Dewan Nilai Program Visi Misi NASA Tak Tercapai

Dari total 94 indikator kinerja hanya tercapai sekitar 53 indikator, sementara 41 indikator tidak bisa tercapai

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Ketua Pansus Belanja dan Kebijakan Daerah DPRD KLU, Abdul Gani, menilai program visi misi Bupati dan Wakil Bupati Lombok Utara, yang tertuang dalam RPJMD hingga tahun ke dua tidak tercapai.

Menurutnya, banyak OPD yang realisasinya di bawah 90 persen, kalaupun ada yang diatas 90 persen, cendrung pada realisasi belanja tidak langsung. Sementara belanja langsung yang berdampak pada kesejahtraan dan penurunan angka kemiskinan tidak terealisasi, seperti Bansos WUB dan RTLH.

“Kesimpulannya Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati tidak tercapai, banyak yang tidak memenuhi target,” Katanya, dalam laporan Pansus LKPJ Bupati tahun anggaran 2017 Bidang Belanja dan Kebijakan Daerah, di ruang sidang DPRD KLU, Kamis (26/4).

Dari total 94 indikator kinerja, lanjut Gani, hanya tercapai sekitar 53 indikator. Sementara 41 indikator tidak bisa tercapai. Kondisi ini diyakini berdampak pada capaian layanan dan kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan infrastruktut.

“Misalnya cakupan layanan PDAM yang ditarget sebesar 56 persen, hanya terealisasi 43,38 persen, target penurunan angka kemiskinan sebesar 29,13 persen, hanya pada posisi 32 ,06 persen, realiasai 3000 WUB dan satu dokter satu desa, secara real di lapangan semuanya tidak tercapai,” katanya.

Sementara, ketersesiaan pelebaran jalan nasional sebesar 30 persen, lama tinggal wisatawan mancanegara, produksi padi (GKG), produksi kacang tanah, produk pertanian untuk pariwisata, dan perikanan tangkap masuk dalam indikator yang tidak tercapai pada 2017.

“Termasuk juga angka putus sekolah SD dan SMP sederajat, serta kasus kematian ibu dan bayi,” tutupnya.

DNU




Sebanyak 124 Perda Telah Diundangkan Dalam Kurun 2008-2018

Peraturan Daerah (Perda) terbaru yang diundangkan adalah Perda Mediasi, yang merupakan yang pertama kali ada di indonesia

MATARAM.lombokjournal.com — Dalam kurun waktu  10 tahun, dengan rentang waktu tahun 2008 hingga 2018, Pemerintah Provinsi Nusa Tengga Barat (NTB) telah melahirkan sebanyak 124 Peraturan Daerah (Perda) yang telah diundangkan.

Di antara 124 perda tersebut yang terbaru adalah peraturan daerah terkait dengan penyelesaian perdata dan pidana yang dapat menimbulkam konflik sosial di tengah masyarakat

Karo Pemerintahan Setda NTB, Ruslan Abdul Gani mengatakan, peraturan daerah (perda) yang terbaru diundangkan adalah perda mediasi.

“Terkait yang baru adalah perda mediasi dan pertama kali di indonesia,” ucapnya, Senin (23/04) siang didampingi Kabag Humas Setda NTB, Lalu Ismu Nandar.

Menurutmya,  dengan perda mediasi tersebut diharapkan mengatasi baik persoalan perdata, pidana dan konflik sosial.  Dengan lahirnya perda ini tidak berarti over alih tugas polisi, karena  yang diatur pidana ringan dan perdata yang ringan.

Untuk dalam pelaksanaannya nanti, penanganan tim mediasi akan koordinasi dengan kepolisian dan membuat MoU.

Mediator yang diatur dalam perda mediasi adalah berada di tengah tengah, dan yang memutuskan siapa mediatornya adalah para pihak. Dan perlu diingat, dalam mediasi tersebut atas kemauan dari para pihak.

