biasa.
Hal tersebut juga memberi gambaran kepada publik bahwa setiap kader Partai memiliki peluang dan kesempatan yang sama dalam mengembangkan potensi dirinya.
Tidak ada yang istimewa. Apalagi yang diistimewakan. Sebab, ukurannya jelas yaitu profesionalisme, kinerja, dan kesetiaan.
Itu sebabnya, dinamika seperti pergantian jabatan seperti ini akan terus berlangsung, dan bukan sesuatu yang tabu dilakukan dalam proses regenerasi dan penyegaran.
Partai Gerinda bahkan akan terus mengembangkan proses kompetisi yang sehat sejalan dengan aktualisasi dirinya sebagai Partai modern.
Sehingga tidak ada jaminan bagi siapapun untuk mengisi sebuah jabatan selamanya.
Dengan tingkat kedewasaan yang telah semakin matang, HBK yakin dan percaya, bahwa seluruh kader Partai akan mampu menyesuaikan dirinya dengan sangat cepat dalam menghadapi setiap dinamika yang timbul.
Karena itu, HBK menegaskan, segera setelah SK pergantian diproses sebagaimana aturan yang berlaku, supaya diberikan kesempatan kepada pejabat baru untuk bekerja keras dan menunjukkan dedikasi, serta kinerjanya kepada masyarakat NTB.
“Sebagai pimpinan Partai, tentu saja saya berkewajiban untuk terus merawat, menjaga soliditas dan kekompakan, dengan terus memberikan dorongan yang kuat kepada seluruh elemen Partai untuk selalu menempatkan kepentingan Partai di atas kepentingan yang lain-lain,” kata HBK menegaskan.
Prioritas utama Partai Gerinda saat ini memastikan, pada Pemilu 2024, Partai Gerindra NTB tidak hanya mampu sebagai pemenang dalam perolehan suara.
Tetapi juga mampu menempatkan kader terbaiknya menjadi pimpinan puncak di DPRD Prov. NTB.
Terima Kasih dan Penghargaan Tinggi
Pada kesempatan yang sama, HBK juga menegaskan, semua kader Partai Gerindra sangat solid dan berada dalam komandonya.
Tidak ada perseteruan pribadi, perselisihan pribadi, apalagi kemudian dikait-kaitkan dengan Lombok FC, klub sepakbola profesional yang digagas HBK untuk mewadahi karir profesional talenta-talenta sepakbola terbaik di Bumi Gora.
“Publik bahkan bisa melihat dan membuktikan sendiri. Begitu perhelatan Liga 3 NTB selesai dilaksanakan, sdr. Mori Hanafi kemudian diangkat dan dipercaya sebagai salah satu elit Partai Gerindra NTB,” kata HBK.
Dalam kepengurusan DPD Partai Gerindra NTB periode lima tahun ke depan, Mori Hanafi menjabat sebagai Bendahara, jabatan yang sangat strategis dalam struktur kepengurusan Partai, diluar posisi Ketua dan Sekretaris.
Komunikasi Mori Hanafi dengan HBK pun sesungguhnya berjalan dengan sangat baik dan tidak pernah terputus.
Tetap berlangsung hangat dan penuh kekeluargaanDalam banyak kesemaptan, Mori pun memastikan hal tersebut berulang-ulang.
Karena itu, secara khusus, HBK pun menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala prestasi, kinerja, dan dedikasi Mori Hanafi selama ini.
HBK sangat yakin, Mori Hanafi akan mampu membawa dunia olahraga NTB mencapai prestasi yang setinggi-tingginya.
“Kita semua akan memberikan dukungan penuh kepada sdr. Mori Hanafi untuk membawa dunia olahraga NTB ke posisi puncaknya,” kata HBK.
HBK memastikan, seluruh kader Partai Gerindra NTB, termasuk dirinya, akan solid dalam satu barisan bersama Mori Hanafi untuk menjadikan dunia olahraga NTB dihormati dan disegani daerah-daerah lain.
HBK menyatakan bangga memiliki kader yang hebat seperti Mori Hanafi, dan memastikan bahwa karir yang bersangkutan akan tetap cemerlang di Partai Gerindra.
“Dia adalah adik, anak didik dan asset penting saya di Partai Gerindra NTB. Saya berkewajiban untuk terus melindungi kariernya tetap terjaga. Dan tolong jangan terus distigmatisasikan, bahwa pada setiap pergantian pengurus ataupun jabatan di internal Partai Gerindra, seolah-olah, karena para kader itu bersetru dengan HBK, keliru itu” tutup HBK tegas.***
Wagub NTB Harapkan LMND Bantu Program Pemerintah
Kegiatan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) diminta Wagub NTB selaras dengan program pemerintah
MATARAM.lombokjournal.com ~ Kehadiran Organisasi Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Mataram diharapkan dapat berkontribusi dalam membantu program-program Pemerintah.
Harapan tersebut disampaikan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah saat menerima audiensi LMND Kota Mataram di ruang kerjanya, Rabu (20/04/22).
“Mudah-mudahan bisa melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan selaras dengan program pemerintah,” kata Wagub.
