Wagub Bertemu Direktur Qatar Foundation, Bahas Beasiswa Untuk Para Santri

Diharapkan momentum ini direspon dengan baik oleh Ponpes-ponpes yang ada di NTB

MATARAM.lombokjournal.com —  Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menerima Audiensi Direktur Qatar Foundation Ms. Suhair Taufiq Salah dan Ms. Sahar J. Bakrie, terkait investasi dalam bidang pendidikan, di ruang kerjanya, Senin, (25/03) 2019.

Qatar Foundation yang telah bekerjasama dengan 200 lebih Universitas di dunia akan melakukan penjajakan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB, khususnya Ponpes-ponpes yang ada di NTB untuk diberikan beasiswa Diploma kepada siswa lulusan SMA/MA,

Syaratnya,  menguasai bahasa Arab dan bahasa Inggris. Selain beasiswa full, mahasiswa yang lulus juga akan diberikan pekerjaan.

Wagub menyambut baik penjajakan kerja sama dengan Qatar Foundation tersebut, dan berharap momentum ini direspon dengan baik oleh Ponpes-ponpes yang ada di NTB.

Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga akan segera menindak lanjuti dengan berkoordinasi untuk menyelesaikan regulasi-regulasi yang dibutuhkan untuk membangun kerjasama tersebut.

“Saya rasa ini sangat bagus dan profesional, dengan melihat secara langsung gambaran terkait rekrutmen calon penerima beasiswa di NTB,” ujarnya.

AYA

 




UNBK Dimulai, Diikuti 72 Ribu Lebih Siswa SMA Dan SMK

Soal ujian di daerah terdampak gempa juga diberi keringanan dengan tingkat kesukaran soal yang tidak terlalu Rumit

MATARAM.lombokjournal.com —  Ujian Nasional berbasis Komuter (UNBK) mulai dilaksanakan pada Maret hingga April mendatang.

Jumlah siswa  yang mengikuti UNBK untuk  SMA sebanyak 23.234, SMK 20.531,MA 19.870  jadi totalnya ada 72.635 orang siswa untuk 2019.

Hal ini dismoaikan Kepala Dinas pendidikan dn kebudayaan (Dikbud) NTB H. Muhammad Suruji. Dikatakannya, seluruh Sekolah di NTB baik  swasta maupun negeri menggunakan UNBK tanpa terkecuali kabupaten yang terkena musibah gempa bebrapa wktu lalu.

“Seluruhnya menggunakan UNBK, di KLU  dan Lombok Timur yang tekena gempa bebraoa waktu lalu juga menggunakan uNBK,” ujarnya

Dikataknnya, jika UNBK di KLU dan Lombok tumur diatasi dengan cara menggabungkan komputer yang masih bisa dipakai dengan satu sekolah yang lain.

“Bersama sama digunakan, karenAsebenarnya  untuk UNBK tidak mesti semua sekolah memiliki komputer yang cukup untuk yang jumlah siswa siswinya  banyak. Tetapi bisa mengabung artinya di satu tempat bisa bebrapa sekolah melaksankn itu,” terangnya

Terkait Untuk kondisi bangunan tidak layak digunakan di KLU suruji mensiasati dengan menggabungkan tempat ujian, tentunya dengan waktu yang berbeda.

“Gabung ke sekolah lain ada  juga skolah swasta yang tidak punya fasilitas  bukan karena faktor Fisik yang tdak layak tapi juga ada sekolah yang mungkin jumlah  siswanya sedikit.kalau yang ikut ujian Minimal kan 20  orng siswa,” kata Suruji.

Kalau di KLU secara  fisik ujiannya menggunakan bangunan yang sudah dibuat saat ini,  dan komputerisasinya sudah banyak di suport oleh dikbud sebelum ujian jadi UNBK se NTB dilakskan  100 persen  Sekolah negeri maupun swasta .

Selain maslah tempat oelksanaan UNBK, untuk soal ujian di daerah terdampak gempa juga di beri keringanan dengan tinggat kesukaran sil yang tidak terlalu Rumit.

