Gubernur; Siapa pun Terpilih Jadi Pemimpin Indonesia, Itu Keputusan Terbaik

Masyarakat NTB sudah matang menjalankan demokrasi menyambut pemilihan umum

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah. Menggunakan jaket hitam dengan variasi coklat bertuliskan Harley Davidson, tiba di TPS 8 Desa Bajur sekitar jam 9 pagi, Rabu  (17/04).

Gubernur Zul dating ke TPS Berboncengan dengan Isteri Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah.

Hari Rabu (17/04) merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia, karena meeka berpesta demokrasi. Mereka datang ke Tempat Pemilihan Suara  (TPS) untuk memilih Presiden, Wakil Presiden serta wakil mereka di lembaga legislatif.

Serentak, masyarakat akan menyoblos tidak kurang dari 5 kertas suara. Tidak terkecuali, Gubernur yang akrab disapa Doktor Zul besama istei Hj Niken..

“Masyarakat sudah cukup matang dalam berdemokrasi menyambut pemilihan umum inI,” kata Gubernur Zul kepada wartawan yang mencegatnya.

Setelah menunaikan kewajiban konstitusionalnya di TPS, Gubenur Zul beserta rombongan meninjau TPS 10 di Jalan H. Naim Geguntur Jempong dan TPS 24 di depan Kantor PJR Polda NTB di Jalan Majapahit Ampenan.

“Hampir semua tempat yang kami kelilingi, kebetulan kita pakai motor jadi gampang ke kampung-kampung, semuanya berjalan lancar. Memang karena histeria luar biasa di media massa jadi partisipasinya luar biasa, antusiasme masyarakat,” kata gubernur di hadapan awak media.

Menyoal proses perhitungan yang dinilai rawan, Gubernur mengatakan masyarakat kita sudah dewasa.

“Memang kita kadang-kadang lebih seram membayangkan. Apa-apa bakalan susah. Tapi setelah dapat surat suaranya, ternyata gampang aja,” ujar gubernur.

Menurut Gubernur Zul, siapa pun yang akan menjadi pemimpin Indonesia itulah keputusan yang terbaik.

“Dua-duanya baik. Dua-duanya adalah yang terbaik dari Indonesia. Siapapun yang terpilih, itulah keputusan yang terbaik dan sudah ditakdirkan oleh Allah Subhanahuwata’ala,” pesannya.

Hari itu gubernur didampingi Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTB Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi NTB Dr. H. Ashari.

 Iwo/Hms Prov NTB

 




Gubernur Zulkieflikamsyah Nyoblos Di TPS Desa Bajur 

Menurut Gubernur Zul, masyarakat sudah cukup matang dalam berdemokrasi menyambut pemilihan umum ini

 

MATARAM.lombokjounal —  Gubernur Zulkieflimansyah yang akrab disapa Doktor Zul, berboncengan dengan Isteri Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah tiba di TPS 8 Desa Bajur sekitar jam 9 pagi.

Hari ini, Rabu (17/4),Gubernur Zul bersama isteri menunaikan kewajiban konstitusional sebagai warga Negara untuk melakukan pencoblosan dalam Pemilu Serentak tahun ini.

Demikian, masyarakat Indonesia hari ini berpesta demokrasi. Mereka datang ke tempat Pemilihan Suara (TPS) masing-masing untuk memilih Presiden, Wakil Presiden serta wakil mereka di lembaga legislatif.

Serentak, masyarakat akan menyoblos tidak kurang dari 5 kertas suara. Tidak terkecuali Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah yang menggunakan jaket hitam dengan variasi coklat bertuliskan Harley Davidson, hari ini pagi-pagi bergegas ke TPS bersama istri.

Setelah nyoblos, Doktor Zul beserta rombongan meninjau TPS 10 di Jalan H. Naim Geguntur Jempong dan TPS 24 di depan Kantor PJR Polda NTB di Jalan Majapahit Ampenan.