Disebutkan,  perda mediasi ini dalam waktu dekat akan segera duundangkan hingga memiliki nomor.

“Dua tiga hari ke depan perda ini sudah mengantongi nomor dan diundangkan,” ucapnya.

Sementara itu jumlah Peraturan Gubernur NTB yang telah diproduksi dalam kurun 2018-2018 sebanyak 8524 buah.

AYA




Cagub Dr Zul Potong Tumpeng Di Milad PKS Sumbawa

PKS akan menjadi partai yg siap menargetkan menang di Pilkada Gubernur dan PILEG 2019

lombokjournal.com —

SUMBAWA BESAR :  Agenda Milad (PKS) yang ke 20 dimanfaatkan oleh pengurus dan kader DPD PKS Sumbawa dengan menggelar acara meriah,  Pesta RAKYAT

Acara yg dipusatkan di Taman Mangga, Sumbawa, Minggu (22/04). Acara yang terlihat sudah ramai sejak pagi hari, diisi dengan berbagai ragam acara, ada aneka  kuliner, pentas seni berupa nasyid, puisi, tari dan buat boks,  bazar, launching beras berkah, bazar, doorprize dan seremonial potong tumpeng dari cagub Dr zulkieflimansyah.

“PKS perlu membuat acara seperti ini, untuk memenangkan hati rakyat sehingga menjadi partai besar,” terang Dr zul dalam orasinya.

Sedangkan Ketua DPD PKS Sumbawa, M takdir, dalam sambutannya mengatakan, di usia 20 tahun ini PKS sedang enerjik-enerjiknya, dan penuh semangat.

“Maka PKS akan menjadi partai yg siap menargetkan menang di Pilkada Gubernur dan PILEG 2019,” katanya. Jadi acara ini menjadi awal konsolidasi dan membakar semangat kader PKS menghadapi tahun politik ke depan lanjutnya.

Acara yang berlangsung meriah dan penuh semangat itu, ditutup dengan seremonial potong tumpeng oleh Dr zulkieflimansyah yang menandai MILAD 20 tahun PKS, dan diberikan kepada salah satu warga yang hadir.

“PKS Sumbawa siap memenangkan Doktor Zul di Sumbawa, dan meraih 12% suara Pileg di 2019,” lanjut Takdir.

Me (*)




DPD PKS Sumbawa Besar Gelar Pesta Rakyat Meriahkan Milad Ke 20

Ke depan PKS Sumbawa Besar bertekad untuk bisa berkhidmat dengan lebih baik lagi kepada masyarakat

Ketua DPD PKS Sumbawa Besar, M. Takdir (Foto: Me)

lombokjournal.com —

SUMBAWA BESAR ;  Milad ke 20 PKS yang jatuh pada tanggal 20 April, diperingati meriah oleh DPD PKS sumbawa dengan serangkaian acara digelar selama seminggu penuh.

Puncak peringatan Milad akan dilaksanakan pada hari ahad, 22 April 2018 di Taman Mangga Sumbawa.

“Milad ke 20 PKS ini puncaknya kami bikin acara PESTA Rakyat, melalui acara ini kami ingin menegaskan bahwa PKS sumbawa selalu bersama rakyat dan akan terus berjuang untuk rakyat,” jelas ketua panitia A. Rahman melalui siaran pers yang disampaikan ke media, Jumat 920/4)

Acara pesta rakyat tersebut nantinya akan diisi dengan beberapa kegiatan antara lain : donor darah kader dan simpatisan PKS, bazar, pentas seni, lomba-lomba dan orasi dari calon gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, yang merupakan putra asli sumbawa-NTB.

Ketua DPD PKS sumbawa,  M Takdir  menambahkan, usia yang genap 20 tahun ini, tentu bukan usia yang muda lagi bagi sebuah partai politik, sudah banyak agenda yang dikerjakan.

