Wagub Launching Program Sekolah Bersih dan Sehat Di Sekolah Luar Biasa

“Kita ingin sungguh-sungguh berbuat untuk alam dan lingkungan kita, maka dari itu ada program NTB Bersih dan NTB Hijau, atau dalam kata kerennya adalah Zero Waste, dan Alhamdulillah virus Zero Waste sudah tersebar”

SUMBAWA.lombokjournal.com — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Sitti Rohmi Djalilah M.Pd melaunching Program Sekolah Bersih dan Sehat di Sumbawa, Kamis (05/03/2020).

Namun, bukan sekolah biasa yang menjadi tempat yang dijadikan contoh sekolah bersih dan sehat tersebut, melainkan di sekolah luar biasa yakni Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) 1 Sumbawa.

Sekolah ini dipilih untuk membuktikan, keterbatasan seseorang bukan jadi penghalang bagi masyarakat khususnya siswa-siswi yang berkebutuhan khusus untuk ikut serta dalam melaksanakan program-program pemerintah provinsi.

Salah seorang siswa berkebutuhan khusus, Yudi, yang kesulitan untuk menggerakkan anggota tubuhnya justru mampu memungut sampah, memilah kemudian membuangnya di tempat yang sudah disediakan.

“Kita diperlihatkan apa yang mereka lakukan itu betul-betul menampar kita, anak-anak kita yang dalam tanda kutip berkebutuhan khusus saja bisa menampilkan sesuatu, mengekspresikan sesuatu, menunjukkan kepada kita seperti itu, apalagi kita yang normal,” ungkap Wakil Gubernur.

Sekolah bersih dan sehat, menjadi salah satu instrumen dari visi-misi NTB Gemilang. Ia mengatakan bahwa sekolah bersih dan sehat juga sebagai bagian dari ikhtiar menuju NTB sehat.

Tugas untuk menjadikan NTB bersih dan sehat bukan hanya menjadi tugas dan tanggungjawab pemerintah saja, masyarakat juga memiliki peran dalam mewujudkan NTB Bersih dan Sehat.

“Memelihara alam, memelihara lingkungan  adalah tugas orang lain, tugas pemerintah saja, atau tugas orang-orang tertentu, bukan, itu tugas kita semua,” terang Umi Rohmi.

Masyarakat diminta terus menjaga alam dan lingkungan sekitar agar kebersihan dan keindahan alam dapat dinikmati.

Keindahan dan kebersihan alam serta lingkungan menjadi salah satu perhatian pemerintah provinsi, mengingat NTB adalah salah satu provinsi yang terkenal dengan keindahan alamnya dan menjadi salah satu referensi pariwisata dunia.

“Kita ingin sungguh-sungguh berbuat untuk alam dan lingkungan kita, maka dari itu ada program NTB Bersih dan NTB Hijau, atau dalam kata kerennya adalah Zero Waste, dan Alhamdulillah virus Zero Waste sudah tersebar,” tutur Ummi Rohmi.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya lingkungan-lingkungan dan sekolah-sekolah yang menjalankan program zero waste di tempatnya masing-masing sebagai bentuk dukungan untuk mewujudkan misi NTB Bersih dan Hijau.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, Aidy Furqon mengatakan SLBN 1 Sumbawa dipilih menjadi salah satu instrumen dalam program ini karena sekolah ini merupakan salah satu lembaga formal pendidikan.

Namun juga memberikan pendidikan khusus keterampilan  kepada siswa-siswi yang berkebutuhan khusus untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka.

Sekolah merupakan tempat memperoleh berbagai ilmu pengetahuan sebagai bekal untuk bertahan hidup di kemudian hari.

Pemahaman dan pengenalan mendetail mengenai lingkungan dapat diperoleh anak melalui pendidikan di sekolah.

AYA/HmsNTB




Gubernur dan Mendagri Beri Semangat  Lulusan UNU NTB

Diharapkan lulusan UNU dapat belajar dan berkiprah di dunia internasional

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE., M.Sc mendampingi Menteri Dalam Negeri Prof.H.M Tito Karnavian, Ph.D menghadiri acara wisuda Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB di Hotel Lombok Raya, Selasa (03/03/2020).

