Naja, Hafiz Cilik Yang Menjadi Inspirasi dan Motivasi dalam Hal Pendidikan Anak

Sejak kecil Naja telah divonis oleh dokter sebagai penderita kelumpuhan otak, Naja tidak dapat menggerakkan tubuhnya karena gangguan di saraf motoriknya

MATARAM.lombokjournal.com —   Muhammad Naja Hudia Afifurrohman, anak usia 10 tahun yang telah menjadi Hafiz Al Qur’an 30 Juz , menjadi inspirasi dan motivasi bagi anak-anak lain dalam hal pendidikan.

Muhammad Naja Hudia Afifurrohman atau yang biasa disapa Naja ini ditemani oleh Kepala Dinas DP3AP2KB Provinsi Hj. Putu Selly Andayani bertemu dengan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc di Ruang Kerja Gubernur, Selasa (12/05/2020).

Dalam kesempatan itu, Gubernur NTB mengaku kaget sekaligus sangat bangga dengan sosok Naja yang bukan hanya mampu menghafal Al-Qur’an saja, tetapi juga mengetahui arti dari ayat-ayat yang dibacanya.

Gubernur mengaku penasaran terkait dengan metode atau cara belajar Naja sehingga dalam waktu yang relatif singkat telah mampu menghafal 30 juz Al Qur’an.

Gubernur Zul juga berbincang dengan Naja terkait dengan cita-citanya kelak setelah dewasa.

Dan terkait dengan penyakit yang sedang dideritanya, Pemerintah Provinsi NTB kata Gubernur dengan tangan terbuka akan membantu Naja dalam proses pemulihannya.

Menurutnya, anak yang cerdas seperti Naja tidak hanya diajarkan tentang Al-Qur’an dan Hadits saja tetapi juga bisa diajarkan tentang banyak hal yang mungkin saja Naja memiliki kelebihan-kelebihan yang lain, misalnya dalam hal penguasaan bahasa asing.

“Bisa bahasa Inggris? Habis ini belajar bahasa Inggris dan bahasa Mandarin ya,” ucap Gubernur.

Sementara itu Ibu Naja, Dahlia Andayani menjelaskan bahwa sejak kecil Naja telah divonis oleh dokter sebagai penderita kelumpuhan otak. Dimana Naja tidak dapat menggerakkan tubuhnya karena gangguan di saraf motoriknya.

“Namun sejak kecil sering didengarkan ayat-ayat Al-Quran kepada Naja. Dari situ saya tahu bahwa Naja memiliki kelebihan di indera pendengarannya,” jelasnya.

AYA/HmsNTB

 




Gubernur Bangga SMKN 4 Mataram Bisa Produksi APD

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mengaku sangat bangga dengan hasil karya Siswa SMKN 4 Mataram yang bisa memproduksi Alat Pelindung Diri (APD) dalam menghadapi wabah Virus Corona (Covid-19) di NTB.

Hal itu diungkapkan Gubernur Zukiefimansyah saat menerima APD hasil karya anak SMKN 4 Mataram yang diserahkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, di Kantor Dikbud NTB, Rabu (22/04/20).

Gubernur Zul akan menyerahkan APD sumbangan dari SMKN 4 Mataram ini kepada tenaga-tenaga-yenaga yang berjuang tanpa kenal lelah di garda terdepan dalam penangnanan wabah Virus Corona di NTB.

“Anak-anak SMK kita memang luar biasa,” ujarnya.

Selain penyerahan APD, dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan 2.000 Masker kapada Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 NTB.

Selain itu, juga dilakukan penyerahan 1.165 pake Sembako secara simbolis kepada cleaning service, Satpam, tukang kebun sekolah, penjaga sekolah dan masyarakat sekitar kantor DIKBUD NTB.

Selanjutnya paket bantuan sembako nantinya akan di distribusikan melalui Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di masing-masing Kabupaten/Kota se NTB.