Ke depan PKS sumbawa bertekad untuk bisa berkhidmat dengan lebih baik lagi kepada masyarakat. Pelayanan dan fungsi-fungsi advokasi akan kami optimalkan; contoh di pesta rakyat nanti, akan ada launching beras BERKAH Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang dijual dengan harga murah.

“Kami berharap, berkat doa dan dukungan masyarakat sumbawa PKS bisa lebih baik lagi melayani,” terang M takdir yang juga merupakan Caleg dapil 1 kabupaten  Sumbawa.

Acara yang akan dilaksanakan pagi hari, diharapkan sebagai bentuk syukur PKS akan 20 tahun usianya sekaligus sebagai ajang konsolidasi untuk memaksimalkan gerak PKS dalam mengantarkan kadernya Dr. Zulkieflimasnyah memenangkan pilkada NTB.

“Kami mengundang saudara-saudara kami masyarakat sumbawa untuk hadir diacara tersebut, karena kami juga akan menyiapkan beberapa makanan lokal, hasil bumi Sumbawa, gratis,” ungkap ketua panitia

Me (*)




Gubernur Dorong Kepala Daerah Jalin Kerjsama dan Buka Jaringan

Melalui jaringan yang luas, Kepala Daerah akan memperoleh kemudahan untuk membangun dan memajukan daerah

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi mendorong seluruh kepala daerah di tingkat kabupaten/kota se-NTB untuk membangun kerjasama dan membuka jaringan seluas-luasnya demi memajukan daerah.

Jaringan yang dibangun, lanjut Gubernur, tidak hanya dengan berbagai kalangan di tingkat pusat, namun juga jaringan dengan berbagai kalangan di dunia internasional.

Gubernur yang akrab disapa Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan hal tersebut di hadapan bupati/walikota se-NTB saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi NTB, di Hotel Lombok Raya, Senin (16/04/2018).

Lebih lanjut TGB menyampaikan, melalui jaringan yang luas tersebut, kepala daerah akan memperoleh kemudahan untuk membangun dan memajukan daerah, karena mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk para investor.

“Membangun daerah ini tidak bisa sendiri,” ungkap TGB di hadapan sekitar enam ratus peserta Musrenbang yang hadir.

Termasuk Staf Ahli Menteri Bidang Pemerintahan Kementerian Dalam Negeri, Dr. Suhajar Diantoro, M. Si dan Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur, Ir. Bambang Priyambodo.

Selain mendorong untuk membuka jaringan seluas-luasnya, Gubernur peraih ratusan penghargaan tersebut menyampaikan harapannya kepada seluruh bupati/walikota untuk terus membangun daerah dan masyarakat. Sebab, pada sudut pandang kontestasi di Indonesia, kepala daerah memiliki kewajiban untuk berlomba dalam hal kebaikan.

“Fastabiqul khairat itu harus tercermin dalam seluruh ikhtiar kita,” tegas TGB.

Gubernur NTB dua periode tersebut menjelaskan, kemajuan NTB saat itu merupakan buah ikhtiar kolektif yang dilakukan seluruh unsur, baik di pemerintahan maupun masyarakat.

“Wajah NTB saat ini adalah ikhitiar kita bersama yang tidak kenal lelah, bersama-sama membangun,” Ungkap TGB.

Karena itu, TGB menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas seluruh ikhtiar dan kerjasama, ikut berpartisipasi memajukan daerah. Dengan kebersamaan tersebut lanjut Gubernur, muncul energi dan semangat melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

“Saya  minta semangat kebersamaan ini terus diperkuat,” harap TGB seraya memotivasi bupati/walikota dengan mengatakan bahwa sejarah akan mengingat apa yang dilakukan setiap pemimpin.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah (Bapenda) NTB, Ir. Ridwansyah melaporkan fokus pembangunan 2019 dapat dirumuskan dalam lima program utama.