“Soalnya  kita diberikan oleh kementrian itu langsung,dengan tingkat kesukaran yang berbeda, lebih rendah dalam kondisi Normal tanpa ada bencana jadi soal yg sekarang secar umum lebih gampang tingkat kesukaran lebih rendah dibandingkan tahun lalu,” tegasnya

Karena  perbedaan perlakun di daerah bencana  sudah disepakati dan disupervisi dari pusat,  kalau yang tidak terkena bencana soalnya normal,

“Termasuk KLU diberikan soal yang berbeda, beda dengan Mataram karena sekolahnya baik  SMA dan SMK  lebih siap,” jela Suruji.

Perbedaan perlakuan itu sudah standar dilakukan, karena dimana ada bencana yang tentunya mengganggu proses  belajar mengajar terlebih dalam waktu yang lama.

“Karena tidak mungkin kita meminta kondisi dan  kwalitas yang sama  untuk konsisi yang berbeda, itu memng standar di berlakukan kalau ada bencana sepanjang dalam tahun pelajatan pasti akan ada perlakun Khusus,” kata Suruji.

AYA




Wagub Hj Rohmi Pantau Hari Pertama UNBK

ngatasi jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan pihk sekolah sudah menyiapkan Jenset serta beberapa komputer atau laptop

MATARAM.lombokjournal.com — -Wakil Gubernur NTB Hj. sitti Rohmi Djalillah memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMK 6 Mataram.

Di hari pertama pelaksanaan UNBK ini, Wagub  sempat memantau  langsung suasana ujian di sekolah tersebut, untuk memastikan pelaksanaan UNBK berjalan lancar termasuk dari segi kelengkapan fasilitas pendukung.

Seperti diketahui, hari ini sampai dengan tanggal 25 maret 2019, seluruh SMK di Indonesia secara serentak melaksanakan UNBK. Termasuk juga sekolah Menengah kejuruan (SMK) di Provinsi NTB.

Dari hasil pantauAnnya, Hj Rohmi menilai pelaksanaan UNBK sudah cukup bagus, serta menghimbau agar koneksi tidak terganggu saat pelaksanan agar tidak mrngganggu konsentrasi siswa.

“Hasil pantauan bagus, yang saya perlu ingatkan tadi koneksi aja, terutama kan yang namanya online jangan sampai mengnggu konsentrasi siswa yang mengerjakan ujian,” tegasnya

Wagub menjelaskan, selain koneksi listrik juga harus disiapkan dengan sebaik-baiknya

“Listrik harus siap jenset, kita gak tau PLN nanti tiba-tiba mati, walaupun Pemprov sudah   koordinasi dengan PLN, semuanya kita sudah persiapkan agar pada saat pelaksaan tidak mengganggu,” harap Wagub.

Sementara itu, Kepala SMK 6 Mataram, Ridha Rosalina SE,menyatakan,  jika jumlah siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 89 orang terdiri dari tiga sesion.

Untuk mengatasi jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan pihk sekolah sudah menyiapkan Jenset serta beberapa komputer atau laptop .

“Jadi kami di sini menyiapkan cadangan peserta yang satu ruangn kan 30  orang ,kita siapkan komputer atau laptop ada 35 jika ada yang ngadat jangan smpai terganggu atau dirrugikan,” tutur Ridha

SelAin menyiapkan komputer, laptop dan jenset, pihak sekolah sebelum menjelng UNBK, sudah melakukan simulasi  ujian dengan menggunakan komputer yang tujuannyA untuk mengetahui jika ada atau tidaknya gangguan server.

“Alhmdulilah pada saat pelaksanaan tidak ada kendala, karena pihaknya juga  bersurat ke PLN untuk permakluman ada UNBK,” katanya.

AYA

 

 




DPD IMM NTB Ajak Mahasiswa Ikut Memilih Di Pemilu 2019

Dalam kegiatan ini selain dapat menjadi wadah pendidikan kepemiluan, juga mendorong partisipasi masyarakat dalam ikut memilih dan meminimalisirangka golput di 17 April 2019 mendatang

MATARAM.lombokjournal.com — Dalam Memeriahkan Milad Ke 55, DPD IMM NTB Bersama KPU NTB melaksanakan ‘Kegiatan KPU Goes To campus’ dengan Tema “sosialisasi Hari Pemungutan Suara dan Tata Cara Pindah Memilih”.

