Mahasiswa UIN Jalankan KKN Dari Rumah, Wagub Minta Edukasi Masyarakat Tetap dilakukan

Mahasiswa diminta untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19

MATARAM.lombokjournal.com —  Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang merupakan kegiatan akademik wajib bagi mahasiswa. Namun kali ini menjadi menarik, mengingat dilaksanakan dalam kondisi pandemi virus covid-19.

Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram yang menggelar Kuliah Kerja Partisipatif (KKP), sejenis KKN, namun dari rumah mahasiswa saja atau KKP DR (Kuliah Kerja Partisipatif Dari Rumah).

Meski dilakukan dari rumah, mahasiswa KKP DR UIN Mataram diharapkan dapat mengedukasi masyarakat agar disiplin menjalankan protokol kesehatan covid-19.

Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Hj Sitti Rohmi Djalilah, Rabu (24/06/20) pagi, secara daring kepada 2394 mahasiswa yang siap mengikuti KKP DR.

2394 mahasiswa tersebut terdiri dari mahasiswi sebanyak 1541 dan mahasiswa sebanyak 853.

Wagub yang akrab disapa Ummi Rohmi tersebut berpesan kepada mahasiswa, saat mengedukasi masyarakat kiranya tidak memaksa, melainkan memberikan pemahaman bahwa disiplin menjalankan protokol kesehatan covid-19 demi adalah kebaikan bersama.

“Jika masayarakat bisa disiplin, maka kehidupan new normal bisa di jalankan dan roda perekonomian bisa kembali berputar,” jelas Ummi Rohmi.

Wagub Hj Sitti Rohmi yang pernah menyenyam pendidikan di Universitas Indonesia tersebut juga berpesan, agar edukasi dan sosialisasi terkait protokol kesehatan covid-19 kepada masyarakat, hendaknya dikemas mahasiswa secara kreatif dan inovatif agar bisa diterima oleh masyarakat.

Mahasiswa dikenal sebagai generasi milenial yang aktif dan kreatif sehingga diminta untuk bisa mengemas materi tersebut melalui  infografis, video menarik, atau apapun yang bisa dilakukan dari rumah.

Muhammad Liwa Irrubai, Ketua LP2M Mataram yang mewakiki Rektor UIN Mataram, meminta mahasiswa untuk dapat mengabdi kepada masyatakat meski dijalanlan dari rumah.

Mahasiswa diminta untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Berikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam disiplinkan menerapkan protokol Covid-19,” pesannya.

AYA/HmsNTB

 




Bang Zul Semangati Remaja NTB untuk Terus Berkarya

Para remaja ini perlu mencoba terobosan-terobosan baru tanpa harus takut melakukan kesalahan

MATARAM.lomnokjournal.com — Kedatangan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah halalbihalal sekaligus pembinaan ASN disambut beberapa karya SMK, SMA dan SLB di Dinas Kebudayaan Provinsi NTB.

Mulai dari motor anti maling, lampu, hingga persembahan lukisan batik Sasambo untuk Gubernur NTB.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul tersebut merasa bangga dan terus mendorong anak-anak muda NTB untuk berkarya dan berinovasi di tengah pandemi Covid-19.

“Kami bangga kepada anak-anak muda NTB. Meski belajar dari rumah, mereka semua tetap bisa berkarya, yang kita lihat hari ini menjadi salah satu bukti bahwa anak-anak muda NTB cerdas dan penuh kreativitas,” ungkap Bang Zul, Kamis (18/05/20).

Bang Zul mengatakan, jangan sampai  karya belum sempurna, namun semangat telah terlanjur patah dan berhenti berkarya.

Di masa inilah, para remaja ini perlu mencoba terobosan-terobosan baru tanpa harus takut melakukan kesalahan.

“Adik-adikku semua. Percayalah, benturan membuat kalian terbentuk. Mulai sekarang, tugas kita semua kampenyakan hasil karya anak-anak kita, kita buktikan, anak-anak muda NTB bisa,” ungkap Bang Zul,memberikan semangat kepada siswa-siswi yang hadir pada acara halalbihalal tersebut.

Orang nomor satu di Pemprov NTB tersebut berpesan kepada seluruh ASN Dikbud NTB untuk terus memperbanyak tali silaturahmi. Apapun akan terasa ringan jika tali silaturahmi terus terjalin sesama pegawai.

