Masyarakat  Butuh Produk Hukum Yang Mudah Dipahami

Wagub harapkan,  produk – produk hukum tidak saja menjadi tulisan di kertas, namun dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com —  Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd membuka Rapat Koordinasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Provinsi NTB tahun 2019, bertempat di Gedung Sangkareang Kota Mataram, Kamis (28/03) 2019.

Rapat Koordinasi ini juga akan dirangkaikan dengan Sosialisasi dua produk aplikasi online Biro Hukum Setda Provinsi NTB. Aplikasi tersebut adalah e-Pra fasilitasi dan evaluasi produk hukum kab/kota dan aplikasi e-SIKEP (Sistem Informasi Keputusan).

Wagub menyampaikan harapannya untuk bersama – sama bergerak mewujudkan kerjasama jaringan dokumentasi dan informasi hukum yang terpadu dan terintegrasi.

“Dua wadah (aplikasi) yang telah disiapkan dan sebentar lagi akan disosialisasikan kepada bapak dan Ibu merupakan sarana untuk mempercepat atau mendekatkan pelayanan dalam pembentukan produk hukum daerah,” jelas Wagub

Selain mempercepat pelayanan, dua aplikasi tersebut mengefektifkan koordinasi, pembinaan dan pengawasan.  Serta pendokumentasian guna terwujudnya produk hukum daerah yang berkualitas dan Impelementatif.

Wagub juga menyampaikan banyak sekali produk hukum yang belum di Implementasikan dengan baik. Terlihat kurang tajam dan greget.

“Saya rasa perlu kita cermati bersama kedepan, bagaimana sosialisasi dari produk hukum yang telah dikeluarkan. Sehingga masyarakat kita benar-benar melek dan paham aturan hukum yang sudah berlaku,” harapnya.

Diharapkan,  produk – produk hukum ini tidak saja menjadi tulisan di kertas, namun dapat dipahami dengan mudah oleh masyarakat.

Masyarakat inginkan hal yang mudah dipahami, dan ini jadi pekerjaan kita bersama agar pemahaman dapat sampai ke masyarakat, sehingga tidak menjadi sia-sia.

Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTB H. Ruslan Abdul Gani, SH, MH mengatakan, kegiatan ini adalah bagian dari tugas Pemerintah Provins.

“Pemerintah Provinsi  merupakan pembina dari produk hukum Kabupaten dan kota, sebagaimana diamanatkan Permendagri no 80 thn 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah,” terang nya.

Rapat Koordinasi dan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Provinsi NTB tahun 2019 ini menghadirkan narasumber dari KemenKumham dan Diskominfotik Provinsi.

Kegiatan dihadiri 85 peserta dari peserta asal seluruh bagian hukum pemerintah kab/kota dan OPD provinsi. Turut hadir Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Bq. Eva Nurcahyaningsih , M.Si

AFF/ Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB




Umi Rohmi Ajak Masyarakat NTB Pelihara Keberagaman

Segala iktiar yang dilakukan di NTB tidak bisa hanya dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Ia mengajak semua elemen bersatu, saling menguatkan dan saling mengisi satu sama lainnya

Wagub dan Pengurus Permabudhi

MATARAM.lombokjournal.com — Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Daerah Persatuan Umat Buddha Indonesia (PERMABUDHI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, masa bhakti 2019-2023, dihadiri Wakil  Gubernur  Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, di Hotel Lombok Plaza Mataram, Selasa, (26/03).

Umi Rohmi, sapaan akrab Wagub, saat itu bersama  Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI Caliadi, SH., MH dan Forkompinda Povinsi NTB.

Wagub Hj Rohmi menyampaikan selamat kepada segenap pengurus Permabudhi Provinsi NTB yang baru saja dilantik oleh ketua umum Permabudh,i Arief Harsono.

Masyarakat Indonesia, khususnya di NTB,  diajak  memaknai  perbedaan sebagai sebuah anugerah dari tuhan untuk bangsa Indonesia yang indah dan besar.

Umi Rohmi juga mengajak masyarakat NTB senantiasa menjaga, merawat dan memelihara perbedaan yang ada di NTB.

