Dialog Hari Pendidikan Nasional, Gubernur Zul Langsung Respon Keluhan Siswa Dan Guru

Gubernur NTB selaku pembina kepegawaian menegaskan Pemprov NTB telah menyiapkan anggaran kesejahteraan Guru Honorer

Wagub Hj Rohmi bercanda dengan siswa

MATARAM.lombokjournal.com – Siswa SMA Negeri 2 Donggo, Nurjannah, mengeluhkan kondisi sarana belajar merekayang ruang belajarnya masih mengalami kerusakan akibat bencana angin putting beliung, tahun lalu.

Keluhan tu terungkap, saat  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Sekretaris Daerah Provinsi NTB Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc., Ph.D melakukan dialog dengan perwakilan Ketua Osis SMA, SMK dan SLB se-NTB.

Dialog itu berlangsung usai upacara peringatan  Hari Pendidikan Nasional, di Halaman Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis, (02/05).

Tujuan dialog tersebut untuk membangun semangat anak-anak sebagai motivasi meraih sukses di masa yang akan datang.

Selain itu juga untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang tentunya akan lebih banyak tantangannya.

Menanggapi keluhan siswa itu, Gubernur Zul melalui penjelasan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan H. Muhamad Suruji, mengatakan akan segera melakukan pembangunan, karena anggaran telah tersedia pada APBD tahun ini.

Selain itu, siswa dan Kepala Sekolah juga meminta kepada Pemerintah Provinsi NTB untuk meningkatkan pemerataan guru berkualitas di tiap sekolah yang ada di Kabupaten Kota.

Tak kalah pentingnya yang disampaikan Kepala Sekolah adalah perhatian pemerintah terhadap peningkatan kesejahteraan guru, terutama guru yang masih berstatus Honorer.

Terkait dengan ini, Gubernur NTB selaku pembina kepegawaian menegaskan Pemprov telah menyiapkan anggaran kesejahteraan Guru Honorer. Dan Surat Keputusan (SK) Gubernur NTB yang berkaitan dengan kesejahteraan guru di Kabupaten Kota  tersebut,  dipastikan akan segera ditandatangani.

“Kalau sudah semuanya sudah aman, tidak ada kendala, SK-nya segera naikkan biar saya tandatangani,” kata gubernur yang disambut tepuk tangan meriah para guru.

AYA/Hms Pemprov NTB




Tingkatkan Penguasaan Bahasa Asing Yang Hendak Belajar Di Luar Negeri, Gubernur Launching Rumah Bahasa

Lokasi kegiatan belajar Rumah Bahasa akan di Pusatkan di Giri Putri, tepat di depan lapangan Sangkareang, Kota Mataram, untuk memudahkan akses bagi peserta didik dan tenaga pengajar

MATARAM.lombokjournal.com —  Saat ini telah disiapkan Rumah Bahasa Provnsi NTB, sebagai sarana pembelajaran bagi anak-anak muda NTB yang ingin memperdalam penguasaan bahasa asing.

Terutama bagi generasi muda NTB yang berkeinginan melanjutkan pendidikan di Luar Negeri.

Rumah Bahasa itu dilaunching Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dan Sekretaris Daerah Provinsi NTB Ir. H. Rosiady Sayuti, M.Sc., Ph.D , pada peringatan Hari Pendidikan Nasional, di halaman Bumi Gora Kantor Gubernur NTB, Kamis, (02/05).

“Kehadiran Rumah Bahasa ini sebagai sarana belajar bahasa bagi anak-anak muda NTB sebelum sekolah ke luar negeri,” ujar Gubernur Zul.

Rumah Bahasa ini akan menampung anak-anak muda NTB untuk belajar bahasa asing, bukan hanya untuk Kota Mataram saja, tapi dihajatkan untuk seluruh anak muda NTB yang ada di Kabupaten Kota di NTB.

Minat anak-anak muda NTB untuk belajar bahasa asing cukup besar. Terbukti dengan tingginya angka pendaftaran di Rumah Bahasa mencapai 9.000 orang dari semua kabupaten kota di NTB.

Namun setelah dilakukan seleksi, yang dinyatakan lulus dan memenuhi syarat sebanyak 600 orang.

Lokasi kegiatan belajar Rumah Bahasa akan di Pusatkan di Giri Putri, tepat di depangan Sangkareang, Kota Mataram. Hal ini untuk memudahkan akses bagi peserta didik dan tenaga pengajar.