Yaitu, percepatan penurunan angka kemiskinan dan peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan dasar, peningkatan infrastruktur dasar dan strategis, bidang sosial keagamaan, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penanggulangan bencana.

Selanjutnya, Staf Ahli Menteri PPN/Bappenas Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur, Ir. Bambang Priyambodo dalan sambutannya memuji kemajuan NTB dalam sepuluh tahun terakhir ini.

Menurutnya, di bawah kepemimpinan Dr. TGH. M. Zainul Majdi, NTB berhasil menjadi daerah yang maju dengan tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 7,1 persen.

Selain itu, tingkat kemiskinan di NTB turun menjadi sekitar 15 persen. Karena itu, untuk terus menjaga kemajuan NTB tersebut menurutnya, perlu dibangun industri pengolahan. Sehingga, pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.

HMS




Bupati KLU Terima Penghargaan Pembangunan

Kemajuan NTB saat ini  merupakan hasil dari ikhtiar yang dilakukan semua lini dan sinergi yang baik di tingkat Kabupaten/Kota

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, menerima penghargaan Pembangunan Daerah 2018 dan Capaian Indikator Strategis Pembangunan Daerah RPJMD 2013-2018, Senin (16/4).

Penghargaan itu diserahkan Gubernur NTB, TGH M Zainu Majdi saat berlangsung acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi NTB tahun 2018, di Ballrom Hotel Lombok Raya Mataram.

“Semua kepala daerah se-Nusa Tenggara Barat harus terus membangun sinergi dan membuka jaringan seluas-luasnya demi kemajuan daerah, menyasar ke tingkat lebih luas hingga internasional,” kata Gubernur NTB. TGH. M. Zainul Majdi, saat menyampaikan sambutan daalam acara tersebut.

Kemajuan NTB saat ini, sambung Gubernur, merupakan hasil dari ikhtiar yang dilakukan semua lini dan sinergi yang baik di tingkat Kabupaten/Kota.

Sementara Bupati KLU. H. Najmul Akhyar seusai menerima penghargaan berharap agar ke depan bisa lebih baik lagi.

“Penghargaan ini sebagai cambuk untuk bisa lebih baik lagi. Sekaligus momentum untuk memajukan daerah agar bisa sejajar dengan daerah lain, baik di pentas nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Pada Musrenbang tahun ini, Pemprov NTB fokus pada lima program, diantaranya percepatan penurunan angka kemiskinan dan peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan umum, peningkatan infrastruktur dasar dan strategis, bidang sosial keagamaan serta peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penanggulangan bencana.

DNU




Bupati KLU Terima Penghargaan Pembangunan

Kata Bupati Najmul, penghargaan ini sebagai cambuk untuk bisa lebih baik lagi

LOMBOKUTARA.lombokjournal.com — Bupati Lombok Utara, H. Najmul Akhyar, menerima penghargaan Pembangunan Daerah 2018 dan Capaian Indikator Strategis Pembangunan Daerah RPJMD 2013-2018, Senin (16/4).

“Semua kepala daerah se-Nusa Tenggara Barat harus terus membangun sinergi dan membuka jaringan seluas-luasnya demi kemajuan daerah, menyasar ke tingkat lebih luas hingga internasional,” kata Gubernur NTB. TGH. M. Zainul Majdi, dalam acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi NTB tahun 2018, di Ballrom Hotel Lombok Raya Mataram.

Kemajuan NTB saat ini, sambung Gubernur, merupakan hasil dari ikhtiar yang dilakukan semua lini dan sinergi yang baik di tingkat Kabupaten/Kota.

Sementara Bupati KLU. H. Najmul Akhyar seusai menerima penghargaan berharap agar ke depan bisa lebih baik lagi.