“Betapa indahnya Indonesia ini, dengan keberagaman Suku, Ras, Agama dan Adat-istiadat, namun hidup harmoni berdampingan,” ujarnya.

Diharapkan perbedaan-perbedaan itu  tidak boleh membuat kita terpecah-belah. Perbedaan merupakan suatu keniscayaan, merupakan takdir sang pencipta.

Menurut Umi Rohmi, perbedaan Agama, Suku, Bangsa dan Ras itu, untuk kita bersatu dan bergandeng tangan membangun bangsa Indonesia yang indah dan besar.

“Mari kita sama-sama memajukan daerah dan Indonesia. Inilah Indonesia yang kaya dengan keragaman, kekayaan ini harus kita jaga dan ini merupakan tanggung jawab kita semua,” tandasnya.

Disadarinya, segala iktiar yang dilakukan di NTB ini, tidak bisa hanya dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Ia mengajak semua elemen bersatu, saling menguatkan dan saling mengisi satu sama lainnya.

Keberadaan Permabudhi Provinsi NTB akan memperkuat ikhtiar mewujudkan NTB kuat dan tangguh, membawa dampak positif dalam membangun toleransi, menyatukan gerak langkah bersama.

“Mewujudkan NTB Gemilang di masa yang akan datang,” tegas Wagub.

AYA

 




Wagub NTB Buka Forum Konsultasi RKPD 2020

Rancangan RKPD  dapat berjalan dengan baik apabila terkontrol dan tetap dalam pengawasan serta tidak ada ego sektoral antar setiap OPD

MATARAM.lombokjournal.com — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, memberikan arahan sekaligus membuka kegiatan Forum Konsultasi Publik Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2020, Senin (25/03) 2019.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Geopark Rinjani Kantor Bappeda Provinsi NTB ini mengangkat tema ”Pembangunan Manusia Untuk NTB Tangguh, Mantap, dan Lestari.”

Wakil Gubernur mengarahkan, untuk lebih meningkatkan sinergi antar semua dinas dan lembaga untuk bekerja keras, berkolaborasi serta bergotong royong dalam pembangunan.

“Masa depan NTB ini cerah, itu yang harus kita yakini, melihat dari progres pembangunan dan kondisi yang telah kita lakukan,” ucap Hj. Rohmi.

Hj. Rohmi yakin,  rancangan RKPD  dapat berjalan dengan baik apabila terkontrol dan tetap dalam pengawasan serta tidak ada ego sektoral antar setiap OPD.

“Tidak ada orang yang bisa bekerja sendiri, semuanya harus terkoneksi dan terkoordinasi,” tegas Wagub.

“Keberadaan kita semua disini tentunya akan sangat bermanfaat untuk berdiskusi bersama-sama dengan kerendahan hati dan positive thinking demi menuju NTB Gemilang yang merupakan cita-cita kita bersama,”  tutupnya.

Kepala Bappeda, Ir. Ridwan Syah, M.Sc, MM, MTP dalam laporannya menyampaikan 5 buah RKPD yang menjadi prioritas pembangunan di Provinsi NTB.

5 susunan RKPD tersebut antara lain;

  1. Mitigasi bencana, pemerataan infrastruktur dan konektifitas wilayah
  2. Pembangunan manusia, ketahanan keluarga dan penanggulangan kemiskinan.
  3. Investasi nilai tambah ekonomi dan kesempatan kerja.
  4. Pelestarian lingkungan hidup, ketahanan pangan dan energi, dan
  5. Transformasi birokrasi dan penanganan masalah sosial darurat.

“RKPD tahun 2020 ini sesungguhnya adalah bagian dari mewujudkan visi dan misi tahun 2018-2023 yaitu membangun Nusa Tenggara Barat yang gemilang,” jelas Ridwan.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini, sejumlah kepala OPD lingkup Provinsi NTB, pimpinan instansi dan lembaga terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama serta mitra pembangunan NTB Gemilang.