Mendagri Tito dan Gubernur Zul datang ke acara wisuda tersebut, usai menghadiri upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP dan Satlinmas di Eks Bandara Selaparang, Kota Mataram.

Mendagri Tito dan Gubernur Zul

Diharapkan, wisuda gelombang pertama UNU NTB akan disusul gelombang-gelombang selannjutnya.

“Mudah-mudahan dari gelombang ini akan muncul gelombang-gelombang lain yang berkembang menjadi tsunami yaitu tsunami otak (brain tsunami),” kata Tito.

Tito mengatakan, “tsunami” para cendikiawan NU di masa yang akan datang akan menjadi bagian yang sangat penting bagi bangsa ini.

Pendidikan merupakan suatu metode, tetapi salah satu pilar utama bangsa ini untuk tetap tegak berdiri itu adalah pilar NU.

“Saya sangat mendukung strategi yang baru dipakai oleh NU dalam rangka untuk mengawal pendidikan, tidak hanya berbasis pada pendidikan tradisional pesantren tapi juga pendidikan modern, seperti universitas yang sekarang ini sudah terakreditasi. Sehingga nanti bantuan dari pemerintah dan pihak-pihak lain untuk membesarkan nama NU,” lanjutnya.

Tito juga berpesan kepada para wisudawan/wisudawati untuk bergerak dan bekerja di daerahnya masing-masing agar dapat menanamkan pemahaman tentang ideologi NU di semua kalangan.

Sehingga pilar ideologi akan kuat dan menjadi NKRI agar tidak akan goyah.

“Oleh karena itu, salah satu benteng ideologi bagi negara kita yang tercinta ini adalah ideologi NU,” jelasnya.

Hal yang sama pun disampaikan oleh Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M.Sc.

Selain memberikan semangat, ia pun berpesan agar wisudawan/wisudawati tidak berhenti belajar dan berusaha untuk melanjutkan program studi ke luar negeri.

“Bukan karena kualitas pendidikan di NTB ini rendah, pengalaman kami kebetulan saya ini SMA nya di Australia dan kuliahnya di Jepang, sempat kuliah di Belanda, sempat kuliah di Inggris, Swiss dan Amerika, punya pengalaman untuk bercerita pada adik-adik tentang anak NTB,” kata gubernur.

Gubernur yang kerap disapa Bang Zul tersebut juga mengatakan, hampir semua tempat di seluruh dunia yang dikunjunginy, anak NTB selalu menjadi ketua pengajian.

Karena itu, diharapkan lulusan UNU dapat belajar dan berkiprah di dunia internasional.

AYA/HmsNTB




Gubernur Zul Berharap, Lulusan UTS Bersaing Menuntut Ilmu di Eropa

Misi yang digagas para founder UTS  dulu adalah melahirkan pemimpin masa depan Indonesia

SUMBAWA.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menyampaikan arahan sekaligus memantik semangat para lulusan Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Minggu (01/03/2020).

Hadir bersama istri, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M., Sc, orang nomor satu di NTB itu menyampaikan harapan, agar lulusan UTS memiliki keberanian berkompetisi dan bersaing untuk menuntut ilmu di Eropa.

Ia mengatakan, siapa pun dan darimana pun mereka berasal, yang penting memiliki koneksi dengan NTB, memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan studi pascasarjananya di luar negeri.

Apalagi saat ini Pemerintah Provinsi NTB menyediakan beasiswa bagi seluruh anak-anak NTB yang memiliki keberanian untuk meraih mimpi di Eropa atau luar negeri.

“Mudah-mudahan mayoritas lulusan UTS berani melamar untuk berkompetisi, bersaing, terutama di seluruh Eropa,” harap Gubernur Bang Zul Penuh Semangat pada Sidang Senat Terbuka dan Wisuda Program Sarjana (S1) UTS itu.

Dengan modal Pendidikan yang kuat, pengalaman yang luas serta rasa nasionalisme yang tinggi, maka Indonesia akan memiliki modal bagi estafet kepemimpinan Indonesia di masa yang akan datang.

Bang Zul menegaskan, misi yang digagas para founder UTS  dulu adalah melahirkan pemimpin masa depan Indonesia.

