Gubernur NTB; Kerjasama, Kunci Membangun NTB

Kerjasama dan kebersamaan berbagai unsur pemerintah merupakan kunci keberhasilan membangun NTB. Itu tercermin pelibatan unsur TNI, Polri dan seluruh alat negara menangani permasalahan masyarakat.

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi bersama Pangdam IX Udayana, Mayor Jenderal, Komaruddin Simajuntak (Foto: Dok Humas NTB)

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mengungkapkan itu saat ramah tamah bersama Pangdam IX Udayana, Mayor Jenderal, Komaruddin Simajuntak dan istri, di Pandopo Gubernur, Rabu (03/05/2017).

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada TNI bersama Polri dan  seluruh alat negara bekerjasama bersama pemerintah daerah beserta seluruh masyarakat NTB. Juga.

“Bekerja untuk memastikan agar tujuan republik ini dibangun dan didirikan oleh pejuang bangsa, itu terwujud di NTB,” ungkapnya yang menegaskan, TNI, Polri beserta seluruh alat negara telah banyak membantu pemerintah daerah, khususnya penyelasaian sengketa 109 hektar lahan yang ada di kawasan KEK Mandalika.

Gubernur yang hadir bersama Hj. Erica Zainul Majdi menjelaskan, penyelesaian lahan tersebut sebelumnya telah melewati  waktu 29 tahun. Berbagai ujian dan tantangan selama rentang waktu tersebut sering ditemui pemerintah daerah.

“Maka kemudian, saya bersama Pak Kaploda, Pak Danrem, Pak Kajati, Ketua Pengadilan Tinggi, Pak Kabinda, di bawah supervisi Pak Menko Kemaritiman, Pak Luhut Panjaitan, kami bekerja bagaimana menghadirkan solusi. Kita orientasinya solusi dan sekali bekerja,” jelas Gubernur di hadapan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Masalah yang 29 tahun tersebut dapat terselesaikan dalam jangka waktu kurang dari enam bulan, berkat dukungan dan kerjasama dari TNI, Polri, beserta masyarakat dan seluruh jajaran pemerintahan.

Penyelasaian tersebut mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Beberapa hari lalu deputi dari sekretaris kabinet, datang khusus ke NTB untuk memotret pola yang dilakukan di NTB dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

Pola tersebut akan dibakukan dalam bentuk produk hukum, entah berbentuk Perpres, yang mengadopsi pola penyelesaian mandalika ini untuk kasus-kasus serupa di daerah lain.

Pola NTB diadopsi menjadi pola nasional. “Alhamdulillah kita bisa menyelesaikan masalah yang ada di daerah kita dengan sebaik-baiknya,” ungkap gubernur.

Gubenur menjelaskan, meski pemda dan TNI, Polri terdapat garis terkait batasan fungsi dan kewenangan, saat bicara isu-isu riil yang ada di tengah masyarakat, maka seharusnya batasan-batasan tidak relevan dibicarakan.

“Sekali lagi, kalau ada potensi masalah, berhentilah kita menyerahkannya pada waktu. Segera kita tangani, kita buat regulasinya,” pungkas Gubernur.

Pangdam IX Udayana, Mayor Jenderal, Komaruddin Simajuntak menyampaikan, kehadiran anggota TNI membantu pemerintah mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Di tingkat pusat, panglima tertingginya adalah presiden. Saya sampaikan kepada anak-anak Udayana saya, panglima tertinggi di Provinsi adalah Gubenur, begitu juga di kabupaten/kota, panglima tertingginya Bupati atau Walikota,” ungkapnya.

Ditegaskannya, kehadiran TNI adalah membantu pemerintah mewujudkan swasembada pangan.

“Kalau swasembada itu tidak tercapai, saya perintahkan kepada seluruh perwira, tidur di sawah, khususnya di Nusa Tenggara Barat,” tutupnya.