“Penghargaan ini sebagai cambuk untuk bisa lebih baik lagi. Sekaligus momentum untuk memajukan daerah agar bisa sejajar dengan daerah lain, baik di pentas nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Pada Musrenbang tahun ini, Pemprov NTB fokus pada lima program, di antaranya percepatan penurunan angka kemiskinan dan peningkatan nilai tambah ekonomi masyarakat, peningkatan pelayanan umum, peningkatan infrastruktur dasar dan strategis, bidang sosial keagamaan serta peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penanggulangan bencana.

DNU




Oknum Guru Di KLU “Ketahuan” Ikut Kampanye

Panwaslu KLU juga telah memanggil sejumlah ASN yang diketahui ikut me-like status di media sosial facebook

LOMBOKUTARA.lombokjournal.Com — Seorang oknum guru terciduk Panwaslu KLU, mengikuti kampanye salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, di Desa Pendua Kecamatan Kayangan, Sabtu (7/4).

Panwaslu KLU melalui Koordinator Divisi Hukum dan Penanganan Pelanggaran Pemilu, Deni Hartawan, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian tersebut.

“Itu benar. Dia seorang kepala sekolah di salah satu TK negeri di Tanjung,” katanya, Kamis (12/04).

Dalam PKPU, lanjut Deni, tegas melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut kegiatan politik atau meng-kampanyekan salah satu paslon.

Meski menolak identitas oknum tersebut, namun Deni mengaku piahaknya kini masih berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.

“Kita lakukan penindakan. Hari ini sedang pembahasan di Gakkumdu, apakah masuk unsur pidana atau tidak,” cetusnya.

Sebelumnya Panwaslu KLU, juga telah memanggil sejumlah ASN yang diketahui ikut me-like status di media sosial facebook.

DNU

If left unattended, it can bring about atherosclerosis, a problem defined by the build-up of plaque in tonerin germania the arteries.




Sekda Istruksikan Fokus Penurunan Kemiskinan

Apa pun yang dilakukan, tidak ada artinya bila angka kemiskinan dan tingkat ketimpangan di NTB tidak bisa diturunkan

Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc., Ph.D

MATARAM.lombokjornal.com —  Sekretaris Daerah Provinsi NTB Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc., Ph.D menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di NTB, agar dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019, fokus pembahasannya pada program penurunan angka kemiskinan.

Sekda mengatakan itu saat membuka Rapat Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2018, di Hotel Lombok Raya, Kamis (05/04).

“Ini sesuai dengan tema Pra Musrenbang tahun 2018 ini “Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi untuk Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan,” ungkap Sekda yang lebih dikenal Pak Ros itu.

Selama hampir 10 tahun, Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Dr. TGH. M. Zainul Majdi, NTB telah mengalami kemajuan yang membanggakan. Kemajuan tersebut dapat dilihat dari capai-capaian pembangunan dan prestasi-prestasi yang diraih, baik skala nasional maupun Internasional.

Dalam dua periode kepemimpinan tersebut, ekonomi NTB terus mengalami pertumbuhan di atas rata-rata nasional. Pada Tahun 2017 ekonomi NTB tumbuh sebesar 7,10 persen, di atas rata-rata nasional.

Sedangkan untuk penurunan angka kemiskinan dari angka 23,4 persen tahun 2008 dapat diturunkan menjadi 15,05 persen pada tahun 2017. Artinya dalam  kurun waktu 9 tahun lebih tersebut, NTB telah berhasil melakukan penurunan angka kemiskinan 1 persen/ tahun.

Selain itu, Tingkat gini rasio di NTB juga terus berupaya untuk ditekan, dengan angka 0,378 persen di bawah nasional sebesar 0,41 persen, namun relatif masih rendah dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Dengan berbagai capaian tersebut, Pak Ros tetap mendorong agar kegiatan yang sangat strategis seperti pra Musrenbang ini, melahirkan solusi-solusi yang lebih konstruktif dari masalah kemiskinan, dengan ide-ide dan gagasan program yang lebih efektif untuk upaya penurunan angka kemiskinan di NTB.