AYA/HmsNTB




Hadiri Panen Hydroponic SMKN 1 Kuripan, Gubernur Zul Tekankan Penerapan Teknologi Pertanian

Terapan teknologi pertanian dan peternakan dengan memanfaatkan sistem pertanian terpadu yang dihasilkan siswa-siswi SMK 1 Kuripan, juga dapat diproduksi dan dimanfaatkan oleh petani dan peternak di NTB

LOBAR.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, S.E., M.Sc., saat hadir untuk panen perdana tanaman hydroponic sayur-sayuran sekaligus panen telur ayam, mengapresiasi hasil produksi SMKN 1 Kuripan, Lombok Barat, Senin (20/04/2020).

Doktor Zul sapaan akrabnya,  meminta SMK-SMK di NTB terus berinovasi mengembangkan sistem pertanian terpadu dalam budidaya dan penerapan teknologi pertanian, mengingat sektor pertanian di Provinsi NTB merupakan sektor andalan dengan potensi paling besar.

Selain itu juga untuk membiasakan petani bersentuhan dengan teknologi.

Hydroponic sayur-sayuran

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kuripan Kabupaten Lombok Barat, mengembangkan sistem pertanian terpadu yang menggabungkan kegiatan pertanian, peternakan dan ilmu lain yang terkait dengan pertanian dalam satu lahan.

Sebagai sekolah menengah vokasi yang konsen di bidang pertanian, diharapkan pola pertanian terpadu seperti ini dapat menghasilkan pembelajaran tentang pertanian yang konprehensif serta saling menguatkan antar sub sektor pertanian yang ada.

Pola Sistem Pertanian Terpadu yang diterapkan oleh SMKN 1 Kuripan ini, mampu meningkatkan produksi tanaman holtikultura seperti cabe, tomat dan terong, serta aneka sayuran dengan pola tanam dengan menggunakan system hydroponic.

Termasuk dalam peningkatan produktifitas ayam petelur untuk dipasarkan dan pemanfaatan pupuk dari limbah peternakan ayam.

Menurut Dr. Zul, terapan teknologi pertanian dan peternakan dengan memanfaatkan sistem pertanian terpadu yang dihasilkan siswa-siswi SMK 1 Kuripan, juga dapat diproduksi dan dimanfaatkan oleh petani dan peternak di NTB.

Ia menilai, banyak petani di NTB tertinggal dan hasil produksinya tidak berkembang, karena produk dan proses pertaniannya tidak berinovasi dengan teknologi dengan memanfaatkan sistem pertanian terpadu.

“Kenapa petani kita miskin karena tidak bersentuhan dengan teknologi yang sedang berkembang,” jelasnya

Gubernur juga menilai, untuk bisa memajukan wilayah-wilayah terpencil di NTB salah satunya adalah dengan membangun SMK-SMK pertanian di wilayah tersebut.

Sehingga Dr. Zul memberi tantangan kepada Kadis Dikbud NTB, Dr.H. Aidy Furqan, yang mendampinginya, untuk bisa membangun SMK pertanian di 10 Kabupaten/Kota di NTB.

“Saya berharap SMK Pertanian juga dibangun 1 di Bima, Dompu, Sumbawa dan KSB,” tuturnya di depan Kabid SMK dan jajaran Dikbud NTB.

Membangunn sekolah kejuruan

Kadis Dikbud NTB, Dr.H. Aidy Furqan, menjelaskan, SMKN 1 Kuripan yang dibuka tahun 1998 ini terus mengalami perkembangan. SMKN 1 Kuripan juga sudah mengembangkan budidaya pengembang tanaman pangan yang memiliki sentuhan teknologi.

“Di NTB ada 171 SMA dan ada 97 SMK, ke depan Sekolah Kejuruan ini akan terus dibangun,” kata Kadis Dikbud.

Sedangkan Kepala Sekolah SMKN 1 Kuripan, H. Hairul Ahmad, SP., M.Pd., menjelaskan ada 3 jurusan di sekolah tersebut. Antara, bidang keahlian Agribisnis dan Agroteknologi, bidang Teknologi dan rekayasa serta bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Sedangkan untuk kompetensi keahlian ada 6 kompetensi, yaitu pertama Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), kedua Agribisnis Pengelola Hasil Pertanian (APHP), ketiga Agribisnis Ternak Unggas (ATU), keempat Kesehatan Hewan (KH), kelima Teknis dan Bisnis Sepeda Motor dan keenam Teknik Komputer dan Jaringan.