Menurut Gubernur Zul, masyarakat sudah cukup matang dalam berdemokrasi menyambut pemilihan umum ini.

“Hampir semua tempat yang kami kelilingi, kebetulan kita pakai motor jadi gampang ke kampung-kampung, semuanya berjalan lancar. Memang karena histeria luar biasa di media massa jadi partisipasinya luar biasa, antusiasme masyarakat,” terang Gubernur Zul di hadapan wartawan.

Rr/ Hms NTB




Surat Edaran Gubernur Zul Jelang Pemilu Serentak, Ciptakan Pemilu Yang Semarak Dan Gembira

Laksanakan pemilu dengan prinsip “Pilihan Politik Boleh Beda, Tapi Silaturrahmi Tetap Terjaga”

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB,  Dr.  Zulkieflimansyah mengeluarkan Surat Edaran menjelang pelaksanaan Pemilu Serentak beberapa hari lagi,

Sesuai jadwal yang ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), masyarakat Indonesia yang memiliki hak memimil akan menyalurkan hak suaranya, tanggal 17 April 2019 mendatang. Termasuk masyarakat Nusa Tengara Barat (NTB).

Dalam SuratEdaran yang ditandatangani Gubernur Zul tertanggal 28 Februari 2019, memuat sejumlah himbauan kepada masyarakat agar Pemilu Serentak yang merupakan wujud pesta demokrasi lima tahunan itu, berjalan lancar.

Kepala Biro Humas dan Protokol, Najamuddin, S. Sos., MM menjelaskan Surat Edaran Gubernur itu dikeluarkan guna menciptakan suasana semarak dan gembira di tengah masyarakat. Khususnya dalam pelaksanaan pesta demokrasi 2019.

“Surat itu ditujukan kepada bupati/walikota se-NTB,  camat,  kepala desa/lurah, kepala dusun/lingkungan, pimpinan organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, ketua LSM, Pimpinan Ponpes di seluruh Wilayah di NTB,” jelas Najamuddin, S. Sos., MM,  yang juga kandidat Doktor tersebut.

Najamuddin menjelaskan, surat itu untuk mengingatkan seluruh warga masyarakat untuk meningkatkan ukhuwah, persaudaraan dan kekeluargaan dalam masyarakat dengan prinsip “Pilihan Politik Boleh Beda, Tapi Silaturrahmi Tetap Terjaga”.

Selain itu Gubernur meminta masyarakat untuk menciptakan suasana harmonis dan dinamis. Ini dilakukan guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pesta demokrasi agar terwujud pelaksanaan Pemilu 2019 yang damai dan bermartabat.

Terakhir jelas Najamuddin Amy, Gubernur meminta seluruh pihak untuk mendorong dan memotivasi masyarakat agar secara swadaya dapat menciptakan suasana gembira.

Misalnya, dengan menghias Tempat Pemungutan Suara (TPS), menampilkan berbagai atraksi kesenian daerah,  kegiatan olahraga rekreatif dan hal-hal lain yang dapat membuat pelaksanaan Pemilu menjadi meriah. Sekaligus memberi hiburan kepada masyarakat.

AYA/Humas Pemprov NTB




Usai Dampingi Menristekdikti Ke Bima, Gubernur Zul Ke Universitas Qomarul Huda

lombokjournal.com –

LOMBOK TENGAH  ;  Gubernur Zulkieflimansyah kerap mengisi waktunya untuk bersilaturrahim ke tokoh-tokoh ulama di seluruh NTB.

Kali ini, usai mendampingi Menristekdikti dalam lawatannya ke Bima, Gubernur langsung terbang ke Mataram. Setelah itu Gubernur  Zul kemudian bertandang ke Universitas Qomarul Huda (Yayasan Qomarul Huda) Bagu, di Kabupaten Lombok Tengah, untuk bersilaturrahim.