Saat ini masing-masing negara tujuan beasiswa, telah mengirimkan tenaga pendidiknya untuk mengajarkan anak-anak muda NTB bahasanya sebelum melanjutkan pendidikannya ke luar negeri.

AYA/Hms Pemprov NTB

 

 

 

 

 

 

 




Tawaran Beasiswa 1000 Mahasiswa Dari RRT

Wagub Hj Rohmi dan KonJen RRT, Gou Haodong

MATARAM.lombokjournal.com —  Tawaran beasiiswa bagi mahasiswa NTB mulai berdatangan.

Salah satunya, tawaran itu berasal dari beberapa universitas di Negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT), yang menawarkan beasiswa bagi para mahasiswa NTB.

Tawaran yang  jumlahnya mencapai hingga seribu orang itu, menawarkan program S1 dan S3.

Konsulat Jenderal RRT, Gou Haodong,menyampaikan awaran itu saat bertemu Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (16/04) 2019.

Gubernur DR Zulkieflimansyahmenyambut baik tawaran tersebut. Bahkan, gubernur merasa gembira dengan tawaran yang mencapai seribu orang tersebut.

Apalagi, program unggulan yang dicanangkan oleh dirinya bersama Wakil Gubernur adalah mengirimkan seribu mahasiswa untuk belajar ke luar negeri.

Rr/Hms NTB




Politeknik di Bima Dan KLU Segera Di-Negeri-kan

Upaya me-Negeri-kan ini dilaksanakan di daerah-daerah yang memang belum mampu tersentuh oleh pendidikan secara maksimal

LOMBOK UTARA.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, DR Zulkieflimansyah mengatakan, ia akan berusaha semaksimal mungkin mempercepat Politeknik di Kabupaten Bima dan Kabupaten Lombok Utara untuk di-Negeri-kan.

Hal itu dikatakan Gubernur. H. Zulkieflimansyah saat mendampingi Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Prof. H. M. Nasir meninjau lokasi kampus Politeknik di Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU)  yang akan segera dijadikan Politeknik Negeri, senin (15/04) 2019.

“Saya beserta jajaran akan berusaha supaya penegrian politeknik kita ini cepat diproses agar kita bisa mengembangkan SDM (red,sumber daya manusia) dengan maksimal di politeknik ini,” ungkap gubernur NTB.

Menristekdikti, M. Nasir mengatakan,  politeknik adalah salah satu wadah yang sekarang ini harus diutamakan dalam mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di NTB.

iini dibuktikan dengan diterjunkannya Tim Visitasi dari Memenristekdikti, seminggu setelah bertemu dengan Gubernur NTB dan Bupati KLU.

“Sudah saatnya pengembangan SDM, termasuk di dalamnya ada pada universitas utamanya politeknik, penegrian ini adalah salah satu upaya kami dalam mengembangkan SDM menjadi lebih baik, dengan penegrian sebuah universitas maka pemerintah pusat dapat menggelontorkan dana untuk universitas tersebut dalam hal ini kemenristekdikti,” ungkapnya.

Upaya me-Negeri-kan ini dilaksanakan di daerah-daerah yang memang belum mampu tersentuh oleh pendidikan secara maksimal.

“Kemenristekdikti akan terus mengupayakan pengembangan SDM tidak hanya di pulau Jawa saja, sehingga menjadi java centris, namun pengembangan SDM dari tinggkat awal hingga tingkat universitas akan dikembangkan secara merata utamanya diwilayah yang terdepan, terluar dan tertinggal di Indonesia ini,” tambah M. Nasir.

Nasir berharap penegrian politeknik ini dapat berjalan dengan cepat dan lancar agar masyarakat NTB utamanya para mahasiswa bisa mengembangkan kemampuannya di universitas negri yang memiliki sarana dan prasarana yang memadai.

Dalam acara tersebut, hadir juga anggota DPR RI komisi VII Dr. H. Kurtubi, Rektor Universitas Mataram Prof. H. Lalu Husni, dan Bupati KLU Najmul Ahyar.

AYA/Humas Prov NTB




Pindahnya Kampus Unram Disetujui Menristekdikti, Rektor Unram Diminta Bentuk Tim Perpindahan

Rencananya kampus Unram akan dipindah di antara salah satu lokasi di tiga daerah yakni Lobar, Lotim dan KLU, dengan kebutuhan luas lahan hingga 300 hektar

Gubernur Zul

MATARAM.lombokjournal.com — Rencana perpindahan kampus Unram sendiri kabarnya telah mendapat persetujuan Mesnristekdikti, Prof H Mohamad Natsir,  Ak, Phd..