“Ke depan, rencananya akan dikembangkan program-program unggulan di SMKN ini. Mulai dari tanaman hingga pengolahan hasil pertanian. Kita juga sudah punya hasil produksi dan merk. Misalnya minuman berbentuk jahe instan, roti manis  dan nata de coco,” terangnya.

Kunjungan kerja Gubernur Zul kali ini juga diikuti oleh Kadis Pertanian Provinsi NTB, Kadis Peternakan, Kadis Tanaman Pangan, Inspektur dan Kadis Perindustrian.

AYA/HmsNTB

 




Cold Storage Karya Siswa SMKN 2 Gerung, Pemprov Pesan 2O Unit

Dalam waktu dekat alat ini akan segera diproduksi, sebagai tahap ujicoba untuk digunakan oleh nelayan dan petani NTB

LOBAR.lombokjournal.com —  20 unit cold storage karya Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Gerung, Lombok Barat dipesan PemerintaH Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB).

Pesanan ruang pendingin untuk mengawetkan ikan hasil tangkapan nelayan itu sebagai dukungan Pemprov NTB pada siswa-siswi SMKN) 2 Gerung yang berhasil menciptakan cold storage.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengapresiasi teknologi yang diciptakan siswa-siswi yang tengah mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.

Bang Zul panggilan akrab gubernur, mengapresiasi hasil karya putra-putri NTB. Dan itu berarti program industrialisasi yang digaungkan terlihat sudah berjalan baik, terbukti dengan banyaknya karya-karya yang baru muncul

untuk tahap awal. Kedepannya, alat ini akan dikembangkan sehingga penggunaan alat ini tidak lagi memakai energi listrik langsung,  melainkan menggunakan solar cell atau tenaga surya.

“Kita jangan terlampau lama mengerjakan hal ini, mulailah produksi untuk nelayan kita agar dapat digunakan secepatnya. Kita juga berharap alat ini bisa membantu nelayan di tengah wabah Covid-19, agar hasil tangkapan ikan mereka tidak cepat busuk,” kata  Bang Zul saat meninjau cold storage karya SMKN 2 Gerung, Senin (20/04/2020).

Cold storage merupakan media penyimpanan yang dirancang dengan kondisi suhu tertentu, agar dapat mempertahankan kesegaran suatu produk.

Hadirnya alat ini diciptakan sebagai upaya menjawab kebutuhan pertanian dan nelayan di NTB. Sebagai tahap awal, alat ini hanya untuk memenuhi kebutuhan di lingkungan sekitar.

“Kita berharap alat ini segera dikembangkan dengan teknologi ramah lingkungan, agar dapat dipergunakan seluruh petani dan nelayan kita di NTB,” lanjut Bang Zul.

Juga untuk menyimpan sayur dan buah

Wakil Kepala Mutu SMKN 2 Gerung, Andi Sudrajad mengungkapkan bahwa cold storage ini akan dibuat dengan beberapa ukuran dengan masing-masing fungsi.

“Untuk alat yang kami buat ini, bukan hanya bisa digunakan sebagai penyimpanan hasil tangkapan ikan, namun bisa juga untuk penyimpanan sayur dan buah-buahan karena dilengkapi dengan beberapa item tambahan,” terangnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat alat ini akan segera diproduksi, sebagai tahap ujicoba untuk digunakan oleh nelayan dan petani NTB.

Usai melihat karya siswa-siswi SMKN 2 Gerung, Gubernur Zul beranjak menuju SMKN 1 Kuripan untuk meninjau hidroponik sayur-sayuran dan panen telur ayam yang dikembangkan oleh sekolah tersebut.