“Sederhana saja, dalam segala tugas yang kita kerjakan. Kuncinya satu, kita perbanyak silaturrahim, dengan begitu, apapun yang kita kerjakan bisa berjalan dengan ringan,” tutup Bang Zul.

Bang Zul menyerahkan secara simbolis paket Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang kepada Guru Tidak Tetap.

Dalam kegiatan itu Gubernur Zul  didampingi Asisten I dan Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi NTB, Kasatpol PP NTB, Kepala BKD NTB, Kadis Dikbud NTB, serta ASN lainnya di lingkup Pemprov NTB,

AYA/HmsNTB




Gubernur Zul Puji Semangat Pendiri Yayasan Sinar Muslim Sejati Indonesia

“Kita bagus itu bukan karena gedungnya atau bagus orang orangnya, tetapi karena cita cita yang besar di dalam dada Sinar Cendikia,” kata Gubernur Zul

MATARAM.lombokjournal.com — Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama istri Hj. Niken Saptarini Widyawati S.E., M.Sc menghadiri halalbihalal keluarga besar Yayasan Sinar Muslim Sejati Indonesia secara daring di Pendopo Gubernur NTB Rabu (17/06/20).

Sebagai penasihat Yayasan Sinar Muslim Sejati Indonesia, Gubernur Zul mengaku gembira dapat bersilaturrahmi kembali bersama seluruh pengurus dan tenaga pendidik yayasan tersebut.

Gubernur Zul mengapresiasi lima pengurus yang juga merupakan pendiri Sinar Cendikia Islamic School, yakni Hj. Niken Saptarini Widyawati, Rika Hardani, Ervin Hidayati, Munasri Hadini dan Kusuma Dewi.

Bang Zul mengapresiasi semangat dan kerja keras kelima pemerempuan hebat tersebut.

“Satu pelajaran penting, where there is a will, there is a way. Kalau ada keinginan pasti akan Allah bukakan jalan yang membentang buat kita semua,” ucap Bang Zul.

Ia mengatakan, semakin mapan suatu institusi, semakin matang manajemennya. Namun terkadang semangat mulai meredup.

Karena itulah ia berharap dengan halalbihalal ini dapat membakar lagi semangat para pengelola dan para pengajar dalam membina masyarakat dan membina umat.

“Kita bagus itu bukan karena gedungnya atau bagus orang orangnya, tetapi karena cita cita yang besar di dalam dada Sinar Cendikia, jadi mudah mudahan dalam halalbihalal ini, kembali diingatkan bahwa perjalanan panjang selalu dimulai dengan langkah pertama. Dan langkah pertama menghadirkan kemaslahatan di Tanggerang Selatan telah kita mulai di Sinar Cendikia,” katanya.

Pada kesempata itu, Hj. Niken Saptarini Widyawati yang juga merupakan Direktur Keuangan dan Pengembangan Bahasa Inggris di Sinar Cendikia Islamic School mengaku sangat bahagia dan juga mengapresiasi para tenaga pengajar yang tetap semangat mengajar meskipun di tengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, meskipun belajar mengajar berlangsung secara online, lembaga pendidikan ini tetap menorehkan prestasi, yakni tetap menghasilkan hafiz dan hafizah.

Hal itu diakui Bunda Niken suatu hal yang patut dibanggakan dan terus di tingkatkan dikemudian hari.

Senada dengan hal itu, Rika Hardani, S.P selaku Ketua Yayasan Sinar Muslim Sejati Indonesia turut memberikan semangat kepada seluruh tenaga pengajar,

“Jangan lelah untuk terus ikhlas dalam melimpahkan ilmu ilmu kepada semua anak didik,” katanya.

AYA/HmsNTB




Gubernur: Saatnya Membumikan Hasil Karya IPTEK Kampus di Dunia Kerja

Mahasiswa-mahasiswa Unram harus dididik menjadi pengusaha atau UKM dan IKM yang dapat memanfaatkan bahan lokal

MATARAM.lombokjournal.com  —  Fakultas Pertanian, Peternakan dan Fakultas Teknik  merupakan program studi di Universitas Mataram (UNRAM) yang banyak menghasilkan produk produk riset dan inovasi teknologi untuk masyarakat.