Ummi Rohmi, sapaan akrab Wagub NTB ini juga menyampaikan bahwa dengan adanya Liga Mahasiswa tersebut akan menjadikan mahasiswa lebih produktif.
“Semoga lancar semua kegiatannya. Tentunya kita berharap bagaimana supaya mahasiswa ini semakin produktif di era perkembangan digital,” tambah Ummi Rohmi.
LMND sendiri merupakan salah satu organisasi progresif di kalangan mahasiswa. LMND memposisikan diri sebagai anti-kapitalisme dengan sebuah tatanan yang lebih demokratis, lebih humanis, dan ekologis.
Hal inilah menjadi nafas dalam azas perjuangan LMND, yakni Pancasila.
Turut mendampingi Wagub pada audiensi tersebut, yaitu Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, Drs. Sahnan, M.Pd. ***
Pilgub NTB 2024 Bakal Disemarakkan Adu Kuat Paranormal
Kuatatnya klenik di masyarakat, sehingga Pilgub NTB 2024 akan diwarnai dengan perang paranormal
MATARAM.lombokjournal.com ~ Pilgub NTB 2024 akan diwarnai maraknya adu kuat paranormal politik, untuk memback-up tak kasat mata citra kontestan yang bertanding.
Direktur Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6, Bambang Mei Finarwanto memprediksi, akan muncul squad Paranormal meramaikan pentas politik.
Menurutnya, ini harus dimaknai sebagai sugesti atau kekuatan spirit kepada paslon, agar lebih optimis menyongsong kemenangannya.
Bambang Mei Finarwanto
“Fenomena munculnya adu kuat paranormal pada panggung belakang setiap kontestasi politik tidak terlepas dari masih kuatnya kepercayaan klenik di masyarakat,” kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto melalui siaran pers kepada media, Senin (18/04/22 ).
Menurut pria yang akrab disapa Didu ini mengatakan, paranormal adalah orang yang mendapat anugerah kekuatan batin dan pikiran, yang mampu menerawang dan berselancar pada dunia supranatural.
Untuk mencegah hal-hal agar tidak berbau syirik maupun kekufuran, maka paranormal yang baik dalam berinteraksi dengan dunia lain tetap pada koridor syar’i.
“Salah satu Koridor Syar’i yang dilakukan Paranormal ‘putih’ guna menjaga keberkahan anugerah ‘ilmu tilik’ senantiasa menjaga pantangan keduniawian, seperti tidak memasang tarif jasa pada setiap advisnya,” ujar Didu.
Saat ini tingkat kepercayaan terhadap citra positif Paranormal berkat masifnya publikasi di media mainstream maupun platform media sosial, seperti Fb, tiktok , Instagram, dll yang menyajikan berbagai ragam konten yang menghibur dan edukatif terkait aktivitas supranatural.
“Jika sebelum era teknologi digital 4.0 aktivitas supranatural identik dengan yang berbau seram, angker, tertutup, takut ditahu, dan lain lain, maka di era keterbukaan teknologi 4.0 , aktivitas Supranatural menjadi tontonan yang menghibur sekaligus membuka tabir gaib/ mistis menjadi sesuatu yang tidak tabu lagi,” ucapnya.
Peran Paranormal dalam Pilgub NTB
Lebih jauh Didu menambahkan secara sosiologis, fenomena paranormal dalam mewarnai pentas politik di NTB bukan barang baru.
Apalagi di kalangan pegiat supranatural, NTB dikenal sebagai salah satu kawasan yang banyak memiliki talenta supranatural yang unik dengan berbagai spesifikasi dan keahliannya.
“Sudah menjadi rahasia umum jika NTB menjadi salah satu destinasi /rujukan mencari talenta yang dipandang memiliki kemampuan supranatural yang mumpuni,” kata lelaki mantan Direktur Eksekutif Walhi NTB.
Dalam kontestasi Politik Pilgub NTB 2024 mendatang, Didu mensinyalir bakalan terjadi perang paranormal pada sisi backstage, untuk menyemarakan panggung belakang.
Orang Pintar tersebut akan makin eksis sebagai pihak yang akan dilibatkan atau dimintai second opininya untuk memperkuat keyakinan sugestif.
Pada sisi lain, Mi6 meyakini arus kuat paranormal pada Pilgub 2024 merupakan bentuk keberterimaan secara rasional pikiran masyarakat yang mau berdamai dengan hal-hal tak kasat mata, sehingga sangat naif untuk diabaikan.
“Dalam konteks ilmu dalam, keberadaan paranormal selain untuk ‘memagari’ dari pengaruh energi negatif dari lawan politik, juga dipercaya mengambil peran lain tak kasat mata seperti menaikkan pamor ataupun karisma dengan berbagai ritual,” tandas didu.
Terakhir Didu menggarisbawahi, meskipun kemajuan teknologi pesat, keberadaan paranormal dalam politik disadari atau tidak sudah menjadi kebutuhan yang tak terpisahkan. Selain sudah menjadi tradisi budaya masyarakat lama, eksistensi Paranormal juga ditunjang erat dengan citra positif yang kerap ditampilkan lewat media campaign berbagai platform yang memiliki manfaat bagi kehidupan masyarakat.
Meskipun keberadaannya tidak bisa dibuktikan secara ilmiah/empirik.