Doktor Zul disambut TGH. Turmudzi didampingi sejumlah jajaran pengurus Yayasan Qomaru Huda di Bagu, di Lombok Tengah.

Rr




Wagub Hadiri Harlah Lembaga Al-Istiqomah NW

LOMBOK TIMUR  ;   Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghadiri acara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Lembaga Al-Istiqomah NW ke-14 di Lombok Timur.

Kegiatan itu diteruskan dengan Pengukuhan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Bajang Kreatif yang bertempat di desa Mamben Baru, Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur, Jumat (12/2).

Kegiatan itu berlangsung meriah, karena selain dihadiri masyarakat umum,juga kalangan ulama dan tokoh masyarakat setempat.

Rr/HMS NTB




Hasil Perhitungan Suara Pemilu 2019 Di Luar Negeri itu Hoax

Beredar pesan di media sosial yang menyebutkan hasil perhitungan suara di luar negeri. Hampir seluruh perhitungan suara di berbagai negara memenangkan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno

lombokjournal.com –

JAKARTA ;  Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman memastikan, informasi hasil perhitungan suara Pilpres 2019 di luar negeri merupakan kabar bohong atau hoaks.

Arief mengatakan, meski pemungutan suara di luar negeri sudah dilakukan sejak 8-14 April 2019, namun perhitungan suara di luar negeri baru akan diketahui pada 17 April 2019.

Ia mengatakan,  perhitungan suara Pilpres 2019 di luar negeri akan dilakukan bersamaan dengan di dalam negeri. Sehingga, jika ada kabar beredar bahwa hasil Pilpres 2019 di luar negeri sudah keluar, hal tersebut sama sekali tidak benar.

Pemungutan suara Pilpres 2019 di luar negeri baru dilaksanakan di empat negara, yakni Yaman, Panama, Ekuador dan Thailand. Kota-kota pada empat negara yang sudah melaksanakan Pilpres 2019 tersebut antara lain Sana’a, Panama City, Quito, Bangkok dan Songkhla.

Pemungutan suara di negara lain baru akan dilakukan 11-14 April 2019. Arief lantas meminta agar aparat kepolisian dapat segera menangkap pelaku penyebar hoaks terkait hasil perhitungan suara di luar negeri.

Dia berharap hal tersebut dapat dilakukan tanpa harus adanya laporan dari KPU, karena pihaknya tak punya banyak tenaga untuk melaporkan berbagai hoaks yang beredar.

“Kalau harus pakai laporan, terus terang saja prosesnya kan panjang. Tenaga KPU sudah tercurahkan untuk persiapan-persiapan pelaksanaan Pilpres 2019 pekan depan” kata Arief.

 BACA JUGA ;  Jokowi Minta Usut Kasus Surat Suara Tercoblos Di Malaysia

Sebelumnya, beredar pesan di media sosial yang menyebutkan hasil perhitungan suara di luar negeri. Hampir seluruh perhitungan suara di berbagai negara memenangkan pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Berikut ini hasil Pilpres 2019 di luar negeri yang disebutkan KPU merupakan hoaks:

  1. Arab Saudi: Jokowi-Ma’ruf (25,6%) ; Prabowo-Sandiaga (65,4%)
  2. Yaman: Jokowi-Ma’ruf (23,4%) ; Prabowo-Sandiaga (66,6%)
  3. Belgia : Jokowi-Ma’ruf (17,1%) ; Prabowo-Sandiaga (82,2%)
  4. Jerman: Jokowi-Ma’ruf (12,3%) ; Prabowo-Sandiaga (87,7%)
  5. Uni Emirat Arab: Jokowi-Ma’ruf (22,7%) ; Prabowo-Sandiaga (61,3%)
  6. Amerika Serikat: Jokowi-Ma’ruf (9,4%) ; Prabowo-Sandiaga (89,9%)
  7. Ukraina: Jokowi-Ma’ruf (3,4%) ; Prabowo-Sandiaga (96,6%)
  8. Papua Nugini: Jokowi-Ma’ruf (57,1%) ; Prabowo-Sandiaga (42,3%)
  9. Taiwan: Jokowi-Ma’ruf (59,8%) ; Prabowo-Sandiaga (40,2%)
  10. Hong Kong: Jokowi-Ma’ruf (45,2%) ; Prabowo-Sandiaga (46,8%)
  11. Korea Selatan: Jokowi-Ma’ruf (35,2%) ; Prabowo-Sandiaga (64,8%)