Dari kampus UTS ini akan terbentuk dan lahir pemimpin yang membangun Indonesia ke arah yang lebih baik.

Sebab, para lulusan UTS ini, tidak hanya berasal dari NTB. Namun juga dari seluruh provinsi di Indonesia.

Tidak lupa Bang Zul menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas pengorbanan para orang tua dalam mendidik dan memberikan semangat mereka untuk meraih kesuksesan.

“Saya perlu ceritakan pada adik-adik, anak-anak yang lulus, walaupun orang tua adik-adik semua tidak berlebihan secara ekonomi mungkin. Tapi tidak usah diragukan bahwa, kasih sayang cintanya itu melebihi apa yang anda bisa bayangkan dulu,” ungkap Bang Zul di hadapan 113 wisudawan dan ratusan orang tua yang hadir.

Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B.Sc mengatakan,  kunci kesuksesan yang harus dipegang adalah disiplin dan etika.

Kedua hal ini merupakan bagian penting bagi kesuksesan para wisudawan di masa yang akan datang

Ia juga menyampaikan obsesinya untuk meningkatkan SDM masyarakat Sumbawa. Karena itu, pendidikan dasar menengah hingga perguruan tinggi SDN Sumbawa juga harus memiliki daya saing lokal dan global untuk dapat memanfaatkan sumber daya alam secara optimal.

“Upaya yang kami lakukan adalah meningkatkan SDM, pembangunan infrastruktur dan pertanian dalam arti luas yang tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat Sumbawa dalam hal tersebut maka Universitas Teknologi Sumbawa dan para sarjana yang dihasilkannya akan sangat penting dan bonus demografi tahun 2020-2030 tidak lama lagi,” jelasnya.

Para lulusan UTS dipacu untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi, menjadi pelopor dan penggerak di berbagai sektor pembangunan sesuai dengan minat bakat dan profesi.

“Sumbawa akan senantiasa menunggu bagaimana kemampuannya mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama duduk di perguruan tinggi. Semoga melalui momentum wisuda kali ini akan melahirkan orang-orang muda di bawah yang aktif dan berprestasi,” katanya.

UTS telah berhasil meluluskan 113 wisudawan yang berasal dari berbagai fakultas. Yaitu, Fakultas Teknik, Ekonomi Bisnis, Komunikasi, Psikologi, Teknologi Pertanian, dan Teknobiologi.

AYA/HmsNTB




Wagub Berharap, Pramuka Berkontribusi Pada Pembangunan

“Alhamdulillah pada pagi hari ini, Mabida dan Kwartir serta Lembaga Pemeriksa Keuangan Pramuka sudah dilantik. Maka sesuai dengan yang di sampaikan tadi. Janji kita, ikrar kita, tinggal ke depan kita melaksanakan dengan sebaik-baiknya”

MATARAM.lombookjournal.com — Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Sitti Rohmi Djalilah, M. Pd mengatakan, gerakan Pramuka di NTB agar mampu berkontribusi pada pembangunan di NTB.

“Kami sangat menantikan peranan pramuka yang lebih baik ke depan. Bersama berpartisipasi aktif dan berkontribusi nyata dalam pembangunan di NTB. Agar apa yang kita cita-citakan untuk NTB Gemilang dapat tercapai seperti yang kita harapkan. Terimakasih pramuka,” katanya.

Harapan itu diugkapkan wagub saat memberikan arahan pada Pelantikan Majelis Pembimbing Daerah, Pengurus dan Anggota Kwartir Daerah (Kwarda) serta Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPA) Pramuka NTB masa Bakti 2019-2024, Sabtu (29/02/2020) di Gedung Graha Bhakti Praja Komplek Kantor Gubernur NTB.

Dalam upacara pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, Wakil Gubernur NTB yang juga sebagai Wakil Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Pramuka NTB turut didampingi oleh Sekretaris Mabida, Drs. Lalu Gita Ariadi.

Wagub juga menyambut dan mengucapkan Selamat datang kepada Ketua Kwartir Nasional.

“Selamat datang di NTB, pak Budi Waseso. InshaAllah beliau akan sering ke NTB karena punya keluarga juga ternyata di NTB,” sambut Wagub.