“Jika lembaga survei berperan untuk memotret aspek popularitas, keberterimaan maupun elektabilitas, maka paranormal memainkan peran pada domain supranatural seperti meningkatkan pengasihan, karisma dan pamor,” kata Didu.***
Asdeksi Adakan Workshop Penyusunan LKPJ Kepala Daerah
Bangun Kemitraan dengan Kepala Daerah, Asdeksi menyelenggarakan workshop yang mengkaji penyusunan LKPJ Kepala Daerah
BANDUNG.lombokjournal.com ~ Workshop bertajuk ‘Peran Setwan dalam Membangun Kemitraan Kepala Daerah dan DPRD’ berlangsung di Bandung, Jum’at.(25/03/22).
Penyelenggaraan Workshop Nasional itu oleh Asosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota Seluruh Indonesia (Asdeksi) itu, secara spesifik mengkaji penyusunan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah serta penyelenggaraan Hak Keuangan dan Aadministrasi DPRD.
Narasumber workshop tersebut yakni, dari Kemendagri RI Dr. Bahri, S.STP., M.Si, Praktisi Psikologi, Dra. Hj. Okky Asokawati, M.Psi, Akademisi Institut Ilmu Pemerintahan, Dr. Muhadam Labolo, AMP., M.Si, serta narasumber lainnya yang memberikan pencerahan bagi pengembangan dan peningkatan kinerja Sekretariat DPRD.
Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asdeksi Widyo Prayitno, SH sebelum membuka acara menyatakan, adanya pelonggaraan aktivitas pada masa pandemi memungkinkan terlaksananya workshop secara tatap muka, dengan menghimbau kepada peserta, agar tetap mematuhi protokol kesehatan.
Workshop ini ditujukan memantapkan peran Setwan dengan empat materi inti. Workshop berlangsung selama empat sesi hingga tanggal 27 Maret 2022.
“Materi workshop dari sisi penyelenggaraan hak keuangan DPRD, pengembangan diri untuk meningkatkan keterampilan dan etos kerja, peran DPRD dalam penyusunan LKPJ serta peran harmoni kemitraan antara kepala daerah dengan DPRD,” tuturnya.
Selain agenda workshop, Asdeksi juga menyelenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bagi Pengurus Asdeksi daerah.
Menurut Ketua DPN Asdeksi Widyo Prayitno, SH Rakornas dimungkinkan adanya rekomendasi-rekomendasi urgen yang dihasilkan terkait kebijakan yang berdampak bagi Sekretariat DPRD.
Terutama pada aspek penyusunan LKPJ Kepala Daerah. Sebagaimana diketahui bahwa sekitar Bulan Maret-April, seluruh DPRD Kabupaten/Kota menjadwalkan LKPJ Kepala Daerah. Melalui mekanisme pembahasan yang telah reguler dilaksanakan setiap tahunnya. ***
Pemilu 2024 diwarnai fenomena menarik, yakni kuatnya partisipasi politik milenial dengan platform Teknologi 4.0
MATARAM.lombokjournal.com ~ Maraknya berdirinya Partai Partai Baru ditanah air patutlah di apresiasi sebagai salah satu pilar dalam memperkuat demokratisasi.
Selain itu muncul Partai Baru harus dimaknai pula sebagai ajang untuk membentuk karakter kepemimpinan yg tangguh melalui ideologi politik yang dianut.
Seperti diketahui, jelang Pemilu 2024 setidaknya muncul partai baru yg diinisiasi oleh Tokoh Nasional, misalnya Fahri Hamzah menggagas Pembentukan Partai Gelora.
Kemudian Amien Rais dengan Partai Ummat. Kemudian ada pula Partai Rakyat Adil Makmur disingkat PRIMA.
Selain itu ada juga Partai-Partai yang pernah ikut kontestasi seperti Perindo, PSI , dan lain-lain terlihat mulai ‘serius’ menata organisasi dan struktur partai, agar perolehan kursi elektoralnya di Pemilu 2024 bertambah secara signifikatan.
Lembaga Kajian Sosial Politik Mi6 melihat Pesta Demokrasi Rakyat (baca : Pileg/Pilpres) akan diwarnai fenomena yang menarik, menjadi ciri pembeda dari Pemilu periode sebelumnya, yakni kuatnya partisipasi politik rakyat/milenial dengan membawa platform Teknologi 4.0 dalam menyemarakan kontestasi Pemilu 2024.
“Mi6 menduga pada gelaran Pemilu 2024, keterlibatan Anak Muda Milenial dengan menggunakan platform teknologi modern akan mewarnai isu Pemilu 2024 dengan konten branding media agar Pemilu terlihat lebih friendly, ringan dan menghibur,” kata Direktur Mi6, Bambang Mei Finarwanto, SH didampingi Kepala Litbang Mi6, drs Zainul Pahmi, M.Pd. melalui Siaran Pers , Sabtu (19/03/22).
Didu sapaan Bambang Mei menggarisbawahi, Pemilu 2024 adalah Epilog Pertarungan Politik yang menyertakan kemajuan IT, sebagai cara mempengaruhi persepsi pemilih yang secara politik belum menentukan pilihan maupun afiliasi politiknya.