Kedua Fakultas merupakan kampus pertama di indonesia yang berhasil mengembangkan teknologi pembuahan, tanaman buah di luar musim.

Juga temuan sejumlah varietas/bibit unggul  seperti jagung, kentang, bawang, padi dan tanaman palawija serta beragam holtikultura lainnya.

Poduk lain dari fakultas pertanian di antaranya pupuk cair, sabun aroma terapi, alat pengering gabah, untuk panen padi dan sejumlah produk-produk pertanian dan perkebunan lainnya.

Di bidang peternakan, Unram juga berhasil mengembangkan teknologi budidaya bibit sapi. Dan budibaya Madu Trigona terpilih sebagai salah satu produk unggulan.

Karena dari madu ini dapat menghasilkan beragam produk turunannya seperti madu, pollen dan propolis yang memiliki prospek usaha yang baik dalam menggerakkan ekonomi di pedesaan.

“Madu ini merupakan salah satu produk yang berguna memperkuat imun tubuh ditengah pandemic Covid-19,” ungkap Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah di hadapan Rektor Unram, Dekan, Civitas Akademika dan Kepala Dinas Pemprov. NTB saat berkunjung di Kampus Unram Jalan Pendidikan Mataram, Jum’at (12/06/20).

Selain bermanfaat untuk meningkatan imun tubuh, budidaya lebah madu Trigona juga memiliki prospek usaha yang baik bagi masyarakat, untuk usaha di bidang pengolahan dan pembibitan koloni lebah, terang Gubernur yang akrab disapa Dr. Zul tersebut.

Putra terbaik bangsa kelahiran Sumbawa ini berharap, hasil riset dan inovasi dari IPTEK anak-anak Unram ini dapat dibumikan dan dimanfaatkan didunia kerja untuk mendorong dan meningkatkan produktivitas masyarakat.

“Inovasi teknologi ini sangatlah dibutuhkan oleh para petani kita,” tegasnya.

Mahasiswa Dididik Jadi Pengusaha

Salah satu langkah membumikan karya berupa ilmu dan teknologi dari dunia kampus, menurut Gubernur Dr. Zul adalah dengan menyiapkan SDM yang siap menjadi petani dan peternak.

Mahasiswa-mahasiswa Unram harus dididik menjadi pengusaha atau UKM dan IKM yang dapat memanfaatkan bahan lokal.

“Saya minta rektor Unram siapkan 10-20 orang mahasiswa untuk berwirausaha. Ajari dan didik mereka untuk menjadi pengusaha, baik dipertanian atau peternakan di desanya, nanti kita kasih modal,” ajak pria yang akrab dipanggil bang Zul.

Menurutnya, pemerintah daerah dan kampus harus membangun kesadaran masyarakat tentang perlunya memanfaatkan buah dari hasil Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) .

Sehingga dapat mendorong kreatifitas dan inovasi masyarakat dibidang Pertanian, Peternakan maupun Teknik. Ia juga meminta Kepala Dinas terkait untuk membangun komunikasi dan kerjasama untuk pengembangan hasil kajian dan riset serta inovasi Unram untuk membangun NTB.

Rektor Unram Prof. Lalu Husni, SH., M.Hum menyambut antusias  gagasan untuk memanfaatkan hasil penelitian dan karya mahasiswa dan dosen  Unram bagi dunia usaha da pembangunan daerah.

Rektor menambahkan,  NTB sudah memiliki sumber daya alam maupun sumber daya manusia yang berlimpah.

Tugas selanjutnya bagaimana memanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat. Ke depan kerjasama Unram dan Pemerintah daerah akan terus ditingkatkan untuk memajukan dunia usaha. Juga petani, peternak dan usaha di bidang lainnya demi tercapainya kesejahteraan masyarakat, tegas Dr. L. Husni.

Usai mengunjungi hasil produk dan inovasi di Fakultas Pertanian dan Peternakan, Gubernur mengunjungi Fakultas Teknik melihat laboraturium bio energi.

Di akhir kunjungan tersebut Gubernur juga menerima penyerahan perdana alkohol sebagai bahan pembuatan sanitizer, dan disinfektan dari Rektor Unram untuk kebutuhan daerah.

Hasil laboraturium berupa alkohol 70-80 persen merupakan bahan pembuatan sanitizer dan disenfektan  hasil olahan laboraturium Fakultas Teknik dari limbah sari tebu yang diberikan oleh PT. SMS yang memproduksi gula di Dompu.