Dan dikabarkan pula, Menristekdikti bahkan telah meminta Rektor Unram untuk membentuk tim proses perpindahan

Namun rRencana pemindahan kampus Unram menimbulkan berbagai pertanyaan, terkait nasib kampus Unram yang ada saat ini.

Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah saat memberikan sambutan pada kuliah umum di Unram, Senin (15/04) menyatakan kampus Unram yang ada saat ini tetap berfungsi namun difokuskan pada pendidikan pasca sarjana.

“Tentu tetap menjadi Unram tapi mungkin fokus nya lebih pada S2 dan S3 dan berbagai pendidikan eksekutif dan lainnya,” ungkap gubernur.

Adanya kekawatiran perpindaha  kampus Unram akan berdampak pada ekonomi sekitar, Dr. Zul meminta agar pemilik kos dan bisnis untuk tidak kawatir.

Gubernur Zul  menyatakan, roda perekonomian di lingkungan sekitar Unram tetap akan menggeliat karena Unram tetap beroperasi meski lebih di fokuskan pada pendidikan pasca sarjana.

Nggak perlu khawatir karena kalau sekarang yang kos adalah mahasiswa S1 maka ke depan yang kos ya mahasiswa S2 dan mahasiswa S3,” ujar gubernur.

Rencananya kampus Unram akan di pindah di antara salah satu lokasi di tiga daerah yakni Lobar, Lotim dan KLU. Luas lahan yang dibutuhkan untuk membangun kampus yang baru sekitar 300 hektar.

Muncul juga pertanyaan, kalau Unram harus pindah di lua kota Mataram, apakah masih relevan bernama Universitas Mataram?

AYA




Yunan University Tawarkan Sejumah Program Untuk Beasiswa Mahasiswa NTB

Biaya yang ditanggung pihak Yunan University adalah biaya pendidikan dan biaya perumahan. Sedangkan biaya hidup akan ditanggung Pemerintah Provinsi NTB

MATARAM.lombokjournal.cm  — Yunan Univesity, Tiongkok menawarkan beasiswa bagi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, berupa biaya pendidikan dan biaya perumahan bagi putra-putri NTB yang akan menempuh pendidikan S2 di kampus tersebut..

Rencananya, Yunan University akan membuka sejumlah program untuk menampung mahasiswa NTB yang akan belajar di kampus tersebut.

Tawaran beasiswa itu disampaikan Dean School of Education,  Prof. Li Wei dan rombongan saat menemui Gubernur NTB,  Dr.  H. Zulkieflimansyah, di Ruang Kerja Gubernur, Jum’at (05/04) 2019.

Doktor Zul, sapaan akrab Gubernur NTB itu, menyambut gembira tawaran tersebut. Apalagi, salah satu misi baru Pemerintah Provinsi NTB saat ini adalah NTB Sehat dan Cerdas. Yaitu berikhtiar mewujudkan masyarakat NTB untuk memiliki pendidikan yang setinggi-tingginya.

“Excellent, terima kasih,” ungkap Gubernur ditemani sejumlah anggota Tim Beasiswa NTB.

Gubernur menjelaskan kepada Li Wei, NTB Sehat dan Cerdas itu dapat diwujudkan dengan mengirim sebanyak-banyaknya pemuda NTB untuk menuntut ilmu di luar negeri.

“Program kami saat ini adalah mengirim seribu mahasiswa ke luar negeri, ” jelas Doktor Zul.

Gubernur sekaligus pendiri Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) itu meminta timnya untuk mendetailkan program beasiswa yang ditawarkan tersebut. Termasuk waktu dan syarat-syarat yang dibutuhkan. Sebab kata Gubernur, semakin cepat maka akan semakin baik.

Prof. Li Wei menjelaskan Yunan Univesity menawarkan sejumlah program untuk mahasiswa NTB. Diantaranya, International Economics, Software Engineering, Material Science and Technology, Digital Media Technology, Biotechnology, Urban and Rural Planning.

Ia juga menjelaskan, biaya yang ditanggung oleh pihaknya adalah biaya pendidikan dan biaya perumahan. Sedangkan biaya hidup akan ditanggung Pemerintah Provinsi NTB. Bahkan kalau bisa katanya,  tahun ini akan dibuka pendaftarannya.

