12 Pejabat Fungsional Dilantik Sekda

DImana pun berkiprah, ketika kita berprestasi, bersungguh-sungguh, Allah akan membantu dan melindungi kita

MATARAM.lombokjournal.com  —  Sekda Provinsi Nusa Tenggara Barat Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc., P.hd mengucapkan selamat kepada 12 pejabat fungsional yang dilantik dan sangat mengapresiasi semangat dan tanggungjawabnya pada pemerintah.

Pak Ros panggilan akrab Sekda menyampaikan itu usai melantik dan mengambil sumpah jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB, di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Selasa (30/04).

Kata Pak Ros,  diharapkan semangat tersebut dapat diberikan kepada generasi-generasi berikutnya.

“Ilmu-ilmu beliau tentu akan lebih banyak dan dapat di share ke teman-teman yang menjadi generasi selanjutnya dalam kancah per-ASN-an,”  kata Pak Ros.

Dalam sambutan singkatnya itu ia berpesan, dimana pun kita berkiprah, ketika kita berprestasi, bersungguh-sungguh, Allah akan membantu dan melindungi kita.

“Orang lain lain akan menilai kita, apakah kita orang yang memang pantas diberikan apresiasi atau sebaliknya,” tutupnya.

Kepala BAPPEDA, Kepala Inspektorat dan Kepala OPD lainnya lingkup Provinsi NTB tampak hadir dalam  pelantikan yang berlangsung dengan hangat ini.

AYA/HMS PROV NTB




NTB Peringkat 3,  Pemprov Dengan  Kinerja Terbaik

Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah harus memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik sebagai wujud pelaksanaan reformasi birokrasi di daerah

 

lombokjournal.com –

JAWA TIMUR ;  Pemprov NTB berada di peringkat 3 – setelah Provinsi Jawa Timur pada urutan pertama dan Jawa Barat pada urutan kedua — dengan skor 3,2048, dan menerima penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan itu merupakan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EKPPD) tahun 2018 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) 2017

Pemprov NTB menerima penghargaan pada upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke – XXIII di Lapangan Diponegoro Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur, Kamis (25/04). Perhargaan ini diberikan kepada Pemerintah Daerah yang berkinerja terbaik secara nasional.

Berdasarkan metode pemetaan regional provinsi wilayah tengah, NTB menempati urutan teratas. Mengungguli Bali dan Sulawesi Selatan.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi NTB Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih mewakili Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah menerima penghargaan yang diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo.

“Ini kan keberhasilan semua kita, seluruh stake holder provinsi, kabupaten/kota di NTB. Penghargaan ini merupakan wujud kinerja aparatur di lingkup provinsi NTB serta 10 kabupaten/kota didukung dengan partisipasi aktif seluruh masyarakat NTB,” ujar Asisten I.

Baiq Eva berharap, ke depan Pemprov NTB dan juga pemerintah kabupaten/kota bisa meraih posisi pertama dalam hal kinerja pemerintah daerah.

Tentu ini membutuhkan kerjasama yang solid dari semua OPD. Mari kita bergandengan untuk kedepannya nanti, tambah Baiq Eva.

Mendagri Tjahjo Kumolo mengatakan, dalam penyelenggaraan otonomi daerah, masyarakat tidak bisa dianggap sebagai konsumen.

Untuk itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah harus memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik sebagai wujud pelaksanaan reformasi birokrasi di daerah provinsi dan kabupaten/kota.

“Dengan demikian, Pemerintah Daerah harus dapat beradaptasi dengan kepentingan masyarakat, dimana masyarakat semakin menyadari akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam mendapatkan pelayanan,” pesan Tjahjo Kumolo.

Iwo/ Biro Humas NTB




Bertemu Dengan Kepala Kesbangpoldagri Se-NTB,  Gubernur Ajak Merawat Keberagaman

Keadaan masyarakat NTB saat ini aman dan kondusif, Tidak ada hal hal yang menyebabkan terganggunya stabilitas keamanan di tengah-tengah masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Dr.  Zulkieflimansyah menerima silaturrahmi Kepala BIN dan seluruh Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Kesbangpoldagri) dari kabupaten/kota SE-NTB, di Ruang Kerjanya, Kamis (25/04), yang dipimpin Kepala Kesbangpoldagri Provinsi NTB, H. Lalu Syafi’i.