AYA/HmsNTB




Bilik Sterilisator Cegah Penyebaran Covid-19, Inovasi Mahasiswa Fakultas Tehnik UNHAM

“Jadi fungsi alat ini memang bukan untuk mengobati tapi meminimalisir virus yang menempel baik di tas, baju atau helm. Karya ini adalah inovasi adik-adik mahasiswa FT Universitas Hamzanwadi, belum dikatakan 100 persen standar industri,” jelas Indra

LOTIM.lombokjournal.com –  Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi (UNHAM) membuat inovasi sterilisasi dari virus atau bakteri, Kamis (09/04/20).

Alat yang dihajadkan untuk mencegah penyebaran virus ini diberi nama Bilik Sterilisator, dengan inovasi baru yakni membuat alat penyemprotan cairan antiseptic.

Bilik ini menggunakan pompa dan alat yang dapat mendeteksi jarak tertentu serta menyemprotkan cairan secara otomatis.

Proses pembuatan Bilik Sterilisator yang menghabiskan waktu hampir tiga pekan ini melibatkan 11 mahasiswa.

Idenya muncul dari rasa khawatir akan penyebaran virus Corona di Lombok Timur, karena pasien positif Covid-19 terus bertambah.

Ketua BEM Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi, Febrian Hidayat menyampaikan, inovasi ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa juga kepada bangsa dan masyarakat.

Menurutnya, siapapun kita semua harus berkontribusi dengan potensi yang kita miliki masing-masing.

“Kami ingin membuktikan bahwa kami (mahasiswa) ada untuk masyarakat. Kami berinovasi untuk kebutuhan kita semua dan berharap alat ini bisa digunakan disetiap desa untuk antisipasi penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

Dikatakan, Inovasi itu mendapat rekomendasi dari sejumlah dosen Fakultas Teknik kepada mahasiswa. Mahasiswa diharapkan dapat menyelesaikan alat Sterilisator demi kepentingan kemanusiaan, khususnya  mengurangi risiko penularan Covid-19.

Indra Gunawan, ST, M.Kom salah satu dosen di Fakultas Teknik juga menjelaskan, imbauan WHO penggunaan disinfektan berbahan klorin atau biasa dipakai di pemutih dan lainnya ke tubuh manusia, tidak direkomendasikan.

Sebab bisa berbahaya jika mengenai kulit (sensitif) atau lendir di kelopak mata, tapi berdasarkan penggunaan secara SOP masih bisa dipergunakan.

Berdasarkan hal tersebut, bilik yang dibuat oleh mahasiswa Fakultas Teknik ini konsepnya menggunakan disinfektan berbahan alami yaitu menggunakan campuran beberapa sendok cuka, dengan air bisa ditambah tetesan atau perasan jeruk nipis, daun sirih juga sabun dettol body wash.

Walaupun begitu memang bahan ini belum diuji secara klinis, tapi dari berbagai referensi yang ada bahan tersebut bisa digunakan.

“Jadi fungsi alat ini memang bukan untuk mengobati tapi meminimalisir virus yang menempel baik di tas, baju atau helm. Karya ini adalah inovasi adik-adik mahasiswa FT Universitas Hamzanwadi, belum dikatakan 100 persen standar industri,” jelas Indra.

Indra menambahkan, jika ingin dikembangkan kami terbuka lebar untuk pengembangan ke arah produk standar industri dengan dukungan baik dana maupun support semua pihak tentunya. Dengan begitu bisa digunakan oleh masyarakat secara luas.

Ketua Program Studi Teknik Informatika FT Universitas Hamzanwadi, Aris Sudianto, M. Kom saat dikonfirmasi juga menyampaikan, alat yang dibuat oleh mahasiswa ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi lembaga.

Terlebih kondisi di daerah ini (Lotim, red ) Zona Merah Covid-19 dan sangat membutuhkan alat Bilik Sterilisator ini.

“Kampus sangat mendukung penuh atas apa yang sudah dibuat ini, jika seandainya mau dibuat versi patennya, kampus siap mendanai hal tersebut. Selain itu para dosen yang kompeten dibidang teknologi tersebut juga siap memberikan support kepada mahasiswa dengan memberikan bimbingan atau yang lainnya,” pungkasnya.