Rr/Humas




Didorong ke Kancah Nasional, TGB Ingin Fokus Membangun NTB

Aspirasi dan dukungan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) agar Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi tampil dikancah nasional, terus berkembang.

MATARAM.lombokjournal.com — Sosok Gubernur yang akrab dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB) itu, dinilai sangat tepat mewakili putra terbaik NTB untuk maju dalam bursa Pemilihan Presiden-Wapres RI, 2019 mendatang. 

Kepada wartawan ketika ditanya tentang aspirasi masyarakat tersebut, Gubernur TGB menyatakan menghargai aspirasi itu. Namun, ia menyatakan saat ini masih akan berfokus pada tugas Gubernur yang ia emban hingga akhir jabatan 2018 nanti.

“Sebagai aspirasi ya kita dengarkan. Tapi bagi saya amanat (sebagai Gubernur) NTB kan masih cukup lama, masih setahun empat bulan.Jadi masih banyak hal yang harus dikerjakan (untuk NTB),” kata TGB, Rabu (3/5) di Mataram.

TGB mengatakan, fokusnya saat ini masih kepada bagaimana menyelesaikan program-program pembangunan di NTB secara maksimal hingga akhir jabatannya nanti.

“Saya harus fokus betul-betul agar bisa menyelesaikan apa yang belum terlaksana. Bagaimana gagasan yang masih teori, bisa mulai terwujud. Yang lain belum saya pikirkan,”katanya.

TGB mengatakan, aspirasi masyarakat agar ada putra NTB yang maju dikancah nasional bukan aspirasi pertama. Sebelumnya juga banyak masyarakat NTB  berharap agar ada putra NTB berkontribusi lebih besar mewakili NTB di pusat, misalnya  saat penyusunan kabinet.

“Saya yakin aspirasi ini muncul karena warga yakin bahwa di NTB SDM juga sudah semakin baik. Aspirasi seperi itu sah-sah saja, walaupun dari pribadi saya masih punya tugas dan amanah, dan saya bercita-cita untuk bisa menyelesaikan amanah semaksimal mungkin,” katanya.

GRA




NTB Provinsi Emas Penghasil Jagung

Hasil produksi jagung yang melimpah, membuat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dijuluki Provinsi Emas namun strategis untuk pengembangan jagung.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB. Ir. H. Rosiadi Sayuti, M.Sc., P.hD (Foto: Dok. Humas Pemprov NTB)

MATARAM.lombokjournal.com – Hal itu diungkapkan  Sekretaris Daerah Provinsi NTB. Ir. H. Rosiadi Sayuti, M.Sc., P.hD, saat membuka temu bisnis perhimpunan usaha masyarakat pertanian Indonesia (Permapi), di Hotel Santika, Selasa (2/5/).

Selain dikenal lumbung pangan Nasional karena produksi padi yang melimpah, kini NTB juga mulai dikenal sebagai lumbung jagung, karena pertumbuhan produksi jagung di NTB terus meningkat tajam.

Menurutnya, produksi jagung di NTBi terus mengalami peningkatan, seiring luas areal tanam yang terus bertambah. Pada mulanya areal tanam seluas 82 ribu hektar, kini luasnya sudah mencapai 210 ribu hektar, terang Sekda.

Dihadapan para buyer, Rpsiady menjelaskan, Provinsi NTB dari tahun 2008 telah fokus dalam pengembangan tiga komoditas unggulan, yakni Sapi, Jagung dan Rumput Laut (PIJAR). Melalui tiga komoditas tersebut, pemerintah berharap petani di NTB akan mendapatkan berkah dalam usaha yang menguntungkan.

Temu bisnis Permapi yang mengusung tema “Swasembada Pangan dan Panen Raya Jagung” tesebut, menghadirkan 100 buyer dan  para saller. Tujuannya mempertemukan para petani jagung secara langsung sebagai seller dengan para pengusaha sebagai buyer, agar dapat terjadi interaksi saling menguntungkan.