Tujuannya memberikan pemahamaman kepada masyarakat, khususnya mahasiswa agar tidak golput.  Harapannya, masyarakat berbondong Bondong memberikan hak pilihnya pada 17 April mendatang.

Disamping itu pesta demokrasi dalam momentum Pilpres dan Pileg per 5 tahun sekali in, hendaknya dijadikan ajang untuk pendidikan, pembenahan dan evaluasi diri bagi semua kalangan, baik pelaksana pemilu maupun masyarakat secara umum.

Karena dapat menjadi ukuran bagian penentu masa depan dan kesejahteraan masyarakat 5 Tahun berikutnya.

Disamping itu poin besar agenda ini, juga merupakan bagian yang di ikhtiar oleh IMM dan KPU dalam memberikan pendidikan Kepemiluan yang disampaikan kepada semua lapisan masyarakat.

Dan kampus menjadi titik sentral dalam menyampaikan informasi baik ini, mengingat kampus adalah wadah yang jauh dari doktrin-doktrin kehidupan politik. Dan masih memiliki kemurnian pikiran dalam melihat dan memperbaiki tatanan kehidupan politik dan keumatan di indonesia umumnya.

Dan harapan DPD IMM NTB, dalam kegiatan ini selain dapat menjadi wadah pendidikan kepemiluan juga bisa mendorong partisipasi masyarakat dalam ikut memilih dan meminimalisir angka golput di 17 April 2019 mendatang.

Dan kegiatan semacam ini harus menjadi tradisi KPU dan siapa pun mengingat ini adalah kegiatan yang sangat produktif dalam membangun wawasan dan pandangan masyarakat umum.

Acara Sosialisasi ini di hadirin oleh Komisioner KPU NTB,  Ir  Syamsudin sebagai narasumber dan Dr. Nurhasanah Dosen Universitas Muhammadiyah.

Acara ’KPU Goes To Campus’ ini dibuka Rektor Ummat, H.Arsyad Gani M.Pd.

“Prestasi Untuk KPU yang melaksanakan kegiatan KPU goes to Campus, ” kata Arsyad Gani.

AYA




Gubernur Zul; Kemajuan KSB  Harus Diiringi Peningkatan Sumber Daya Manusia

Gubernur berharap kesempatan untuk menuntut ilmu di luar negeri dapat dimanfaatkan para pemuda KSB,  mendukung peningkatan SDM

KSB.lombokjournal.com —  Gubernur NTB,  Dr.  Zulkieflimansyah didampingi Bupati KSB,  Dr. H. W.  Musyafirin menyampaikan harapannya terhadap kemajuan KSB, mengingat potensi ekonomi di KSB yang dikenal Pariri Lema Bariri ini cukup besar.

Gubernur Zul menyampaikan itu usai sholat Jum’at di Masjid Besar Nurul Ikhsan Jereweh, Kabupaten Sumbawa Barat,  Jum’at (08/03).

“Lima tahun lagi,  kita akan melihat KSB yang beda dengan saat ini. Tentunya akan mengalami kemajuan,” jelas Gubernur di hadapan ratusan masyarakat Jereweh.

Kemajuan KSB  lanjut Doktor Zul, tentu harus diiringi dengan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia. Ketika kemajuan itu datang,  maka bisa langsung terlibat dan tidak menjadi penonton.

“Sekarang kita sudah membuka pendaftaran untuk beasiswa ke luar negeri,” kata Doktor Zul.

Gubernur berharap kesempatan untuk menuntut ilmu di luar negeri itu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para pemuda KSB.  Hal ini akan mendukung peningkatan kapasitas SDM saat menghadapi kemajuan-kemajuan di KSB dan di NTB di masa depan.

Gebernur  menitip pesan kepada masyarakat Jereweh untuk menghadapi Pemilu 17 April 2019 mendatang dengan penuh kegembiraan.

“Jangan sampai beda pilihan, beda partai menyebabkan suami istri bercera,” Ungkapnya.

Pemilu yang akan datang ini harus disambut layaknya sebuah pesta. Yang namanya pesta jelas Gubernur harus dilaksanakan dengan penuh suka cita.