AYA

 




Waspada Corona, Sekolah dan Kampus di NTB Diliburkan Dua Pekan

MATARAM.lombokjournal.com — Pemerintah Nusa Tenggara Barat resmi meliburkan sekolah dan kampus di NTB selama dua pekan untuk menghindari wabah Corona.

Hal itu ditetapkan dalam rapat terbatas mengantisipasi penyebaran Coronavirus COVID-19, Minggu (15/03/20).

Kepala Dinas Kominfotik NTB, I Putu Gede Aryadi, yang tergabung dalam Posko Waspada Virus Corona NTB, mengatakan meliburkan sekolah dan kampus selama dua pekan kecuali yang tengah mengadakan ujian nasional.

“Meliburkan sekolah dan perguruan tinggi di NTB selama dua pekan, kecuali yang sedang mengadakan ujian nasional,” kata Gede Aryadi.

Pengumuman libur akan diputuskan oleh Gubernur untuk SMA dan SMK. SD dan SMP diputuskan Bupati atau Walikota.

Sementara untuk MI/MTS/MA dan dan Pondok diputuskan Kementerian Agama. Sedangkan untuk perguruan tinggi diputuskan masing-masing rektor.

“Surat edaran akan diumumkan besok Senin,” ujarnya.

AYA

BACA JUGA ;

Waspada Corona, Akses Masuk Gili Trawangan, Gili Meno Dan Gili Air  Ditutup Dua Pekan

Gubernur Dan Wagub NTB Bersama Bupati/Walikota Gelar Rapat Antisipasi Virus Corona

 




Wagub Launching Program Sekolah Bersih dan Sehat Di Sekolah Luar Biasa

“Kita ingin sungguh-sungguh berbuat untuk alam dan lingkungan kita, maka dari itu ada program NTB Bersih dan NTB Hijau, atau dalam kata kerennya adalah Zero Waste, dan Alhamdulillah virus Zero Waste sudah tersebar”

SUMBAWA.lombokjournal.com — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Sitti Rohmi Djalilah M.Pd melaunching Program Sekolah Bersih dan Sehat di Sumbawa, Kamis (05/03/2020).

Namun, bukan sekolah biasa yang menjadi tempat yang dijadikan contoh sekolah bersih dan sehat tersebut, melainkan di sekolah luar biasa yakni Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Sumbawa.

Sekolah ini dipilih untuk membuktikan, keterbatasan seseorang bukan jadi penghalang bagi masyarakat khususnya siswa-siswi yang berkebutuhan khusus untuk ikut serta dalam melaksanakan program-program pemerintah provinsi.

Salah seorang siswa berkebutuhan khusus, Yudi, yang kesulitan untuk menggerakkan anggota tubuhnya justru mampu memungut sampah, memilah kemudian membuangnya di tempat yang sudah disediakan.

“Kita diperlihatkan apa yang mereka lakukan itu betul-betul menampar kita, anak-anak kita yang dalam tanda kutip berkebutuhan khusus saja bisa menampilkan sesuatu, mengekspresikan sesuatu, menunjukkan kepada kita seperti itu, apalagi kita yang normal,” ungkap Wakil Gubernur.

Sekolah bersih dan sehat, menjadi salah satu instrumen dari visi-misi NTB Gemilang. Ia mengatakan bahwa sekolah bersih dan sehat juga sebagai bagian dari ikhtiar menuju NTB sehat.

Tugas untuk menjadikan NTB bersih dan sehat bukan hanya menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah saja, masyarakat juga memiliki peran dalam mewujudkan NTB Bersih dan Sehat.

“Memelihara alam, memelihara lingkungan  adalah tugas orang lain, tugas pemerintah saja, atau tugas orang-orang tertentu, bukan, itu tugas kita semua,” terang Umi Rohmi.

Masyarakat diminta terus menjaga alam dan lingkungan sekitar agar kebersihan dan keindahan alam dapat dinikmati.