Pesannya pada para pengurus yang baru dilantik, agar senantiasa melaksanakan amanah dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini, Mabida dan Kwartir serta Lembaga Pemeriksa Keuangan Pramuka sudah dilantik. Maka sesuai dengan yang di sampaikan tadi. Janji kita, ikrar kita, tinggal ke depan kita melaksanakan dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Aktif terjun ke masyarakat

“Saya mengharapkan Kepramukaan sebagai kegiatan yang aman, nyaman dan menyenangkan.  Saya mengharapkan Gerakan Pramuka NTB lebih aktif lagi terjun ke masyarakat. Para Pramuka di NTB, aktiflah dalam program penghijauan, ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, kesehatan masyarakat dan lain sebagainya,” kata Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Budi Waseso, saa menyampaikan sambutan.

Ketua Kwarnas yang akrab disapa Kak Buwas itu menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur NTB dan ucapan selamat atas dilantiknya Fathul Gani sebagai Ketua Kwarda NTB.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur dan Wagub NTB yang juga merupakan ketua dan wakil ketua Majelis Pembimbing Daerah atas dukungannya kepada Pramuka. Saya mengucapkan selamat kepada Kak Fathul Gani sebagai Ketua Kwarda Pramuka NTB,” ucap Buwas.

DIharapkan, kepengurusan yang baru dapat memahami UU NO 12 tentang Pramuka, juga mampu mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Tri Satya dan Dharma Pramuka.

Buwas  menyampaikan harapan-harapannya kepada para pengurus dan anggota yang dilantik agar mampu membawa Pramuka ke arah yang lebih baik.

“Dibawah Kepemimpinan Kak Zulkieflimansyah dan Kak Fathul Gani tentunya, kegiatan kepramukaan yang sudah bagus perlu terus dipertahankan dan dikembangkan, pramuka harus selalu memperbaharui metode pendidikan kepramukaan” harap Buwas

Karena itu tiap anggota diminta belajar terus menerus, agar pendidikan non formal disenangi oleh para kaum muda.

Buwas menitipkan pesan kepada seluruh hadirin yang hadir.

Turut hadir pada upacara pelantikan, para anggota Forkopimda Provinsi Nusa Tenggara Barat, para Kepala OPD lingkup Provinsi NTB, seluruh Ketua Kwarcab NTB, dan Anggota Pramuka dari berbagai sekolah di NTB.

AYA/HmsNTB




Kwartir Daerah Komitmen Wujudkan NTB Gemilang

“Kita ingin juga Pramuka dapat berperan dalam penanggulangan bencana-bencana yang terjadi di provinsi ini. Jadi pemerintah tidak sendiri dan tidak mungkin bisa sendiri tanpa campur tangan yang lain dalam mewujudkan NTB Gemilang ini”

MATARAM.lombokjournal.com — Pramuka Kwartir Daerah Nusa Tenggara Barat (Kwarda NTB) akan menjadi bagian dari sumber daya yang akan membawa NTB menuju kegemilangan.

Kwarda NTB merupakan salah satu pioner dalam membentuk generasi muda masa depan bangsa utamanya di Provinsi NTB.

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah mengungkapkan, Pramuka memiliki peran penting dalam program-program yang ada di NTB ini utamanya program NTB Hijau dan Lestari.

“Pramuka ini kan memiliki peran yang sangat besar dalam pembangunan, utamanya dalam segi pelestarian. Selain itu, Pramuka bekerja dengan tanpa pamrih dan gotong-royong,” terang Wakil Gubernur.

Umi Rohmi akrabnya menyampaikan, Pramuka juga dapat menjadi bagian dari ujung tombak dalam persiapan penanggulangan bencana bekerjasama dengan instansi-instansi terkait.

“Kita ingin juga Pramuka dapat berperan dalam penanggulangan bencana-bencana yang terjadi di provinsi ini. Jadi pemerintah tidak sendiri dan tidak mungkin bisa sendiri tanpa campur tangan yang lain dalam mewujudkan NTB Gemilang ini,” tuturnya.

Wagub juga meminta kepada Kwarda NTB untuk memberikan pendidikan ke sekolah-sekolah terkait dengan program pemerintah agar pelajar-pelajar di NTB mengetahui dan dapat berperan dalam pembangunan.