AYA

Biro  Humas dan Protokol Provinsi NTB




Tinjau UNBK di SMA Negeri 2 Mataram, Wagub Diskusi Singkat Dengan Pelajar Australia

Di hari kedua, server dari pusat  sempat agak lambat sekitar 15 menit, namun setelahnya lancar

MATARAM.lombokjournal.com —  Saat memantau pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Negeri 2 Mataram, Kamis (04/04), Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalillah, M.Pd. memantau dengan detil satu persatu kelas yang digunakan pelajar untuk pelaksanaan UNBK.

Ummi Rohmi sapaan akrab Wagub, yang dalam kunjungannya disambut jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB dan Keluarga besar SMAN Negeri 2 Mataram, berpesan kepada panitia UNBK agar masalah-masalah teknis dapat diantisipasi dan dihindari seminim mungkin.

“listrik dan jaringan jangan sampai terganggu.  Persiapkan juga jika terjadi kemungkinan terburuk. Konsentrasi siswa jangan sampai terganggu, sehingga mereka dapat melaksanakan ujian dengan sebaik-baiknya,” himbau Wagub

Wagub juga menghampiri para pelajar asal Australia yang sedang dalam program pertukaran pelajar di SMAN 2 Mataram.

Wagub menyapa dan berdiskusi singkat dengan pelajar tersebut.

“Kami sangat senang di Lombok,” jawab salah satu Siswa dengan nada bule. Diiringi canda tawa para pengajar yang mendampingi.

Ibu Made, salah seorang Guru di SMAN 2 Mataram menyambut antusias kedatangan Wagub yang menurutnya sangat perhatian dengan dunia Pendidikan di NTB.

“Kami sangat antusias, anak-anak juga begitu. Kami sangat senang dan bangga sekolah kami di kunjungi Wakil Gubernur. Beliau sangat fokus dengan pengembangan SDM di NTB,” jelasnya

Terkait pertukaran pelajar dari Australia, Bu Made yang juga merupakan Guru Biologi menjelaskan, para pelajar dari Australia itu belajar bahasa dan budaya yang ada di NTB.

Mereka kini dalam kelas twin, kelas yang merupakan gabungan dengan kelas unggulan SMA 2.

Kepala Sekolah SMAN 2 Mataram, Sahnan mengungkapkan, kegiatan pelaksanaan UNBK di SMAN 2  berjalan relatif lancar.

“Alhamdulillah, dari hari pertama hingga hari ini, semua berjalan. Tidak ada ada persoalan yang begitu menghambat. Listrik jiga tidak ada masalah,” jelasnya.

Dikatakan, hanya saja di hari kedua, server dari pusat  sempat agak lambat sekitar 15 menit, namun setelahnya lancar. Terakhir, Sahnan juga menjelaskan kondisi UNBK di SMAN 2 Mataram.

“Seluruh peserta UNBK berjumlah 591 peserta terbagi di 6 ruang ujian dengan pengawas sebanyak 48 orang yang disilang (ditukar) antar SMA. Peserta UNBK di SMAN 2 merupakan yang terbanyak di NTB.

“Harapan kami, nilai semuanya maksimal dan bisa lulus semua,” katanya.

AYA

 




Guru PAUD Asal Sumbawa Studi Banding Ke Malaysia

Sebagian besar para guru itu menyampaikan suka citanya,  baru kali ini mereka mendapat kesempatan melakukan studi banding ke luar negeri

MATARAM.lombokjournal.om — Sebanyak 26 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) asal Kabupaten Sumbawa Barat akan melakukan studi banding ke Malaysia.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah didampingi istri, Hj. Niken Saptarini Widiyawati melepas guru-guru tersebut, di Pendopo Gubernur, Sabtu (30/03) malam.

Guru-guru yang akan mengikuti berbagai kegiatan selama lima hari itu, diharapkan menjadi Duta masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTB. Selain menimba ilmu untuk meningkatkan kapasitas diri, mereka dapat menceritakan hal-hal baik tentang NTB.

Gubernur Zul sangat mengapresiasi semangat belajar yang ditunjukkan oleh para guru PAUD yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Sumbawa itu.

“Meski sebagai guru PAUD, mereka perlu pengetahuan apa yang berkembang d luar, sehingga banyak hal positif yang bisa diserap,” kata Gubernur Zul .