Keindahan dan kebersihan alam serta lingkungan menjadi salah satu perhatian pemerintah provinsi, mengingat NTB adalah salah satu provinsi yang terkenal dengan keindahan alamnya dan menjadi salah satu referensi pariwisata dunia.

“Kita ingin sungguh-sungguh berbuat untuk alam dan lingkungan kita, maka dari itu ada program NTB Bersih dan NTB Hijau, atau dalam kata kerennya adalah Zero Waste, dan Alhamdulillah virus Zero Waste sudah tersebar,” tutur Ummi Rohmi.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya lingkungan-lingkungan dan sekolah-sekolah yang menjalankan program zero waste di tempatnya masing-masing sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan misi NTB Bersih dan Hijau.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Aidy Furqon mengatakan SLBN 1 Sumbawa dipilih menjadi salah satu instrumen dalam program ini karena sekolah ini merupakan salah satu lembaga formal pendidikan.

Namun juga memberikan pendidikan khusus keterampilan  kepada siswa-siswi yang berkebutuhan khusus untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka.

Sekolah merupakan tempat memperoleh berbagai ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk bertahan hidup di kemudian hari.

Pemahaman dan pengenalan mendetail mengenai lingkungan dapat diperoleh anak melalui pendidikan di sekolah.

AYA/HmsNTB




Gubernur dan Mendagri Beri Semangat  Lulusan UNU NTB

Diharapkan lulusan UNU dapat belajar dan berkiprah di dunia internasional

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc mendampingi Menteri Dalam Negeri Prof.H.M Tito Karnavian, Ph.D menghadiri acara wisuda Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB di Hotel Lombok Raya, Selasa (03/03/2020).

Mendagri Tito dan Gubernur Zul datang ke acara wisuda tersebut, usai menghadiri upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP dan Satlinmas di Eks Bandara Selaparang, Kota Mataram.

Mendagri Tito dan Gubernur Zul

Diharapkan, wisuda gelombang pertama UNU NTB akan disusul gelombang-gelombang selannjutnya.

“Mudah-mudahan dari gelombang ini akan muncul gelombang-gelombang lain yang berkembang menjadi tsunami yaitu tsunami otak (brain tsunami),” kata Tito.

Tito mengatakan, “tsunami” para cendikiawan NU di masa yang akan datang akan menjadi bagian yang sangat penting bagi bangsa ini.

Pendidikan merupakan suatu metode, tetapi salah satu pilar utama bangsa ini untuk tetap tegak berdiri itu adalah pilar NU.

“Saya sangat mendukung strategi yang baru dipakai oleh NU dalam rangka untuk mengawal pendidikan, tidak hanya berbasis pada pendidikan tradisional pesantren tapi juga pendidikan modern, seperti universitas yang sekarang ini sudah terakreditasi. Sehingga nanti bantuan dari pemerintah dan pihak-pihak lain untuk membesarkan nama NU,” lanjutnya.

Tito juga berpesan kepada para wisudawan/wisudawati untuk bergerak dan bekerja di daerahnya masing-masing agar dapat menanamkan pemahaman tentang ideologi NU di semua kalangan.

Sehingga pilar ideologi akan kuat dan menjadi NKRI agar tidak akan goyah.

“Oleh karena itu, salah satu benteng ideologi bagi negara kita yang tercinta ini adalah ideologi NU,” jelasnya.

Hal yang sama pun disampaikan oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc.

Selain memberikan semangat, ia pun berpesan agar wisudawan/wisudawati tidak berhenti belajar dan berusaha untuk melanjutkan program studi ke luar negeri.

“Bukan karena kualitas pendidikan di NTB ini rendah, pengalaman kami kebetulan saya ini SMA nya di Australia dan kuliahnya di Jepang, sempat kuliah di Belanda, sempat kuliah di Inggris, Swiss dan Amerika, punya pengalaman untuk bercerita pada adik-adik tentang anak NTB,” kata gubernur.

Gubernur yang kerap disapa Bang Zul tersebut juga mengatakan, hampir semua tempat di seluruh dunia yang dikunjunginy, anak NTB selalu menjadi ketua pengajian.