Ia berharap, Pramuka dapat berperan maksimal dalam mewujudkan NTB Gemilang.

Sementara itu Kepala Kwarda NTB, Drs. H. Fathul Gani.,M.Si menegaskan bahwa Kwarda NTB akan mendukung program-program NTB dengan kegiatan-kegiatan kepramukaan yang akan disusun pada saat rapat kerja.

“Kami akan menjadi salah satu instrumen dari pemerintah yang akan melaksanakan program-program pemerintah menuju NTB Gemilang,” tuturnya.

Kak Gani, panggilannya dalam organisasi Pramuka ini mengatakan bahwa banyak hal yang dapat dilakukan oleh Pramuka dalam mewujudkan NTB Gemilang, mulai dari aksi penghijauan, penanggulangan bencana dan lain sebagainya.

“Pramuka dapat berperan dalam banyak hal, kami dididik untuk dapat melakukan segalanya,” ucapnya.

Ia menerangkan beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Pramuka berkaitan dengan program-program NTB Gemilang.

“NTB Hijau sudah sering kami lakukan penanaman pohon, program zero waste, penanggulangan bencana kami sering turun gotong-royong. Insya Allah dengan kegiatan-kegiatan yang kami lakukan dapat membantu mewujudkan NTB Gemilang,” tutupnya.

AYA/HmsNTB

 




Sekolah Diminta Ciptakan Suasana Belajar Mengajar Yang Bahagia

Kepala Sekolah mempunyai peranan dan tanggung jawab strategis bagi peningkatan sumber daya manusia di NTB. Kepala Sekolah juga dituntut agar dapat menjadi panutan yang baik bagi anak didiknya

MATARAM.lombokjournal.com  —   Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si melantik sejumlah Kepala Sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), di Ruang Anggrek Kantor Gubernur NTB, Jum’at (21/02/2020).

Sekolah diminta menciptakan suasana belajar mengajar yang bahagia.

“Harus diciptakan suasana belajar yang seperti pak Nadiem Makarim katakan, Merdeka Belajar. Lebih dari sekedar merdeka adalah suasana bahagia,” ujar Lalu Gita.

Dan kepada kepada para Kepala Sekolah yang dilantik, Sekda berharap mereka dapat mengemban amanah dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.

Sekda mengajak Kepala Sekolah serta seluruh tenaga pendidik turut serta dalam mengkampanyekan keenam misi Pemprov NTB.

Dengan demikian Sekda optimis visi NTB Gemilang dapat diwujudkan.

Dinas Dikbud dihmbu selalu meningkatkan pelatihan, pembekalan dan peningkatan kualitas kepada tenaga pendidik yang ada di NTB.

“Sesungguhnya jabatan Kepala Sekolah adalah jabatan strategis dan tanggung jawabnya besar,” sambungnya.

Lalu Gita menilai, Kepala Sekolah mempunyai peranan dan tanggung jawab strategis bagi peningkatan sumber daya manusia di NTB. Kepala Sekolah juga dituntut agar dapat menjadi panutan yang baik bagi anak didiknya.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat mewakili bapak Gubernur, mewakili ibu Wakil Gubernur saya mengucapkan selamat kepada bapak-bapak dan ibu yang baru dilantik, diambil sumpah dan mendapat amanah untuk memimpin di sekolah-sekolah penugasan,” ucap Sekda.

Kepala Sekolah yang dilantik antara lain Kepala SMKN 1 Pringgarata, Kepala SMKN 1 Seteluk, Kepala SMAN 1 Sekongkang, Kepala SMKN 1 Langgudu, Kepala SLBN 2 Praya, Kepala SMAN 1 Pelampang dan Kepala SMAN 1 Moyo Utara.

Acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah ini juga diikuti oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB dan Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTB.

AYA/HmsNTB




Mimpi Gubernur Zul, Ciptakan Kendaraan Listrik Di NTB

Rektor baru Universitas Teknik Sumbawa (UTS), Ir. Chairul Hudaya, ST. M. Eng, Ph.D, IPM, akan merealisasikan gagasan gubernur menciptakan motor listrik, dan akan menjadikan rencana ini sebagai sejarah di NTB

SUMBAWA.lombokjournal.com — Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah memiliki mimpi besar, anak-anak NTB diharapkan mampu menciptakan kendaraan listrik.