AYA




Karya Putra Putri NTB Justru Tercipta Di Masa Pandemi

Masa pandemi ini jangan kita ratapi, tapi justru kita pakai untuk membangkitkan kemandirian kita dalam segala hal, termasuk memberi tempat bagi produk-prosuk NTB, produk-produk SMK kita untuk kita gunakan masuk dalam industri, tentunya difasilitasi oleh pemerintah,” pesan Ummi Rohmi

 MATARAM.lombokjournal.com —  Di masa pandemi Covid-19,  justru banyak karya yang diciptakan oleh putra-putri NTB. Karya tersebut adalah bentuk kesungguhan masyarakat NTB untuk mewujudkan program industrialisasi.

“Banyak karya-karya anak NTB seperti motor listrik, mesin-mesin olahan , prototipe permesinan, semua itu akan kita gunakan di NTB,” kata Wakil Gubernur, Hj Sitti Rohmi Djalilaah, dalam acara Webinar IKA MP S3 UNJ Pusat dan Wilayah NTB bertema “Tantangan Pendidikan Tinggi dalam Menghadapi Era Pandemi dan Teknologi Global” tersebut, Kamis (11/06/20).

Untuk mempertahankan produk mesin di NTB, Pemerintah melakukan stimulus IKM yang memproduksi mesin-mesin dengan melaksanakan pabrikasi sebanyak 2.133 unit mesin karya anak-anak NTB.

“Kalau bukan kita yang memulai membeli, siapa lagi yang akan menghargai produk-produk anak-anak kita, dan itu luar biasa sekali,” tuturnya.

Ia berpesan agar pemerintah dan masyarakat dapat memanfaatkan Pandemi ini untuk meningkatkan kemampuan dalam berbagai bidang untuk mewujudkan NTB Gemilang.

Jangan Ratapi

“Masa pandemi ini jangan kita ratapi, tapi justri kita pakai untuk membangkitkan kemandirian kita dalam segala hal, termasuk memberi tempat bagi produk-prosuk NTB, produk-produk SMK kita untuk kita gunakan masuk dalam industri, tentunya difasilitasi oleh pemerintah,” pesannya.

Sebelumnya Ummi Rohmi mengatakan, nyaris semua kegiatan terganggu atau setidaknya tidak bisa dilakukan secara normal, salah satunya adalah kegiatan pendidikan.

“Untuk kegiatan belajar mengajar, dilakukan dari rumah secara online, semi online dan konvensional. Untuk daerah-daerah yang pelosok dilaksanakan secara semi online dan konvensional,” kata Wakil Gubernur

Untuk memastikan proses belajar mengajar itu terealisasi, Pemerintah memberikan fasilitas paket internet pada momen-momen tertentu seperti saat ujian dan kegiatan belajar mengajar lainnya.

AYA/ HmsNTB




Wagub Paparkan Kebijakan Strategis Pendidikan di NTB Melalui Webinar Ikatan Alumni S3 UNJ

Sekolah Perjumpaan merupakan layanan akses pendidikan yang berkeadilan dan menjadi salah satu strategi Pemerintah untuk memberikan informasi, pengetahuan dan keterampilan dari instansi pemerintah maupun masyarakat, dilakukan melalui kelompok masyarakat

MATARAM.lombokjournal.com —   Ada 6 misi NTB Gemilang yang sedang dijalankan, salah satunya adalah misi NTB Sehat dan Cerdas. Misi ini berkaitan dengan pendidikan di NTB.

Pembangunan SDM melalui investasi di bidang pebdidikan ditekankan harus menyesuaikan dengan kebutuhan daerah dan negara

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah memberikan pemaparan langkah-langkah strategis Pemprov NTB dalam rangka peningkatan SDM masyarakat melalui pendidikan.

Pemaparan disampaikan melalui Webinar Ikatan Alumni S3 UNJ, Kamis (11/06/20).

Ummi Rohmi

“Berbicara pendidikan, tentunya kita melihat misi NTB Gemilang yang ke-3 yaitu Sehat dan Cerdas. Berbicara arah kebijakan pendidikan di NTB, sesuai dengan Perda Nomor 7 tahun 2018, ada tiga hal, mewujudkan akses pendidikan yang berkeadilan, meningkatkan mutu dan daya saing pendidikan, serta meningkatkan peran serta masyarakat,” terangnya.