Penegasan Kemenlu Senada dengan KPU, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) telah menegaskan, perhitungan suara Pilpres 2019 di luar negeri akan tetap dilaksanakan pada 17 April mendatang, meskipun pemungutan suara dilakukan lebih awal.

Mengutip Antara, Rabu (10/4), Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Muhammad Iqbal menjelaskan, ada tiga metode pemungutan suara yang digunakan terkait pelaksanaan Pilpres 2019 di luar negeri, yakni melalui Tempat Pemungutan Suara (TPS), Kotak Suara Keliling (KSK), serta dikirim melalui pos. Metode KSK dikatakan Iqbal dilakukan mulai 8-14 April 2019.

Sementara untuk metode TPS, peraturan membolehkan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) menyelenggarakan pemilihan 8-14 April, namun harus disesuaikan dengan kondisi setempat.

Beberapa PPLN di Timur Tengah misalnya, baru menyelenggarakan pemungutan suara 12 April nanti, lantaran hari libur jatuh pada hari Jumat.

Namun, PPLN Yaman telah melakukan pemungutan suara 8 April lalu. Sementara, proses pemungutan suara di negara-negara Eropa dan Amerika Serikat baru dilakukan 13 April nanti.

“Namun demikian, penghitungan suara semua serentak pada 17 April 2019,” Iqbal menegaskan.

Dimas Jarot Bayu/Agung Jatmiko

Sumber; katadata.co.id




Jokowi Minta Bawaslu Usut Kasus Surat Suara Tercoblos Di Malaysia

Sekitar 95 kantong surat suara Pemilu 2019 yang telah tercoblos ditemukan di sebuah bangunan kosong di Bandar Baru, Bangi, Selangor, Malaysia

lombokjournal.com –

JAKARTA ;   Kabar simpang siur terkait dugaan surat suara Pemilu 2019 yang telah tercoblos di Selangor, Malaysia, membuat calon presiden petahana nomor urut 01, Joko Widodo, angkat bicara.

Jokowi meminta Badan Pengawas Pemilu mengusut tuntas perkara tersebut. Kalau itu benar, berarti ada pelanggaran.

“Kalau itu benar dan itu merupakan pelanggaran, laporkan saja ke Bawaslu,” kata Jokowi di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/04).

Jokowi menilai Bawaslu sudah memiliki mekanisme yang jelas untuk mengusut persoalan tersebut. Dia lantas meminta isu tersebut tak perlu dibesar-besarkan.

Enggak usah diangkat isu-isu yang enggak jelas,” kata Jokowi.

Sekitar 95 kantong surat suara Pemilu 2019 yang telah tercoblos ditemukan di sebuah bangunan kosong di Bandar Baru, Bangi, Selangor, Malaysia. Mayoritas surat suara itu telah tercoblos untuk pasangan calon nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan anggota DPR RI Daerah Pemilihan 2 dari Partai Nasdem.

Berdasarkan video yang beredar surat suara tersebut ada dalam sebuah tumpukan tas berwarna hitam dan sebagian sudah tercecer.

Komisioner Bawaslu Fritz Edward Siregar membenarkan informasi tersebut. Menurut Fritz, surat suara tercoblos itu ditemukan oleh Panwaslu Kuala Lumpur, Malaysia. Menurut Fritz, masalah ini menunjukkan kinerja Panitia Pemilu Luar Negeri (PPLN) tidak benar.

“Kami sudah membuat rekomendasi soal kinerja PPLN yang diragukan,” kata Fritz.