“Selain melakukan aksi kampanye turun ke bawah, Pemilu 2024 akan diwarnai oleh sengitnya Perang Udara kaum milenial yang mengadopsi kecanggihan teknologi lewat berbagai platform media untuk menggaet pemilih pemula ,” ujar Didu.
Isu Ikonik dan Modernisasi Teknologi
Didu menilai modernisasi teknologi baru pada gelaran pemilu 2024 harus pula dicermati secara serius oleh kontestan peserta pemilu karena berdampak pada perubahan perilaku dan persepsi politik konstituen.
“Revolusi kecanggihan teknologi masa depan harus dimaknai untuk mempermudah/ meringkas kerja politik yang manual di tingkat basis. Sehingga konstituen pada tingkatan paling grassroots memiliki up date informasi yang sama,” tandasnya.
Terkait keberadaan Partai Baru ataupun Partai Gurem di NTB agar eksistensinya tetap ada dalam persepsi publik, perlu melakukan terobosan-terobosan ataupun mengkreasi isu sosial yang nyata, agar publik dapat merasakan langsung keberadaannya.
“Tantangan besar Partai Baru ataupun Partai Gurem di Pemilu 2024 di mata votters, khususnya pada PemilihTerdidik adalah bagaimana menyakinkan persepsi dan pilihan politiknya tidak ke lain hati parpol lain,” ulas Didu.
Iai menambahkan, perlu ada desain dan strategi politik agar partai baru / partai gurem perlu mensetup ikonik yang menjadi ‘perekat persepsi pemilih.
Sementara itu Kepala Litbang Mi6 , Zainul Pahmi menambahkan secara umum pemilih atau votters terbagi dua yakni Pemilih ideologi yang telah menentukan afiliasi politiknya.
Kedua, Floating Mass atau Massa Mengambang yang secara ideologi tidak memiliki keterikatan dengan afiliasi politik manapun.
Dan Ceruk kategori Floating Mass bisa dilihat dari ketidakpedulian mereka terhadap Pemilu.
“Jika Pemilih ideologi sudah jelas kantong dan pilihan politiknya, maka untuk meraih simpati pemilih yang kategori floating mass ini perlu treatment khusus , salah satunya menggunakan platform tehnologi karena mayoritas pemillih massa mengambang kebanyakan friendly dengan Gadget. Maka cara pendekatannya harus melalui dunia yang digelutinya agar lebih mudah diakses dan dipahami secara simple,” kata Zainul Pahmi.***
Ali Al Khairy Tunjukkan Kesungguhan Maju di Pilgub NTB 2024
Partai Gerindra mengusung Ali Al Khairy maju dalam Pemilihan Gubernur NTB tahun 2024 benar-benar serius. Ali merencanakan menggelar silaturahmi hingga 12 ribu titik
LOTIM.lombokjournal.com ~ PENCAPAIAN titik silaturahmi Ali Al Khairy yang ke-2.024 ditandai dengan penuh rasa syukur dan doa bersama dengan para anak yatim di Pondok Pesantren Siratul Al-Khair di Lingkungan Ambung, Masbagik, Lombok Timur pada Sabtu (05/03/22).
Ali Al Khairy
“Titik silaturahmi ke-2.024 ini kami capai dalam waktu sembilan bulan,” kata Ali Al Khairy, di Mataram, Minggu (06/03/22).
Para kader Partai Gerindra turut larut dalam suka cita dan membanjiri kegiatan doa bersama tersebut.
Sedikitnya 300 anak yatim hadir dan memanjatkan doa bersama-sama seluruh hadirin yang hadir. Acara dimulai selepas Ashar hingga pukul 18.00 WITA.
Di antara yang hadir adalah Anggota DPR RI dari Dapil Pulau Lombok H Bambang Kristiono (HBK).
Selain itu juga hadir, seluruh Ketua DPD Gerindra dari kabupaten/kota se Pulau Lombok, Anggota Fraksi Gerindra DPRD NTB, dan seluruh Anggota Fraksi Gerindra dari DPRD kabupaten/kota di seluruh Pulau Lombok.
Hadir pula para alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat, dan kelompok pengajian ibu-ibu.
Ali mengatakan, kunjungan dan silaturahmi yang dilakukannya secara rutin selama sembilan bulan terakhir, adalah bagian dari kunjungan konsolidasi ke tokoh dan kelompok masyarakat.
Dalam setiap titik silaturahmi, Ali meminta dan memohon doa restu untuk Ketua Dewan Pembina dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden, Partai Gerindra di Pemilihan Legislatif, dan dirinya di Pemilihan Gubernur NTB.
Seluruh agenda pemilihan tersebut akan digelar tahun 2024.
“Minta doanya ya, Kami menargetkan, hingga tahun 2024, target 12 ribu titik silaturahmi dengan masyarakat dan kelompok masyarakat dapat kami capai dan lalui dengan baik,” ungkap Ali.
Sejak resmi ditunjuk sebagai kandidat yang diusung Partai Gerindra di Pilgub NTB tahun 2024, hari-hari Sekretaris DPD Partai Gerindra ini memang padat berisi agenda silaturahmi.