Dalam mewujudkan layanan akses pendidikan yang berkeadilan, Wakil Gubernur menyampaikan, ada beberapa kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah.

Diantaranya, membangun Rumah Bahasa, SMA Terbuka, Beasiswa berprestasi dalam negeri, layanan sekolah inklusi, dan menciptakan program sekolah perjumpaan.

Rumah Bahasa diniatkan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa asing bagi warga NTB, terutama para pelajar/mahasiswa.

Kegiatan ini bekerjasama dengan kabupaten/kota se-NTB, menyediakan kursus Toefl dan IELTS bagi masyarakat NTB.

“Kita harapkan masyarakat NTB memiliki kemampuan dalam berbahasa asing, dan yang ingin melanjutkan pendidikan juga memiliki akses, bagi yang mengalami masalah finansial bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi,” terangnya.

Sekolah Terbuka adalah salah satu cara pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat yang putus sekolah untuk melanjutkan pendidikannya.

Selain itu, layanan sekolah inklusi dikhususkan untuk siswa-siswi yang memiliki kebutuhan khusus dalam mengikuti pendidikan di sekolah reguler untuk menggali potensi mereka.

“Anak-anak dengan kebutuhan khusus adalah bukan anak yang kurang, namun memiliki kelebihan-kelebihan yang harus dieksplor,” kata Umi Rohmi, sapaan akrabnya.

Umi Rohmi mengatakan, Sekolah Perjumpaan merupakan layanan akses pendidikan yang berkeadilan dan menjadi salah satu strategi Pemerintah untuk memberikan informasi, pengetahuan dan keterampilan dari instansi pemerintah maupun masyarakat, dilakukan melalui kelompok masyarakat.

“Sekolah Perjumpaan diniatkan untuk memfasilitasi pertemuan-pertemuan, baik itu dalam lingkup masyarakat maupun institusi pendidikan,” jelasnya.

Untuk meningkatkan mutu daya saing, Pemerintah Provinsi NTB menyiapkan sekolah mandiri teknologi, program teaching factory, STIPark NTB, Sekolah Bersih dan Sehat, dan Beasiswa NTB.

“Kita memiliki program unggulan yaitu industrialisasi, yang mana tujuannya adalah untuk meningkatkan nilai tambah dari seluruh produk NTB,” tuturnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, program teaching factory dan tempat pratek yaitu STIPark NTB disediakan oleh pemerintah. Dengan fasilitas tersebut, masyarakat NTB dapat mengembangkan kemampuannya di bidang industri.

“Masyarakat tidak boleh lagi sedikit-sedikit mengirim barang mentah baik itu dari hasil pertanian, peternakan, perikanan dan hasil-hasil karya. Harus dilakukan pengolahan dahulu untuk meningkatkan nilai tambah,” terang Alumni S3 di UNJ ini.

Dalam hal mewujudkan peningkatan pendidikan, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Pemerintah provinsi NTB mendorong terlibatnya keluarga dalam pendidikan, program belajar dari rumah serta sekolah perjumpaan.

Dalam proses pendidikan, sambungnya, Pemerintah provinsi NTB melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memberikan materi muatan lokal yang sesuai dengan budaya di NTB, baik itu budaya Sasak, Samawa, maupun Mbojo yang salah satu bentuknya adalah kompetisi game tradisional.

Satu hal lagi yang disampaikan Wagub dalam kesempatan tersebut yaitu di masa pandemi Covid-19 ini, ia mengajak semua pihak untuk tidak meratapi keadaan ini.

“Tapi justru momentum ini kita pakai untuk membangkitkan kemandirian kita dalam segala hal, termasuk memberi tempat bagi produk-produk SMK kita untuk kita gunakan dan harus masuk dalam industri dengan difasilitasi oleh pemerintah,” ujarnya

AYA/(HmsNTB

 




Bang Zul  Terbuka Hadirnya Teknologi dan Inovasi  Yang Bermanfaat Bagi Masyarakat

“Konsep yang indah tadi, segera datang kesini, lengkapi, kalau terasa manfaatnya, bisa mengekspresikan manfaatnya, biaya bukan masalah, namun harus ada manfaat yang dirasakan,” ujar Bang Zul

MATARAM.lombokjournal.com —  Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, sangat peduli dengan kepentingan masyarakatnya, termasuk pilihan berbagai teknologi yang ditawarkan dan yang akan diterapkan di daerah yang dipimpinnya.