Satu sama lain saling merangkul dan tidak menebar kebencian. Sehingga,  pesta demokrasi tersebut benar benar berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Tidak lupa juga,  Gubernur menyampaikan kegembiraannya bertemu dan bersilaturrahim dengan masyarakat Jereweh.

“Sekarang saya bisa hadir bersama pimpinan-pimpinan OPD, semoga banyak hal yang bisa diselesaikan,” kata Gubernur.

AYA




Caleg Gerindra Apresiasi Nobar Wayang Kulit, Puji HBK Bangkitkan Seni Tradisi Sasak

Sebagai bentuk kepedulian HBK dalam melakukan revitalisasi nilai nilai budaya lokal agar tidak tergerus oleh kemajuan jaman

lombokjournal.com  —

LOMBOK BARAT  ;   Menjelang gelaran Nonton Bareng Wayang Kulit Lalu Nasib di Dasan Tapen , Sabtu Malam (02/03) pukul 22.00 WITA, sejumlah Caleg Partai Gerindra memberikan Apresiasi.

Acara Nobar yg digagas HBK sebagai upaya melestarikan dan membangkitkan  kesenian tradisional suku Sasak  di tengah kemajuan teknologi .

Tunik Haryani , Caleg dapil 4 ( Narmada – Lingsar ) No urut 1 mengatakan, dirinya senang bisa menghadiri acara Nonton Bareng Wayang Kulit sebagai wahana untuk silaturahmi dan membangkitkan kembali kesenian tradisional khas Sasak yANg telah eksis di masyarakat .

“Apa yang dilakukan oleh HBK sebagai wujud kecintaan beliau dalam melestarikan seni tradisional sekaligus sebagai upaya memberikan hiburan kepada warga Lombok barat yang sebelumnya terkena bencana gempa bumi ,” katanya .

Sementara Haji Fathurohman , caleg dapil 5 ( Kediri – Labuapi ) No urut 4 mengatakan, dirinya sengaja menghadiri acara nonton bareng wayang kulit sebagai bentuk dukungannya terhadap HBK.

” Apa yang dilakukan Pak HBK malam ini sebagai hal positif untuk melestarikan kesenian wayang Sasak,” ungkapnya .

Terpisah Hajjah Nur Hidayah , Caleg dapil 3 ( Gunung Sari – Batu Layar ) No Urut 1 melihat acara nobar ini sebagai bentuk kepedulian HBK dalam melakukan revitalisasi nilai nilai budaya lokal agar tidak tergerus oleh kemajuan jaman.

“Dengan acara Nonton Bareng ini makin mendekatkan Gerindra di masyarakat karena ada interaksi langsung antara pengurus/ kader dengan konstituennya yang dikemas dalam bentuk seni hiburan  Wayang khas Sasak ,” ungkap Nur Hidayah yang juga Sekretaris DPC Partai Gerindra Lombok Barat.

Dilain pihak, Farin, caleg DPRD NTB dapil Lobar KLU No urut 4 yang ketempatan tuan rumah Nonton Bareng Wayang menginformasikan, dirinya melalui relawan Semeton Farin telah mengundang relawannya di 10 kecamatan di Lombok Barat agar memeriahkan acara Nonton Bareng ini .

“Dan yang terpenting adalah mendengarkan orasi HBK dalam membangkitkan spirit kemenangan buat Gerindra pada tanggal 17 April 2019 mendatang,” ungkapnya.

Me




Wayang Sasak Hybrid  Bisa Jadi Basis Pengembangan Karakter Dan Moral Generasi Millennial

Melalui pagelaran wayang ini HBK juga ingin menyampaikan pesan dan edukasi tentang pentingnya sektor pertanian untuk terus dikembangkan di Pulau Lombok, NTB

lombokjournal.com —

MATARAM  ;  Setelah sukses menggelar nonton bareng Wayang Kulit bersama dalang kondang H. Lalu Nasib di lapangan Tanjung, Kab. Lombok Utara akhir pekan lalu, kini H. Bambang Kristiono (HBK) akan menggelar nonton bareng serupa di lapangan Desa Dasan Tapen, Gerung, Kab. Lombok Barat pada hari Sabtu, 2 Maret 2019 mendatang.

Sejumlah pihak mengapresiasi upaya petinggi Partai Gerindra ini dalam mendorong semangat melestarikan budaya warisan nenek moyang terutama Wayang Kulit Sasak tersebut.