Pemerintah melalui dinas terkait dapat berdiskusi dengan Para buyer dan seller melalui Permapi, agar teripta perdagangan yang berkeadilan. Tujuannya untuk mempertahankan kosistensi para petani jagung dan komoditas lainnya di Provinsi NTB, agar sama-sama mendapatkan keuntungan mulai dari hulu hingga hilir.

“Ini mendatangkan kesejahteraan petani di masa-masa dating,” ujar Sekda.

Rr.

 

 




PKB Terima Formulir Pendaftaran Rudy Srigede

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nusa Tenggara Barat (NTB), menerima pengembalian formulir pendaftaran bakal calon gubernur, Lalu Rudy Ilham Srigede, Jumat (28/4).

MATARAM.lombokjournal.com — Lalu Rudy menyerahkan kembali formulir pendaftarannya ke kantor DPW PKB NTBdi Mataram, Jumat (28/4), didampingi tim sukses yang dipimpin mantan Bupati Lombok Tengah HL Wiratmaja atau yang tenar disapa Mamiq Ngoh.

Sebelumnya mantan Danrem 162/Wirabhakti Mataram ini juga mendaftar untuk diusung koalisi parpol poros tengah antara lain Hanura, PPP, PKB dan PAN.

“Ini sebagai bentuk keseriusan saya majudi Pilkada NTB. Saya sudah kembalikan formulir pendaftaran ke PPP, Hanura, PAN dan sekarang ini PKB. Kita  berharap dukungan koalisi poros tengah untuk maju,” kata Rudy.

Kedatangan Lalu Rudy dan rombongan diterima langsung oleh Sekretaris Desk Pilkada DPW PKB NTB, Akhdiansyah dan anggota desk, Puji Raharjo.

Ia berharap PKB yang menjadi bagian koalisi parpol poros tengah,  bisa menjadi partai pengusung untuk maju dalam Pilgub NTB 2018 mendatang.

“Soal wakil, saya siap dicalonkan dengan siapapun jika terpilih menjadi Cagub di dalam partai poros tengah ini,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Desk Pilkada DPW PKB NTB, Akhdiansyah mengatakan, PKB sudah menerima formulir pendaftaran Lalu Rudy dan dokumen pendaftaran itu akan diteliti dan dicek kelengkapannya.

“Untuk menentukan dukungan nantinya nama-nama bakal calon akan dilakukan verifikasi lalu dirapatkan dalam Muswil pimpinan termasuk dari DPC-DPC,” jelasnya.

Akhdiansyah mengatakan, proses penjaringan akan dilakukan secara transparan dan terbuka serta tidak ada yang dianak-tirikan, sebab semua proses dilakukan secara terbuka.

AYA




Hibah MCA-Indonesia di NTB Layak Dilanjutkan

Gubernur NTB, TGH Muhammad Zainul Majdi menilai program hibah Millennium Challenge Account (MCA) Indonesia selama empat tahun terakhir bermanfaat bagi daerah, terutama di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), sehingga layak untuk dilanjutkan.

JAKARTA.lombokjournal.com — Dukungan keberlanjutan program hibah MCA-Indonesia itu disampaikan Gubernur Zainul Majdi, salah seorang panelis Seminar 4 tahun pelaksanaan program hibah MCA- Indonesia yang bertema “Mengawal keberlanjutan investasi Compact,” Kamis (27/4) di Balai Kartini, Jakarta, yang dibuka oleh Menteri Perencanaan Nasional/Kepala Bappenas, Prof DR Bambang Sumantri Brodjonegoro.

Acara tersebut juga dihadiri Dubes Amerika untuk Indonesia Mr Joseph R Donovan dan melibatkan ratusan peserta terdiri dari penggiat LSM, sejumlah akademisi perguruan tinggi, sejumlah pejabat Kementrian dan Lembaga.