Karena itu, diharapkan lulusan UNU dapat belajar dan berkiprah di dunia internasional.

AYA/HmsNTB




Gubernur Zul Berharap, Lulusan UTS Bersaing Menuntut Ilmu di Eropa

Misi yang digagas para founder UTS  dulu adalah melahirkan pemimpin masa depan Indonesia

SUMBAWA.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan arahan sekaligus memantik semangat para lulusan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Minggu (01/03/2020).

Hadir bersama istri, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M., Sc, orang nomor satu di NTB itu menyampaikan harapan, agar lulusan UTS memiliki keberanian berkompetisi dan bersaing untuk menuntut ilmu di Eropa.

Ia mengatakan, siapa pun dan darimana pun mereka berasal, yang penting memiliki koneksi dengan NTB, memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan studi pascasarjananya di luar negeri.

Apalagi saat ini Pemerintah Provinsi NTB menyediakan beasiswa bagi seluruh anak-anak NTB yang memiliki keberanian untuk meraih mimpi di Eropa atau luar negeri.

“Mudah-mudahan mayoritas lulusan UTS berani melamar untuk berkompetisi, bersaing, terutama di seluruh Eropa,” harap Gubernur Bang Zul Penuh Semangat pada Sidang Senat Terbuka dan Wisuda Program Sarjana (S1) UTS itu.

Dengan modal Pendidikan yang kuat, pengalaman yang luas serta rasa nasionalisme yang tinggi, maka Indonesia akan memiliki modal bagi estafet kepemimpinan Indonesia di masa yang akan datang.

Bang Zul menegaskan, misi yang digagas para founder UTS  dulu adalah melahirkan pemimpin masa depan Indonesia.

Dari kampus UTS ini akan terbentuk dan lahir pemimpin yang membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.

Sebab, para lulusan UTS ini, tidak hanya berasal dari NTB. Namun juga dari seluruh provinsi di Indonesia.

Tidak lupa Bang Zul menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengorbanan para orang tua dalam mendidik dan memberikan semangat mereka untuk meraih kesuksesan.

“Saya perlu ceritakan pada adik-adik, anak-anak yang lulus, walaupun orang tua adik-adik semua tidak berlebihan secara ekonomi mungkin. Tapi tidak usah diragukan bahwa, kasih sayang cintanya itu melebihi apa yang anda bisa bayangkan dulu,” ungkap Bang Zul di hadapan 113 wisudawan dan ratusan orang tua yang hadir.

Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B.Sc mengatakan,  kunci kesuksesan yang harus dipegang adalah disiplin dan etika.

Kedua hal ini merupakan bagian penting bagi kesuksesan para wisudawan di masa yang akan datang

Ia juga menyampaikan obsesinya untuk meningkatkan SDM masyarakat Sumbawa. Karena itu, pendidikan dasar menengah hingga perguruan tinggi SDN Sumbawa juga harus memiliki daya saing lokal dan global untuk dapat memanfaatkan sumber daya alam secara optimal.

“Upaya yang kami lakukan adalah meningkatkan SDM, pembangunan infrastruktur dan pertanian dalam arti luas yang tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat Sumbawa dalam hal tersebut maka Universitas Teknologi Sumbawa dan para sarjana yang dihasilkannya akan sangat penting dan bonus demografi tahun 2020-2030 tidak lama lagi,” jelasnya.

Para lulusan UTS dipacu untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi, menjadi pelopor dan penggerak di berbagai sektor pembangunan sesuai dengan minat bakat dan profesi.

“Sumbawa akan senantiasa menunggu bagaimana kemampuannya mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama duduk di perguruan tinggi. Semoga melalui momentum wisuda kali ini akan melahirkan orang-orang muda di bawah yang aktif dan berprestasi,” katanya.

UTS telah berhasil meluluskan 113 wisudawan yang berasal dari berbagai fakultas. Yaitu, Fakultas Teknik, Ekonomi Bisnis, Komunikasi, Psikologi, Teknologi Pertanian, dan Teknobiologi.