Sebab, banyak sekali kearifan lokal para leluhur Sasak di Pulau Lombok yang memiliki nilai-nilai sangat tinggi, terutama dalam seni dan atraksi budaya. Seperti juga pegelaran Wayang Kulit Sasak, yang belakangan eksistensinya terus tergerus kemajuan zaman.

Padahal, jika bisa terus dilestarikan Wayang Sasak bisa menjadi benteng yang kuat bagi generasi muda saat ini untuk tetap bersandar pada nilai-nilai baik, termasuk menjadi basis pengembangan karakter dan moral.

“Wayang Sasak dapat menjadi basis pembelajaran dan pengembangan karakter sebagai pertahanan moral generasi muda kita (saat ini)”, kata Sekjen Majelis Pemangku Adat Nusantara Raya (Mapan Raya), Lalu Pharmanegara, Kamis (28/2).

Lalu Pharma  mengatakan, aspek lainnya dari Wayang Sasak di era milenial ini adalah sebagai warisan pengetahuan tentang filsafat,  humaniora, psikologi dan daya budi.

Selain itu, Wayang Sasak juga dapat menjadi pustaka dan panduan moral bagi pola hubungan kemanusiaan yang baik, untuk dapat diproyeksikan di era milenial ini.

“Wayang Sasak adalah wajah keagungan kebudayaan Nusantara, yang dapat memadukan antara pewarisan nilai-nilai budaya, tuntutan keimanan, dan seni pertunjukan yang sangat menghibur”, katanya.

Ia menekankan, kekuatan Wayang Sasak sebenarnya terletak pada kontennya yang timeless, tak lekang oleh waktu maupun zaman.

Sebab, Wayang Sasak adalah wajah masa lalu yang tetap bisa hadir di masa kini, dengan tetap menjaga konsistensinya mengembangkan sumber daya imagologi, dalam bentuk bayangan (shadow), dan irama jiwa yang selaras dengan seni bertimbang khas gaya Sasak.

“Wayang ini memiliki kemampuannya yang luwes untuk memadukan falsafah India, falsafah Islam, dan Falsafah Nusantara dalam suatu sajian seni, dengan menampilkan penokohan lokal seperti Amaq Ocong dan lainnya, sebagai faktor kesadarannya tentang kehadiran (present awaraness), dan pola kesaksian pada perjalanan sejarah manusia”, ujarnya.

Lebih dari itu, papar Lalu Parma, Wayang Sasak adalah sekolah terbuka bagi masyarakat Lombok, untuk dapat memahami berbagai persoalan dalam masyarakatnya, sekaligus memberikan solusi sederhana dalam kehidupan sehari hari.

“Dalam pada itulah, Sang Dalang, bukanlah seni yang jauh kenyataan hidup, namun ia bisa sangat dekat, bahkan dapat merasakan detak kegelisahan yang sedang terjadi pada masyarakat penontonnya,” katanya, sembari mengatakan kepiawaian Dalang yang menjadi kunci keberhasilan sajian seni Wayang Sasak.

Eksistensi Wayang Hybrid

Sementara itu, pegiat seni budaya yang juga pengamat budaya Lombok, H.Ahmad JD menjelaskan untuk mempertahankan eksistensi Wayang Kulit di Pulau Lombok, di tengah kemajuan teknologi saat ini, maka para Dalang harus piawai menyelaraskan kisah pewayangan yang mereka bawa dengan kepentingan dan kebutuhan modern abad ini.

Hal ini membuat tumbuh pagelaran Wayang Hybrid, atau wayang kulit yang kisah pewayangannya sudah dicangkokan dan dikreasikan dengan kondisi dan situasi masyarakat kekinian.

“Wayang Hybrid di Lombok menggunakan cerita-cerita panji purwa yang sudah dipersingkat. Dalang mengembangkan wayang dalam bentukan hybrid, cangkokan atau rekayasa gen. Ini seni menyelaraskan pertumbuhan dunia saat ini dengan sikap dan rumusan dalang”, katanya.

Dijelaskan, eksistensi Wayang Kulit di Lombok masuk pada abad 14-15, dipengaruhi budaya Jawa. Wayang juga menjadi piranti dan sarana dakwah Islam mula-mula di Pulau Seribu Masjid ini.