Setidaknya dalam sehari, dia bisa bersilaturahmi dengan masyarakat di lebih sepuluh titik.
Ali sadar betul, langkah partainya dengan menunjuknya maju dalam kontestasi Pilgub NTB 2024 penuh dengan konsekuensi.
Ali tahu, bahwa hal tersebut harus dipersiapkan dan diperjuangkan. Karena itu, dia tak hendak berleha-leha.
Tentu saja, agenda-agenda silaturahmi yang dilakukan Ali, bukanlah agenda untuk memoles citra.
Berada di tengah-tengah masyarakat dan bersilaturahmi bukanlah kebiasaan baru bagi Ali. Namun, telah menjadi kebiasaannya semenjak lama.
Sebagai aktivis pergerakan yang disegani di Bumi Gora, Ali punya rekam jejak yang panjang membela dan mengadvokasi masyarakat di wilayah Pulau Lombok dan Sumbawa.
Ali hadir untuk mereka. Ali berjuang untuk mereka, karena baginya tidak akan ada kemenangan dan kemerdekaan sejati jika yg miskin dibiarkan hidup tanpa keadilan.
Karena itu, tidak mengherankan, jika agenda silaturahmi Ali bahkan bisa menjangkau masyarakat yang ada di pelosok-pelosok Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
Datang ke sana untuk berbicara dari hati ke hati dengan mereka. Mendengar langsung dari dekat apa yang mereka inginkan dan butuhkan. Dan tentu saja membangun komitmen bersama untuk memperjuangkannya.
Dalam silaturahmi dengan para tokoh, Ali mengatakan, dirinya meminta saran dan masukan. Antara lain terkait situasi dan kondisi sosial ekonomi di masing-masing kabupaten/kota yang dikunjungi.
Di ribuan titik silaturahmi tersebut, Ali juga menemukan banyak hal. Semuanya mengerucut pada pentingnya memperkuat kebijakan yang mengakomodasi sektor utama yang menjadi sumber-sumber penghidupan masyarakat.
Seperti sektor pertanian dan perikanan dan kelautan, ekonomi kreatif serta peningkatan kualitas SDM NTB yg maju dan unggul.
“Perlu juga ada kebijakan khusus yang mendorong agar anak-anak muda di NTB bisa menjadi lokomotif kemajuan-kemajuan, terutama pada sektor ekonomi.
Demikian pula dengan sektor UMKM, hulu dan hilirnya mesti diatur secara baik agar UMKM di NTB dapat terus bertumbuh maju. Dukungan Pemerintah Provinsi sangat dibutuhkan,” imbuhnya.
Ali juga menekankan, perlunya sinergi pembangunan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.
Sinergi tersebut dibutuhkan untuk memastikan poros dan konektivitas antara dua pulau utama di NTB ini, benar-benar prima untuk menopang derap pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara itu, dalam sambutannya di tengah rasa syukur seluruh hadirin yang hadir, HBK menyampaikan, langkah Partai Gerindra untuk mengusung Ali di Pilgub NTB 2024 sudah final.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini menyampaikan betapa Partai Gerindra juga bersyukur memiliki kader seperti Ali di partai.
Ali disebut tokoh Bumi Gora yang dikenal dermawan ini sebagai sosok anak muda pekerja keras, santun akhlaknya dan teman diskusi yg baik.
Dukungan bagi Ali terus mengalir, bahkan hingga pertengahan tahun 2022 ini, jadwal kunjungan dan silaturrahmi sudah terjadwal.
“Alhamdulillah, sebelumnya saya tidak pernah membayangkan akan mendapatkan dukungan seluas ini, baik yg bersumber dari internal Partai, para Tokoh, cendikiawan, kelompok ormas dan kawan2 pergerakan. Terimakasih telah menjadikan perjuangan ini sebagai perjuangan kita bersama,” ungkapnya sambil membungkuk. ***
Reses HBK, Salurkan Bantuan Bedah Rumah dan Paket Sembako
Anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok, HBK, memanfaatkan reses untuk menyerahkan bantuan sosial Perumahan Swadaya
MATARAM.lombokjournal.com ~ H. Bambang Kristiono, SE (HBK), anggota DPR RI dari Dapil NTB-2/P. Lombok, memanfaatkan masa reses di masa sidang ke-3 tahun 2021/2022 untuk membantu masyarakat di Lombok.
Pada hari yang sama, HBK juga menyalurkan bantuan paket sembako di Kec. Batukliang Utara, Kab. Lombok Tengah.
HBK mendengar keluhan masyarakat
“Bantuan perbaikan rumah melalui program Bantuan Sosial Perumahan Swadaya (BSPS) ini adalah bagian dari tanggung jawab saya untuk membantu masyarakat yang kurang beruntung di P. Lombok,” kata HBK.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI ini mengatakan, di Kec. Batulayar, dirinya memperjuangkan bantuan BSPS atau yang biasa disebut program bedah rumah dengan menyasar 50 rumah warga.
Program ini secara khusus diperjuangkan HBK ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Warga yang mendapat program bantuan bedah rumah ini bermukim di lima Desa yang ada di Kec. Batulayar, masing-masing Desa Batulayar, Desa Senggigi, Desa Batulayar Barat, Desa Sandik, dan Desa Bengkaung.