“Program ini layak untuk dilanjutkan karena telah dirasakan manfaatnya oleh pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Zainul Majdi.

MCA-Indonesia merupakan pelaksana Hibah Compact dari Millennium Challenge Corporation (MCC), yang mendukung Kemitraan Strategis Amerika Serikat dengan Indonesia.
Tujuan program hibah itu adalah untuk mengurangi kemiskinan melalui pertumbuhan ekonomi dengan tiga proyek utama antara lain Kemakmuran Hijau, Kesehatan, dan Gizi Berbasis Masyarakat untuk Mengurangi Stanting, dan Modernisasi Pengadaan.

Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi diundang ke Seminar di Jakarta, sebagai panelis sekaligus diminta memberikan testimoni. Sebab NTB dinilai sebagai Provinsi yang sukses mengimplementasikan tiga program Hibah MCA Indonesia (MCAI) sejak tahun 2014 .

“Program hibah MCAI adalah contoh program hibah yang berhasil di daerah. Bagi NTB, program ini berhasil karena berkesesuaian dengan program prioritas pembangunan di bidang Kesehatan, Lingkungan dan Pelayanan Publik serta Reformasi Birokrasi,”kata Zainul Majdi.

Selain itu, tambah Gubernur Zainul, implementasi program juga selalu melalui proses diskusi yang panjang dengan pemerintah daerah dan para pemangku amanah lainnya di daerah.
Beberapa program yang dinilai berhasildi NTB antara lain program kemakmuran hijau dengan kegiatan penyediaan energi biogas, program penguatan kelembagaan masyarakat lingkar hutan, program pengelolaan hasil hutan bukan kayu (HHBK ), serta program rehabilitasi lahan dan perlindungan mata air di kawasan Gunung Rinjani.

Selain itu, program kesehatan dan perbaikan gizi berbasis masyarakat juga telah dirasakan manfaaatnya di NTB, terutama untuk mengatasi kurang gizi dan mencegah stanting pada anak-anak. Program ini juga mampu meningkatkan keterampilan perempuan petani dan usaha ekonomi perempuan .

“Bagi daerah kami di NTB, yang terpenting adalah memastikan bahwa seluruh program tersebut memenuhi kriteria Percepatan, Inovasi dan Nilai tambah (PIN) dalam mewujudkan rencana pembangunan di daerah,” kata Zainul Majdi.

Ia mengatakan, keberlanjutan program MCAI ke depan diharapkan bisa terus mengakselerasi, membuka ruang inovasi, dan memberi nilai tambah.

Menurut Gubernur Zainul Majdi, terkait dukungan dalam keberlanjutan program hibah MCAI itu, pemerintah NTB akan menyiapkan sejumlah regulasi berupa Perda dan Pergub dan menyiapkan anggaran yang cukup di Pemerintah Provinsi maupun Pemda Kabupaten/Kota sewilayah NTB.

AYA/Hms




Lima Pesan Mendagri di Hari Otda

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke 21 yang dipusatkan di Sidoarjo Jawa Timur, juga digelar serentak di seluruh daerah termasuk di NTB.

MATARAM.lombokjournal.com — Peringatan serupa, di NTB berlangsung di lapangan Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB dipimpin Wakil Gubernur, H Muhammad Amin.

Dalam sambutan yang dibacakan Wagub pada peringatan Hari Otda ke 21, Mendagri Tjahyo Kumolo menyampaikan lima point pesan.

Yang pertama, Mendagri meminta daerah untuk menungkatkan terus sinergi dgn DPRD dan jajaran Forkopimda dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

“Kedua, tingkatkan tata kelola keuangan daerah secara akuntabel dan transparan,” katanya.

Ketiga, daerah diminta menggerakan prioritas pembangunan daerah untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Keempat, tingkatkan daya saing ekonomi daerah berbasis pada komoditi unggulan daerah.