Pagelaran wayang zaman dulu menjadi wahana efektif untuk bisa mengumpulkan masyarakat dalam jumlah banyak. Dakwah Islam, nilai-nilai keislaman, dan pesan moral membentuk karakter kemudian bisa diselipkan dalam kisah pewayangan.

“Selain untuk menjadi sarana pendidikan masyarakat, wayang dulu juga menjadi sarana pendidikan kepemimpinan. Selain itu eksistensinya yangbisa mengumpulkan banyak orang di tempat umum”, ungkapnya.

Ia menyampaikan sangat mengapresiasi jika ada yang berupaya turut melestarikan wayang ini. Apalagi dari sisi penerimaan masyarakat dan ketahanan wayang itu sendiri, dirasa masih perlu saat ini.

“Masih ada unsur achievment-nya, ketahanannya masih diperlukan, sebagai sarana yang efektif untuk edukasi, selain melestraikan budaya itu sendiri,” katanya.

Dengan genre hybrid tadi, pegelaran wayang dapat digunakan sebagai media penyampai pesan dan informasi, edukasi dan sosialisasi tentang banyak hal yang berkembang saat ini.

Potensi Wayang Kulit Sasak sebagai sarana edukasi dan sosialisasi ini yang membuat HBK  mengadakan seri nonton bareng Wayang Kulit Lalu Nasib.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) Partai Gerindra ini berupaya melestarikan budaya ini, dan membangkitkan nostalgia akan wayang kulit. Ada enam  lokasi yang sejatinya menjadi sasaran pementasan di Pulau Lombok. Tak tanggung-tanggung, legenda hidup dalang dari Bumigora Lalu Nasib AR yang dipercaya mengemban misi ini.

“Nobar Wayang Kulit Lalu Nasib ini untuk menggali budaya leluhur yang telah diwariskan. Kearifan lokal yang diwariskan para orang tua tak boleh punah. Generasi kini harus ikut menjaga keberadaan Wayang Sasak ini,” kata HBK.

Selain itu, melalui pagelaran wayang ini HBK juga ingin menyampaikan pesan dan edukasi tentang pentingnya sektor pertanian untuk terus dikembangkan di Pulau Lombok, NTB. Dan yang pasti juga pesan tentang penyelenggaraan Pemilu 2019 yang damai dan bermartabat.

Me




Pemprov NTB  Siap Kirim 15 Mahasiswa Asal Dompu Dan Bima  Kuliah S2 Di Malaysia

Ke luar negeri untuk memperluas cakrawala berpikir, membangun kepercayaan diri anak-anak muda NTB dalam pergaulan dengan anak-anak muda dari banyak negara di dunia, serta belajar menghargai perbedaan (difference) dan kemajemukan (diversity)

lombokjournal.com 

MATARAM. —  Sebanyak  15 sarjana S1 asal Dompu dan Bima, Nusa Tenggara Barat siap berangkat melanjutkan pendidikan jenjang S2 ke Universitas Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia mulai Agustus 2019.

Para awardee yang lolos seleksi pada awal tahun 2019 itu akan menempuh pendidikan Master of Education dan Master of Arts di kampus berumur 96 tahun yang terletak di wilayah negara bagian Perak Malaysia itu.

Kerja sama bidang pendidikan yang tercakup dalam Program Beasiswa 1000 Mahasiswa S2 NTB ke Luar Negeri  itu, diperkuat oleh penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/ MoU) antara Pemerintah Provinsi NTB yang diwakili Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah dan Kepala Biro Kerjasama Setda NTB, Ahmad Nur Aulia, dengan Chancellor UPSI Prof. Dr. M. Dato’ Shatar bin Sabran pada Senin, (25/02) di Kampus Fakultas Seni dan Musik UPSI, di Malaysia

Gubenur Zulkieflimansyah mengungkapkan, Malaysia dan Indonesia termasuk NTB, punya banyak persamaan. Yaitu sama-sama memiliki perbedaan dan kemajemukan di dalam masyarakatnya.