HBK menjelaskan, program BSPS ini diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumahnya beserta prasarana, sarana dan utilitas umumnya.
Program ini termasuk program padat karya tunai yang melibatkan banyak tenaga kerja. Mulai dari Tenaga Fasilitator Lapangan, Koordinator Fasilitator, dan tenaga tukang yang diambil dari penduduk setempat.
“Jadi, selain membantu saudara-saudara kita yang sangat membutuhkan perbaikan rumah, juga bisa membantu tetangga dan masyarakat sekitar mendapatkan penghasilan tambahan sebagai tukang,” kata HBK.
Politisi Partai Gerindra ini pada kesempatan yang sama, juga mengajak masyarakat yang hadir dalam kegiatan reses tersebut untuk berdiskusi terkait kondisi perekonomian yang cukup sepi menyusul pandemi Covid-19 yang masih terus terjadi.
Kepada HBK, masyarakat pun menyampaikan uneg-uneg mereka.
Penyaluran Bantuan Sembako
Di Desa Aik Berik, Kec. Batukliang Utara, di Kab. Lombok Tengah. Tim dari Yayasan HBK Peduli, menyalurkan bantuan langsung tunai dan paket-paket sembako kepada anak yatim, fakir miskin dan orang-orang dhuafa.
“Pada saat-saat yang sulit seperti sekarang ini, saat pandemi Covid-19 belum tahu kapan akan berakhir, kita semua harus terus bergandengan tangan. Saling menguatkan, agar kita mampu keluar dari serangan pandemi Covid-19 secepatnya,” kata Rannya Agustyra Kristiono.
Sekretaris Yayasan HBK PEDULI mengatakannya di sela penyerahan bantuan sembako tersebut.
Bantuan sembako diserahkan langsung Sekretaris Yayasan HBK Peduli Rannya Agustyra Kristiono yang didampingi Ketua PKK Kab. Lombok Tengah, Baiq Nurul Aini Pathul Bahri.
Hadir pula, para istri anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra Kab. Lombok Tengah.
Dalam kesempatan tersebut, Rannya mengucapkan banyak terima kasih dan sangat bersyukur, karena diberi kesempatan untuk bertatap muka dan bersilaturahmi dengan masyarakat di Batukliang Utara.
Termasuk juga para anak yatim piatunya.
“Bagi saya, sedekah merupakan amalan yang paling berharga karena dengan banyak memberi kita akan mendapat banyak manfaat, dimana bagi kaum muslim yang selalu bersedekah terutama kepada anak yatim, maka Allah menjanjikan rezeki dan berkah yang tak akan pernah kita kekurangan. Selain itu, sedekah juga akan menjauhkan kita dari banyak masalah dan mendekatkan kita kepada kebahagiaan dalam kehidupan,” kata Rannya.
Kepada anak-anak yatim yang hadir, Rannya pun menitipkan pesan agar mereka tetap semangat. Sebab, apa pun yang dialami di dalam hidup, harus selalu bersyukur dan senantiasa berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik bagi nusa dan bangsa.
“Kiranya santunan yang diberikan hari ini, dapat bermanfaat dan berkah bagi kita semua, serta bahagia dunia wal akhirat,” imbuh Rannya. ***
Mandalika Terwujud oleh Keberpihakan Jokowi, Ini kata Rachmat Hidayat
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika sejak awal jadi prioritas Presiden Jokowi, dan sekarang jadi mercusuar Indonesia
MATARAM.lombokjournal.com ~ Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Pulau Lombok H Rachmat Hidayat, menyampaikan apresiasi tersebut di Mataram, Minggu (13/2), bersamaan dengan hari terakhir sesi tes pramusim para rider MotoGP di Sirkuit Mandalika.
Rachmat Hidayat dan Jokowi
“Akan menjadi kufur nikmat bagi kami masyarakat NTB jika tidak bersyukur kepada Allah SWT dan berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah mewujudkan pembangunan Mandalika,” kata tokoh kharismatik NTB ini.
Rachmat menegaskan, seluruh masyarakat NTB tahu, bagaimana lebih dari tiga dekade, pembangunan kawasan Mandalika selalu jalan di tempat.
Baru ketika Presiden Jokowi mulai memimpin Indonesia pada 2014, komitmen pembangunan Mandalika benar-benar diwujudkan.
Sedari awal kata Rachmat, Presiden Jokowi telah menegaskan, bahwa Mandalika akan menjadi prioritas untuk ditangani Pemerintah Pusat. Presiden bahkan mengumumkan ke publik dengan haqqulyakin, Mandalika akan menjadi mercusuar bagi Indonesia.
Komitmen Kepala Negara tersebut diikuti dengan menggelontorkan anggaran APBN yang tak terbilang jumlahnya. Lebih dari Rp 4 triliun anggaran telah dikucurkan untuk membangun infrastruktur penunjang Mandalika. Baik infrastruktur di dalam kawasan, maupun infrastruktur yang menopang aksesibilitas dari dan menuju kawasan Mandalika.