Gubernur Doktor Zul menyampaikan pesan kuat untuk membangun daerah ini ke depan. Yaitu, terus merawat keberagaman yang ada sebagai modal sosial berharga bagi daerah dan bangsa.

“Kalau ada selisih dan silang pendapat, perlu dibuatkan jembatan pengertian,” jelas gubernur

Doktor Zul juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparat pemerintah TNI/Polri dan masyarakat NTB yang telah menyukseskan pesta demokrasi 17 April  2019 lalu.

Meskipun, terdapat kendala di lapangan, namun Pemilu untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPD dan anggota legislatif itu, berlangsung aman dan lancar.

Salah satu misi pemerintah Provinsi NTB, di bawah kepemimpinan Doktor  Zul dan Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah  adalah NTB yang Aman dan Berkah.

Misi ini kata Gubernur akan tercapai apalagi seluruh komponen pemerintah dan masyarakat, bahu membahu, menciptakan suasana daerah yang kondusif.

“Terima kasih atas kerajasamanya menjaga daerah ini,” ungkap Doktor Zul.

Orang nomor satu di NTB juga itu menyampaikan akan terus menyapa masyarakat, dengan berbagai latar belakang suku, ras, agama dan golongan yang ada di NTB ini.

“Masyarakat kita ini senang kalau dikunjungi,” Jelasnya.

Kepala Kesbangpoldagri NTB melaporkan, keadaan masyarakat NTB saat ini aman dan kondusif. Tidak ada hal hal yang menyebabkan terganggunya stabilitas keamanan di tengah-tengah masyarakat.

Kalaupun terjadi katanya, itu hanya skala kecil dan cepat diselesaikan.

AYA/HMS NTB




Peringatan Otda Untuk Kemandirian dan Kesejahteraan Daerah

Tema peringatan Hari Otonomi Daerah itu dimaksdkan memberdayakan otonomi daerah dalam mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah

MATARAM.lombokjournal.com – Peringatan Otonomi Daerah (Otdas) ke 23 diperingati di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis (25/04).

Tahun ini, peringatan Hari Otonomi Daerah Itu bertema, “Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia Yang Lebih Baik Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah Yang Kreatif dan Inovatif.”

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd saat menjadi inspektur upacara pada Peringatan Hari Otonomi Daerah ke 23 itu mengungkapkan, tema yang diangkat pada tahun ini merupakan refleksi dari eksistensi dan ekspektasi dari masyarakat kepada pemerintah.

Sambutan Wagub Hj Rohmi dengan membacakan amanat Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyampaikan, peringatan itu untuk penekanan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Untuk memberdayakan otonomi daerah dalam mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah,” ungkap Wagub Hj Rohmi.

Rr/Hms NTB

 




Bupati Lobar, Fauzan Khalid Janji Kompak Dengan Wakilnya

Juga akan berlaku adil kepada semua orang baik kepada para relawan dan pendukung maupun pihak lain pendukung rival politiknya

Ucapan selamat dari Gubernur Zulkieflimansyah

MATARAM.lombokjournal.com —  Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati dan wakil Bupati Lombok Barat masa jabatan 2019- 2024 di Hotel Lombok Raya Mataram,  Selasa (23/04), dipadati tamu undangan.

Prosesi pelantikan oleh Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah kepada Bupati H. Fauzan Khalid S. Ag, MSi serta Wakil Bupati Hj. Sumiati, dihadiri Politisi Senior Akbar Tanjung.

Pasangan “Sopoq Angen” Fauzan Khalid dan Hj. Sumiatun adalah pasangan terpilih di kancah Pilkada dari tiga pasangan calon yang bertarung di gelanggang politik beberapa waktu lalu, kini resmi dihitung masa kerjanya sejak tanggal pelantikan hingga lima tahun ke depan.

Bupati Fauzan Khalid menuturkan, menghayati betul dua hal yang disampaikan Gubernur Zulkieflimansyah; pertama, terkait dengan sinergitas atau kompak dalam bekerja.

“Insya Allah saya dengan Hj. Sumiatun akan patuh sesuai dengan jargon kami Sopo Angen, Kami berdua yang sudah lama kenal dan bersama-sama, apa yang menjadi amanah yang disampaikan beliau itu  Insya Allah akan kami pegang teguh berdua,” tegasnya usai pelantikan Selasa (23/04)

Selanjutnya, dirinya akan berlaku adil kepada semua orang baik kepada para relawan dan pendukung maupun pihak lain. Karena sesuai dalam perintah agama yaitu tiga hal yang menyelamatkan manusia baik dunia dan akhirat.