Bawaslu Minta Penghentian Pemungutan Suara di Malaysia Atas dasar itu, Bawaslu meminta KPU untuk segera melakukan evaluasi kinerja. Bawaslu juga meminta agar KPU menghentikan pemungutan suara di seluruh Malaysia.

Hal tersebut dilakukan untuk sementara hingga persoalan ini dapat diselesaikan.

“Sampai semua jelas,” kata Fritz.

BACA JUGA ;  Hasil Perhitungan Suara Pemilu 2019 itu Hoax

Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, pihaknya berhati-hati dalam menyikapi kasus surat suara tercoblos di Malaysia.

“Semua pihak diimbau bijak dan hati-hati dalam memberikan pernyataan terkait hal tersebut,” kata Wahyu.

Dimas Jarot Bayu/Editor   : Yuliawati

Sumber; katadta.co.id

 




Wagub NTB;  ASN Harus Jadi Panutan

Diharapkan,  ASN mampu memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat sesuai bidang masing-masing dengan penuh rasa tanggung jawab, jujur, adil dan jauh dari sifat-sifat tercela

MATARAM.lombokjournal.com – Apa pun yang dilakukan Aparatur Sipil Negera (ASN)  membawa nama ASN, dan merupakan cerminan dari wajah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Karena itu, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd berharap agar  tiap ASN harus siap menjadi contoh bagi masyarakat di sekitar, dan harus siap menjadi panutan.

Wagub Hj Rohmi menyampaikan arahan itu, saat menyerahkan Surat Keputusan Gubernur NTB Tentang Pengangkatan CPNS Pemprov NTB Tahun Anggaran 2018, di Gedung Graha Bhakti, Rabu (10/04).

Pada acara yang berlangsung di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur tersebut, Wagub NTB didampingi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB dan Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar.

Wagub mengarahkan kepada para CPNS yang berhasil lulus melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk dapat mempelajari dan memahami kewajiban sebagai seorang ASN serta mematuhi aturan-aturan yang berlaku.

“Ini prosesnya melalui CAT, jadi Inshaallah yang sudah terpilih ini memang sudah layak, dan memiliki kemampuan menjadi seorang ASN,” ungkap Hj. Rohmi.

Hj. Rohmi berharap agar ASN mampu memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat sesuai bidang masing-masing dengan penuh rasa tanggung jawab, jujur, adil dan jauh dari sifat-sifat tercela.

Kepala BKD Provinsi NTB, Drs. H. Faturrahman, M. Si, berharap para CPNS baik dari Tenaga Guru, Tenaga Kesehatan, dan Lulusan STTD (Sekolah Tinggi Transportasi Darat) untuk bekerja dengan penuh profesionalitas dan jujur.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Bambang Haris Samasto, SH yang turut memberikan sambutan berpesan kepada para CPNS untuk tidak membeda-bedakan dalam melayani masyarakat, mematuhi aturan disiplin PNS serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Keputusan Pengangkatan menjadi CPNS diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur NTB didampingi Kepala BKD NTB dan Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar kepada masing-masing perwakilan dari Tenaga Guru, Tenaga Kesehatan dan STTD.

AYA

Biro Humas dan Protokol Pemprov NTB




KPID Temukan Pelanggaran Yang Dilakukan Lembaga Penyiaran

Terkait sanksi terhadap lembaga penyiaran baik dari pihak Bawaslu maupun KPU  dan KPID  sudah sangat jelas, mulai teguran tertulis dan hingga penghentian tayangan iklan

MATARAM.lombokjournal.com —  Hasil pemantauan terhadap lembaga penyiaran khususnya di wilayah pulau Lombok, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB temukan beberapa pelanggaran.

Sesuai aturan dalam UU Pemilu, ada tiga temuan pelanggaan itu khususnya yang dilakukan oleh lembaga penyiaran dalam penanyangan dan pemuatan iklan kampanye peserta pemilu 2019.