AYA/San

SUMBER; HUMPROT SETDA NTB)

 




Zaman Berubah, Mahasiswa Diajak Gagas Program Yang Langsung  Bermanfaat Bagi Masyarakat

Persoalan sumpah, banjir,  kekurangan air di musim kemarau, itu semua membutuhkan kontribusi kongkrit dari para mahasiswa

MATARAM.lombokjournal.com — jajaran mahasiswa,yang aktif di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)  di NTB diajak menggagas program yang bermanfaat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Gubernur NTB, Dr.  H. Zulkieflimansyah menyampaikan ajakan itu saat silaturrahmi BEM Raya dengan tema “Meningkatkan Integritas BEM NTB Raya untuk NTB Gemilang,” di Aula IKIP Mataram, Senin (25/03) 2019.

Mahasiswa diajak tak lagi berkutat pada wacana,  orasi serta pidato seperti aktivis aktivis terdahulu.

“Dunia saat ini sudah berubah,” kata Gubernur Doktor Zul  seperti dalam siaran pers yang disampaikan Biri Humas dan Protokol Setda Pemprov NTB, Senin (25/03) 2019.

Dulu mahasiswa merupakan satu-satunya elemen elit masyarakat yang menjadi sandaran. Saat itu mahasiswa merupakan kelompok kecil masyarakat yang memiliki pengetahuan dan wawasan  luas.

Ketika masyarakat memiliki keluhan atau isi hati, maka kepada  mahasiswalah mereka menyampaikan, lalu kemudian mahasiswa menyampaikannya kepada pemerintah atau penguasa.

Namun  zaman sudah berganti, saat ini membutuhkan gagasan gagasan besar untuk masyarakat. Misalnya saja, persoalan sumpah, banjir,  kekurangan air di musim kemarau, itu semua membutuhkan kontribusi kongkrit dari para mahasiswa.

“NTB Gemilang adalah NTB baru,  dimana kita memberi ruang kepada siapa saja, apa pun suku,  agama,  warna kulit, bentuk mata dan warna rambut,  kalau dia punya capacity, punya kemampuan, maka dia bisa menjadi pemain di daerah ini,” tegas Gubernur.

Karena itu, Doktor Zul menyambut baik kegiatan silaturrahmi BEM Raya sebagai wadah untuk mendiskusikan hal-hal produktif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan wadah itu,  para mahasiswa terus meningkatkan kapasitas diri,  termasuk bahasa asing.

“Kenapa kita mengirim banyak anak muda NTB ke luar negeri, bukan untuk gagah-gagahan, tapi untuk fast trip, menggesa ketertinggalan daerah kita dari daerah-daerah lain,” kata Gubernur Zul

Sebelumnya, Rektor IKIP Mataram, Prof.  Drs. Kusno DEA,  Ph. D menyampaikan harapannya, agar kegiatan ini akan memberikan banyak inspirasi bagi BEM di seluruh NTB.

Sehingga, kontribusi positifnya adalah dapat ikut terlibat membagun NTB yang lebih baik.

“Mari kita bergandengan tangan ke depan, berbuat untuk semua, baik bagi lembaga maupun masyarakat,” katanya

AYA/Syf/hms ntb




Romantisme Hubungan Pemerintah Provinsi NTB Dengan Polandia

Pemerintah Provinsi berencana akan mengirimkan Mahasiswa ke Kota Torun, dengan bekerjasama dengan 3HK (Institute of Sustainable Development EU-Asean) dalam mempromosikan budaya melalui duta pendidikan

Marcin Schmidt dan Gubernur Zul

MATARAM.lombokjournal.com —  Kerja sama internasional bukan hanya menjadi kewenangan Pemerintah Pusat saja.

Masing-masing provinsi, bahkan kota, di Indonesia diberikan keleluasaan untuk menjalin hubungan dan kerja sama yang lebih intensif dengan provinsi maupun kota-kota di negara mana pun itu.

Kerja sama tersebut dimungkinkan, selama tidak menyentuh ranah politik yang menjadi kewenangan eksklusif Pemerintah Pusat. Jalinan kerja sama tersebut dibingkai dalam suatu kesepakatan bersama.

Meski, tentunya kesepakatan kerja sama tetap harus dikoordinasikan dan dikonsultasikan dengan Pemerintah Pusat, dalam hal ini adalah Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Luar Negeri.

Pemerintah Provinsi NTB sendiri terus menjalin komunikasi dan aktif dalam membina kerja sama dengan negeri Putih Merah tersebut.