“Artinya takut kepada Allah yakni berlaku adil kepada semua orang baik yang tidak kita sukai maupun yang tidak kita sukai,” ujarnya.

Baik dalam keadaan berpunya maupun tidak, baik dalam keadaan berpuasa maupun tidak.  Intinya kita akan berusaha menerapkannya, tambah Fauzan.

Terkait Visi dan Misi kata Fauzan itu sudah terpatri sesuai dalam jargon kita yaitu MANTAP, yakni Amanah, Sejahtera dan berprestasi.

Fauzan menyatakan jika pada tanggal tiga mendatang yakni dalam peraturan Menteri Dalam Negeri akan ada pembacaan Visi Misi dalam sidang istimewa DPRD, disitu akan ada penyampaian Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

BACA JUGA ; Lantik Bupati Dan Wabup Lobar, Gubernur NTB: Tantangan Pemimpin Politik Adalah Ujian Keikhlasan

“Disanalah nanti secara lengkap akan kami sampaikan, visk dan misi kami untuk lima tahun ke depan,” pungkasnya.

AYA




Lantik Bupati Dan Wabup Lobar, Gubernur NTB: Tantangan Pemimpin Politik Adalah Ujian Keikhlasan

Dimana-dimana menjaga kesinambungan akibat mengakomodasi kepentingan politik dan lain sebagainya itu tidak mudah

MATARAM.lombokjournal.com — H. Fauzan Khalid sebagai Bupati Kabupaten Lombok Barat dan Hj. Sumiatun sebagai Wakil Buptai dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah di Mataram, Selasa (23/04).

Keduanya merupakan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah hasil pemilu serentak pada 27 Juni 2018 lalu, periode jabatan 2019-2024.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Lobar ini diangkat berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 131.52-659 Tahun 2019 tentang Pengangkatan Bupati Lombok Barat, dan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri No. 132.52-660 tahun 2019 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Lombok Barat.

Gubernur NTB mengatakan, tantangan terbesar seorang pemimpin, khususnya pemimpin politik adalah ujian keikhlasan.

“Puncak sebuah ujian keikhlasan adalah bagaimana menempatkan orang yang memuja dan membencinya di posisi yang sama. Tidak boleh ada dendam politik. Tidak boleh ada sakit hati berlebihan. Lupakan masa lalu. Mari songsong masa depan untuk daerah kita yang lebih baik,” pesan gubernur pada sambutannya.

Soal kekompakan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, gubernur yang akrab disapa Doktor Zul itu mengatakan, menjaga harmonisasi itu bukan yang gampang.

Menurut gubernur, dimana-dimana menjaga kesinambungan akibat mengakomodasi kepentingan politik dan lain sebagainya itu tidak mudah.

“Tapi saya yakin pak bupati lombok barat ini seorang politisi yang jam terbangnya sudah tinggi. Sebagai aktivis, sebagai penyelenggara pemilu dan lain sebagainya, cukup matang untuk merawat kebersamaan,” tandas Doktor Zul.

Doktor Zul juga berharap Kabupaten Lombok Barat dibawah kepemimpinan H. Fauzan Khalid dan Hj. Sumiatun bisa semakin mengembangkan pariwisata.

“Lombok Barat dianugerahi alam yang sangat indah. Kita sudah sering berkomunikasi. Akan ada banyak hal-hal yang kita kembangkan,” ujar Doktor Zul

BACA JUGA ; Bupati Lobar, Fauzan Khalid Janji Kompak Dengan Wakilnya

Turut hadir Wali Kota Mataram, Bupati Lombok Timur, Wakil Bupati Lombok Tengah, Forkopimda dan Kepala OPD lingkup Provinsi NTB serta Forkopimda dan OPD lingkup Kabupaten Lombok Barat.

AYA

(Iwo/Siaran Pers Biro Humas dan Protokol Provinsi NTB)




Silaturrahmi Gubernur Dengan Tokoh Masyarakat

Berkat tokoh masyarakat, toko agama dan seluruh stakeholders, juga karena sering berkumpul bersama, sering berdialog,  alhamdulillah NTB Tetap sejuk, tambah gubernur

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah  mengadakan silaturahmi dengan para komponen masyarakat  pasca Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Legislatif dan Dewan Perwakilan Daerah Tahun 2019,  di Pendopo Gubernur NTB, Mataram,  Senin (22/04) 2019 malam.