Ketua KPID NTB,Yusron Saudi mengatakan,  berdasarkan  hasil tenemuan dari tim pemantau  ada di temukan pelanggaran mulai iklan di luar jadwal kampanye hingga durasi yang lebih.

“Hasil  pemantau teman teman ada temuan pelanggaran yaitu bentuknya adalah memulai iklan itu di luar jadwal artinya memulai dahulu sebelum tanggal 24 Maret. Itu kita temukan iklannya 22 Maret,”ucapnya ketika ditemui setelah acara rapat koordinasi lembaga penyiaran menyongsong Pemilu dan Pilpres 2019, Rabu (10/04) .

Menurutnya iklan tersebut dilakukan oleh Lembaga penyiaran radio yang ada di wilayah Lombok Timur.

Kemudian temuan  kedua adalah terkait  durasi,  sudah jelas diaturan bahwa untuk radio itu 60 detik dan TV  tiga puluh detik. Dalam  temuan,  ditemukan  formatnya iklan ada back sound kemudian  ada jati diri semuanya sudah mencukupi unsur iklan,  tetapi durasinya 120 detik.

“Kemudian yang ketiga, unsur pemberitaan yang tidak berimbang yang dilakukan oleh  sistem stasiun jaringan atau tv nasional, hasil pemantauan temen temen di sini ya hanya  satu pihak yang diberitakan,”ungkapnya.

Terkait dengan hal tersebut pihak KPID telah melayangkan surat ke Bawaslu NTB tiga hari yang lalu untuh langkah apa yang akan dilakukan.

Karena terkait dengan sanksi terhadap lembaga penyiaran baik dari pihak Bawaslu maupun KPU  dan KPID  sudah sangat jelas mulai teguran tertulis dan hingga penghentian tayangan iklan.

AYA

 




Generasi Milenial Hanya Dijadikan Obyek, Sehingga Tidak Tertarik Politik

Sandi berjanji memberikan kesempatan kepada para milenial Lombok untuk memulai membuka usaha

 LOMBOK BARAT.lombokjournal.com  — Generasi milenial berperan penting pada pemilu 2019, namun selama ini generasi milenial hanya dijadikan objek dari para pelaku politik.

Karena itu,  membuat 50 persen kalangan milenial tidak tertarik pada politik.

Calon Wakil Presiden (Cawapres), Sandiaga Uno menegaskan penilaian tentang generasi milenial.

“17 April adalah pemilunya milenial, mereka akan menentukan masa depan Indonesia,” ujar Sandiaga saat menghadiri Lombok Young Entrepreneur Summit (YES) 2019 di Lombok City Center, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (09/04).

Sandi mengapresiasi langkah KahmiPreneur menghadirkan kegiatan YES di sejumlah wilayah di Indonesia.

“KahmiPreneur bisa merangsang anak muda untuk melek politik, melek politik tidak perlu terpecah belah. Saat ini ada satu kesamaan dari para milenial yaitu perubahan,” ujarnya

Sandi menilai antusias milenial di Lombok sangat luar biasa. Ia mengatakan, milenial Lombok memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja dan membangkitkan  ekonomi Lombok pascagempa.

Sandi berjanji memberikan kesempatan kepada para milenial Lombok untuk memulai membuka usaha.

“Masyarakat lombok inginkan satu perubahan, masyarakat Lombok ingin  ekonomi lebih diurus dengan kebijakan yang lebih berpihak agar segera bangkit pascagempa,” kata Sandi.

Sandi meminta KahmiPreneuer segera mendaftarkan 12 peserta Lombok Yes 2019 dalam program Oke Oce di Lombok.

Nantinya, para peserta Oke Oce akan diberikan tujuh langkah pas, meliputi pendaftaran, pelatihan, pendampingan, kemudahan perizinan, akses pemasaran, pengetahuan administrasi keuangan, dan akses permodalan.

AYA