Hj Niken Saptarini yang mendampingi Gubernur Zul, tampak banyak berdialog dengan para guru tersebut.  Sebagian besar para guru itu menyampaikan suka citanya. Mereka mengaku,  baru kali ini mereka mendapat kesempatan melakukan studi banding ke luar negeri.

Gubernur Zul mengaku, keempatan yang sama juga aka diiberikan pra guru PAUD dari berbagai daerah lainnya di NTB.

Rr




Gubernur Zul Ingin JSIT Jadi Model Sekolah Islam Terpadu Internasional Di Indonesia

Keberadaan JSIT harus mampu menghadirkan guru matematik sains dan teknologi dengan berpenampilan menarik, artikulasinya memukau, sehingga semua anak NTB pandai agama, pandai hadist tapi juga pandai matematika sains dan teknologi

MATARAM.lombokjournal.com – Gubernur NTB, DR Zulkieflimasyah menginginkan,  Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) yang ada di NTB, menjadi salah satu model sekolah islam terpadu yang bertarap internasional di Indonesia.

Harapan Gubermur  NTB itu disampaikan saat mejadi keynot speaker pada acara parenting akbar JSIT (Jaringan Sekolah Islam terpadu) Indonesia, di Ball Room Islamic Center NTB, Kamis, (28/03).

Menghadapi kemajuan pembangunan di NTB, khususnya dengan terpilihnya NTB sebagai tuan rumah penyelenggaraan event internasional MotoGP di Kawasan Mandalika Lombok pada tahun 2021 mendatang, akan berdampak besar terhadap masuknya investor-investor besar dan hebat dari luar negeri.

Kemajuan ini tentu akan sejalan dengan kebutuhan akan pendidikan yang hebat dan tentunya bertarap internasional.

Gubernur menekankan, ke depan tenaga pendidik di Sekolah Islam Terpadu yang ada, dalam proses pendidikan kepada siswa, tidak hanya ditekan untuk pandai menghafal Qur’an, pandai belajar agama, tapi juga harus unggul dan tidak boleh lemah dalam pelajaran matematika sains dan teknologi.

“Salah satu kelemahan dunia Islam, terutama Sekolah Islam di Jakarta dan termasuk di NTB ini, adalah kita pandai menghafal Qur’an, kita pandai belajar agama, tapi biasanya lemah dalam pelajaran matematika sains dan teknologi,”,katanya.

Doktor Zul berharap, ke depan JSIT harus mampu memiliki guru-guru yang mampu menberitakan kepada anak-anak didik kita tentang keagungan Allah SWT, tapi juga mampu menceritakan bagaiman maha besarnya Allah SWT, dengan cerita-cerita indah di dunia Matematika sains dan teknologi.

“Saya menginginkan anak-anak Nusa Tenggara Barat mampu menghafal Qur’an, mampu menghafal Hadist Nabi Muhammad SAW, tapi juga harus mampu menjadi Dokter yang baik, mampu menjadi Bankers, mampu menjadi ekonom, insinyur dan profesi-profesi lainnya”, harapnya.

Bagaimana ke depan membangun strategi untuk membangkitkan rasa cinta kepada anak terhadap sains dan teknologi. Dengan menghadirkan tenaga pendidikan yang baik dan handal.

“Hampir semua tempat di dunia ini alergi dengan Matematika, namun karena gurunya yang baik kita jadi senang memperlajarinya”, ujarnya.

Keberadaan JSIT harus mampu merubah hal itu, dengan menghadirkan guru matematik sains dan teknologi dengan berpenampilan menarik, artikulasinya memukau, sehingga semua anak NTB pandai agama, pandai hadist tapi juga pandai matematika sains dan teknologi.

Menurutnya dalam menunjang hal tersebut, JSIT di Lombok, harus secara berkala dan reguler mengupgrade kemampuan guru-gurunya. Tidak saja dengan ilmu-ilmu agama tapi juga guru-guru berhak menikmati indahnya kehidupan duniawi. Dengan mengirim guru-guru study banding ketempat lain yang lebih indah.

“Dalam waktu dekat saya juga akan mengirim 25 guru PAUD dari Kecamatan Seteluk, Sumbawa Barat, untuk melakukan studi banding terkait pendidikan Anak Usia Dini di Negara Malaysia”, ungkapnya.