Silaturahmi ini dihadiri oleh para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, Tokoh Wanita se-NTB dan para anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKDP) Provinsi NTB.

Hadir pula sejumlah Rektor dan akademisi, para Ketua Partai Politik atau yang mewakili, para Pimpinan Pondok Pesantren, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Acara silaturahmi ini juga diisi dengan doa bersama, dan pembacaan puisi serta pesan damai.

Gubernur menyampaikan pandangannya tentang Pemilu serentak yang baru saja selesai dilakukan beberapa hari lalu.

Pilpres dan Pemilu Legislatif

Menurutnya, belum pernah dalam sejarah kita berbangsa melakukan pemilihan seperti pemilu kemarin. Baru pertama kali, berlangsung Pemilihan Presiden bersamaan dengan Pemilihan anggota Legislatif.

“Bahkan dari berbagai desa dan kecamatan memberi masukan. Banyak warga yang tidak kenal calon legislatif yang akan dipilih. Akhirnya memilih hanya karena fotonya begitu menarik,” jelas Gubernur

Mungkin ini juga akan menjadi kenangan kita.

“Dan saya kira 5 tahun yang akan datang belum tentu proses demokrasinya seperti sekarang,” lanjutnya

Gubernur menceritakan sebuah buku tentang “21 Pelajaran di Abad ke-21” yang bercerita tentang  revolusi teknologi dan bioteknologi.

“Karena sekarang dengan algoritma dan big data yang terintergrasi dengan bioteknologi, ke depannya akan membuat kehidupan manusia sangat berbeda. Mulai dari bidang kesehatan, teknologi informasi hingga kepemiluan,” terang Gubernur Zul

Gubernur juga menceritakan hubungannya yang sangat dekat secara emosional dengan seluruh paslon Capres-Cawapres peserta Pemilu.

“Saya sama Pak Jokowi itu kenal sejak beliau jadi Walikota Solo. Jadi kalau beliau sedang di Jakarta beliau numpang mobil saya. Kami juga sering duduk bersama dan ketemu di rumahnya berdialog tentang ekonomi dan sebagainya. Sedangkan Pak Ma’ruf Amin ini dulu, semasa jadi aktivis di kampus hingga Anggota DPR, sering meminta nasehat dari beliau,” ucap Gubernur

Begitupun dengan Prabowo, gubernur sangat dekat, Juga Sandiaga Uno yang sering  bersamanya, bahkan liburan bersama, satu teman main, satu teman pergaulan.

Gubernur menjelaskan, dirinya sangat berhati-hati dalam bersikap, dan memilih sebisa mungkin tidak sampai melukai salah satu paslon di Pemilu ini.

“Saya khawatir sekali melukai perasaan salah satunya, karena kadang-kadang mudah kita berbicara, menulis status, pidato dan lain sebagainya. Tapi kalau kata-kata kita tidak terkontrol luka batin itu susah disembuhkan,” jelas gubernur.

Gubernur menyinggung fenomena sosial media di masyarakat NTB.

“Ketika saya diundang POLRI khusus melihat sosial media masyarakat NTB, saya geleng-geleng kepala. NTB ini walaupun kecil provinsinya, pengguna media sosialnya luar biasa besar,” kata gubernur.

Berkat tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh stakeholders, juga karena sering berkumpul bersama, sering berdialog,  Alhamdulillah NTB Tetap sejuk, tambah gubernur.

Gubernur berpesan agar masyarakat tetap senantiasa bersatu walau berbeda pilihan.

“Pilihan boleh berbeda, tapi mudah-mudahan tidak membuat modal sosial kita terkuras habis. Kita boleh berbeda, namun dengan duduk bersama mudah-mudahan hati kita semakin dekat, kita bisa tersenyum, saling berjabat tangan dan bersilaturahmi sesungguhnya,” katanya.

AYA/Humas Prov NTB




Gubernur dan Wagub Tak Pernah Ucapkan Selamat Kepada Capres Tertentu

Masyarakat dihimbau menjaga ketenangan, ketenteraman, menghormati proses yang berlangsung

MATARAM.lombokjournal.com —  Kepala Biro Humas dan Protokol, Najamuddin Amy, S. Sos., M. M menegaskan Gubernur dan Wagub tidak pernah menyampaikan ucapan selamat kepada calon presiden tertentu.