“Yang kelima daerah diminta meningkatkan keterbukaan informasi publik agar masyarakat dapat meningkatkan peranserta aktifnya dalam pembangunan daerah,” katanya.

AYA

 




Penghargaan Kinerja Provinsi Terbaik

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terpilih dan menerima penghargaan sebagai enam Provinsi berkinerja baik sebagaimana laporan pembangunan Pemerintah daerah (LPPD) tahun 2016, setelah provinsi Jatim, Jabar, Kaltim, Jateng.

MATARAM.lomb omkjournal.com — Penghargaan itu diterima NTB dalam upacara nasional Hari Otonomi Daerah ke 21, Selasa (25/4) di Sidoarjo, Jawa Timur.

Atas penghargaan itu, Gubernur dan Wakil Gubernur NTB menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pemerintahan provinsi dan Kab/Kota se-NTB.

“trima kasih juga disampaikan pada instansi Pemerintah pusat di daerah dan seluruh komponen masyarakat Nusa Tenggara Barat atas terpilihnya provinsi NTB sebagai 6 provinsi berkinerja baik,” kata Karo Humas Pemprov NTB, Yusron Hadi, Selasa (25/4) di Mataram.

Keberhasilan ini berkat kerja keras dan sinergi bersama masyarakat NTB. Diharapkan  menginspirasi untuk terus berkarya mewujudkan NTB lebih gemilang di masa masa yang akan datang.

AYA

 




Kawan Nuri Serahkan Formulir Pendaftaran Bacagub ke DPD Hanura NTB

Tim pendukung bakal calon Gubernur (Bacagub) Subuhunuri yang menamakan “Kawan Nuri”, Rabu (19/4) mengembalikan formulir pendaftaran ke kantor DPD Partai Hanura NTB, di Mataram.

MATARAM.lombokjournal.com – Namun saat mengembalikan formulir itu Subuhunuri tak tampak hadir.

“Kami mewakili pak Nuri (Sapaan akrab Subuhunuri, Red), untuk mengembalikan formulir pendaftaran, sebab saat ini pak Nuri sedang menjalankan ibadah Umroh,” kata Ketua Tim Kawan Nuri, Sigap SPd MPd, kepada wartawan.

Kedatangan Kawan Nuri di DPD Partai Hanura NTB diterima langsung oleh Ketua Tim Pilkada Partai Hanura NTB, Yeyen Seprian Rahmat SE.

Sigap mengatakan, selain mendaftar sebagai Bacagub melalui Hanura, Subuhunuri juga mendaftar sebagai Bacagub ke partai lain antara lain, PKB, PPP, dan PAN.

“Kami juga akan melakukan pengembalian formulir pendaftaran ke PKB, PPP, dan PAN,” kata Sigap.

Ia mengatakan, komunikasi politik juga terus dibangun dengan partai politik lainnya termasuk Partai Gerindra.

Rencananya, Subuhunuri juga akan mendaftar di Partai Gerindra pada bulan Mei mendatang.

Sementara itu, Ketua Tim Pilkada Partai Hanura NTB, Yeyen Seprian Rahmat mengatakan, saat ini sudah tercatat tujuh bakal calon yang mendaftar untuk mendapat dukungan Partai Hanura.

“Ada tujuh orang yang sudah mendaftar. Tapi untuk menentukan, nantinya tim pilkada kami akan melakukan proses seleksi sesuai dengan mekanisme yang telah diatur oleh partai,” katanya.

AYA

 

 

 




Halal Tourism, Jadi Magnit Kota Banda Aceh

Halal tourism sebagai branding pengembangan pariwisata NTB, menjadi magnet bagi Kota Banda Aceh untuk belajar mengembangkan potensi pariwisatanya.

MATARAM.lombokjournal.c om – Kota Banda Aceh sebagai daerah yang menerapkan hukum syariah Islam, dalam hal pengembangan halal tourism harus belajar dari NTB.