“Namun dari perbedaan dan kemajemukan itu, Malaysia mampu berkembang dan maju secara harmonis dalam setiap sendi kehidupannya. Termasuk dalam kemajuan sistem dan kualitas pendidikan tingginya,” kata Gubernur Zul dalam sambutan sebelum penandatanganan MoU.

Menurut Gubernur Zul, untuk mendobrak sekat-sekat perbedaan dan kemajemukan supaya tidak jadi penghambat kemajuan, adalah perubahan paradigma berpikir, melalui pendidikan.

Ke luar negeri untuk memperluas cakrawala berpikir, membangun kepercayaan diri anak-anak muda NTB dalam pergaulan dengan anak-anak muda dari banyak negara di dunia, serta belajar menghargai perbedaan (difference) dan kemajemukan (diversity).

Dikatakan Gubernur Zul, kerja sama dengan UPSI ini bukan baru kali ini. Sejak 2017 sudah ada program semacam pertukaran pelajar atau program magang para mahasiswa UPSI untuk belajar seni musik, tari dan kebudayaan ke Lombok.

“Dan dari situ, ketika potensi kerja sama beasiswa pendidikan tingkat Magister dan Doktoral di UPSI terbuka lebar dengan biaya kuliah yang murah tapi berkualitas tinggi, kenapa tidak kita ambil peluang itu?” lanjut Gubernur Zul.

Berikut nama para awardee asal Dompu dan Bima yang telah lolos seleksi beasiswa program pascasarjana ke UPSI Malaysia pada Agustus 2019 mendatang.

  1. Nurul Uyun – STKIP Taman Siswa Bima – Desa Kala, Donggo, Kab. Bima
  2. Juryatina – STKIP Taman Siswa Bima – Desa Rada, Bolo, Kab. Bima
  3. Firdaus – STKIP Taman Siswa Bima – Desa Talabiu, Woha, Kab. Bima
  4. Ice Puspitasari – STKIP Taman Siswa Bima – Desa Waworada, Langgudu, Kab. Bima
  5. Isbah – STKIP Taman Siswa Bima – Desa Ntonggu, Palibelo, Kab. Bima
  6. Ruwaidah – STKIP Taman Siswa Bima – Desa Sie, Monta, Kab. Bima
  7. Mahdin – STKIP Yapis Dompu – Desa Mumbu, Woja, Kab. Dompu
  8. Usnatul Fitriyah – STKIP Yapis Dompu – Desa Kareke, Dompu, Kab. Dompu
  9. Sintya Kurniati – STKIP Yapis Dompu – Desa Adu, Hu’u Kab. Dompu
  10. Bachrizal Bakhtiar D. – STKIP Yapis Dompu – Kelurahan Simpasai, Dompu, Kab. Dompu
  11. Burhanuddin – STISIP Mbojo Bima – Kelurahan Bada, Dompu, Kab. Dompu
  12. Tedy Hartadi – STISIP Mbojo Bima – Kelurahan Tanjung, Rasanae Barat Kota Bima
  13. M. Anis Fuadi – Universitas Jember – Kelurahan Mataka.

AYA/Hms NTB

 




 Wagub NTB Kagumi Aplikasi SIM SPAB Karya Anak Muda NTB

Wagub berharap, aplikasi SIM SPAB ini dapat dikolabirasikan dengan dengan aplikasi SiAGANTB yang menjadi salah satu sumber informasi bagi masyarat terkait kondisi cuaca di NTB

MATARAM.lombokjournal.com – Aplikasi SIM SPAB yang memberikan kemudahan pihak Dikbud dalam mengumpulkan data sekolah-sekolah yang telah memberikan edukasi mitigasi bencana bagi guru dan siswanya, merupakan hasil karya anak-anak muda NTB.

Mereka bekerja sama eengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, dalam memberikan pendidikan kebencanaan khususnya bagi tenaga pendidik dan siswa yang ada di NTB.

Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengaku kagum dengan karya anak-anak muda NTB yang mampu menunjukkan jati dirinya dengan berprestasi di tingkat nasional.

“Anak-anak muda NTB hebat, bisa menunjukkan jati diri di tingkat nasional, ini sangat membanggakan”, ungkapnya saat melaunching Aplikasi Sistem Informasi Monev Satuan Pendidikan Aman Bencana (SIM SPAB), di Hotel Astoria, Selasa (26/02).