Belum lagi kontribusi pembangunan berbagai fasilitas yang digelontorkan berbagai Badan Usaha Milik Negara karena penugasan yang diberikan Presiden secara langsung maupun melalui Menteri BUMN.
Presiden Jokowi juga berkali-kali datang sendiri untuk mengecek langsung progress pembangunan Mandalika. Presiden bahkan bermalam di sana.
Memberikan direktif kepada para menteri dan jajarannya, agar menuntaskan berbagai persoalan secara cepat berdasarkan temuan lapangan.
“Tanpa keberpihakan pembangunan dari Presiden Jokowi, mustahil Mandalika bisa seperti sekarang,” ucap Rachmat.
Pekan ini, nyaris seluruh mata di dunia memang sedang tertuju kepada Mandalika. Keberadaan bintang-bintang MotoGP – ajang balap motor nomor wahid di dunia – yang sedang menjalani tes pramusim secara resmi semenjak Jumat (11/02/22), telah mengantarkan Mandalika sebagai destinasi pariwisata ke panggung dunia yang terhormat.
Bagi masyarakat NTB, apa yang tersaji di Mandalika kini, adalah berkah yang sungguh luar biasa. Hal yang bagi sebagian kita di NTB, bahkan memimpikannya dahulu pun tidak sanggup.
“Mungkin kita akan dianggap sebagai orang yang paling tidak waras, jika dahulu kita menyebut bahwa Lombok akan menjadi tuan rumah MotoGP. Keberpihakan Presiden Jokowi telah mengangkat marwah seluruh kita,” imbuh Rachmat.
Karena itu kata Rachmat, sungguh menjadi hal yang sangat menyesatkan publik, manakala kini muncul tokoh di NTB yang berupaya secara sistematis menggiring opini khalayak, bahwa pembangunan Mandalika adalah andil besar dirinya dan kelompoknya.
Jika pun ada pihak yang berhak mengklaim pembangunan Mandalika tersebut, maka Rachmat menegaskan, Presiden Jokowi adalah satu-satunya yang memiliki hak, berkat kontribusi dan seluruh keberpihakannya sehingga Mandalika berada pada posisi seperti sekarang.
Indonesia Sentris
Langkah Presiden Jokowi yang membagun Mandalika, adalah wujud nyata dari langkah Presiden Jokowi yang sedari mula memang menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di wilayah Indonesia.
Lewat pemerataan pembangunan, seperti infrastruktur, pertumbuhan ekonomi bisa meningkat di tiap wilayah.
Presiden Jokowi kata Rachmat, telah berusaha keras, berjuang keras, mengembalikan watak asli pembangunan Indonesia. Bukan pembangunan yang bertumpu pada pertumbuhan ekonomi belaka.
Namun, bertumpu pada pemerataan karena pertumbuhan ekonomi.
“Presiden Jokowi tahu persis, tanpa pemerataan, akan terjadi ketimpangan. Baik itu ketimpangan kaya dan miskin atau juga ketimpangan antarwilayah yang akan menyebabkan ketidakadilan,” tandas Anggota Komisi VIII DPR RI ini.
Itu sebabnya, Ketua DPD PDI Perjuangan NTB ini mengemukakan, semenjak mulai memimpin Indonesia, Presiden Jokowi membangun infrastruktur tidak di Jawa saja. Melainkan membangun infrastruktur dari daerah di seluruh Indonesia.
“Di era kepemimpinan Presiden Jokowi, pembangunan tidak lagi Jawa sentris. Tapi Indonesia sentris,” kata Rachmat.
Untuk daerah yang memiliki kapasitas fiskal terbatas seperti NTB, kebijakan pembangunan Indonesia Sentris tersebut adalah berkah.
Sebab, jika hanya mengandalkan anggaran pembangunan daerah, sudah pasti tak akan mampu. Sebagai contoh. Tahun lalu saja, Pemprov NTB bahkan harus berhutang hingga Rp 750 miliar. Hal yang belum pernah terjadi di periode-periode kepemimoinan sebelumnya. Pengembalian pinjaman itu kini sudah harus mulai dicicil sedikitnya Rp 150 miliar setiap tahun dengan pemotongan Dana Alokasi Umum untuk NTB.
Pengembalian utang akan berlangsung selama delapan tahun. Belum lagi pada saat yang sama, sedikitnya Rp 229 miliar proyek tak bisa dibayarkan meski telah tuntas dikerjakan oleh kontraktor.
Hal yang menunjukkan bagaimana keterbatasan keuangan Pemprov NTB.
Kini, berkat keberpihakan Presiden Jokowi untuk NTB, Bumi Gora pun memiliki pusat pertumbuhan ekonomi baru di Mandalika. Dari satu kali event MotoGP saja, NTB bisa memperoleh keuntungan ekonomi yang mencapai Rp 500 miliar.
Untuk tahap pertama, Lombok akan menjadi tuan rumah MotoGP selama sepuluh tahun ke depan, yang berarti sampai 2032.
Keuntungan ekonomi yang hingga setengah triliun tersebut telah menjadikan ekonomi NTB menjadi bergairah. Usaha kecil dan menengah kembali bergairah berproduksi. Badan Usaha Milik Desa memiliki kepastian pasar untuk menjual produk mereka.