“Kami kalah start dengan Provinsi NTB dalam hal pengembangan wisata konsep Halal Taurism”, ujar  Walikota Banda Aceh, Drs. Zainal Arifin  pada penerimaan  peserta Benchmarking To Best Practice DiklatPim III angkatan II Pemerintah Kota Banda Aceh Tahun 2017, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Rabu (19/4).

NTB akan menjadi studi strategis dalam pengembangan halal tourism di bumi serambi makkah itu, tuturnya.

Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH,.M.Si menyambut hangat  kunjungan Walikota yang memimpin kegiatan study lapangan peserta Diklatpim bagi pejabat setingkat administrator itu.

Ditegaskannya, setelah tiga tahun Halal Tourism di NTB, angka kunjungan wisatawan terus meningkat. Baik wisatawan domestik maupun manca negara.

“Kami bangga atas kedatangan Kota Banda Aceh dari 0 kilometer ke NTB untuk belajar pengembangan Halal Tourism. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi kami,”, ungkap Wagub.

Wagub menyinggung, kalau Kota Banda Aceh belajar Halal Tourism dari NTB,  sebaliknya Provinsi NTB bisa belajar pengembangan Bank Syariah dari Provinsi Aceh.

“Karena kami ingin mengkonversi Bank NTB ke Bank Syariah,” tuturnya Wagub.

Ditambahkannya, momen ini sebagai pertukaran studi sangat strategis. Diharapkan semangat belajar yang luar biasa ini akan dapat diterjemahkan dalam proses pembangunan di Kota Banda Aceh dan NTB.

“Nantinya akan memberikan efek terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah kita,” kata Wagub pada tamunya.

Rr




Siap Mundur Dari TNI; Kolonel Rudy Srigede Serius Maju di Pilgub NTB

Kolonel TNI Lalu Rudy Ilham Srigede menyatakan siap mundur dari TNI sebagai bentuk keseriusan untuk maju dan bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur NTB 2018 mendatang.

MATARAM.lombokjournal.com  — Mantan Danrem 162 Wirabhakti Mataram, Kolonel TNI Lalu Rudy Ilham Srigede menegaskannya, Rabu (19/4), saat mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon Gubernur di Kantor DPW PPP NTB.

“Saya siap mengikuti semua prosedur dan mekanisme dalam pencalonan termasuk siap untuk mundur dari TNI jika sudah mendapatkan dukungan dari partai,” kata Rudy.

Menurut dia, konsekwensi itu harus diambil sesuai dengan UU Pilkada dan Peraturan KPU bahwa ASN, anggota DPR, TNI, Polri harus mundur jika ingin menjadi calon dalam Pilkada.

Rudy menjelaskan, kesiapannya untuk mundur dari TNI tersebut juga sebagai jawaban atas  apa yang sedang berkembang di tengah masyarakat NTB, yang menanyakan tentang masih aktifnya dirinya sebagai anggota TNI.

“Bagi saya, maju di Pilkada NTB ini juga sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat, bukan hanya menjadi TNI,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Desk Pilkada DPW PPP NTB, M Akri mengatakan, pengembalian formulir yang dilakukan oleh Lalu Rudy merupakan yang pertama dari enam orang yang telah mengambil formulir.

“Ini yang pertama mengembalikan formulir dari enam orang yang ambil formulir dan baru satu yang kembalikan,” ucapnya.

Menurutnya, Desk Pilkada PPP akan menunggu pengembalian formulir dari para bakal calon yang sebelumnya telah mengambil formulir hingga tanggal 12 Mei 2017 mendatang.

“Kita akan tunggu hingga nanti 12 Mei mendatang,”terangnya.

Akri juga mengingatkan agar semua bakal calon yang ingin mendapatkan dukungan dari PPP maka diharapkan untuk mengikuti mekanisme yang telah ditentukan karena jika tidak maka tim desk Pilkada tidak akan mengeluarkan rekomendasi.

AYA