Data yang bisa diperoleh  dari  Aplikasi SIM SPAB tersebut menjadi acuan bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan untuk penanganan dan pencegahan bencana di masa akan datang.

Sebagai aplikasi pertama di Indonesia, Ummi Rohmi mengingatkan yang terpenting adalah penggunaannya yang berkelanjutan dan mendatangkan kemanfaatan bagi masyarakat. Bukan hanya di NTB tapi juga di seluruh Provinsi di Indonesia.

“Yang terpenting penggunaannya yang berkelanjutan, jangan sampai setelah dilaunching tidak diisi dan dimanfaatkan dengan baik,” ingatnya.

Wagub mengajak seluruh kabupaten/kota di NTB, untuk memanfaatkan aplikasi hasil karya anak NTB yang telah diakui oleh pemerintah. Aplikasi  ini sebagai sarana dalam mempermudah sosialisai dan edukasi bencana di NTB.

Dengan tujuan agar Pemda mengerti dan lebih memehami terkait proteksi dan mitigasi bencana di masan yang akan datang.

“Mari kita tunjukkan pada tingkat nasional dan seluruh provinsi di Indonesia, bahwa kita bisa menggunakan ini, dan ini pertama di Indonesia,” ujar Wagub.

Wagub berharap, aplikasi SIM SPAB ini dapat dikolabirasikan dengan dengan aplikasi SiAGANTB yang menjadi salah satu sumber informasi bagi masyarat terkait kondisi cuaca di NTB. ini sebagai langkah mitigasi terhadap kemungkinan-kemungkinan terjadinya bencana.

Menurutnya, proteksi yang paling penting, tindakan preventif sebisa mungkin jangan ada bencana yang disebabkan tindakan manusia. Kita harus tegas, terutama dalam mengatasi sampah, kita suksekan NTB Zero Waste, kita ubah sampah jadi sumber berkah.

“Semoga aplikasi ini berkah, semoga anak NTB semakin maju dan membawa dampak positif bagi Indonesia,” harapnya.

AYA/Hms NTB




Lawatan Ke Malaysia, Gubernur NTB Dan Dubes RI untuk Malaysia, Bicarakan Beasiswa

Ikatan kesamaan dan kedekatan antara Malaysia dan Indonesia, menjadi salah satu dasar kerja sama bidang pendidikan

lombokjournal.com —

KUALA LUMPUR  ;   Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimansyah berkunjung ke Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Malaysia di Kuala Lumpur.

Dalam kunjungan itu DR Zul bersilaturrahim dengan Duta Besar RI untuk Malaysia, Rusdi Kirana, bersama istri, dan ikut dalam kunjungan sejumlah Kepala OPD Pemprov NTB Senin (25/02)  2019.

Dalam lawatan kali ini, Gubernur Zul  mendiskusikan sejumlah hal dengan Dubes Rusdi Kirana. Upaya membuka pintu kerjasama bidang pendidikan terkait program beasiswa 1000 pelajar NTB ke luar negeri, merupakan salah satu fokus perbincangan.

“Pendidikan menjadi perhatian utama kami saat ini. Setelah berhasil mengirimkan 46 mahasiswa S2 ke tiga universitas di Polandia pada bulan Oktober 2018 dan pertengahan Februari 2019 lalu, kami juga ingin mengirimkan pelajar melanjutkan jenjang S2 di Malaysia” papar Gubernur Zul.

Ikatan kesamaan dan kedekatan antara Malaysia dan Indonesia, menjadi salah satu dasar kerja sama bidang pendidikan.

Begitu juga fasilitas pendidikan seperti perpustakaan dan laboratorium yang lengkap di sejumlah kampus ternama di Malaysia.

Dubes Rusdi Kirana menyambut baik niat tersebut. KBRI di Malaysia akan menjembatani antara Pemprov NTB dengan kampus-kampus di Malaysia yang potensial menyediakan kuota beasiswa bagi mahasiswa dari luar Malaysia.

“Saya sangat gembira dan mendukung program beasiswa 1000 mahasiswa NTB ke luar negeri. Kami akan memfasilitasi dan menghubungkan antara universitas di sini dengan Pemprov NTB, ” kata Dubes Rusdi.

AYA/Hms NTB