Gubernur yang akrab disapa Bang Zul, berdiskusi melalui telekonferensi tentang Teknologi Pendidikan dengan Chroomebook dari Google, di ruang kerjanya, Senin (08/06/20).

Gubernur Zulkieflimansyah

Menanggapi diskusi tersebut, Bang  Zul menyambut baik dan berterimakasih atas ide yang sangat menarik.

“Kalau berbicara teknologi dan inovasi kami sangat terbuka, karena NTB tahun 2021 juga akan menjadi tuan rumah Moto GP dan Lombok dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia,” ungkapnya.

Tidak menutup diri, Bang Zul secara tegas mengatakan, jika hasilnya dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat, segera saja untuk dilengkapi apa yang dibutuhkan.

“Konsep yang indah tadi, segera datang kesini, lengkapi, kalau terasa manfaatnya, bisa mengekspresikan manfaatnya, biaya bukan masalah, namun harus ada manfaat yang dirasakan,” ujar Bang Zul.

“Untuk itu, peningkatan tenaga lokal itu yang pertama, Sumber Daya Manusia kita sangat mampu, tinggal diberi pencerahan saja,” lanjutnya menutup telekonferensi.

Dalam diskusi tersebut disampaikan, Google untuk Pendidikan atau Google For Education merupakan gabungan perangkat pendidikan yang dapat digunakan secara bersama.

Aplikasi kolaborasi dan pendukungan pembelajaran yang dapat digunakan dengan cepat dan mudah oleh guru dan siswa.

Beberapa teknologi yang termasuk dalam Google For Education sendiri adalah, aplikasi produktivitas dengan G-Suite for Education, Perangkat Pendidikan dengan Google Chromebook dan Aplikasi Interaksi Kelas dengan Google Classroom.

Hal ini merupakan solusi Pendidikan dengan Teknologi Google yang juga dapat mendukung Peningkatan Mutu Pengajaran dengan menggunakan Google yang dapat dimanfaatkan oleh guru dan sekolah. Di antaranya adalah Program Pelatihan dan Sertifikasi untuk Pengajar, dan Komunitas Pengajar Google (Google Educator Group).

AYA/HmsNTB




Beasiswa S3 Ilmu Hukum Disiapkan Untuk Mahasiswa NTB di Jabodetabek

Pemprov NTB telah memberikan banyak beasiswa kepada mahasiswa NTB untuk belajar ke luar negeri

MATARAM.lombokjournal.com —  Salah satu visi Gubernur NTB Dr.H.Zulkieflimansyah yaitu meningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pondasi daya saing daerah.

Melalui visi itu, program pemberian beasiswa pendidikan sudah dijalankan sejak awal pemerintahan Zul-Rohmi.

Pemprov NTB menyiapkan beasiswa S3 kepada mahasiswa NTB untuk belajar hukum di Jabodetabek.

Gubernur Zulkieflimansyah mengatakan itu saat mengikuti kegiatan Halal bi Halal secara virtual bersama Himalo (Himpunan Masyarakat Lombok) wilayah Jabodetabek. Sabtu (06/06/20).

Gubernur Zulkieflimansyah

“Saya menantang teman-teman NTB untuk belajar hukum S3 di Jabodetabek. Kalau memang nanti setelah pascasarjana S3 ini tidak pulang ke NTB, kami harap teman-teman menjadi tokoh besar di Jabodetabek,” kata Gubernur Zul.

Dikatakan, Pemprov NTB telah memberikan banyak beasiswa kepada mahasiswa NTB untuk belajar ke luar negeri.

Menurutnya,  mengirim putra putri NTB untuk belajar ke luar negeri bukan berarti kampus di dalam negeri tidak bagus. Tapi, itu semua di lakukan agar anak-anak NTB memiliki karakter dan cara pandang yang semakin luas.

“Kita berharap, orang-orang hebat yang kita kirim ke luar negeri ini tidak pulang ke NTB. Harapan kita, mereka semua bisa menjadi tokoh nasional, bahkan menjadi tokoh dunia di masa yang akan datang,” harap Gubernur.