Kendaraan listrik ini merupakan salah satu gagasan industrialisasi oleh Pemerintah Provinsi NTB.

Hadirnya kendaraan listrik, tidak hanya memudahkan penggunanya, juga akan mendukung kebersihan dan keasrian lingkungan.

Kendaraan listrik jelas memiliki tingkat emisi karbon yang sangat minim. Artinya, kendaraan ini akan sangat mengurangi polusi udara dan sekaligus menjaga lingkungan, ketimbang kendaraan yang memakai BBM atau konvensional.

“Dalam waktu dua tiga tahun ke depan, semua dosen UTS sudah mengendarai sepeda motor listrik,” tegas Gubernur Bang Zul saat Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Rektor Universitas Teknologi Sumbawa, Minggu (16/02/2020).

Serahkan terima jabatan Rektor UTS itu dilakukan dari rektor lama, Dr. Andy Tirta, M.Sc kepada rektor baru, Ir. Chairul Hudaya, ST, M.Eng, Ph.D, IPM.

Di hadapan civitas akademika UTS, Gubernur Bang Zul mengatakan anak-anak NTB harus berani bermimpi,  menciptakan hal besar yang bermanfaat bagi bangsa bahkan dunia.

“Mahasiswa tidak lagi repot isi BBM. Cukup colok saja dengan menggunakan listrik tenaga matahari,” katanya.

Bang Zul merasa optimis,  gagasan untuk menciptakan kendaraan listrik akan lahir dari tangan-tangan terampil anak-anak NTB. Waktunya pun lanjutnya tidak terlampau lama lagi.

Selain itu, Gubernur  Zul berpesan kepada seluruh anak-anak NTB, khususnya para dosen dan mahasiswa UTS untuk memiliki intelektualitas, fisik yang kuat serta spiritualitas yang mumpuni.

“Kita sebagai manusia fisiknya harus kuat dan otaknya juga harus cerdas. Tapi kalau tidak memiliki spiritualitas, itu akan sering menggelisahkan banyak orang,” katanya.

Orang nomor satu di NTB mengajak civitas akademika UTS untuk menjaga fisik tetap prima, otak tetap cerdas serta spiritualitas yang terjaga.

Kalau tidak ada spiritualitas yang terjaga, maka katanya akan terjadi kegelisahan, kekacauan dan penghianatan.

Rektor baru UTS, Ir. Chairul Hudaya, ST. M. Eng, Ph.D, IPM, akan merealisasikan gagasan gubernur menciptakan motor listrik, dan akan menjadikan rencana ini sebagai sejarah di NTB.

Meskipun ia tidak membawa visi baru bagi masa depan UTS. Namun ia mengungkapkan bahwa UTS di bawah kepemimpinannya akan membumi dan mendunia.

AYA/HmsNTB




Guru PAUD Dibekali Metode PHBK

Pendididkan holistic tak hanya untuk membentuk akhlak, daya pikir kritis, dan kreatifitas anak, namun juga menyumbangkan andil dalam upaya mengentaskan angka stunting yang masih terjadi di NTB

MATARAM.lombokjournal.com — Sebanyak 1400 Guru PAUD dari 750 sekolah PAUD di NTB diberi bekal pelatihan Metode Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK) untuk anak Usia Dini (PAUD).

Pelatihan Akbar PHBK dengan tema “Pendekatan Efektif dan Saintifik Untuk Membentuk Akhlak, Daya Pikir Kritis, Dan Kreatifitas Anak” tersebut  berlangsung di Ballroom Islamic Center, Masjid Hubbul Wathon Mataram, (Selasa, 11/02/2020).

Akan berlangsung selama tiga hari, berkat kerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB, bersama Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) dan Indonesia Heritage Foundation (IHF), menghadirkan Hj. Niken Saptarini Widyawati, Bunda PAUD terbaik nasional tahun 2019.