Karena itu, Pemerintah Provinsi NTB  melalui Biro Humas dan Protokol mengecam berita bohong atau hoax tentang ucapan selama Gubernur Zul  yang beredar di media sosial beberapa hari ini.

Dalam berita Hoax melalui akun palsu FB Zulkieflimansyah itu, disebut gubernur memberikan ucapan selamat kepada salah satu Calon Presiden RI saat ini.

Gubernur dan Wagub jelasnya,  tetap menghormati proses yang sedang berjalan saat ini, sambil menunggu hasil rekap resmi KPU.

Sedangkan, akun yang berkembang  adalah akun palsu atau hoax yang tidak bisa dijadikan rujukan.

Karo Humas dan Protokol menjelaskan, akun resmi Pemprov NTB dan Gubernur adalah:

FACEBOOK ; 1. Bang Zul Zulkieflimansyah official. 2. Bang Zul Zulkieflimansyah. 3. Humas NTB Official

IG ; 1. zulkieflimansyah official. 2. humasntb official

Najamuddin menghimbau kepada masyarakat, menjaga ketenangan, ketenteraman, menghormati proses yang berlangsung.

Gubernur dan Wagub saat ini lanjutnya, terus menjalankan tugas, memberikan pelayanan kepada masyararakat sebaik-baiknya.

AYA/Humas NTB




Menunggu Hasil Akhir KPU

Pemilu merupakan  proses demokrasi jadi harus mengedepankan persaudaraan dan kesatuan

MATARAM.lombokjournal.com — Pelaksanaan Pilpres dan anggota DPR RI,DPD ,DPR Kab/kota Sudah dilaksanakan 17 April lalu, mengisahkan banyak cerita yakni adanya berita-berita hoax yang banyak terjadi.

Hal itulah yang mendorong Wakil Gubermur NTB Hj.Sitti Rohmi Djalilah menghimbau kepada seluruh masyarakat Agar menunggu hasil akhir dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Kita melaksanakn pemilu yang luar biasa, ada lima pilihan baru pertama kali kayaknya di dunia, di Indonesia berlangsung dengan aman”Ujar Rohmi Senin (22/4).

Wagub menegaskan, jika lebih baik menunggu hasil dari KPU agar tidak terjadi respon yang berlebihan. Karena pemilu merupakan  proses demokrasi jadi harus mengedepankan persaudaraan dan kesatuan ,

“Jangan sampai demokrasi yang harusnya bisa membantu kita untuk mewujudkan negara yang maju sejahtera justru memporakporandkan persatuan itu ” katanya.

AYA




Masyarakat Sangat Tenang Dalam Mnggunakan Hak Pilihnya

Sebelum ada kepastian jangan melakukan konvoi atau selebrasi, jangan ikuti berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan

Lombokjournal.com –

LOMBOK TIMUR;   Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd beserta suami H.M. Khairul Rizal, S.T., M.Kom mencoblos di TPS 04, Keluarahan Rakam, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur, Rabu (17/04) 2019

Sembari menunggu antrian, Wagub beserta suami duduk berbaur dengan warga sekitar. Usai mencoblos, Hj Rohmi menyampaikan, di dalam kotak suara kita membutuhkan waktu lama,

“Jangan sampai banyak waktu yang terbuang, bagi masyarakat yang datang sebelum jam 1 harus diakomodir, intinya ini hak seluruh warga kita gunakan dengan baik,” ungkap Wagub.

Wagub juga mengimbau, sebelum ada kepastian jangan melakukan konvoi atau selebrasi, kecuali sudah ada ketentuan misalnya (quick count), tetapi kalau berita yang tidak bisa dipertanggung jawabkan jangan dulu melakukan selebrasi.

Terakhir, Wagub berharap semoga sukses sampai dengan penghitungan suara semuanya aman, sukses dan lancar.

“Kita melihat masyarakat sangat tenang didalam menggunakan hak pilihnya, suasana TPS juga aman nyaman semoga semua baik-baik saja”, tutupnya.

Usai menyalurkan hak pilihnya Wagub melakukan peninjauan pelaksanaan pemungutan suaran di TPS 21, Jalan Pejanggik, halaman SMKN 1 Selong di Rakam, dan TPS 11, di Kantor Loka Latihan Kerja (LLK) Lombok Timur.

Iwo/Hms Prov NTB