Pandemi Covid-19 saat ini membuat banyak kekalutan untuk NTB. Namun atas kerja keras yang baik antara provinsi dan kabupaten/kota di NTB, muncul satu geliat baru di dalam masyarakat terhadap berdayanya UKM lokal di Provinsi NTB.

“Alhamdulillah, di tengah pandemi Covid-19 ini. Masker, Alat Pelindung Diri (APD), Cold Storage,bahkan motor listrik mampu dilahirkan oleh tangan-tangan terbaik anak-anak NTB,” tambah Gubenur Zul sambil meminta do’a kepada keluarga besar Himalo agar pandemi Covid-19 cepat berakhir.

Pemprov NTB melalui Biro Kerjasama akan berkoordinasi dengan lima kabupaten/kota di pulau Lombok dengan harapan Himalo memiliki rumah bersama selain Wisma NTB.

“Kami usahakan masyarkat Lombok di Jabodetabek punya tempat untuk selalu mengadakan pertemuan bersama secara rutin, sehingga rasa senasip sepenanggungan bisa di rasakan di Jabodetabek,” Tutup Bang Zul

Sejalan dengan Gubernur Zul, Bupati Kabupaten Lombok timur, H.M Sukiman Azmi yang juga merupakan dewan pembina Himalo mengungkapkan, kebutuhan semacam sekretariat tempat berhimpunnya masyarakat Lombok di Jakarta memang sangat penting.

“Siapa pun dia, jika dia merupakan masyarakat Lombok. Maka, sekretariat tersebut akan menjadi rumah bersama mereka,” Ujar Bupati Lotim mendukung Gubernur NTB membuat sekretariat Himalo.

Bupati Sukiman mengatakan, tidak sulit jika lima kabupaten/kota di pulau Lombok ini bersatu mewujudkan sekretariat kepada masyarakat Lombok yang ada di Jabodetabek. Apalagi, itu semua dibantu dan difasilitasi oleh Gubernur NTB.

“InsyaAllah, Lombok Timur selalu siap mewujudkan keinginan teman-teman Himalo. Mudah-mudahan wujud kebersamaan kita ini bisa kita dukung bersama,” tutup Bupati Lombok Timur.

Sebelumnya, TGH.Muslihan Habib selaku Ketua Umum Himalo meminta dukungan kepada Pemprov NTB dan kabupaten/kota yang ada di pulau Lombok untuk mewujudkan sekretariat Himalo di Jakarta.

Karena menurutnya, dengan adanya sekretariat tersebut akan menjadi tempat musyawarah dan tentunya banyak meringankan beban mahasiswa yang sedang menimba ilmu di Jabodetabek.

“Semoga keinginan Himalo memiliki sekretariat segera terwujud, InsyaAllah itu semua akan menjadi nilai ibadah untuk kita semua,” tutupnya.

AYA/HmsNTB




Mobil Listrik SMKN 1 Lingsar, Bisa Dihadirkan di Destinasi Wisata

Gubernur Zul menilai karya putra-putra NTB ini merupakan sesuatu yang luar biasa

LOBAR.lombokjournal.com –   Mobil listrik karya Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Narmada yang dikelola dengan SMKN 1 Lingsar, sangat menarik jika bisa dihadirkan di loasi wisata seperti di gili atau desa wisata.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah mengatakan itu usai menjajal mobil listrik itu berbicara bersama, Hj. Niken Saptarini Widyawati, SE. M.Sc. menjajal, Sabtu (6/6/20).

Meski mobil listri masih membutuhkan penyempurnaan, namun Gubernur Zul menilai karya putra-putra NTB ini merupakan sesuatu yang luar biasa.

Memang masih membutuhkan proses dan waktu, namun harapannya kendaraan listrik ini nanti bisa digunakan di berbagai tempat tujuan wisata yang ada di NTB.

Menurut Bang Zul, penggunaan mobil listrik yang ramah lingkungan ini akan mengurangi polusi udara.

“Mobil listrik seperti mobil golf, tanpa suara dan tanpa pelindung,” kata Gubernur Zul.

Penggunaan motor dan mobil listrik di NTB, akan membuat Lingkungan tetap bersih, asri dan lestari.

“Dengan motor dan mobil listrik, lingkungan kita akan tetap diperbaiki asri dan lestari,” kata gubernur.