Gubernur juga menyerahkan secara simbolis Kunci 25 Rumah guru dan rehab 8 sekolah terdampak gempa yang telah selesai dibangun dan direhab dengan bantuan Jaringan Sekolah Islam Terpadu di Indonesia.

“Mudah-mudahan aksi nyata JSIT ini bahwa keinginan merubah dunia sudah dimulai dengan merubah diri kita sendiri, bermetamorfosis menjadi satu komunitas menjelma menjadi satu gerakan membangun pendidikan sekolah islam terpadu di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Mawardi / Biro Humas dan Protokol Setda NTB




SMKPP Negeri Diharapkan Bangkitkan Animo Generasi Muda Geluti Pertanian

Dengan keberadaan gedung penunjang fasilitas pembelajaran saat ini, diharapkan dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam peningkatan produktivitas dan kreativitas SDM di SMKPP

. Hj. Sitti Rohmi Djalilah

MATARAM.lombokjournal.com —  Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah meresmikan tiga Gedung penunjang belajar, dalam meningkatkan ilmu pengetahuan dan kreativitas siswa Sekolah Menengah Kejuruan Pendidikan Pertanian (SMKPP) Mataram.

Ketiga gedung itu adalah Gedung Technopark “Dewi Sri”,  Gedung Asrama Siswa “Oryza Sativa” SMKPP Negeri dan Gedung Asrama “Gili Nanggu” Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB. Rabu, (27/3).

Dikatakan Wagub, sektor pertanian merupakan salah satu andalan Provinsi NTB, dan dari waktu ke waktu tidak bisa bergeser, karena hal ini infeknya besar bagi pertumbuhan ekonomi di NTB.

Menurutnyai, yang perlu menjadi perhatian bersama saat ini adalah turunnya animo anak-anak muda di NTB untuk belajar dan menggeluti bidang pertanian.

Penyebabnya, karena pertanian masih dianggap sebagai profesi yang tidak menjanjikan.

“Padahal kalau kita Serius dalam pertanian tidak ada kata rugi, kalau kita paham dan mengerti teknologi pertanian tersebut, maka pertanian lebih menjanjikan dari profesi lainnya”, ujarnya.

SMKPP Negeri Mataram dengan fasilitas penunjang yang ada, diharapkan menjadi salah satu sarana untuk membangkitkan kembali animo generasi muda di NTB dalam menggeluti sektor pertanian.

“Animo anak muda NTB menggeluti bidang pertanian harus ditingkatkan. Tidak boleh setengah-setengah dalam pertanian, dan perlu menjadi pertanyaan kenapa animo anak muda NTB dalam pertanian turun”, tandasnya.

Oleh karena itu, perlu pembenahan terhadap sistem pembelajaran, dan sistem belajar juga harus sesuai dengan kemajuan dan perkembangan teknologi di era 4.0 saat ini. Khususnya kemajuan teknologi Ponsel, harus bisa dimanfaatkan sebagai sarana menunjang pembelajaran melalui informasi teknologi yang ada.

Wagub juga mengingatkan agar managemen SMKPP juga harus terus dibenahi. Ia berharap apa yang menjadi kekukarangan harus terus dikorek dan dibenahi.

Dengan keberadaan gedung penunjang fasilitas pembelajaran saat ini, diharapkan mampu dimanfaatkan semaksimal mungkin dalam peningkatan produktivitas dan kreativitas SDM di SMKPP di masa depan.

“Fasilitas ini mari kita manfaat sebaik-baiknya, khususnya management dan lingkungan harus ditata dengan baik dan asri”, imbuhnya.

Sebelumnya Kadis Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB husnul Fauzi dalam laporannya mengatakan, SMKPP sebagai salah satu UPTD di bawah Dibawah dinas pwetanian dan peekenunan memiliki 728 siswa, dengan 8 kopentensi keahlian.

Ia juga berharap dengan adanya Tiga gedung yang diresmikan, dengan anggrana DAK sebesar 5,1 M itu, akan mampu menunjang proses pembelajaran di Sekolah pertanian tersebut.

Di hadapan Wagub ia mengatakan, saat ini SMKPP membutuhkan tenaga-tenaga pendidik yang berkomoetensi. Hal itu untuk menyiapkan lulusan-lulusan yang kompeten dan siap kerja.

“Dengan keberadaan gedung asrama ini diharapkan mampu menampung siswa SMKPP sesuai target yakni 20 persen, dimana saat ini hanya mampu menampung 180 siswa saja,” ujarnya.

AYA/Hms NTB