“Hal Ini sesuai dengan instruksi Gubernur NTB yang mengatakan, apa pun yang kita lakukan, tidak ada artinya apabila angka kemiskinan dan tingkat ketimpangan di NTB tidak bisa kita turunkan,” ungkapnya.

Pak Ros juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pra Musrenbang RKPD tahun 2019, dengan harapan akan melahirkan program strategis untuk ditindaklanjuti pada Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2019 pada tanggal 16 April 2018 mendatang.

“Semoga apapun rumusan-rumusan program yang dihasilkan nanti, membawa dampak positif bagi kemajuan NTB dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa-masa akan datang”, harapnya.

Hadir dalam kesempatan Pra Musrenbang itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten/Kota se-NTB, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi NTB dan pejabat vertikal lingkup Provinsi NTB.

AYA




Pra Musrenbang, Sekda Istruksikan Fokus Penurunan Kemiskinan

Apa pun yang dilakukan, tidak ada artinya bila angka kemiskinan dan tingkat ketimpangan di NTB tidak bisa diturunkan

H. Rosiady Sayuti

 

MATARAM.lombokjornal.com —  Sekretaris Daerah Provinsi NTB Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc., Ph.D menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di NTB, agar dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2019, fokus pembahasannya pada program penurunan angka kemiskinan.

Sekda mengatakan itu saat membuka Rapat Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2018, di Hotel Lombok Raya, Kamis (05/04).

“Ini sesuai dengan tema Pra Musrenbang tahun 2018 ini “Pertumbuhan dan Pemerataan Ekonomi untuk Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan,” ungkap Sekda yang lebih dikenal Pak Ros itu.

Selama hampir 10 tahun, Provinsi NTB di bawah kepemimpinan Dr. TGH. M. Zainul Majdi, NTB telah mengalami kemajuan yang membanggakan. Kemajuan tersebut dapat dilihat dari capai-capaian pembangunan dan prestasi-prestasi yang diraih, baik skala nasional maupun Internasional.

Dalam dua periode kepemimpinan tersebut, ekonomi NTB terus mengalami pertumbuhan di atas rata-rata nasional. Pada Tahun 2017 ekonomi NTB tumbuh sebesar 7,10 persen, di atas rata-rata nasional.

Sedangkan untuk penurunan angka kemiskinan dari angka 23,4 persen tahun 2008 dapat diturunkan menjadi 15,05 persen pada tahun 2017. Artinya dalam  kurun waktu 9 tahun lebih tersebut, NTB telah berhasil melakukan penurunan angka kemiskinan 1 persen/ tahun.

Selain itu, Tingkat gini rasio di NTB juga terus berupaya untuk ditekan, dengan angka 0,378 persen di bawah nasional sebesar 0,41 persen, namun relatif masih rendah dalam kurun waktu lima tahun terakhir.

Dengan berbagai capaian tersebut, Pak Ros tetap mendorong agar kegiatan yang sangat strategis seperti pra Musrenbang ini, melahirkan solusi-solusi yang lebih konstruktif dari masalah kemiskinan, dengan ide-ide dan gagasan program yang lebih efektif untuk upaya penurunan angka kemiskinan di NTB.

“Hal Ini sesuai dengan instruksi Gubernur NTB yang mengatakan, apa pun yang kita lakukan, tidak ada artinya apabila angka kemiskinan dan tingkat ketimpangan di NTB tidak bisa kita turunkan,” ungkapnya.

Pak Ros juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan Pra Musrenbang RKPD tahun 2019, dengan harapan akan melahirkan program strategis untuk ditindaklanjuti pada Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2019 pada tanggal 16 April 2018 mendatang.

“Semoga apapun rumusan-rumusan program yang dihasilkan nanti, membawa dampak positif bagi kemajuan NTB dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa-masa akan datang”, harapnya.

Hadir dalam kesempatan Pra Musrenbang itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten/Kota se-NTB, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi NTB dan pejabat vertikal lingkup Provinsi NTB.

AYA