Seperti yang terjadi pada hari ini, Minggu (24/03) 2019, Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menemui para delegasi dari Polandia di Katamaran Hotel guna menjajaki berbagai peluang kerjasama terbaru.

Welcome to Lombok, so happy you can visit our here,” sambut Gubernur Zul pada para Delegasi Polandia, dalam siaran pers yang disampaikan Biro Humas Dan Protokol Setda Provinsi NTB, Minggu (24/03) .

Diketahui, bentuk Peluang kerjasama yang akan segera dilakukan adalah penandatanganan LOI (Letter of Intent) antara Pemerintah Provinsi NTB dengan Pemerintah (daerah) Torun, Polandia sebagai bentuk follow up dari kunjungan ke Polandia sebelumnya.

Dari LOI tersebut, terdapat peluang kerjasama dalam bidang pendidikan, pariwisata, dan ekonomi – bisnis.

Dalam bidang pendidikan, Pemerintah Provinsi berencana akan mengirimkan Mahasiswa ke Kota Torun, dengan bekerjasama dengan 3HK (Institute of Sustainable Development EU-Asean) dalam mempromosikan budaya melalui duta pendidikan.

Pemerintah Torun juga berniat memulai kerjasama pariwisata dengan mengirim jurnalis dari Polandia untuk melihat keindahan NTB dan membantu mempromosikan di Polandia.

Dalam bidang ekonomi dan bisnis, peluang kerjasama diharapkan akan mampu mendatangkan investasi dari Polandia ke NTB.

“Penandatanganan LOI adalah awal untuk memulai kerja sama dalam berbagai bidang. Kami berharap selain melanjutkan kerjasama dalam bidang pendidikan, ekonomi dan bisnis bisa dimulai. Kami juga berharap melalui promosi wisata di Polandia akan mendatangkan investasi di Lombok dan Sumbawa dari pengusaha – penguasa di Polandia” ujar Sylwwia Tubielewicz, Director of the International Cooperation Department Kujawy Pomorze.

Senada, Marcin Schmidt, President of the Board 3HK juga menyatakan dukungan dan sangat mengapresiasiaksi nyata yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB.

“Pemprov NTB melalui program – program nya sangat fokus pada Sustainable Development Goals. Kami siap membantu, terlebih lagi dengan semangat dan visi misi Pak Gubernur yang sangat aktif dan secara holistik memikirkan perkembangan NTB dalam berbagai bidang ” katanya.

Terpantau, turut mendampingi Gubernur pada kegiatan ini, Kepala BKD Drs. H. Fathurrahman, M. Si, Kepala Biro Kerja Sama Ahmad Nur Aulia, S. STP, Karo Humas Protokol, Najamuddin Amy, S. SOS, MM, serta Tim Beasiswa NTB.

AYA/Hms

(FJR/HUMPROT SETDA NTB)

 




Wagub;  Pemerintahan Bersih dI Daerah, Dimulai Dari Komitmen Kepala Daerah

Hj. Sitti Rohmi Djalilah diundang menjadi pembicara dalam Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI

JAKARTA.lombokjournal.com —  Keberadaan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) merupakan sesuatu yang sangat penting dalam menjamin keberhasilan program pembangunan di Indonesia.

Mengingat peran APIP langsung bersentuhan dengan masalah yang sangat sensitive, yaitu soal pengawasan pengelolaan keuangan pemerintah.

NTB menjadi salah satu provinsi di Indonesia yang secara nasional dinilai berhasil mengelola keuangan daerah dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan  tujuh kali secara berturut-turut, NTB memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.

Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah diundang menjadi pembicara dalam Rakornas Pengawasan Intern Pemerintah 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI Kamis (21/03) 2019, guna berbagi kiat sukses NTB dalam mengelola keuangan dan pembangunan di NTB.

Wagub yang akrab disapa Umi Rohmi ini menyampaikan, untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih itu harus dimulai dari komitmen Kepala Daerah.

“Bersyukur NTB dalam sepuluh tahun terakhir punya pemimpin yang memiliki komitmen untuk menjalankan pemerintahan yang bersih. Mulai dari Kepala Daerah yang kemudian diikuti oleh pejabat di bawahnya, menandatangani pakta integritas sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih itu,” papar wagub di Hotel Bidakara Jakarta.