“Usia anak-anak saat PAUD adalah usia emas dimana kita bisa mengantarkan mereka menjadi generasi yang lebih baik di masa depan. Dan guru-guru PAUD yang hadir di sini merupakan pasukan garda terdepan untuk mewujudkan Generasi Emas NTB di tahun 2045 mendatang,” tutur Bunda PAUD NTB.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan NTB  Dr. H. Aidy Furqon, S.Pd., M.Pd., dalam sambutan pembukaannya mengatakan, untuk mempersiapkan generasi bangsa menghadapi bonus demografi Indonesia di masa depan, maka perlu meningkatkan kualitas tenaga pendidik sejak dini.

Khususnya, kompetensi guru PAUD yang merupakan guru sekolah pertama bagi anak-anak. Ia menjelaskan, para guru harus mampu menciptakan generasi yang berkarakter mulai dari aspek fisik, emosi, sosial, kreatifitas, spiritual dan intelektual.

“Ini seperti dua sisi mata uang yang sama pentingnya. Ahlak dan ilmu harus jalan bersama,” tutur Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dikbud NTB tersebut.

Sementara itu, pelopor pendidikan holistik di Indonesia, Ratna Megawangi dalam materinya menyampaikan pentingnya pendidikan holistic.

Dikatakannya, pendididkan holistic tak hanya untuk membentuk akhlak, daya pikir kritis, dan kreatifitas anak, namun juga menyumbangkan andil dalam upaya mengentaskan angka stunting yang masih terjadi di NTB.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa stunting tak hanya terjadi pada anak dari keluarga menengah ke bawah. Berdasarkan hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013, 30 persen anak penderita stunting juga terjadi pada anak dari keluarga menengah ke atas.

Hal tersebut terjadi karena minimnya pengetahuan orangtua tentang cara mengolah makanan, serta pengaruh kebahagian anak saat di usia balita.

“Anak yang bahagia akan mempengaruhi proses metabolismenya, sehingga dapat menyerap makanan dengan baik. Karena itu, penting bagi guru PAUD untuk terus meningkagkan kapasitasnya untuk membuat anak didiknya bahagia dalam belajar,” tutur dosen di Institut Pertanian Bogor tersebut.

Sejak tahun 2016, Pelatihan PHBK telah digelar sebanyak 98 kali di seluruh Indonesia dan Provinsi NTB mendapat kehormatan menjadi daerah pertama penyelenggaraan pelatihan PHBK di tahun 2020 ini.

AYA




Wagub Apresiasi Wayang Berbahan Sampah

Ummi Rohmi menilai yang dilakukan siswa SMAN 1 Mataram saat ini sudah baik, namun perlu terus diperluas lagi

MATARAM.lombokjournal.com —  Pementasan Wayang dari bahan limbah dengan tema “Indonesia Darurat Sampah”,  dibuka Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, bersama Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE. M.Sc, di Aula Rinjani SMA Negeri 1 Mataram, Rabu (12/02/2020).

Penonton yang terdiri dari siswa PAUD, TK, SD dan SMA menikmati pertunjukan itu dengan rasa senang, riang dan gembira.

Wagub menyambut baik dan sangat mengapresiasi apa yang dilakukan siswa SMAN 1 Mataram, yang memanfaatkan limbah sampah sebagai bahan pembuatan wayang.

Hal  itu dinilai akan menjadi saranana edukasi yang tepat dan efektif terhadap siswa PAUD, TK dan SD.

Umi Rohmi berharap, ke depan akan membagun kesadaran bagi generasi Indonesia, khususnya di NTB untuk selalu menjaga lingkungan, dengan tidak membuang sampah sembarangan, memilah sampah dan mampu mengolahnya menjadi sesuatu yang bernilai guna tinggi.

“Umi mau bertanya, Lombok- Sumbawa ini indah gak? NTB ini Sungai-nya indah, Pantainya indah, Gunung-nya juga indah. Kita harus jaga semua keindahannya itu,” ujarnya di hadapan siswa.

Di hadapan anak-anak usia dini yang hadir, dijelaskan arti pentingnya menjaga lingkungan. Agar terhindar dari segala macam bencana, seperti banjir, tanah longsor dan lainnya.