AYA / HmsNTB




NgebUTS Diluncurkan, UTS Kembangkan Sepeda Motor Listrik Asli Buatan NTB

Kecepatan dari sepeda motor NgebUTS dapat dipengaruhi oleh berat beban pengendara

lombokjournal.com —

SUMBAWA   ;   Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) telah berhasil mengembangkan motor listrik yang ramah lingkungan.

Pengembangan motor listrik ini membuktikan,  anak NTB mampu menciptakan sesuatu yang luar biasa dan tidak kalah dari daerah lain. Karena itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yakin industrialisasi di NTB berjalan dengan lancar.

“Ini sebenarnya pesannya sederhana, jangankan permen susu, jangankan jadi pekerja tambang, orang NTB bisa bikin motor listrik sekali pun yang sangat canggih, jadi tidak ada yang tidak mungkin, itu semangatnya sebenarnya,” tegas Gubernur saat soft launching NgebUTS di Kantor Bupati Kabupaten Sumbawa, Jumat (05/06/2020).

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB.

Sebagai bentuk apresiasinya, Gubernur NTB yang akrab disapa Bang Zul ini telah memesan motor listrik produksi UTS ini sebanyak 20 unit. Diharapkan, motor listrik buatan asli anak NTB ini dapat diminati semua kalangan.

“Saya sudah pernah coba sebelumnya, enak sekali mengendarai motor ini. Saya membayangkan jika ada tamu dari luar kota, oleh-olehnya bukan hanya susu sapi khas Sumbawa, tapi juga motor listrik buatan Sumbawa ini,” tuturnya.

Tempuh Jarak 30 km

Motor listrik yang diberi nama NgebUTS ini dapat bertahan sampai 30 km tanpa menggunakan pedal dan 40-60 km apabila pedalnya dikayuh.

Kecepatan dari sepeda motor NgebUTS dapat dipengaruhi oleh berat beban pengendara.

Sepeda motor listrik ini selain menggunakan tenaga listrik dari PLN sebagai sumber energinya, juga menggunakan solar power sebagai tenaga pengganti listrik PLN pada motor yang sudah terpasang instalasi solar power.

Kendaraan ini di-charge dengan biaya yang rendah yaitu jika dirupiahkan hanya menghabiskan Rp 1.500 dalam sekali pengisian.

Ke depan sepeda motor listrik NgebUTS akan diproduksi  lebih banyak lagi oleh tim NgebUTS. Motor Listrik juga akan terus diproduksi sebagai bentuk dukungan Universitas Teknologi Sumbawa terhadap event MotoGP Mandalika.

Rektor UTS, Dr. Chairul Hudaya dalam kesempatan itu mengungkapkan bahwa motor listrik ini adalah buah dari tantangan Gubernur untuk UTS beberapa waktu yang lalu. Dan dibuktikan, anak-anak NTB dapat bersaing dengan daerah lain di bidang engineering.

“Universitas Teknologi Sumbawa pada awalnya 3 bulan yang lalu Gubernur memberikan sebuah challenge bagi civitas akademika  Universitas Teknologi Sumbawa untuk mengembangkan motor listrik, dan akhirnya kita menjawab challenge tersebut,” kata Chairul Hudaya.

Chairul mengatakan, UTS betul-betul ingin menciptakan dunia industri di NTB yang mengedepankan kreativitas IKM/UMKM sesuai dengan visi Gubernur.

“Motor listrik ini adalah hasil dari civitas akademika berkolaborasi dengan UMKM lokal, hal ini membuktikan bahwa anak-anak putra putri terbaik di Sumbawa ini bisa berkarya,” tegasnya.

Ke depan,  UMKM yang ada di Kabupaten Sumbawa dapat menciptakan inovasi yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Sumbawa dan NTB pada umumnya.

Kapolda NTB, Irjen Pol Muhammad Iqbal yang hadir dalam acara peresmian itu mencoba mengendarai sepeda motor listrik tersebut. Ia mengatakan bahwa sepeda motor listrik ini adalah karya yang berbeda dari motor listrik lainnya.

“Ini hebat, spektakuler, saya pernah menggunakan sepeda motor listrik sebelumnya, tapi ini beda, ini membuktikan bahwa Sumbawa hebat, the best,” kata Kapolda NTB dengan ekspresi riang.

AYA/HmsNTB