AYA/HmsNTB




Wagub Berharap, Pramuka Berkontribusi Pada Pembangunan

“Alhamdulillah pada pagi hari ini, Mabida dan Kwartir serta Lembaga Pemeriksa Keuangan Pramuka sudah dilantik. Maka sesuai dengan yang di sampaikan tadi. Janji kita, ikrar kita, tinggal ke depan kita melaksanakan dengan sebaik-baiknya”

MATARAM.lombookjournal.com — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd mengatakan, gerakan Pramuka di NTB agar mampu berkontribusi pada pembangunan di NTB.

“Kami sangat menantikan peranan pramuka yang lebih baik ke depan. Bersama berpartisipasi aktif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan di NTB. Agar apa yang kita cita-citakan untuk NTB Gemilang dapat tercapai seperti yang kita harapkan. Terimakasih pramuka,” katanya.

Harapan itu diugkapkan wagub saat memberikan arahan pada Pelantikan Majelis Pembimbing Daerah, Pengurus dan Anggota Kwartir Daerah (Kwarda) serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPA) Pramuka NTB masa Bakti 2019-2024, Sabtu (29/02/2020) di Gedung Graha Bhakti Praja Komplek Kantor Gubernur NTB.

Dalam upacara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, Wakil Gubernur NTB yang juga sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Pramuka NTB turut didampingi oleh Sekretaris Mabida, Drs. Lalu Gita Ariadi.

Wagub juga menyambut dan mengucapkan Selamat datang kepada Ketua Kwartir Nasional.

“Selamat datang di NTB, pak Budi Waseso. InshaAllah beliau akan sering ke NTB karena punya keluarga juga ternyata di NTB,” sambut Wagub.

Pesannya pada para pengurus yang baru dilantik, agar senantiasa melaksanakan amanah dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini, Mabida dan Kwartir serta Lembaga Pemeriksa Keuangan Pramuka sudah dilantik. Maka sesuai dengan yang di sampaikan tadi. Janji kita, ikrar kita, tinggal ke depan kita melaksanakan dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Aktif terjun ke masyarakat

“Saya mengharapkan Kepramukaan sebagai kegiatan yang aman, nyaman dan menyenangkan.  Saya mengharapkan Gerakan Pramuka NTB lebih aktif lagi terjun ke masyarakat. Para Pramuka di NTB, aktiflah dalam program penghijauan, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, kesehatan masyarakat dan lain sebagainya,” kata Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso, saa menyampaikan sambutan.

Ketua Kwarnas yang akrab disapa Kak Buwas itu menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dan ucapan selamat atas dilantiknya Fathul Gani sebagai Ketua Kwarda NTB.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wagub NTB yang juga merupakan ketua dan wakil ketua Majelis Pembimbing Daerah atas dukungannya kepada Pramuka. Saya mengucapkan selamat kepada Kak Fathul Gani sebagai Ketua Kwarda Pramuka NTB,” ucap Buwas.

DIharapkan, kepengurusan yang baru dapat memahami UU NO 12 tentang Pramuka, juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dharma Pramuka.

Buwas  menyampaikan harapan-harapannya kepada para pengurus dan anggota yang dilantik agar mampu membawa Pramuka ke arah yang lebih baik.

“Dibawah Kepemimpinan Kak Zulkieflimansyah dan Kak Fathul Gani tentunya, kegiatan kepramukaan yang sudah bagus perlu terus dipertahankan dan dikembangkan, pramuka harus selalu memperbaharui metode pendidikan kepramukaan” harap Buwas

Karena itu tiap anggota diminta belajar terus menerus, agar pendidikan non formal disenangi oleh para kaum muda.

Buwas menitipkan pesan kepada seluruh hadirin yang hadir.

Turut hadir pada upacara pelantikan, para anggota Forkopimda Provinsi Nusa Tenggara Barat, para Kepala OPD lingkup Provinsi NTB, seluruh Ketua Kwarcab NTB, dan Anggota Pramuka dari berbagai sekolah di NTB.

AYA/HmsNTB