Umi Rohmi menekankan perlunya menghadirkan fasilitas yang kuat, aman dan tahan gempa. Dan kita harus mengambil pelajaran berharga dari peristiwa gempa bumi yang kita alami.

“Bangunan sekolah, rumah dan fasilitas lainnya, strukturnya harus kuat dan tahan gempa, tidak boleh lagi hanya mementingkan keindahan,” ucapnya.

Edukasi terkait apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana menjadi hal yang sangat penting. Sekolah-sekolah diminta melakukan simulasi terkait penanggulangan bencana di sekolah. Terutama untuk bencana alam seperti gempa bumi dan tsunami.

“Persiapan itu adalah simulasi terhadap bencana yang tidak bisa kita prediksi,” ujarnya.

Diharapkan, SMAN 1 Mataram harus menjadi pioner untuk NTB bersih.

Ummi Rohmi menilai yang dilakukan siswa SMAN 1 Mataram saat ini sudah baik, namun perlu terus diperluas lagi, seperti bagaimana mengelola sampah dan memilah sampah dengan baik, sehingga semua bisa menjadi hal yang bernilai guna.

Pihak SMAN 1 Mataram diminta menjadikan pemanfaatan bahan sampah sebagai parameter penilaian, sehingga sekolah kita menjadi bersih dan sehat.

“Semoga ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di NTB,” harapnya.

AYA/HmsNTB

 




Penting, Pendidikan Karakter Sejak Usia Dini

Para guru PAUD perlu diberikan pelatihan sebagai bekal mereka untuk mendidik anak

MATARAM.lombokjoura.com —  Pendidikan karakter bagi anak perlu dibentuk dan ditanamkan sejak usia dini, yang merupakan masa emas bagi pembentukan karakter.

Penanaman moral sedini mugkin adalah kunci utama membangun bangsa dan daerah.

Bunda PAUD NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah SE, M. Sc mengatakan ini dalam acara Pelatihan Akbar di Ballroom Islamic Center NTB, Selasa (11/02/2020).

Menurutnya, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter jika mereka tumbuh di lingkungan yang berkarakter.

Fitrah anak yang terlahir suci dapat dikembangakan secara optimal. Tentunya saja, ini memerlukan peran serta semua pihak seperti keluarga, sekolah dan seluruh komponen yang ada dalam masyarakat.

Salah satu yang paling berperan dalam pembentukan karakter tersebut, selain orang tua, adalah guru. Khususnya para guru yang berdedikasi di Pendidik Anak Usia Dini (PAUD).

“Karena itu kami akan terus berupaya membekali para guru tersebut dengan pelatihan-pelatihan berkualitas. Yaitu dengan menghadirkan para narasumber yang kompeten di bidangnya,” kata Hj. Niken.

Pelatihan Akbar Pendidikan Holistik Berbasis Karakter digelar atas kerjasama Pamerintah Provinsi NTB, TP PKK NTB, Indonesian Heritage Foundation, Himpaudni, Bunda Paud, Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju, Ikatan Guru Raudhatul Athfal dan Ikatan Guru Taman Kanak Kanak Indonesia.

Tema yang diangkat adalah “Pendekatan Efektif dan Saintifik untuk Membentuk Akhlak, Daya Pikir Kritis, dan Kreativitas Anak”.

Meurut Hj. Niken yang juga menjabat Ketua TP PKK NTB, para guru PAUD perlu diberikan pelatihan sebagai bekal mereka untuk mendidik anak.

Meski tidak mudah, melalui tangan-tangan terampil guru PAUD akan lahir generasi Emas NTB Gemilang.

“Mewakili isi hati guru, kami sangat ingin mendapatkan pelatihan seperti ini, khususnya bagi guru PAUD se-NTB,” ungkapnya di hadapan tidak kurang 1.400 peserta pelatihan.

Bunda PAUD NTB itu menegaskan, pelatihan bagi guru PAUD akan terus diprogramkan, baik di Pulau Lombok maupun yang ada di Pulau Sumbawa.

Dengan harapan ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan ketika kembali ke sekolah masing-masing.

Harapanya,  kerjasama dengan seluruh pihak, terutama Indonesia Heritage Foundation, dapat terus dilakukan.

AYA/HmsNTB