Sebagai upaya untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian-capaian NTB dalam lima tahun ke depan, bersih dan melayani dijadikan sebagai salah satu misi yang tertuang dalam RPJMD NTB 2019-2023.

“Bersih dan Melayani kami tempatkan diurutan kedua dalam misi NTB lima tahun ke depan, sebagai wujud komitmen dan keseriusan kami untuk menjalankan pemerintahan yang akuntabel di NTB,” jelasnya.

Selain aparat, lanjut wagub, NTB juga melibatkan peran aktif dari semua pihak dan masyarakat dalam mengawal pembangunan di NTB.

“Setiap Jum’at pagi, kami mengadakan jumpa dengan masyarakat untuk berdialog dengan mereka terkait dengan berbagai hal yang menyangkut NTB. Selain itu, kami membuat aplikasi NTB Care untuk memudahkan masyarakat menyampaikan aduan langsung ke pemerintah untuk kemudian segera ditindaklanjuti oleh OPD atau dinas terkait,” paparnya.

Acara Rakornas ini dimulai sejak pukul 08.00 WIB yang dibuka langsung Wakil Presiden Republik Indonesia HM. Jusuf Kalla.

Hadir mendampingi wagub adalah Asisten 3 Setda NTB Ir. Hj. Hartina, MM dan Inspektur Provinsi NTB,Ibnu Salim, S.H, M.S.i.

AYA




Ponpes Darul Fallah Rawat Pemilu Damai 2019

Ibarat belanja di sebuah warung, Pembeli akan bebas memilih dan mengkonsumsi menu sesuai pilihan masing-masing tanpa ada keributan antar pembeli

MATARAM.lombokjournal.com —  Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Fallah Pagutan, Kota Mataram, menggelar pengajian mengajak masyarakat menyongsong pemilu damai dan harmonis.

Ribuan santri dan masyarakat dengan khusyuk mendengar ceramah Pimpinan Ponpes Darul Fallah Pagutan, Tuan Guru Muammar Arafat.

Tuan Guru Muammar berpesan pada para santri dan warga, untuk ikut serta dalam pemilu dengan tetap menjaga persatuan dan perdamaian.

“Jadi harus ikut serta (pemilu), tetapi ingat kita Majelis Badruttamam harus menciptakan pemilu yang damai, bukan pemilu dengan caci maki, bukan pemilu yang isinya fitnah, kebohongan,” ucapnya dalam ceramah, Kamis (21/03) malam.

Tuan Guru Muammar mengatakan, Ponpes sangat berperan penting dalam menciptakan pemilu damai.

Karena Ponpes sangat dekat dengan masyarakat, dan melalui sarana dakwah, pengajian maupun kegiatan keagamaan akan diselipkan pesan damai dalam menghadapi pemilu 2019.

“Pondok pesantren itu sangat dekat dengan masyarakat yang ada di akar rambut. Di mana beberapa bulan terakhir kita lihat konstalasi politik Indonesia cenderung orang-orang atau elit politik kayak berkelahi, sehingga ini berdampak pada masyarakat,” ungkapnya.

“Sehingga, pesantren yang sangat dekat dengan masyarakat merasa terpanggil untuk mengingatkan pada masyarakat bahwa pemilu ini adalah pesta rakyat, pemilu bukan perang, tapi pesta yang kita harus senang,” sambungnya.

Dia memberikan ilustrasi pemilu ibarat belanja di sebuah warung. Pembeli akan bebas memilih dan mengkonsumsi menu sesuai pilihan masing-masing tanpa ada keributan antar pembeli.

“Walaupun beda makanan kita di pesta, seperti orang di warung ada yang makan soto, ada yang makan bakso apa mereka bertengkar, tidak,” ungkapnya.

Lantas, strategi apa yang digunakan pesantren dalam menjaga pemilu berjalan sesuai koridor?

Tuan Guru Muammar memberikan pemahaman pada masyarakat melalui pengajian.

“Kita berikan pemahaman pada masyarakat seperti apa pemilu ini, contoh majelis bulanan kita ini. Ini kesepakatan kita menyampaikan pesan damai. Kita juga turun ke masyarakat,” tuturnya.