Hal yang membuka jalan untuk menghadirkan kemandirian ekonomibagi desa. Pun juga pengusaha perhotelan, restoran, transportasi, dan seluruh usaha jasa lainnya yang tak ketinggalan mendulang berkah.
Untuk MotoGP pada 18-20 Maret mendatang, sedikitnya akan hadir 100.000 penonton.
Begitu juga lapangan kerja. Paling tidak kini telah tersedia 11.000 lapangan kerja di Mandalika. Tentu masih akan terus bertambah. Kelak, jika pengembangan kawasan Mandalika telah tuntas, lokasi ini sedikitnya akan membuka lapangan kerja bagi sedikitnya 300 ribu orang.
Khusus kawasan ini saja, ditargetkan akan mendatangkan tak kurang dari dua juta wisatawan mancanegara dalam setahun.
Keuntungan tentu saja juga dinikmati Pemerintah Daerah. Ketua DPRD Lombok Tengah M Tauhid mengemukakan, keberadaan Mandalika telah memberi sumbangsih besar untuk pembangunan Lombok Tengah.
Dia memberi contoh. Dengan keberadaan Mandalika, Pendapatan Asli Daerah Lombok Tengah kini melonjak. Jika sebelumnya hanya berkutat pada Rp 219 miliar. Maka mulai tahun 2022 ini, Pemkab Loteng menargetkan PAD menjadi Rp 315 miliar dengan penambahan terbesar bersumber dari kawasan Mandalika.
Karena itu, mewakili masyarakat di Lombok Tengah, dirinya juga menyampaikan terima kasih untuk Presiden Jokowi.
Pembangunan yang dilakukan Presiden Jokowi di Mandalika, telah menjadikan mimpi masyarakat Lombok Tengah menjadi nyata.
“Dream comes true,” kata Tauhid.
Apresiasi yang sama juga datang dari para alim ulama. TGH Maarif Makmun Dirase juga menekankan, sungguh masyarakat NTB, lebih-lebih masyarakat Lombok Tengah, akan kufur nikmat manakala tidak mensyukuri dan memberi apresiasi atas perhatian yang telah diberikan Presiden Jokowi.
TGH Maarif mengemukakan, para alim ulama di Pulau Seribu Masjid tahu persis, bahwa Presiden Jokowi tidak menerima dukungan signifikan dari masyrakat NTB dalam dua kali penyelenggaraan Pilpres.
Namun, hal tersebut tidak pernah mengecilkan perhatian Presiden Jokowi kepada NTB.
Apa yang ditunjukkan Presiden Jokowi tersebut dengan memberi perhatian besar untuk NTB, menunjukkan Kepala Negara menjalankan betul apa yang disabdakan Rasulullah SAW, bahwa sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat untuk orang lain. “Khairunnas, anfa’uhum linnas…”
“Nilai lebih untuk Presiden Jokowi, karena beliau memperlakukan begitu baik masyarakat NTB, padahal di satu sisi, dukungan dalam kontestasi politik tidak diberikan masyarakat NTB,” imbuhnya.(*)
Perempuan di NTB Didorong Jangan Takut Masuk Politik
Saat menghadiri pelantikan DPW dan DPD PUAN, Wagub Sitti Rohmi mendorong perempuan masuk politik, karena politik untuk orang yang punya komimen
MATARAM.lombokjournal.com ~ Perempuan di NTB didorong berpartisipasi dalam dunia politik. Hal ini mesti diimbangi rasa percaya diri dengan memiliki pengetahuan yang luas, serta keinginan terus belajar
Waggub Sitti Rohmi
Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah menyampaikan itu saat menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan Bersama DPW & DPD Perempuan Amanat Nasional (PUAN) se – NTB di Hotel Aston, Mataram, Sabtu (12/02/22).
.”Perempuan NTB jangan pernah takut untuk masuk politik karena politik untuk orang baik, untuk orang yang punya komitmen, untuk orang yang mau kerja keras, politik untuk orang yang detail, yang betul betul mau berjuang untuk masyarakat, dan InsyaAllah perempuan punya potensi itu,” tutur Ummi Rohmi
Ummi Rohmi mengaku bahagia apabila banyak para perempuan dari partai lain ikut serta dalam dunia politik.
Meskipun berbagai partai sesama perempuan, tetapi persaingan itu adalah persaingan yang sehat.
“Saya senang kalau semakin banyak caleg caleg perempuan yang bagus dari semua partai politik, itu baru Top!,” tandas Ummi Rohmi.
Saat itu Wagub Sitti Rohmi juga memperkenalkan, di Provinsi NTB sedang berlangsung pre season MotoGP 2022 yang berlangsung di Mandalika, sekaligus mengajak untuk sama – sama menyaksikan gelaran MotoGP yang akan berlangsung bulan Maret..
“Mandalika adalah sirkuit terindah didunia, kami mengajak para PUAN menyaksikan event MotoGP di Mandalika,” ajaknya.
Pada kesempatan tersebut, turut hadir Sekretaris Jenderal DPP PUAN, Adelia Pasha, Wakil Ketua Umum DPP PUAN, Futri Zulya, Ketua DPP PUAN NTB, Surya Hartin.***