Kapolda NTB, Inspektur Jenderal Polisi Achmat Juri beserta rombongan turut hadir dalam Majelis Badruttamam itu. Antusias masyarakat dengan fokus mendengar ceramah yang diberikan.

Meskipun hujan mengguyur, banyak warga dan santri tak beranjak dari lapangan terbuka tempat berlangsungnya pengajian tersebut.

Kapolda mengapresiasi peran pesantren yang sejak dulu selalu menjadi depan dalam mengawal pemilu damai. Dia berharap Ponpes Darul Fallah akan menjadi contoh peran pentingnya dalam ikut menjaga NKRI.

“Ponpes mengawal pemilu damai dari dulu sudah terbukti. Selama masih dalam kerangka NKRI dan bhinneka tunggal Ika maka ponpes akan terus mengawal,” ungkapnya.

Dia mengimbau masyarakat untuk menjadikan pemilu sebagai sebuah pesta yang harus dinikmati dengan damai.

“Mari kita laksanakan pesta demokrasi dengan penuh kedamaian, kerukunan. Kita berharap sukses karena demokrasi warisan dari leluhur kita yang harus dijaga, dilestarikan dan dicapai cita luhur itu,” terangnya.

Acara malam itu semakin meriah dengan suguhan atraksi kesenian beladiri yang dipentaskan para santri. Tarian dengan pedang dan obor sangat memanjakan mata para penonton melihat performa yang menegangkan.

AYA




Presiden Joko Widodo Tinjau Program Percepatan Rehab-Rekons Rumah Tahan Gempa Di Mataram

Preside juga meninjau pelayanan lokasi pencairan bantuan stimulan sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat penerima dana bantuan stimulan

Gubernur Zul dan Presiden Jokowi

LOMBOK TENGAH.lombokjournal.com —  Presiden RI H. Joko widodo dan ibu Negara Iriana Joko Widodo hari ini kembali melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hari ni,  Jumat (22/03) pagi Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pukul 07.20 WIB dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.

Tiba di Bandar Udara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat pukul 10.05 WITA, Presiden disambut langsung Gubernur NTB, DR Zulkieflimansyah.

Dari Bandara Lomnok, Presiden Jokowi didampingi Gubernur Zul langsung menuju Gedung Hakka di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat,  meninjau pelayanan lokasi pencairan bantuan stimulan sekaligus bersilaturahmi dengan masyarakat penerima dana bantuan stimulan.

Setelahnya, Presiden akan menuju Lingkungan Pengempel Indah, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Di lokasi tersebut Presiden diagendakan meninjau Program Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Rumah Tahan Gempa (RTG).

Sore harinya, Presiden dan rombongan akan menuju Bandar Udara Internasional Lombok, Kabupaten Lombok Tengah untuk kemudian lepas landas menuju Provinsi Bali.

Setibanya di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Presiden dan rombongan langsung menuju Pasar Badung, Kota Denpasar untuk meninjau sekaligus meresmikan pasar rakyat “Pasar Badung”.

Dari Pasar Badung, Presiden dan rombongan akan menuju Ardha Chandra di Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Di tempat ini, Kepala Negara diagendakan untuk menghadiri simakrama (silaturahmi) dengan tokoh dan masyarakat Bali.

Usai acara, Presiden akan menuju hotel untuk bermalam di Bali dan melanjutkan agenda kerja keesokan harinya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Staf Khusus Presiden Sukardi Rinakit, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

AYS/Hms




Presiden RI Joko Widodo Ke NTB Hari Jum’at

Seperti biasa Presiden selalu ingin mengkroscek proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang tengah berlangsung di Provinsi NTB pasca gempa

MATARAM.lombokjournal.com —  -Rencana kunjungan kerja Presiden RI ke NTB  pada Jum’at mendatang, pihak Pemerintah Provinsi melakukan persiapan-persiapan. .

” Hari Juma’t pak presiden akan take off dari Jakarta  jam 7, sampai di Bandara Lombok jam 9 langsung menuju ke beberapa titik di wilayah Mataram yakni di wilayah Gerimak, Pengempel. Kemudian memberikan proses penciran dana di gedung Hakka yang akan dihadiri sekitar 2000 ribu orang,”  jelas  Plt Karo Humas dan protocol, Najamudin Rabu ( 20/03).

Najam menyatakan, kunjungan presiden sampai dengan hari Jum’at, dan kemudian presiden akan langsung menuju ke Denpasar.

“Presiden hanya setengah hari saja di NTB,” ujarnya

Ia pun menyampaikan kesiapan dari Pemerintah Provinsi untuk menyambut kedatangan Presiden yakni  Pemprov sudah melakukan koordinasi Dengan Korem 162 wira bhakti.

“Pihak pemprov sudah melakukan kordinasi sejak tadi malam dan pada pukul 16.00 Wita  nanti akan diadakan rapat koordinasi tentang persiapan kedatangan presiden ke Lombok.” terangnya

Selain itu pihak Pemprov dan Korem juga menggelar Rakor Wilayah yang digelar untuk mempersiapkan kedatangan tamu VVIP seperti RI 1 dan RI 2.

Rakol Wil ini akan dipimpin oleh Sekda NTB yang bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur. Setelah itu juga akan diadakan rapat pengamanan yang akan dilakukan pukul 4 sore nanti sampai dengan jam 8 malam.

“Nanti kita akan melaksanakan rapat secara maraton dari sore sampai dengan selesai Isya. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi NTB pada saat kedatangan presiden nanti dalam keadaan kondusif, aman dan kita akan memberikan pelayanan yg terbaik untuk kedatangan presiden diLombok,”jelas Najam.

Najam menambahkan jika kedatangan presiden ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan presiden sebelumnya.

Seperti biasa Presiden selalu ingin mengkroscek proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang tengah berlangsung di Provinsi NTB pasca gempa.

“Jadi saya pikir tujuan utama dari kehadiran beliau di NTB selain untuk meninjau lokasi tahap rekonstruksi, juga akan melakukan pencarian dana bantuan gempa dan juga ingin melihat secara langsung lokasi yang paling memungkinkan,” katanya.

AYA

 




Gubernur Zulkieflimansyah Kecam Aksi Penembakan di Selandia Baru

Gubernur Zul mengajak seluruh masyarakat untuk menebarkan kesejukan dan kedamaian di lingkungan masing-masing

MATARAM.lombokjournal.com — Penembakan membabi buta yang dilakukan pria bersenjata di Christchurch, Selandia Baru, Sabtu (16/03) 2019 dikeccam Gubernur Provinsi NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah.

Hal itu diungkapkan Gubernur Zul dalam bahasa Inggris melalui jejaring media sosial, baik melalui akun resmi Pemerintah Provinsi NTB maupun akun pribadinya.

“Kami warga NTB, mengutuk serangan teroris terhadap warga sipil yang tidak bersalah. Tidak ada pembenaran untuk penggunaan kekerasan terhadap pria, wanita, dan anak-anak yang tidak bersalah, apalagi di tempat yang damai dan tenang.” tegas Gubernur dalam bahasa Inggris

Selain itu, Gubernur Zulkieflimansyah juga menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas peristiwa yang menewaskan sedikitnya 49 orang korban jiwa.

“Hati kami bersama para korban dan keluarga mereka. Semoga Tuhan memberi mereka kedamaian. Kami berduka bersama dengan orang-orang Christchurch dan Selandia Baru” lanjut Gubernur

Di akhir Video Gubernur Zul mengajak seluruh masyarakat untuk menebarkan kesejukan dan kedamaian di lingkungan masing-masing.

“Kami percaya pemerintah Selandia Baru akan memastikan keadilan. Tetapi kita tidak dapat melupakan bahwa kita perlu, bahkan lebih, untuk berjuang dalam hal toleransi, senantiasa pengertian dan saling mengampuni” pesan Gubernur

Seperti diketahui, telah terjadi penembakan brutal di Masjid Al Noor, Kota Christchurch, dan masjid di Linwood Avenue, Selandia Baru, Jumat (15/03), hingga mendapat kecaman dari para pemimpin dunia.

Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern menyatakan 49 orang meninggal dunia dan sisanya mengalami luka serius seperti dilaporkan Al Jazeera.

AYA